Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 8514

Ini 9 Data dan Fakta Kemenangan Tottenham Atas Man City

0

BOGORDAILY – Tottenham Hotspur mengalahkan Manchester City 2-0 di pekan ke-25 Liga Inggris. Berikut ini 9 data dan fakta kemenangan The Lilywhites atas The Citizens.

Tottenham vs City berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (2/2/2020) malam WIB. Kedua tim bermain sama kuat 0-0 di babak pertama, meski tim tamu sempat mendapat peluang dari titik putih yang digagalkan Hugo Lloris.

Setelah turun minum, skuat asuhan Pep Guardiola itu terpaksa bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-60. Oleksandr Zinchenko diusir wasit akibat kartu merah yang diterimanya.

Diusirnya Zinchenko membuat Tottenham lebih leluasa mengeksploitasi pertahanan City. Alhasil, Steven Bergwijn dan Son Heung-min mencetak gol kemenangan tim yang dipimpin Jose Mourinho itu, sekaligus menutup laga dengan skor 2-0.

Hasil ini membawa Tottenham meraih 37 poin dan berada di urutan kelima klasemen Liga Inggris. Sedangkan City tertahan di posisi kedua dengan 51 poin.

Berikut ini 9 data dan fakta kemenangan Tottenham atas City seperti dilansir Opta:

– Spurs meraih kemenangan Liga Inggris pertama mereka melawan Manchester City sejak Oktober 2016, yang juga merupakan kemenangan 2-0 di kandang (saat itu di White Hart Lane).

– Manchester City sekarang telah kalah dalam enam pertandingan di Premier League musim ini; jumlah tersebut menyamai rekor kekalahan terbanyak dalam satu musim di bawah manajer Pep Guardiola tiga tahun lalu (enam di 2016-17).

– Bos Spurs José Mourinho meraih kemenangan keenamnya melawan Pep Guardiola di semua kompetisi – hanya Jürgen Klopp yang mengalahkan Pep di lebih banyak kesempatan (8). Namun, Mourinho kini telah menang melawan Guardiola dengan empat tim berbeda (Inter Milan, Real Madrid, Manchester United dan Spurs); paling banyak dari manajer mana pun.

– Manchester City telah menjalani pertandingan beruntun tanpa mencetak gol untuk pertama kalinya di bawah Pep Guardiola, setelah terakhir melakukan hal itu pada Maret 2016 di bawah Manuel Pellegrini (tiga pertandingan tanpa gol).

– Gol Steven Bergwijn untuk Spurs menjadikannya pemain ke-250 yang mencetak gol pada debutnya di Liga Inggris, serta menjadi pemain Belanda ke-13 yang melakukannya.

– Sejak awal 2016-17, hanya Jamie Vardy (6) yang telah mencetak lebih banyak gol melawan Manchester City asuhan Pep Guardiola ketimbang Son Heung-Min (5) di semua kompetisi.

– Manchester City gagal mencetak empat dari enam penalti terakhir yang mereka ambil di semua kompetisi, dengan tiga pemain berbeda bertanggung jawab atas tendangan penalti yang gagal ini (Gabriel Jesus x2, Sterling dan Guendogan).

– Kiper Hugo Lloris telah menyelamatkan tiga dari empat penalti terakhir yang dia hadapi di Liga Premier. Pemain Prancis itu kini bersanding dengan mantan penjaga gawang Tottenham, Heurelho Gomes, yang melakukan penyelamatan penalti terbanyak di Liga Inggris (lima kali).

– Oleksandr Zinchenko menjadi pemain Manchester City ketiga yang diusir wasit di liga musim ini – tidak ada tim yang mendapat kartu merah lebih banyak dari tim Pep Guardiola pada musim 2019/2020.

Netizen Buru Video “Skandal Hot” Polwan Bogor yang Ngamar di Hotel Bareng Selingkuhannya

BOGORDAILY – Netizen memang selalu penasaran. Termasuk heboh soal “skandal hot” Polwan Bogor yang diduga selingkuh. Penasar itu semakin menjadi setelah ada kabar cctv hotel tempat mereka memadu kasih disita.

Para netizen pun seolah berlomba berburu video tersebut. Ya, Kejadian ini benar-benar bikin geleng kepala. Biasanya pria yang selingkuh. Yang ini justru perempuannya yang selingkuh. Skandal hot itu pun dibongkar sang suami dan dilapprkan.

Pelaku nya adalah Seorang polisi wanita (Polwan) di Bogor berinisial SD berpangkat Inspektur Dua (Ipda). Dia diduga terlibat perselingkuhan dengan sesama anggota polisi berpangkat sama berinisial DS asal Riau.

Mereka berdua menjabat sebagai kepala unit (kanit) di masing-masing Polres yang berbeda.

Dugaan perselingkuhan tercium oleh RAS (42), suami dari Ipda SD, asal Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor yang berprofesi sebagai pelaut.

Kuasa Hukum RAS, Mahfuzin Ritonga, menceritakan bahwa ada dua kejadian perselingkuhan yang diduga dilakukan Ipda SD.

Pertama berdasarkan hasil cek post, pada 12 Desember 2018, Ipda SD berangkat ke Pekanbaru Riau.

Setelah diintrogasi secara internal keluarga, Ipda SD mengakui perbuatannya telah menemui pria diduga selingkuhannya yakni Ipda DS.

Ipda SD juga membuat surat pernyataan atas perbuatannya itu dan dimaafkan oleh RAS, sang suami.

“Setelah kejadian, barulah proses ini seminggu kemudian, diintrogasi lah sama keluarga dan (Saudari Ipda SD) membuat surat pernyataan. Tapi tidak spesifik, intinya saya tidak akan mengulangi perbuatan tersebut, seperti itu,” ungkap Mahfuzin Ritonga, kepada wartawan, Minggu (2/2/2020).

Namun, Ipda SD rupanya mengulangi perbuatannya itu yang mana kali ini dia bertemu dengan polisi asal Riau itu di Hotel Amaris, Bogor.

Mereka berdua bertemu di hotel tersebut dengan barang bukti check in tanggal 23 Maret 2019 dan check out 24 Maret 2019 atas nama Ipda SD.

Geram mendapati istrinya kembali mengulangi perbuatannya, RAS pun melaporkan hal ini ke Propam Polresta Bogor Kota.

Propam kemudian menyerahkan kasus ini ke unit reskrim dan melibatkan unit PPA.

“Sang suami melapor ke propam lah awalnya, barang bukti sudah diambil semuanya. Diarahkan lah ke reskrim menbuat SPKT. Di situ barulah ditangani unit PPA. Kemudian dari lidik pun sudah menemukan bukti permulaan yang cukup, dinaikin lah ke tahap penyidikan atau sidik,” kata Mahfuzin.

Namun, kasus tersebut dihentikan di tingkat penyidikan dengan alasan kurang bukti.

“Di situ bertentangan dengan isi bukti awal yang cukup itu. Lalu kita ajukanlah pra peradilan, di tahap itu ditolak hasilnya. Saya tetep berkomunikasi dengan propam tentang sidang disiplin,” kata Mahfuzin.

Terpisah, Kasi Propam Polresta Bogor Kota Ipda Hambali menyatakan siap menggelar persidangan disiplin atas sang polwan yang dilaporkan suaminya dengan dugaan perzinahan (selingkuh) tersebut.

Rencananya persidangan akan digelar pada Februari 2020 ini.

“Pasal yang kami pakai itu pasal 5 huruf A tentang melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan, harkat dan martabat negara dan institusi Polri,” kata Ipda Hambali.

Propam sudah menyita berbagai alat bukti mulai dari rekaman CCTV hotel, hingga ponsel milik terlapor. (*/bdn)

Heboh, “Skandal Hot” Polwan Bogor Dilaporkan. Rekaman CCTV Hotel Disita

BOGORDAILY – Kejadian ini benar-benar bikin geleng kepala. Biasanya pria yang selingkuh. Yang ini justru perempuan nya yang selingkuh. Skandal hot itu pun dibongkar sang suami dan dilapprkan.

Pelaku nya adalah Seorang polisi wanita (Polwan) di Bogor berinisial SD berpangkat Inspektur Dua (Ipda). Dia diduga terlibat perselingkuhan dengan sesama anggota polisi berpangkat sama berinisial DS asal Riau.

Mereka berdua menjabat sebagai kepala unit (kanit) di masing-masing Polres yang berbeda.

Dugaan perselingkuhan tercium oleh RAS (42), suami dari Ipda SD, asal Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor yang berprofesi sebagai pelaut.

Kuasa Hukum RAS, Mahfuzin Ritonga, menceritakan bahwa ada dua kejadian perselingkuhan yang diduga dilakukan Ipda SD.

Pertama berdasarkan hasil cek post, pada 12 Desember 2018, Ipda SD berangkat ke Pekanbaru Riau.

Setelah diintrogasi secara internal keluarga, Ipda SD mengakui perbuatannya telah menemui pria diduga selingkuhannya yakni Ipda DS.

Ipda SD juga membuat surat pernyataan atas perbuatannya itu dan dimaafkan oleh RAS, sang suami.

“Setelah kejadian, barulah proses ini seminggu kemudian, diintrogasi lah sama keluarga dan (Saudari Ipda SD) membuat surat pernyataan. Tapi tidak spesifik, intinya saya tidak akan mengulangi perbuatan tersebut, seperti itu,” ungkap Mahfuzin Ritonga, kepada wartawan, Minggu (2/2/2020).

Namun, Ipda SD rupanya mengulangi perbuatannya itu yang mana kali ini dia bertemu dengan polisi asal Riau itu di Hotel Amaris, Bogor.

Mereka berdua bertemu di hotel tersebut dengan barang bukti check in tanggal 23 Maret 2019 dan check out 24 Maret 2019 atas nama Ipda SD.

Geram mendapati istrinya kembali mengulangi perbuatannya, RAS pun melaporkan hal ini ke Propam Polresta Bogor Kota.

Propam kemudian menyerahkan kasus ini ke unit reskrim dan melibatkan unit PPA.

“Sang suami melapor ke propam lah awalnya, barang bukti sudah diambil semuanya. Diarahkan lah ke reskrim menbuat SPKT. Di situ barulah ditangani unit PPA. Kemudian dari lidik pun sudah menemukan bukti permulaan yang cukup, dinaikin lah ke tahap penyidikan atau sidik,” kata Mahfuzin.

Namun, kasus tersebut dihentikan di tingkat penyidikan dengan alasan kurang bukti.

“Di situ bertentangan dengan isi bukti awal yang cukup itu. Lalu kita ajukanlah pra peradilan, di tahap itu ditolak hasilnya. Saya tetep berkomunikasi dengan propam tentang sidang disiplin,” kata Mahfuzin.

Terpisah, Kasi Propam Polresta Bogor Kota Ipda Hambali menyatakan siap menggelar persidangan disiplin atas sang polwan yang dilaporkan suaminya dengan dugaan perzinahan (selingkuh) tersebut.

Rencananya persidangan akan digelar pada Februari 2020 ini.

“Pasal yang kami pakai itu pasal 5 huruf A tentang melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan, harkat dan martabat negara dan institusi Polri,” kata Ipda Hambali.

Propam sudah menyita berbagai alat bukti mulai dari rekaman CCTV hotel, hingga ponsel milik terlapor. (*/bdn)

Warga Natuna Takut Kena Corona, Lokasi Karantina Cuma Hanggar Pesawat

BOGORDAILY – Pemerintah memutuskan Kabupaten Natuna sebagai tempat karantina WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China, lokasi awal munculnya wabah virus Corona. Namun, warga Natuna menolak keputusan tersebut.

Eni Sayaroh, warga Natuna, salah satu yang keberatan. Menurutnya, pemerintah secara mendadak memutuskan Natuna sebagai lokasi karantina. Keputusan ini bahkan berujung demonstrasi.

“Otomatis kan masyarakat terkejut dan ibaratnya (takut) dengan virus Corona sendiri ya,” kata Eni, Jakarta, Minggu (2/1).

Warga Sungai Hulu, Bunguran Timur, Kabupaten Natuna itu menganggap apa yang dikatakan pemerintah ihwal kondisi penampungan karantina juga mengada-ada. Pasalnya pemerintah mengatakan bahwa lokasi itu jauh dari pemukiman warga. Padahal kenyataannya hanya berjarak sekitar satu kilometer saja.

“Padahal kita itu jaraknya, mas bisa dicek di Google Map ya. Itu kita sekitar satu kilometer dari penduduk ke tempat (karantina),” ucap dia.

Belum lagi kemp karantina di sana juga hanya sebuah hanggar pesawat yang diberikan tenda-tenda.

Warga, menurut Eni, juga merasa kecewa karena pemerintah mengatakan pemilihan Natuna sebagai tempat karantina didasarkan pada meminimalisir sebaran virus mematikan tersebut. Padahal menurut dia, warga Natuna juga manusia yang perlu dilindungi.

“Bahkan kami di sini pendidikan diliburkan selama dua pekan ke depan. Otomatis kan proses belajar mengajar terhenti,” jelas dia.

Di samping itu, aktivis seperti Posyandu baik untuk balita maupun lansia diliburkan.

Warga juga heran kenapa seakan-akan warga Natuna dikorbankan. Pasalnya di Natuna fasilitas kesehatan, termasuk karantina jauh tertinggal dibandingkan Jakarta atau Jawa pada umumnya.

Dia mengkhawatirkan akan kurang memadainya fasilitas dimaksud bisa membuat virus yang mematikan itu keluar ke sekitar wilayahnya. Terlebih lagi, kata Eni persediaan masker di tempatnya susah ditemukan.

“Kami saja di apotek-apotek masker tidak ada. Dari pemerintah ada, tapi mereka kan sedikit. Satu orang belum tentu mendapatkan,” jelasnya.

Eni pun menceritakan, mayoritas warga di sana menolak kemp karantina tersebut. Hal itu ditunjukkan dengan aksi demonstrasi sejak Sabtu, 1 Februari hingga Minggu tadi, 2 Februari 2020.

“Jadi Sabtu kan dari rapat dengan anggota dewan (setempat) bersama-sama ke bandara,” ungkap dia.

Jokowi – Ade Yasin Disambut Sukacita Warga Harkat Jaya, Meski Diguyur Hujan

BOGORDAILY – Warga Kampung Banar, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, rela hujan-hujanan demi bertemu Presiden RI Joko Widodo, saat orang nomor satu di Indonesia itu akan melakukan penanaman bibit pohon Vetiver.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itupun datang bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimujono serta Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, disambut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Bogor Ade Yasin.

Salah satu warga Kampung Banar, Imah (33) mengatakan, dirinya rela hujan-hujanan demi bertemu dengan mantan walikota Solo tersebut.

“Gak apa-apa hujan-hujanan juga, yang penting bisa bertemu dengan pak Jokowi,” katanya kepada Bogordaily.net dilokasi kunjungan Jokowi, Senin (3/2/2020).

Tampak terlihat juga, kedatangan Jokowi juga membuat Warga Kampung Banar itupun terus berdatangan ke lokasi yang akan dikunjungi dan rela hujan-hujanan.

Imah berharap, dengan adanya kunjungan Jokowi ke kampungnya itu bisa membawa perubahan bagi masyarakat. Dirinyapun siap jika pemerintah pusat dan daerah menyediakan tempat untuk tempat tinggal yang barunya (relokasi.red).

“Kami siap di relokasi, tapi semoga bisa secepatnya dibangun, jadi tidak lama lagi kami tinggal di tempat pengungsian,” harapnya.

Sekedar diketahui, Jokowi tiba pada pukul 10:04 WIB di Kampung Banar dan Sinar Harapan, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya. Setelah selesai, langsung melakukan penanaman bibit pohon Vetiver di Desa Pasir Madang dengan menanam dua simbolis pohon dan memberikan bantuan paket sembako. (Andi)

PSM Makassar Ingin Uji Coba di Jakarta, Sebelum Sambangi Tampines Rovers

0

BOGORDAILY – PSM Makassar mengagendakan sekali uji coba sebelum melawat ke markas Tampines Rovers di AFC Cup 2020. Juku Eja kesulitan mencari lawan kuat di Makassar.

Tampines Rovers vs PSM berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura, Rabu (12/2/2020). Artinya, tim Ayam Jantan dari Timur masih mempunyai waktu persiapan selama 10 hari.

“Kami butuh satu pertandingan uji coba, masalahnya di sini tak ada, tak ada yang mau ke sini. Jadi, mungkin kami akan mencari lawan di Jakarta,” kata Bojan kepada pewarta, Minggu (2/2).

“Kami mencari lawan yang kuat. Karena pada saat kami melawan yang kuat, bisa benar-benar kelihatan siapa yang bisa main siapa yang tak bisa main,” dia menambahkan.

Dalam persiapan pramusim, PSM langsung menjalani laga resmi. Di playoff AFC Cup 2020, Wiljan Pluim cs memetik kemenangan kandang tandang atas wakil Timor-Leste, Lalenok United. PSM lolos dengan agregrat 7-2.

PSM gagal mencatatkan clean sheet di laga itu. PSM menang 4-1 dan 3-1 dari Lalenok United.

Saat Suka atau Duka, Asyanti Terus Bangun Kesadaran Politik Rakyat

0

BOGORDAILY – Konsistem melakukan blusukan, menyambangi hajatan serta melayat kader atau konstituen yang meninggal menjadi fenomena dalam perjalanan politik Anggota DPRD Jawa Barat Komisi V Fraksi PDIP Asyanti Rozana Thalib.

Saat berjumpa warga Kampung Urug, dalam perbincangan Ashanti banyak mendengar cerita para korban bencana banjir longsor.

“Harus datang, berjumpa baik saat suka atau duka,”

Menurut Asyanti, sabar bicara dengan rakyat. Mendengarkan keluh kesannya adalah hal mendasar untuk membangun kepercayaan. Ditengah dinamika politik yang sangat pragmatis serta transaksional, kesadaran rakyat saat menentukan pilihan politiknya menjadi sesuatu yang sangat fundamental.

Perempuan yang maju di Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor, nomor urut satu ini, dinilai telah teruji dan terbukti memperjuangkan masyarakat.

“Saya merasakan dukungan rakyat didasari kesadaran mereka,” ujar Asyanti.

Seorang tokoh masyarakat Desa Cibitungkulon, Kecamatan Pamijahan, Noer Hidayat, menilai Asyanti telah dipercaya menjadi wakil rakyat. Hal itu dibuktikan lewat kedekatannya dengan konstituen. Bahkan menurutnya Asyanti dianggap berhasil mendorong berbagai program pemerintah untuk masyarakat.

“Beliau telah teruji dan terbukti merawat konstituen serta melaksanakan berbagai program yang dicanangkan pemerintah. Maka kami mendukung Ibu Asyanti di pileg,” kata Hidayat, pensiunan lurah ketika ditemui di rumahnya.

Bagi, Asyanti Rozana Thalib perjuangannya untuk masyarakat, merupakan amanah yang harus dijalankan. Ia berkomitmen akan melanjutkan semua program peningkatan kesejahteraan rakyat, lima tahun ke depan.

“Insya Allah saya siap menjalankan kepercayaan rakyat dan akan melaksanakan tugas serta kewajiban sebagai wakil rakyat,” tegas Asyanti, mengakhiri perbincangan nya dengan Bogordaily. (gib/bdn)

Di Persidangan, Artis Ini Mengaku Diperkosa Secara Brutal Oleh Produsernya

0

BOGORDAILY – Aktris Annabella Sciorra bersaksi di persidangan Harvey Weinstein. Dalam kesaksiannya, ia menyebut bos Hollywood itu memperkosanya di kediamannya sendiri 25 tahun lalu. Sciorra, yang terkenal karena perannya dalam The Sopranos, mengatakan Weinstein memaksa masuk ke apartemennya dan memperkosanya.

“Saya berusaha melepaskan dirinya. Saya memukulnya, menendangnya,” kata Sciorra dalam kesaksian, dilansir dari laman BBC, Jumat (24/1).

Meski insiden yang dituturkan Sciorra terjadi terlalu lama untuk diselesaikan di bawah hukum New York, jaksa penuntut tetap berniat menggunakan kesaksiannya untuk mendukung argumen bahwa Weinstein adalah predator seksual.

Dalam kesaksian lengkapnya, Sciorra mengatakan, ia makan malam bersama Weinstein pada musim dingin 1993-1994. Weinstein lalu menawarkan diri untuk mengantar Sciorra pulang ke apartemennya di Manhattan.

Tak lama setelah Sciorra sampai di kediamannya, ia mendengar ketukan pintu yang ternyata adalah Weinstein. Produser itu lalu merangsek masuk ke apartemennya dan membawanya ke kamar di mana Weinstein memaksanya naik ke tempat tidur dan memperkosanya. Sciorra mengatakan berusaha melawan, namun tidak cukup kuat.

“Dia menindih dan memperkosa saya. Dia memaksa bersetubuh dan saya berusaha melawannya, namun tangan saya terkunci,” terangnya sambil menahan air mata.

Sciorra melanjutkan kesaksiannya dengan mengatakan, Weinstein memaksanya melakukan oral seks.

“Ini untukmu,” kata Sciorra menjelaskan apa yang dikatakan Weinstein saat memaksanya.

“Itu sangat menjijikkan sehingga tubuh saya mulai bergetar dengan cara yang sangat tidak biasa. Itu seperti kejang atau semacamnya,” lanjutnya.

Dalam lanjutan keterangannya, aktris 59 tahun itu mengatakan ia bertemu Weinstein pada acara makan malam beberapa minggu kemudian. Di sana, Weinstein mengancamnya dengan mengatakan, “Ini antara saya dan Anda.”

“Kata-kata itu mengancam dan saya takut,” katanya.

Aksi Weinstein terhadap Sciorra tidak berhenti. Pada Festival Film Cannes 1997, Sciorra mengatakan dia membuka pintu kamar hotelnya dan melihat Weinstein berdiri di depannya, memegang sebotol minyak bayi, dan kaset film. Sciorra berlari kembali ke dalam kamarnya dan Weinstein akhirnya pergi.

Ditanya mengapa dahulu tidak melapor ke polisi, Sciorra menjawab ia bingung.

“Dia adalah seseorang yang saya kenal,” tuturnya.

Weinstein dituduh melakukan kejahatan seksual terhadap lebih dari 80 wanita. Namun, saat ini ia hanya disidang atas kejahatannya kepada 2 wanita yakni Jessica Mann dan Mimi Haleyi. Bila dinyatakan bersalah, ia akan menghadapi hukuman seumur hidup. (*/bdn)

Banjir Penolakan Soal Wacana Ekspor Ganja

BOGORDAILY – Masyarakat tengah diramaikan akan wacana ekspor ganja. Warganet sebagian mendukung rencana tersebut, namun tidak sedikit pula yang menolaknya.

Wacana ini muncul pertama kali dari Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi PKS, Rafli. Menurutnya, stigma ganja berbahaya hanyalah konspirasi global.

“Jadi ganja ini ini adalah konspirasi global dibuat ganja nomor satu bahayanya. Narkotika yang lain dibuat nomor sekian-sekian padahal yang yang paling sewot dan gila sekarang masuk penjara itu bukan orang ganja. Orang yang pakai sabu bunuh neneknya pakai ekstasi segala macam,” kata Rafli.

Dia menyarankan Aceh sebagai pusat budidaya ganja. Dia pun sudah memetakan daerah yang bagus untuk budidaya ganja.

“Jadi pak ganja ini bagaimana kita jadikan komoditas yang ekspor yang bagus. Jadi kita buat lokasinya. Saya bisa kasih nanti daerahnya di mana,” kata Rafli.

Pihak istana sendiri memilih menanggapi aman. Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengaku dirinya akan mempelajari terlebih dahulu usulan tersebut.

Berdasarkan fakta di atas, ini suara kritik hingga penolakan atas rencana ekspor ganja yang dirangkum merdeka.com berikut.

1. Ekspor Ganja Bertentangan dengan Nilai Agama

Anggota Komisi VI Fraksi PPP Achmad Baidowi menilai usulan tersebut bertentangan dengan nilai agama, hukum dan sosial. “Upaya menjadikan ganja sebagai komoditas ekspor bertentangan dengan nilai-nilai agama (Islam), aspek hukum, fisik, psikologis, sosial, serta aspek keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Baidowi dalam keterangannya, Jumat (31/1).

Baidowi menjelaskan, dalam Islam barang memabukkan diharamkan. Termasuk ganja. “Banyak dalil Islam yang memperkuat hal tersebut. Artinya usulan ekspor ganja bertentangan dengan Islam,” kata dia.

Wasekjen PPP itu mengatakan, secara aspek hukum legalisasi ganja bertentangan dengan UN Single Convention 1961 dan UN Convention 1988 tentang narkotika dan obat-obatan terlarang. Baidowi mengatakan, dalam konvensi tersebut segala perbuatan yang menyangkut ganja merupakan tindak pidana yang dikenakan hukuman penjara.

“Ketentuan-ketentuan dari kedua konvensi tersebut telah di ratifikasi dan diatur lebih lanjut dalam UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika baik mengenai penggolongan ganja dalam narkotika golongan I maupun ketentuan pidana yang cukup berat,” jelas Awiek.

2. Polisi Tolak Wacana Ekspor Ganja

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Argo Yuwono menyatakan bahwa aturan akan hal itu masih dilarang.

“Aturan kita masih melarang berkaitan dengan ganja,” kata Argo saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Jumat (31/1).

Menurutnya, pihaknya tidak bisa berkomentar atau melakukan langkah apa-apa ihwal usulan tersebut. Mengingat peran Polri hanya menjalankan aturan yang dibuat oleh DPR.

“Polisi tugasnya menjalankan regulasi,” tutupnya.

3. Ekspor Ganja Usulan Aneh

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira, menilai usulan untuk ekspor ganja merupakan hal yang aneh. Sebab, komoditi tersebut kerap disalahgunakan menjadi salah satu jenis narkoba.

Selain tidak mudah untuk melegalkan ganja, pengawasannya pun dinilai akan sangat rumit. Sebab, besar kemungkinan selain dijadikan komoditi ekspor nantinya ganja semakin mudah dikonsumsi di dalam negeri sebagai zat terlarang.

“Saya kira ini usul yang aneh. Kalau diizinkan ekspor nanti pengawasannya bagaimana, misalnya kalau bocor, ternyata untuk ekspor tapi dijual di dalam negeri,” kata dia, kepada Merdeka.com, Jumat (31/1).

Bukannya menambah nilai ekonomi, hal ini malah akan menjadi pemicu rusaknya generasi muda sebagai penerus bangsa. “Justru bisa membahayakan anak-anak muda Indonesia,” ujarnya.

“Tidak semudah itu melegalkan ekspor karena pasti terjadi kebocoran,” dia menambahkan.

Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa ekspor ganja bukan merupakan solusi tepat di bidang ekonomi. Apalagi penggunaannya pun telah dilarang oleh undang-undang (UU).

“Buat apa ekspor kalau permintaan dalam negeri juga tinggi. Ini sekali lagi bukan usul yang bagus bagi ekonomi. Lagipula selama ganja masuk psikotropika berbahaya dan dilarang menurut UU, menutup sama sekali ide ekspor ganja,” tutupnya.

4. Ekspor Ganja Dilarang Undang-Undang

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani, menyatakan usulan ekspor ganja akan melanggar hukum Indonesia. “Ini usulan yang melanggar hukum dan berpotensi melanggar syariat Islam. Mengapa melanggar hukum? Karena dalam UU No. 35 Tahun 2009 ganja masih termasuk jenis narkotika dilarang dari mulai menanamnya sampai memperdagangkannya,” katanya saat dikonfirmasi.

Dia menegaskan untuk melegalkan ganja harus terlebih dahulu mengubah UU No 35 tahun 2009 tersebut. “Saat ini DPR dan Pemerintah tidak berpikir untuk melegalkan ganja melalui perubahan UU Narkotika tersebut, meski diakui beberapa negara barat sudah ada yang mulai melegalkan ganja atau canabis,” ujarnya.

Selain dari sisi hukum, Arsul menyebut membolehkan perdagangan ganja walau untuk ekspor juga akan berhadapan dengan syariat Islam. “Karena syariat Islam mengharamkan barang yang membuat kita bisa menjadi tidak sadar, fly atau mabok di samping merusak kondisi fisik dan psikis kita,” tutupnya.

Kemenkes Menjelaskan Cairan Penyemprot WNI dari Wuhan yang Dibahas Netizen

BOGORDAILY – Warganet ramai membahas cairan yang disemprotkan ke warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan China yang dipulangkan akibat wabah virus Corona. Ada yang mengatakan itu alkohol, ada yang heran dengan langkah pembersihan itu.

Dari pemandangan pendaratan para WNI dari Wuhan China di Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (2/2) kemarin, terlihat petugas menyemprotkan cairan ke para WNI yang turun dari tangga pesawat. Cairan itu berasal dari tabung yang digendong petugas berpakaian khusus warna kuning.

Ada tulisan di tabung itu cairan itu, bunyinya ‘alkohol’. Namun itu bukanlah alkohol untuk membuat orang mabuk. Itu adalah cairan disinfektan.

“Itu ngawur, itu bukan ‘alkohol’ itu yang ada tulisannya alkohol. Mana ada disemprot alkohol yang bikin mabuk? Itu pakai disinfektan,” kata Sekretaris Setditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Achmad Yurianto, kepada wartawan, Minggu (3/2/2020).

Disinfektan adalah bahan kimia (seperti lisol, kreolin) yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik, atau juga obat untuk membasmi kuman penyakit.

“Fungsinya mematikan bakteri dan virus yang menempel. Itu memang dibuat untuk manusia, untuk disemprotkan ke orang,” kata Achmad Yurianto.

Disinfektan ini sebenarnya sering digunakan untuk membersihkan lantai. Namun disinfektan yang disemprotkan ke WNI adalah disinfektan khusus untuk manusia.

“Sama saja, tapi diberi aroma yang enak lah, daripada ke mana-mana bau pel-pelan. Itu ada yang bau jeruk kek, bau mawar kek, bau yang enak lah,” kata Achmad.