Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8291

Bertambah Lagi, 3 Warga Kota Bogor Dinyatakan Positif Korona

0

BOGORDAILY.net – Jumlah kasus positif terpapar Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor kembali bertambah.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno, dalam keterangan yang diterima Bogordaily.net, Jumat (24/4/2020), menjelaskan, tiga warga Kota Bogor Dinyatakan positif terpapar Covid-19.

“Kali ini kembali terkonfirmasi positif di Kota Bogor, dan saat ini sedang melakukan isolasi di RS rujukan jadi sekarang ada 55 orang, dan sudah sembuh tujuh orang,” katanya.

Retno yang juga sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor ini menjelaskan, untuk data Orang Dalam Pantauan (ODP) ada sebanyak 1035 orang, 813 orang sudah selesai ditangani, dan 222 orang masih dalam pantauan.

Sedangkan, untuk data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di semua RS yang ditunjuk untuk penanganan Covid-19 ini ada sebanyak 158 pasien, 51 pasien sudah selesai ditangani dan 80 masih dalam pengawasan.

“Yang PDP meninggal saat ini ada 27 orang, semuanya itu kita masih menunggu hasilnya Swab dari Litbankes Kemenkes RI, apakah dinyatakan positif atau tidak,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk pasien positif Covid-19 di Kota Bogor yang dirawat di rumah sakit telah mendapat penaganan yang baik, dan pasien tetap bisa berkomunikasi menggunakan telepon seluler untuk menyampaikan kondisinya.

“Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) ada sebanyak 66 orang, 19 selesai, dan 47 masih dalam pemantauan,” tukasnya. (Andi).

Mona Ratuliu Resah Bakal Melahirkan di Tengah Pandemi Corona

0

BOGORDAILY – Mona Ratuliu sudah memperkirakan kapan anak keempatnya lahir. Ia memprediksi persalinannya jatuh pada sekitar hari Raya Lebaran.

“Dekat lebaran, mungkin pas sebelum atau setelah lebaran. Tapi prediksiku dekat-dekat lebaran,” kata Mona Ratuliu dihubungi, Kamis (22/4/2020).

Melahirkan di tengah pandemi Corona, diakui Mona sempat membuatnya was-was. Terlebih di momen persalinannya, suami tak selalu ada di sampingnya.

“Waktu itu sempat stress juga kalau tahu lahiran nggak boleh ditemanin suami di ruang bersalin, sedih banget. Aku tiga-tiganya (lahiran) ditemanin suami. Suami ada, ibuku juga ada, lengkap kan support dari keluarga, teman, di luar ruang bersalin tuh kita tahu banyak yang sayang sama kita nungguin,” bebernya.

Meski merasa sedih, Mona mencoba mematuhi regulasi dari rumah sakit. Terlebih lagi tak ada yang boleh menjenguk.

“Itu sedih banget, lebih sedih lagi pas tahu kalau kakak-kakaknya nggak boleh jenguk. Jadi setelah melahirkan di kamar cuma boleh berdua sama suami aja. Nenek kakek nggak boleh ikut, kakak-kakaknya nggak boleh jenguk,” kata Mona.

“Kalau masih bulan Ramadhan (udah lahiran) ya puasa kita mesti ninggalin terus berduaan aja di rumah sakit sedih banget. Sempat merana ya cuma mau gimana lagi mesti dihadapin juga,” pungkasnya.

Zaskia Sungkar Menjalani Program Bayi Tabung, Ibunda Terus Berdoa

0

BOGORDAILY – Saat ini Zaskia Sungkar dan Irwansyah tengah berupaya untuk mendapat keturunan. Mereka berusaha lewat program bayi tabung.

Sebagai ibu, Fanny Bauty berdoa agar Zaskia diberikan kelancaran. Memang minggu depan Zaskia akan melangsungkan operasi tepat di momen Ramadhan ini.

“Mohon doanya pembaca, mohon doanya semoga dilancarkan oleh Allah transfer embrionya,” katanya saat dihubungi, Kamis (22/4/2020).

Fanny tak putus doa terkait Zaskia Sungkar yang berharap mendapatkan buah hati. Doa khusus pun dipanjatkannya terhadap Tuhan.

“Kalau doa mah sebagai ibu selalu berdoa setiap saat nggak cuma buat Zaskia, tapi sama anak-anak yang lain juga. Karena di bulan puasa tentu lebih banyak berdoanya, tidak hanya selesai salat wajid, salat sunat juga. Dan saya akan berdoa khusus untuk Zaskia,” lanjutnya.

Sementara itu, Fanny Bauty mengungkapkan Zaskia sempat ingin hamil secara normal. Namun sebagai ibu, Fanny membebaskan Zaskia untuk memilih.

“Dia kan nikah hampir 10 tahun. Awalnya pengin normal saja, tapi ikhtiar kan boleh. Dokter yang mengusahakan, tapi kan yang menentukan tetap Allah, makanya kita berdoa kepada Allah,” pungkas Fanny.

Marko Simic, Prince of Persija: Terkenal di Indonesia, Tidak di Kroasia

0

BOGORDAILY – Kesuksesan Marko Simic di Indonesia bersama Persija Jakarta bukan kisah membanggakan di Kroasia. Di sana ada lebih banyak pesepakbola yang sukses.

Sebut saja Luka Modric, Ivan Perisic, ataupun Dejan Lovren. Simic hidup di dunia yang berbeda 180 derajat dengan pemain-pemain Kroasia yang satu generasi dengannya itu.

Media Kroasia, Jutarnji, mengangkat kisah kesuksesan Simic di Indonesia. Salah satu indikator keberhasilan Simic dan menarik perhatian mereka adalah jutaan pengikut sang pemain di Instagram.

“Mereka memanggilnya (Simic) Prince of Persija, ia tinggal dan bekerja di Indonesia. Tapi kini kami di Plaza Jelacic di Zagreb,” buka tulisan Jutarnji tentang Simic.

“Kami tak pernah melihatnya di dunia nyata, melainkan lewat foto-fotonya di Instagram. Dia punya sekitar 1,1 juta pengikut,” lanjut tulisannya.

Sebenarnya Simic bukan sosok yang betul-betul asing di jagat sepakbola Kroasia. Namanya pernah menghiasi Timnas Kroasia U-21 di ajang Kualifikasi Piala Eropa U-21 2011.

Saat itu Simic bermain satu tim dengan pemain-pemain beken macam Lovren, Perisic, Ivan Rakitic, hingga Domagoj Vida. Namun takdir mereka berbeda kini sudah jauh berbeda.

Nama-nama di atas terus berkarier di klub-klub top Eropa. Sementara Simic mesti berkelana ke klub-klub semanjana di Polandia, Hungaria, Slovenia.

Sampai akhirnya klub Vietnam, Binh Duong, merekrutnya pada 2015. Sejak saat itu Simic terus berkarier di Asia Tenggara bersama klub-klub Malaysia hingga akhirnya berlabuh di Indonesia untuk gabung Persija pada 2018.

Rejected Europe,” atau jika diartikan secara harfiah adalah pemain yang ditolak atau gagal di Eropa. Begitu Jutarnji mendeskripsikan Simic.

“Marko Simic mungkin adalah pemain Kroasia paling terkenal namun tidak kamu ketahui (di Kroasia). Ia relatif tak dikenal di sini, meski sebenarnya ia lebih besar dibanding Luka Modric,” tulis Jutarnji.

“Dia punya brand sports sendiri seperti CR7 (brand milik Cristiano Ronaldo) yakni SS9 yang mengacu ke nomor punggung dan julukan Super Simic,” tulis media Kroasia tersebut.

Kini pemain berusia 32 tahun itu telah menyumbang 76 gol buat Persija di berbagai ajang resmi dan persahabatan. Statistik itu membuat Simic percaya diri layak disandingkan dengan penyerang macam Robert Lewandowski atau Zlatan Ibrahimovic.

Hanya saja ia sadar dengan statusnya sebagai pemain Persija yang relatif tak dikenal di Kroasia dan Eropa. Karena alasan itu pula Simic tak muluk-muluk berharap dipanggil Timnas Kroasia dengan modal statistiknya itu di Persija.

“Belum lama saya juga baru bicara dengan Dalic (Zlatko Dalic, pelatih Timnas Kroasia), ia cerita betapa orang tak menganggap saya yang cuma bermain di Asia. Ia adalah pelatih saya di Kroasia U-21 dan ia masih ingat saya serta masih menjalin hubungan baik dengan saya,” cerita Simic.

“Dia mengucapkan selamat atas kesuksesan saya (di Indonesia),” ujarnya menambahkan.

Bisa dibilang, Simic sudah melupakan mimpinya untuk memperkuat Timnas Kroasia senior. Ia kini pun membuka peluang untuk mendapat paspor Indonesia.

Ada keinginan dari lubuk hatinya untuk memperkuat Timnas Indonesia suatu saat nanti. Paspor Indonesia juga bisa berguna buatnya untuk berkarier di seantero Asia.

“Mungkin saya bisa mendapat paspor Indonesia dan main buat Timnas. Itu juga bagus buat saya untuk bisa bermain di klub Asia manapun,” tuturnya.

“Itu sesuatu yang bagus untuk keuangan keluarga saya. Saya mungkin akan mempertimbangkan kalau ada tawaran dari Dubai, Qatar, atau China. Namun yang pasti saya juga ingin mengakhiri karier di Persija,” ucapnya menegaskan.

Wakilwalikota Depok Pradi Supriatna: Selamat Berpuasa dan Pandemi Korona Segera Berakhir

0

BOGORDAILY – Wakilwalikota Depok Pradi Supriatna mengucapkan selamat ibadah puasa seiring dengan penetapan Pemerintah melalui Kementerian Agama telah resmi menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1441 Hijriah jatuh pada Jumat, tanggal 24 April 2020.

Berdasarkan penetapan awal puasa tersebut maka umat Islam di Indonesia mulai melakukan salat tarawih pada Kamis (23/04/2020) malam.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok itu berharap, Ramadhan tahun ini, ibadah kaum muslimin dan muslimat direrima Allah SWT dan pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.

Kepada masyarakat Depok khususnya, Pradi juga berpesan agar menjaga kesehatan dengan menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta mengikuti imbauan pemerintah untuk berdiam di rumah.

“Semoga Ramadhan 1441 Hijriah ini, kita dapat meningkatkan amal ibadah kita, rasa persaudaraan kita, rasa persatuan kita, dan pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir,”katanya.

“Dengan segala kerendahan hati, kami ucapkan mohon maaf lahir dan batin atas segala salah dan khilaf. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1441 Hijriah,” pungkasnya.(*/bdn)

Asyanti Rozana Thalib Ajak Masyarakat Untuk Patuhi Aturan Larangan Mudik

0

BOGOR DAILY – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDIP, Asyanti Rozana Thalib, mengajak masyarakat Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bogor agar mematuhi larangan dari Pemerintah Pusat mengenai larangan untuk mudik.

Wanita yang merupakan kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini sangat setuju, dengan komitmen Pemerintah Pusat dalam melarang masyarakat untuk melakukan mudik ditengah pandemi Virus Korona atau Covid-19.

“Tujuan larangan mudik dari pemerintah pusat itu untuk memutus rantai Virus Korona, saya mengajak agar mematuhi larangan dari pemerintah, jika kita bersama, saya yakin virus ini tidak akan lama,” katanya kepada Bogordaily.net, saat dihubungi, Jumat (24/4/2020).

Apalagi lanjut Asyanti sapaan akrabnya, Presiden Jokowi juga sudah meminta persiapan matang yang berkaitan dengan larangan mudik. Termasuk dari Kementerian Perhubungan yang sudah yakin dari larangan pulang kampung.

Menurutnya, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia Khususnya di Kabupaten Bogor semakin hari semakin banya. Karena, kesadaran masyarakatnya masih minim. Akan tetapi, semakin berjalan masyarakat juga sudah mulai paham.

“Kesadaran masyarakat ini masih banyak yang belum sadar bahaya Covid ini, tapi masyarakat Bogor semakin hari semakin memahami bahaya Covid-19 ini,” tukasnya. (Andi).

Bupati Bogor Terus Himbau Masyarakat Agar Tidak Mudik

0

BOGOR DAILY – Bupati Bogor, Ade Yasin, menghimbau, kepada masyarakat Kabupaten Bogor agar mematuhi larangan dari pemerintah pusat terkait mudik. Hal itupun bertujuan untuk mencegah penyebaran Virus Korona atau Covid-19.

Politisi PPP ini mengatakan, tujuan larangan mudik itu jelas untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Apalagi Pemerintah Pusat sudah memberikan larangan tegas.

“Saya sangat setuju sekali larangan mudik dari pemerintah pusat, semoga ini bisa memutus mata rantai Covid 19,” katanya kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Menurut Ade sapaan akrabnya meminta, agar masyarakat mematuhi aturan yang diterapkan oleh pemerintah. Jika aturan itu tetap dilarang tentu tugas pemerintah dalam menangani pandemi Virus Korona ini bisa terhambat.

“Jadi tetap tinggal dirumah dan kampung sendiri atau perantauan, ini juga selain membantu mengurangi memutus mata rantai, membantu pemerintah juga, sehingga tidak terlalu khawatir dan repot dengan penyebaran yang sangat masif sekali,” jelasnya.

Apalagi, di Kabupaten Bogor ini jumlah kasus positif setelah diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) semakin banyak.

“Semakin ke sini semakin masif, kami juga sedang melakukan PSBB penyebaran positif ini semakin hari semakin naik,” ucapnya.

Dirinya juga meminta, agar masyarakat tetap melakukan pola sehat dengan memakai masker handsanitizer.

“Buat warga Bogor, yang menjalani ibadah puasa, untuk menyempurnakan puasa tentunya kita shalat tarawih, dilaksanakan di rumah, sebaiknya dalam situasi ini wabah semakin gila kita selamatkan diri kita sendiri dan orang lain, dengan melaksanakan terawih masing-masing,” tukasnya. (Andi).

Masuk 10 Besar Tokoh Perempuan Paling Banyak Diberitakan, Ini Tanggapan Bupati Bogor

0

BOGORDAILY.net – Apa reaksi Bupati Bogor, Ade Yasin, setelah namanya masuk dalam deretan 10 perempuan paling getol terhadap penanganan Covid-19 dalam pemberitaan media di Indonesia.

Politisi PPP itu mengatakan, masuk dalam kategori 10 tokoh perempuan yang paling banyak pemberitaan dalam Covid-19, merupakan penghargaan luar biasa.

Akan tetapi, lanjut orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini, masuk dalam 10 tokoh perempuan dalam pemberitaan bukan merupakan tujuan.

“Sebetulnya bukan tujuan saya untuk bisa masuk 10 besar itu, saya sama sekali tidak menyangka,” katanya kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Mungkin, lanjut Ade, yang masuk dalam 10 tokoh perempuan dalam pemberitaan itu, karena mudah ditemui awak media, yang saat ini sedang memberitakan musibah non alam ini.

“PSBB juga menjadi perhatian, dan kebetulan yang bisa ditemui saya termasuk dan mudah diminta untuk wawancara, mungkin yah. Bagi saya ini kebetulan bisa menembus tokoh Nasional, kita di kabupaten ini kan di daerah, ini bentuk penghargaan buat saya sangat berharga sekali,” tukasnya.

Untuk diketahui, data itupun dirilis oleh Indonesia Indicator (I2). Bahwa, politisi PPP itu, masuk sebagai perempuan yang paling banyak dan diburu oleh media, saat pemberitaan Covid-19.

Data yang dirilis itupun, menyatakan bahwa, Bupati Bogor Ade Yasin ada di posisi keenam dengan 1.428 pemberitaan di semua media yang ada di Indonesia. Karena, setiap pemberitaan di wilayah Kabupaten Bogor itu jika berkaitan dengan Covid-19 pasti merujuknya ke wanita yang mempunyai dua anak tersebut.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil riset (12) itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menduduki posisi pertama perempuan terpegah dengan 5.536 berita.

Posisi kedua diisi Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan 4.279 berita. Karena dalam data Indonesia Indicator itu menyebutkan bahwa Sri Mulyani berhubungan dengan kebijakan ekonomi untuk mengantisipasi dampak pandemi COVID-19 di Indonesia.

Di posisi ketiga, ada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan 1.774 berita. Retni disebut kareba pemberitaannya berkaitan dengan kemitraan Indonesia dengan sejumlah negara untuk menjamin keamanan lalu lintas manusia antarnegara serta rantai pasokan alat kesehatan. 

Adapun Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menempati posisi keempat (1.678 berita). Sementara posisi kelima diisi Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati (1.585 berita).

Dan Bupati Bogor Ade Yasin ada di posisi ke enam dengan 1.428 berita, disusul Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah (1.244 berita), jurnalis Najwa Shihab (1.220 berita), dan Ketua DPR Puan Maharani (1.046 berita). Seluruh nama-nama ini menjadi sosok yang paling banyak ditunjuk terkait dengan kinerjanya dan aktivitasnya khususnya pada isu pandemik.

Sementara itu, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana (1.045 berita), menjadi figur nomor 10 yang paling banyak diberitakan media. Cellica diberitakan media karena menjadi salah satu bupati perempuan pertama yang dinyatakan positif Corona. (Andi).

Sahur Perdana Marcell Darwin Setelah Mualaf

0

BOGORDAILY – Tahun ini perdana Marcell Darwin menjalani puasa Ramadhan. Sang istri, Nabila Faisal, mengabadikan momen sahur pertama Marcell ysng memang baru menjadi mualaf.

Nabila posting momen Marcell Darwin yang tengah menikmati santap sahurnya di atas tempat tidur. Meski terlihat mengantuk, Marcell tetap berusaha untuk makan.

Sang istri tertawa melihat Marcell yang pelan-pelan menyantap makannya.

“Nggak lapar tapi tetap harus makan ya? Iya? Hahaha,” ucap Nabila Faisal dalam Instagram Story yang dia posting, Jumat (24/4/2020).

Marcell pun tampak bergumam dengan kata-kata yang tak begitu jelas. Sepertinya Marcell benar-benar masih mengantuk.

“…biar makan lagi,” ucap Marcell bergumam san membuat sang istri kembali tertawa.

Marcell Darwin

Marcell Darwin juga posting ucapan mohon maaf lahir batin saat malam pertama bulan Ramadhan.

“Minal aidin walfa’izin mohon maaf lahir batin,” ucap Marcell menggunakan stiker gif dalam Instagram Storynya.

Tanya Jatah Sembako, Emak-emak Dihajar Bu RT Sampe Babak Belur

0

BOGORDAILY.net – Jatah sembako yang dibagikan pemerintah justru jadi masalah. Seorang ibu babak belur dihajar Bu RT gara-gara mempertanyakan pembagian Sembako.

Video aksi itu viral di media sosial, yang dianiaya adalah seorang wanita bernama Nur.

Cerita bermula saat Nur meminta jatah bantuan sembako dari pemerintah di tengah wabah corona atau covid-19.

Nur merasa dirinya tercatat sebagai penerima bantuan sembako.

Namun sembako yang diharapkan tak urung juga diterima.

Nur pun mendatangi kediaman Ketua RT untuk meminta haknya.

Namun, Ibu RT merasa Nur tidak layak mendapat bantuan karena tidak berdomisili di daerah itu.

Karena alasan itu, Nur pun pergi menemui Ketua RW untuk mendapatkan kejelasan.

Rupanya, Ibu RT merasa geram karena Nur melaporkannya kepada Ketua RW setempat.

“Ngapain nanya Pak RW? Pak RW tidak berhak, yang berhak di wilayah ini saya.

Bertahun-tahun nggak berdomisili di sini, giliran dengar dapat sembako datang kesini, kamu pernah bayar iuran nggak ke saya?” ujar Ibu RT dalam video yang tersebar di jagat maya.(*/bdn)