Wednesday, 15 April 2026
Home Blog Page 8327

Wander Luiz Dites Corona Lagi, Persib Bandung Nantikan Hasilnya

0

BOGORDAILY – Wander Luiz melakukan tes virus Corona lagi. Persib Bandung pun menantikan hasil pemeriksaan striker Brasil itu.

Hasil pemeriksaan itu, akan menjadi bekal bagi pemain asal Brazil itu untuk pulang ke kampung halamannya. Sebelumnya, pemain yang telah mencetak 4 gol di ajang Shopee Liga 1 2020 itu terpapar virus Corona, setelah pelesiran ke Pulau Bali 26 Maret lalu.

“Kalau dari Persib kami mempersilakan saja, tapi di bandara pasti tidak bisa pulang (terbang). Aturannya kan harus berbekal hasil pemeriksan COVID-19 negatif, jadi nanti di bandara ditunjukkan saja suratnya, itu akan mempermudah mereka,” kata Dokter tim Persib Rafi Ghani saat dihubungi, Senin (13/4/2020).

Karena tak mengalami gejala, tutur Rafi, Luiz hanya menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di kediamannya. Masa isolasinya berakhir pada 8 April lalu.

“Saya juga inginnya cepat keluar karena Wander Luiz sudah isolasi mandiri, sekarang sedang social distancing. Menunggu hasil pemeriksaan kedua, mudah-mudahan negatif ya,” kata Rafi.

Selain Wander Luiz, ayahnya pun yang kini bersamanya di Indonesia ikut menjalani pemeriksaan. Pasalnya, keduanya melakukan kontak erat dan tinggal bersama.

“Ya, sama bapaknya kan dia butuh surat kalau mau pulang. Jadi bapaknya sekalian keluarnya, karena kan yang pertama belum keluar, jadi nanti sekalian sama yang sekarang kata dokter di Labkesda Jabar,” ucap Rafi.

Demi PSBB, Pemkot Bogor Usul KRL Berhenti Beroperasi

0

BOGORDAILY.net – Jelang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dilaksanakan pada Rabu (14/4/2020), Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, meminta agar PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk menghentikan sementara operasi Kereta Rel Listrik (KRL).

Hal itupun diungkapkan oleh, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, jelang pemberlakuan PSBB selama 14 hari, yang disampaikan kepada wartawan, Selasa (14/4/2020).

“Harus ditutup sementara, hal ini dimaksudkan agar efektivitas PSBB tercapai dan upaya menurunkan resiko penyebaran Covid-19 berhasil secara kualitatif dan kuantitatif,” katanya.

Dirinya menyebutkan, jelang pemberlakuan PSBB memang hanya Pemkot Bogor saja yang mengusulkan agar operasi KRL diberhentikan untuk sementara.

“Memang cuma kita saja, tapi kita sudah kordinasi dengan walikota dan bupati yang lain, yang menerapkan PSBB ini,” jelasnya.

Sementara, Jumlah kasus positif Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor bertambah lagi. Kali ini ada satu orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif korona. Hal itupun diungkapkan oleh Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

Menurutnya, saat ini kasus yang positif korona di Kota Bogor berjumlah 58 orang. 10 orang meninggal dan masih menjalani isolasi di RS rujukan ada sebanyak 45 orang.

“Yang positif baru ada satu orang, total 58 untuk saat ini positif, 10 orang meninggal dan masih menjalani isolasi itu ada sebanyak 45 orang,” katanya, Selasa (14/4/2020).

Ia menjelaskan, saat ini jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 104, sudah selesai 21 pasien dan masih dalam pengawasan 62 orang, serta untuk 21 orang meninggal masih menunggu hasil Swab dari Litbankes Kemenkes RI.

“Untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) di Kota Bogor saat ini ada 928 orang, selesai 550 orang dan masih dalam pantauan 378 orang,” jelasnya.

Masih kata Retno, Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terkonfirmasi sebanyak delapan orang, sembuh satu orang dan masih dipantau tujuh orang.

Ia menambahkan, untuk pasien positif Covid-19 di Kota Bogor yang dirawat di rumah sakit telah mendapat penaganan yang baik, dan pasien tetap bisa berkomunikasi menggunakan telepon seluler untuk menyampaikan kondisinya.

“Bisa komunikasi dengan WhatsApp. Rata-rata penaganannya cukup baik ya, dan mereka cukup optimis dengan penaganan dan perawatan RSUD Bogor, saya minta agar masyarakat tetap di rumah saja dan tetap jaga kesehatan rajin cuci tangan,” tukasnya. (Andi).

Update Covid-19 Kota Bogor 14 April, 58 Positif, 10 Meninggal, 45 Diisolasi

0

BOGORDAILY.net – Jumlah kasus positif Virus Korona atau Covid-19 di Kota Bogor bertambah lagi. Kali ini ada satu orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif korona. Hal itupun diungkapkan oleh Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Kota Bogor, Sri Nowo Retno.

Menurutnya, saat ini kasus yang positif korona di Kota Bogor berjumlah 58 orang. 10 orang meninggal dan masih menjalani isolasi di RS rujukan ada sebanyak 45 orang.

“Yang positif baru ada satu orang, total 58 untuk saat ini positif, 10 orang meninggal dan masih menjalani isolasi itu ada sebanyak 45 orang,” katanya, Selasa (14/4/2020).

Ia menjelaskan, saat ini jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 104, sudah selesai 21 pasien dan masih dalam pengawasan 62 orang, serta untuk 21 orang meninggal masih menunggu hasil Swab dari Litbankes Kemenkes RI.

“Untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) di Kota Bogor saat ini ada 928 orang, selesai 550 orang dan masih dalam pantauan 378 orang,” jelasnya.

Masih kata Retno, Orang Tanpa Gejala (OTG) yang terkonfirmasi sebanyak delapan orang, sembuh satu orang dan masih dipantau tujuh orang.

Ia menambahkan, untuk pasien positif Covid-19 di Kota Bogor yang dirawat di rumah sakit telah mendapat penaganan yang baik, dan pasien tetap bisa berkomunikasi menggunakan telepon seluler untuk menyampaikan kondisinya.

“Bisa komunikasi dengan WhatsApp. Rata-rata penaganannya cukup baik ya, dan mereka cukup optimis dengan penaganan dan perawatan RSUD Bogor, saya minta agar masyarakat tetap di rumah saja dan tetap jaga kesehatan rajin cuci tangan,” tukasnya. (Andi).

PII Lebarkan Sayap Jadi Konsultan Property Syariah untuk Bumi Mulia Alfatih

Bogor Daily – Siapa yang tidak mau dapat kemudahan dan cara ringan mendapatkan investasi kavling dan hunian syariah yang bebas praktek ribawi ditengah-tengah pandemi Covid 19 ini, pastilah yakin semua masyarakat saat ini lebih cermat untuk mengamankan keuangan mereka di ranah-ranah yang menguntungkan dan produktif.

Salah satu cara adalah investasi di ranah unit kavling dan rumah skema syariah yang dikembangkan juga oleh bendera besar Perumahan Islami Indonesia atau PII. Setelah sukses dalam beberapa waktu kebelakang dan sampai dengan saat ini mengembangkan Perumahan Syariah Bumi Salsabila Indah yang berlokasi di Desa Ciherang Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor. PII melirik bisnis jasa sebagai konsultan Property Syariah yang mereka lakukan untuk kavling dan rumah di project Bumi Mulia Alfatih.

 

 

Bumi Mulia Alfatih berada di Bantarsari Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor, kehadiran PII sebagai konsultan Property Syariah di Bumi Mulia Alfatih lebih fokus di sisi konsep promo dan market, agar cepat laku terjual dan mendapatkan rasa kepercayaan dari khalayak ramai sebagai project member DPS yang tentunya bukan project kaleng-kaleng.

“Tentu, kita juga bantu sebagai konseptor di Bumi Mulia Alfatih, kami membantu juga sesuai dengan keperluan promo yang dibutuhkan oleh Developer Bumi Mulia Alfatih.” ungkap Eko Apriansyah CEO Perumahan Islami Indonesia atau PII.

 

Eko meyakini bahwa dengan kehadiran PII dalam project Bumi Mulia Alfatih sedikit banyak membantu dari sisi penjualan unit-unit kavling siap bangun dan investasi Property Syariah yang In Syaa Allah menjaga kadar amanah dalam menciptakan suatu kawasan real project Property Syariah.

Bumi Mulia Alfatih menjual lahan kavling siap bangun berukuran 52 meter dengan harga promo hanya sebesar 77 juta rupiah saja. Ada juga luasan lahan kavling 60 meter dan 72 meter. Total jumlah unit di Bumi Mulia Alfatih hanya sebanyak 19 unit saja, maka oleh karena itu, ayo cepat segera hubungi kami di PII sebelum kehabisan unit nya.

“PII detail juga melakukan pengemasan promo dari lokasi yang sangat strategis yang dimiliki Bumi Mulia Alfatih sebagai dasar pertimbangan capital gain yang terus akan naik. In Syaa Allah.” tutup Eko Apriansyah.

(Red-BDN).

Kepergian Ibunda Bikin Baim Wong Sadar Akan Hal Ini

0

BOGORDAILY – Baim Wong baru saja ditinggal oleh Ibunda tercinta, bulan lalu. Hal itu membuat Baim sadar akan sebuah hal.

Semenjak meninggalnya sang Ibunda, Baim belajar akan banyak hal, salah satunya ia luangkan waktu untuk sang istri, Paula.

“Dan sedikit-sedikit gue menerapkan ke kehidupan Paula. Kalau dulu gue selalu sibuk dengan handphone dan sekarang gue lepas handphone kalau udah masuk kamar,”kata Baim di acara ‘S!yap Bos’ Trans7.

Baim perlahan berubah, jika dulu ia tak sempat mengobrol dengan sang istri, kini ia memilih untuk tak menggunakan ponsel saat bersama sang istri.

Paula juga mengatakan, suaminya itu selalu sibuk dengan ponselnya. Bahkan ia sempat kesal dengan Baim Wong lantaran jarang memiliki waktu dengan dirinya.

“Dia (baim) kan udah lama di luar, atleast ngobrolin hal-hal nggak penting aja tuh kita (Paula) udah senang banget. Dia (baim) kan sibuk sama handphone terus, dari marah, ngomong pelan, lama-lama terserah,” ujar Paula.

Kemendikbud Luncurkan RECON, Aplikasi Relawan Covid-19 Nasional

BOGORDAILY – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) mengembangkan sebuah program dalam jaringan (daring) untuk memfasilitasi pelibatan publik dalam penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) yang diberi nama Relawan Covid-19 Nasional (RECON). Platform berbasis web ini menjadi media monitoring dan evaluasi bagi program relawan kemanusiaan Ditjen Dikti, serta membantu kegiatan preventif dan promotif penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Saya ucapkan selamat atas diluncurkannya aplikasi ini. Semoga semakin memudahkan masyarakat dalam mengatasi pandemi ini serta bagi para relawan dan pembimbingnya untuk melakukan tugas-tugasnya dalam membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim di Jakarta di Jakarta, Senin (13/4).

Menurut Mendikbud, platform RECON menjadi sangat penting karena menghubungkan kerja berbagai relawan kemanusiaan Ditjen Dikti secara nasional dari masing-masing wilayah tugas. “Semangat gotong royong, kemampuan kita untuk berkolaborasi, mengesampingkan berbagai macam perbedaan dan mengedepankan tujuan bersama untuk melawan Covid-19 akan sangat menentukan seberapa cepat kita bisa melalui masa sulit ini,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Plt. Dirjen Dikti), Nizam menjelaskan RECON didesain sebagai media manajemen relawan Covid-19, terutama relawan mahasiswa kesehatan yang sudah tergabung. RECON juga berfungsi memfasilitasi relawan untuk dapat memberikan layanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta pendampingan secara daring kepada masyarakat.

Platform ini juga dapat memfasilitasi kegiatan tracing/tracking orang dalam pemantauan (ODP), konsultasi dan pendampingan tenaga medis, serta menjadi media untuk meningkatkan edukasi publik terhadap pencegahan dan penanganan Covid-19 di Indonesia. Hal tersebut dilakukan oleh para relawan mahasiswa kesehatan dan para dokter sebagai case manager (CM).

“Implementasi platform ini akan lebih banyak berada di Fakultas Kedokteran yang terhubung di dalam Asosiasi Pendidikan Kedokteran Indonesia, dan adik-adik mahasiswa yang terkoordinasi melalui Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia,” jelas Nizam, pada saat telekonferensi peluncuran platform daring RECON.

RECON dapat diakses melalui tautan https://relawan.kemdikbud.go.id. Nizam menjelaskan bahwa platform ini akan terus dikembangkan lebih lanjut oleh tim Teknologi Informasi dan Komunikasi Ditjen Dikti. “Sampai saat ini juga sedang dalam proses diintegrasikan dengan aplikasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sehingga manfaatnya nanti akan lebih dirasakan masyarakat secara luas,” ucapnya.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Aris Junaidi mengungkapkan saat ini telah tergabung lebih dari 15 ribu relawan untuk mendukung Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. Dengan rincian terdiri dari tenaga medis/kesehatan (2.136), mahasiswa co-asistensi atau yang sedang menempuh pendidikan profesi dokter Indonesia (1.062), mahasiswa S-1 Kedokteran (2.493), mahasiswa bidang farmasi (461), mahasiswa kebidanan (315), mahasiswa keperawatan (1.272), mahasiswa kesehatan masyarakat (744), dan mahasiswa bidang kesehatan lain (3.031), serta mahasiswa nonkesehatan (2.739) dan kelompok masyarakat umum (1.442).

Tugas para relawan ini sebagian besar untuk melakukan Komunikasi, Edukasi, dan Informasi (KIE) serta pendampingan secara daring melalui platform RECON, konsultasi langsung dilayani melalui aplikasi WhatssApp atau aplikasi komunikasi lain. “Yang kedua, apabila mendesak sekali dan dapat membantu melakukan contact tracing tanpa bertemu pasien, ini dilakukan di bawah supervisi case manager di tiap wilayah AIPKI wilayah I sampai dengan VI,” jelas Aris Junaidi.

Penugasan relawan mahasiswa dilakukan bertahap sesuai kebutuhan. Tahap pertama sebanyak 1.000 mahasiswa program profesi dokter Indonesia (co-asistensi). Kemudian, pada tahap kedua sebanyak 2.000 mahasiswa kedokteran, mahasiswa keperawatan, mahasiswa kesehatan masyarakat, dll. “Penugasan kepada relawan mahasiswa keperawatan dan mahasiswa kesehatan lainnya akan dikoordinasikan dengan asosiasi institusi Pendidikan kedokteran,” tandasnya.

Tio Pakusadewo Kembali Ditangkap Terkait Narkoba

0

BOGORDAILY – Aktor senior Tio Pakusadewo kembali diamankan oleh polisi. Ia ditangkap karena kasus dugaan narkoba.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Herry Heryawan. Saat dikonfirmasi, ia membenarkan soal penangkapan Tio Pakusadewo tersebut.

“Iya,” ujar Kombes Herry Heryawan saat dihubungi detikcom, Selasa (14/4/2020).

Namun sayang, Herry Heryawan belum menjelaskan secara rinci soal penangkapan itu. Ia menyerahkan semuanya kepada Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

“Nanti dijelaskan oleh Kabid Humas,” ucapnya.

Seperti diketahui, ini bukan kali pertamanya Tio Pakusadewo ditangkap karena dugaan narkoba. Sebelumnya pada Rabu 20 Desember 2018 dia juga diciduk karena sabu.

mengutip dali lamam wikipedia Irwan Susetio Pakusadewo (lahir di Jakarta, 2 September 1963; umur 57 tahun[3]) yang lebih dikenal sebagai Tio Pakusadewo adalah aktor Indonesia.

Tio Pakusadewo mulai dikenal oleh publik Indonesia setelah berperan dalam film layar lebar Cinta Dalam Sepotong Roti arahan Garin Nugroho pada tahun 1990, Pada awal tahun 1990-an, tokoh yang masih terhitung kerabat Kadipaten Pakualaman ini dikenal sebagai bintang film muda yang penuh talenta. Berkat perannya sebagai Aria, seorang komponis idealis dalam film Lagu Untuk Seruni (1991), ia meraih Piala Citra di Festival Film Indonesia 1991 untuk kategori Aktor Terbaik. Namun bersamaan dengan tenggelamnya film Indonesia pada pertengahan 1990-an, Tio menghilang. Ia terjebak dalam masalah pribadi dan narkoba.

Ia kembali berkarier di dunia perfilman dengan berperan pada film Virgin (2004). Kemudian banyak judul film yang kembali ia bintangi seperti Berbagi Suami (2006), Quickie Express (2007), Lastri (2008), Pintu Terlarang (2009). Pada tahun 2009 ia kembali meraih Piala Citra kategori Aktor Terbaik di Festival Film Indonesia 2009 lewat film Identitas (film) arahan sutradara Aria Kusumadewa.***

53 Titik Bakal Dirazia selama PSBB di Kabupaten Bogor, Cek di Sini!!

BOGORDAILY.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan memberlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Bumi Tegar Beriman Rabu (15/4/2020) besok di 53 titik. Hal itupun diungkapkan oleh Bupati Bogor, usai Rapat Paripurna bersama anggota DPRD Kabupaten Bogor.

Orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ini mengatakan, Pemkab Bogor mulai pukul 00:00 WIB malam ini, akan memberlakukan PSBB di 53 titik yang ada di Kabupaten Bogor.

 

Hari Pertama PSBB di Bogor :

“PSBB besok dilaksanakan. Mulai pukul 00.00 WIB sudah masuk masa PSBB. Tapi pemeriksaan akan dilaksanakan pagi hari bersama Polres Bogor dan jajaran TNI, kita akan melakikan pengetatan di 53 titik di Kabupaten Bogor,” katanya kepada wartawan, Selasa (14/4/2020).

Ia menjelaskan, untuk 53 titik di Kabupaten Bogor itu diantaranya :

1. Perbatasan Tangerang Selatan untuk Polsek Gunung Sindur disepanjang Jalan Raya (Puspitek) dan Jalan Raya Jengkol.

2. Pengecekan point perbatasan Karawang yaitu Cariu yang dilaksanakan Polsek Cariu.

3. Cek point perbatasan Kabupaten Cianjur yaitu, Jalan Raya Cariu, Jalan Raya Puncak Ciherang Sukamakmur, Rindu Alam Cisarua.

4. Perbatasan di Kabupaten Sukabumi yaitu di Jalan Raya Sukabumi Cigombong.

5. Perbatasan Kabupaten Lebak yaitu di Jalan Raya Jasinga dan Lebak.

Sementara untuk pengetatan cek point Zona Merah menyesuaikan situasi zona.

1. Untuk Kecamatan Parung Panjang yaitu, Jalan Raya Parung Panjang perbatasan Tangsel, SMA Parung Panjang batas Jasinga dan Cigudeg, dan Jalan Raya Dago perbatasan Rumpin.

2. Untuk Kecamatan Ciseeng yaitu, Jalan Raya Ciseeng batas Gunung Sindur, Jalan Raya Pasar Ciseeng batas Kecamatan Parung, Jalan Raya Cibeuteung batas Kemang, Jalan Raya H. Miing batas Rancabungur, dan Jalan Raya Prada Samiawi batas Rumpin.

3. Untuk Kecamatan Jonggol yaitu, Jalan Raya Jonggol batas Bekasi, Jalan Raya Jonggol batas Cileungsi, Jalan Raya Dayeuh, dan Jalan Raya Cipamingkis.

4. Untuk Kecamatan Kemang, yaitu Jalan Raya ATS Semplak, Jalan Raya Salabenda Jakarta Bogor, dan Jalan Raya Jampang Kemang.

5. Untuk Kecamatan Ciampea yaitu, Jalan Raya Cagak, Jalan Raya Leuwiliang Bogor, Jalan Raya Cikampak sampai Warung Borong, dan Jalan Raya Cibadak Ciampea.

6. Untuk Kecamatan Cibinong yaitu, Fly Over Cibinong, Jembatan Angganda Jalan Raya Mayor Oking, Jalan Raya Tegar Beriman PDAM dan jalan Raya Ciriung Tapos.

7. Untuk Kecamatan Ciomas yaitu, Jalan Raya Letjen Ibrahim Adji, Green Hils Ciomas, Jalan Raya Kapten Yusuf, Jalan Raden Kosasih, Jalan Raya Ciomas Raya, dan Jalan Bhayangkara.

8. Untuk Kecamatan Citeureup yaitu, Jalan Angganda, Jalan Sentul Citeureup, Jalan Sirkuit Sentul, Jalan Raya Tajur, dan Jalan Masjid Assalam.

9. Untuk Kecamatan Gunung Putri yaitu, Jalan Alternatif Cibubur, jalan Akses Tol Cimanggis, Jalan Masjid Assalam, Jalan Tlanjung Udik, Jalan Legenda Wisata, dan Jalan Gunung Putri.

10. Untuk Kecamatan Cileungsi yaitu, Jalan Raya Narogong Bekasi, Jalan Raya Setu Pasir Angin, Jalan Raya Transyogi alternatif Cibubur Cileungsi, Jalan Raya Cileungsi Jonggol Citra Indah, dan Jalan Tunggilis Bondol.

“Jadi PSBB ini sepertinya harus diberlakukan serentak. Karena, kalau kita memilah wilayah, khawatir penambahan zona. Jadi kita tahan supaya dan butuh kerjasama dari beberapa instansi hingga RT dan RW untuk menekan angka penyebaran Covid-19,” tukasnya. (Andi).

Sampai Pandemi Corona Reda, Atletico Madrid Tak Akan Kembali Berlatih

0

BOGORDAILY – Spanyol mulai melonggarkan aturan lockdown di tengah pandemi virus Corona. Namun hal itu tak membuat Atletico Madrid ingin segera kembali ke lapangan hijau.

Jumlah kasus dalam sehari hingga angka kematian di negeri Matador akibat COVID-19 perlahan mulai menurun, berdasarkan data John Hopkins University.

Seperti pada Senin (13/4/2020) kemarin, jumlah kasus baru yang terjadi sebesar 3.268 kasus. Padahal sehari sebelumnya (12/4), ada 3.804 kasus yang terjadi. Tren penurunan sudah terlihat sejak memasuki bulan April.

Pengenduran ini membuat kegiatan di sejumlah sektor ekonomi seperti konstruksi hingga manufaktur mulai berjalan kembali, meski dengan pengawasan kesehatan yang ketat.

Di sepakbola, Real Sociedad mulai berencana kembali menggelar latihan pada pekan ini. Mereka mengikuti jejak klub-klub Liga Jerman yang kini sudah mulai berlatih lagi meski memberlakukan physical distancing kepada pemain-pemainnya.

Atletico tak mau melakukan hal serupa. Dikutip Marca, mereka memilih untuk menunggu wabah corona sudah reda, barulah kegiatan latihan di Cerro Del Espino bisa kembali berjalan.

Liga Spanyol maupun Liga Champions juga belum diumumkan kapan akan bergulir kembali, sehingga Los Rojiblancos lebih memilih memberikan latihan pribadi untuk masing-masing pemain.

Latihan yang dijalani Joao Felix dkk tetap meliputi fisik dan taktik, namun tak ada kegiatan yang melibatkan tim sampai kondisi di Spanyol sudah terkendali.

Spanyol masih memegang rekor dengan jumlah penderita virus Corona tertinggi di Eropa, yakni lebih dari 170 ribu orang hingga Selasa (14/4) pagi WIB.

Kamis, Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan

BOGORDAILY – Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Ramadan 1441 Hijriah pada hari Kamis 23 April 2020. Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, sidang isbat akan digelar melalui teleconference karena kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Seiring kebijakan physical distancing dan sesuai protokol kesehatan, kita menghindari ada kerumunan. Sidang isbat akan memanfaatkan teknologi teleconference sehingga peserta dan media tidak perlu hadir di Kementerian Agama,” jelas Kamaruddin di Jakarta, Selasa (14/04).

“Masyarakat dapat menyaksikan proses isbat nanti melalui live streaming website dan media sosial Kementerian Agama,” lanjutnya.

Kamaruddin mengatakan sidang isbat akan dibagi dalam tiga sessi. Pertama, paparan posisi hilal awal Ramadan 1441 Hijriah oleh anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya. Paparan ini akan disiarkan secara live streaming melalui website dan medsos Kemenag.

“Akan dibuka dialog. Masyarakat dan media bisa mengikuti melalui room meeting online yang nanti akan dibagikan. Tentu kuotanya juga terbatas,” tutur Kamaruddin.

Kemudian, lanjutnya, setelah Magrib, sidang isbat digelar secara tertutup. Sidang ini hanya dihadiri secara fisik oleh perwakilan MUI, DPR, Menag Fachrul Razi, Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi, dan Dirjen Bimas Islam. Sidang diawali dengan pembacaan laporan olah Direktur Urusan Agama Islam tentang hasil rukyatul hilal dari seluruh Indonesia.

Tokoh Diundang

Dia menyebut, para tokoh ormas yang diundang, bisa mengikuti dan berdialog dalam proses sidang ini melalui meeting room online yang akan akan dibagikan tautan, ID, dan passwordnya.

“Setelah mendengar laporan dan masukan dari ormas, Menag akan menetapkan awal Ramadan 1441H,” jelas Kamaruddin.

Hasil sidang isbat, lanjut Kamaruddin, akan diumumkan secara terbuka oleh Menag melalui telekonferensi pers. Sehingga, media tidak perlu hadir di kantor Kementerian Agama.

“Publik bisa mengikutinya melalui live streaming web dan medsos Kemenag,” pungkasnya.