Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 8618

Jajang: Siapa yang Mau Jadi Bos di BUMD Bermasalah?

BOGORDAILY- Serikat Pekerja PT. Prayoga Pertambangan Dan Energi (PT. PPE) menduga Panitia Seleksi (Pansel) calon Direksi PT. PPE bakal menunda pemilihan calon direksi.  Sebab, sampai saat ini Pansel belum jelas kerjanya.

“Prediksi saya Pansel bakal menggagalkan rekrutment direksi. Ditunda dulu,” tegas Ketua Dewan Pembina serikat pekerja PT. PPE, Jajang Furqon, kepada bogordaily.net, Kamis (5/12/2019).

Menurut Jajang, digagalkannya seleksi direksi karena Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor tidak punya konsep untuk membenahi PT PPE. Sehingga siapa yang layak jadi direksi yang bisa menghadapi persoalan di luar kemampuannya.

“Saat ini sulit cari orang yang mau jadi direksi PT. PPE. Siapa yang bisa mengatasi masalah perusahaan yang begitu pelik ini, “tambah Jajang.

Menurut Jajang, sebelum ada direksi yang mampu bekerja menyelesaikan PT PPE, sebaiknya Plt Direksi harus diisi birokrat yang tahu bisnis.

Pelaksana tugas Direksi juga diberi waktu satu tahun utuk melakukan inventarisasi, indentifikasi dan evaluasi menyuluruh. Yaitu, terkait aset, manajemen dan penyelesaian tenaga kerja.

“Plt direksi juga harus didampingi kuasa hukum yang mengerti soal masalah yang sedang dihadapi PT. PPE,” tegas mantan aktivis HMI ini.

 

(Nanang Hidayat)

 

 

Bikin Ngakak…..Video Dzikir Ala Zaman Now!

BOGORDAILY- Baru-baru ini beredar video zikir yang menghebohkan media sosial youtube.

Dalam video ini ada enam gaya model zikir yang malah bikin ketawa bagi yang melihatnya.

Video berjudul “VIRAL, 6 Gaya Dzikir HEBOH Ala Jaman Now” ini diunggah akun @krisna bee.

Hingga berita ini diturunkan video ini sudah ditonton lebih dari 32 ribu kali.

 

Berikut link videonya:

https://www.youtube.com/watch?v=EAueEH_Zs-8

 

Calon Bos BUMD Pertambangan Luntang-lantung. Ini Penyebabnya….

BOGORDAILY- Para pendaftar calon direksi BUMD PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE) dibuat luntang-lantung.

Ini karena sampai saat ini tidak ada informasi lanjutan dari panitia seleksi (Pansel) calon direksi PT PPE. Jadwal tahapan pemilihan calon direksi dibuat mandeg.

Amrullah Zaili

Salah satu pendaftar calon direksi PT. PPE, Amrullah Zaili membenarkan soal mandegnya jadwal tahapan calon direksi PT. PPE. Padahal, dia sudah daftar calon direksi sejak dua minggu yang lalu. Namun, hingga kini ia belum juga dihubungi panitia seleksi.

“Belum. Saya belum dapat pengumuman. Saya terus  nunggu informasi dari Pansel,” ujar Amrullah Zaili kepada bogordaily.net, saat dihubungi, Kamis (5/12/2019).

 Akibat tidak ada informasi dari Pansel soal tahapan selanjutnya, Amrullah yang sudah memberi berkas calon direksi terpaksa bakal datang ke Pelaksana Tugas (Plt) direksi PT. PPE. Karena Amrullah menduga, ada penyebab mandegnya kerja Pansel. 

“Rencananya, besok saya akan menemui (Plt Direksi). Mungkin untuk diskusi saja, soal lambatnya kerja Pansel,” tegas politisi PPP ini.

Sementara itu, Plt Direksi PT. PPE Azzahir mengaku tidak bisa menemui orang-orang yang akan datang ke kantor PT PPE.  Sebab, ia sedang ada di luar kota.

Saya tidak bisa ketemu. Saya lagi ada dinas luar. Saya sedang ada di Surabaya,” tutup Azzahir.

 

 (NANANG HIDAYAT)

 

Skripsi Telah Selesai, Pasha ‘Ungu’ Mohon Doa Dilancarkan Peroleh Gelar S1

0

BOGORDAILY – Pasha ‘Ungu’ mengunggah skripsi yang sudah dikerjakan. Sang vokalis mohon doa dilancarkn memperoleh gelar S1.

Pasha kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu. Ia mengambil jurusan administrasi negara.

Dalam skripsinya, pelantun ‘Sejauh Mungkin’ itu menganalisis perencanaan partisipatif pembangunan daerah pada badan perencanaan pembangunan daerah Kota Palu. Terlihat juga nama asli Pasha yakni Sigit Purnomo Said.

“Bismillah.. semoga dilancarkan,” tulisnya.

Netizen pun mengamini doa Pasha. Bapak tujuh anak itu diminta semangat.

“Semangat papa sigitku,” komen akun @yeni**uliantitajudin.

“Lancar ya pak. Mudah2an dpt IPK maksimal dan ilmu yang bermanfaat. Aamiin,” sahut @agusakb**yanto.

Terancam 4 Tahun Penjara Vicky Prasetyo, Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

0

BOGORDAILY – Vicky Prasetyo telah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui ITE.

Naiknya status Vicky menjadi tersangka ini setelah kasusnya diproses di Polres Metro Jakarta Selatan.

Jadi Tersangka

Vicky Prasetyo menjadi tersangka merupakan imbas dari laporan yang dilayangkan mantan istrinya, Angel Lelga pada tahun lalu.

Ia bahkan sudah menjadi tersangka sejak pekan lalu.

Kasus Dugaan Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya mengatakan, Vicky dikenakan kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik.

“Yang bersangkutan (Vicky Prasetyo) dan kita kenakan pasal 45 juncto 27 UU ITE tentang penghinaan dan pencemaran nama baik,” ujarnya dilansir dari Liputan6.com.

Terancam 4 Tahun Penjara

Menjadi tersangka, Vicky pun terancam hukuman yang tak lain-lain. Yakni mencapai empat tahun kurungan penjara bila terbukti bersalah.

“Nanti yang jelas itu ancamannya sangsi pidana penjaranya 4 tahun. Sudah nanti kita sesuaikan dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya.

Denda

Tak hanya terancam hukuman penjara selama empat tahun, jika terbukti bersalah juga Vicky akan dikenakan denda.

“Ancaman nya 4 tahun dengan denda itu 750 juta. Ada satu pasal kita lapis juga dengan pasal KUHP. Pasal penghinaan 311 dan 310 dan 335,” papar dia.

Pemeriksaan

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian juga telah memberikan surat panggilan kepada Vicky. Surat ini merupakan panggilan untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan.

“Lagi dalam proses, tapi sudah kita kirim sudah kita layangkan. Mungkin dalam waktu dekat ini akan diterima sama yang bersangkutan,” jelasnya.

Laporan

Sebelumnya, Angel Lelga melaporkan Vicky atas dugaan pencemaran nama baik gara-gara aksi penggerebekan yang dilakukan Vicky di rumah Angel pada November 2018 silam.

Ia dilaporkan dengan pasal 27 UU ITE. Sebelumnya, Vicky juga sempat melaporkan Angel dengan kasus dugaan perzinaan. Namun tudingan tersebut tak terbukti.

Anwar Sanjaya Mau Bangun Ratusan Kontrakan untuk Investasi Terinspirasi dari Tukul Arwana

0

BOGORDAILY Beberapa tahun ke belakang nama Anwar Sanjaya Pigano belum banyak dikenal publik. Namun kini, wajah Anwar kerap wara-wiri di layar kaca yang membuat namanya semakin dikenal publik.

Anwar pertama kali mengikuti ajang pencarian bakat memasak Indonesia, MasterChef Indonesia 4 sebagai peserta. Anwar kini dikenal sebagai presenter acara televisi.

Buah dari kerja kerasnya, Anwar pun sudah mampu membeli mobil dan membangun rumah sendiri. Anwar bahkan sudah mempersiapkan masa depannya dengan membangun kontrakan. Rencana tersebut bukan isapan jempol, sebagai langkah awal Anwar sudah membeli lahan di sejumlah lokasi.

Sisihkan Penghasilan untuk Berinvestasi di Bidang Properti

Anwar banyak mendapat job sebagai presenter. Tak hanya di televisi, Anwar juga kerap dipercaya menjadi host acara-acara off air.

Dari pendapatan yang dia terima, Anwar menyisihkan penghasilannya untuk berinvestasi di bidang properti. Renacananya Anwar akan membangun kontrakan ataupun kos-kosan.

“Kalau sekarang Anwar lagi kepengen bangun kontrakan,” kata Anwar dilansir channel youtube Cumi-Cumi.

Sudah Beli Lahan

Sebagai langkah awal, Anwar mengaku sudah membeli lahan. Lahan ini nantinya yang akan dijadikan rumah kontrakan.

Lahan itu tersebar di sejumlah lokasi di Jakarta dan sekitarnya. Lahan yang dimiiki Anwar salah satunya berada di Depok dan Bekasi.

“Sudah ada bebrapa tanah yang sudah Anwar beli. Kudu nabung nabung nanti kalau udah ada duitnya dibangun,” ungkap Anwar.

Berawal dari Nasihat Sang Ayah

Anwar mengaku jika rencana berinvestasi dengan membangun kontrakan berawal dari nasihat sang ayah. Ayahnya yang merupakan seorang tentara mengingatkan Anwar jika dunia hiburan tak selamanya menjanjikan.

Untuk itu perlu persiapan jika suatu saat Anwar sudah tidak eksis lagi di dunia hiburan. Salah satu opsinya yakni berbisnis kontrakan.

Terinspirasi Tukul Arwana

Anwar mengaku jika dirinya terinspirasi dari Tukul Arwana. Tukul Arwana diketahui memiliki ratusan kontrakan sebagai investasinya.

“Pengen punya kontrakan banyak kayak Mas Tukul,” ungkap Anwar.

Punya Mobil Banyak

Anwar pun diketahui memiliki mobil yang banyak. Saat ini Anwar punya lima mobl mewah yang dia beli dari hasil kerja kerasnya selama ini. Bahkan saat awal, demi menghindari aturan ganjil genap, Anwar membeli dua mobil sekaligus.

“Total ada lima mobil. Suka ga nyangka tinggal gimana Anwarnya harus kerja keras lagi. Ini semua berkat orang tua mendoakan Anwar setiap malam, pemirsa yang suka nonton sehingga rating bagus,” kata Anwar.

Gagal Menjalankan Taktik, Persija Harus Mengakui Kekalahannya dari Bhayangkara FC

0

BOGORDAILY – Pelatih Persija Jakarta, Edson Tavares, mengakui kekalahan timnya dari Bhayangkara FC. Pelatih asal Brasil itu menyebut para pemain gagal menjalankan taktiknya.

Tampil di Stadion PTIK dalam lanjutan Liga 1 2019, Rabu (4/12), Macan Kemayoran harus takluk 0-3 dari Bhayangkara. Trigol tuan rumah semua tercipta di babak pertama melalui Adam Alis (22′), Herman Dzumafo (28′), dan Lee Yu Jun (36′).

Kekalahan ini kian menyesakkan bagi Persija, sebab Ryuji Utomo harus diusir wasit di menit ke-57 usai menerima dua kartu kuning.

Jika melihat permainan, Marko Simic dkk tak tampil buruk. Selama 90 menit, setidaknya ada empat peluang bagus yang membuat kiper Bhayangkara, Wahyu Tri Nugroho, berjibaku menyelamatkan gawangnya, namun semua gagal berbuah gol.

“Sebetulnya hari ini tim kami tidak tampil negatif. Tapi kami membuat kesalahan dalam rentang waktu 7 menit. Mereka mampu mencetak gol-gol dan berhasil menuntaskan laga,” ujar Tavares seusai laga.

“Setelahnya saya mencoba mengatur ulang tim saya, tapi sayangnya hasilnya tetap tidak bagus. Saya senang dengan penampilan para pemain saya secara individu, tapi secara taktik kami membuat sejumlah kesalahan,” sambungnya.

Tavares juga menolak menyalahkan kondisi lapangan yang terkena guyuran hujan sejak pertengahan babak pertama. Menurutnya, kekalahan Persija murni karena tidak berjalannya taktik yang diterapkan.

“Kalau soal hujan, Bhayangkara juga bermain dalam hujan. Alasan kami kalah bukan itu,” papar Tavares.

“Di laga-laga sebelumnya, kami juga pernah bermain dalam hujan tapi tetap menang. Alasannya ya kami kalah secara taktik dan gagal menjaga konsentrasi.”

Dalam laga ini, Tavares melakukan dua pergantian langsung di babak pertama setelah tertinggal tiga gol, yakni memasukkan Ramdani Lestaluhu dan Heri Susanto untuk menggantikan Rahmad Hidayat dan Joan Tomas. Hal ini dikarenakan mereka tak menjalankan instruksi.

“Kalau saya nggak ganti (mereka), mungkin kami sudah kebobolan 5-6 gol. Sebelum laga, saya memberitahu masing-masing pemain untuk begini, begini, begini. Pemain yang tidak menjalankan tugasnya, saya harus ganti.”

“Kalau kami kalah ya, itu tanggung jawab saya. Tapi saya harus mengganti pemain yang gagal menjalankan taktik saya,” pungkas pelatih kelahiran Rio de Janeiro tersebut.

Gimana Hubungan Roy Kiyoshi dengan Ruben Onsu Kini?

0

BOGORDAILY – Ruben Onsudengan Roy Kiyoshi beberapa waktu lalu sempat diadu domba lantaran adanya fitnah dari Channel YouTube Hikmah Kehidupan.

Lantas bagaimana hubungan Roy Kiyoshi dengan Ruben Onsu saat ini?

Saat ditemui di Trans TV, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019) malam, Roy Kiyoshi menegaskan hubungannya dengan Ruben baik-baik saja.

“Aku sama Ruben baik, nggak ada masalah. Kita nggak ada apa-apa, biasa aja dan ketawa-ketawa,” terang Roy Kiyoshi.

Saat bertemu dengan Ruben, Roy Kiyoshi mengaku tidak lagi membahas masalah yang sempat membuat hubungannya dengan Ruben memanas.

“Nggak ada sih, aku biasa aja. Nggak ada apapun,” tegas Roy lagi.

Saat ditanya mengenai akun Hikmah Kehidupan, Roy sendiri mengaku tidak ingin memperpanjang. Ia lebih memilih untuk memaafkan atas apa yang sudah terjadi.

Arsene Wenger Meminta Premier League Memperbaiki Mekanisme VAR Dalam Pertandingan

0

BOGORDAILY – Arsene Wenger meminta Premier League memperbaiki mekanisme VAR dalam pertandingan. Dia yakin wasit utama harus memanfaatkan monitor dalam lapangan untuk melihat langsung tayangan ulang, tidak hanya mendengarkan instruksi.

Di musim pertamanya, sejauh ini penggunaan VAR di Premier League terus dikritik. Ada sejumlah keputusan aneh yang justru merugikan tim, padahal VAR seharusnya membantu menciptakan keputusan yang lebih adil.

Salah satu masalahnya adalah keterbatasan akses wasit di lapangan. Berbeda dengan liga-liga lain, wasit utama Premier League tidak bisa melihat tayangan ulang secara langsung.

Pihak penyelenggara liga berdalih keputusan ini dibuat untuk menghemat waktu, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Bagaimana pendapat Wenger soal ini? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!

Butuh Monitor

Mantan pelatih Arsenal ini berharap VAR segera mendapatkan kredibilitasnya kembali. Cara terbaik adalah dengan menggunakan monitor dalam lapangan, layaknya sistem yang berjalan baik di liga-liga lain.

“Itu, [wasit tidak bisa melihat monitor], bagi saya, adalah kekhawatiran yang paling penting. Wasit seharusnya bisa melihat monitor untuk mengecek langsung apakah dia benar atau salah,” buka Wenger kepada Sky Sports.

“Dia bakal mendapatkan kredibilitasnya, khususnya setelah mengetahui bahwa orang-orang di balik sistem VAR belum berpengalaman untuk membuat keputusan seperti ini.”

Membantu Wasit

Selain masalah monitor itu, Wenger yakin tidak banyak kekurangan lainnya dalam VAR. Tentang keputusan-keputusan janggal tanpa VAR, dia percaya memang sudah seharusnya berjalan demikian. VAR hanya membantu, bukan membuat keputusan.

“Saya kira ini sudah bekerja jauh lebih baik dari yang kita bayangkan. Anda ingin VAR menyela di momen yang tepat. Mereka [orang-orang di balik VAR] bukanlah pihak yang boleh membuat keputusan, tapi yang membantu wasit membuat keputusan lebih cepat.”

“Wasit harus melihat ulang apakah keputusannya benar atau tidak, itu penting untuk kepercayaan diri. Saat ini, ada dua klub besar [MU dan Liverpool] tanpa monitor di lapangan, masalah ini harus segera diselesaikan,” pungkasnya.

Bawaslu Provinsi Menyebut Pelanggaran Pemilu 2019 di Wilayahnya Didominasi Oleh Politik Uang

BOGORDAILY – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menyebutkan pelanggaran Pemilu 2019 di wilayahnya didominasi oleh politik uang. Sedikitnya ada 942 pelanggaran pada Pemilu 2019 di Jawa Barat

Dari 942 pelanggaran, 620 merupakan temuan langsung Bawaslu. Sedangkan sisanya 326 pelanggaran merupakan laporan dari masyarakat atau peserta pemilu.

“Pelanggaran terbanyak itu politik uang yang dilakukan oleh tim pemenangan peserta pemilu,” kata Koordinator Bidang (Kobid) Hukum Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Jabar Yusuf Kurniawan seperti dilansir dari Antara, Kamis (5/12).

Dia mengungkapkan dari keseluruhan pelanggaran, ada yang diselesaikan oleh Bawaslu tingkat kabupaten/kota, ada pula yang langsung di tingkat provinsi. Beberapa bahkan berlanjut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ada juga yang diproses di Mahkamah Konstitusi. Akan tetapi, semuanya bisa diselesaikan dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bogor Yustinus Elyas Mau menjelaskan bahwa pelanggaran pemilu di Kota Bogor tercatat 13 pelanggaran.

“Dari 13 pelanggaran itu, tiga temuan di antaranya dari Bawaslu Kota Bogor, dan 10 laporan dari masyarakat atau salah satu peserta Pemilu 2019,” tutupnya.