Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 8475

DPRD Menyesalkan Siswa SD di Singkawang Menonton Cap Go Meh Didenda Rp 30 Ribu

BOGORDAILY – Media sosial dihebohkan dengan video pengakuan seorang siswa SD Negeri 43 Singkawang soal denda yang diterapkan gurunya karena menonton perayaan festival Cap Go Meh. Kabarnya, uang denda para siswa ini akan dimanfaatkan untuk siswa berprestasi.

Anggota DPRD Kota Singkawang dari Partai Solidaritas Indonesia, Tio Nurita menyesalkan sanksi berupa denda kepada sejumlah siswa yang menyaksikan perayaan Cap Go Meh oleh guru agama SD Negeri 43 Singkawang. Menurut dia, kejadian ini mencerminkan sikap oknum Guru yang tak menjunjung tinggi keragaman budaya.

Saya menyesalkan hal ini karena tak ada hal yang dilanggar para siswa tersebut dikarenakan di hari festival tersebut merupakan hari libur, sehingga tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar,” kata Tio”dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/2).

Ia melanjutkan, festival Cap Go Meh adalah peristiwa budaya, bukan kegiataan keagamaan.

Dia pun meminta Dinas Pendidikan Kota Singkawang untuk memastikan bahwa hal-hal semacam ini tidak terulang.

Kita hidup di negeri yang majemuk. Justru para guru harus berdiri paling depan dalam mendidik para siswa agar menghargai kemajemukan,” ujar Tio.

Guru bernama Rusnaini tersebut akhirnya meminta maaf terkait adanya denda sebesar Rp 30 ribu kepada murid yang menyaksikan Cap Go Meh. Permintaan maaf Rusnaini disampaikannya dalam pertemuan yang digagas Kapolsek Singkawang Selatan, AKP M Aminuddin di Polsek Singkawang, Kamis (13/2).

“Kepada semua pihak saya minta maaf dan berjanji tidak mengulanginya. Uang yang kemarin juga sudah dikembalikan ke orang tua murid,” kata Rusnaini.

Zulkifli Hasan Diperiksa KPK soal Kasus Sua Revisi Alih Fungsi Hutan

0

BOGOR DAILY- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari ini. Wakil ketua MPR RI tersebut akan dimintai keterangan dalam kapasitas sebagai saksi.

Zulhas –sapaan akrabnya– akan digali keterangannya terkait kasus dugaan suap ‎pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau pada 2014 untuk tersangka korporasi PT Palma Satu yang merupakan anak usaha dari PT Duta Palma Group.

“Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka korporasi PT Palma dkk,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (14/2/2020).

Zulhas datang memenuhi panggilan pemeriksaan sekira pukul 10.06 WIB. Ia tampak mengenakan kemeja biru muda dibalut jaket biru dongker saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Zulhas enggan angkat bicara saat memenuhi panggilan pemeriksaan.

Pemeriksaan terhadap Zulhas pada hari ini merupakan penjadwalan ulang dari panggilan sebelumnya. Ia tercatat tidak memenuhi panggilan KPK sebanyak dua kali. Ia tak datang pada Kamis 16 Januari 2020 dan Kamis 6 Februari 2020.

Dalam perkara ini, PT Palma Satu ditetapkan sebagai tersangka korporasi yang ikut terlibat dalam korupsi terkait ‎pengajuan revisi alih fungsi hitan di Provinsi Riau pada 2014. Selain tersangka korporasi, KPK juga menetapkan dua pengurusnya yakni Legal Manager PT Duta Palma Group, Suheri Terta; dan pemilik PT Darmex Group atau PT Duta Palma, Surya Darmadi; sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Awalnya perkara ini bermula ketika mantan menteri kehutanan yang kini menjabat wakil ketua MPR, Zulkifli Hasan (Zulhas) menyerahkan Surat Keputusan Menteri Tanggal 8 Agustus 2014 tentang Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan Menjadi Bukan Kawasan kepada Gubernur Riau periode 2014–2019 Annas Maamun.

Dalam surat itu Zulhas‎ membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengajukan permohonan revisi bila ada kawasan yang belum terakomodasi melalui pemda. Annas pun memerintahkan SKPD untuk menelaah kawasan hutan. Kemudian tersangka Suheri Terta mengirimkan surat kepada Annas untuk mengakomodasi perizinan lahan perkebunan milik PT Duta Palma Group‎ yang di antaranya untuk lokasi perkebunan PT Palma Satu, PT Panca Agro Lestari, PT Banyu Bening, dan PT Seberida Subur di daerah Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Annas Maamun kemudian meminta anak buahnya agar permohonan tersebut dibantu dengan membuat disposisi yang isinya memerintahkan Wagub Riau melakukan rapat bersama. Kemudian terjadilah pertemuan antara dua tersangka dengan Gulat Medali Emas Manurung untuk membahas permintaan PT Duta Palma Group.

Selanjutnya Surya Darmadi disinyalir menjanjikan komisi sebesar Rp8 miliar kepada Annas lewat Gulat Medali Emas agar lahan milik PT Duta Palma Group tidak masuk kawasan hutan. Terjadilah pemberian uang Rp3 miliar dalam bentuk dolar Singapura dari Suheri Terta kepada Annas lewat Gulat setelah adanya perubahan peta.

SUMBER: Okezone.com

Begini Kondisi Merapi Pagi Tadi Pasca Erupsi, Asap Membubung 400 M

BOGORDAILY – Gunung Merapi tampak mengeluarkan asap putih yang membubung pagi ini. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut kondisi itu bukan merupakan aktivitas erupsi Merapi.

“Asap tsb merupakan emisi asap solfatara,” tulis BPPTKG dalam akun Twitter @BPPTKG pukul 07.37 WIB tadi, seperti dikutip detikcom, Jumat (14/2/2020).

Sementara itu, dalam keterangannya, BPPTKG menyebut hingga pukul 06.00 WIB tadi, ketinggian asap solfatara teramati sekitar 400 meter.

“Bukan erupsi, melainkan emisi asap solfatara biasa. Foto yg diambil dari tadi pagi sekitar pukul 5.30 terlihat asap solfatara,” tulis BPPTKG.

“Pukul 06.00 ketinggian asap solfarata teramati sekitar 400 meter,” jelasnya.

Dari pengamatan Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Ngepos, Srumbung, Magelang, visual Merapi tampak, suhu udara 19.8 derajat celsius, kelembaban 38 % rh, pressure 944.7 hpa.

“Angin tenang, cuaca cerah,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Gunung Merapi mengalami erupsi pada Kamis (13/2) pukul 05.16 WIB. Tinggi kolom erupsi sekitar 2.000 meter. Tercatat dalam seismogram terekam erupsi dengan amplitudo 75 mm durasi 150 detik.

Dampak yang ditimbulkan oleh letusan Kamis pagi itu mengakibatkan hujan abu tipis di Sleman.

“Dampaknya hanya hujan abu tipis, sebarannya sampai sekitar 10 kilometer,” kata Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, Kamis (13/2).

Dampak yang ditimbulkan oleh letusan Kamis pagi itu mengakibatkan hujan abu tipis di Sleman.

“Dampaknya hanya hujan abu tipis, sebarannya sampai sekitar 10 kilometer,” katanya.

Dia menegaskan, material yang dilontarkan saat erupsi Kamis pagi bukan awan panas. Namun hanya gas dan abu vulkanik.

Hanik pun meminta kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir. Menurutnya letusan Merapi Kamis pagi merupakan karakter khas Gunung Merapi saat ini.

“Jadi tidak perlu dikhawatirkan karena dari data-data yang ada itu tidak ada kenaikan yang signifikan jadi masyarakat tidak usah panik. Ini adalah karakter Merapi yang sekarang ini,” jelasnya.

Milan Vs Juventus: Ini 10 Fakta Usai Hasil Imbang 1-1 di San Siro

0

BOGORDAILY – Tak ada pemenang dari duel AC Milan vs Juventus di leg pertama semifinal Coppa Italia. Kedua tim berimbang 1-1 dan meninggalkan sejumlah catatan menarik.

Pertemuan AC Milan dengan Juventus di San Siro, Jumat (14/2/2020) dini hari WIB berakhir sama kuat 1-1. Tuan rumah unggul lebih dulu berkat Ante Rebic di menit ke-61 lalu dibalas oleh tamunya lewat penalti Cristiano Ronaldo di menit ke-90.

Serangkaian fakta menarik terukir dari pertandingan ini, sebagaimana dilansir Opta. Berikut adalah catatannya.

– Hasil imbang ini mengantar AC Milan menghentikan rangkaian sembilan kekalahan beruntun dari Juventus di semua kompetisi.

– Juventus berimbang di sebuah laga Coppa Italia untuk kali perama sejak Januari 2013 (imbang lawan Lazio di semifinal).

– Ante Rebic sudah terlibat dalam terciptanya enam gol AC Milan pada 2020 ini di semua kompetisi (5 gol, 1 assist). Jumlah itu lebih banyak dari pemain Milan lainnya dalam periode tersebut.

– Cristiano Ronaldo sudah bikin 12 gol di delapan laga semua kompetisi sepanjang 2020, setidanya tiga lebih banyak dari pemain Serie A lainnya dalam periode ini.

– Cristiano Ronaldo sudah bikin lima gol di 10 pertemuan kontra seluruh ajang AC Milan.

– AC Milan menutup pertandingan dengan penguasaan bola sebesar 37,6%, catatan terendah sejak Januari 2019: 36% saat melawan Napoli.

– Sebelum Theo Hernandez, pemain AC Milan terakhir yang diusir di sebuah laga Coppa Italia adalah Manuel Locatelli pada Januari 2017. Lawannya? Juga Juventus.

– Juventus melepaskan tembakan pertamanya dari dalam kotak penalti pada menit ke-59 lewat Paulo Dybala.

– Sejak gabung Juventus pada musim 2010/2011, Leonardo Bonucci sudah memainkan 13 partai semifinal Coppa Italia, lebih dari pemain manapun dalam rentang waktu ini.

– Davide Calabria merayakan penampilan ke-100 bersama AC Milan di semua kompetisi.

Menaker Pastikan Semua TKI di China Aman

0

BOGOR DAILY – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Menaker RI), Ida Fauziyah telah memastikan Tenaga Kerja Indonesia (TKI)aman dari virus Corona.

Politisi PKB itupun sudah berkordinasi dengan pemerintah luar negeri mengenai keberadaan PTKI, baik di Thailand, Taiwan, China, Malaysia dan masih banyak negara yang lainnya.

“Kita sudah koordinasi dengan semua pihak luar negeri juga baik itu China dan Thailand, Taiwan dan yang lainnya juga,” katanya kepada Bogordaily.net.

Menurutnya, keberadaan TKI di China sendiri sangat sedikit dan rata-rata adalah pekerja profesional yang tidak melalui program Pemerintah.

“Sampai hari ini Alhamdulillah semuanya sehat. Ada satu PMI di Singapura Sekarang sedang proses diisolasi di RS hospital, Alhamdulillah laporan terakhir kondisinya stabil, mudah mudahan bisa selesai di isolasi,” akunya.

Wanita yang disapa Ida ini meminta, agar para TKI yang berada di luar negeri agar tetap mengikuti arahan dari pemerintah setempat.

“Saya harap semuanya bisa mengikuti program pemerintah setempat supaya tidak terjangkit virus korona,” pintanya.

Ida menambahkan, mengenai keberadaan warga yang di Natuna sendiri semuanya sudah di isolasi dan hasilnya pun dalam kondisi sehat.

“Keadaannya sehat semua,” tukasnya. (Andi).

Begini Ganasnya Ular Weling yang Bikin Tewas Balita Adila

0

BOGOR DAILY-Ular weling yang gigit Balita Adila yang berusia 4 tahun bisa menyebabkan pembuluh darah pecah. Balita Adila digigit ular weling sampai tewas. Sebelumnya sempat koma.

Wakil Direktur Pelayanan RSD Gunung Jati, Maria mengatakan bisa ular weling telah menyerang bagian saraf dan sel darah AO. Bahkan, racunnya dapat menyebabkan pembuluh darah pecah.

Ular weling yang menggigit Balita Adila tergolong jenis baru yang hidup di Cirebon. Balita Adila meninggal dunia setelah lima hari koma pasca digigit ular weling saat tidur.

“Gejalanya bukan hanya neurotoxic, tapi hemotoxic juga. Jadi racunnya ke darah dan bisa pecah pembuluh darahnya,” lanjutnya.

Secara sederhana, neurotoxic atau neurotoksin sendiri adalah toksin yang beraksi di sel saraf. Sementara hemototoxic atau hemotoksin adalah toksin yang memusnahkan darah merah.

Adila meninggal dunia setelah lima hari koma pasca digigit ular weling. warga asal Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat itu sejak Sabtu (8/2/2020) dirawat intensif di RSD Gunung Jati, Kota Cirebon.

Pihak keluarga syok mendapati anak kesayangan mereka akhirnya menghembuskan nafas terakhir, Rabu (12/2/2020) malam. Adila diduga digigit ular weling di sela tidur hingga membuatnya tak sadarkan diri pada Jumat (7/2/2020).

“Meninggalnya sekitar pukul 20.30 WIB kemarin (Rabu). Kami langsung bawa pulang pakai ambulance,” ungkap sang ayah, Kamis (13/2/2020).

Menurutnya, kondisi putri tercinta itu sempat menurun pada Rabu sore. Tim medis pun memanfaatkan alat pacu jantung terhadap Adila. Namun, upaya itu tak membuat sang anak tetap hidup.

“Menurun (kondisi kesehatannya) pas sore kemarin,” katanya.

Keluarga masih terpukul dengan kejadian itu. Mereka pun enggan berbincang lama ihwal putrinya yang dimakamkan pemakaman umum setempat, Kamis (13/2/2020).

Diketahui, Adila koma setelah digigit ular weling berbisa jenis weling atau Bungarus candidus di tengah tidurnya Jumat malam lalu.

Di RSD Gunung Jati, ‎tim medis berupaya memulihkannya. Sayang, pihak rumah sakit tak memiliki anti bisa atau anti venom jenis ular weling. Pihak rumah sakit terpaksa menyuntikan anti venom jenis ular berbeda. Namun, upaya itu tak membuat bocah perempuan itu sadar dari koma.

Tim medis sebelumnya sempat kesulitan mengidentifikasi jenis ular weling yang menyebabkan AO koma. Jenis ular baru diketahui setelah tim medis berkoordinasi dengan dokter WHO.

Hari Ini Setiawan Wangsaatmaja Dilantik jadi Sekda Jabar

BOGOR DAILY- Jumat (14/2/2020) hari ini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Setiawan Wangsaatmaja menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat definitif. Jabatan itu kosong selama 8 bulan karena sekda sebelumnya, Iwa Karniwa diduga melakukan korupsi proyek Meikarta.

Pelantikan akan dilakukan di Gedung Sate. Penunjukan Sekda Jabar didasarkan kepada Keputusan Presiden Nomor 31/TPA tahun 2020 tanggal 30 Januari 2020 tentang pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Surat Keputusan Presiden tentang pengangkatan sekda terpilih, diterima oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat pada 11 Februari 2020, sesuai surat pengantar dari Menteri Dalam Negeri tertanggal 10 Februari 2020.

“Surat Keputusan Presidennya sudah ada, dan dalam surat keputusan tersebut, Saya selaku Gubernur Jawa Barat diminta melaksanakan pelantikan kepada Sekda terpilih dalam waktu secepatnya,” kata Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil pun mengucapkan selamat kepada sekda terpilih dan mengharapkan agar pejabat sekda yang baru selain loyal, juga harus mengenal Jawa Barat dengan baik, serta mampu meningkatkan sinergitas di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, untuk membantu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat mewujudkan visi Jabar Juara Lahir Batin.

Sekda Jabar terpilih, sebelumnya sempat berkarir di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Terakhir, ia menjabat Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD), sebelum kemudian pada April 2013 diangkat sebagai Deputi Bidang SDM Apararatur Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi.

Setiawan terpilih setelah melalui proses open bidding. Dua kandidat sekda hasil open bidding yang juga diajukan kepada Presiden adalah Dedi Taufik (Kepala Disparbud Provinsi Jawa Barat) dan Yerri Yanuar (Kepala BKD Provinsi Jawa Barat).

Ustaz Yusuf Mansyur Batal Diperiksa soal Dugaan Kasus Penipuan Perumahan Syariah

BOGOR DAILY- Polisi batal melakukan pemeriksaan terhadap Ustaz Yusuf Mansur terkait dugaan kasus penipuan perumahan berkedok syariah, Kamis (13/2/2020).

Batalnya pemeriksaan itu lantaran Ustaz Yusuf tak memenuhi panggilan polisi karena sedang berduka atas kepergian sang ayah.

“Ayahnya meninggal dunia, sehingga beliau minta izin untuk kembali ke Jakarta,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran seperti dilansir Antara.

Ia menginformasikan, bahwa Ustaz Yusuf Mansur sebenarnya tadi pagi sudah tiba di Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, namun karena ayahnya meninggal dunia, beliau kembali ke Jakarta.

Sebelumnya, penyidik Polrestabes Surabaya memangil Ustadz Yusuf Mansur untuk dimintai keterangan karena namanya tertera dalam pemasaran perumahan oleh pengembang PT Cahaya Mentari Pratama.

Pengembang itu, menjanjikan perumahan “Multazam Islamic Residence” di lokasi Jalan Raya Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, yang siap huni pada tahun ini.

“Sebagian besar konsumennya telah melunasi cicilan yang pembayarannya diangsur sejak tahun 2016, namun kenyataannya lokasi perumahan yang dijanjikan sampai sekarang masih berupa rawa-rawa dan tanah kosong. Polisi memastikan seluruh lokasi yang dijanjikan tersebut milik orang lain,” katanya.

Konsumen yang menjadi korbannya, tidak hanya melaporkan perkara ini ke Polrestabes Surabaya namun juga ke Kepolisian Resor Sidoarjo dan Kepolisian Daerah Jawa Timur.

“Polisi telah menetapkan Direktur Utama PT Cahaya Mentari Pratama berinisial MS sebagai tersangka,” katanya.

Sementara penyidik Polrestabes Surabaya masih mendalami keterlibatan Ustaz Yusuf Mansur.

“Nanti kami jadwalkan pemanggilan ulang terhadap Ustaz Yusuf Mansur setelah masa berdukanya selesai,” ucap Sudamiran.

sumber: Suara.com

Stasiun Batutulis Terancam Kena Gusur Proyek Double Track

BOGOR DAILY- Stasiun Batu Tulis yang terletak di Kelurahan Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), terancam tergusur untuk proyek double track (jalur ganda) kereta api Bogor-Sukabumi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah melakukan tahap Feasibility Study/FS (studi kelayakan) untuk pemindahan atau relokasi stasiun yang dibangun pemerintah kolonial Belanda pada 1881.

“Jangankan stasiun, sekolah, masjid atau rumah saja kalau memang untuk kepentingan publik yang lebih besar bisa dibongkar,” kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

Namun Dedie menegaskan, soal relokasi bangunan cagar budaya bukan domainnya Pemkot Bogor, pihaknya hanya menganggap dengan adanya program double track kereta, maka ada adjustment atau penyesuaian.

Selain itu, sambung Dedie, keberadaan Stasiun Batu Tulis di kemiringan atau tanjakan jangan sampai menambah kemacetan di lokasi sekitar karena adanya double track. (Baca juga; Reaktivasi Hampir Selesai, Lokomotif KA Pertama Tiba di Stasiun Garut)

“Jika memang ada bangunan cagar budaya, saya kira kalau memang kepentingan publik lebih besar ini (Stasiun Batu Tulis) bisa dibongkar atau direlokasi. Saya kira itu patut dipertimbangkan juga,” katanya.

Berdasarkan data dari transparansi anggaran website www.kotabogor.go.id Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020, Pemkot melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor mengalokasikan anggaran Feasibility Study relokasi Stasiun Batu Tulis sebesar Rp291.600.000.

“Jadi FS (Feasibility Study ) itu (relokasi Stasiun Batu Tulis) sebagai kajian buat kita juga, sekaligus nanti sebagai bahan berdiskusi dengan PT KAI. Tapi sebagai usulan sudah kita sampaikan dalam rapat-rapat sebelumnya,” jelasnya.

SUMBER: Sindonews.com

Waspada Potensi Hujan dan Angin Kencang

0

BOGORDAILY – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca Jakarta, Jumat (14/2/20) akan diguyur hujan lokal pada pagi hari. Sementara, langit berawan akan menyelimuti wiayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Lewat laman resminya, BMKG juga mengungkap adanya potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di sejumlah titik.
“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jaksel dan Jaktim di siang dan sore hari,” ungkap BMKG dalam peringatan dininya hari jni.
Sementara itu, kondisi cuaca di sejumlah kota penyangga Jakarta juga diprediksi bakal diguyur hujan sedang hingga lebat.
Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG:
Kota Pagi Siang Malam
Jakarta Barat Hujan Lokal Berawan Berawan
Jakarta Pusat Hujan Lokal Hujan Lokal Berawan
Jakarta Selatan Berawan Hujan Petir Berawan
Jakarta Timur Berawan Hujan Petir Berawan
Jakarta Utara Hujan Lokal Berawan Berawan
Kepulauan Seribu Hujan Lokal Berawan Berawan
Bekasi Berawan Hujan Ringan Berawan
Depok Berawan Hujan Ringan Berawan
Kota Bogor Berawan Hujan Ringan Berawan
Tangerang Hujan Sedang Hujan Lokal Cerah Berawan
(Lipuran6.com/bdn)