Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 8835

Motor Boleh Lewat Bundaran HI-Monas Lagi

0

BOGOR DAILY- Sejumlah pemotor sudah ada yang melintasi ruas Jalan Thamrin-Monas, Jakarta Pusat. Meski rambu larangan motor belum dicabut, polisi tidak akan menindak pemotor yang melintas di ruas jalan tersebut.

“Tidak ada penindakan, kecuali motor tersebut melakukan pelanggaran lain, misalnya tidak menggunakan helm,” kata Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, Rabu (10/1/2018).

Budiyanto mengatakan pihaknya menghormati putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Pergub DKI Jakarta No 195 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Pergub DKI Jakarta No 141 Tahun 2015 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor. Polisi siap melaksanakan putusan tersebut.

“Saat ini kami masih berkoordinasi dengan Pemprov DKI untuk menentukan tindak lanjut terkait putusan MA tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Budiyanto menyarankan Dinas Perhubungan DKI mencabut rambu. Hal ini dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman polisi dan pemotor di lapangan.

“Kepada anggota juga sudah kami sosialisasikan,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra menyayangkan pencabutan larangan motor melintas. Pembatasan sepeda motor melintas dinilai menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan efektif mengurangi kemacetan.

Halim mengusulkan untuk diberlakukan pembatasan sepeda motor yang melintas di ruas jalan tersebut. Salah satunya menerapkan sistem ganjil-genap.

sumber: detik.com

Diduga Diputus Pacar, Pemuda Gunungsindur Loncat ke Danau

BOGOR DAILY Abdul Zaini (24) tahun ditemukan sudah tidak bernyawa di danau buatan di Perumahan Bukit Dago, Rawakalong, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Kamis (11/1/2018).

Informasi yang dihimpun, korban diketahui jatuh ke aliran danau sekitar pukul 00.30 WIB.Menurut salah seorang saksi, Grandy saat itu korban seorang diri berdiri sambil bermain hp di tepian danau tersebut.

Namun, tiba-tiba korban menceburkan diri ke danau. “Sempat mencoba untuk menolong, tapi gagal,” kata Grady.

Lama tubuh korban tak muncul ke permukaan, ia pun bersama warga lainnya melaporkan ke security perumahan tersebut. “Mungkin Korban langsung tenggelam ke dasar danau,” imbuhnya.

Warga lainnya yang menyaksikan jasad diangkat menduga kalau korban lompat ke danau karena stres usai diputus pacar. “Habis diputus pacar kali, langsung bunuh diri ke danau,”celetuk warga di lokasi.

Sementara tim SAR gabungan bersama aparat kepolisian langsung turun ke TKP mencari tubuh korban.

Ketua Tagana Kabupaten Bogor, Taufik mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di kedalaman sekitar 3 meter. “Sekitar pukul 09.00 WIB tadi oleh Tim SAR Gabungan,” terangnya.

Saat ini, kata dia, jasad korban sudah dibawa kerumah duka untuk dimakamkan.

“Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di daerah Gunungsindur,” tukasnya.

Empat Paslon Mulai Tes Kesehatan

0

BOGOR DAILY– Setelah sehari sebelumnya resmi mendaftarkan diri ke Kantor Komisi Pemilihan Umum, empat pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor akan menjalani tahapan Pilkada selanjutnya yakni tes kesehatan pada tanggal 11-13 Januari 2018.

Ketua KPU Kota Bogor, Undang Suryatna mengatakan sesuai arahan KPU Jawa Barat delapan orang calon kontestan Pilwalkot Bogor 2018 itu akan menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Mintohardjo (RSAL), Jakarta Pusat.

“Pemeriksaan kesehatan untuk Kota Bogor di Jakarta, jadi jaraknya juga lebih dekat. Daerah-daerah penyelenggara Pilkada lainnya di Jawa Barat tes kesehatannya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, ini Bogor di Jakarta,” ujar Undang, Kamis (11/1/2018).

Undang mengatakan pihaknya akan memfasilitasi bakal pasangan calon itu untuk menuju Jakarta dengan menggunakan bus. Adapun pasangan yang akan menjalani tes kesehatan adalah Dadang Danubrata-Sugeng Teguh Santoso, Bima Arya-Dedie Rachim, Edgar-Welly, dan Ahmad Ru’yat-Zainul Muttaqin.

Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat mengatakan sesuai dengan aturan, bakal calon kepala daerah diharuskan melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu persyaratan calon dan pemeriksaan harus dilakukan di rumah sakit bertipe A.

“Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan di Rumah Sakit tipe A,” tutur Yayat.

Di Jabar sendiri terdapat satu rumah sakit yang memenuhi persyaratan yakni RSHS Bandung. Namun dengan banyaknya balon kepala daerah yang harus diperiksa, RSHS tidak bisa mengakomodir semua kandidat untuk diperiksa.

Akhirnya KPU Jabar menetapkan RSAL Mintohardjo sebagai tempat pemeriksaan kesehatan pasangan calon dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Garut. Sedangkan sisanya, termasuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jabar, melakukan pemeriksaan kesehatan di RSHS.

Cristiano Ronaldo Bakal Berlabuh ke Chelsea?

0

BOGOR DAILY-Tak ada angin tak ada badai, berhembus kabar Cristiano Ronaldo sudah menetapkan pilihan di klub Inggris setelah tak betah di Real Madrid.

Cristiano Ronaldo dikabarkan meminta hengkang dari Real Madrid karena sudah merasa kecewa. Real Madrid tidak memenuhi janji untuk menaikkan gaji Ronaldo.

Los Blancos pun kabarnya mengincar Neymar dan Eden Hazard, yang membuat Ronaldo merasa akan tersingkir dari sorotan utama.

Klub yang kemudian dikaitkan akan dibela Cristiano Ronaldo selanjutnya adalah Manchester United.

Spekulasi tersebut muncul karena Cristiano Ronaldo dulu pernah bergabung dengan klub asuhan Jose Mourinho itu. Dilansir BolaSport.com dari Don Balon, Ronaldo kabarnya memutuskan untuk bergabung dengan Chelsea.

Kabar tersebut tentu mengejutkan karena selama ini Manchester United-lah yang diperkirakan bakal dipilih Ronaldo. Tampaknya hubungan dengan Jose Mourinho mempengaruhi keputusannya dalam memilih.

Ronaldo mengatakan Manchester United tak menginginkannya kembali. Maka dari itu ia memilih untuk bergabung dengan Chelsea jika keluar dari Real Madrid.

31 Januari, Sidang Cerai Ahok Digelar PN Jakarta Utara

0

BOGOR DAILY-Majelis hakim yang menangani gugatan perceraian mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan istrinya, Veronica Tan menetapkan sidang perceraian pada Rabu (31/1/2018).

Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Jootje Sampaleng mengatakan, pihaknya akan segera mengirimkan surat pemanggilan kepada pihak Ahok dan Vero.

“Sidangnya Rabu 31 Januari 2018. Dalam sidang pertama nanti akan ditetapkan waktu mediasi. Mediator bisa dari luar atau dalam,” ujar Jootje, Rabu (10/1/2018).

Jootje mengatakan, jika tak bisa hadir, Ahok dan Vero diperbolehkan untuk diwakili oleh kuasa hukum mereka. Bila Ahok Vero, ataupun perwakilannya tidak hadir, maka hakim akan kembali melakukan pemanggilan.

“Akan dipanggil lagi nantinya baik penggugat maupun tergugat,” ujar Jootje.

Ahok melalui kuasa hukumnya mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Jumat (5/1/2018) pekan lalu. Pada persidangan pertama perceraian Ahok-Veronica, majelis hakim akan menetapkan jadwal mediasi.

Setnov Bakal Buka Nama Besar Dibalik Korupsi E-KTP, Siapa ya?

0

BOGOR DAILY-Di tengah niat menjadi justice collaborator dengan mengungkap nama-nama besar dalam kasus e-KTP, Setya Novanto tampil membawa buku catatan ke ruang sidang. Apa isi coret-coretan Novanto itu?

Novanto tiba di ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018) pada pukul 09.48 WIB. Saat tiba, dia tampak menenteng map putih yang juga selalu dibawanya saat pemeriksaan oleh KPK.

Saat ditanya tentang isi map itu, Novanto hanya menjawab singkat. “Map,” kata Novanto sambil melempar senyum.Beberapa saat kemudian, Novanto sempat mengeluarkan isi map yang ternyata ada buku agenda bersampul hitam. Di sampulnya tertulis ‘2018’.

Novanto pun sempat membolak-balik lembaran buku itu. Dia tampak membaca isinya dengan saksama.

Buku itu berisi tulisan tangan huruf sambung. Ada beberapa coretan pula di sana. Sesaat kemudian, buku itu kembali ditutup oleh Novanto. Dia juga sempat mendekap buku agenda hitam itu.

Niatan Buka Nama

Dalam kesempatan sebelumnya, pengacara Novanto, Firman Wijaya, mengatakan Novanto akan membuka nama besar di kasus korupsi e-KTP. Bisa jadi, apa yang dilakukan Novanto dengan membawa catatan tersebut berkaitan dengan rencana membuka nama-nama besar itu.

“Ya nama (lebih) besar (dari dia). Saya tidak tahu yang dimaksud punya status sosial atau pengaruh tertentu, kita lihat saja nanti. Proses akan membuktikan,” kata Firman Wijaya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Jakpus, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (11/1).

“Tapi yang jelas saya melihat peran Pak Nov tidak dalam posisi yang sangat berpengaruh dalam ini. Karena tadi saya katakan soal penganggaran, perencanaannya sudah dirancang jauh dan itu ada lembaganya, ada instansinya. Kami lihat siapa inisiator proyek e-KTP ini,” lanjutnya.

Firman mengatakan harus dilihat dengan benar di mana posisi Setya Novanto saat itu yang menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPR.

Menurut Firman, yang lebih berpengaruh sebenarnya adalah proses penganggaran, lembaga di mana proyek ini diusulkan, serta kebijakannya. Sebab, pasti ada kebijakan legislatif.

Sumber: Detik.com

Almisbat Dukung Dadang-STS Maju di Pilwakot Bogor

0

BOGOR DAILY- Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat) mendukung deklarasi Dadang Iskandar Danubrata dan Sugeng Teguh Santoso (STS) sebagai calon walikota dan wakil walikota Bogor.  Selasa (9/1) lalu, kedua tokoh Bogor itu telah resmi mendaftarkan diri ke KPU Kota Bogor.

Ketua DPN Almisbat Tedi Wibisana mengatakan, dukungannya kepada Dadang-STS bukan tanpa alasan. Menurutnya kedua tokoh itu mencerminkan kemajuan. Apalagi dua tokoh tersebut selama ini sudah diketahui baik rekam jejaknya.

“Secara figur, Cawalkot Dadang punya kemampuan manajemen yang baik. Buktinya, PDIP bisa dikelolanya dengan baik dan solid,”kata Tedi.

Selain itu, sosok STS juga tidak diragukan lagi sepak terjangnya di masyarakat. Menurutnya, Sugeng memiliki investasi sosial yang kuat sebagai modal di Pilwakot.

” Saya kira STS tidak diragukan lagi sebagai pengacara yang selalu berjuang melawan korupsi. Memiliki keberpihkan yang jelas bagi rakyat kecil.  Concern program pelayanan pemerintahan yang baik dan bersih,”urainya.

Tedi menyatakan kalau lembaganya akan mendukung pasangan yang diusung PDIP dan PKB tersebut meraih kursi F1 Kota Bogor.

“Kami akan menepis kampanye hitam yang ditujukan pada paslon ini melalui informasi positif, baik di lapangan maupun sosial media,”tandasnya.

Tolong…Nenek Asal Cigombong Ini Nyasar di Manggarai

BOGOR DAILY-Mintarsih (70) ditemukan telantar di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2017). Petugas pelayanan, pengawasan, dan pengendalian sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Kartini, mengatakan, Mintarsih telantar lantaran tak kunjung menemukan alamat rumah kedua anaknya yang belakangan diketahui sudah lama pindah dari Jakarta.

Mintarsih awalnya ditemukan anggota Polsek Tebet di dekat Stasiun Manggarai. Ia mengaku berangkat dari rumahnya di Kampung Gembrong RT 002 Desa Ciadeg, Cigombong, Bogor, Jawa Barat, ke Jakarta untuk menemui kedua anaknya.

“Ini nenek dari Bogor ke Jakarta mau ke rumah anaknya, tetapi dia kehabisan ongkos dan diantarkan warga ke Polsek Tebet. Setelah ditanya, nenek ini sudah dua hari di Jakarta, telantar. Ditanya rumah anaknya hanya tahu patokannya bioskop gembira di Jalan H Kawi, kawasan Setiabudi, sedangkan nomor telepon yang bisa dihubungi enggak ada, KTP si nenek juga enggak ada,” kata Kartini ketika dihubungi, Kamis (11/1/2018).

Berbekal informasi tersebut, pihaknya mengantarkan Mintarsih ke lokasi yang dimaksud. Sayangnya, warga setempat hingga sesepuh di Jalan Kawi tidak ada yang mengenal atau mengetahui keberadaan anak Mintarsih, yakni Mat Husin dan Mat Hasan.

Mintarsih diduga memiliki demensia sehingga tidak mengingat kejadian secara utuh. Sebab, berdasarkan keterangan warga, pemerintah telah menggusur kawasan tersebut sekitar tahun 1980 sehingga banyak warga yang pindah.

“Kami sudah menanyakan kepada warga setempat, bahkan sesepuh asli situ, tidak ada yang kenal juga. Menurut keterangan warga di sana, banyak warga tahun 1980-an sudah kena gusur dan setelah kami tanyakan keberadaan anaknya, Mat Husin dan Mat Hasan, tidak seorang pun yang mengenal mereka,” kata Kartini.

Petugas kemudian membawa si nenek ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya, Jakarta Barat, sebelum dipulangkan ke tempat tinggal asalnya.

Bagi pihak keluarga atau warga yang mengenal Mintarsih dapat segera menghubungi Dinas Sosial DKI Jakarta melalui akun Twitter @DinsosDKI1 atau nomor telepon 0856-8258-990.

Bukan Bawa Buku, Pelajar Bogor Ini Nongkong Sambil Bawa Celurit

BOGOR DAILY- Setelah melakukan tawuran di Citeureup, para siswa yang tak kapok cari masalah itu menyasar ke wilayah lain. Hal itu membuat aparat kepolisian sigap dengan memantau pergerakan siswa.

Seperti rabu (10/1/18), sejak pukul 09.00 WIB personel Polsek Citeureup memantau pergerakan para pelajar sebuah SMK yang diduga hendak tawuran. Mereka tampak bergerombol di Jalan Mayor Oking.

Polisi pun sigap membubarkan mereka. “Setelah kami dapat laporan, para personel langsung ke lapangan melakukan pemantauan dan tawuran bisa digagalkan,” tukas Kapolsek Citereup, Kompol Tri Suhartanto.

Namun, ternyata, para pelajar tidak benar-benar membubarkan diri. Mereka malah berpindah lokasi ke area Babakanmadang.

Beruntung hal itu kembali diketahui personel Polsek Babakanmadang hingga aksi pelajar itu dapat digagalkan. Satu orang di antaranya terpaksa diamankan kepolisian karena membawa celurit.

Kepada Radar Bogor, Kapolsek Babakanmadang melalui Panit Reskrim Ipda Budi Sahabudin membenarkan telah mengamankan pelajar dari salah satu sekolah yang hendak merayakan ulang tahun dengan tawuran.

“Kebetulan saat itu  anggota gabungan Polsek Babakanmadang tengah  melaksanakan patroli untuk mengantisipasi tawuran. Polsek Babakanmadang mendapat informasi bahwa SMK di Citeureup hari ini ada kegiatan ultah sekolah, dan sekitar pukul 15:30 kami bubarkan kerumunan pelajar, sambil kami razia ,” tukasnya.

Alhasil, polisi mendapati salah satu pelajar bernama Saprizal Amri (17), warga Desa Sentul, RT 02/01, Kecamatan Babakanmadang membawa senjata tajam jenis  celurit.

“Mereka tertangkap di pertigaan sirkuit Sentul, Desa Sentul, Kecamatan Babakanmadang. Setelah diperiksa ada senjata celurit,” ucapnya. Karena aksinya,  pelajar itu terjerat hukum, khususnya Pasal 2 ayat (1) UU Drt No 12 Tahun 1951.

Jatuh di Kamar Mandi, Ade Komarudin Langsung Dioperasi

0

BOGOR DAILY-Politikus Golkar Ade Komarudin dikabarkan terjatuh di kamar mandi. Kepalanya disebut terluka, sehingga harus dioperasi.

“Sekarang masih di ICU dan sedang diambil tindakan,” kata Wasekjen Golkar demisioner Ace Hasan Syadzily saat ditanya soal kabar Ade Komarudin terjatuh di kamar mandi, Rabu (10/1/2018).

Informasi soal Ade Komarudin awalnya diterima dari pesan lewat WhatsApp. Ace membenarkan informasi yang sama disampaikan di grup Fraksi Golkar.  “Mohon doanya semoga lekas sembuh,” ujar Ace.

Berikut pesan soal insiden jatuhnya Ade Komarudin:

Assalamualaikum Wr Wb info dr teman Golkar, tadi pagi Kang Ade Komarudin jatuh dikamar mandi tidak ada yg tahu cukup lama, pembantunya tahu langsung dibawah ke RSAD namun ditengah jalan terjadi pendarahan di kepala parah, strouk, skr lagi dioperasi dikepalanya. mohon doanya agar beliau cepat sembuh dr sakit yg beliau derita dg tidak meninggalkan penyakit. lahu Alfathiah …… Aamiin.