Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 8836

Jadi Warga Sentul, Inggrid Terpanggil Maju di Pilbup Bogor

BOGOR DAILY-Ade Ruhandi dan Inggrid Kansil mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Bogor pada Rabu, 10 Januari 2018. Segera setelah deklarasi itu mereka mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Inggrid mengatakan, bahwa keputusannya maju dalam Pilkada Kabupaten Bogor setelah melalui proses panjang. Dia mengaku telah mengamati perkembangan Bogor selama bermukim di kompleks perumahan Sentul City sejak tahun 1997.

“Saya sebagai warga Bogor, saya tinggal di Sentul City dari tahun 1997, tentunya mengamati perkembangan di wilayah ini,” kata Inggrid, yang ketika itu didampingi sang suami Syarief Hasan, petinggi Partai Demokrat.

Mantan presenter yang lahir di Cianjur pada 9 November 1973 itu merasa memiliki visi dan misi yang sama dengan Ade Ruhandi untuk memajukan Kabupaten Bogor. Harus ada perubahan di semua sektor, mulai dari pendidikan, pembangunan ekonomi, pembangunan insfrastuktur, sampai pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Insya Allah saya mendampingi Bapak Ade Jaro akan melakukan perubahan yang berkelanjutan, seperti yang disampaikan Pak Ade; melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan oleh pemimpin daerah sebelumnya,” kata Inggrid.

Dia merasa terharu dengan begitu besar dukungan kepadanya dan Ade dalam momen deklarasi itu. Dia mengamati betapa banyak kalangan ibu yang hadir dalam kesempatan itu, bukti dukungan untuknya.

Inggris berpesan agar para tim pemenangan bisa berkompetisi dengan cara sehat dan santun mengikuti aturan yang berlaku. “Mengajak untuk menciptakan suasana yang kondusif.”

Ade Ruhandi menyebut nama Inggrid adalah rekomendasi gabungan partai politik yang mendukungnya. Ada sejumlah nama yang dinominasikan sebelumnya tetapi di menit-menit terakhir nama Inggrid-lah yang disepakati.

“Saya yakin dengan Bu Inggrid akan melakukan perubahan. Saya akan memberikan pembangunan, saya akan lanjutkan perjuangan semua bupati sebelumnya,” kata Ade.

Heboh! Beredar Video Pernikahan Gay di Mekah

0

BOGOR DAILY-Video pernikahan gay di Mekah, Arab Saudi memicu kemarahan publik. Video itu menunjukkan dua pria muda mengenakan jubah tradisional Saudi berjalan bersama seperti sedang melakukan upacara pernikahan.

Video yang resolusinya tidak terlalu jelas itu menunjukkan dua pria muda itu disambut oleh ‘hujan’ confetti yang dilemparkan oleh sejumlah pria lainnya yang menonton mereka.

Seperti dilansir media Inggris, The Sun dan Internasional Business Times UK, Rabu (10/1/2018), adegan pernikahan gay itu dilaporkan direkam di kawasan Aradiyat, dekat kota suci Mekah. Pria-pria yang ada dalam video itu melakukan aksinya di sebuah festival outdoor di kawasan tersebut.

Video pernikahan gay itu telah beredar luas di media sosial dan memicu kemarahan publik konservatif. Salah satu orang berkomentar: “Di tempat paling suci di Bumi… Dua homoseksual menikah di Arab Saudi.”

Komentar lainnya berbunyi: “Sejak 2013, fenomena homoseksualitas mengalami peningkatan di Mekah, dan mungkin respons untuk orang-orang terhormat adalah membersihkan Mekah dari korupsi ini, yang kebanyakan berasal dari warga asing.”

Beberapa orang menyebut pernikahan gay yang ditampilkan dalam video itu hanyalah lelucon. Namun otoritas Saudi menanggapi tegas, dengan menangkap sejumlah orang yang terkait video pernikahan gay itu.

Media lokal Al-Araby menyebut otoritas Saudi tengah melakukan penyelidikan lanjutan terkait video pernikahan gay itu. Sedangkan media Al-Marsd melaporkan, kepolisian Saudi telah menggerebek lokasi pernikahan gay itu direkam dan menangkap sejumlah orang yang terlibat.

Identitas pria-pria yang ditangkap tidak dirilis ke publik. Dakwaan yang dijeratkan kepada mereka juga tidak diungkapkan. Hanya disebutkan bahwa kasus ini telah diserahkan kepada jaksa setempat.

“Pria itu mengatakan orang-orang yang menghadiri acara terkejut ketika sejumlah pria muda memasuki lokasi dan berusaha melakukannya (adegan pernikahan gay),” demikian pernyataan Kepolisian Mekah via Twitter.

“Setelah orang-orang yang berperilaku berbeda gender (crossgender) dalam insiden itu diidentifikasi, mereka semua ditangkap dan kasusnya kini akan diserahkan pada penuntut,” imbuh pernyataan itu.

https://youtu.be/j47dmFW6rMU

Yasona Ikut Diperiksa KPK Soal Korupsi E-KTP

0

BOGOR DAILY-Yasonna Laoly menyebut pemeriksaan terhadapnya soal perkara korupsi e-KTP masih sama dengan keterangan sebelumnya. Dia pun mengaku telah menjelaskan kepada penyidik KPK.

“Pokoknya tanya ke penyidik, pokoknya semua saya jelaskan,” ujar Laoly setelah menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2018).

Denger saja. Saya dipanggil memberikan kesaksian ke Anang. Sebagai warga negara yang baik, kita datang,” imbuh Laoly.

Untuk hari ini, Menteri Hukum dan HAM itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Dirut PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo. Menurut Laoly, materi pemeriksaan hari ini sama dengan pemanggilan sebelumnya. “Ya sama. Sama dengan yang lama,” kata Laoly.

“Pokoknya kita jelasin dengan baik. Keterangan seperti yang lalu,” imbuh Yasonna.

Laoly diketahui pernah menjabat anggota Komisi II DPR periode 2009-2014. Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, Laoly juga disebut jaksa menerima duit sebesar USD 84 ribu hasil dari proyek e-KTP. Namun jaksa tidak menyebut kapan Laoly menerima uang tersebut. Laoly pun membantah hal itu.

Yang teranyar, pengacara Setya Novanto dalam eksepsi menyebut KPK secara sengaja menghilangkan nama-nama politikus dalam surat dakwaan kliennya. Pengacara Novanto mempertanyakan hilangnya nama-nama orang tersebut yang sebelumnya masuk surat dakwaan terdakwa korupsi e-KTP yang berbeda.

Pihak KPK menegaskan nama-nama yang diduga diperkaya dari proyek e-KTP tetap ada. Namun KPK melakukan pengelompokan.

Pakai Baju Kotak-kotak, Bima-Dedie Daftar ke KPU

0

BOGOR DAILY-Bima Arya Sugiarto dan Dedie A Rachiem resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor untuk Pilwalkot Bogor 2018. Bima Arya yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Bogor datang ke KPUD Kota Bogor bersama ratusan pendukungnya.

Pasangan Bima Arya dan Dedie Rachiem ini mendaftar ke KPU setelah mendapat dukungan dari 7 (tujuh) partai, yakni PAN, Demokrat, Hanura, Golkar, Perindo, Nasdem dan PBB.

“Kita niatkan perjuangan kita semata-mata karena Allah dan Kota Bogor yang cintai,” kata Bima Arya sebelum berangkat ke KPU, Rabu (10/1/2018).

Bima Arya dan Dedie A Rachiem yang tiba di kantor KPUD Jalan Loader, Bogor Timur, Kota Bogor sekitar pukul 10:00 WIB. Setelah disambut oleh ketua KPU Undang Suryatna, Bima dan Dedie langsung masuk ke lantai dua kantor KPUD untuk menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran.

Bima Arya memilih Dedie yang merupakan mantan Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi di KPK setelah melewati banyak pertimbangan. Ia berharap bisa memperbaiki birokrasi di Pemkot Bogor bersama Dedie dan menyelesaikan pekerjaan yang belum terselesaikan saat ia menjabat sebagai Wali Kota.

Hingga Rabu (10/1/2018) pagi, dua pasangan sudah mendaftarkan diri untuk Pilwalkot 2018. Sebelumnya, pada Selasa (10/1/2018) siang, pasangan Dadang Danubrata dan Sugeng Teguh Santoso mendaftar ke KPUD Kota Bogor. Pasangan ini diusung oleh PDIP dan PKB.

1.200 Jawara Silat Ikut Pamer Ketangkasan, Nih Tanggalnya

0

BOGOR DAILY-Sebanyak 1.200 peserta dari berbagai tingkat akan mengikuti Silat Champhionshop Series I di Gor Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu (13/1) dan Ahad (14/1). Acara yang baru dilakukan pertama kalinya ini diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor bersama Komunitas Uncal Bogor.

Peserta tidak hanya berasal dari Kota Bogor, melainkan dari Kabupaten Bogor, Bekasi hingga Sukabumi dengan rentang usia SD, SMP dan SMA. Dalam acara ini, mereka akan memperebutkan piala Wali Kota Bogor untuk tingkat SMA, Piala Koni bagi peserta SMP dan Piala Dispora untuk tingkat SD.

Ketua IPSI Kota Bogor, Subono Widoyoko, menuturkan, Silat Champhionship Series I bertujuan sebagai ajang berlatih atlet pencak silat antar kota guna mengasih kemampuan dan mental juara. “Event ini juga bisa dijadikan batu loncatan peserta untuk ke perlombaan tingkat lainnya, seperti O2SN (Olimipade Olahraga Siswa Nasional) atau Porda,” tuturnya.

Di samping itu, Subono berharap, acara ini bisa menjadi wadah untuk mempopulerkan pencak silat sebagai seni bela diri khas Indonesia di kalangan generasi muda sekaligus pelarian positif bagi siswa. Sebab, saat ini, banyak kasus tawuran antar pelajar yang terjadi diakibatkan tidak adanya kegiatan bagi mereka.

Untuk jangka panjang, IPSI Kota Bogor sudah sempat bertemu dengan Dinas Pendidikan Kota Bogor, menyampaikan gagasan pelatihan pencak silat di kalangan anak-anak sekolah. “Jadi, mereka punya aktivitas positif. Seseorang yang berlatih bela diri cenderung tidak akan berkelahi di luar karena bela diri bukan untuk tawuran,” ujar Subono.

Melihat antusiasme yang tinggi dari peserta dan tujuan positifnya, IPSI berencana mengadakan Silat Champhionship Series secara rutin. Tidak hanya setahun sekali, melainkan dua kali setahun guna menjangkau lebih banyak pecinta pencak silat.

Respons positif diberikan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya. Ia mendukung penyelenggaraan event ini dan memberikan saran agar IPSI juga bisa menarik minat tidak sekadar dari keluarga maupun pendukung peserta saja. Hal ini dilakukan agar pendidikan spiritual dan rohani yang terkandung dalam pencak silat bisa sampai ke masyarakat luas.

Terpenting, Bima menambahkan, pencak silat bisa memberikan dampak kultural bagi anak-anak untuk pantang melakukan tawuran. “Kan, anak-anak yang suka tawuran itu tidak punya kemampuan bela diri. Nanti kami akan data sekolah mana saja yang sudah ada bela dirinya,” ucapnya.

Anak Muda di Puncak Ketagihan Mabok ‘Air Jeruk’

BOGOR DAILY- Kapolsek Cisarua, Kompol Sujito, mengatakan pihaknya menyita 303 botol miras saat razia yang dilakukan semalam.

Sujito menjelaskan bahwa jumlah tersebut terdiri dari miras berbagai merk dan 80 bungkus diantaranya adalah miras oplosan yang disebut CJ atau Cai Jeruk (air jeruk).

Lanjut Sujito, miras CJ tersebut merupakan miras yang cukup laris di kawasan Puncak Bogor dimana konsumennya rata-rata adalah anak muda.

“Yang laris di sini kan itu, yang banyak terjual itu kan CJ di sini, sedangkan yang beli anak-anak muda semua itu,” ujar Sujito, Selasa (9/1/2018).

Terlebih, harga miras CJ pun cukup murah yakni diantara Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu per bungkusnya.

Sujito mengatakan bahwa pihaknya akan terus menindak lanjuti hal tersebut dimana miras menurutnya tidak baik untuk tubuh manusia dan lebih banyak madaratnya dibanding manfaatnya.

“Tetep harus kita tindak lanjuti operasi itu, dengan menghilangkan itu (razia miras) otomatis mereka juga cepat atau lambat, kembali ke warung-warung itu sendiri, yang jual jamu ya jamu,” ungkapnya.

Bima-Dedie Ambil Langsung Dukungan Ketum Perindo

0

BOGOR DAILY-Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo memberikan surat dukungan kepada Calon Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakilnya Dedie Rachim untuk maju di Pemilihan Wali Kota Bogor Periode 2018-2013, di MNC Tower, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018).

“Perindo mendukung Bima Arya dan Dedie Rachim maju sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor 2018-2023,” jelas Hary Tanoe saat memberikan dukungan kepada Bima Arya.

Hary Tanoe bahkan menyebut bahwa dirinya telah lama mengenal Bima Arya. Dari kacamata pria asal Jawa Timur tersebut, Kota Bogor menjadi lebih maju semenjak berada di tangan Bima Arya.

“Saya mengenal Bima Arya sudah lama, di bawah kepemimpinannya Kota Bogor maju. Kelanjutan kepemimpinannya akan membuat Bogor lebih baik lagi,” ungkap Hary Tanoe.

Hary Tanoe pun berharap pihaknya bisa bekerjasama dengan Pemkot Bogor untuk bersama-sama menyejahterakan masyarakat Kota Bogor.

“Harapan saya Perindo bisa bekerja sama dengan Pemkot Bogor di bawah kepemimpinan Bima Arya membangun kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Nungki-Bayu Resmi Daftar ke KPU

BOGOR DAILY- Fitri Putra Nugraha (Nungki) dan Bayu Syahjohan (Bayu) atau Bayu-Nungki resmi mendaftarkan diri sebagai bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, Selasa (09/01/2018).

Bayu-Nungki datang ke KPU Kabupaten Bogor bersama para pendukungnya. Namun, hanya sejumlah relawan yang dapat masuk hingga ke dalam kantor KPU yang dijaga ketat oleh pihak Kepolisian.

Nungki mengaku alasannya menjatuhkan pilihan kepada Bayu sebagai pendampingnya dalam pilbup karena merasa ada chemistry yang sama dalam membangun Kabupaten Bogor. Apalagi keduanya pernah bekerjasama saat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor.

“Intinya kami menemukan chemistry yang sama di dalam melihat segala segi pandang terkait pembangunan di Kabupaten Bogor. Dan kami punya background yang sama juga, kami pernah bekerjasama di saat kami mengemban tugas di DPRD Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Untuk memenangkan keduanya sangat optimis dengan kekuatan dan solidaritas partai. Nungki yakin publik menerima mereka untuk memimpin Kabupaten Bogor 5 tahun mendatang.

“Kami optimis dengan kekuatan partai, solidaritas partai, kekuatan struktural dan kami merasa kami diterima oleh publik,” ujar Nungki.

Sedangkan Bayu menargetkan kemenangan dalam pemilihan Bupati 2018 mendatang.

“Targetnya ya menang lah,” jawabnya singkat.

Bayu-Nungki maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati di usung oleh Hanura dan PDI-P.

Ini Daftar 24 Pejabat yang Kena Mutasi…

BOGOR DAILY-Bupati Bogor Nurhayanti melantik pejabat eselon III sebanyak 24 orang di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, pada Selasa (9/1), di ruang Serbaguna I Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor.

Dirinya telah mendapatkan izin tertulis dari Menteri Dalam Negeri yang tertuang dalam surat dari Dirjen Otomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Kepada Gubernur Jawa Barat tertanggal 27 desember 2017 tentang persetujuan Mutasi Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah kabupaten Bogor.

Nurhayanti menyampaikan dalam aspek kinerja, tahun 2018 termasuk tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2013-2018. Sekaligus tahun terakhir masa jabatan selaku Bupati Bogor.

“Maka capaian kinerja 25 penciri termaju yang menjadi target kita bersama harus tuntas pada tahun 2018 ini,” katanya,Selasa (9/1).

Ia pun berharap seluruh aparatur sipil negara tanpa tetap menjaga netralitas. “Tidak boleh berpihak kepada kelompok tertentu, baik dalam memberikan layanan publik, maupun dalam menjalankan tugas-tugasnya lainnya,” tambahnya.

Berikut daftar ke-24 pejabat eselon III yang dilantik:

1 Tati Maryati (Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor)
2 Yedi Ahmad Mulyadi (Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan dan Sistem Informasi Kearsipan pada Dinas Arsip dan Perpusatakaan Kabupaten Bogor)
3 Sudiyanta (Kepala Bidang Pembinaan Kearsipan pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor)
4 Lundreis Albert Pangaribuan (Kepala Bagian tata Usaha pada Rumah Sakit Umum Daerah Cileungsi Kabupaten Bogor)
5 Firman Supena (Kepala Bidang Tertib Niaga pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor)
6 Iryanto(Kepala Bidang Kawasan Pemukiman pada Dinas Perumahan, kawasan pemukiman dan pertanhan Kabupaten Bogor)
7 Adi Henryana (Camat Dramaga Kabupaten Bogor)
8 Entis Sutisna (Camat Ciampea Kabupaten Bogor)
9 Cecep Imam Nagarasid Camat rancabungur Kabupaten Bogor)
10 Prihatna Arif Santosa (Sekretaris Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor)
11 Yudhi Utomo (Sekretaris Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor)
12 Kurnia Indra (Sekretaris Kecamatan Rumpin)
13 Anwar Anggana (Sekretaris Dinas Pekerjaan umum dan penataan ruang Kabupaten Bogor)
14 H. Hendarsah (Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor)
15 Tatang Ruhiyatna Suparman (Kepala Bidang Kelembagaan dan pengawasan pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah Kabupaten Bogor)
16 Bachtazar Muslim Lubis (Kepala Bidang Perindustrian pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor)
17 Dr. Mustakim (Kepala Bidang kelembagaan dan pengawasan pada bidang Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bogor)
18 Elwi Sulistiyanto (Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga pada Dinas Pemuda dan Olahrga Kabupaten Bogor)
19 Dede Armansayh (Kepala Bidang Pencegahan dan
Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana daerah kabupaten bogor)
20 Ir. Asep Sulaeman (Kepala Bidang Prasrana, Sarana dan Utilitas Umum pada Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan kabupaten Bogor)
21 Drs. Budi Lukman Nulhhakim (Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor)
22 Yudi Nurzaman (Camat Cibungbulang kabupaten Bogor)
23 Drs. Mochamad Hery Heriyadi (Sekretaris Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor)
24 Totok Supriyadi (Sekretaris Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor)

Relawan Ade-Iwan Dilarang Masuk Kantor KPUD

BOGOR DAILY– Relawan Ade-Iwan berdesak-desakan agar dapat masuk ke dalam Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor, Selasa (09/01/2018).

Dari pantauan, pintu gerbang KPUD dijaga ketat oleh sejumlah kepolisian Polres Bogor. Mereka yang memiliki ID Card dari KPUD atau dari pihak panitia (partai) bisa memasuki kantor KPUD.

“Yang bisa masuk hanya yang memiliki ID Card,” teriak seorang anggota Kepolisian menggunakan megaphone.

Dorong-dorongan pun terjadi antar relawan. Kepolisian berusaha merelai.

Pendaftaran pilkada serentak tahun 2018 memasuki hari kedua. Bakal Calon Bupati Bogor Ade Yasin dan Iwan Setiawan (Ade-Iwan) tiba di kantor KPUD pukul 12.15 WIB untuk menyerahkan berkas di Kantor KPUD Kabupaten Bogor.

Ade-Iwan didampingi sejumlah ulama dan ribuan relawannya melakukan long march dari Stadion Pakansari hingga kantor KPUD Bogor. Para relawan datang dari sejumlah desa yang ada di Kabupaten Bogor.

Selain ulama dan relawan, turut hadir pula beberapa petinggi partai pendukung seperti Ketua Umum DPP PPP Ir. HM Romahurmuziy dan Wakil Ketua DPP Gerindra Fadli Zon.

Ade-Yasin maju sebagai Calon Bupati Bogor dengan didukung oleh PPP, Gerindra, dan PKB. Satu partai lagi masih dalam konsolidasi.