Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 8476

Musrenbang Bogor Selatan Bahas Rencana Penataan Kawasan Batutulis

0

BOGORDAILY – Kecamatan Bogor Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Jungle Fest, Komplek Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (13/2/20).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakot Bogor Dody Achdiyat hadir sekaligus membuka secara resmi Musrenbang tersebut. Menurut Dody, di Bogor Selatan ada beberapa potensi yang bisa dikembangkan, salah satunya terkait situs-situs cagar budaya.

“Ada expose yang sangat menarik, yaitu sejarah singkat Prasasti Batutulis yang disampaikan Roni Hamdani (budayawan). Ini salah satu yang kita dorong untuk dikembangkan. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang situs-situs peninggalan kerajaan Pakuan Pajajaran ini,” jelas Dody.

Ia menambahkan, sebelumnya Wali Kota Bogor Bima Arya telah berdiskusi mengenai rencana penataan kawasan Batutulis tersebut bersama para akademisi, budayawan dan komunitas. Mereka menyambut baik upaya penataan tersebut. Namun harus dimatangkan dengan bentuk kajian serta disinkronkan dengan fakta-fakta sejarah yang ada.

Dody Achdiyat berharap, Musrenbang di kecamatan Bogor Selatan ini bisa lebih sinergi. Jadi masyarakat, komunitas, LPM, RT, RW untuk menyampaikan kebutuhannya dan potensi-potensi wilayahnya masing-masing.
Ditempat yang sama, Camat Bogor Selatan Hidayatullah menyampaikan, bahwa kegiatan Musrenbang ini menjadi bagian implementasi dari Undang-Undang no. 25 tahun 2004, tentang sistem perencanaan pembangunan.

“Wilayah Kecamatan Bogor Selatan ini adalah menjadi bagian integrasi integral dari Pemerintah Kota Bogor dengan luas wilayah kurang lebih 3.081 hektar yang terbagi 16 kelurahan dengan jumlah penduduk per 1 Februari 2020 mencapai 182.403 jiwa,” ujar Hidayatullah. Hidayatullah menjelaskan, usulan musrenbang di tahun 2020 ini yang sudah disepakati di tiap kelurahan sampai dengan hari ini, ada sekitar 808 kegiatan.

“150 kegiatan diantaranya merupakan prioritas masing-masing kelurahan. Kami juga berharap kedepan ada peningkatan fasilitas kesehatan dari puskesmas menjadi puskesmas rawat inap artinya bisa memudahkan warga tidak harus bersusah-susah mencari rumah sakit, juga berharap yang tadinya pos pembantu itu dinaikan kapasitasnya menjadi puskesmas,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Kota Bogor, Iceu Pujiati, mengatakan, sebagaimana diketahui bahwa Musrenbang ini adalah salah satu kegiatan yang nantinya akan menjadi satu masukan didalam rencana awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun 2021.

Jadwal RKPD 2021 ini sudah masuk di dalam Musrenbang RKPD 2021. Nantinya pada Maret 2020, setelah Musrenbang di kecamatan telah selesai di 6 Kecamatan di Kota Bogor ini, maka akan masuk ke dalam Forum OPD
Acara musrenbang dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Kartu Tanad Penduduk (KTP) sebanyak 13 KTP disampaikan kepada perwakilan di 3 Kelurahan. (prokompim:ismet/pri)

Bima Ajukan Proposal Bantuan ke Ridwan Kamil, Nominalnya Menggiurkan

0

BOGORDAILY – Walikota Bogor, Bima Arya, mengajukan proposal bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat senilai Rp321.1 Miliar.

Hal itupun disampaikan Politisi PAN kepada Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat Komunikasi Pembangunan Daerah (KOPDAR) di Istora Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

Pria yang disapa Bima ini mengatakan, usulan pertama yakni, Pembangunan Distrik Metering Area (DMA) sebesar Rp36,9 Miliar. Menurutnya, seharusnya tahun ini pembangunannya terealisasi, namun karena ada kendala sehingga diundur.

“Saat ini sambungan PDAM di Kota Bogor sudah 92 persen atau tiga besar di Indonesia, tetapi kehilangan airnya 30 persen. Kemudian ada beberapa titik yang belum 24 jam atau masih bergilir.

Kalau bantuan ini terealisasi Insya Allah berkurangnya air akan berkurang, kemudian tidak ada yang digilir lagi dan ini sangat berarti bagi warga Kota Bogor,” katanya dalam pres rilis yang diterima Bogordaily.net, Kamis (13/2/2020).

Kedua adalah, usulan revitalisasi gedung pelayanan RSUD Kota Bogor lanjutan sebesar Rp 250 Miliar.

“Baru saja kami meresmikan ruangan RSUD Kota Bogor yang baru, ada Rp30 miliar dari Provinsi dan Rp60 miliar dari APBD Kota Bogor, dan ingin kami lanjutkan dengan anggaran Rp250 miliar,” sebutnya.

Ketiga, usulan revitalisasi terminal penumpang (Tipe B) Bubulak sebesar Rp 5.5 Miliar. Bima menuturkan, Selama ini Terminal Bubulak sudah tidak berfungsi dan Pemkot Bogor ingin kembali memfungsikannya agar lalu lintas angkot dan lainnya dapat diatur di area perbatasan.

Keempat, usulan pembangunan Command Center sebesar Rp7 miliar. Dia menilai, selama ini Command Center sudah ada di Balai Kota Bogor, namun kondisinya sudah tidak memadai.

“Tahun ini kita akan bangun perpustakaan dan City Gallery dimana didalamnya terdapat Command Center,” tuturnya.

Kelima kata dia, adalah usulan sambungan peningkatan trotoar sebesar Rp14 miliar. Usulan ini untuk menyambungkan program Bogor sebagai kota yang ramah bagi pejalan kaki. Ke enam adalah usulan renovasi Rumah Potong Hewan (RPH) Bubulak sebesar Rp6.6 Miliar. (Andi).

Kota Bogor Perpanjang Pengiriman Sampah ke TPPAS Galuga

0

BOGORDAILY – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan pembahasan mengenai kuota sampah di Tempat Pengelolaan dan Proses Akhir Sampah (TPPAS) Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Hal itupun ditanggapi oleh Walikota Bogor, Bima Arya. Menurutnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, telah menyetujui usulan dari Pemkot Bogor mengenai sampah plastik yang direncanakan akan diolah di Tempat Pengelolaan dan Proses Akhir Sampah (TPPAS) Galuga.

“Di Galuga akan diperpanjang, mengolah sampah plastik disitu, Kabupaten juga akan menyumbanglah di Galuga itu.
Sementara di Nambo tetap berjalan tetapi karena Nambo ini ada kemunduran ya disesuaikan lagi nanti MoU nya dengan Nambo,” katanya kepada Bogordaily.net, Kamis (13/2/2020).

Artinya, menurut Politisi PAN itu, Volume sampah akan dikurangi yang tadinya sebanyak 400 Ton dan Provinsi perharinya kini mungkin akan mengalami pengurangan perharinya jika nanti akan dilakukan pengiriman ke Nambo.

“Ke Nambo ya dikurangi karena kan masih ada volume yang dikirim ke Galuga, nah itu disepakati Pak Gubernur Minta tujuh hari kemarin ini,” ucap Bima.

Pemkot Bogor juga nantinya akan melakukan kordinasi dengan Pemkab Bogor dalam melakukan kajian bersama. Dan setelah itu akan dikaji berapa angka yang dikirim ke Galuga baik dari Bumi Tegar Beriman maupun Kota Hujan.

“Untuk minimal volume sampah berapa nantinya, karena ada peserta baru juga dari Depok dan kabupaten lain bertambah juga, dan Kota Bogor akan dikurangi karena masih butuh pengiriman ke Galuga,” jelasnya.

Ketika ditanya diperpanjang berapa tahun, Bima menjawab selama dua tahun. Dari mulai Desember nanti akan dilakukan perpanjangan dua tahun kedepan.

“Kita berharap tahun ini bisa ground breaking lah, kita berharap tahun ini. Hanya di Galuga bukan hanya Kota Bogor dengan daerah yang lain bisa dengan kabupaten bisa dengan yang lain juga,” tukasnya.

Ia menambahkan, satu Minggu kedepan nanti akan ada pembahasan Nambo mengenai berapa Volume yang akan dikirim setiap harinya. (Andi).

Direktur Deep: Kerja Anggota DPRD Kabupaten Bogor Perlu Dipertanyakan

BOGORDAILY – Kinerja Anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2019-2024 dinilai semakin buruk. Hal itupun terlihatnya tidak ada para wakil rakyat itu saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di kecamatan-kecamatan yang ada di Bumi Tegar Beriman.

Direktur Democracy Electoral Empowerment Partnership (Deep), Yusfitriadi, mengatakan, Musrenbang merupakan aspirasi yang diusulkan dari desa atau kecamatan untuk diperjuangkan oleh wakil rakyat.

“Anggota DPRD seharusnya hadir mengawal dan menyerap aspirasi itu, kenapa ini malah tidak ada di acara Musrenbang,” katanya kepada Bogordaily.net, Kamis (13/2/2020).

Menurutnya, dimana program pemerintah bersifat bottom up, dan itu sesuai dengan spirit reformasi dan berdemokrasi yang digunakan di republik Indonesia.

Namun, menurut Yus sapaan akrabnya, faktanya tidak semua pihak memberikan perhatian khusus pada penyelenggaraan Musrenbang tersebut. Sehingga, pertanyaannya apakah program itu tidak penting lagi.

“Pertanyaan itu penting untuk dijawab oleh para pihak yang berkepentingan terutama pemeritah Kabupaten Bogor dalam hal ini eksekutif dan legislatif,” tanyanya.

Yus mengungkapkan, kenapa muncul pertanyaan itu, pertama adalah terkesan musrenbang itu hanya sekedar acara seremonial tahunan saja. Karena seringkali terjadi apa yang menjadi keputusan hanya sekedar keputusan tidak untuk dilaksanakan programnya.

“Kedua, sangat terlihat jelas rencana-rencana program yang diusulkan oleh pemerintah kepada DPRD merupakan program copy paste saja, tidak banyak sentuhan-sentuhan kreatifitas, progresifitas dan gagasan-gagasan inovasi. Sehingga tidak akan signifikan program pemerintah dalam perkembangan dan pertumbuhannya,” tukasnya dengan nada berintonasi kesal. (Andi)

Kasus Burger King Bodong, PN Cibinong Hanya Melakukan Denda Rp10 Juta Rupiah

0

BOGORDAILY – Kasus Burger King yang berlokasi di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor memasuki babak baru.

Kali ini Restoran cepat saji Burger King itu mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Cibinong Kelas IA.

Akan tetapi, pihak pengadilan yang diketuai oleh hakim Indra Meinantha, hanya melakukan hukiman denda Rp10 juta rupiah. Karena, Burger King belum mempunyai izin sama sekali.

Di PN Cibinong Kelas IA, Hakim Ketua Indra Meinantha memutus denda sangat ringan kepada resto siap saji itu meski perwakilan pelaku usaha tidak hadir dalam persidangan alias mangkir atau menghasilkan putusan verstek.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Dadang Yazid Bustomi, mengaku, saat pemanggilan sidang bagi pelaku usaha Burger King itu dirinya telah meminta majelis hakim untuk memberikan hukuman denda maksimal sebesar Rp50 juta.

“Saat dipanggil dalam sidang tadi, saya sempat memohon kepada hakim ketua untuk di putus denda maksimal sebesar Rp50 juta. Namun hasil pertimbangan dari Ketua majelis hakim berbeda, hanya memutus 10 juta rupiah saja,” katanya.

Menurutnya, meski hasil sidang tipiring itu tak memuaskan, dirinya akan tetap terus memantau usaha Burger King tersebut.

“Kita tetap pantau usaha tersebut setelah sidang ini, karena usaha itu tetap tidak boleh beroperasi sampai seluruh izinnya diurus,” tukasnya. (Andi)

Kemnaker RI Sebut Kedepan Indonesia Akan Banyak Kehilangan Pekerjaan

0

BOGORDAILY – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (RI), Ida Fauziyah, mengungkapkan, bahwa lambat laun di Indonesia akan banyak kehilangan pekerjaan dengan semakin pesatnya teknologi yang berkembang.

Hal itupun diungkapkan oleh Politisi PKB itu, saat menghadiri acara di Universitas Nahdatul Ulama (UNUSIA) cabang Jakarta, yang terletak di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (13/2/2020) siang tadi.

“Kedepannya banyak sekali pekerjaan yang hilang, tapi akan banyak juga pekerjaan baru yang muncul,” katanya kepada Bogordaily.net.

Akan tetapi, untuk mengantisipasi hal itu Kementerian Ketenagakerjaan RI itu akan melakukan berbagai pelatihan untuk bekerja secara mandiri (wirausaha.red).

“Banyak potensi kerjasama yang dilakukan oleh kemnaker. Intinya kita ingin meningkatkan kompetensi yang dimiliki, artinya bukan hanya lapangan kerja saja melainkan usaha lainnya juga,” ungkapnya.

Wanita yang disapa Ida ini menambahkan, pihaknya saat ini akan fokus kepada konteks kapasitas sumber daya manusia yang baik. Yaitu dari segi produktivitasnya.

“Kami punya banyak balai pelatihan kerja yang nanti akan di programkan kerjasama, dan kartu pra kerja juga yang nanti di list tahun 2020 ini,” tukasnya. (Andi).

Lucinta Luna Terjerat Narkoba, Nikita Mirzani Menduga Demi Stamina

0

BOGORDAILY – Nikita Mirzaniikut mengomentari ditangkapnya transgender Lucinta Luna karena kasus narkoba. Meski kenal, Nikita tak pernah tahu kenapa Lucinta pakai narkoba.

“Nah kita kan nggak pernah tahu kenapa dia bisa pakai obat penenang. Tunggu saja kelanjutannya kayak gimana,” kata Nikita Mirzani usai ‘Brownis’ di Gedung Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020).

Sementara itu, Nikita Mirzani menganggap Lucinta Luna yang pakai narkoba tak sepenuhnya bisa disalahkan. Dia menduga Lucinta Luna pakai narkoba untuk stamina.

“Kita nggak bisa underestimate atau jadinya orang pakai narkoba, kita musuhin atau karena apa. Ada memang untuk stamina supaya nggak capek, ada juga kayak gitu. Jadi Niki nggak pernah nge-judge orang,” pungkas Nikita Mirzani.”Nggak bisa disalahin ya, kita kan staminanya berbeda-beda. Kalau Niki nggak usah pakai narkoba, stamina Niki juga udah kencang, udah kuat, karena Niki maindset-nya kerja cari uang untuk anak, masa depan,” imbuhnya.

Lucinta Luna kini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ditangkap, polisi menemukan ekstasi, serta tramadol dan riklona di tas Lucinta Luna. Hasil tes urine-nya juga menunjukkan positif benzo.

Begini Cara Ben Kasyafani Lepas Rindu dengan Anak

0

BOGORDAILY – Artis Ben Kasyafani punya cara tersendiri untuk melepas rindu dengan buah hatinya Sienna Ameerah Kasyafani. Ben dan Sienna jarang bertemu karena tak tinggal bersama.

Olahraga renang menjadi salah satu alternatif yang biasa ia lakukan untuk menghabiskan waktu bersama putrinya dengan Marshanda itu. Saat berenang, mereka bisa berinteraksi tanpa gadget.

“Karena kalau berenang nggak bawa gawai. Kalau berenang nggak akan sama yang lain, ya lu berdua sama anak, ya sama anak aja,” ujar Ben saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).

Selain melepas rasa kangennya, Ben juga mengaku ingin selalu menjaga sang anak dalam setiap kegiatannya. Salah satu contohnya, berenang.

“Harus jagain dia, harus latih dia renang, harus fokus perhatian dia,” ungkapnya.

“Karena kalau kegiatan lain pasti ada kerjaan kan, kalau ini benar-benar full perhatian ke anak,” tambah Ben.

Kegiatan ini juga sering ia lakukan bersama Sienna di hari libur sebagai bentuk kedekatan sang ayah dengan anak perempuannya. Dengan demikian, momen-momen pertemuan mereka jadi lebih bermakna.

“Jadi kalau weekend gue luangkan waktu jadi father and daughter gitu. Punya suatu waktu mamanya, ibunya nggak ikut, jadi gue sama anak aja,” kata Ben.

Krisdayanti Bingung Pemaparan Program KB di Kota Bogor

0

BOGORDAILY – Anggota IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Krisdayanti, yang salah satunya fokus di bidang keluarga berencana (KB) nampaknya kurang paham ketika ditanya program yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Bogor itu.

Hal itupun terlihat saat Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kota Bogor, Kamis (13/2/2020) tadi.

“Program Berencana yang di canangkan oleh Pemerintah Kota Bogor bisa memberikan inspirasi dan aspirasi untuk daerah lain, untuk bisa konsen dalam pembangunan keluarga berencana,” katanya kepada Bogordaily.net.

Mantan istri dari Anang Hermansyah inipun kebingungan dengan pemaparan yang dijelaskan oleh Pemerintah Kota Bogor tersebut.

“Tadi setelah kami mendengar pemaparannya memang ada banyak sekali pelatihan-pelatihan yang dilakukan oleh pemerintah Kota Bogor saya juga kurang paham,” akunya.

Tadi juga bingung dananya diambil dari mana. Tapi setelah saya mendengar teman-teman lain bahwa dari jajaran pemerintah juga engga lagi menerima honor-honor.

“Artinya tingkat kemiskinan yah justru tinggi dan tadi percontohan di RW 11 menjadi kampung KB Cukup. Banyak semangat-semangat percontohan yang lain,” tukasnya. (Andi).

Aji Santoso Membela, Soal Penalti Makan Konate Gagal

0

BOGORDAILY – Makan Konate membuang peluang bagus dari titik penalti saat Persebaya Surabaya kalah dari Bhayangkara FC. Aji Santoso tak mau membesar-besarkan hal ini.

Konate menghadapi kans bagus untuk membawa Persebaya unggul atas Bhayangkara pada menit ke-67, dalam laga Piala Gubernur Jatim di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Rabu (12/2/2020) sore WIB. Tapi sepakannya melambung.

Malah tiga menit kemudian Persebaya kemasukan oleh Dendi Sulistiawan. Gol itu menjadi satu-satunya pembeda antara kedua kubu di pertandingan ini.

Kegagalan Konate menceploskan bola dari titik penalti buat Pelatih Persebaya merupakan sesuatu yang sangat bisa dimaklumi. Seluruh pemain pernah mengalami dan oleh karena itu ia tak mau membuat keruh keadaan.

Aji lebih jauh menjelaskan bahwa Konate masih dalam tahap penyesuaian dengan tim. Bahkan kondisi tubuhnya belum benar-benar prima.

“Ini wajar, lumrah, pemain dunia mana, Cristiano Ronaldo pernah nggak masuk, Maradona, Lionel Messi. Jadi ini bukan sesuatu yang wajar dan wah. Menurut saya wajar dan saya tidak menyalahkan Konate,” kata Aji Santoso.

“Saat bermain lawan Sabah FA, kondisinya Konate memang belum seratus persen. Dia perlu banyak bermain dengan tim. Ini Konate baru dua setengah hari ini siap main full. Main lawan Sabah nggak full, lawan Persik kemarin 20 menit, jadi memang butuh banyak main dengan tim. Secara keseluruhan skill, kualitas tidak ada masalah,” lanjut Aji Santoso.

Konate pribadi menyampaikan permintaan maafnya kepada suporter Persebaya karena gagal menyarangkan gol dari penalti.

“Saya kecewa, saya minta maaf kepada bonek bonita. Saya mau masukin gol, saya mau menang. Tuhan belum kasih rejeki. Insya Allah kita fokus lagi, Insya Allah kita fokus lagi. Sekali lagi saya minta maaf kepada bonek, bonita,” kata Konate.