Air Beracun Dari Cileungsi Diminum Warga
Bogor Daily – Selama sepekan, Polres Bogor mendalami dugaan pencemaran Sungai Cileungsi yang masih mengeluarkan bau dan hitam pekat. Bahkan pencemaran bukan hanya terjadi di Sungai Cileungsi, Kali Bekasi yang kini berbusa ditenggarai akibat tercemarnya Sungai Cileungsi.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi menuturkan, saat ini pihaknya sudah melakukan penyelidikan terkait dugaan pencemaran. Hal tersebut berdasarkan Laporan Informasi (LI) sebagai dasar dilakukan investigasi terhadap pencemaran Sungai Cileungsi. “Timnya sudah dibentuk dan kami sudah bekerja,” ujar Benny, Jumat (28/9).
Polres melakukan investigasi melalui Unit Kriminal Khusus Polres Bogor atas inisiatif dan berdasarkan laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan pencemaran tersebut. Meski telah membentuk tim, Benny belum bisa memastikan kapan proses investigasi akan selesai, mengingat proses yang akan dilakukan mulai dari lakukan sampel air, lakukan pemeriksaan hingga pembuktian menggunakan ahli.
Menurut Benny, jika terbukti adanya pencemaran yang dilakukan sejumlah perusahaan yang membuang limbah, pihaknya akan mengenakan pasal dalam UU Lingkungan Hidup dan menerapkan hukuman mulai dari sanksi pencabutan perizinan, denda hingga pidana. “Nanti terkait apa berbuat apa dan pertanggungjawabannya apa, yang pasti saat ini polisi kami tengah bekerja,” kata Benny
Berdasarkan informasi dari Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), Puarman, mengatakan bahwa saat ini kondisi Sungai Cileungsi, tepatnya dekat Bendung Bekasi, dalam kondisi dipenuhi busa. “Pagi ini Kali Bekasi berbuih, penyebabnya adalah buih di Curug Parigi (perbatasan Kabupaten Bogor dan Bekasi) hanyut ke hilir setelah hujan tadi malam,” beber Puarman.
Ia pun berharap penanganan pencemaran Sungai Cileungsi terselesaikan dengan segera. Mengingat Oktober diprediksi sudah memasuki musim hujan. Artinya bila musim hujan tiba maka persoalan pencemaran akan beralih ke persoalan lain yakni banjir. “Debit air tinggi, persoalan terlupakan beralih ke banjir. Siklusnya seperti itu, musim kemarau debit air menyusut, timbul bau dan ketika musim penghujan banjir,” tambahnya.
Bahkan selama ini masyarakat di sekitar Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor, memang tidak menggunakan air dari sungai secara langsung. Namun kabarnya aliran sungai tersebut biasa dijadikan air baku untuk pengolahan air milik Perusahaan Daerah Air Minum Kota Bekasi.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bekasi meminta Pemerintah Kabupaten Bogor ikut melakukan pengendalian pada sungai di wilayah administrasi Kabupaten Bogor yang mengaliri air ke Kali Bekasi. Sebab, pencemaran yang terjadi di Kali Bekasi disebut berasal dari hulunya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi Jumhana Luthfi mengatakan, hulu Kali Bekasi berada di Sungai Cikeas serta Cileungsi, dan kedua sungai itu masuk wilayah administrasi Kabupaten Bogor. ”Penindakan sudah maksimal ya, ya datang dari Bogor. Hitam itu sudah mulai dari Kali Cileungsi dari hulu,” kata Jumhana di kantor DLH Kota Bekasi.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Penataan dan Pengendalian Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kota Bekasi Sugiono mengatakan, apabila dari hulu yang terletak di wilayah Kabupaten Bogor sudah tercemar, maka dampaknya akan sampai ke hilir di Kali Bekasi. ”Karena permasalahan Kali Bekasi adalah satu kesatuan. Apalagi kita berada di daerah hilir, tentu dampaknya sangat terasa kalau dari hulunya sudah tercemar limbah,” ujar Sugiono.
Terpisah, PDAM Tirta Patriot Bekasi memberhentikan sementara suplai air ke pelanggan karena Kali Bekasi tercemar limbah. ”Iya betul (penghentian produksi, red). (Karena, red) sumber air bakunya tidak bisa diolah. Sumber air baku dari Kali Bekasi kan volume limbahnya terlalu besar,” kata Kasubag Humas PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi, Uci Indrawijaya.
Uci mengatakan, penghentian suplai air dimulai pukul 07:00 WIB hingga batas waktu yang ditentukan. Kondisi air memang tak bisa diolah karena berbusa dan mengeluarkan bau tak sedap. ”Produksi kita stop karena kadar limbahnya sudah termasuk golongan luar biasa, bukan termasuk limbah yang bisa kita olah. sebetulnya limbah ini sudah datang dari tiga hari (atau) empat hari yang lalu,” tutup Uci
Satu Keluarga Terseret Tsunami Palu
Bogor Daily – Gempa yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, menimbulkan kecemasan warga. Sampai-sampai mereka memilih bertahan di jalan raya karena takut adanya gempa susulan. Apalagi kotanya juga sempat diterjang tsunami hingga setinggi 3 meter dan membuat satu keluarga hilang terseret ombak.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa secara total ada 58 gempa susulan di Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9). Itu terdiri dari 31 gempa susulan pascagempa dengan magnitudo 7,4 yang terjadi pukul 17:02 WIB dan 27 gempa susulan setelah gempa pertama yang terjadi sekitar pukul 14:00 WIB.
Potensi tsunami lanjutan kecil sepanjang tak ada gempa lagi dengan magnitudo di atas 7. Informasi sementara, akibat tsunami yang menerjang Palu, satu keluarga yang terdiri atas lima orang hilang terseret tsunami. Sebab, rumah mereka ikut terbawa ombak saat air laut naik ke permukaan.
Kerabat keluarga korban hilang terseret ombak, Mirza, warga Kendari, membenarkan keluarganya yang terdiri atas suami-istri dan tiga anaknya hilang terseret tsunami di Pantai Talise Donggala Palu. ”Rumah mereka memang berada di Pantai Talise, kata ayah saya mereka hilang bersama rumahnya akibat terseret tsunami,” kata Mirza
BMKG mengungkapkan, gempa bumi Donggala susulan itu berpusat di 27 kilometer Timur Laut Kabupaten Donggala dan berpotensi tsunami. Sementara kedalaman gempa berada di 10 km di bawah permukaan laut.
Sementara di Palu Timur, gempa berkekuatan magnitudo 5,9 membuat warga panik. Seorang warga Palu Timur, Miftah mengaku ia dan keluarga belum memikirkan akan mengungsi ke mana.
”Sampai saat ini (pukul 21.45 Wita) kami masih merasakan ada guncangan gempa setiap lima menit. Rumah kami roboh, rumah tetangga juga. Kami sekarang hanya berkumpul di jalan, hanya di sini yang aman,” ungkap dia.
Selain adanya gempa susulan, jaringan listrik masih putus sehingga warga tidak bisa berbuat banyak, terutama dalam mengevakuasi korban. ”Katanya ada di lokasi sebelah ada tertimpa bangunan, tapi kami mau mencarinya juga kesulitan karena gelap sekali di sini,” kata Miftah.
Ia menuturkan, sejumlah warga mengalami luka-luka akibat gempa dan tetap memilih menunggu gempa reda di tepi jalan. Meski demikian, ia dan keluarganya selamat karena segera ke luar rumah saat gempa terjadi.
Untuk diketahui, gempa yang terjadi di Palu berada di kedalaman 10 kilometer Timur Laut Donggala. Sumber gempa berasal dari Sesar Palu Karo. BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami pada pukul 17:07 WIB. Dan akhirnya mencabut status potensi tsunami di empat daerah, meliputi Donggala bagian Barat, Donggala bagian Utara, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) bagian Utara dan Kota Palu bagian Barat.
Kendati sudah mencabut peringatan tsunami, BMKG tetap meminta masyarakat di empat wilayah itu agar tetap siaga. ”Status siaga artinya Pemda diharapkan memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi. Pemda juga agar mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (28/9) malam.
Sementara itu, jaringan komunikasi dan jalur penerbangan di Palu masih lumpuh, sehingga menyulitkan warga Gorontalo yang ingin mengetahui kondisi keluarganya di Palu.
Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo Power AS mengatakan, Bandara Mutiara Sis AlJufri Palu, Sulawesi Tengah, ditutup hingga Sabtu (29/9) pukul 19:20 Wita. ”Notam penutupan Bandara Palu keluar malam ini, tapi seluruh penerbangan dari Gorontalo ke Palu hari ini sudah selesai sebelum terjadi gempa,” tandasnya
Perawan Tua Tewas Terlindas KRL
Bogor Daily – Seorang wanita asal Jakarta, Putri Aditia (35), ditemukan tewas tergeletak di perlintasan rel Commuterline Bogor-Jakarta, tepatnya di RT 02/02, Kelurahan Kebonpedes, Kecamatan Tanahsareal, kemarin siang. Wanita yang berprofesi sebagai wiraswasta itu diketahui tertabrak kereta hingga mengalami luka parah di bagian kepala dan patah tulang kaki kirinya.
Kapolsek Tanahsareal Kompol Muhammad Suprayogi menceritakan, dari keterangan saksi-saksi warga dan petugas PKD perlintasan kereta api, sebelum tertabrak Commuterline Bogor-Jakarta tersebut, korban terlihat mondar-mandir di sekitaran rel, tak jauh dari palang pintu perlintasan kendaraan.
“Ada yang lihat korban mondar-mandir di lokasi kejadian. Sampai kemudian ditemukan tertabrak di TKP oleh kereta api yang melaju ke arah Jakarta. Akibatnya, tulang kaki kirinya patah, lengannya juga. Kepalanya juga pecah. Alhasil, yang bersangkutan tewas di lokasi kejadian,” kata Yogi, sapaan karibnya, kepada Metropolitan, kemarin.
Saat ditemukan, korban membawa beberapa barang bawaan seperti kartu identitas, kartu ATM, paspor, telepon seluler dan beberapa perlengkapan make-up. Setelah tewas, korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Belum diketahui apa tujuan dari korban yang sempat mondar-mandir sebelum tertabrak. Dugaan sementara, korban sengaja menabrakkan diri ke kereta yang tengah melintas. “Warga sekitar juga sampai saat ini belum ada yang kenal. Alamatnya juga Jakarta,” pungkasnya.
Anak Gus Dur Pilih Jokowi
Bogor Daily – Teka teki soal dukungan keluarga Gus Dur akhirnya terjawab usai didekati calon presiden (capres) Prabowo Subianto, Kamis (13/9/18). Lewat anaknya, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau biasa disapa Yenny Wahid, ia menyatakan dukungannya untuk capres nomor urut satu, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
”Keluarga Gus Dur saya wakili dengan sikap politiknya Ibu saya sendiri tidak akan ikut-ikutan dalam pemilihan presiden 2019,” ujar Yenny di rumah pergerakan Gus Dur, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018).
Sementara ibunya, Sinta Nuriyah Wahid, memilih netral karena tetap berperan sebagai ibu bangsa yang bertugas mengayomi semua dan menegur siapa pun yang kelewat batas dalam arena politik pilpres 2019. ”Jadi nanti ibunda saya ini tugasnya menjewer kami-kami ini kalau sudah berlebihan,” katanya.
Yenny pun mnegungkap soal alasannya mendukung Jokowi-Ma’ruf. Menurut Yenny, saat ini Indonesia membutuhkan sosok pemimpin seperti Gus Dur. Pemimpin yang dapat memahami bahwa seluruh warga negara harus dipenuhi hak dasar dan kebutuhannya tanpa membeda-bedakan.
”Pemimpin yang sederhana cara berpikirnya, bahwa bangsa ini harus dipenuhi hak dan kebutuhan dasarnya untuk hidup sejahtera,” ungkap Yenny.
Selain itu, Jokowi dinilai dapat menghadirkan layanan pendidikan, kesehatan maupun akses konektivitas bagi mereka yang dulunya tak terjamah. Yenny menuturkan, kondisi bangsa Indonesia saat ini sedang susah. Karena itu, pemimpin yang dibutuhkan adalah orang yang mau ikut gerak, tidak berjarak dan tidak canggung dengan masyarakat. ”Dua-duanya berpikir dan bertindak sederhana, namun kaya dalam karya,” tutur Yenny.
Sebelum mengumumkan sikap politiknya dalam pilpres 2019, ada beberapa pesan politik yang disampaikan Sinta kepada Yenny maupun semua kandidat yang akan maju dalam pilpres 2019.
Di antaranya agar pesta demokrasi ini dijadikan ajang mempererat tali persaudaraan antar anak bangsa, bukan tempat saling menghujat, saling fitnah dan melontarkan kata-kata kebencian.
“Karena itu, pesta rakyat itu harus kita lakukan secara santun, damai, adil, jujur dan dilakukan secara kesatria. Itu yang saya harapkan demi keutuhan bangsa dan negara RI. Kira-kira itu pesan politik saya,” pungkas Sinta
CPNS Harus Kerja Minimal 10 Tahun
Bogor Daily – Sejak pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi dibuka, kemarin, situs lowongan tersebut langsung diserbu pelamar. Sampai-sampai portal Sistem CPNS Nasional (SSCN) di situs sscn.bkn. go.id dikeluhkan pelamar karena lemot.
Namun di samping itu, bagi Anda yang berniat jadi CPNS, ada sejumlah aturan yang wajib diketahui. Termasuk soal adanya kewajiban kerja selama minimal sepuluh tahun bila tak ingin dijatuhi sanksi. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) telah mengumumkan total formasi untuk seleksi CPNS 2018 sebanyak 238.015.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan, pelamar hanya dapat memilih satu jabatan pada satu formasi dan satu instansi.
Setelah mengikuti serangkaian tahap yang ada dan pelamar dinyatakan lolos CPNS, pelamar tidak diperbolehkan mengundurkan diri dalam waktu sepuluh tahun. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan MenPAN RB Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan CPNS Tahun 2018.
”Sesuai PermenPAN RB Nomor 36 diatur bahwa peserta seleksi CPNS yang lulus wajib membuat surat pernyataan,” ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN RB Mudzakir, Rabu (26/9/2018).
”(Surat pernyataan, red) bersedia mengabdi pada instansi yang bersangkutan dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apa pun sekurang-kurangnya sepuluh tahun sejak menjadi PNS,” kata Mudzakir.
Aturan tersebut terdapat di bagian lampiran PermenPAN RB Nomor 36 Tahun 2018 poin J (pengolahan hasil seleksi dan pengumuman kelulusan), yang berbunyi seperti berikut:
‘Peserta seleksi yang sudah dinyatakan lulus wajib membuat surat pernyataan bersedia mengabdi pada instansi yang bersangkutan dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apa pun sekurang-kurangnya selama 10 (sepuluh) tahun sejak TMT PNS’.
Sanksi Bagi peserta seleksi yang dinyatakan lulus oleh Pejabat Pembina Kepegawaian tetap mengajukan pindah, maka peserta dianggap mengundurkan diri. Selain itu jika peserta yang lolos tahap akhir dan telah mendapat persetujuan NIP kemudian mengundurkan diri, maka peserta tersebut dikenai sanksi. Apa sanksinya? ”Tidak boleh daftar (CPNS, red) periode berikutnya,” jelas Mudzakir.
Hal ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dalam Pasal 35 disebutkan, calon PNS yang mengundurkan diri saat menjalani masa percobaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34 dikenakan sanksi tidak boleh mengikuti seleksi pengadaan PNS untuk jangka waktu tertentu.
Sementara itu, dalam proses pendaftaran CPNS, tiap pelamar harus berjuang agar bisa menembus portal sscn.bkn.go.id. Sebab, dalam sehari hanya 2 juta akun pelamar yang dilayani.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan menyampaikan hal itu berdasarkan kesepakatan dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). ”Server Dukcapil membolehkan web SSCN mengakses 2 juta NIK per hari untuk pendaftaran akun SSCN,” katanya.
Ia menjelaskan, sebelumnya Ditjen Dukcapil hanya memberi jatah pembuatan akun sebanyak 1 juta per hari. Namun disepakati agar ditambah menjadi 2 juta akun per hari. “Tadi siang sudah ada kesepakatan untuk menambah jumlah akses ke database kependudukan menjadi 2 juta per hari,” sebutnya.
Ia memastikan pembatasan 2 juta akun per hari tidak akan menimbulkan masalah. Hal itu dengan melihat pengalaman pembukaan lowongan CPNS tahun lalu, di mana tahun lalu totalnya hanya 2,4 juta akun yang dibuat. ”Tahun ini kami prediksi maksimal 8 juta akun. Masih jauh dari kapasitas maksimal yang disediakan,” tandasnya.
BPJT Gratiskan Tol Depok-Antasari
Bogor Daily – Hari ini Presiden Joko Widodo akan meresmikan ruas Jalan Tol Depok-Antasari atau Desari. Jalan tol sepanjang 5,8 km yang menghubungkan ruas Antasari-Brigif akan dibuka gratis.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, pengoperasian Tol Desari telah melalui uji laik operasi. ”Iya (besok, red), rencananya malam,” ujar Herry di Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (26/9/2018).
Untuk ketentuan tarif yang akan dikenakan, Herry mengaku hingga kini masih dalam proses. Ia menjelaskan tarif yang dikenakan akan berbeda dengan tarif antarkota yang sekitar Rp1.000 per km. ”Enggak (Rp1.000 per km, red), dia ikut (tarif, red) kota,” kata Herry.
Herry juga membocorkan bahwa tarif Tol Desari Seksi I akan digratiskan selama seminggu setelah diresmikan. ”Ya (gratis, red), seminggu lah,” tuturnya.
Untuk diketahui, Tol Desari dibagi menjadi tiga seksi yang digarap PT Citra Waspphuthowa. Seksi I adalah Antasari-Brigif dengan panjang 5,8 km yang telah selesai dibangun.
Sementara itu, dua seksi yang masih dibangun adalah Seksi II Brigif-Sawangan sepanjang 6,3 km dan Seksi III Sawangan-Bojonggede dengan panjang 9,5 km.
Pengerjaan tol ini membutuhkan biaya mencapai Rp3 triliun. Ini sesuai pernyataan Direktur Utama PT Citra Waspphutowa Djoko Sapto. ”Kalau yang ini (Seksi I, red) Rp3 triliun, total investasi ya. Konstruksi sendiri Rp1,2 triliun,” tandasnya
SLangkah Fasilitasi dalam Pemicu Stop Buang Air Besar Sembarang (Stop BABS) di Kota Bogor
Bogor Daily – Proses fasilitasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) di masyarakat pada prinsipnya adalah “pemicuan” terhadap rasa jijik, rasa malu, rasa takut sakit, rasa berdosa dan rasa tanggung jawab yang berkaitan dengan kebiasaan BAB di sembarang tempat. Dan untuk membantu proses pemicuan tersebut digunakan beberapa komponen seperti pemetaan, transect, alur kontaminasi dan simulasi lainnya. Proses ini adalah salah satu usaha untuk mencapai salah satu pilar dari Program Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang terdiri dari lima pilar yaitu :
- Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS)
- Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
- Pengolahan Air Minum Rumah Tangga (PAM-RT)
- Pengelolaan Limbah Padat (sampah) di Rumah Tangga.
- Pengelolaan Limbah Cair di Rumah Tangga.
Selanjutnya tulisan ini akan lebih banyak mengulas tentang transet walk yang saat ini sedang gencar dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor.
Apa itu transect walk? Transect walk adalah kegiatan penelusuran wilayah yang bertujuan untuk melihat dan mengetahui lokasi yang paling sering dijadikan tempat buang air besar. Transect walk dilakukan dengan cara mengajak masyarakat setempat untuk berjalan ke lokasi buang air besar sembarangan atau buang sampah sembarangan dan berdiskusi di tempat tersebut, yang diharapkan agar masyarakat akan merasa jijik dan tergugah perasaannya dan terpicu rasa malunya sehingga memiliki keinginan untuk merubah perilaku tidak sehat menjadi berperilaku hidup sehat.
Bagaimana langkah melakukan transect walk? Nah berikut adalah langkah-langkahnya :
- Ajak masyarakat untuk mengunjungi wilayah-wilayah yang sering dijadikan tempat BAB (didasarkan pada hasil pemetaan).
- Lakukan analisa partisipatif di tempat tersebut.
- Tanya siapa saja yang sering BAB di tempat tersebut atau siapa yang hari ini telah BAB di tempat tersebut.
- Jika di antara masyarakat yang ikut transect walk ada yang biasa melakukan BAB di tempat tersebut, tanyakan:
- bagaimana perasaannya?
- berapa lama kebiasaan itu berlangsung,
- apakah besok akan melakukan hal yang sama?
- Jika di antara masyarakat yang ikut transect walk tidak ada satupun yang biasa melakukan BAB di tempat tersebut tanyakan pula bagaimana perasaannya melihat wilayah tersebut. Tanyakan hal yang sama pada warga yang rumahnya berdekatan dengan tempat yang sering dipakai BAB tersebut.
- Jika ada anak kecil yang ikut dalam transect walk atau berada tidak jauh dengan tempat BAB itu, tanyakan apakah mereka senang dengan keadaan itu? Jika anak-anak kecil menyatakan tidak suka, ajak anak-anak itu untuk menghentikan kebiasaan itu, yang bisa dituangkan dalam nyanyian, slogan, puisi, dan bentuk-bentuk kesenian (lokal) lainnya.
Transect walk merupakan rangkaian dari kegiatan pemicuan di masyarakat untuk mencapai sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Tantangan yang dihadapi Kota Bogor terkait dengan masalah sanitasi masih sangat besar. Hasil pemantauan Sanitarian (petugas kesehatan lingkungan) Puskesmas tahun 2017 menunjukkan 22,93% masyarakat masih berperilaku buang air besar ke sungai, sawah, kolam, kebun dan tempat terbuka. Data Rumah sehat di Kota Bogor tahun 2017 baru menunjukkan angka sebesar 70,14 %. Kondisi seperti ini dapat dikendalikan melalui intervensi terpadu dengan pendekatan sanitasi total berbasis masyarakat.
Pemerintah telah memberikan perhatian di bidang hygiene dan sanitasi dengan menetapkan Open Defecation Free (ODF) dan peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) tahun 2019 yaitu 100 0 100 (100% sanitasi layak,0% kawasan kumuh dan 100% air minum sehat).
Menyadari hal tersebut di atas, pemerintah Kota Bogor melakukan beberapa kegiatan, salah satunya adalah melakukan pelatihan fasilitator STBM dari berbagai segmen /kelompok masyarakat, melakukan pemicuan dengan transect walk dan fokus group discution (FGD). Akhir tahun 2017, ada 125 RW di Kota Bogor yang sudah mendeklarasikan sebagai RW ODF. Namun masalah utama adalah rumah di sekitar sungai masih membuang tinja ke sungai sehingga perlu ditingkatkannya gerakan penyadaran masyarakat terhadap kondisi tersebut.
Oleh karena itu melalui kegiatan transect walk diharapkan dapat mengajak masyarakat untuk melihat potret masalah sanitasi di wilayahnya dan penyadaran untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat. Rencana kegiatan transect walk selama tahun 2018 akan dilaksanakan sebanyak 10 kali di wilayah sekitar sungai terutama untuk melihat kebersihan sungai dari sampah dan buangan akhir tinja. Setelah transect walk dilaksanakan FGD untuk mengetahui respon masyarakat terhadap transect walk yang sudah dilaksanakan dan selanjutnya apakah ada komitmen untuk merubah perilaku tersebut.
Transect walk biasanya dilaksanakan bersamaan dengan “gerakan ketuk pintu”yaitu satu gerakan untuk meningkatkan penemuan aktif kasus TB dan kasus penyakit menular lainnya serta menemukan bayi, balita yang belum diimunisasi dan juga menggerakan masyarakat untuk melakukan PSN 3M+, caranya dengan melakukan investigasi kontak khusus kasus TB, menyisir dan mengunjungi rumah ke rumah. Gerakan ketuk pintu ini efektif untuk meningkatkan temuan kasus-kasus penyakit menular, kasus penyakit tidak menular dan kesehatan lingkungan masyarakat Kota Bogor.
Ayo wujudkan lingkungan bersih dan sehat dengan buang air besar pada tempatnya…Sehat dimulai dari saya!!! (NN)
Seksi Informasi Kesehatan dan Humas
Dinas Kesehatan Kota Bogor
Transect Walk
FGD setelah Transect Walk
Gerakan Ketuk Pintu
Seksi Informasi Kesehatan dan Humas Dinas Kesehatan Kota Bogor
**************
Kata-kata Yunani Dasar dan Frase untuk Perjalanan Anda ke Yunani
BDN – Apakah Anda sudah membeli tiket pesawat etihad untuk berpelesir ke Yunani? Hal yang wajib Anda lakukan pertama kali adalah membersihkan kamera Anda untuk menangkap gambar reruntuhan menakjubkan dan matahari terbenam di tebing yang memukau, berbagai bangunan kuno untuk bahan jepretan Instagram yang bergaya di depan rumah-rumah bercat putih yang dibungkus dengan bunga bugenvil.
Tetapi ada hal yang mungkin Anda lupakan untuk mepersiapkan diri ke Yunani, yaitu beberapa frasa Yunani untuk berbicara dengan penduduk setempat saat Anda di sana. Meskipun Yunani melihat rekor jumlah turis, beberapa orang menganggap mencoba belajar bahasa Yunani sebagai bagian dari perjalanan mereka.
Hal yang menyulitkan untuk mepelajari bahasa Yunani adalah alfabetnya sendiri. Tidak seperti abjad Latin dalam bahasa roman, huruf-huruf Yunani tidak terbaca untuk penutur bahasa Inggris, membuat bahasa lebih sulit dipelajari daripada bahasa Roman seperti Spanyol, Italia, dan Prancis.
Di bawah ini, Anda akan menemukan frasa yang ditulis pertama kali dalam bahasa Yunani dan pelafalan fonetik yang mengikuti dalam tanda kurung, dengan penekanan pada suku kata dalam huruf besar. Gunakan beberapa aplikasi terjemahan untuk memutar audio tentang bagaimana frasa ini diucapkan.
Kata dan Frasa Yunani Dasar
Halo: Γειά σου (YAH-soo)
Senang bertemu Anda: Χάρηκα πολύ (HA-ree-ka po-LEE)
Bagaimana kabarmu ?: Tι κανείς (tee-KAH-nis)?
Selamat pagi: Καλημέρα (kah-lee-MER-ah)
Selamat siang / malam: Καλησπέρα (kah-lee-SPER-ah)
Selamat malam: Καληνύχτα (kah-lee-NEEKH-tah)
Terima kasih: Ευχαριστώ (eff-kha-ri-STOE)
Terima kasih kembali: Παρακαλώ (para-kah-LOE)
Dalam bahasa Yunani, kata untuk “tolong” dan “Anda diterima” merupakan frasa sederajat, dan itu menjadikannya lebih mudah untuk dipelajari. Sangat sopan untuk mengatakan “para-kah-LOE” setelah menanyakan arah atau harga sesuatu.
Nama saya …: Με λένε (boleh LEH-neh) …
Siapa namamu? πως σε λένε? (pos-oh LEH-neh)
Selamat tinggal: Γειά σου (YAH-soo)
Kita lanjutkan pembicaraan nanti: Τα λέμε (tah-LEH-meh)
Ya: Ναί (neh); Tidak: όχι (OH-hee)
Anda jangan bingung ya dan tidak – mudah salah mengaitkan “neh” dengan “tidak” dalam bahasa Inggris, dan “oh-hee” dengan “oke” padahal sebenarnya justru sebaliknya.
Maaf / Maaf: Συγνώμη (Lihat-GHNO-mee). Ucapkan ini untuk menarik perhatian seseorang, meminta untuk melewati seseorang, atau meminta maaf jika Anda menabrak seseorang.
Frase Yunani yang berguna untuk Anda sebagai wisatawan
Dimana kamar mandinya ?: Πού είναι η τουαλέτα (Poh-EE-nay ee tua-LEH-tah)?
Petunjuk bermanfaat: “Poh-EE-nay” berarti “Di mana?” sehingga Anda dapat meminta bantuan dengan menemukan sesuatu dengan mengatakan ini sambil menunjuk ke lokasi tertentu di buku panduan Anda atau di peta.
Apakah Anda berbicara bahasa Inggris? Μιλάτε αγγλικά (Mee-LAH-teh ag-li-KAH)?
Cheers !: Στην υγειά μας! (STIN-eh YAH-mas). Ini secara harfiah berarti “Untuk kesehatan kita!” Jika berbicara kepada sekelompok orang yang tidak termasuk diri Anda sendiri, katakan “STIN-eh YAH-sas,” yang berarti “Untuk kesehatanmu!”
Bangun! Ασπρο πάτο (AHS-pro PAH-toh). Berarti harfiah “dasar putih,” jika Anda menggunakan ini dengan kenalan Yunani baru, Anda pasti akan terkesan.
Berapa harganya ?: Πόσο κάνει αυτό (POH-soh KAH-nee af-TOH)? Anda bisa bertahan dengan bertanya “POH-soh KAH-nee” (Berapa?). Menambahkan “af-TOH” berarti “Berapa harganya?”
Saya tidak mengerti: Δεν καταλαβαίνω (Kemudian Kah-tah-lah-VEH-noh)
Membantu! Βοήθεια (voh-EE-thee-yah)
Saya suka Yunani: Αγαπώ την Ελλάδα (Ah-gah-POH remaja Eh-LAH-tha)
Ups !: Ωπα (OH-pa)
Jika ada satu kata Yunani yang pernah Anda dengar sebelumnya, kemungkinan itu adalah opa. Awalnya berarti “oops” atau “ups,” sekarang juga sering digunakan sebagai seruan antusiasme atau sukacita dalam perayaan atau untuk menunjukkan apresiasi terhadap musik, tarian, makanan, dan minuman. Misalnya, ketika Anda benar-benar membuat pramusaji Anda terkesan dengan keterampilan Yunani baru Anda, dan ia menawarkan Anda putaran tembakan ouzo di rumah, Anda dapat mengatakan, “Opa!” sebagai penghargaan.
Bima Blakblakan Soal Skenario Konversi Angkot Ber-Ac Gagal Mengaspal
Bogor Daily – Sejak diperkenalkan awal September, kehadiran angkutan kota (angkot) ber-AC yang diadakan Koperasi Duta Jasa Usaha Mandiri (Kodjari) sebagai bagian dari transisi konversi angkot ke bus yang digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, menjadi perhatian publik.
Namun hingga kini angkot modern yang punya fasilitas kekinian seperti AC, Wifi, TV, CCTV, charger handphone dan mesin tapping e-money itu belum melengkapi surat kelayakan jalan. Alhasil, peluncuran angkot modern yang sedianya dilaksanakan Selasa (25/9) pun batal.
Tertundanya peluncuran angkot modern itu dianggap tepat oleh anggota DPRD Kota Bogor. Sebab, para wakil rakyat menilai Pemkot Bogor seakan tergesa-gesa dalam mengoperasikan angkot seharga Rp500 jutaan itu.
Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor Sendhy Pratama menuturkan, pihaknya melihat belum ada kesiapan yang matang, baik dari pemkot maupun badan usaha. Sehingga rencana yang ada belum bisa terealisasikan. “Kami minta tidak tergesa-gesa di lapangan, melihat kesiapan dari pemkot atau badan usaha. Melenceng dari target kan berarti ada kajian yang belum matang,” ujarnya.
Apalagi, sambungnya, angkot modern tersebut merupakan milik Kodjari dan bukan aset pemkot. Sehingga seharusnya Kodjari-lah yang mengurus, bukan Dishub. Berbagai kendala yang mendera peluncuran konversi angkot modern ini jadi indikator kuat belum siapnya kedua pihak melakukan konversi angkot. “Itu bisnis. Kami juga belum terima data dari badan hukum, berapa angkotnya, dengan pelat nomor mana yang ingin dikonversi. Jangan hanya jadi kamuflase,” ungkapnya.
Politisi Hanura ini menambahkan, permasalahan efektivitas angkot modern juga menjadi kendala lainnya. Ia mengibaratkan dua angkot modern dengan 14 penumpang bisa membawa 28 orang. Padahal ketika tiga angkot konvensional dengan 12 penumpang, ada 36 orang yang bisa terakomodasi. “Jadi harus dikaji juga, konversi itu buat pengguna jalan supaya tidak macet atau pengguna angkot itu sendiri. Kami akan bertemu dengan Dishub untuk membahas ini,” lanjutnya.
Menanggapi kebijakan konversi yang dianggap tergesa-gesa itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menegaskan perlu ada pemahaman yang sama tentang tahapan konversi, baik pemkot, DPRD, stakeholder hingga masyarakat. “Sejak awal tahapan konversi itu ada dua, berdasarkan kesepakatan juga dengan dewan, serta Organda yang sudah lama itu. Yaitu tiga angkot jadi satu bus dan tiga angkot jadi dua bus. Sekarang ini namanya saja angkot modern, tapi sebetulnya itu bagian dari 3:2 tadi, yang lama-lama 3:2 ini akan menjadi 3:1,” kata Bima usai rapat paripurna, kemarin.
Politisi PAN ini menambahkan, angkot modern ini pun nantinya dalam kurun waktu sepuluh tahun harus sudah berubah menjadi bus. Jadi bukan suatu kebijakan yang tergesa-gesa, namun skenario yang sudah disepakati bersama sebelumnya. ”Semua itu kan perlu proses, perlu surat-surat, dinas perlu mengamankan jalur juga. Dishub sedang mengamankan jalur TransPakuan Koridor (TPK), terutama TPK 4 yang jadi jalur angkot modern itu,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan pada Dishub Kota Bogor Jimmy Hutapea mengatakan, hingga kini Dishub baru selesai menandatangani surat informasi kendaraan. Yakni salah satu dokumen yang dibutuhkan untuk penerbitan STNK dan BPKN, yang sifatnya rekomendasi ke Samsat untuk penerbitan pelat kuning. “Surat-suratnya belum ada, belum bisa jalan. Yang jelas 25 September diluncurkan itu target dari pemilik angkot,” katanya kepada awak media, kemarin.
Jimmy menjelaskan, Kodjari sudah menyampaikan dokumen pada awal September. Namun tidak serta-merta informasinya langsung terbit karena Dishub melakukan verifikasi. Akhirnya ada beberapa kesalahan administrasi yang harus dilengkapi ulang pemilik angkot. “Makanya hitungan waktunya bukan dari saat awal mereka masukan dokumen, tapi saat sudah dilengkapi dan diperbaiki supaya satu kesatuan,” ucapnya.
Terpisah, Sekretaris Organda Kota Bogor Farid Wahdi menuturkan, untuk pengurusan surat kelayakkan jalan, tidak terlalu memakan waktu lama. Jika persyaratan utama menjadi mobil pelat kuning sudah dipenuhi, prosesnya seminggu pun cukup. “Katakan STNK cuma dua hari, uji kir sehari dengan trayek. Menurut saya, seminggu sudah bisa jalan kalau memenuhi syarat. Karena ada syarat-syarat kalau mobil ingin menjadi pelat kuning,” paparnya














