Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8496

Hujan Guyur Bogor, Bendungan Katulampa Siaga III

0

BOGORDAILY – Hujan yang mengguyur wilayah Kota dan Kabupaten Bogor dari sore tadi membuat tinggi muka air bendungan Katulampa, Kota Bogor naik pada pukul 21: 30 WIB berstatus siaga III.

Ketika di konfirmasi Bogordaily.net, Kordinator subunit pelayanan Ciliwung Katulampa, Andi Sudirma mengatakan, ketinggian saat ini mencapai 110 cm.

“Sekarang jam 21:30 WIB malam, ketinggian mencapai 110 cm,” katanya kepada Bogordaily.net, Jumat (7/2/2020) malam.

Andi sapaan akrabnya menjelaskan, ketinggian ini terjadi akibat curah hujan dari sore hingga saat berita ini diterbitkan masih berlangsung.

“Tadi pukul 17:35 masih 70 cm, sementara untuk di TMA pintu inteke kalibaru (saluran induk katulampa) 30 cm, sekarang sudah naik ketinggiannya mencapai 110 cm,” tukasnya. (Andi)

Pemkot Bogor Gelontorkan Rp 800 Juta untuk Digitalisasi PN Bogor

0

BOGORDAILY – Upaya mendukung pencapaian visi Mahkamah Agung (MA) RI yang tertuang dalam cetak biru (Blue Print) 2010-2035, berupa terwujudnya Badan Peradilan Indonesia yang Agung, Pengadilan Negeri (PN) Bogor Kelas I B terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan.
Peningkatan kualitas itu salah satunya dengan melaunching Ruang Persidangan Modern Berbasis Teknologi Informasi yang digelar di PN Bogor Kelas I B, Jalan Pengadilan, Kota Bogor, Jumat (7/2/20), yang turut dihadiri Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Ketua PN Bogor Kelas I B, Ridwan mengatakan, ruang persidangan modern berbasis teknologi informasi ini pertama dan satu-satunya di Indonesia. Teknologi ini dilengkapi perangkat dan fitur digital, yang mampu mendukung pelayanan administrasi perkara dan persidangan secara elektronik dengan beragam keunggulan.
Sebut saja mampu mendukung pelaksanaan persidangan elektronik (e-litigasi), mampu mendukung pelaksanaan acara pemeriksaan saksi atau ahli, acara mediasi atau acara pemeriksaan setempat dengan menggunakan fitur video conference multi user.

“Kami sudah pernah melaksanakan mediasi dengan pihak yang berada di Belanda, Australia dan Jember,” ujar Ridwan.
Tak berhenti sampai disitu, keunggulan lainnya dari inovasi ini mampu menciptakan arsip digital berupa file, audio, visual, hasil rekaman selama proses persidangan secara real time dengan fitur live recording dan mendukung fitur live streaming yang terintegrasi dengan jaringan internet.
Terkait alat bukti, di ruang persidangan modern ini pun sudah dilengkapi dengan perangkat Visualiser. Perangkat ini bisa menampilkan barang bukti lebih jelas dan bisa dapat digunakan saat proses pemeriksaan saksi atau ahli secara jarak jauh.

“Tersedianya ruang persidangan modern berbasis teknologi informasi membuat proses peradilan menjadi lebih efektif dan efisien. Dengan begitu PN Bogor akan semakin mampu memenuhi prinsip peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan dana hibah untuk pembangunan Ruang Persidangan Modern Berbasis Teknologi Informasi dengan anggaran Rp 800 juta. Mekanisme hibah ini sebagai bentuk dukungan dan realisasi kolaborasi mewujudkan visi Pemkot Bogor sebagai Kota Cerdas (Smart City).

“Dengan adanya ruang persidangan modern ini memudahkan pelayanan, membuat efisien dan membuat suasana Bogor jadi kondusif, mengingat ada live sidang jadi tidak perlu datang kesini, memudahkan hakim. Jadi kedepan akan kami koordinasi terus apa lagi yang dibutuhkan PN Bogor,” katanya. (prokompim:fla/ismet/indra-sz/bdn)

TNI Akan Bangun Jembatan Gantung Dari Besi Menuju Tiga Kampung di Cileuksa

0

BOGORDAILY – Danrem 061/Surya Kencana (Korem) Brigadir Jenderal, Novi Helmy Prasetya, akan segera membangun jembatan menuju tiga kampung di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Jembatan yang akan dibangun dari besi itu nantinya bisa memudahkan akses bagi masyarakat di Kampung Ciparempeng, Cijairin dan Ciear.

“Saya mengajukan ke Batalion Zeni kemarin ini, dan sudah survei bersama teman Rescue untuk pembuatan jembatan, dan untuk kontrol ke sana. Mengenai kebutuhan dan titiknya yang memang betul aman untuk dilalui,” katanya kepada Bogordaily.net, ketika ditemui di ruangan kerjanya, Jum’at (7/2/20).

Menurutnya, pembangunan jembatan dari besi itu nantinya dibuat seperti jembatan gantung. Dengan panjang kurang lebih 50 meter diatas sungai Ciberang dan lebar kurang lebih satu meter.

“Nanti akan di pasang penyebrangan besi jembatan gantung panjangnya kurang lebih 50 meter dari atas, bukan di area yang sekarang di bangun pakai kayu,” jelasnya.

Pria yang sering disapa Helmy ini menuturkan, untuk pembangunan jembatan ke tiga kampung yang berbatasan dengan Kabupaten Lebak itu akan dilaksanakan bulan Februari 2020 ini.

“Insyallah mudah mudahan bulan ini kita akan mengerjakan itu nanti,” tukasnya.

Sebelumnya, Kodim 0621/Kabupaten Bogor sudah membangun jembatan yang menghubungkan tiga dari 11 kampung di Desa Cileuksa, yang masih terisolasi pada Sabtu (25/1/20) lalu dengan menggunakan kayu dan bambu.

Untuk sekedar diketahui, jembatan yang terbuat dari beton menuju tiga kampung yaitu Kampung Ciparempeng, Cijairin dan Ciear di Desa Cikeuksa, Kecamatam Sukajaya terbawa banjir bandang Sungai Ciberang pada awal tahun 2020 lalu. (Andi)

Pemkot Kucurkan Dana Rp800 Juta Untuk Percantik Sistem di PN Bogor

0

BOGORDAILY – Dalam rangka mendukung pencapaian Visi Mahkamah Agung RI yang tertuang dalam cetak biru (Blue Print) tahun 2010-2035, Pengadilan Negeri (PN) Bogor Kelas I B terus meningkaykan kuwalitas pelayanan bagi masyarakat.

Ketua PN Bogor Kelas I B, Ridwan, mengatakan, ruang persidangan modern berbasis teknologi informasi yang merupakan pertama dan satu-satunya di Indonesia ini telah dilengkapi dengan perangkat dan fitur digital.

Menurutnya, hal itu bisa mendukung pelayanan administrasi perkara dan persidangan secara elektronik dengan beberapa keunggulan.

“Hal ini mampu mendukung pelaksanaan acara pemeriksaan saksi atau ahli, acara mediasi atau acara pemeriksaan setempat dengan menggunakan fitur video conference multi user,” katanya dalam pres rilisnya yang diterima Bogordaily.net, Jumat (7/2/2020).

Ia mengungkapkan, keunggulan lainnya dari inovasi ini mampu menciptakan arsip digital berupa file, audio, visual, hasil rekaman selama proses persidangan secara real time dengan fitur live recording dan mendukung fitur live streaming yang terintegrasi dengan jaringan internet.

“Terkait alat bukti, di ruang persidangan modern ini pun sudah dilengkapi dengan perangkat visualiser. Perangkat ini bisa menampilkan barang bukti lebih jelas dan bisa dapat digunakan saat proses pemeriksaan saksi atau ahli secara jarak jauh,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan dana hibah untuk pembangunan Ruang Persidangan Modern Berbasis Teknologi Informasi dengan anggaran Rp800 juta.

Mekanisme hibah ini sebagai bentuk dukungan dan realisasi kolaborasi mewujudkan visi Pemkot Bogor sebagai Kota Cerdas (Smart City).

“Dengan adanya ruang persidangan modern ini memudahkan pelayanan, membuat efisien dan membuat suasana Bogor jadi kondusif, mengingat ada live sidang jadi tidak perlu datang kesini, memudahkan hakim. Jadi kedepan akan kami koordinasi terus apa lagi yang dibutuhkan PN Bogor,” singkatnya. (Andi)

Warga Geger, Mayat Bayi Ngambang di Ciliwung

0

BOGORDAILY – Warga disekitar bantaran Sungai Ciliwung, Kampung Kedung Halang Wesel, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanahsareal, geger setelah ditemukan mayat bayi dalam kondisi mengambang, Jumat (7/2/20).

Petugas kepolisian dibantu aparat TNI dan warga mengevakuasi mayat bayi yang diperkirakan berusia saru hari.

PANWA Piket Polsek Tanahsareal TANAH SAREAL IPTU Surdiyana menjelaskan polisi mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Sejumlah saksi dimintai keterangan. Kasus oenemuan mayat bayi ino ditangani petugas Polsek Tanahsareal, Kota Bogor.

“Kami bawa ke rumah sakit untuk diotopsi, lalu dimakamkan di pemakaman umum di kayumanis,” papar Surdiyana. (bdn)

Ustaz Abdul Somad Bercerita Sakitnya Di-bully

0

BOGORDAILY – Efek bullying bisa dirasakan semua orang, termasuk oleh Ustaz Abdul Somad (UAS). UAS pun tak memungkiri bahwa sakitnya di-bully sulit hilang.

Hal itu diungkapkan UAS saat berbincang dengan Ustaz Derry Sulaiman. Video perbincangan singkat itu lalu diunggah Ustaz Derry di akun Instagram miliknya.

“Kalau senang, jangan terlalu senang, karena senang sementara. Kalau susah, jangan terlalu risau, karena susah pun sementara. Dunia sementara, akhirat selamanya,” ucap UAS.

UAS lalu menyebut ‘DSAS’, yang merupakan nama channel YouTube Ustaz Derry Sulaiman. Namun kepanjangannya diganti jadi ‘Derry Sulaiman, Abdul Somad’.

“Masyaallah. Kalau di-bully, Ustaz? Sementara nggak, Ustaz?” tanya Ustaz Derry Sulaiman.

“Di-bully sementara, sakitnya agak lama,” jawab UAS sambil disambut tawa keduanya.

Ustaz Derry Sulaiman lalu bertanya apakah selama ini UAS membaca komentar-komentar bernada bullying itu. UAS berpendapat komentar-komentar itu tak perlu dibaca.

“Nggak usah dibaca. Karena, kalau kaca jatuh ke lantai bisa direkat, tapi kalau hati rusak, ke mana obat akan dicari,” ucap UAS.

Ustaz Derry Sulaiman lalu mengajak UAS bernyanyi. Ungkapan tentang sakitnya di-bully juga terselip di lantunan itu.

“Sedih, sementara. Bahagia, sementara. Sakit, sementara. Di-bully, agak lama,” nyanyi UAS dan Ustaz Derry Sulaiman.

Alasan Nikita Willy Terima Jadi Duta Antinarkoba

0

BOGORDAILY – Nikita Willy beberapa waktu lalu tiba-tiba dipanggil dan datang ke Mabes Polri. Kehadiran Nikita Willy pun banyak dipertanyakan.

Dalam keterangan di Instagramnya, Nikita Willy mengatakan dirinya datang karena dipercaya untuk menjadi Duta Antinarkoba. Ternyata, tawaran itu sudah datang sejak lama kepada Nikita Willy.

“Tugas ini sudah ditawarkan sejak Bapak Wakapolri (Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono) masih menjabat Kapolda. Tapi, karena kesibukan Nikita, kemarin stripping dan layar lebar, jadi belum bisa menjalankan amanat Bapak Kapolda waktu itu,” kata Yora, ibunda Nikita Willy kepada detikcom, Jumat (7/2/2020).

Setelah beberapa waktu, barulah Nikita Willy mau menerima tawaran tersebut. Yora mengatakan, nantinya Nikita Willy akan membantu kepolisian dalam mensosialisasikan bukan cuma soal narkoba.

“Niki menerima tawaran dari wakapolri. Kami siap membantu kepolisian dalam mensosialisasikan apapun, nggak narkoba saja. Tapi untuk saat ini yang diprioritaskan untuk narkoba di kalangan anak muda,” ungkapnya.

“Rencana ke depan, sedang kami bicarakan dengan Brigjen Pol Bapak Argo Yuwono,” sambung Yora.

Nikita Willy juga sudah menjelaskan sebagian tugasnya dalam postingan. Dalam pertemuan bersama Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono, Nikita Willy banyak membahas soal gaya hidup dan bahaya narkoba untuk anak muda terutama selebriti.

Nikita pun menuliskan mendapat tugaskan untuk bersosialisasi ke kampus-kampus soal bahaya narkoba. Ia begitu excited untuk hal tersebut.

4 Tim Dijagokan Bakal Juara Balakujang 2020

0

BOGORDAILY – Mantan pemain Porda Bogor tahun 90 an. Admiral Hefi. Memprediksi ada 4 tim yang bakal juara dalam turnamen Balakujang tahun ini.

Keempat tim tersebut adalah, juara bertahan PB. Tirta Karya. Awet Rajet A. Naurah dan PB. Jaya Naga. Menurutnya, pertandingan bakal seru dan menarik.

Karena banyak pemain yang bertanding mayoritas adalah pemain-pemain yang turun di ajang Sirkuit Nasional {Sirnas PBSI).

“Keempat tim itulah yang berpeluang juara, atau akan lahir juara baru,” beber Efi, panggilan akrabnya.

Turnamen Balakujang untuk tahun ini. Sangat menarik dilihat dari animo peserta. Karena ada dari Jakarta, Karawang, Bandung, Tanggerang dan Bekasi. Sebagai juara bertahan PB.

Tirta Karya bakal menemui lawan cukup berat. Walau peluang mempertahankan juara masih tetap ada. Apalagi tentu saja sebagai juara bertahan akan mempersiapkan materi pemain.

“Pertandingan akan seru sejak dari babak penyisihan. Tidak tertutup bakal lahir juara baru,” tandas Efi kepada Bogordaily.net.

Dihubungi terpisah Dian Cardiyawan, ketua Panitia penyelenggara mengatakan, walaupun ada 8 unggulan yang akan bertanding.

Tidak tertutup kemungkinan akan banyak kejutan. Pasalnya ada beberapa tim non unggulan yang menurunkan para pemain cukup bagus.

Salah satunya adalah dari PB Selection Jakarta. Belum lagi tim pendatang yang juga menurunkan para pemain Sirnas usia muda.

Dalam pertandingan bulutangkis beregu. Biasanya faktor strategi akan menentukannya siapa pemenang nya. Bisa saja tim yang bagus materi pemain kalah oleh tim yang memiliki materi pemain sama.

Kalah karena salah menempatkan taktis dan strategi membaca kekuatan lawan. “Waduh agak sulit di prediksi karena kekuatan tim unggulan dan non unggulan sangat merata,” ujar Dian melalui pesan WhatsApp nya. (Gib)

Ada Dua Striker Asing, Pemain Muda Persib Ini akan Siap Bersaing

0

BOGORDAILY – Penyerang muda Persib Bandung, Beni Oktavianto, menghadapi persaingan ketat di lini serang timnya. Tapi, Beni tak khawatir dengan itu dan siap menghadapinya.

Saat ini Persib memiliki amunisi cukup banyak di lini depan seperti Zulham Zamrun plus dua pemain asing, Wander Luiz dan Geoffrey Castillion yang mungkin akan menjadi rekan sekaligus lawan untuk Beni.

Belum lagi muncul rumor Persib sedang mendekati mantan penyerang Bali United, Ilija Spasojevic. Ini tentu membuat persaingan di lini depan makin sengit dan bisa saja Beni tersingkir.

Meski demikian, Beni tak khawatir dengan hal tersebut karena merupakan kewajaran dalam sepakbola. Justru kehadiran penyerang asing itu bisa dijadikan ladang ilmu untuknya mengasah diri.

“Kerja keras saja dulu mau main apa enggak, itu kan semuanya dari pelatih. Terus banyak belajar dari pemain-pemain depan asing, termasuk Zulham,” kata Beni saat ditemui Stadion GBLA, Kamis (6/2/2020).

“Alhamdulillah sekarang sudah mulai bisa adaptasi, kalau posisi yang nyaman itu tergantung pelatih, saya dimana pun siap,” ucap Beni.

Beni merupakan rekrutan kedua Persib untuk Liga 1 2020, setelah Victor Igbonefo. Dias pernah merumput bersama klub Liga 2 seperti Persiba Balikpapan, Persik Kediri, dan Kalteng Putera.

“Liga 1 dan 2 ada perbedaannya ya, kalau Liga 2 lebih keras, kalau Liga 1 lebih ke taktikal,” demikian dia.

Sebanyak 22 Pelaku UMKM Ikuti Bazar Diskanak Kabupaten Bogor

BOGORDAILY – Sebanyak 22 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengikuti acara Bazar yang dilaksanakan rutin setiap bulan, oleh Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor, dilaksanakan di halaman kantornya.

Kasi Pelayanan Usaha Permodalan dan Perikanan, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Rida Tresna Dewi, mengatakan, acara Bazar ini rutin dilaksanakan setiap bulannya pada awal Jumat yang diikuti oleh UMKM binaan Dinas Perikanan dan Peternakan.

“Ini kan setiap bulan dilaksanakan nya berbeda-beda, yang dibina oleh kami banyak ada sekitar ratusan pelaku UMKN di Kabupaten Bogor, untuk yang mengikuti bazar ini karena kita keterbatasan sarananya kita hanya punya delapan tenda di pakai, itu jadi sekarang ini ada 22 UMKM itupun tidak semuanya yang menghasilkan produk olahan perikanan maupun pertanian, tapi juga menunjang kegiatan Bazar sendiri,” katanya kepada Bogordaily.net, ketika ditemui di sela-sela acara Bazar, Jumat (7/2/2020).

Untuk tahun ini Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor mengadakan Bazar 12 kali.

“Bulan depannya di rolling, soalnya kan ini ada yang sudah daftar mengundurkan diri banyak lah, jadi kita harus cepat mengganti tempat nya juga kan sayang jika dibiarkan kosong. Acara ini dimulai jam 7 pagi sampai sore,” akunya.

Untuk targetnya tersendiri ialah, dari segi sisi uji rasa dan uji marketingnya. Hal itu bertujuan untuk memudahkan dalam melakuka promosi ke luar daerah.

“Yang keluar daerah produknya yang dibina olahan perikanan sudah banyak, minimal mereka tahu ini adalah produk perikanan karena kita juga ada binaan KKP juga,” tuturnya.

Dirinya berharap, dengan adanya bazar ini diharapkan bisa memajukan kembali para pelaku UMKM di Kabupaten Bogor dan kegiatan bisa lebih rapih kembali.

“Sebenarnya ini ada dua penyelenggaraan nya, di bidang peternakan dan perikanan, kita secara bergantian perbulannya juga, di tahun ini baru bulan ini, karena kemarin banyak event di bulan Desember 2019,” tukasnya. (Andi)