Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8463

Kader PBB Kota Bogor Segera Gugat DPP ke Mahkamah Partai

0

BOGORDAILY – Kader PBB Kota Bogor akan mendaftarkan gugаtаn ke Mahkamah Partai tеrhаdар DPP PBB, terkait surat edaran: A-089/DPP-sek/02/2020, perihal Pembalan Hasil Muscab ke 5 DPC PBB Kota Bogor, tertanggal 12 Februari 2020 yangg ditandatangani wakil ketua umum Sukmo Harsono dan Sekjen Afriansyah Noor. Keputusan sepihak DPP itu telah melanggar AD/ART Partai.

Sekretaris Panitia Muscab ke 5 DPC PBB Kota Bogor, Romdhoni, merasa kecewa dan prihatin atas kebijakan itu. Menutnya ada pihak yg memaksakan kehendak untuk jadi Ketua DPC, diluar hasil Muscab.

“Sangat ironis DPP berani mengambil sikap yg jelas melanggar aturan partai. Gugatan ini didukung oleh 6 PAC dari 6 kecamatan yang ada di Kota Bogor, dan 5 Badan Otonom dari jumlah 5 badan Otonom partai yg ada. Gugatan ini merupakan saluran konstitusional untuk mencari keadilan yg telah lakukan oleh DPP,” kata Romdhoni.

Romdoni menjelaskan, panitia melihat kejanggalan itu, ketika DPP manggil calon empat kandidat, padahal hasil muscab kita merekomendasikan tiga nama, sesuai dengan aturan partai.

“pemanggilan empat dari tiga nama yang direkomendasikan, sudah menyalahi aturan partai,” terang Romdoni.

Hal senada diungkapkan Koordinator Forum Kader PBB Idilogis, Haskia Jaya Tampubolon, menurutnya yang tergabung dari 6 DPAC dan 5 Badan Otonom Partai, sudah sepakat dengan kebulatan tekad. Struktural kader PBB Kota Bogor segera melayangkan gugatan ke Mahkamah Partai atas kebijakan sepihak DPP yg tidak populis.

“Ini jelas sangat melukai dan mengiris batiniah kader struktural PBB Kota Bogor. Saya sedari awal sudah mencurigai ada “aroma” tak sedap di DPP, dengan mengulur ulur waktu dalam mengeksekusi hasil keputusan muscab, tidak terbitnya SK,” katanya.

Selanjutnya dijelaskan Muscab memiliki kеwеnаngаn untuk memilih dan mengusulkan tiga calon ketua DPC PBB Kota Bogor, ke DPP. Hasil Muscab telah memilih tiga orang dan telah di usulkan ke DPP PBB. Hampir dua bulan ini DPP belum juga menunjukan kinerja yg baik, apa yang menjadi pertimbangan nya sampai dua bulan masih belum melaksanakan hasil Muscab, itu merupakan perintah partai.

Sementara itu, lanjut Haskia, cabang- cabang yang lain hampir seluruhnya di Indonesia sudah mendapatkan surat keputusan ketua DPC.

Kecurigaan itu akhirnya terbukti, dengan keluarnya surat edaran dari DPP yang langsung mеngambil keputusan membatalkan hasil muscab, tanpa ada alasan yg jelas dan tabayun pada DPC dan Panitia.

Haskia Jaya Tampubolon menegaskan hal itu merupakan реlаnggаrаn terhadap AD/ART partai, DPP раrtаі telah mengambil alih kеwеnаngаn уаng dіmіlіkі oleh Forum Muscab DPC PBB Kota Bogor.

“Sangat wajar kami mempertanyakan apa alasan DPP yg menuduh Muscab itu cacat, kami sebagai struktural kader PBB siap bersaksi di persidangan sengketa mahkamah Partai nanti,” ujarnya. (bdn)

Jabodetabek Pagi Berawan, Siang Hujan

0

BOGORDAILY – Cuaca Jabodetabek diprakirakan akan berawan pada pagi ini. Bahkan, Tangerang, Banten berawan tebal.
Melansir prakiraan cuaca dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) www.bmkg.go.id, Selasa (18/2/20), hanya Kepulauan Seribu saja yang diguyur hujan dengan intensitas ringan pagi hari ini.

Kemudian pada siang nanti, sebagian Ibu Kota diperkirakan turun hujan dengan intensitas ringan. Wilayah itu adalah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu. Namun pada malam nanti akan kembali berawan.
Senada, wilayah penyangga Ibu Kota, yaitu Bekasi, Depok, dan Kota Bogor, Jawa Barat, diprediksi juga akan turun hujan dengan intensitas ringan siang nanti. Dan pada malam harinya, akan kembali berawan.

Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG:
Kota Pagi Siang Malam
Jakarta Barat Berawan Hujan Ringan Berawan
Jakarta Pusat Berawan Hujan Ringan Berawan
Jakarta Selatan Berawan Berawan Berawan
Jakarta Timur Berawan Berawan Berawan
Jakarta Utara Berawan Hujan Ringan Berawan
Kepulauan Seribu Hujan Ringan Hujan Ringan Berawan
Bekasi Berawan Hujan Ringan Berawan
Depok Cerah Berawan Hujan Ringan Berawan
Kota Bogor Cerah Berawan Hujan Ringan Berawan
Tangerang Berawan Tebal Hujan Ringan Berawan

Kabar Duka, Ashraf Sinclair Meninggal Dunia

0

BOGORDAILY – Kabar duka datang dari Bunga Citra Lestari. Sang suami, Asraf Sinclair meninggal dunia karena serangan jantung.
Kabar tersebut dibenarkan oleh manajer Bunga Citra Lestari, Doddy.

“Benar (meninggal dunia),” katanya saat dihubungi, Selasa (18/2/20).
Kabar meninggalnya Ashraf Sinclair berawal diketahui melalui pesan singkat yang diterima oleh detikcom.

“Berita Duka Cita : Ashraf Sinclair suami BCL meninggal dunia karena jantung.
Mohon dimaafkan segala kekhilafan & kesalahan. Semoga Allah SWT diberikan tempat yang mulia disisi Allah SWT. Amin YRA,” tulis pesan tersebut.

Bima Arya Ikuti Sensus Penduduk Online, Ajak Warga Berikan Data Valid

0

BOGORDAILY – Wali Kota Bogor Bima Arya ikut menyukseskan Sensus Penduduk 2020. Berbeda dari sensus yang dilakukan sebelumnya, tahun ini ada metode baru, yakni sistem input mandiri secara online. Didampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor Bambang Ananto Cahyono, Bima Arya tampak menginput sendiri data pribadi dan keluarganya melalui perangkat komputer di meja kerjanya di Balaikota Bogor, Senin (17/2/20).

“Data sangat penting untuk sebuah kebijakan. Data yang valid membuat kebijakan tepat sasaran, sehingga seluruh yang direncanakan bisa mendapatkan hasil maksimal. Sensus penduduk ini penting untuk kita sukseskan bersama,” ungkap Bima.

Mengikuti arahan BPS, terlihat tidak ada kesulitan berarti bagi Bima Arya dalam mengisi data serta 21 pertanyaan yang ada di dalam sensus tersebut. Pertanyaan-pertanyaan tersebut, meliputi bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, ketenagakerjaan dan lain sebagainya. Bima Arya mampu merampungkan sensus online dalam 5 menit.

“Baru saja saya tuntas untuk melengkapi isian dari sensus penduduk secara online. Warga Bogor silahkan bagi yang memiliki akses terhadap internet bisa mengisi melalui gawai secara online. Tetapi juga bisa menunggu untuk menunggu dikunjungi oleh petugas sensus pada Juli 2020 mendatang. Mari kita sukseskan sensus penduduk 2020, Mencatat Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Bambang Ananto Cahyono menjelaskan, ada 7 tahapan dalam pelaksanaan Sensus Penduduk 2020. “Tapi yang melibatkan langsung masyarakat ada dua tahap, yakni tahap pengumpulan data melalui sensus penduduk online yang pelaksanaannya mulai 15 Februari sampai 31 Maret 2020. Dan tahap pengumpulan data dengan metode wawancara pada Juli 2020. Jadi jika yang belum sensus online, nanti akan ada petugas yang datang ke rumah mendata,” jelas Bambang.

Bambang mengajak warga yang memiliki akses internet dan fasilitas gawai untuk memasukan data melalui alamat sensus.bps.go.id. “Sebelum mengakses itu yang perlu disiapkan adalah NIK, KTP, dan kartu keluarga. Ditambah untuk lengkapnya lagi adalah surat nikah bagi yang sudah menikah atau surat cerai bagi yang sudah bercerai. Untuk pengisian secara online itu bisa dilakukan siapapun sebagai anggota keluarga disitu. Bisa diwakilkan, jadi bisa anggota keluarga yang lain yang mengisikan,” terang dia.

Sejak pertama kali dibuka pada 15 Februari 2020 lalu, kata Bambang, sudah ada warga Kota Bogor yang melakukan sensus online. “Sampai saat ini masih di bawah 1 persen sejak Sabtu kemarin. BPS dibantu aparatur wilayah seperti Camat, Lurah dan Muspika untuk terus mengajak warganya menyukseskan sensus ini,” katanya.

Meski berjalan dengan lancar, Bambang mengaku menyayangkan masih adanya warga yang mengisi data secara asal-asalan. Padahal data yang diinput tersebut akan digunakan dalam menyusun sebuah kebijakan.

“Ada warga yang input profesinya misalnya sebagai walikota, gubernur, bahkan presiden. Macam-macam deh pokoknya. Sensus ini kan untuk kepentingan kita semua. Jadi, harapannya kita semua bisa menjawab dengan jujur dan benar. Jadi data ini akan digunakan oleh pemerintah untuk menyusun kebijakan,” tandasnya.

“Karena di data sensus penduduk 2020 ini ada 21 pertanyaan yang akan ditanyakan dan harus diisi, terkait dengan bidang kesehatan, pendidikan, perumahan, ketenagakerjaan dan lain sebagainya. Jika data yang diinput oleh masyarakat itu salah, pasti kebijakan yang keluar akan salah,” tambah Bambang. (prokompim/bdn)

Kusmana Resmi Nahkodai BKKBN Jawa Barat

0

BOGORDAILY – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) resmi memiliki nakhoda baru. Pada 14 Februari 2020, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melantik secara resmi Kusmana sebagai Kepala BKKBN Jawa Barat di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.

Sebelum bertugas di Jawa Barat, Kusmana merupakan Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat. Pelantikan dilanjutkan dengan serah terima jabatan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat dari Sukaryo Teguh Santoso kepada Kusmana.
Dalam sambutannya, Wagub Uu bepesan agar Kepala Perwakilan BKKN Jabar menjaga dan melanjutkan kerjasama yang telah dilakukan pejabat sebelumnya. Uu meminta secara khusus mengapresiasi program Santri Siaga Kependudukan yang diluncurkan di Kabupaten Cianjur belum lama. Langkah tersebut penting karena kalangan pesantren belum akrab dengan wacana kependudukan maupun keluarga berencana.

“Saya sekaligus mewakili komunitas pesantren meminta Kepala BKKBN untuk melanjutkan kerjasama dengan pondok pesantren. Beberapa waktu lalu saya dan BKKBN Jawa Barat meluncurkan program Santri Siaga Kependudukan di salah pesantren di Kabupaten Cianjur. Saya juga bersama Kepala BKKBN melakukan roadshow ke pesantren di Kabupaten Cirebon dalam rangka optimalisasi pelaksanaan program KB di perbatasan,” kata Uu.

Di kalangan pesantren maupun masyarakat, sambung Uu, masih berkembang pandangan bahwa setiap anak membawa rejeki masing-masing. Dengan demikian, banyak anak kerap diidentikkan dengan banyak rejeki. Dengan demikian, seolah-olah mengendalikan kelahiran sama dengan menolak rejeki. Padahal, dengan pemahaman yang baik, seorang kiai atau ajengan bisa menjadi jembatan untuk menyampaikan atau mengedukasi perencanaan keluarga.

“Anak sedikit bukan berarti takut sama rezeki, tapi dengan kita ber-KB ada ayat lain (dalam Al Qur’an), yakni takut menurunkan keturunan yang lemah ekonomi, lemah akidah. Keluarga berencana untuk kebaikan dan keturunan yang hebat. Bukan menolak rezeki. Itu harus disampaikan sama ulama,” tutur Uu.

Di bagian lain, Uu meminta BKKBN bermitra dengan pemerintah daerah karena pada dasarnya tugas BKKBN sama dengan tugas pemerintah. Karena itu, harus bersatu dalam hal anggaran maupun program. Ini yang kelak akan menjadikan program menjadi lebih kuat. Uu meyakini kolaborasi pemerintah daerah dan BKKBN akan menjadi daya ungkit manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.

Dengan besarnya manfaat yang dirasakan, maka dengan sendirinya akan memunculkan kesadaran masyarakat untuk mengikuti program KB yang kini berkembang menjadi pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Banggakencana). Untuk mewujudkan hal tersebut, BKKBN harus menyentuh masyarakat bawah atau perkampungan. BKKBN tidak cukup menggelorakan program di level kabupaten dan kota atau kecamatan.

Ditemui usai pelantikan, Kusmana berjanji untuk melanjutkan kerjasama yang telah dilakukan pendahulunya. Urang Bandung yang akrab disapa Uung ini mengaku memiliki penilaian yang sama dengan Wagub Uu tentang pentingnya keterlibatan para kiai, ajengan, dan ulama menyukseskan program Banggakencana. Terlebih Jabar merupakan provinsi dengan jumlah penduduk paling banyak di Indonesia. Sehingga, kolaborasi dengan pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya menjadi sebuah keniscayaan.

“Jabar adalah provinsi yang memberikan kontribusi luar biasa terhadap keberhasilan nasional. Itu amanat Pak Wagub menekankan bahwa hal yang sudah ditata oleh pendahulu saya Pak Teguh akan dikembangkan dan dilanjutkan. Jabar menjadi salah satu penentu keberhasilan program Banggakencana di tingkat nasional. Keberhasilan dalam membangun Jawa Barat akan kontribusi positif terhadap keberhasilan pembangunan nasional,” ungkap Uung.

Untuk mewujudkan keberhasilan tersebut, Uung menegaskan pentingnya penataan secara menyeluruh. Dan, pembangunan keluarga atau Banggakencana pada umumnya beperan sebagai hulu. Keberhasilan sebuah pembangunan sanat ditentukan oleh hulu, bukan tengah atau hilir.

Sementara itu, jauh sebelum pulang kampung ke Jawa Barat, Uung cukup lama malang-melintang di dunia advokasi dan kehumasan. Ini tercermin dari dua jabatan Uung di BKKBN Pusat sebelum terbang ke Kalimantan Barat. Yakni, Kepala Bagian Humas BKKBN Pusat dan Kepala Sub Direktorat Advokasi dan Pencitraan di lembaga yang sama. Uung dikenal sebagai salah satu kreator dari kampanye-kampanye keatif BKKBN dalam beberapa tahun terakhir.

Hadir menyaksikan pelantikan Deputi Kepala BKKBN Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi Dwi Listyawardhani, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jawa Barat Atalia Praratya Kamil, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi keluarga berencana (KB), pimpinan mitra kerja BKKBN, dan pegawai Perwkailan BKKBN Jawa Barat. Sepekan sebelumnya, Sukaryo Teguh Santoso dilantik menjadi Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur. (bdn)

Berantas Tawuran Pelajar

0

BOGORDAILY – Antara akhir Januari dan awal Februari 2020 lalu, tawuran antar pelajar di wilayah Kota Bogor kembali terjadi. Polresta Bogor Kota mencatat, dalam tempo dua pecan itu sedikitnya terjadi 3 kali tawuran. Kapolresta Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser menyatakan, sudah 20 orang pelajar dan alumni yang diamankan polisi terkait peristiwa tersebut.

Ini fenomena sosial yang memprihatinkan. Anak-anak remaja yang seharusnya berkonsentrasi menyiapkan masadepan kehidupan mereka sendiri, tiba-tiba terjerembab kedalam persoalan serius. Sebagian terancam dihukum karena sudah melakukan tindakan tergolong kriminal, sebagian lainnya menjadi korban kekerasan.

Jelas fenomena ini juga merupakan ha konyol, karena tidak ada satu pihak pun yang diuntungkan dari setiap tawuran. Seperti pada 3 kejadian tadi, selain 20 orang yang terlibat ditahan, peristiwa itu menimbulkan korban 1 orang tewas dan beberapa luka berat. Terhadap 20 pelaku yang ditangkap, pihak kepolisian kemudian mendalami peran mereka masing-masing termasuk pelaku yang membuat korban luka berat dan meninggal.

“Jadi, secara umum pelaku-pelaku utama yang melakukan penusukan, dan yang menyebabkan meninggal dunia sudah kami tangkap,” ungkap Hendri.

Atas peristiwa itu, tidak heran jika kemudian Pemerintah Kota Bogor bergerak cepat untuk mengatasinya. Wali Kota Bogor, segera menggelar rapat koordinasi dengan mengumpulkan para kepala sekolah SMA/SMK se-Kota Bogor di Balaikota. Pada kesempatan itu Bima Arya mengatakan,

“Masalah tawuran ini kami anggap sudah sangat serius karena kami melihat bukan saja peristiwa berapa hari terakhir tetapi tren secara keseluruhan.”

Dari rapat itu telah dihasilkan enam poin yang ditekankan Wali Kota bersama jajaran Muspida untuk menyatukan langkah guna memberantas tawuran. Pertama Pemerintah Kota Bogor mendukung penuh pihak Kepolisian untuk menindak tegas dan proses hokum pelaku tawuran. Kedua, Pemerintah Kota Bogor akan menerapkan Perda Ketertiban Umum untuk pelaku tawuran/kerusuhan denganan caman kurungan dandenda.

Ketiga Pemerintah Kota Bogor akan menyampaikan rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang memiliki kewenangan mengelola SMA/SMK untuk memberikan sanksi dan atensi khusus kepada sekolah yang siswanya langganan tawuran. Ke empat, Pemerintah Kota Bogor dan Kepolisian akan mengaktifkan patroli 24 jam keseluruh pelosok kota. “Camat dan Lurah agar pastikan tidak ada kerumunan gank pelaku tawuran di wilayahnya. Kita akan memastikan tidak ada yang nongkrong-nongkrong, kerumunan pelajar akan dibubarkan, potensi kerawanan 24 jam akan kita pastikan untuk diminimalkan,” ujarnya.

Kelima, tim cyber Pemerintah Kota Bogor bersama tim cyber Polresta Bogor Kota akan berkoordinasi untuk pantau media social guna mendeteksi indikasi tawuran dan penjualan senjata tajam online. “Medsos-medsos akan dipantau terutama sebaran, ajakan yang berpotensi mengarah kepada tawuran, termasuk penjualan senjata tajam online,” tandasnya. Ke enam, pembinaan dari guru dan orangtua diminta terus berjalan.

Usai rapat koordinasi tersebut Wali Kota Bogor bersama jajaran Muspi da melakukan sidak kesejumlah sekolah di Kota Bogor. Dibantu aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP melakukan razia kesetiap sudut sekolah yang diindikasi langganan tawuran. Bahkan, petugas merazia gerombolan pelajar yang sedang nongkrong di pinggir jalan dan gang.
Bima menyebut ada belasan sekolah yang langganan tawuran di Kota Bogor.

“Ini jadi atensi khusus. Kita sudah punya maping titik-titik tempat nongkrong, gank tawurannya apa saja, sosialmedianya, semua kita dalami,” terangnya.

Beberapa hari kemudian Wali Kota Bogor bersama Unsur Forkopimda memimpin apel pencegahan tawuran dan aksi Vandalisme. Ikut di dalam apel tersebut seluruh aparatur wilayah mulaidari tingkat kelurahan hingga kecamatan bersama jajaran TNI/Polriu ntuk membubarkan titik-titik kerumunan dari kelompok pelajar yang terindikasi akan tawuran.

Tidak hanya tempat nongkrong, petugas gabungan selanjutnya menyisir titik-titik vandalisme, warung miras yang seringmenjual kepada pelajar dan menjadi salah satu pemicu terjadinya tawuran. Termasuk mereka membersihkan coretan simbol-simbol geng pelajar. Kegiatan ini dilakukan di Jalan Surya Kencana, Jalan Pajajaran dan kawasan Tanah Baru. Di Baranangsiang, petugas mengamankan puluhan botol miras dari sebuah warung yang konon biasa dibeli para pelaku tawuran.

Apa yang sudah dan akan terus dilakukan Pemerintah Kota Bogor seyogianya didukung oleh siapa pun. Tidak hanya para orang tua, pengelola sekolah, melainkan setiap komponen masyarakat yang perlu bergerak bersama untuk menghentikan tawuran pelajar. (advertorial/bdn)

Bima Arya – Ade Yasin Bertemu, Ngobrolin Sampah Mau Dibuang Kemana?

BOGORDAILY – Dalam rangka menindak lanjuti kerjasama pengelolaan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut-Nambo, di Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal dan Tempat Penampungan Akhir (TPA) Galuga, Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, bupati dan walikota Bogor lakukan pertemuan.

Walikota Bogor, Bima Arya, mengatakan, telah melakukan diskusi terkait dua tempat pengolahan sampah, yakni Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut-Nambo, Kecamatan Klapanunggal dan Tempat Penampungan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

“Dua tempat sampah tersebut sedang menjadi perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya kepada Bogordaily.net, ketika ditemui di Balaikota Bogor, Senin (17/2/2020).

TPA Galuga sendiri direncanakan akan menjadi tempat pengolahan sampah plastik menjadi biodiesel. Sedangkan, TPPAS Lulut-Nambo akan dijadikan tempat pengolahan sampah mengubah sampah menjadi refused derived fuel (RDF) atau pengganti baru bara.

“Kita membahas kerjasama pengeloaan sampah, kan ada Galuga dan Nambo. Nambo kan skema dengan provinsi. Kalo galuga kan urusannya kami berdua,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin, menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemkot Bogor memiliki keterkaitan terhadap TPPAS Lulut-Nambo dan TPA Galuga. Ia menyatakan, keduanya saling bergantung di kedua tempat tersebut.

“Kepentingan sama, kita juga membuang sampah dilokasi yang sama di Galuga dan Nambo,” kata Ade.

Namun, politisi PPP itu belum menyatakan dukungan terhadap kedatangan Plastik Energi untuk menjadi perusahaan pengolah sampah di TPA Galuga. Sebab, dirinya menginginkan sampah yang diatasi bukan hanya plastik semata.

“Terkait dengan sampah plastik, kita juga ingin. sampah yang lain dapat teratasi,” tukasnya. (Andi)

Rachel Amanda Belum Kepikiran Nikah

0

BOGORDAILY – Rachel Amanda mengaku hingga kini masih sendiri. Bahkan terpikir untuk menikah pun, aktris 25 tahun itu belum ada.

“Sekarang masih sendiri. Dari 2012 sampai sekarang nggak sendiri, ada orang cuma nggak ketahuan aja ha ha. Tapi sekarang masih sendiri,” ujar Rachel Amanda saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (15/2/2020).

Namun Rachel Amanda tidak memungkiri kalau selama ini ada pria yang dekat dengannya. Tapi untuk menjalin hubungan serius, pemain film ‘Nanti Kita Cerita Hari Ini’ tersebut belum memikirkannya.

“Yang deket ada memang tapi untuk ke jenjang lebih serius aku nggak. Bukan nggak, belum,” kata Rachel Amanda.

“Mungkin sebagian orang mikir manda udah 25 tahun, tapi akunya nggak kepikiran dan keluarga juga nggak ngedorong jadi ya udah nanti aja,” tandasnya.

Hobi Berkemah di Gunung, Begini Cara Adinda Thomas Dapat Izin Orang Tua

0

BOGORDAILY – Adinda Thomas jadi deretan artis yang banyak memanfaatkan waktu luangnya untuk bermain dengan alam.

Seperti yang diketahui, Adinda memang sering terlihat kemping di beberapa gunung di Indonesia. Dalam menjalani hal itu ia merasa sangat senang.

“Kemping aku suka banget. Aku suka banget main ke alam terbuka. Entah itu belajar budaya, belajar buat diri aku sendiri,” ujar Adinda saat ditemui detikcom di kawasan Jakarta Barat, belum lama ini.

“Emang aku pengin cari landscape yang lebih luas, emang aku pengin nyapek-nyapekin diri sendiri supaya jadi lebih refresh lagi buat balik ke kota,” tambahnya.

Namun, untuk meluangkan waktu beberapa hari mendaki gunung hingga harus tidur dan beristirahat di alam bebas, Adinda tak mudah mendapatkan izin dari orangtua.

Sampai akhirnya ia berusaha mendokumentasikan hal-hal positif yang bisa ia dapatkan saat bepergian.

Hal-hal seperti belajar tentang budaya juga diakui untuk sebuah kenang-kenangan yang ia dapatkan dari perjalanannya.

“Aku bikin konten di video gambar bergerak yang aku dokumentasikan dari setiap perjalanan kemana aku melangkah. Untuk apa? Sebenarnya untuk aku kenang, karena perjalanan yang aku lakukan bukan perjalanan yang mudah. Maksudnya dari segi izin dari orangtua,” ungkap Adinda.

“Mau izin pergi ke suatu tempat itu kayak susah banget. Tapi kalau aku bawa sesuatu yang kayak, ‘Di sana tuh ada budaya kayak gini loh Ma, Pa.’ Dan itu tuh ternyata membuat mereka jadi percaya,” sambung Adinda.

Setelah sering melakukan hal itu, Adinda kini merasa telah lebih mudah mendapatkan izin dari kedua orang tuanya dan keluarganya yang lain.

“Ketika aku pulang dengan cerita, dengan gambar bergerak video, kenang-kenangan dari sebuah desa, mereka (kedua orang tuanya) malah merasa, ‘Oh perjalanan membuat anak saya bla bla bla’ (belajar banyak hal baru),” lanjutnya.

“Sehingga akhirnya izin selanjutnya itu lebih mudah ke Mama dan Papa dan keluarga, itu yang awalnya aku lakukan,” tukas Adinda.

Heboh, Cewek Cantik Berjakun Main Tiktok. Lihat Nih Gayanya

0

BOGORDAILY – Popularitas Tiktok membawa sosok asal Thailand Jarunya Boonya viral sampai ke Indonesia. Mencover lagu berbahasa Thailand, sosok cantik ini menjadi sorotan lantaran jakun di leher saat main tiktok.

Tiktok memang sedang digandrungi di sejumlah negara Asia. Berkat filter lucu dan fitur editing, aplikasi berbagi video ini mendapatkan popularitas di Thailand, Vietnam, India, sampai ke Indonesia.

Meski dicap aplikasi alay, nyatanya banyak artis ikut membuat akun Tiktok. Bukan hanya itu, banyak influencer yang turut mencoba peruntungan di aplikasi ini. Seperti model cantik asal Thailand Jarunya Boonya.

Videonya saat mengkaver lagu Ma Long Kong Kang menjadi viral. Banyak yang memplesetkan lagu tersebut dengan judul Maling King Kong. Tak cuma itu, netizen di Indonesia langsung fokus ke bagian leher Jarunya.

Jika diperhatikan, leher Jarunya sekilas memang seperti memiliki jakun. Namun belum tentu sosok ini adalah seorang transgender.

Bisa jadi hanya sekadar sangkaan lantaran di Thailand banyak sosok cantik yang ternyata dulunya pria. Tren transgender cantik di Thailand memang membentuk stigma tersendiri di kalangan netizen.

Namun untuk Jarunya, tak ada keterangan tentang jenis kelaminnya. Sementara media-media Thailand pembahasan soal gender bukan hal yang penting diberitakan.

Beberapa situs pengulas influencer di Thailand menyebutkan Jarunya Boonya adalah seorang model. Dia kerap membawakan model swimsuit dan pakaian dalam. Selain popular di Tiktok, pemilik nama Ice Jarunya ini juga sering mengunggah aksinya di Youtube.

Di Thailand namanya sudah banyak dikenal. Video-videonya di akun ZaadOat Studio sering tembus ditonton jutaan kali. Video Maling Kingkong menjadi salah satu yang terpopuler dengan viewers 5 jutaan hingga Selasa (11/2/2020). Menariknya, di kolom komentar banyak ditemui tulisan berbahasa Indonesia.

“Oh jadi ini lagu aslinya,” kata seorang netizen.

“Iya sih cantik, tapi sayang berjakun,” timpal netizen lain dengan emoticon menjulurkan lidah.

“Mohon pencerahan, ini cewek apa cowok,” kata yang lain.(*)