Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 8790

Berbaju Kuning, Jokowi Bahas Ini dengan Airlangga

BOGOR DAILY-Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto mengungkap pembicaraannya dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, di Istana Bogor, Sabtu (24/3) kemarin.

Salah satunya, Airlangga dan Jokowi bercerita soal calon wakil presiden yang pantas untuk mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

“Kalau cawapres, bicara kriteria saja. Kriterianya yang pertama bisa membantu beliau,” kata dia dalam acara orientasi fungsionaris Partai Golkar di Hotel Redtop, Jakarta.

Menurut Airlangga, kriteria kedua adalah sosok cawapres harus mendapatkan dukungan dari partai politik. Kemudian sosok nasionalisme yang siap menjaga keutuhan NKRI. “Dan juga untuk mengawal pembangunan,” kata dia.

Saat ditanya apakah dirinya ditawarkan untuk menjadi cawapres Jokowi, Airlangga enggan menjawabnya.

Airlangga mengaku hanya diajak menemani Jokowi menjalani rutinitas di istana. “Diminta untuk dampingi jalan-jalan,” tandas dia.

Giliran Harga Pertalite Naik Rp 200

BOGOR DAILY- PT Pertamina (Persero) menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite Rp 200/liter. Menurut VP Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, kenaikan tersebut berlaku sejak Sabtu (24/3/2018).

“Iya Rp 200. Kenaikan mulai tadi pagi mulai jam 00.00, supaya hitungnya gampang,” ujar Adiatma,Sabtu (24/3/2018). Dia menjelaskan, Pertamina menaikkan harga pertalite lantaran harga minyak dunia sudah tinggi. Adiatma mencontohkan minyak mentah jenis brent sudah US$ 65/barel.

Kenaikan harga minyak dunia, kata Adiatma, langsung terasa dampaknya ke harga BBM. “Itu, harga minyak dunia adalah komponen yang tidak bisa kita kendalikan. Dampaknya ke BBM itu langsung terasa,” terangnya.

Adiatma menambahkan kenaikan harga itu tidak akan mempengaruhi jumlah konsumen BBM yang sekarang mulai beralih ke bensin yang dengan RON (Research Octane Number) 90-an ke atas. Pertalite memiliki kandungan RON 90.

Konsumen tentu akan menyesuaikan jenis BBM dengan mesin kendaraannya sehingga tidak mudah rusak.

“Kalau diisi dengan yang lebih rendah/lebih jelek akan lebih banyak ruginya daripada untungnya. Mesinnya rusak, nggak ada tarikannya, karena memang tidak sesuai kebutuhan mesin,” tutur Adiatma

ADV : Peringati HTBS, Dinkes Sebar Dokter ke Wilayah

Bogor Daily – Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS) yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berlangsung cukup meriah, kemarin. Kegiatan berlangsung di Taman Sempur, diisi senam pagi bersama hingga menyebar sejumlah dokter dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor untuk melakukan gerakan Ketuk Pintu dan penemuan aktif ke enam kecamatan se Kota Bogor.

Kepala Dinkes Kota Bogor, Rubaeah menjelaskan, peringatan HTBS ini sengaja dilakukan dengan menurunkan tim gerakan ketuk pintu dan penemuan aktif yaitu melakukan kunjungan ke penderita TBC di Kota Bogor. Para dokter melakukan pemeriksaan terhadap penderita TBC. Selain melakukan pemeriksaan medis kepada penderita TBC, dokter juga melakukan pemeriksaan terhadap keluarga dan kerabat dilingkungan penderita TBC. “Penderita TBC ini harus kita pantau terus. Jangan sampai menularkan ke orang lain karena proses penularannya sangat mudah,” kata Rubaeah.

Menurutnya, penyakit TBC biasanya diderita oleh warga kurang mampu, karena kondisi rumah yang tidak layak huni serta tidak memiliki ventilasi yang memadai. Melalui kunjungan ke warga, pihaknya dapat menemukan dan mengobati penderita hingga sembuh. “Disana (rumah warga) kita memberikan penyuluhan dan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap penderita, penghuni rumah lainnya hingga pihak yang kerap berinteraksi dengan penderita. Kita menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker supaya mencegah penularan TBC,” ucap dia.

Rubaeah menambahkan, sejumlah tempat yang dikunjungi tim dari Dinkes Kota Bogor. Diantaranya, Kelurahan Paledang Kecamatan Bogor Tengah, Kelurahan Tanahsareal Kecamatan Tanahsareal, Kelurahan Tegalgundil Kecamatan Bogor Utara, Kelurahan Sukasari Kecamatan Bogor Timur, Kelurahan Curugmekar Kecamatan Bogor Barat serta Kelurahan Muarasari Kecamatan Bogor Selatan. “Selain memberikan edukasi dan skrining kita juga memberikan makanan tambahan dan inspeksi sanitasi rumah sehat. Sosialisai TBC ini akan terus kita tekankan,” tutupnya.

(rez/dik/d)

Pemberitahuan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor

PEMBERITAHUAN
Pelanggan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor yang kami hormati.

Sehubungan dengan adanya perbaikan akibat adanya kebocoran pada pipa distribusi utama jenis PVC diameter 16” (pipa Inlet Reservoir Rancamaya) di lokasi Kp. Rancamaya depan gerbang Reservoir Rancamaya pada hari Rabu tanggal 21 Maret 2018 pukul 14.00 s/d 22.00 (kurang lebih 8 jam), maka bersama ini kami informasikan lokasi zona 1 yang akan terganggu pengalirannya akibat perbaikan tersebut, yaiti :

 

Jalur Ciawi

– Jl. Raya Ciawi-Sukabumi,

– Jl Ciawi,

– Jl Wangun dsk,

– Jl Tajur dsk,

– Jl Rulita dsk,

– Jl Komplek Kehutanan Tajur,

– Jl Muarasari dsk,

– Jl Ashari Jaya dsk,

 

Jalur Dekeng

– Jl Raya Dekeng,

– Kel. Kertamaya dsk,

– Perum Rivela Park,

– Kel. Rancamaya dsk,

– Perum Montecarlo.

– Kp Rancamaya dsk,

– Kp Cogrek dsk,

– Kp Dekeng Atas dsk,

– Kp Dekeng Bawah dsk,

– Kp Babakan Baru dsk,

– Kp Cipaku Haji dsk,

– Kp Genteng dsk.

 

Jalur Harjasari

– Kp Harjasari dsk,

– Kel. Bojongkerta dsk,

– Jl Warung Nangka dsk,

 

Kami mengimbau pelanggan dapat menampung dan menghemat air pada saat sedang mengalir untuk mengantisipasi gangguan tersebut. Apabila para pelanggan membutuhkan pasokan air melalui mobil tangki dapat menghubungi PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR  di nomor (0251) 8324111 dan Whastapp 08111182123.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan untuk menjadi maklum, dan atas perhatian serta pengertian Bapak/Ibu/Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

 

Bogor, 21 Maret 2018

a.n DIREKTUR UTAMA

PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR

SEKRETARIS PERUSAHAAN

Ttd

RINDA LILIANTI

Social Autism Leader

Sudah beberapa kawan mengingatkan agar saya merespons Facebook (FB) dengan like, komen atau mengirim pesan di grup relawan pendukung. Ternyata benar saya jarang berinteraksi di media sosial. Sekali-sekali memang buat pesan FB dan berinteraksi di grup WA.

Medsos dengan berbagai wahananya FB, WA, instagram, twitter telah merajai komunikasi umat manusia. Setiap individu dipaksa terlibat intens dalam dunia medsos. Kalau tidak, maka akan ketinggalan peradaban (katanya).

Setiap orang dipaksa melotot layar gadget dan berkomunikasi dengan jari. Tidak ada lagi interaksi kehangatan antarpribadi, tatapan mata, ekpresi dalam berkomunikasi. Emoticon berusaha menggantikan. Tapi itu hanya simbol gambar. Ekpresi tertawa ngakak dengan desibel tinggi, nyaring, cempreng, jabat tangan, sentuhan tangan tidak ada lagi. Ketika kumpul dan berhadapan semua melotot ke gadget.

Kebudayaan baru telah hadir!

Sebagai seorang yang ditokohkan, saya harus bertemu dengan banyak pihak, mendengar keluhan, kritik, saran bahkan doa secara langsung dan verbal.  Dalam pertemuan perlu ada ekpresi empati, kehangatan, tatapan mata, sentuhan di pundak, dan lain-lain.

Godaan memegang gadget muncul dan ingin main gadget. Akan tetapi adalah tidak etis dan tidak sopan merespons teman bicara sekedarnya dan kita sibuk dengan gadget. Apalagi yang sedang bicara adalah orang yang membutuhkan empati dalam dan minta solusi.

Tokoh masyarakat perlu menyadari kemiskinan itu bisa membawa akibat penyakit fisik, kematian, kriminalitas, prostitusi, kerentanan ideologi. Kemiskinan dan kebodohan hanya bisa diatasi dengan pelibatan total pemimpin yang berkarakter kuat.

Perilaku autis sosial (social autism) memang sedang melanda semua orang. Bahkan pemimpin politik muda. Puluhan grup WA harus dijawab sehingga tidak ada lagi komunikasi hangat dan manusiawi.

Bila perilaku ini menginternal secara permanen, maka ini akan berbahaya. Sebab tugas para pemimpin adalah menjawab masalah-masalah warga secara inten dan membutuhkan fokus. Tidak bisa disekedarkan. Kalau diabaikan tugas-tugas pemimpin dan dianggap bisa selesai dan bermain pencitraan melalui medsos, maka hanya akan memunculkan social autism leader.

Model pemimpin seperti ini ditandai dengan pembentukan citra kuat melalui kampanye medsos yang masif. Tidak memiliki daya tahan menghadapi tekanan dan pekerjaan-pekerjaan sulit yang membutuhkan pelibatan total. Tidak terlatih menghadapi masalah ruwet yang membutuhkan nyali besar. Akan lari dengan berbagai alasan melalui jawaban di media sosial.

Pada satu sisi anamoli masyarakat terjadi juga. Sebab masyarakat “terkooptasi” medsos, maka masyarakat akan mudah percaya berita hoax, pencitraan pemimpin di medsos (adagium gambar bercerita seribu makna dimainkan masif). Masyarakat menjadi tidak cerdas dalam menentukan pilihannya.

Rekam jejak yang seharusnya diketahui dan dapat diakses juga melalui mesin pencari google terlupakan karena pencitraan sesaat.

 

Mari menjadi warga yang cerdas…

 

Salam,

Sugeng Teguh Santoso, SH

Calon Wakil Walikota Bogor

Pria Gunungputri yang Bakar Istrinya Hidup-hidup Diringkus

BOGOR DAILY-Kepolisian Resor Bogor mengamankan pelaku pembakaran terhadap seorang wanita di wilayah Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Pelaku berinisial BS itu diamankan di wilayah Bekasi setelah melarikan diri selama kurang lebih 2 minggu, usai pelaku membakar korban dengan bensin, Kamis (8/3/2018) silam.

Sebelumnya, pelaku yang diketahui adalah mantan suaminya itu tega membakar korban yang bekerja di sebuah tempat hiburan malam (THM) karena diduga cemburu. Atas kejadian tersebut, korban atas nama Yeni menderita luka bakar 60 persen, termasuk rumah kontrakannya juga ikut terbakar. Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky mengatakan, dari hasil pemeriksaan, pelaku sudah merencanakan untuk membunuh korban.

“Motifnya cemburu. Saat korban di dalam rumah, pelaku datang kemudian menyiram korban dengan bensin eceran yang dibelinya,” ucap Dicky, Senin (19/3/2018). Usai membakar mantan istrinya itu, pelaku melarikan diri. Polisi, sambung Dicky, kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil melacak keberadaan pelaku.
“Tim gabungan melacak pelaku ada di Bekasi, kemudian kami tangkap,” katanya. Atas perbuatannya itu, pelaku diancam pasal berlapis termasuk Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman 15 tahun penjara. “Korban selamat setelah dibakar dan masih dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta,” tuturnya.

Dinkes Pelototi 215 Depot Air Minum di Kota Bogor

BOGOR DAILY-Dinas Kesehatan Kota Bogor, Jawa Barat melakukan pengawasan kualitas air yang dikonsumsi masyarakat terutama di 215 depot air minum yang tersebar di 68 kelurahan.

“Pengawasan ini bagian dari pembinaan Dinkes terhadap pelaku usaha depot air minum, sudah kita lakukan sejak 2015 sampai 2018 ini masih,” kata Penanggungjawab Program Pengawasan Air Minum, Seksi Kesehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan Kota Bogor, Asep Suparman kepada Antara di Bogor, Senin (19/3/2018).

Asep mengatakan ada dua model pengawasan yang dilakukan yakni pengawasan eksternal dan internal air yang siap diminum dalam hal ini depot air minum. Pengawasan secara eksternal dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor, sedangkan pengawasan internal melibatkan pengusaha depot air.  Secara eksternal lanjutkan, tahun 2017 lalu Dinkes menyasar 61 depot air minum yang tersebut di 68 kelurahan.

Pengujian dilakukan dengan mengambil sampel secara aca dari 61 depot lalu diuji secara laboratorium yang terakreditasi secara baik kimia lengkap dan bakteriologi. “Secara kimia lengkap hasil pengujian air minum di 61 depot tersebut sudah memenuhi syarat sesuai amanat Permenkes Nomor 492 Tahun 2010,” katanya.

Tetapi hasil pengujian secara bakteriologi, dari 61 depot tersebut, sebanyak 31 depot menunjukkan hasil mengandung ecoli.Menurut Asep hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Fakto pertama berasal dari unsur personal (higienis) dari operator depot.Bisa jadi melayani sambil merokok, tidak mencuci tangan sehingga galon air terkontaminasi.”Penyebabnya personal higienis dari operator,” katanya.

sumber: wartakota

Terungkap Identitas Mayat Cewek Setengah Bugil, Nih Dia…

BOGOR DAILY-Identitas jasad perempuan yang ditemukan di Perum Cibinong Griya Asri, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor akhirnya terungkap. Identitasnya adalah Yun Siska Rohani (29), warga Pesanggrahan Jakarta Selatan.

Kasubbag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspitalena menjelaskan, identitas korban berhasil terungkap melalui Mobile Automated Multi-Biometric Identification System (MAMBIS). Alat itu mampu memindai sidik jari seseorang yang terhubung dengan data base e-KTP.

“Korban pernah terekam di e-KTP, jadi alat tersebut bisa memunculkan identitasnya,” ucap Ita melalui pesan WhatsApp, Senin (19/3/2018) malam.

Setelah jasad korban teridentifikasi, lanjut Ita, polisi mendatangi pihak keluarganya dan melakukan otopsi terhadap korban di RS Kramatjati, Jakarta. “Keterangan dari keluarganya, korban bekerja sebagai marketing wedding organizer di Jakarta,” terang Ita.

Menurut Ita, jasad perempuan bertato hello kitty di punggung ini sudah diserahkan ke pihak keluarga. Ia juga telah dimakamkan tak jauh dari kediamannya di daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin siang tadi.

Kini, keluarga menyerahkan kasus kematian Siska kepada pihak kepolisian Polres Bogor yang menangani kasusnya.

Kuat dugaan Siska adalah korban pembunuhan, karena terdapat memar di punggung dan bahunya. Selain itu, lanjut Ita, kedua tangannya diikat dan kepalanya ditutup plastik. “Masih mendalami penyebab kematian korban. Kami juga masih menunggu hasil otopsi,” jelas Ita.

Sebelumnya, warga Perum Cibinong Griya Asri, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor dikejutkan dengan penemuan jenazah perempuan tanpa identitas di semak samping ruko perumahan tersebut, Minggu (18/3/2018) sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat ditemukan seorang pemulung, kedua tangan korban terikat lakban hitam dan wajahnya ditutup plastik putih. Baju korban tersingkap sehingga bagian dadanya terlihat dan rok dres tersingkap ke atas.

Innalillahi… Istri Kedua Opick Meninggal Dunia

0

BOGOR DAILY-Kabar duka. Wulan, istri kedua penyanyi Opick meninggal dunia. Wulan tiada usai melahirkan di rumah sakit. Belum ada keterangan resmi dari Opick tentang kepergian sang istri tercinta.

Menurut kerabat Opick, Ustaz Solmed, Wulan mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melalui proses persalinan. “Meninggal setelah melahirkan. Hanya saja apakah setelah melahirkan, apakah ada jeda beberapa hari atau saat melahirkan itu yang kita tidak tahu,” kata Solmed saat dihubungi, Senin (19/3).

Saat ini jenazah Wulan sudah dibawa ke rumah duka di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Rencananya jenazah Wulan akan segera dimakamkan.

“Harusnya iya sebelum zuhur, karena ‘kan meninggal pukul 9 (malam),” lanjut Solmed.

Ustad Solmed mengaku mendapat kabar itu melalui WhatsApp dengan foto. “Kita ada WhatsApp grup di mana ada beliau juga,” kata Ustad Soleh Mahmud. Ustad Solmed yang saat ini sedang berada di Taiwan turut berduka. Dia pun hanya bisa mengucapkan bela sungkawa lewat pesan singkat kepada Opick.

“Tentunya kami di sini turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya,” lanjut Solmed.

Sebelumnya lewat pesan singkat juga tersebar foto di mana Opick memegang kepala almarhum Wulan yang sudah dikafani. Ada juga pelantun ‘Tombo Ati’ itu sedang berdoa dan menangis di depan jenazah.

Wulan diketahui adalah istri kedua Opick setelah Dian. Kini, baik Opick maupun Dian belum ada yang bisa dihubungi secara langsung.

 

 

Catat! Aturan Ganjil Genap Berlaku di Tol Jagorawi 2 Minggu Lagi

BOGOR DAILY – Setelah melakukan pengaturan lalu lintas di tol Jakarta-Cikampek menuju Jakarta, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, akan mengatur Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi). Budi Karya mengatakan, pengaturan Tol Jagorawi yakni dengan memberikan lajur khusus untuk bus. Jadi, tidak mengatur ganjil genap kendaraan dan operasi truk.

Kita juga sedang akan memberlakukan jalan menuju Jakarta, Jagorawi, Tangerang. Mungkin yang akan dulu Jagorawi. Di sana tak ada truk, jadi mungkin dengan memberikan lajur khusus untuk bus,” kata dia di Mega City Bekasi, Minggu (18/3/2018).

Dia mengatakan, kebijakan ini akan berlangsung paling lama dua pekan ke depan. Langkah ini ditempuh supaya masyarakat beralih ke angkutan umum. “Berkaitan dengan Jagorawi, Jagorawi itu kita akan lakukan waku dekat paling lama 2 minggu. Kita akan identifikasi dan koordinasi,” ungkapnya.

Sementara, untuk Tol Tangerang, dia mengatakan akan menerapkan tiga paket kebijakan sekaligus seperti halnya Tol Jakarta-Cikampek. Di antaranya, penerapan sistem ganjil-genap di gerbang tol (GT) Bekasi Timur dan Bekasi Barat arah Jakarta, pembatasan truk golongan III-IV dan V mulai dari GT Kawarang Barat hingga Cawang, di kedua arah Jakarta dan Cikampek, serta pemberlakuan lajur khusus kendaraan umum (LKAU) di lajur satu arah ke Jakarta. Ketiga paket kebijakan tersebut berlaku Senin-Jumat, pukul 06.00-09.00 WIB, sejak 12 Maret lalu.

Ketiga paket kebijakan di ruas Tol Jakarta-Cikampek melalui Permenhub Nomor 99 tahun 2019 dan Permenhub Nomor 18 tahun 2018. Sementara itu, berdasarkan data dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk, penerapan ganjil-genap sejak 12-16 Maret 2018, pukul 06.00-09.00 WIB, menurunkan volume di GT Bekasi Barat 1, Bekasi Barat 2, dan GT Bekasi Timur 2 sebesar 36 persen atau setara dengan 14.715 kendaraan dari kondisi sebelum diberlakukannya kebijakan.

“Kendaraan golongan I mengalami penurunan hingga 36 persen atau setara dengan 14.715 kendaraan,” ujar General Manajer PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R Lukman.

Raddy menambahkan, juga terjadi penurunan volume kendaraan truk golongan III, IV dan V sebesar 61 persen. “Pengendara truk golongan III, IV dan V, menyiasatinya lebih pagi atau berangkat lebih siang sehingga kecepatan kendaraan meningkat 22 persen atau sekitar 72 kilometer/jam.

Sebelum diberlakukan kebijakan ini, kecepatan pengendara rata-rata yang awalnya menuju Jakarta sebesar 59,20 km/jam, naik menjadi 72,39 km/jam. Kemudian, arah Cikampek yang awalnya 57,07 km/jam, kini meningkat hingga 67,23 km/jam.