Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 8515

Sepasang Gol Ansu Fati Membawa Barcelona Kalahkan Levante

0

BOGORDAILY – Barcelona menang tipis 2-1 atas Levante dalam lanjutan LaLiga 2019/2020. Tampil sebagai pahlawan Los Cules adalah Ansu Fati dengan dua golnya.

Pada laga di Camp Nou, Senin (3/2/2020) dini hari WIB, Barcelona tampil agresif dengan menguasai 67 persen ball possesion dan membuat 23 attempts, sembilan di antaranya on goal.

Ansu Fati dipasangkan dengan Lionel Messi dan Antoine Griezmann di lini serang. Sejak menit awal Barcelona sudah menekan pertahanan Levante dan tak memberikan kesempatan lawan mengembangkan permainan.

Tapi beberapa kali peluang yang didapat lewat Jordi Alba, Messi, dan Fati terbuang begitu saja. Aitor Fernandez di bawah mistar Levante bermain cemerlang dengan menepis beberapa peluang Barcelona.

Setengah jam laga berjalan, kebuntuan pecah juga setelah Ansu Fati mencatatkan namanya di papan skor. Mendapat sodoran bola Messi, Ansu Fati menusuk dari sisi kiri dn kemudian mengecoh satu pemain, sebelum menaklukkan Fernandez.

Cuma butuh dua menit untuk Barcelona menggandakan skor 2-0 lewat gol kedua Ansu Fati. Kembali Messi jadi arsiteknya ketika dia kesulitan menembak di daerah pertahanan Levante, bola dioper kepada Ansu Fati.

Ansu Fati tanpa ragu menembak kencang bola dan Fernandez yang berusaha menepisnya gagal, karena bola melewati sela kaki. Skor 2-0 menutup babak pertama.

Masuk di babak kedua, Barcelona coba menambah gol tapi Levante tak mau menyerah begitu saja. Mereka coba mencari gol hiburan dengan menaikkan intensitas serangan.

Meski demikian, gol yang ditunggu baru hadir di menit ke-92 saat Rochina menembak bola melewati kerumunanan. Sempat membentur pemain, bola luput dari tangkapan Marc-Andre Ter Stegen dan jadi gol.

Barcelona menang 2-1 dan memangkas jarak dengan Real Madrid di puncak klasemen menjadi tiga poin. Barcelona di posisi kedua klasemen punya 46 poin dari 22 laga. Levante di posisi ke-13 dengan 26 poin.

Susunan pemain

Barcelona: Marc-Andre ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Clement Lenglet, Jordi Alba; Ivan Rakitic, Sergio Busquets, Frenkie de Jong; Lionel Messi, Antoine Griezmann, Ansu Fati.

Levante: Aitor Fernandez; Jorge Miramon, Ruben Vezo, Sergio Postigo, Tono; Ruben Rochina, Nikola Vukcevic, Gonzalo Melero, Jose Campana; Jose Luis Morales, Roger Marti.

WNA China Dilarang Masuk Indonesia

0

BOGORDAILY-Pemerintah secara resmi melarang warga negara China untuk masuk dan transit ke Indonesia hingga korban tewas akibat virus corona yang telah mencapai 304 orang mengisi kabar internasional, Senin (3/2).

Menteri Luar Negeri Retno Marsui mengatakan pemerintah Indonesia secara resmi melarang pemegang paspor China masuk dan transit ke kawasan Indonesia di tengah wabah virus corona. Larangan tersebut juga berlaku untuk warga negara asing yang melakukan perjalanan ke Negeri Tirai Bambu dalam 14 hari terakhir.

“Semua pendatang yg tiba dari China daratan dan sudah berada di sana selama 14 hari, untuk sementara tidak diizinkan untuk masuk dan melakukan transit di Indonesia,” terang Retno usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (2/2).

Tak hanya itu, Retno juga mengatakan pemberian fasilitas bebas visa untuk warga negara China untuk sementara juga dihentikan.

“Kebijakan pemberian fasilitas bebas visa kunjungan dan visa on arrival, untuk warga negara RRC dan yang bertempat tinggal di China daratan untuk sementara dihentikan,” tambahnya.

Filipina Laporkan Korban Tewas Pertama Akibat Virus Corona

Pemerintah Filipina resmi melaporkan korban meninggal pertama akibat virus corona. Korban tersebut juga menjadi yang pertama berasal dari luar China.

Kementerian Kesehatan Filipina mengatakan warga China dari Wuhan masuk rumah sakit pada 25 Januari karena demam, batuk dan radang tenggorokan. Pria berusia 44 tahun tersebut kemudian mengalami pneumonia akut.

“Dalam hari-hari terakhir, pasien dalam kondisi stabil dan menunjukkan perkembangan. Tapi kondisi pasien memburuk dalam 24 jam terakhir yang mengakibatkan kematian,” tulis Kementerian Kesehatan Filipina seperti dilansir Associates Press.

Salah satu rekan yang menemani pasien pria tersebut dan juga berasal dari Wuhan juga dinyatakan positif mengidap virus corona. Perempuan berusia 38 tahun tersebut kini masih berada di ruang isolasi sebuah rumah sakit di Manila. Ia juga menjadi kasus kedua di Filipina.

Korban Tewas Virus Corona 304 Orang, 14 Ribu Terinfeksi

Komisi Kesehatan Nasional China mencatat korban meninggal dunia akibat wabah virus corona mencapai 304 orang hingga Minggu (2/2). Sejauh ini, belum ada laporan korban meninggal dunia di luar China.

Mayoritas korban meninggal dunia berasal dari Wuhan, Provinsi Hubei yang merupakan pusat penyebaran virus corona. Tercatat korban tewas akibat virus corona di Wuhan bertambah 45 orang, total 294 korban dari provinsi Hubei.

Seperti dilansir CNN, jumlah penyebaran virus corona bertambah 2.590 kasus menjadi 14.380.

Sementara itu, lebih dari 140 kasus terkonfirmasi di luar lebih dari 20 negara di luar China, termasuk Amerika, Eropa, Asia, Australia, dan Timur Tengah.

Beberapa kasus bahkan melibatkan orang yang tak datang dari China, mengindikasikan ada infeksi akibat kontak antar-manusia.

Jokowi Tanam 50 Ribu Pohon Vetiver di Sukajaya

BOGOR DAILY – Presiden RI, Joko Widodo, bersama Bupati Bogor, Ade Yasin, akan menanam puluhan ribu pohon vetiver di wilayah terdampak bencana alam, Rabu (1/1/2020). Penanaman akan dilakukan di Kampung Banar, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Pantauan Bogordaily.net di lokasi, sejumlah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sudah menjaga lokasi yang akan dikunjungi oleh orang nomor satu di Indonesia ini.

Bupati Bogor, Ade Yasin, ketika ditemui di lokasi bencana mengatakan, bibit tanaman pohon sudah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Rencana jumlah keseluruhannya sekitar 50 ribu bibit,” katanya kepada Bogordaily.net dilokasi, Senin (3/2/2020).

Menurutnya, bibit tanaman yang memiliki akar kuat itu akan ditanami di setiap lereng dan tebing beberapa desa yang ada di Kecamatan Sukajaya. Harapannya, dengan pohon tersebut dapat mencegah terjadinya longsor di kala kondisi cuaca sedang buruk.

Ia mengungkapkan, Pemkab Bogor dibantu oleh tentara dalam menanam puluhan ribu bibit vetiver, mengingat permukaan tanahnya yang sulit dijangkau.

Tak hanya tanaman vetiver, ia bersama Presiden Jokowi juga akan menanam bibit pohon buah-buahan di lahan datar, sehingga ketika berbuah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

“Selang-seling, tebingan vetiver, di lahan datar buah-buahan supaya bisa diambil manfaatnya untuk masyarakat,” ucapnya.

Ia menyebutkan, Presiden Jokowi akan tiba di Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor pada Senin pagi untuk meninjau pengendali jurang atau gully plug. Sekalin itu, presiden juga akan diagendaka untuk meninjau bekas longsor yang sudah ditanami vetiver.

Setelah itu, Presiden Jokowi dijadwalkan hadir di Kantor Kecamatan Sukajaya yang letaknya bersebelahan dengan Kantor Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya. Di lokasi tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan menanam bibit vetiver secara simbolis. (Andi).

Pasir Madang Dinilai Tak Layak Jadi Tempat Relokasi Longsor Sukajaya

BOGORDAILY – Badan Informasi Geospasial (BIG) mengumumkan hasil pemotretan udara yang menyatakan Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tak layak menjadi tempat relokasi, setelah sebagian wilayahnya longsor pada awal 2020.
“Terkait dengan relokasi penduduk, wilayah Desa Pasir Madang sebenarnya sudah tidak layak untuk dijadikan permukiman, mengingat potensi bencana yang sama dapat terjadi kembali,” ujar Kepala Bidang Pemetaan Kebencanaan dan Perubahan iklim pada BIG, Ferrari Pinem di Bogor, Minggu (2/2/20).

Ia menerangkan, secara ekologis, wilayah yang sempat terisolasi akibat aksesnya terputus itu merupakan bagian hulu dari suatu sistem daerah aliran sungai (DAS), maka semestinya berperan sebagai resapan air.
Menurutnya, perlu opsi wilayah lain untuk merelokasi korban longsor di Desa Pasir Madang, sehingga perlu pendekatan kepada warga Desa Pasir Madang agar mau direlokasi ke wilayah lain.

“Perlu dicarikan opsi wilayah yang memadai dan aman untuk memindahkan penduduk setempat, meskipun hal ini tidak akan mudah. Perlu sosialisasi dan pendekatan ke masyarakat setempat yang menjadi korban bencana,” kata Ferrari seperti dikutip Antara.

Ia memaparkan, hasil pemotretan foto udara Desa Pasir Madang, menggambarkan kondisi longsor yang ada di desa-desa sebelahnya dari tiga kecamatan yang terdampak longsor dan banjir bandang paling parah, yakni Kecamatan Sukajaya, Nanggung, dan Kecamatan Cigudeg.

“Dari total luas Desa Pasir Madang 1.719 hektare, teridentifikasi luasan daerah longsor dan terdampak sebesar 442,13 hektare. Ini menandakan betapa masifnya kejadian longsor yang terjadi di daerah tersebut,” paparnya.

Dari hasil penelitiannya, banyak ditemukan fungsi kawasan daerah hulu yang sudah tidak sesuai lagi dengan fungsi ekologisnya. Menurutnya, perubahan alih fungsi lahan tersebut mengakibatkan wilayah hulu yang semestinya sebagai daerah resapan air, menjadi tak mampu lagi melaksanakan fungsinya dengan baik.

Opsi Pilihan Warga Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Emil menawarkan dua opsi relokasi warga terdampak bencana saat mendatangi lokasi pengungsian di Kantor Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Selasa (28/1/20).

“Sementara pilihannya dua, pertama masih di daerah sini tapi tidak banyak hamparan yang datar, kedua di Cigudeg tempatnya relatif lebih aman, jaraknya sekitar 15 kilometer dari sini,” ujar Emil didampingi Bupati Bogor Ade Yasin saat itu.

Namun, mayoritas tokoh masyarakat di Desa Pasir Madang saat bermusyawarah dengan Emil dan Ade Yasin lebih memilih opsi satu, yakni relokasi di wilayah kecamatan yang sama, Sukajaya. Masyarakat baru mau keluar dari Sukajaya ketika Badan Geologi mengeluarkan hasil kajian yang menyatakan bahwa wilayah tersebut tak laik ditempati.

Seperti diketahui, bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Rabu (1/1/2020) itu menyisakan 14.010 pengungsi yang berasal dari empat kecamatan. Dari Kecamatan Cigudeg sebanyak 922 orang, Kecamatan Sukajaya sebanyak 9.926 orang, Kecamatan Nanggung sebanyak 3.121 orang, dan Kecamatan Jasinga sebanyak 41 orang.
Peristiwa di awal 2020 itu banyak menyebabkan kerusakan materil, khusus bangunan rumah ada sebanyak 1.092 unit rusak berat, 1.625 unit rusak sedang, dan 1.334 unit rusak ringan.

Kejadian tersebut juga menelan korban jiwa sebanyak delapan orang, dan tiga orang hilang yang kini sudah dinyatakan meninggal dunia. Kemudian, 12 orang mengalami luka berat, dan 517 orang mengalami luka ringan. (liputan6.com/bdn)

Hak Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Tidak Dapat Direduksi dengan Alasan Apapun

0

BOGORDAILY – DPD PSI Kota Bogor menyatakan pembongkaran Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Jemaat Setu di Bekasi, Jawa Barat, oleh Pemkab Bekasi dengan alasan karena Gereja HKBP Setu tidak mengantongi Izin Mendirikan bangunan (IMB), adalah tindakan yang bertentangan dengan hukum.

Ketua DPD PSI Kota Bogor Sugeng Teguh Santoso, menuturkan Pemkab Bekasi telah melanggar Hak Konstitusi Warga Negara Republik Indonesia dalam pasal Pasal 28 E ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 yang berbunyi, Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali. Dengan merusak tempat untuk beribadah bagi warga negara Indonesia, sehingga tidak dapat menjalankan haknya untuk beribadah.

Ditegaskan Sugeng bahwa tindakan Pemkab Bekasi Tersebut, bertengan dengan kewajibannya untuk memastikan terpenuhinya kebebasan beragama dan berkeyakinan sebagaimana dimaksud Pasal 29 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945) jo. Pasal 22 UU HAM yaitu

“Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu,” kata Sugeng.

Selain itu, lanjut Sugeng, Pemkab Bekasi juga telah melakukan perbutan melawan hukum, karena perbuatan itu menghalangi warga negara Indonesia untuk beribadah di tempt ibadahnya, sehingga bertentangan dengan Pasal 4 Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yang berbunyi, Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kebebasan pribadi, pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi dan persamaan di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun dan oleh siapapun.

Sehubungan dengan hal-hal tersebut maka DPD PSI Kota Bogor menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Mengecam keras pembongkaran tempat ibadah yang dilakukan oleh Pemkab Bekasi tersebut karena perbuatan tersebut adalah peanggaran Konstitusi dan perbutan pelanggaran HAM.

2. Hak Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan tdk bisa direduksi dgn sekedar perijinan IMB krn diduga banyak rumah ibadah lain yg tdk ber IMB di Kabupaten Bekasi

3. Pembogkaran bangunan hanya menambah deretan kegagalan pemerintah pusat melindungi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

4. Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan tdk dapat dikurangi dlm kondisi apapun, karena hak tersebut masuk ke dalam Non Derogable Rights , yangmana hal tersebut dianut dan diakui dalam UUD 1945, yakni pada Pasal 28I yang menyebutkan bahwa: “Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi dihadapan hukum. (bdn)

Hari Ini Nikita Mirzani Diserahkan ke Kejaksaan

0

BOGORDAILY – Hari ini, Nikita Mirzani rencananya akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Nikita sudah tiga hari ditahan di Polres Jakarta Selatan. Nikita ditahan usai dijemput paksa pada Jumat, 31 Januari 2020 dini hari. Tiga hari ditahan, pengacaranya, Fahmi Bachmid mengatakan Nikita Mirzani dalam keadaan sehat.

“Dia dalam keadaan sehat. Dia ketawa-ketawa aja. Dia tanya, ‘Lebih cepat lebih bagus prosesnya karena biar ada kepastian, dan supaya terungkaplah sebetulnya apa kejadiannya sih.’. Itu lebih bagus. Nikita santai aja,” kata Fahmi Bachmid di Polres Jakarta Selatan.
Ada banyak teman yang memberi dukungan pada Nikita Mirzani. Ini dianggapnya sebuah ujian yang tidak mudah tapi harus dilewati.

Mau kapanpun diserahkan ke Kajaksaan Negeri Jakarta Selatan, kata Fahmi Bachmid, Nikita siap. Nikita juga sudah sabar untuk persidangan.
“Dan memang terungkapnya di persidangan sebetulnya ada kejadian apa. Kalau Nikinya siap, hari ini, besok, besok lusa, kapan aja siap diserahin,” tegas Fahmi Bachmid.

Nikita Mirzani menjadi tersangka dugaan KDRT yang dilaporkan oleh Dipo Latief pada Agustus 2018. Kala itu, Nikita Mirzani dilaporkan karena sudah melempar asbak hingga mengenai pelipis Dipo dan membuatnya terluka. (detikcom/bdn)

Koordinator Tim Penasehat Hukum: Polda Papua Jangan Intervensi Pengadilan

0

BOGORDAILY – Pernyataan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M Kamal, yang merasa kecewa atas habisnya masa tahanan 8 (delapan belas) orang terdakwa, pada kasus kerusuhan Jayapura yang ditahan di rumah tahanan Kepolisian Daerah Papua.

“Kami kecewa atas masa tahanan yang habis , namun belum divonis kasusnya. Proses penahanan habis, karena liburan bulan Desember yang membuat sidang tertunda. Atas kasus ini, Komisi Yudisial harus turun untuk mengecek proses penegakan hukum dimana yang salah,” Kata Kamal.

Menanggapi pernyataan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M Kamal itu, Tim Advokat untuk Orang Asli Papua, mengungkapkan bahwa dikeluarkannya 18 orang terdakwa dari tahanan yang dititipkan di rutan Polda Papua itu, disebabkan masa penahanan oleh Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Jayapura telah berakhir pada 26 Januari 2020, dan tidak bisa diperpanjang lagi.

Masa penahanan para terdakwa saat ini kewenangan Pengadilan Negeri Jayapura. Dan apabila jangka waktu penahanan belum berakhir, Terdakwa harus dikeluarkan dari Tahanan demi hukum. Hal ini sesuai Pasal 26 ayat (1) dan ayat (3) Kitab Undang -Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Dengan demikian pernyataan Kabid Humas Polda Papua yang meminta Komisi Yudisial, harus turun untuk mengecek proses penegakan hukum merupakan bentuk intervensi terhadap lembaga pengadilan. Tindakan pelepasan para terdakwa adalah tindakan yang sesuai hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). Pihak kepolisian seharusnya menghormati proses hukum , bukan memberikan pernyataan yang bertentangan dengan Hukum Acara Pidana.

Pernyataan Polda Papua tersebut, menunjukkan adanya kepentingan terkait kasus kerusuhan Jayapura selain tugas pokok penyidikannya itu. Padahal kewenangan Polda, khususnya terkait penahanan untuk kepentingan penyidikan sudah selesai pada saat perkara dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Sinyalemen ini sudah kami duga jauh sebelumnya, yaitu dimana penahanan para terdakwa sejak saat penuntutan dipaksakan di rutan Polda”, kata Koordinator Tim Penasehat Hukum Sugeng Teguh Santoso SH,.

Sementara itu, dari 18 terdakwa yang dikeluarkan demi hukum itu, terdapat 2 (dua) hari penahanan beberapa terdakwa yang tidak berdasar, sebab masa penahanan sudah habis, namun terdakwa tidak dikeluarkan pada waktunya.
Di sisi lain, atas perlakuan terhadap para terdakwa kasus kerusuhan Jayapura itu sebagaimana terungkap dalam proses persidangan: mengalami kekerasan fisik dan verbal, ancaman dan intimidasi selama proses pemeriksaan ditingkat penyidikan, maka Tim Advokat untuk Orang Asli Papua akan mengajukan pengaduan di Komisi III DPR RI dan Propam Mabes Polri. (bdn)

Wapres Ma’ruf Jadi Imam Salat Jenazah Gus Sholah

0

BOGORDAILY – Wakil Presiden Ma’ruf Amin melayat ke rumah duka Gus Sholah di Mampang, Jakarta Selatan. Ma’ruf kemudian mengenang Gus Sholah sebagai tokoh pemersatu antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Ma’ruf Amin tiba di rumah duka, Jalan Bangka Raya Nomor 2C, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (3/2/20) sekitar pukul 05.20 WIB. Ma’ruf kemudian sempat menjadi Imam Salat Jenazah.
Selama kurang lebih 30 menit, Ma’ruf kemudian keluar dari rumah duka. Ma’ruf mengatakan Gus Sholah adalah salah satu tokoh yang banyak mengabdikan diri terhadap masalah kenegaraan dan keagamaan.

“Orang yang banyak mengabdikan diri terhadap masalah kenegaraan, keagamaan. Yang pasti beliau saat memimpin Tebuireng, pesantren itu menjadi maju, berkembang dan banyak perubahan besar dalam pembangunan pesantrennya. Selain menambah jumlah santri, juga ada kemajuan dengan dibangunnya pesantren sains,” ujar ma’ruf di lokasi. Ma’ruf mengatakan Gus Sholah sangat intens menjalin kerukunan antar-agama Islam. Seperti menjalin hubungan antara NU dan Muhammdiyah.

“Dalam hal persaudaraan Islam beliau sangat intens bagaimana membangun ukuwah antar sesama umat islam, khususnya antara NU dan Muhammadiyah,” jelas Ma’ruf.

Ma’ruf menyebut almarhum juga senantiasa merajut hubungan kebangsaan. Ma’ruf menuturkan bahwa Gus Sholah selalu aktif dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Dan beliau juga adik dari Gus Dur, selain melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh Gus Dur, merajut kebangsaan dan demokrasi di negeri ini. Beliau orang baik dan banyak berkontribusi dalam mengelola kebangsaan hingga masalah pendidikan dan pembangunan SDM,” kata Dias. (detikcom/bdn)

Bima Arya Bersama Bogor Historia Telusuri Jejak Kerajaan Pakuan Pajajaran

0

BOGORDAILY – Rencana penataan kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor terus dimatangkan. Berbagai referensi dan masukan dari publik juga ditampung. Terbaru, Wali Kota Bogor Bima Arya bersama komunitas Bogor Historia, melakukan ekspedisi mini dengan mengunjungi situs-situs peninggalan Kerajaan Pakuan Pajajaran, Sabtu (1/2/20).
Dalam perjalanan yang dimulai dari Balaikota Bogor itu, Bima Arya dan rombongan menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau titik-titik situs di dua kelurahan, yakni Empang dan Batutulis.

Titik pertama yang dituju adalah Batu Dakon, Kelurahan Empang. Batu yang memiliki cerukan-cerukan seperti papan permainan dakon atau congklak ini merupakan peninggalan masa prasejarah (megalitik). Batu ini disebut biasa digunakan sebagai punden oleh masyarakat. Namun, ada pendapat lain mengenai batu dakon adalah sebagai alat upacara ritual masyarakat pra sejarah.

Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Kampung Kebon Pala, Kelurahan Batutulis untuk menengok Situs Kupa Landak. Situs ini merupakan petilasan salah satu tokoh kepercayaan Prabu Siliwangi.
Tak jauh dari titik tersebut, Bima Arya dan rombongan juga melihat Situs Ranggapati yang merupakan tinggalan masa klasik di Bogor, yang kemudian dilanjutkan melewati masa Islam hingga saat ini. Situs ini terdiri dari tujuh buah batu berbagai bentuk.

Masih di kawasan Batutulis, tepatnya di dekat Pasar Balekambang, rombongan juga melihat peninggalan Batu Congkrang. Batu tersebut merupakan tinggalan masa pra sejarah dan merupakan saksi kepurbakalaan bahwa ratusan tahun yang lalu di tempat tersebut sudah ada permukiman manusia. Beberapa situs lain yang dikunjungi Arca Puragalih dan sejumlah peninggalan yang berceceran di rumah-rumah warga.

“Hari ini saya lihat beberapa titik situs yang saya lihat memang kunci utamanya bagaimana kita bisa menggali informasi sebanyak mungkin dan dilakukan kajian sehingga kita bisa memiliki runutan sejarah yang valid,” ungkap Bima Arya.

Menurutnya, peninggalan-peninggalan tersebut harus betul-betul dilindungi. “Kita kumpulkan lagi informasi titik-titik mana saja dan saya minta Kadisparbud, Camat, Lurah untuk memberikan atensi khusus untuk membuat barikade dulu. Jangan sampai yang ada sekarang kemudian dirusak atau hilang. Jadi yang eksisting sekarang kita jaga dulu sembari kita lakukan kajian,” jelasnya.

Ia menambahkan, harus ada tim khusus untuk menyusun versi sejarah yang valid. “Ini memang harus ada tim khusus yang isinya sejarawan, budayawan, arkeolog, komunitas-komunitas juga untuk menyusun versi sejarah yang valid. Karena kita tidak mungkin bisa melakukan penataan kawasan tanpa didasari oleh versi sejarah yang valid,” terangnya.

“Kemarin ada keinginan-keinginan untuk membuat replika keraton tapi itu harus kita lakukan berdasarkan fakta sejarah. Jadi saya kira ini perlu tim lintas elemen. Kita telusuri semua. Kan semua punya versi. Saya menerima juga beberapa versi yang berbeda. Tapi kita runut itu berdasarkan sejarah,” tambahnya.

Mengenai temuan peninggalan yang ada di rumah warga, Bima Arya minta aparatur wilayah untuk mendata dan mengkomunikasikan kepada warga terkait penataan kawasan Batutulis. “Yang penting kita data dulu. Tadi ditemukan di rumah warga yang kita tidak bisa akses. Apakah itu koleksi yang diambil, ataukah memang ada di situ sejak dulu, kan perlu ditelusuri. Yang penting Disparbud, Camat dan Lurah akan fokus dulu ke kawasan ini semuanya. Kita lakukan pendataan, informasi dari warga kita kumpulkan. Kita jaga dulu yang ada,” tandas Bima.

Sementara itu, Ketua Bogor Historia Yudi Irawan mengatakan bahwa apa yang dilakukan Pemkot Bogor menjadi langkah awal yang baik dalam melakukan penataan kawasan heritage Batutulis.

“Akan tetapi ini perlu ditindaklanjuti dengan melibatkan sejumlah pihak termasuk dengan para ahli yang berkompeten di bidang yang berkaitan dengan kepurbakalaan, dan segera melakukan koordinasi atau FGD dengan Balai Arkeologi dan Balai Pelestarian Cagar Budaya,” ujar Yudi.

“Selain melibatkan akademisi, kehadiran komunitas atau volunteer yang konsen dan peduli terhadap peninggalan sejarah juga perlu dilakukan. Di setiap kota/kabupaten itu memang perlu adanya Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) yang didalamnya itu terdiri dari para ahli di bidang arkeologi, antropologi, sejarah, hukum, arsitektur, filologi dan museologi dan komunitas itu ada di binaan mereka,” pungkasnya. (prokompim)

Cuaca Hari Ini: Jakarta Pagi Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat

0

BOGORDAILY – Cuaca pagi ini, seluruh wilayah DKI Jakarta diguyur hujan sedang hingga lebat. Sementara, siang dan malam hari, Jakarta berawan.

Berdasarkan laman resminya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menginformasikan akan adanya potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di sejumlah titik.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Kep. Seribu, Jakut dan Jakbar pada pagi dan dini hari,” ungkap BMKG lewat peringatan dininya, Senin (3/2/20).

Selain wilayah Ibu Kota, Depok, Bogor, dan Bekasi diperkirakan diguyur hujan ringan pada pagi hingga siang hari nanti. Sementara, Tangerang diprediksi cuaca cerah berawan.

Namun, patut pula diwaspadai adanya potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah Bogor dan Depok pada siang hari. Menurut BMKG, hujan akan disertai petir dan angin kecang

Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG:
Kota Pagi Siang Malam
Jakarta Barat Hujan Lebat Berawan Berawan
Jakarta Pusat Hujan Sedang Berawan Berawan
Jakarta Selatan Hujan Sedang Hujan Lokal Berawan
Jakarta Timur Hujan Sedang Hujan Lokal Berawan
Jakarta Utara Hujan Lebat Berawan Berawan
Kepulauan Seribu Hujan Petir Berawan Hujan Lokal
Bekasi Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Petir
Depok Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Petir
Bogor Hujan Ringan Hujan Ringan Hujan Petir
Tangerang Cerah Berawan Cerah Berawan Hujan Lokal