Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 8418

Karang Taruna Kabupaten Bogor Siap Implementasikan Program

BOGOR DAILY – Pengurus Karang Taruna Kabupaten Bogor menggelar rapat kerja (Raker) yang dilaksanakan di Hotel Gumilang, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Rapat kerja dengan tema ‘Membentuk Pemuda yang Adithya Karya Mahatva Yodha Guna Mendukung Terwujudnya Kabupaten Bogor Termaju, Nyaman dan Berkeadaban’ itupun dilaksanakan dari mulai Rabu (26/2/2020) kemarin.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Irfan Darajat, mengatakan, dalam tema pada raker ini merupakan rapat kerja pengurus, dimana rapat kerja nanti semua bidang menyiapkan rancangan program yang sudah disusun saat raker sebelumnya.

“Raker saat ini adalah follow up dari Tema Karya di (Hotel) Gumati, hasil raker nanti harus menghasilkan program-program unggulan untuk masa satu periode kepengurusan kedepan,” katanya kepada Bogordaily.net, Jumat (28/2/2020) dalam pres rilisnya.

Kang irfan sapaan akrabnya mengungkapkan, mengenai Permensos terkait Karang Taruna sudah dirubah dari Permensos 23 Tahun 2013 ke Permensos 25 Tahun 2019. Maka, akan ada pengarahan dari Pengurus Karang Taruna Provinsi Jawa Barat.

“Harapan saya semua Pengurus Karang Taruna Kabupaten dapat memahami esensi perubahannya dan bagaimana mengaplikasikannya ke jenjang hierarki Pengurus Karang Taruna di Kecamatan, Kelurahan, Desa juga Unit Kerja,” tukasnya.

Hal senada diutarakan oleh Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Bogor, Hendra Tirtana, mengatakan, pihaknya akan membenahi beberapa hal terkait Peraturan Organisasi dan Administrasi.

“Pengurus Karang Taruna periode saat ini berisi pemuda yang memiliki semangat belajar dan berorganisasi yang sangat tinggi, berasal dari background yang berbeda dan saya lihat bisa saling mengisi satu sama lainnya. Secara kaderisasi Karang Taruna periode yang lalu berhasil melahirkan kader-kader baru yang mumpuni dibidangnya,” singkatnya. (Andi)

Niat Jala Ikan, Warga Ranggamekar Tewas Terbawa Arus

0

BOGOR DAILY – Seorang warga Asep (50) warga Ranggamekar,  Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, hanyut terbawa arus sungai Cisadane, saat menjala ikan, Jumat (28/2/2020).

Informasi yang didapat Bogordaily.net, korban terseret arus sungai Cisadane saat hendak menyebrang untuk menjala ikan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Priyatnasyamsah,  mengatakan, korban terbawa arus saat sedang menebar jaring.

“Jaringnya tersangkut di batu dan korban terpeleset terbawa arus di kali tersebut dan meninggal,” katanya.

Ia menjelaskan, korban berhasil ditemukan dengan keadaan meninggal dunia  di aliran Sungai Cisadane. Pihaknyapun langsung membawa korban ke rumah duka.

“Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan telah dibawa ke rumah duka, penanganan tadi pada pukul 13:45 WIB,” tukasnya. (Andi).

Pulau Sebaru Kecil Dipakai Lokasi Observasi Corona, Warga Kepulauan Seribu  Protes

0

BOGOR DAILY- Asosiasi Masyarakat Kepulauan Seribu menggelar aksi protes atas penggunaan Pulau Sebaru Kecil sebagai lokasi observasi 188 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Kapal Pesiar World Dream. Mereka juga menuntut jaminan agar terhindar dari wabah virus corona.

Ketua DPD II KNPI Kepulauan Seribu, Lukman Hadi mengatakan aksi yang ditujukan kepada semua elemen pemerintah itu akan digelar di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta. Mereka juga rencananya akan menggelar aksi di depan Istana Negara dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

“Aksi nanti sekalian penyerahan surat terbuka dari masyarakat Pulau Seribu lewat DPD II KNPI Kepulauan seribu yang dilampirkan dukungan tanda tangan sekitar 1.300 orang warga Pulau Seribu,” kata Lukman, Jumat (28/2).

Lukman menjelaskan masyarakat Kepulauan Seribu rata-rata memang menolak penggunaan Pulau Sebaru Kecil sebagai tempat observasi wabah virus corona. Terutama para nelayan dan pelaku wisata yang menurut Lukman menerima kerugian langsung yang cukup signifikan.

Para nelayan ini, kata Lukman, dilarang melaut hingga radius sekitar enam kilometer. Sementara para pelaku wisata menerima pembatalan wisatawan hampir 200 orang sejak Pulau Sebaru Kecil dikabarkan akan digunakan sebagai tempat observasi.

“Karena mereka yang kena dampak langsung. Makanya kami meminta pertanggungjawaban pemerintah,” kata dia.

Menurut Lukman, warga Kepulauan Seribu yang hanya berjumlah sekitar 28 ribu jiwa ini mengalami ketakutan lantaran wabah yang telah menewaskan 2.000 lebih masyarakat dunia sewaktu-waktu bisa muncul di wilayah mereka.

Alih-alih menggunakan Pulau Sebaru untuk observasi, pihaknya meminta agar 188 WNI itu diobservasi menggunakan kapal KRI milik TNI.

“Dengan radius 100 mil laut dari pulau berpenduduk, dan tidak diturunkan di Pulau Sebaru Kecil. Tujuannya agar dapat diobservasi di lepas pantai dan tidak menimbulkan keresahan seperti saat ini, kapal KRI Soeharso juga memiliki fasilitas yang memadai untuk observasi,” katanya.

Tak hanya itu, Lukman juga mengatakan apabila pemerintah tetap memaksa melakukan observasi di Pulau Sebaru Kecil, maka pihaknya meminta sejumlah jaminan dari pemerintah.

“Kami minta kompenasi berupa jaminan kesehatan seperti fasilitas kesehatan, posko kesehatan, dan alat pendukung lainnya kepada masyarakat di wilayah terdekat yang dapat mendeteksi virus corona,” kata Lukman.

Pihaknya juga meminta agar pemerintah bersedia mendatangkan dokter dan psikiater ke Kepulauan Seribu. Sebab menurut Lukman persoalan Corona ini tak hanya berdampak pada kesehatan fisik tetapi juga berdampak pada kesehatan psikis.

Tak hanya itu, Lukman mengatakan pihaknya juga meminta Kementerian Kesehatan melakukan sosialisasi dan membuka fakta serta data dari 188 WNI yang akan diobservasi tersebut.

“Terakhir kami minta garansi keamanan terkait dengan kelangsungan sektor pariwisata yang selama satu dekade ini menjadi sumber ekonomi masyarakat selain perikanan,” katanya.

sumber: CNN Indonesia.com

Google hingga Microsoft Mau Bangun Pusat Data di Indonesia

0

BOGOR DAILY-  Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin adanya pembangunan pusat data di Indonesia. Sebab, banyak perusahaan perintis atau startup yang disebutnya memiliki pusat data di luar negeri.

“Kita tahu saat ini banyak startup kita dalam beberapa tahun terakhir tumbuh pesat masih menggunakan data center di luar negeri. Padahal kalau ada data center di Indonesia akan banyak manfaatnya. Lebih cepat lebih aman dan membantu untuk troubleshooting,” kata Jokowi dalam rapat terbatas pengembangan Pusat Data di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2020).

Padahal, sebutnya, ada banyak manfaat jika pusat data dibangun di Indonesia. Nah, Jokowi mengklaim pemain besar seperti Google, Microsoft, Amazon, maupun Alibaba tertarik membangun pusat data di Indonesia.

“Dan saya melihat banyak pemain global seperti Microsoft, Amazon, Google, Alibaba sangat tertarik masuk dan bahkan sudah mulai mengembangkan data center di Indonesia karena melihat negara kita memiliki daya tarik, memiliki potensi besar dan kita punya ekosistem startup paling aktif di Asia Tenggara dengan market digital terbesar. Karena itu saya selalu menekankan kita jangan hanya jadi penonton,” paparnya.

Untuk pusat data, Jokowi ingin perusahaan BUMN bergerak ke bisnis ini. Arahan ini sempat disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir kepada PT Telkom.

“Kita juga ingin mulai mendorong pemain nasional dalam pengembangan data center mulai dari BUMN, telekomunikasi, sampai swasta yang sudah mulai bergerak ke bisnis data center,” ujar Jokowi.

Dalam rapat terbatas, Jokowi juga mendorong pengembangan Pusat Data Nasional. Jokowi tidak ingin masing-masing instansi mengembangkan masing-masing pusat data, sehingga tidak optimal. Jokowi ingin Pusat Data Nasional mengintegrasikan semuanya.

“Itu harus diakhiri dengan mengembangkan pusat data yang terintegrasi dan merupakan hasil sinkronisasi seluruh kementerian dan lembaga,” ujar Jokowi.

SUMBER: Detik.com

Siswi SMKN 1 Cibinong dapat Tips Kecantik ala Wardah

BOGOR DAILY – Lagi, Tim Wardah melakukan roadshow ke sekolah sekolah.  Setelah sukses mengelar Seminar Bright Day bersama seluruh siswi di SMA Negeri 1 Cigombong, giliran  Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Cibinong, Kabupaten Bogor yang mendapatkan kejutan dari tim Wardah.

Bertempat di ruang kelas lantai dua SMKN 1 Cibinong itupun, para siswi SMK Negeri 1 Cibinong diberikan edukasi lewat seminar Bright Day.

Demand creation officer Wardah, Ummu Rahmah mengatakan,  Wardah Bright Days merupakan program nasional dari Wardah untuk memberikan edukasi kepada siswi SMKN 1 Cibinong.

“Wardah Bright Days Goes to School ini program nasional dari Wardah, sasarannya tentu SMA/SMK dan kampus yang ada di seluruh Indonesia. Kebetulan hari ini di SMKN 1 Cibinong,” katanya kepada Bogordaily.net, Jumat (28/2/2020).

Melalui acara ini, pihaknya  mengajak anak muda untuk tampil percaya diri. Untuk itu, materi yang diberikan tentang seminar kecantikan dan publik speaking.

“Kita ingin meng-highlight produk terbaru ini, dengan kegiatan ini semoga para remaja tidak hanya cantik dari luar tetapi juga dari dalam tentunya dengan menggunakan Wardah ini,” ungkapnya.

Di sini lanjutnya, para pelajar diberikan juga pemahaman untuk tampil percaya diri. Bukan hanya kepercayaan diri diperoleh dari kecantikan, tapi dari ilmu yang didapat di sekolah.

“Disini juga saya akan melakukan cara memakai Wardah untuk kaum milenial pemula,” tukasnya.

Pantauan dilokasi, tampak ratusan siswi SMKN 1 Cibinong, turut serius mengikuti acara Seminar B right Day yang dilaksanakan Wardah. (Andi).

3.000 Bidang di Desa Dramaga jadi Prioritas PTSL

BOGOR DAILY  Sebanyak 3.000 bidnag tanah masuk dalam prioritas  Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).  Ketua Bidang Pemberkasan PTSL Adi Purnama mengatakan, dari jumlah bidang itu bakal ada 2.600 sertifikat yang akan diterbitkan.

“Antusias warga cukup ebsar ya untuk program ini. Tercatat sudah sekitar 1000 lebih pengajuan yang sudah terigistrasi, ” beber Kang Adi kepada Bogordaily.net


Sementara koordinator pemberkasan Heri Suryana mengungkapkan bahwa  3000 bidang yang diploting Badan Pertanahan Nasional (BPN) tersebut akan dibuatkan sertifgikat dengan total 2.600 .

“Yang terbit nanti ada 2.600 ya.  Makanya kami minta agar syarat administrasi harus  lengkap dan terpenuhi,”ujar Heri

Khususnya, lanjut Heri soal alas hak bagi warga yang tanah masih harus dipecah. ” insya Allah akan dapat mengakomodir semua kebutuhan warga,”terangnya.

Di tempat yang sama, Athar salah seorang warga yang mengurus program PTSL mengaku terbatu dengan adanya program besutan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab, selain lebih mudah, pengurusannya juga terjangkau.

“Kapan lagi ada kesempatan langka seperti ini. Buat sertifikat cukup Rp.150 ribu, ” pungkas warga yang beralamat di jalan Dramaga Tanjakan ini. (Gib)

Kades Cinangka Segera Luncurkan Kursus Bahasa Inggris, Buruan Daftar!

BOGOR DAILY- Kepala desa (Kades) terpilih) Cinangka Abdulrohman membuat terobosan baru untuk mengembangkan wilayahnya. Salahnya dengan menggagas program Belajar Bersama berupa kursus bahasa inggris gratis.

Menurut Abdurahman, program tersebut sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masalah pendidikan. Ia mengaku ingin agar generasi muda di Desa Cinangka bisa memiliki kemampuan berbahasa inggris yang bisa jadi bekal di waktu dewasa.

Selain itu, program kursus bahasa inggris gratis ini juga sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat yang telah mempercayakan amanah untuk menjadi pemimpin di Desa Cinangka.

“Insyaallah akan segera dilaunching ya. Tinggal menunggu waktunya saja,”ungkap Abdurahman

Bgai warga Desa Cinangka yang teratrik, Abdurahman pun menyarankan agar yang bersangkutan bisa mendaftarkan diri melalui ketua RT setempat.

“Nantinya kursus gratis ini akan dilangsungkan di aula kantor desa di Jalan Bayangkara no 1, Ciampea,”bebernya.

Tak Terinfeksi Virus Corona, 2 WNI ABK Diamond Princess Menolak Dievakuasi

BOGORDAILY – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, dua Warga Negara Indonesia (WNI) Anak Buah Kapal (ABK) Diamond Princess memilih tetap bekerja di Jepang. Keduanya tak mau dievakuasi bersama 68 WNI dari Kapal Diamond Princess di Perairan Yokohama, Jepang.

“Menurut informasi awal, mereka (2 WNI) ingin tetap bekerja (di Jepang),” ujar Muhadjir saat dikonfirmasi Liputan6.com, Jumat (28/2).

Menurut Muhadjir, pemerintah pun tidak bisa memaksakan keinginan kedua WNI tersebut. Sebab, evakuasi ini bersifat sukarela.

Kendati begitu, kedua WNI tersebut dipastikan sehat dan negatif virus corona. Mereka sebelumnya juga telah menjalani observasi bersama 68 WNI lainnya di Diamond Princess.

“Alasannya, dia sehat (tapi) dia ndak mau (dievakuasi). Ini nanti tolong ditanyakn ke Kemlu karena memang (2 WNI) tidak mau,” jelas Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Kompleks Istana Kepresidenana Jakarta, Kamis 27 Februari 2020.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan segera mengevakuasi 68 WNI yang menjadi anak buah kapal Diamond Princess ke Tanah Air dengan menggunakan pesawat. Proses evakuasi akan dilakukan paling lambat dua hari ke depan.

Pemerintah Indonesia masih berkoordinasi dengan pihak Jepang guna rencana tersebut. Para ABK yang dievakuasi nantinya akan ditempatkan di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu.

Menlu Retno Marsudi mengatakan, memang total ada 78 WNI di kapal Diamond Princess. Namun, delapan di antaranya dinyatakan positif Coronavirus atau Covid-19.

“Jadi jumlahnya 78 dari sembilan sampai kemarin dinyatakan positif. Kemudian satu sudah dinyatakan negatif jadi yang positif ada delapan,” ungkap Retno di Kantor Kemenko PMK Jakarta, Kamis.

Arsenal Vs Olympiakos: The Gunners Dikalahkan 1-2

0

BOGORDAILY – Arsenal harus terhenti lebih cepat di babak 32 besar Liga Europa. The Gunners tersingkir karena aturan gol tandang usai dikalahkan Olympiakos 1-2.

Pada leg kedua yang dihelat di Emirates Stadium, Jumat (28/2/2020) dini hari WIB, Arsenal tampil full team dan berupaya mencari gol secepat-cepatnya untuk bisa mengunci tiket lolos.

Tapi, Olympiakos bermain rapat dan tak membiarkan para pemain Arsenal punya ruang untuk menciptakan peluang. Setelah berimbang 0-0 di babak pertama, Olympiakos membuka skor di menit ke-53.

Mathieu Valbuena melepaskan sepak pojok yang ditanduk Pape Cisse ke gawang Bernd Leno agregat sama kuat 1-1. Skor 1-0 untuk keunggulan Olympiakos bertahan hingga 90 menit waktu normal usai.

Pada perpanjangan waktu 2×15 menit, Arsenal dan Olympiakos saling menyerang untuk bisa mencari gol secepat-cepatnya. Arsenal dalam posisi unggul agregat 2-1 ketika Pierre-Emerick Aubameyang melakukan tendangan salto di depan gawang untuk menjebol jala tim tamu di menit ke-113.

Kemenangan yang di depan mata sirna ketika Olympiakos mencetak gol lagi di menit ke-119! Diawali korner yang tak sempurna disapu barisan belakang Arsenal, bola jatuh di kaki Giorgos Masouras yang mengirimkan umpan silang ke depan gawang.

Youssef El-Arabi yang lolos dari kawalan dengan mudah menyontek bola ke jala Leno. Olympiakos menang 2-1 sekaligus lolos dengan keunggulan agregat gol tandang 2-2. Arsenal? Mereka kehilangan peluang terbaik meraih gelar juara sekaligus tiket Liga Champions.

Susunan pemain

Arsenal: Bernd Leno; Hector Bellerin (Joe Willock 84′), Shkodran Mustafi (Sokratis 103′), David Luiz, Bukayo Saka; Dani Ceballos (Lucas Torreira 72′), Granit Xhaka; Pierre-Emerick Aubameyang, Mesut Oezil, Nicolas Pepe; Alexandre Lacazette.

Olympiakos: Jose Sa; Omar Elabdellaoui, Ousseynou Ba, Pape Abou Cisse, Kostas Tsimikas (Maximiliano Lovera 114′); Guilherme, Mady Camara, Andreas Bouchalakis; Lazar Randelovic (Giorgos Masouras 77′), Youssef El-Arabi, Mathieu Valbuena (Bruno Gaspar 88′).

Untuk Mengatasi Banjir Ridwan Kamil Sudah Siapkan Proyek Pembangunan

BOGORDAILY – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengaku sudah menyiapkan berbagai upaya untuk mengendalikan banjir melalui pembangunan Bendungan Sadawarna dan normalisasi sungai.

Hal itu disampaikan saat dirinya meninjau kondisi banjir di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang. Sejumlah lokasi didatangi, mulai dari Kampung Kedunggede, lokasi pengungsian di bawah jembatan layang Pamanukan, sampai SMK Darul Marif Pamanukan.

Menurutnya, selain dapat mengendalikan banjir, Bendungan Sadawarna dapat digunakan sebagai irigasi, air baku, maupun pariwisata. Jika pembangunan selesai, Bendungan Sadawarna mampu mengendalikan debit air yang mengalir ke 12 kecamatan di wilayah Subang Utara.

“Semua proyek di Jawa Barat itu sedang dikerjakan, selama proses pengerjaan kan hujan datang dan itu berlangsung bersamaan, maka tidak bisa dihindari. Tetapi, pesannya ke masyarakat bahwa kita semua sedang bekerja, tidak ada yang diam hanya butuh proses waktu saja,” kata dia melalui siaran pers yang diterima, Kamis (27/2).

“Dan salah satu yang paling besar sudah disepakati adalah normalisasi, karena pendangkalan ini adalah pangkal dari permasalahan. Kita akan terus upayakan, walaupun wilayahnya di kita, tapi proses harus dikoordinasikan. Karena itu, dalam tata kelolanya, air sungai dikelola BBWS melalui Kementerian PUPR,” ia melanjutkan.

Upaya jangka pendek untuk warga terdampak banjir di wilayah Subanag, ia menyerahkan bantuan sebesar Rp750 juta. Sampai saat ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar melalui Dinas Sosial (Dinsos) membuka dapur umum dan menurunkan 98 anggota Tagana. Kemudian, Pemda Provinsi Jabar juga menyalurkan bantuan logistik, seperti beras, dan kebutuhan dasar lainnya.

Untuk menangani banjir di Subang, Karawang, Kota dan Kabupaten Bekasi, ia sudah memberikan arahan kepada kepala daerah berkaitan penanganan bencana seperti banjir dilakukan secara berjenjang.

“Dan kalau dari sisi penanganan, yang namanya provinsi itu, sesuai Undang-Undang Pemerintahan Daerah, yang namanya kebencanaan itu (penanganannya) sifatnya berjenjang,” imbuhnya.

“Jadi, first responder-nya itu ada di level bupati/wali kota di BPBD tingkat dua. Kalau di level tingkat dua ada kesulitan baru ke level provinsi, sehingga kalau bupati/wali kotanya sudah di depan seperti Pak Ruhimat (Bupati Subang), maka kita bantu untuk logistik dan trauma healing,” tambahnya.

Sedangkan, Bupati Subang Ruhimat, dalam rapat koordinasi (rakor) penanganan banjir Subang, mengatakan bahwa ada 12 kecamatan di Subang Utara yang terendam banjir. Hal ini disebabkan oleh meluapnya Sungai Cipunagara dan jebolnya 17 tanggul sungai.

Ruhimat meminta agar dilakukan upaya konkret penanganan banjir di Subang, seperti normalisasi sungai dan pembangunan tanggul secara permanen. “Terkait keberadaan Sungai Cipunagara, kami mengusulkan untuk pemasangan tanggul beton kurang lebih tiga kilometer. Normalisasi sungai yang ada lima anak sungai yang sudah sangat dibutuhkan supaya pembuangan ke pantai bisa lancar,” katanya.