Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8462

Persija Siap Lawan Siapa Saja di Final Piala Gubernur Jatim

0

BOGORDAILY – Persija Jakarta lolos ke final Piala Gubernur Jatim 2020. Di partai puncak, Macan Kemayoran siap menghadapi siapa pun lawan yang lolos.

Persija menyingkirkan Madura United di semifinal Piala Gubernur Jatim. Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Senin (17/2/2020), Persija menang 2-1 atas Madura United.

Di babak final, Persija akan menghadapi pemenang dari pertandingan semifinal lainnya antara Persebaya Surabaya dan Arema FC. Laga derby Jawa Timur itu akan dimainkan Selasa (18/2/2020) sore WIB.

“Kita turunkan adrenalin dulu, kita tunggu apa yang terjadi pada pertandingan besok. Saya akan menonton di hotel dan menyiapkan strategi ketika sudah dipastikan siapapun lawannya,” ujar pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, kepada wartawan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (17/2/2020).

Hal senada juga diungkapkan oleh Riko Simanjutkan. Dia optimistis Persija bisa membawa pulang gelar juara.

“Masa recovery untuk final pasti telah disiapkan pelatih. Siapapun lawannya kami tidak pikirkan itu, kami akan siap menghadapi dan membawa piala Gubernur Jatim 2020 ke Jakarta,” kata Riko mendampingi Sergio.

Riko juga menyampaikan apresiasinya untuk Piala Gubernur Jatim. Turnamen ini menurutnya membantu para pemain baru Persija untuk beradaptasi.

“Saya sangat apresiasi, turnamen ini bagus untuk memperkuat komunikasi pemain Persija, karena masih ada beberapa yang baru,” kata Riko.

Sidak ke Disdukcapil, Bupati Marah Gara gara Dapat Keluhan Warga Soal KK Salah Cetak

BOGOR DAILY – Bupati Bogor, Ade Yasin, melakukan Inspeksi mendadak (Sidak), ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor.

Kedatangan orang nomor satu di Bumi Tegar Beriman ke lokasi pencetakan KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK) Disdukcapil itu, langsung dikerumuni masyarakat yang sedang mengantri pembuatan identitas kependudukan.

Salah seorang warga Kampung Gunung Bubut, Desa Bantar Sari, Kecamatan Rancabungur, Supatmi (65), mengeluhkan soal adanya kesalahan dalam pembuatan Kartu Keluarga ( KK) oleh Disdukcapil.

“Ibu bupati, saya buat KK kok Disdukcapil salah sih cetaknya di KK yang seharusnya anaknya bukan lagi mahasisa atau pelajar ini masih seperti yang lama, padahal kan udah d ganti,” katanya, saat mengeluhkan kepada Bupati Bogor, Ade Yasin, Selasa (18/2/2020).

Sontak hal itupun membuat Politisi PPP itu marah, apalagi mendengar langsung keluhan dari warga. Ia pun langsung meminta pihak pegawai Disdukcapil untuk mengurus semuanya.

“Saya gak mau tahu harus beres semuanya keluhan ibu ini, dia udah nunggu dari jam 8 pagi, sampai sekarang belum terlayani,” tegasnya.

Tidak sampai di situ saja, perempuan yang memiliki dua orang anak itu pun melakukan pengecekan ke beberapa lokasi di Disdukcapil, diantaranya pengecekan pembuatan e-KTP dan administrasi yang lainnya. (Andi).

Jokowi Meminta Menteri Matangkan Persiapan untuk Hannover Messe dan World Expo Dubai

BOGORDAILY – Presiden Joko Widodo atau Jokowi instruksikan para menterinya melakukan persiapan matang untuk dua acara internasional yakni Hannover Messe 2020 dan World Expo Dubai 2020. Dia ingin Indonesia memanfaatkan acara tersebut sebaik mungkin.

Hannover Messe merupakan pameran internasional tahunan terbesar di sektor teknologi industri yang berfokus pada isu terkait dengan industrial automation and IT(Industry 4.0), energy and environmental technologies, energy efficiency, research and technology transfer, robotics, cobots atau co-robots.

“Hannover Messe 2020 dan World Expo Dubai 2020 saya kira perlu penting kita persiapkan sedetil mungkin. Yang pertama untuk Hannover Messe 2020 karena waktunya sudah sangat mepet sekali tinggal 2 bulan lagi yaitu di bulan April. Sehingga betul-betul persiapan yang matang,” ujarnya saat membuka ratas di Istana, Jakarta Pusat, Senin (17/2).

Dalam Hannover Messe, Jokowi ingin Indonesia menonjolkan sebagai negara industri 4.0. Indonesia sendiri telah dikukuhkan sebagai official partner country Hannover Messe 2020.

“Tampilkan wajah Indonesia sebagai negara emerging yang tengah melakukan transformasi ekonomi ke industri 4.0 yang berbasis riset dan inovasi penting untuk kita tampilkan,” pinta Jokowi.

Kepala negara pun ingin Indonesia dianggap sebagai negara yang menarik untuk diajak bekerja sama dengan negara lain untuk peningkatan ekonomi. Kerja sama itu mulai dari pengembangan industri energi ramah lingkungan, biodiesel, hingga lithium ion battery.

Hannover Messe 2020 akan diikuti oleh 91 negara dan dihadiri lebih dari 200 ribu pengunjung. Sekitar 68% pengunjungnya merupakan CEO perusahaan besar dan diperkirakan akan mendorong sekitar 6,5 juta kontak bisnis.

“Sebagai official partner country pertama di Asean di Hannover Messe ini, benar-benar harus diambil manfaatnya, peluangnya sebesar-besarnya bagi peningkatan ekonomi negara kita dan juga pintu masuk promosi perdagangan pariwisata dan investasi,” tutur Jokowi.

Kemudian, untuk ajang World Expo Dubai 2020, Jokowi minta para menterinya mempromosikan Indonesia sebagai peluang potensi ekonomi. Acara ini bakal diikuti oleh 192 peserta dari berbagai negara yang diperkirakan akan dihadiri oleh 25 juta pengunjung.

Menurut Jokowi, ajang tersebut bisa jadi hubungan untuk membangun jembatan ekonomi dengan negara-negara di Timur Tengah dan Afrika sebagai emerging economies.

“Karena durasi waktu pameran cukup panjang yaitu 6 bulan, saya minta ada proses seleksi, ada proses kurasi terkait produk, terkait performance seni dan national day pastikan acara setiap harinya menarik, tawarkan kesempatan investasi produk inovasi unggulan serta produk pariwisata kita yang kaya dan beragam,” tukas Presiden Jokowi.

Tangani Sampah, Pemkot Cari Investor yang Kasih Banyak Benefit

BOGOR DAILY – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Dody Ahdiat, mengatakan, akan melibatkan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal penglolaan sampah di TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang.

Menurutnya, walaupun Pemkot Bogor masih memiliki lahan seluas 38 hektare di TPA Galuga, akan tetapi Pemkab Bogor juga mempunyai lahan seluas empat hektare.

“Kita harus melibatkan Pemkab Bogor. Karena TPA Galuga berlokasi di Kabupaten Bogor,” katanya kepada Bogordaily.net. Selasa (18/2/2020).

Ia mengungkapkan, bukan hanya Plastik Energi saja, banyak investor yang ingin masuk untuk mengolah sampah di TPA Galuga. Apalagi, terdapat sebuah perusahaan yang belum disebutkan namanya.

“Plastik Energi dan ini perusahaan yang belum disebutkan. Nanti ditindaklanjuti dengan perusahaan itu lewat MoU. Temasuk soal menggali sampah yang lama, dan mengelolanya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, masaih akan melakukan pembahasan dengan perusahaan tersebut. Pasalnya, perusahaan tersebut menawarkan pengolahan sampah bukan hanya plastik dan juga menawarkan fasilitas pengangkut.

“Karena dia mau nyiapin truk untuk pengangkutan yang kesana, banyak lah yang ditawarkan mereka,” jelasnya.

Meski sudah diberikan gambaran kejasama,
namun Pmkot Bogor belum memutuskannya. Pemkot Bogor, lanjut Dodi bakal memilih investor khusus tangani sampah yang dapat memberi keuntungan dan manfaat yang lebih besar. Sebab, dalam satu lokasi yang dapat diperuntukkan bagi satu perusahaan yang dapat mengolah sampah.

“Cari alternatif saja mana benefit yang menguntungkan itu yang akan kita pilih,” tukasnya. (Andi).

Pemerintah-DPR Bahas Iuran BPJS Kesehatan

0

BOGOR DAILY- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali melakukan rapat kerja gabungan (rakergab) bersama pemerintah mengenai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Peserta rapat kali ini lintas komisi, yakni Komisi II, Komisi VIII, Komisi IX, dan Komisi XI. Sedangkan dari pihak pemerintah ada Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang PMK, Kementerian Sosial, BPKP, DJSN, Badan Pusat Statistik (BPS), hingga jajaran direksi BPJS Kesehatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, Selasa (18/2/2020), raker gabungan ini dijadwalkan pukul 10.00 WIB di ruang rapat KK gedung Nusantara lantai 1, komplek DPR, Jakarta Selatan.
Baca juga: Bagaimana BPJS Kesehatan Mau Perbaiki Layanan Kalau Iuran Tak Naik?
Ada beberapa tema yang akan dibahas pada raker gabungan kali ini, yaitu membahas pembiyaan selisih biaya kenaikan iuran BPJS Kesehatan bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Kelas III. Lalu, membahas permasalahan data peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), dan membahas peran serta pemerintah daerah dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pada awal tahun 2020 beberapa tarif layanan yang diatur oleh pemerintah resmi naik. Salah satunya adalah iuran BPJS Kesehatan. Pemerintah sepakat menaikkan iuran seluruh golongan peserta.

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan tertuang pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang diteken Jokowi pada 24 Oktober 2019.

Dalam beleid tersebut ditetapkan pemberlakuan tarif baru mulai 1 Januari 2019. Berikut ini rincian kenaikannya:

Penerima Bantuan Iuran (PBI), iuran naik dari Rp 23.000 menjadi Rp 42.000 per jiwa per bulan. Besaran iuran ini juga berlaku bagi peserta yang didaftarkan oleh Pemda (PBI APBD). Iuran PBI dibayar penuh oleh APBN, sedangkan peserta didaftarkan oleh Pemda (PBI APBD) dibayar penuh oleh APBD.

Pekerja Penerima Upah Pemerintah (PPU-P), yang terdiri dari ASN/TNI/POLRI, semula besaran iuran adalah 5% dari gaji pokok dan tunjangan keluarga, di mana 3% ditanggung oleh pemerintah dan 2% ditanggung oleh ASN/TNI/POLRI yang bersangkutan, diubah menjadi 5% dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, tunjangan profesi, dan tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan bagi PNS Daerah, dengan batas sebesar Rp 12 juta, di mana 4% ditanggung oleh pemerintah dan 1% ditanggung oleh ASN/TNI/POLRI yang bersangkutan.

Baca juga: Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Bisa Kembali ke Rp 25.500?
Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU-BU), semula 5% dari total upah dengan batas atas upah sebesar Rp 8 juta, di mana 4% ditanggung oleh pemberi kerja dan 1% ditanggung oleh pekerja, diubah menjadi 5% dari total upah dengan batas atas upah sebesar Rp 12 juta, di mana 4% ditanggung oleh pemberi kerja dan 1% ditanggung oleh pekerja.

Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU)/Peserta Mandiri. Di sini ada tiga kelas yang diatur, yaitu:

– Kelas 3: naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000 per jiwa per bulan
– Kelas 2: naik dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000 per jiwa per bulan
– Kelas 1: naik dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000 per jiwa per bulan

Bahas Pemulangan Anak ISIS Eks WNI, Komisi II DPR Panggil BPIP Siang Ini

BOGORDAILY – Komisi II DPR siang ini menggelar rapat kerja bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Agenda rapat salah satunya adalah membahas rencana pemulangan anak-anak ISIS eks WNI.

Rapat diagendakan pukul 14.00 WIB di ruang rapat Komisi II, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2020). Agenda rapat utama adalah membahas program kerja BPIP tahun 2020.

“Kita akan mendengarkan program kerja BPIP. Apalagi, Kepala BPIP Prof Yudian Widian baru beberapa hari lalu dilantik oleh Presiden. Jadi, kita manfaatkan juga rapat perdana Ini sebagai ajang silaturahmi antara Komisi II dengan Kepala BPIP yang baru beserta jajaran,” kata Wakil Ketua Komisi II Arwani Thomafi.

Selain itu, Komisi II juga akan membahas persoalan di masyarakat yang berkaitan dengan ideologi Pancasila. Salah satunya yang krusial, menurut Arwani, adalah tentang rencana pemulangan anak-anak ISIS eks WNI ke Indonesia.

“Kami ingin mendengar bagaimana skema pemulangan anak-anak eks ISIS tersebut? Bagaimana rumusan untuk menguatkan pemahaman Pancasila kepada anak-anak eks ISIS tersebut?” ujar Arwani.

Lebih lanjut, Arwani mengatakan pihaknya juga akan menanyakan terkait polemik pernyataan Yudian soal ‘agama musuh besar Pancasila’. Menurut Arwani, hal itu tetap akan ditanyakan meski Yudian sendiri telah memberikan klarifikasi atas pernyataannya.

“Tentu juga akan menjadi topik yang akan dikonfirmasi langsung ke Kepala BPIP. Meski sebenarnya beliau telah mengklarifikasi dan menyampaikan substansi pernyataan yang dimaksud. Klarifikasi langsung di hadapan Komisi II DPR diharapkan akan menjernihkan persoalan tersebut,” ujarnya.

Begini Suasana di Rumah Duka Ashraf Sinclair Suami BCL

0

BOGOR DAILY-  Suami Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair meninggal dunia hari ini, Selasa (18/2). Kabar duka juga telah dikonfirmasi langsung oleh manajer Bunga Citra Lestari, Doddy.

Ashraf meninggal dunia di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta. Saat ini, jenazah Ashraf sudah berada di rumah duka yang berada di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

Berikut suasana di rumah duka yang dilansir beberapa sumber.

Melansir dari akun YouTube youtube karawang, jenazah Ashraf Sinclair telah diberangkatkan sekitar pukul 7 pagi dari Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta.

Dikatakan mobil jenazah yang membawa Ashraf Sinclair dikawal oleh Patwal dan pihak keluarga. Ashraf Sinclair disemayamkan di rumah duka, kediamannya yang berada di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

Sejak dikabarkan meninggal dunia, rumah duka tampak mulai didatangi oleh pelayat. Terlebih saat jenazah telah tiba di rumah duka di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

Baik dari para tetangga, keluarga dan teman dari kalangan artis sudah mulai berdatangan. Diketahui, artis dan pemain sinetron Intan Ayu telah tiba di rumah duka beberapa saat setelah jenazah tiba.

Mengetahui kabar duka tersebut, para tetangga langsung berdatangan ke kediaman Bunga Citra Lestari dan Ashraf Sinclair. Melansir dari akun YouTube youtube karawang, para tetangga menilai Ashraf Sinclair sebagai sosok yang baik hati.

“Baik orangnya, ramah,” ungkap salah satu tetangga BCL dan Ashraf Sinclair.

Hingga kini, Bunga Citra Lestari belum memberikan pernyataan apapun terkait meninggalnya sang suami, Ashraf Sinclair. Meski begitu, Bunga Citra Lestari diketahui sudah berada di rumah duka di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

Hal ini diinforkan langsung oleh satpam rumah BCL seperti melansir dari video dengan sumber yang sama.

Kabar duka ini telah dikonfirmasi oleh manajer Bunga Citra Lestari, Doddy. Dikatakan, suami Bunga Citra Lestari menghembuskan napas terakhirnya hari ini, Selasa (18/2).

Investor Plastik Energi Masuk Galuga, Bupati-Walikota Bogor Bikin Kesepakatan

0

BOGOR DAILY – Pemerintah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor membuat kesepakatan untuk melakukan pemanfaatan serta mengatur volume Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.
Hal itupun diungkapkan Walikota Bogor, Bima Arya, usai melakukan pembahasan dengan Bupati Bogor, Ade Yasin, Senin (18/2/2020) kemarin.

“Kita sedang membangun kesepakatan. Kesepakatan pertama sepakat memaksimalkan Galuga. Ke kedua sepakat menjajaki teknologi seperti apa, apa porsi Pemkot apa porsi dari kabupaten,” katanya.

Bima menjelaskan, Pemkot Bogor masih memiliki lahan seluas 38 hektare di TPA Galuga. Sedangkan, Pemkab Bogor hanya memiliki lahan seluas empat hektare.

“Yang mengelola siapa, bagimana kita bicarakan sama-sama karena peluangnya banyak sekali. Itu agenda intinya, agenda tunggal pengelolaan sampah,” jelasnya.

Di TPA Galuga memiliki daya tampung sampah sebanyak 1.000 ton sampah per-hari. Dari jumlah tersebut, masing-masing memiliki jatah 500 ton per-hari.

Namun, secara jumlah sampah yang diproduksi tiap harinya berbeda. Kota Bogor memiliki sampah sekitar 600 ton per hari, sedangkan Kabupaten Bogor mencapai 2.800 ton per hari.

Berdasarkan rencananya di TPA Galuga, PT Plastic Energy Limited asal Inggris akan mengolah sampah plastik menjadi energi biodiesel dengan membutuhkan sampah 100 ton sampah plastik. Namun, Kota Bogor dipastikan tak dapat memenuhi jumlah tersebut.

Produksi sampah plastik di Kota Bogor hanya 80 ton per hari. Belum lagi harus dibagi dengan TPPAS Lulut dan Nambo yang meminta Kota Bogor untuk memenuhi sampah plastik sebesar 500 ton per hari. Karena itu, Bima menyatakan skema pembagian sampah akan diatur ulang.

“Plastik Energi insyaallha akan jalan. Minggu ini akan dipresentasikan oleh tim peneliti dari Plastik Energi bagimana pengaturan teknisnya, artinya gubernur sudah oke ada yang Nambo ada yang ke Galuga dibagi aja,” tukasnya. (Andi).

Chelsea Vs Man United: The Blues Takluk 0-2

0

BOGORDAILY – Chelsea masih belum bisa keluar dari tren negatif di Liga Inggris. Menjamu Manchester United di pekan ke-26, The Blues justru kalah 0-2.

Pada laga ini, raihan tiga poin MU ditentukan oleh dua gol sundulan, masing-masing dari Anthony Martial (45′) dan Harry Maguire (66′). Chelsea bukannya tanpa perlawanan. Mereka sempat mencetak dua gol lewat Kurt Zouma dan Olivier Giroud di babak kedua, namun keduanya dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR).

Sebelum gol Zouma terjadi, ada pelanggaran terlebih dahulu dari Cesar Azpillicueta kepada Brandon Williams. Sedangkan Giroud terperangkap offside, meski hanya di ujung kaki.

Hasil ini membuat Chelsea tak pernah menang di empat laga terakhir Premier League. Mereka tetap di posisi keempat dengan 41 poin. Sementara bagi MU, kemenangan ini membuat mereka naik ke posisi ketujuh dengan 38 poin.

Jalannya pertandingan

Di Stamford Bridge, Selasa (18/2) dini hari WIB, tuan rumah memberikan ancaman lebih dulu di menit ke-6.

Reece James lepas dari pengawalan Brandon Williams dan melepaskan tembakan jarak jauh, tapi masih menyamping tipis di sisi kanan gawang MU yang dijaga David De Gea.

Ancaman dari Chelsea berlanjut tiga menit kemudian. Willian melakukan cut-inside dari sisi kanan dan melepaskan tembakan keras, namun lagi-lagi belum tepat sasaran.

Menit ke-12, giliran MU yang menekan Chelsea. Umpan Bruno Fernandes coba diselesaikan oleh Fred dengan sepakannya, tapi masih diblok Antonio Rudiger.

Peluang emas baru kembali diciptakan Chelsea pada menit ke-26. Kerja sama Mount dan Pedro diakhiri dengan umpan silang kepada Michy Bahsuayi, namun tembakan sang striker juga melebar.

Anthony Martial sempat membahayakan gawang Chelsea di menit ke-37. Ia berlari kencang ke kotak penalti dan melepaskan tendangan mendatar, tapi masih gagal berbuah gol.

Jelang babak pertama usai, Martial tak lagi membuang kesempatan. Mendapat crossing dari Aaron Wan-Bissaka, penyerang Prancis ini menanduk bola ke sudut kanan gawang tanpa bisa dihalau kiper Chelsea, Willy Caballero.

Skor 1-0 untuk MU pun menjadi menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, Chelsea kembali tampil menekan. Di menit ke-56, Kurt Zouma yang baru masuk di babak kedua berhasil mencetak gol ke gawang MU, namun akhirnya dianulir.

Tayangan VAR menunjukkan sebelum terjadi gol, Cesar Azpilicueta sudah lebih dulu mendorong jatuh Williams. Skor tetap 1-0 untuk MU.

Setelahnya, justru tim tamu yang balik mengancam. Bruno Fernandes hampir saja mencetak gol debutnya untuk MU, tapi tembakan jarak jauhnya di menit ke-64 hanya membentur tiang gawang.

Namun dua menit berselang, pemain Portugal itu berperan besar dalam gol kedua MU. Memanfaatkan lemahnya duel udara Chelsea, sepak pojok yang dilepaskan Fernandes berhasil disundul dengan sempurna oleh Harry Maguire, menaklukkan Caballero.

Tertinggal dua gol, Frank Lampard memasukkan Olivier Giroud untuk menyegarkan lini depan.

Di menit ke-77, ia sempat berhasil mencetak gol lewat sundulan, namun akhirnya VAR kembali menganulir gol Chelsea. Ujung kaki Giorud ternyata beberapa sentimeter lebih maju dari Eric Bailly.

Di lima belas menit akhir, Chelsea sebetulnya terus mencoba mencari gol. Azpilicueta mendapat peluang di menit ke-82, tapi tembakannya mudah diamankan De Gea. Tujuh menit kemudian, sepakan bebas Mount hanya membentur tiang gawang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 2-0 untuk MU.

Susunan pemain Chelsea vs Manchester United

Chelsea: Willy Caballero; Cesar Azpilicueta, Antonio Rudiger, Andreas Christensen (Kurt Zouma 46′), Reece James; Jorginho, N’Golo Kante (Mason Mount 11′), Mateo Kovacic; Willian, Pedro Rodriguez, Michy Batshuayi (Olivier Giroud 68′).

Manchester United: David De Gea; Eric Bailly, Harry Maguire, Luke Shaw; Aaron Wan-Bissaka, Fred, Nemanja Matic, Brandon Williams; Bruno Fernandes; Daniel James (Andreas Pereira 80′), Anthony Martial.

Eka Wardhana Ingatkan Pemkot Bogor Terkait Masalah Kesehatan dan Pendidikan

0

BOGORDAILY – Permerintah Kota Bogor harus segera mencari solusi terkait banyaknya tunggakan BPJS serta Ijazah yang ditahan pihak sekolah karena belum menyelesaikan pembayaran. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Eka Wardhana.

Menurut Eka, masih banyak masyarakat miskin di Kota Bogor yang mengalami penolakan dari pihak rumah sakit karena tunggakan bayaran BPJS . Eksekutif dan legislatif, kata Eka, harus peka terhadap kondisi mendesak yang dialami masyarakat saat butuh penanganan medis.

“Sekarang tunggakan BPJS masyarakat miskin Kota Bogor akan ditangani dari anggaran, cuma dari sektor mana keuangannya masih dalam proses pembuatan regulasinya, kajian dasar hukum pengeluaran anggarannya dari Peraturan Walikota (Perwali),” kata Wakil Dewan bidang Ekonomi.

Pada kesempatan ini Eka mengingatkan tidak ada gunanya pihak sekolah menahan ijazah murid yang belum melunasi pembayaran. Pendidikan, kata Eka merupakan hak dasar masyarakat. (bdn)