Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8290

Data Terbaru Daftar Kecamatan Terbanyak Pasien Korona di Kabupaten Bogor. Cek di Sini!!

BOGORDAILY.net – Data jumlah pasien terbanyak di Kabupaten Bogor mengalami pergeseran.

“Paling banyak saat ini Kecamatan Gunung Putri dengan total 23 orang yang positif Covid-19,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiyah Bogordaily.net, Jumat (24/4/2020).

Ipah -sapaan akrabnya- mengungkapkan, untuk kasus kedua terbanyak terpapar Virus Korona yaitu di Kecamatan Cileungsi dengan total 17 orang, dan kasus ketiga terbanyak yaitu di Kecamatan Cibinong dengan total 16 orang.

Sedangkan, untuk di Kecamatan Bojong Gede sebanyak 15 orang, kemudian Kecamatan Kemang dan Ciampea sebanyak empat orang, untuk di Kecamatan Citeureup, Babakan Madang, Gunung Sindur ada sebanyak tiga orang.

Akan tetapi, di Kecamatan Tajurhalang, Ciomas, Parung Panjang, ada sebanyak dua orang. Sedangkan, di Kecamatan Ciseeng, Ciawi, Tamansari, dan Leuwisadeng ada sebanyak satu orang.

“Untuk data kecamatan masuk Zona Merah saat ini sebanyak 16 kecamatan,” tukasnya. (Andi).

Alhamdulillah, 26 Tenaga Medis di Kota Bogor Negatif Korona, 25 Lagi Masih Menunggu Hasilnya

0

BOGORDAILY.net – Sempat heboh soal 51 para medis yang terindikasi positif di RSUD Kota Bogor akhirnya terjawab.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengungkapkan, sebanyak 26 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor sudah keluar Swabnya dengan hasil negatif Korona.

Dari total 51 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor yang Rapid Test Virus Korona atau Covid-19 terindikasi positif, sudah keluar sebanyak 26 orang. Sedangkan 25 orang lagi masih menunggu hasil berikutnya.

“Tadi sudah di tanya ke dirut RSUD Kota Bogor, Swab kemarin dilakukan dua hari sudah keluar hasilnya baru 26, dan semuanya negatif,” katanya kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Sedangkan, lanjut Retno yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor ini, tinggal 25 orang lagi yang masih menunggu hasil Swabnya keluar.

Untuk diketahui, sebanyak 51 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, yang sudah dilakukan Rapid Test Virus Korona atau Covid-19 terindikasi positif. Hal itupun diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim ketika dihubungi Bogordaily.net.

Menurut Dedie, dirinya mendapatkan laporan dari Dirut RSUD Kota Bogor yang menyebutkan bahwa 800 tenaga kesehatan yang diperiksa Rapid Test diperoleh hasil 51 nakes reaktif Virus Korona.

“Itu belum bisa dinyatakan positif Covid-19, karena itu hasil dari Rapid Test saja, belum di cek Swab,” katanya, Rabu (22/4/2020) kemarin.

Dedie yang merupakan mantan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu menjelaskan, ke 51 tenaga medis yang dinyatakan dari hasil Rapid Test itu akan dilakukan pengecekan Swab pada hari ini, Rabu (22/4/2020) agar pada hari Jumat (24/4/2020) bisa diketahui hasilnya. (Andi).

Bertambah di Awal Ramadhan, Empat Warga Kabupaten Bogor Positif, 3 dari Gunungputri, 1 Warga Kemang

0

BOGORDAILY.net – Diawal Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah ini Jumat (24/4/2020) jumlah kasus terinfeksi Virus Korona di Kabupaten Bogor berjumlah empat orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiyah, mengatakan, ke empat orang yang positif itu merupakan warga Kecamatan Gunung Putri tiga orang, dan satu orang warga Kecamatan Kemang.

“Hari ini Jumat (24/4/2020) jumlah positif bertambah jadi empat orang, diantaranya, Perempuan usia 39 tahun merupakan warga Kecamatan Kemang, dan Lelaki usia 22, 23, dan 21 merupakan warga Kecamatan Gunung Putri,” katanya.

Data yang didapat Bogordaily.net, jumlah kasus positif di Kabupaten Bogor saat ini berjumlah 99 orang, dinyatakan sembuh sembilan orang, meninggal enam orang dan positif aktif sebanyak 84 orang.

Sedangkan, untuk data Orang Dalam Pantauan (ODP) ada sebanyak 395 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 347 orang.

“Ada yang meninggal statusnya PDP sebanyak 17 orang, masih menunggu hasil Swab dari Litbankes Kemenkes RI,” tukasnya. (Andi).

Gunung Putri Salip Cibinong Sebagai Wilayah dengan Pasien Positif Terbanyak di Bogor

BOGORDAILY.net – Jumlah kasus positif terinfeksi Virus Korona atau Covid-19 di Kecamatan Gunung Putri sebanyak 23 orang. Lonjakan kasus itupun melebihi dari Kecamatan Cibinong yang saat ini berjumlah 16 orang terpapar Virus Korona.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiyah, mengatakan, untuk data yang terkonfirmasi masuk jumlah kasus positif di Kecamatan Gunung Putri melonjak drastis.

“Paling banyak saat ini Kecamatan Gunung Putri dengan total 23 orang yang positif Covid-19,” katanya kepada Bogordaily.net, Jumat (24/4/2020).

Syarifah sapaan akrabnya ini mengungkapkan, untuk kasus kedua terbanyak terpapar Virus Korona yaitu di Kecamatan Cileungsi dengan total 17 orang, dan kasus ketiga terbanyak yaitu di Kecamatan Cibinong dengan total 16 orang.

Sedangkan, untuk di Kecamatan Bojong Gede sebanyak 15 orang, kemudian Kecamatan Kemang dan Ciampea sebanyak empat orang, untuk di Kecamatan Citeureup, Babakan Madang, Gunung Sindur ada sebanyak tiga orang.

Akan tetapi, di Kecamatan Tajurhalang, Ciomas, Parung Panjang, ada sebanyak dua orang. Sedangkan, di Kecamatan Ciseeng, Ciawi, Tamansari, dan Leuwisadeng ada sebanyak satu orang.

“Untuk data kecamatan masuk Zona Merah saat ini sebanyak 16 kecamatan,” tukasnya. (Andi).

Jalani Karantina di Rumah, Sherina Munaf Jadi Lebih Dekat dengan Kucing

0

BOGORDAILY – Selama menjalani karantina di rumah, Sherina Munaf menghabiskan waktunya bersama kucing peliharaan.

Hal itu dikatakan Sherina Munaf saat Instagram Live di Miles Film bersama Riri Riza. Sebelumnya, ia mengaku jarang bertemu dengan Kucingnya.

“Aku juga jadi sering main sama kucing-kucing aku,yang tadinya jarang ketemu jadi setiap hari ketemu (sama kucing),” ujar Sherina Munaf.

Awalnya selama menjalani social distancing, Sherina Munaf sempat kesal. Karena masih banyak orang tak menaati peraturan.

“Di awal (minggu) kayak masih marah-marah. Kaya ugh kenapa yang lain nggak social distancing, kenapa nggak kompak gitu,” tukasnya.

Ia juga mengaku selalu khawatir ketika membaca sebuah berita. Namun seiring berjalannya waktu kekasih Baskara Mahendra itu sudah mulai terbiasa.

“Terus, setiap kali baca berita bawaanya deg-degan. Terus minggu kedua udah bisa adjust kaya ini normal, terus minggu ketiga balik lagi. Jadi emang up and down aja gitu. Sampai akhirnya sekarang mulai bisa kaya yaudah this is new normal,” tuturnya.

DP dan Cara Bayar Suka-suka, Promo Ramadhan Damar Land Ciampea

BOGORDAILY.net – Mengemas suatu kemasan produk yang dijual memang bisa beragam caranya, salah satu nya adalah pengemasan promo Ramadhan yang dilakukan oleh PT. Cahaya Damar Utama, pengembang Perumahan Syariah Damar Land Ciampea yang berada di Tegalwaru Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Lahan dengan kontur tanah yang datarserta udara yang sejuk menjadi cepatnya progress pengembangan dari pembangunan unit rumah yang saat ini sudah terbangun hampir rampung tiga unit dari total 34 unit secara keseluruhan.

“Sejak launching promo penjualan pada tahun lalu, saat ini kami hanya menyisakan 10 unit kavling tanah siap bangun, untuk dibangun rumah type 36 meter diatas tanah 60 meter per-unitnya.” terang Imron Damarsyah Owner Perumahan Syariah Damar Land Ciampea.

Pria 40 tahun tersebut kembali menjelaskan tentang opsi promo DP dan system bayar suka-suka yang dapat dipilih di projectnya tersebut.

Promo Ramadhan

Sebagai contoh Promo Ramadhan, ada skema normal dimana pembeli cukup membayar DP sebesar 20 juta rupiah saja dengan cicilan tenor panjang selama 10 sampai 15 tahun. Cicilan dilakukan non bank dengan system syariah langsung bayar dan cicil kepada developer tanpa BI Checking.

“Diluar itu kami juga buka opsi DP besar sejumlah 100 juta rupiah dengan garansi 4 bulan rumah sudah bisa ditempati, dengan jumlah angsuran yang dapat di diskusikan kepada kami.” jelas Imron.

Promo Ramadhan

Damar Land Ciampea memiliki akses jalan ke lokasi yang sudah aspal dan beton, dapat dilalui kendaraan roda empat dan roda dua. Lokasi persis dibelakang Sekolah Dasar Negeri Tegalwaru 02 dan berada beberapa meter saja dari Kantor Desa Tegalwaru.

“Untuk Informasi bisa langsung hubungi kami di nomor 0878 0920 1000 atau click langsung di www.damarpropertysyariah.com, In Syaa Allah kami siap melayani survey lgsg di lokasi dan survey secara online.” tutup Imron Damarsyah.

(Red-BDN).

Hebat…The Green Student Village II Jadi Inspirasi di Kick Off Forum Bisnis Alumni IPB

0

BOGORDAILY.net – Mendapatkan edukasi, sharing dan diskusi bersama para ahli di bidangnya masing-masing yang bertujuan menumbuhkan jiwa enterpreunership kita sebagai seorang pebisnis adalah hal yang cukup penting untuk dilakukan dan dilalui.

Sebelum merebaknya pandemi Covid 19 pada pertengahan Maret 2020 lalu, Himpunan Alumni IPB menggelar kegiatan Kick-off Forum Bisnis Alumni IPB (FBA) yang berlokasi di Jawa Timur, tepatnya di gedung pertemuan PT. KML Gresik.

Acara yang berlangsung pada tanggal 7 Maret 2020 dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Bapak Emil Dardak, dihadiri sejumlah tokoh Himpunan Alumni IPB, para pembicara yang termasuk juga perwakilan The Green Student Village II.

Erzon Djazai Presiden Direktur PT. Madani Realti Indonesia yang juga turut serta menjadi pembicara pada forum tersebut mengemukakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun kolaborasi dan sinergi bisnis sesama alumni IPB.

“Alhamdulillah, yang datang cukup banyak, ada sekitar 150 orang alumni dari lintas angkatan.” papar Ayah dua anak tersebut.

Owner proyek Apartkos Syariah The Green Student Village II tersebut juga memberikan pengalamannya, trik, jurus jitu dan konsep pengembangan bisnis Property Syariah dalam bentuk apartemen kos mahasiswa yang meraup sukses di project perdana dan dilanjutkan dengan project keduanya di depan para tamu undangan yang hadir kala itu.

“The Green Student Village II dianggap terobosan baru dan leading diantara yang lain. Bagi seorang professional yang sudah bekerja di perbankan selama 25 tahun, beralih posisi menjadi entrepreneur dalam menjalankan masa pensiun, adalah sesuatu yang sulit, apalagi bidang tersebut sebelumnya belum pernah ditekuni. Keberhasilan kami dalam mengembangkan bisnis property dengan skema syariah ini dianggap sebagai salah satu model yang bisa diadopsi oleh rekan-rekan alumni yang ingin pindah quadrant dari professional menjadi entrepreneur.” ungkap Erzon.

Selepas acara, ada beberapa peserta Kick Off Forum Bisnis Alumni IPB tersebut yang melakukan konsultasi dan sharing untuk menjajaki kemungkinan pengembangan model bisnis tersebut di wilayah lain, diantaranya di Sulawesi Selatan, Malang dan Banten.

“Bisnis ini bersifat modular, penerapan konsepnya dapat disesuaikan dengan konteks lokal, sehingga resiko bisnisnya lebih terukur. Saya siap memberikan pendampingan bagi teman-teman alumni yang ingin masuk ke bisnis ini.” tutup Erzon Djazai.

(Red-BDN).

Update Covid-19 Kota Bogor 24 April, 73 Positif

BOGOR DAILY – Jumlah kasus positif terpapar Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor kembali bertambah. Dari total sebelumnya 70 pasien positif kali ini bertambah tiga menjadi 73 terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itupun diungkapkan oleh juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno, dalam keterangan yang diterima Bogordaily.net, Jumat (24/4/2020).

“Kali ini kembali terkonfirmasi positif di Kota Bogor, dan saat ini sedang melakukan isolasi di RS rujukan jadi sekarang ada 55 orang, dan sudah sembuh tujuh orang,” katanya.

Retno yang juga sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor ini menjelaskan, untuk data Orang Dalam Pantauan (ODP) ada sebanyak 1035 orang, 813 orang sudah selesai ditangani, dan 222 orang masih dalam pantauan.

Sedangkan, untuk data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di semua RS yang ditunjuk untuk penanganan Covid-19 ini ada sebanyak 158 pasien, 51 pasien sudah selesai ditangani dan 80 masih dalam pengawasan.

“Yang PDP meninggal saat ini ada 27 orang, semuanya itu kita masih menunggu hasilnya Swab dari Litbankes Kemenkes RI, apakah dinyatakan positif atau tidak,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk pasien positif Covid-19 di Kota Bogor yang dirawat di rumah sakit telah mendapat penaganan yang baik, dan pasien tetap bisa berkomunikasi menggunakan telepon seluler untuk menyampaikan kondisinya.

“Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) ada sebanyak 66 orang, 19 selesai, dan 47 masih dalam pemantauan,” tukasnya. (Andi).

Bertambah Lagi, 3 Warga Kota Bogor Dinyatakan Positif Korona

0

BOGORDAILY.net – Jumlah kasus positif terpapar Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor kembali bertambah.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno, dalam keterangan yang diterima Bogordaily.net, Jumat (24/4/2020), menjelaskan, tiga warga Kota Bogor Dinyatakan positif terpapar Covid-19.

“Kali ini kembali terkonfirmasi positif di Kota Bogor, dan saat ini sedang melakukan isolasi di RS rujukan jadi sekarang ada 55 orang, dan sudah sembuh tujuh orang,” katanya.

Retno yang juga sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor ini menjelaskan, untuk data Orang Dalam Pantauan (ODP) ada sebanyak 1035 orang, 813 orang sudah selesai ditangani, dan 222 orang masih dalam pantauan.

Sedangkan, untuk data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di semua RS yang ditunjuk untuk penanganan Covid-19 ini ada sebanyak 158 pasien, 51 pasien sudah selesai ditangani dan 80 masih dalam pengawasan.

“Yang PDP meninggal saat ini ada 27 orang, semuanya itu kita masih menunggu hasilnya Swab dari Litbankes Kemenkes RI, apakah dinyatakan positif atau tidak,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk pasien positif Covid-19 di Kota Bogor yang dirawat di rumah sakit telah mendapat penaganan yang baik, dan pasien tetap bisa berkomunikasi menggunakan telepon seluler untuk menyampaikan kondisinya.

“Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) ada sebanyak 66 orang, 19 selesai, dan 47 masih dalam pemantauan,” tukasnya. (Andi).

Mona Ratuliu Resah Bakal Melahirkan di Tengah Pandemi Corona

0

BOGORDAILY – Mona Ratuliu sudah memperkirakan kapan anak keempatnya lahir. Ia memprediksi persalinannya jatuh pada sekitar hari Raya Lebaran.

“Dekat lebaran, mungkin pas sebelum atau setelah lebaran. Tapi prediksiku dekat-dekat lebaran,” kata Mona Ratuliu dihubungi, Kamis (22/4/2020).

Melahirkan di tengah pandemi Corona, diakui Mona sempat membuatnya was-was. Terlebih di momen persalinannya, suami tak selalu ada di sampingnya.

“Waktu itu sempat stress juga kalau tahu lahiran nggak boleh ditemanin suami di ruang bersalin, sedih banget. Aku tiga-tiganya (lahiran) ditemanin suami. Suami ada, ibuku juga ada, lengkap kan support dari keluarga, teman, di luar ruang bersalin tuh kita tahu banyak yang sayang sama kita nungguin,” bebernya.

Meski merasa sedih, Mona mencoba mematuhi regulasi dari rumah sakit. Terlebih lagi tak ada yang boleh menjenguk.

“Itu sedih banget, lebih sedih lagi pas tahu kalau kakak-kakaknya nggak boleh jenguk. Jadi setelah melahirkan di kamar cuma boleh berdua sama suami aja. Nenek kakek nggak boleh ikut, kakak-kakaknya nggak boleh jenguk,” kata Mona.

“Kalau masih bulan Ramadhan (udah lahiran) ya puasa kita mesti ninggalin terus berduaan aja di rumah sakit sedih banget. Sempat merana ya cuma mau gimana lagi mesti dihadapin juga,” pungkasnya.