Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 8831

Selasar Gedung BEI Ambruk, Ratusan Orang Dievakuasi

0

BOGOR DAILY- Ratusan orang dievakuasi dari gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah selasar di bagian dalam gedung runtuh hari ini. Seorang saksi mata yang bernama Indra mengatakan bagian yang runtuh berada di Tower 2 BEI, Jakarta Selatan.

Bagian selasar yang runtuh menyambungkan ruangan The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) dengan lift gedung. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. “Polisi baru datang. Evakuasi masih dilakukan satpam gedung, pengelola gedung, dan satpam SCBD,” katanya, Senin, 15 Januari 2018.

Evakuasi masih berlangsung karena masih ada korban di dalam gedung. Adapun puing-puing jembatan terlihat jatuh hingga merusak meja registrasi di lobi gedung.

Menurut Indra, beberapa korban merupakan mahasiswa yang sedang melakukan kunjungan ke BEI. Namun dia tidak bisa memastikan asal perguruan tinggi para mahasiswa tersebut.

Terkait rubuhya selasar di bagian dalam Tower 2 Gedung BEI itu, otoritas bursa memundurkan perdagangan sesi kedua hingga satu jam ke depan. “Perdagangan BEI Senin (15/1) Sesi II akan diundur selama 1 jam karena alasan force majeur,” seperti dikutip dari informasi yang disebarkan oleh Humas BEI. “Info update akan diinformasikan selanjutnya. Terima kasih.”

Juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono  membenarkan bahwa ada bagian kanopi di dalam gedung BEI yang ambruk. Polisi telah mendatangi lokasi kejadian.

Sejauh ini polisi masih menyelidiki dugaan penyebab ambruknya kanopi yang berada dekat cafe Starbucks BEI. “Korban masih belum kami dapat datanya,” ujarnya. Polisi telah memasang garis polisi untuk melakukan proses penyelidikan

Pengurus Hanura Pecat OSO dari Kursi Ketum

0

BOGOR DAILY- Hanura membuat mosi tidak percaya kepada ketua umum Oesman Sapta Odang (OSO). Hanura memecat OSO dari partai.

Dari surat resmi, Hanura akan mengagendakan rapat DPP di Hotel Ambhara, Blok M, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2017). Wasekjen Hanura Dadang Rusdiana membenarkan agenda tersebut.

“Iya benar,” kata Dadang kepada wartawan.

Rapat DPP sekaligus menyikapi mosi tidak percaya DPD hingga DPP kepada pimpinan partai dan membahas langkah penyelamatan partai. Termasuk memecat OSO dari ketum.

“Iya betul,” jelas Dadang saat dikonfirmasi soal pemecatan OSO.

Dadang tak merinci alasan Hanura memecat OSO. Ia mengatakan, akan ada pernyataan resmi dari DPP Hanura di Hotel Ambhara.

“Nanti saja, lebih baik merapat ke sini ada pernyataan resmi dari Sekjen (Sarifuddin Sudding),” tutupnya.

Sekjen Hanura Sarifuddin Sudding menjelaskan alasan partai memecat Oesman Sapta Odang (OSO) dari kursi ketum. Pemecatan didasari mosi tak percaya dari pengurus tingkat daerah.

“Mosi tidak percaya yang ada di Dewan Pembina dan rangkapnya di pengurus harian itu 27 DPD Partai Hanura se-Indonesia.  Lalu ada 400 sekian tingkat dewan pimpinan cabang kabupaten/kota,”ucap Sudding

Kabupaten Bogor Darurat Narkoba, Puluhan Pelajar Direhabilitasi

0

Bogor Daily – Wilayah Barat, Timur, dan Selatan Kabupaten Bogor menjadi zona merah penggunaan narkoba di kalangan pelajar. Bahkan, meski tak secara detail membeberkan jumlah penggunanya, Badan Narkotika Nasiona Kabupaten (BNNK) Bogor menilai sejak tahun 2014-2016 penggunaan narkoba di tiga wilayah tersebut cenderung terus meningkat.

“Kami belum memiliki data pasti, tapi sekarang kami sedang merehabilitasi 338 kategori remaja atau pelajar di sepuluh pusat rehabilitasi yang ada di Kabupaten Bogor. Sebagian dari mereka berstatus sebagai pelajar,” ujar Kepala Seksi dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Kabupaten Bogor, Rika Indriati kepada wartawan, Senin (15/01/18).

Dari informasi yang diberikan BNNK ini menunjukkan bahwa pelajar masih menjadi sasaran utama peredaran narkoba. BNNK mengaku, di tahun 2017 kemarin telah melakukan rehabilitasi kepada 87 pelajar dan mahasiswa.

“Rata-rata mereka yang menjadi pencandu awalnya hanya mencoba-coba hingga akhirnya menjadi pemakai teratur atau aktif dan kecanduan,” kata Rika.

Rika mengkhawatirkan penggunaan narkoba di kalangan pelajar ini akan terus mengalami peningkatan seiring banyaknya narkotika jenis baru yang bermunculan.

Di Kabupaten Bogor sendiri, kata Rika, ada tiga jenis narkotika yang banyak beredar. Di antaranya adalah tembakau cap gorila (tembakau yang diberi cairan adiktif), sabu hitam/sabu cair (turunan ekstasi), dan syntetic cathinone (ganja sintetis). Sedangkan untuk anak sekolah kebanyakan menggunakan obat penenang dan ganja.

“Untuk jenis narkotika yang banyak digunakan pertama shabu, ganja, dan obat penenang jenis dextromethrophan, tramadol, dan jenis lainnya,” tutur Rika.

Sementara jika melihat perkembangan jenis narkoba di dunia, diperkirakan saat ini terdapat sebanyak 200 narkotika jenis baru. Dari jumlah tersebut, BNNK mengatakan yang sudah terdeteksi beredar di Indonesia mencapai sebanyak 68 jenis narkoba. Sebanyak 60 narkoba baru sudah masuk Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) dan Undang-Undang Narkotika.

Menyikapi hal ini, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Wasto Sumarno mengimbau kepada seluruh instansi terkait bahwa pencegahan narkoba di kalangan pelajar harus dicegah sejak dini.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas BNN atau Pemerintah Daerah, tapi juga tugas keluarga dan orang terdekat. Artinya, selain peran pemerintah, peran orangtua di rumah juga menentukan nasib anak. Karena anak lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah ketimbang di sekolah. Maka semuanya harus bersinergi, karena narkoba benar-benar sangat mengancam,” pungkas politisi PKS itu.

Resmi! Bamsoet Jadi Ketua DPR RI

0

BOGOR DAILY- Bambang Soesatyo kini naik status di DPR. Bamsoet, sapaan akrab Bambang, resmi diajukan Golkar ketua DPR yang baru pengganti Setya Novanto.

Pengumuman Bamsoet menjadi ketua DPR yang baru disampaikan langsung Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Pengumuman berlangsung di ruang F-Golkar gedung Nusantara I lantai 12, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1/2018).

“Kami sampaikan beberapa keputusan tentang penetapan Saudara Bambang Soesatyo menjadi ketua DPR RI,” kata Airlangga.

Seisi ruangan bertepuk tangan saat Airlangga menyampaikan pengumuman. Airlangga lalu salam komando bersama Bamsoet.

“Saya minta Pak Bambang berdiri. Konsekuensi calon ketua DPR banyak berdiri,” katanya.

Sempat Unggul, Indonesia Kalah Telak, 1-4

0

BOGOR DAILY- Tim nasional Indonesia kalah 1-4 dari timnas Islandia pada pertandingan uji coba di Gelora Bung Karno, Minggu (14/1/2018). Sempat unggul lewat gol Ilham Udin Armayn, timnas kalah lantaran hat-trick gelandang Islandia, Albert Gudmundsson.

Pada laga pertama di Gelora Bung Karno seusai direnovasi, timnas Indonesia sebenarnya unggul terlebih dahulu. Ilham Udin Armayn membuat suporter di GBK bersorak pada menit ke-29.

Pada detik akhir babak pertama, Islandia bisa menyamakan kedudukan lewat sontekan Albert Gudmundsson. Kiper Andritany sempat menahan tendangan pertama, tetapi tak kuasa mengantisipasi bola rebound.

Tim tamu menggandakan keungulan pada menit ke-59. Arnor Smarason berhasil memanfaatkan situasi sepak pojok untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Lima menit berselang, kesalahan dibuat Hansamu Yama di area pertahanan timnas Indonesia sehingga Islandia mendapat penalti. Gudmundsson mencetak gol keduanya pada laga ini setelah tendangannya mengecoh Andritany.

Gudmundsson mencatatkan hat-trick pada menit ke-72. Unggul dalam akselerasi atas Fachrudin dan Hansamu, pemain PSV Eindhoven itu dengan tenang menyontek bola ke tiang jauh, skor 4-1 untuk Islandia

Tanah di Bogor Paling Murah Rp 243 Ribu Per Meter

0

BOGOR DAILY-Penyesuaian NJOP ini mulai berlaku tahun ini di 16 kelurahan se-Kota Bogor. Penyesuaian NJOP dilakukan karena nilai yang ada dianggap rendah dan tidak sesuai dengan kondisi di pasaran saat ini. Harga NJOP paling rendah yakni Rp160 ribu per meter dan ada yang Rp200 ribu per meter. Tahun ini, dua nilai tersebut disesuaikan menjadi Rp243 ribu per meter. Harga tanah ini paling banyak dijumpai di Kecamatan Bogor Selatan. Sedangkan di Kecamatan Bogor Tengah atau pusat kota, NJOP mencapai Rp6 juta.

Kepala Bidang Pendataan dan Pelayanan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor Bambang Suhermawan menjelaskan, penyesuaian NJOP berdasarkan pada usulan Musrembang dan hasil kajian dari tim Bapenda.

“Ya seperti itu, tidak ada yang harga pasaran masih di bawah Rp243 ribu. Kami sesuaikan dan tidak asal naik. Yang paling tinggi, NJOP di bilangan Jalan Pajajaran, ada di kisaran Rp6,8 juta per meter, diikuti lahan-lahan di jalan protokot,” katanya kepada Metropolitan, beberapa waktu lalu.

Kenaikan NJOP ini, sambung Bambang, sesuai pada ketentuan undang-undang juga perda yang ada, yakni penyesuaian 3 tahun sekali. Untuk Kota Bogor, kata Bambang, penyesuaian NJOP keseluruhan terakhir dilakukan pada 2015 silam, dan kembali dilakukan tahun depan.

“Nah terlepas dari penyesuaian tiap 3 tahun itu, ketentuan lain juga ada, yang bisa disesuaikan tergantung situasi cepat tidaknya suatu wilayah berkembang. Kalau memang cepat, pada aturannya bisa disesuaikan tiap tahun,” ujarnya.

Bambang menambahkan, Pemkot Bogor juga berulang kali berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, terkait penyeusaian NJOP ini, untuk saling tukar informasi dan membandingkan NJOP, apalagi di wilayah yang memang berbatasan langsung.

“Memang agak sulit karena Kabupaten Bogor kan tinggi. Intinya tetap disesuaikan, kalau perbatasan mah. Sedangkan kecamatan yang punya NJOP tinggi, ya di Bogor Tengah,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Bapenda Kota Bogor Daud Nedo Darenoh menuturkan, untuk perhitungan NJOP, melihat kemampuan masyarakat, ekonomi, sosial, yang berpengaruh terhadap nilai NJOP. Dia menerangkan, misalnya ada satu lokasi tanah kosong, lalu dibuat menjadi bangunan yang punya nilai ekonomis seperti hotel atau mal, pasti NJOP-nya pun meningkat.

“Pasti berubah, kan perhitungannya juga khusus, dibandingkan dengan objek pajak lainnya. Untuk tim kajian ada dari Bapenda, bahan-bahannya ke kelurahan, sebagai bahan analisa dan transaksi yang terjadi,” pungkasnya.

Nurhayanti Bakal Lelang Jabatan 6 Kadis dan Satu Dirut RSUD

BOGOR DAILY- Sebanyak 500 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan kabupaten (Pemkab) Bogor bakal pensiun. Termasuk, sembilan pejabat eselon II atau setingkat kepala dinas (kadis). Rencananya, BKPP Kabupaten Bogor bakal membuka lelang jabatan khusus jabatan tersebut.

Kepala BKPP Kabupaten Bogor Dadang Irfan mengatakan, sembilan pejabat eselon yang bakal pensiun di antaranya 6 kepala dinas, dan satu Dirut RSUD Cibinong serta dua asisten Admintrasi Pemkab Bogor. Untuk itu, Bupati Bogor Nurhayanti bakal membuka lelang jabatan untuk mengisi posisi tersebut.

Sesuai peraturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingat 2018 mendatang akan dilakukan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak, maka tidak boleh ada rotasi maupun mutasi kecuali atas izin dari Kemendagri.

“Nah, makanya Maret ini kita akan lakukan open biding untuk pejabat eselon II,”kata Dadang.
Dadang mengungkapkan, pihaknya segera mengirimkan surat persetujuan ke Kemendagri untuk melaksanakan pengisian jabatan pimpinan SKPD. Mengingat, posisinya yang penting sebagai pengguna anggaran.

“Karena bulan maret sudah ada Kadis yang pensiun, secepatnya dilakukan open bidding agar tidak terjadi kekosongan jabatan yang bisa merugikan masyarakat,”katanya.

Selain enam Kepala Dinas yang pensiun, kekhawatiran kurangnya guru muncul karena dari 500-an orang tersebut, sekitar 300 di antaranya merupakan PNS yang berstatus tenaga pengajar. Sedangkan 200 sisanya adalah staf administrasi dan tenaga medis.

“Pada awal 2018 nanti, ada sekitar 250 PNS lagi yang pensiun. Ini yang membuat kami bingung, karena saat guru-guru ini pensiun, sampai sekarang kan belum ada pengangkatan PNS lagi,”ungkapnya.

Dadang memaparkan, sebenarnya bisa diatasi dengan pengangkatan tenaga pengajar honorer dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Namun hal itu pun masih harus menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah yang kini masih dalam proses. Sementara untuk pengangkatan para guru honor menjadi aparatur sipil negara atau PNS, sudah tidak bisa lagi dilakukan pemerintah setingkat kabupaten/kota.

“Yang paling penting utama itu tenaga pengajar dan tenaga medis, keberadaannya sangat dibutuhkan karen menyangkut pelayanan langsung terhadap masyarakat. Kalau tenaga administrasi, kami masih bisa atur sedemikian rupa lah walaupun banyak yang pensiun,” tukanya.

Ini Daftar Pejabat yang bakal Diganti:

Eselon II yang akan pensiun di antaranya
1.Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Epi Rupali,
2.Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Koesparmanto,
3.Kepala Dinas Pemberdayaan Perem­puan, Perlindungan Anak,
4.Peng­endalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Emmy Pernawati.
5.Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Roy E Khaerudin,
6.Ke­pala Dinas Perhubungan (Dis­hub) Eddy Wardhani,
7.Dirut RSUD Cibinong Camalia Wilayat Sumaryana,
8. Asisten Administrasi Pemkab Bogor Ati Guniarwaty, dan staf ahli Ridwan Syamsud

Kapten Begal di Kampung Begal Ditembak Mati

0

BOGOR DAILY-Krisna alias Odet (19), begal sadis yang biasa beraksi di Karawang, Purwakarta, dan Subang, ditembak mati polisi karena melawan dan membahayakan nyawa petugas saat ditangkap.

Warga Dusun Sukasenang, RT 001 RW 002, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, itu beserta komplotannya terkenal sadis saat melancarkan aksinya. Beberapa korbannya mengalami patah tulang, koma hingga meninggal.

Kapolres Karawang AKPB Hendy Febrianto Kurniawan mengatakan, Odet ditangkap di depan pemakaman umum Jalan Cipondoh, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, Sabtu (13/1/2018). Kemudian, pada Minggu (14/1/2018) pukul 03.00 WIB dini hari polisi melakukan pengembangan dan meminta Odet menunjukkan pelaku dan barang bukti lainnya.

Odet menunjukkan rumahnya dan rumah MK dan MH yang saling berdekatan di Kampung Babakan Laksana (Balak) yang juga dikenal di Karawang sebagai Kampung Begal. Namun Odet kemudian berusaha merebut senjata petugas dan berteriak minta tolong untuk mendatangkan para warga kampung untuk membantunya.

“Sehingga, petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak bagian dada sebanyak dua kali dan menyebabkan Odet tewas,” kata Hendry.

Sementara rekan Odet, MAH dan MP saat masih buron. Pihaknya masih terus melakukan pengembangan sindikat begal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng mengungkapkan, dalam aksinya, komplotan tersebut terdiri dari 4 hingga 6 orang. Odet berperan sebagai kapten yang turut melakukan perencanaan.

Komplotan sadis yang lama beraksi di wilayah Cikampek ini kerap menjual motor hasil begal di Karawang, salah satunya Rengasdengklok. Sementara telepon seluler biasa dijual di grup jejaring sosial Facebook “Forum Jual Beli Handphone”.

“Dan aksi-aksi mereka kerap menjadi viral di media sosial. Dari situlah kami melakukan penyelidikan,” katanya.

Wakapolres Karawang Kompol M Rano Handiyanto menjelaskan, Odet sudah beraksi di 80 tempat kejadian perkara (TKP). Namun, Odet hanya mengingat 26 TKP, di antaranya Fly Over Cikampek, Jalan Sudirman Center, Jalan Babakan Maja, Jalan Kaliasin, Jalan Baru Karawang, Jalan Raya Klari, Jalan Raya Jatisari, dan Cilodong, Purwakarta.

“Modus operandinya, Odet bersama komplotannya memberhentikan korbannya, kemudian merampas sepeda motor atau HP. Jika korbannya melawan, maka pelaku akan membacok dengan menggunakan golok,” katanya.

Rumah Elit Ibu Penyiksa Anak Digerebek Polres Bogor

BOGOR DAILY– Rumah elite di kawasan Golf Estate Bogor Raya, Cluster 3 Nomor 12, Desa Sukaraja, mendadak ramai. Petugas polisi bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan tim dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) ikut menggerebek rumah yang diduga jadi lokasi tindak kekerasan ibu kandung HI terhadap putrinya, IQ (13), Minggu (14/1) sore.

Informasi yang dihimpun, petugas mendapat informasi adanya dugaan penganiayaan di rumah yang dihuni HI, janda satu anak.

Dari keterangan tetangga, Vefti Ramadhan, setiap malam warga sering mendengar suara tangisan dan teriakan dari rumah tersebut. Bahkan, tak jarang sang anak menjerit minta ampun. “Tiap malam suka dengar ‘ampun ma… ampun maa…’ gitu dari rumah itu,” ujar Vefti menirukan suara korban.

Karena khawatir ada hal yang tak diinginkan, ia pun pernah melaporkannya pada satpam. Sebab, selama ini pemilik rumah dikenal jarang bersosialisasi. Sedangkan putrinya sehari-hari juga bermain dengan kucing kesayangannya. “Dia kalau sekolah dijemput ojek. Sehari-hari ya di rumah saja, nggak pernah bergaul. Kami nggak mau ada apa-apa dengan anak itu,” akunya.

Sementara Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, mengakui adanya laporan soal dugaan penganiayaan anak di rumah tersebut. Untuk itu, ia bersama tim gabungan mendatangi rumah tersebut untuk memastikan keadaan sang anak sekaligus memverifikasi kebenaran laporan yang didapat. “Saya berterima kasih karena masyarakat sudah lebih peduli terhadap indikasi kekerasan terhadap anak di lingkungan tempat tinggalnya,” ungkap Retno.

Menurut Komisioner KPAI Susianah Affandy, saat didatangi tim gabungan, ibu kandung IQ terlihat ketakutan. Sementara pihaknya juga menemukan ada luka di tubuh sang putri. Namun saat ditanya, baik orang tua maupun putrinya, berdalih bahwa luka tersebut bukan karena unsur kekerasan.

“Ketika ditanyakan kenapa ada bekas bengkak di tangan, dia mengaku bekas main basket. Sedangkan luka di bagian samping leher, dia mengaku bekas garukan tangan. Untuk luka di punggung dan tangan, dia bilang bekas cacar,” bebernya.

Begitupun saat ditanya soal sikap ibunya yang kerap marah dan memukul, IQ tetap membela ibunya. “Intinya sang anak tidak mau berpisah dengan ibunya. Selama ini IQ tinggal bersama HI, sedangkan HI sudah lama bercerai,” katanya.

Saat ini, kedua penghuni rumah tersebut dibawa ke Makopolres Bogor untuk dimintai keterangan. Namun, Kasatreskrim Polres Bogor AKP Bimantoro enggan berkomentar banyak soal penggerebekan yang dilakukan pihaknya bersama tim gabungan. Ia hanya membenarkan bahwa dua penghuni rumah itu masih diamankan di Mapolres Bogor untuk pemeriksaan. “Kita belum bisa beri keterangan lebih lanjut dan yang memberi keterangan hanya KPAI,” tandasnya.

 

Elit Golkar Berkumpul Jelang Pengumuman Bamsoet Jadi Ketua DPR

0

BOGOR DAILY-Anggota DPR dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo segera diumumkan menjadi ketua DPR yang baru. Jelang pengumuman, sejumlah elite Golkar telah berkumpul di lokasi, ruang Fraksi Golkar.

Pantauan di Fraksi Golkar yang lokasinya di gedung Nusantara I lantai 12 kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/1/2018), elite Golkar berdatangan sejak pagi. Yang tampak terlihat di antaranya Idrus Marham, Happy Bone Zulkarnain, Firman Soebagyo, Meutya Hafid dan M Misbakhun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sudah berada di dalam ruangan, yaitu Melchias Mekeng dan M Sarmuji. Bamsoet, sapaan akrab Bambang, dikabarkan telah berada di lokasi sejak pukul 06.45 WIB.

Pengumuman ini akan disampaikan langsung oleh Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Sampai pukul 08.30 WIB, Airlangga belum tampak di lokasi.

Selain ketua DPR, Golkar juga akan bersikap soal keberadaan mereka di Pansus Hak Angket KPK. Golkar akan menarik diri dari Pansus yang dianggap melemahkan lembaga antikorupsi itu.