Wednesday, 22 April 2026
Home Blog Page 8724

Peluru Nyasar di Tol Jorr Tewaskan Sopir Truk

BOGOR DAILY -Polisi menyelidiki peluru nyasar yang menembus kepala sopir truk bernama Marthen hingga tewas di Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) di T.B. Simatupang, Senin (9/7). “Sedang kami selidiki,” kata juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono Selasa (10/7).

Argo mengatakan peluru tersebut menembus bagian kepala sebelah kiri korban pada pukul 09.30 kemarin. Sejauh ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Salah satunya, rekan korban yang bersamanya di dalam truk Puso B 9849 U.Berdasarkan keterangan saksi, korban berangkat dari PT Yureka di Jalan Suci, Ciracas, Jakarta Timur menggunakan truk Puso tersebut. Saat itu, korban membawa muatan bangku jok bioskop.

Sesampainya di Jalan Baru Kampung Rambutan, korban menjemput saksi untuk menemani. Kemudian ketika sampai di lampu merah Pasar Rebo, korban meminta bertukar posisi untuk membawa truk tersebut. “Korban bertukar posisi karena ingin ngopi.”

Saat kendaraan melintas di Tol JORR arah Pasar Rebo menuju ke Lebak Bulus, Jakarta Selatan, saksi mendengar suara letusan kecil menyerupai letusan korek gas. “Tak lama kemudian saksi melihat korban terjatuh ke arah kanan dan tidak lama kemudian saksi melihat pada bagian kepala sebelah kiri mengeluarkan darah,” ujarnya.

Saksi panik. Dia langsung membawa korban peluru nyasar  itu ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. “Kami sedang selidiki jenis senjatanya.”terangnya.

Perekaman EKTP di Bogor Tengah

Aktifitas camat Bogor Tengah Agustiansyah di ruang kerjanya.

Bogor Daily – Kecamatan Bogor Tengah Melayani Perekam E-Ktp sangat Terpenting di Utamakan Sehari Pelayanan Pemohon E-Ktp bisa 30 Orang warga Kecamatan Bogor Tengah masih Banyak Yang Belom Terekam.

Camat Bogor Tengah  Agustiansyah mengatakan Kepada Wartawan bogordaily.net saya Akan Komitmen Kepada Warganya yang Belom Punya KTP Elektronik

Saya dan Jajaran Akan Memberikan Pelayanan Yang Terbaik kepada Warga Bogor Tengah. Pelayanan E-Ktp masih Dalam Proses tapi Saya Memberikan Kepada Warganya saya Akan Secara Otomatis langsung Jadi Segala Pengurusan Tidak Di Kenakan Biaya Apapun tegasnya. (rik/dik)

Petinggi Snowbay TMII Diringkus Polda Metro Jaya

BOGOR DAILY- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap petinggi tempat wisata Snowbay Waterpark Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berinisial SD dengan dugaan penyalahgunaan narkotika.

Saat diperiksa polisi, SD yang berkewarganegaaran Korea Selatan itu positif menggunakan narkotika. “Pas di tes urine positif amfetamin dan metamfetamin,” kata Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Selasa (10/6).

Calvijn menjelaskan SD ditangkap di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan. Ia ditangkap saat sedang sendiri di lobi apartemen tersebut. “Tapi pas digeledah di kamarnya tidak ditemukan barang buktinya,” ujar Calvijn.

SD disebut sebagai salah satu petinggi di tempat rekreasi keluarga di Jakarta. Namun belun diketahui pasti kedudukan SD ditempat tersebut.
“Belum bisa dipastikan apakah direktur atau manajer, yang pasti dia petinggi Snowbay. Karena semalam dari pengakuannya, dia bilang menjabat direktur tapi kami belum bisa pastikan juga,” tutup Calvijn.

sumber: Tempo.com

Sudah Daftar Bacaleg, Belum Tentu lolos. Ini Alasannya

BOGOR DAILY DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor masih menunggu arahan DPP terkait formasi bakal calon legisltaif (baceleg) yang akan diusung untuk bertarung berebut kursi DPRD Kabupaten Bogor. Sebab sebelum diputuskan, DPC melakukan sinkronisasi terlebih dulu dengan bacaleg di tingkat daerah hingga pusat untuk mengetahui kekuatan masing-masing calon.

Saat ini, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor Iwan Setiawan sudah menyerahkan draf susunan bacaleg untuk Kabupaten Bogor ke DPD Gerindra Jawa Barat.

Nanti dari Jabar diteruskan ke pusat. Pusat ini yang akan menyingkronisasikan formasinya biar tandemnya bagus saat turun di daerah pemilihan (dapil) masing-masing,” kata Iwan.

Menurut Iwan, sinkronisasi bisa mengubah susunan bacaleg yang diusulkan DPC. Selain itu, DPC Kabupaten Bogor tidak memiliki kewenangan untuk menentukan nomor urut. Bahkan, bacaleg pun harus siap jika DPP mengubah formasi penempatan dapil dari yang diajukan DPC.

Bacaleg yang sudah terdaftar juga belum bisa ditentukan lolos atau tidaknya, sebab nanti akan ada tim dari DPP langsung yang turun untuk mensurvei kelayakan calon-calon yang diusulkan DPC. Jadi kami menyusun draft tapi DPP yang menentukan,” terangnya.

Setelah sinkronisasi selesai, Gerindra Kabupaten Bogor akan langsung mendaftarkannya ke KPU. Kali ini, lelaki yang terpilih menjadi wakil bupati Bogor 2018 hasil pleno KPU ini menargetkan mampu menempati kursi pimpinan DPRD dengan target 12 kursi di Bumi Tegar Beriman.

Untruk provinsi target dua kursi dan pusat juga dua kursi. Kami optimis ini terealisasi, apalagi Pileg berbarengan dengan Pilpres. Ini juga tentu menguntungkan,” tegasnya.

Satu Lagi Pemerkosa Siswi SMK Citeureup Masih Buron

BOGOR DAILY– Perburuan pelaku pemerkosaan terhadap siswi SMK di salah satu sekolah swasta di Citeureup, Kabupaten Bogor, masih berlanjut. Hingga kini satu pelaku lagi masih buron dan dalam pengejaran polisi.  AN (20), pemuda asal Gunungsari, Kecamatan Citeureup, masih diburu jajaran polisi. Ia diduga terlibat dalam kasus pemerkosaan terhadap Melati, bersama enam teman-temannya yang sudah lebih dulu mendekam di jeruji besi.

Kapolsek Citeureup Kompol Darwan mengaku pihaknya saat ini masih melacak keberadan AN. “Ya masih ada satu lagi yang buron. Sedang kita buru,” kata Darwan. Namun ia enggan membeberkan hal-hal lainnya, termasuk hasil pemeriksaan terhadap enam pelaku yang sudah diringkus. Di antaranya IB (16), Al (14), PU (20), NU (21), RD (21) dan MR (18). “Nanti kalau sudah lengkap akan kami rilis,” ujarnya.

Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun Metropolitan, diketahui bahwa kasus pemerkosaan ini berawal dari ajakan teman pria korban berinisial IB. Lelaki itu mengajak korban berhubungan intim. Namun ajakan itu ditolak korban, sampai akhirnya IB mengajak korban kumpul dengan teman-temannya di sebuah rumah kosong di daerah Gunungsari.

Di rumah itulah korban seorang siswi smk, dibuat tak sadarkan diri sebelum akhirnya digerayangi IB dan teman-temannya. Hal ini terungkap dari keterangan saksi AJZ yang tak lain teman korban. AJZ sempat dicurhati korban sebelum akhirnya meninggal akibat depresi berat.
“Almarhum ngaku kalau dia dicekoki minuman. Sampai akhirnya pingsan. Begitu sadar, tangan dan kakinya sudah dipegangi sejumlah orang. Saat itu ia difoto dan diperkosa. Setelah itu ia pingsan lagi,” beber AJZ.

Kasus ini pun jadi perhatian Ketua Komisi Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait. Ia mendorong pihak kepolisian menggunakan UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang penerapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016. Sehingga dengan regulasi tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) bisa menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada para pelaku. “Walaupun dua di antara tujuh pelaku di bawah umur, lima di antaranya bisa dikenakan hukuman hingga seumur hidup. Terlebih hingga korban meninggal dunia,” tegasnya saat dikonfirmasi Metropolitan melalui telepon.

Sirait memaparkan, korban yang meregang nyawa tersebut diduga lantaran depresi dan adanya faktor pemaksaan dari para pelaku. Selain itu, korban juga merasa terhina, ketakutan hingga menjadikan pikirannya terancam. “Korban yang meninggal dunia tentu karena kejahatan segerombolan pemerkosa tersebut. Untuk itu, hukumannya pun harus setimpal,” bebernya.

Sementara untuk dua pelaku IB dan AL yang berada di bawah umur, kepolisian harus memperlakukan mereka dengan perlakuan khusus. “Kendati begitu, tidak menghilangkan hukuman pidana sesuai aturan yang berlaku dan tidak dikurung hingga sepuluh tahun penjara. Sebab, mereka masuk kategori anak-anak dan tidak disatukan dengan tahanan orang dewasa,” tandasnya.

Wasiat Rizky Sebelum Tewas Dipatuk King Cobra

BOGOR DAILY Dewa Rizky Achmad (19), seorang remaja warga bantaran Sungai Kahayan, Kota Palangka Raya Kalteng tewas setelah digigit ular king cobra sepanjang 3 meter peliharaannya sendiri, memberikan pesan terakhir kepada sang ayah supaya tidak membunuh ular tersebut.

Hal ini disampaikan Suwardi Duyen, ayah Rizky yang dihubungi MNC Media, Selasa (10/7/2018).

Suwardi menceritakan, sebelum meninggal pada Senin 9 Juli 2018, sekira pukul 08.30 WIB di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Rizky berpesan agar ular King Cobra tersebut jangan dibunuh, dan dikembalikan ke tempat awal ditemukan.

“Pesannya jangan dibunuh, atau diserahkan saja ke lembaga yang berwenang. Jenazah Rizky akan kami kuburkan di TPU Palangka Raya,” ujar suami dari Arbainah itu bercerita di sambungan telepon.

Menurutnya, Rizky sudah berani memelihara ular sejak umur enam tahun, sehingga di rumahnya ada sekitar enam ular jenis Piton besar dan kecil hingga terakhir Ular King Cobra sepanjang tiga meter yang dipeliharanya, hingga akhirnya merunggut nyawanya.

Rizky mendapatkan ular tersebut dari tangkapannya ketika membantu warga Jalan Danau Rangas Kelurahan Bukittunggal Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya yang saat itu kebanjiran. saat itu ular tersebut tersangkut jaring ikan yang dipasang warga di bawa rumah yang terendam banjir Rabu 2 Mei 2018, lalu.

Sebelumnya, pihak rumah sakit sudah berupaya keras dalam membantu korban Rizky sejak awal masuk RS, Minggu 8 Juli 2018, pagi sesaat setelah korban dipatuk ular ketika berada di lokasi car free day (CFD) Bundaran Besar Palangkaraya.

Saat Rizky membawa ular King Cobra di Bundaran Besar Palangkaraya, saking keasyikan ngomong lupa ular tersebut lepas dan mematuk lengan kanannya. “Meskipun berat, tapi ini adalah kehendak Allah taala, kami ikhlaskan,” tutup sang ayah

Gak Nyangka, Tukang Cilok Ini Ternyata Polisi di Polda

BOGOR DAILY Sebuah gerobak kecil dengan payung warna-warni terparkir di pinggir jalan depan halaman kantor BRI KCP Jalan Raya Tajem Km 2, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Gerobak itu bisa dijumpai sejak sore hari hingga malam.

Pemilik gerobak itu bernama Toni Purwanto (37). Dia memakai gerobak tersebut untuk berjualan cilok.

Namun siapa sangka, Toni ternyata seorang anggota polisi yang berdinas di Polda DIY. Seperti dilansir Detikcom, Toni pun akhirnya menceritakan alasanya menjual makanan khas Jawa Barat berbahan dasar tepung tapioka itu.

“Saya suka cilok, hobi makan cilok. Dulu pulang dari dinas hampir selalu mampir beli cilok. Jadi saya sempat berpikir bisa tidak saja bikin sendiri dan menjualnya,” kata Toni, ditemui di sela dia berjualan cilok, Senin (9/7/2018).

Akhirnya Toni memutuskan berjualan cilok sejak Maret lalu. Aktivitas itu dilakukannya sepulang jam dinas kantor. Dia mulai berjualan sekitar pukul 16.00 berangkat dari rumahnya di Sambisari, RT 03/RW 02, Purwomartani, Kalasan menuju depan kantor BRI KCP Maguwoharjo yang berada di Jalan Raya Tajem Km 2.

“Saya mulai jualan sore hari sampai malam atau sampai dagangan habis. Jadi tidak menganggu ketugasan saya di Polda,” ujar Toni yang berpangkat Bripka dan kini bertugas di Bidang Humas Polda DIY itu.

Meski demikian, Toni mengaku saat awal berjualan dulu dia sempat dinasehati pimpinannya di kantor. Intinya pimpinan mengizinkan setiap anggotanya memiliki kesibukan lain namun dengan catatan ketugasan sebagai polisi tetap diutamakan.

“Tugas pokok saya sebagai polisi, jualan cilok sebagai sampingan, alhamdulillah pimpinan mendukung. Dan dulu sempat saya bawakan cilok ke kantor, rekan-rekan ikut mencicipi mereka suka dan banyak yang pesan,” imbuh bapak dua orang anak ini.

Egy Maulana Akhirnya Dikontrak Lechia Gdansk

BOGOR DAILY -Egy Maulana Vikri mendapatkan kado manis di ulang tahunnya yang ke-18. Manajemen Lechia Gdansk telah resmi mengontrak Egy dengan durasi tiga tahun.

Pengumuman itu disampaikan oleh Lechia di laman resmi klubnya. Pemain asal Medan itu dikontrak hingga 30 Juni 2021.

“Egy sudah resmi menandatangani kontrak bersama Lechia Gdansk, dan akan berlaku hingga 30 Juni 2021 dengan opsi perpanjangan selama dua tahun,” tulis pernyataan manajemen melalui laman resmi klub.

Egy sebelumnya pernah diperkenalkan oleh Lechia Gdansk pada 11 Maret 2018 lalu. Akan tetapi kontraknya baru akan berlaku pada Juli atau tepatnya setelah Egy berusia 18 tahun sesuai dengan regulasi pemain profesional.Egy sudah menjalani latihan pramusim bersama Lechia di Cetniewo dan Oplaenica. Penggawa timnas U-19 itu tampil dalam lima laga ujicoba.

Saat ini Egy dikabarkan akan tiba di Indonesia untuk tampil di Piala AFF U-19 2018. Pemain lulusan SKO Ragunan itu kemungkinan besar bisa dimainkan di laga semifinal.

Maling Babak Belur Diamuk Warga

BOGOR DAILY- Seorang pria babak belur setelah diteriaki maling di Gang Emad, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Kapolsek Bogor Selatan Kompol Riyanto mengatakan bahwa pria tersebut diduga melakukan pencurian sepeda motor sore sekitar pukul 15.00 WIB, Senin (9/7/2018).

Ketika itu motor Yamaha Mio milik warga bernama Julham sedang diparkir di lokasi tersebut.Namun kunci pemilik motor tertinggal dan menggantung di motor. Saat pemilik motor akan mengambil kuncinya, terduga pelaku berinisial B tersebut mendorong motor milik Julham dan langsung diteriaki maling oleh warga.

Akibatnya warga yang terbakar emosi langsung mengejar terduga pelaku. “Iya diteriaki maling oleh warga saat terduga pelaku itu mendorong motor dan ketahuan oleh pemiliknya,” katanya Senin (9/7/2018).

Beruntung polisi segera datang ke lokasi dan mengamankan terduga pelaku.

“Terduga pelaku ditangkap saat melangsungkan aksinya, kemudian langsung diamankan oleh pihak kepolisian, saat ini terduga pelaku sudah menjalani pengobatan di Rs Bhayangkara Polresta Bogor Kota,” katanya

JADWAL PELANTIKAN GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA DI JAWA BARAT HASIL PILKADA SERENTAK 2018 SESUAI DENGAN AMJ

Berdasarkan Surat Mendagri Nomor 270/720/OTDA Tanggal 29 Januari 2018 Hal Penegasan Terkait Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018

 

NO

GUBERNUR AMJ (JANUARI 2018 S.D 17 SEPTEMBER 2018)

PELANTIKAN TAHAP PERTAMA

1.

GUBERNUR 13 JUNI 2018

17 SEPTEMBER 2018

NO

BUPATI/WALIKOTA AMJ (JANUARI 2018 S.D 20 SEPTEMBER 2018) PELANTIKAN TAHAP PERTAMA

1.

WALIKOTA BEKASI 10 MARET 2018 20 SEPTEMBER 2018

2.

BUPATI PURWAKARTA 13 MARET 2018

3.

WALIKOTA CIREBON 16 APRIL 2018

4.

WALIKOTA SUKABUMI

13 MEI 2018

5. BUPATI SUMEDANG

5 JULI 2018

6. BUPATI BANDUNG BARAT

17 JULI 2018

7. WALIKOTA BANDUNG

16 SEPTEMBER 2018

NO

BUPATI/WALIKOTA AMJ(21 SEPTEMBER S.D 20 DESEMBER 2018)

PELANTIKAN TAHAP KEDUA

1.

BUPATI KUNINGAN 4 DESEMBER 2018 20 DESEMBER 2018

2.

WALIKOTA BANJAR 4 DESEMBER 2018
3. BUPATI MAJALENGKA

12 DESEMBER 2018

4. BUPATI SUBANG

19 DESEMBER 2018

NO

BUPATI/WALIKOTA AMJ(21 DESEMBER 2018 S.D 14 MARET 2019)

PELANTIKAN TAHAP KETIGA

1.

BUPATI BOGOR 30 DESEMBER 2018 14 MARET 2019
2. BUPATI GARUT

23 JANUARI 2018

NO

BUPATI/WALIKOTA AMJ(15 MARET 2019 S.D 6 JUNI 2019) PELANTIKANTAHAP KEEMPAT

1.

BUPATI CIREBON 19 MARET2019 6 JUNI 2019

2.

BUPATI CIAMIS

6 APRIL 2019

3. WALIKOTA BOGOR

7 APRIL 2019