Thursday, 23 April 2026
Home Blog Page 8855

Setnov Ngaku Diare 20 Kali, Jaksa KPK: Cuma 2 Kali ke Toilet

0

BOGOR DAILY- Setya Novanto mengeluh sakit sebelum menjalani sidang perdana kasus e-KTP. Dia bahkan mengaku sakit diare, tapi diketahui masih bisa tidur nyenyak.

Ketua majelis hakim Yanto terus menanyakan kondisi Novanto. Namun terdakwa kasus korupsi e-KTP ini tidak menjawab.

Hakim Yanto lalu bertanya kepada jaksa Irene Putri mengenai hal ini. Jaksa menyebut kondisi Novanto sehat dan telah dipastikan oleh dokter.

“Kami sudah konsultasi dengan dokter dan dokter yang memeriksa menyampaikan kondisi terdakwa dalam keadaan sehat dan layak untuk bersidang,” ujar Irene di Pengadilan Negeri Tipikor, Rabu (13/12/2017).

Saat diperiksa dokter, kata Irene, Novanto mengeluh sakit diare. Namun kondisi mantan Ketua DPR itu dengan pengakuannya tidak konsisten.

“Keluhan kepada dr Zul, yang bersangkutan mengaku diare 20 kali. Tapi laporan pengawal di tahanan, yang bersangkutan hanya dua kali ke toilet, yaitu pukul 23.00 WIB dan 02.30 WIB,” sebut Irene.

Dari laporan pengawal di Rutan KPK, Novanto diketahui bisa tidur nyenyak. Jaksa meminta agar persidangan tetap dilanjutkan.

“Kami juga menerima laporan, terdakwa tidur cukup nyenyak dari pukul 20.00 WIB malam sampai 05.00 WIB pagi. Kami meminta sidang tetap dilanjutkan,” terang jaksa Irene.

Dampingi Anies Wawancara, Sandiaga Sibuk Pakai Lip Balm

0

BOGOR DAILY-Ada satu kejadian yang menarik di tengah-tengah sesi wawancara antara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan awak media. Tepatnya ketika Anies dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno baru selesai menghadiri kunjungan kerja di Britama Arena Sports Mall, Selasa (12/12/2017).

Sandiaga yang sejak awal berdiri di samping Anies dan ikut mendengar pertanyaan awak media, tiba-tiba mengangkat sesuatu dengan tangannya. Sesuatu yang dipegang Sandiaga ternyata adalah pelembab bibir alias lip balm  dengan kemasan warna putih. Sandiaga dengan santai memoles pelembab ke bibirnya, meski di hadapannya terdapat banyak kamera.

“Kering ya bibirnya,” kata seorang awak media yang berada di dekat Sandiaga.

Sandiaga hanya mengangguk kecil membenarkan ucapan awak media tersebut. Setelah sesi wawancara selesai, Sandiaga diarahkan langsung masuk ke dalam mobilnya tanpa bisa melayani pertanyaan awak media lagi.

Terkait dengan penampilan, Sandiaga memang sering punya cara sendiri. Saat baru dilantik menjadi wakil gubernur, Sandiaga sempat mencari-cari gaya berpakaian yang pas dengan menggunaian pakaian dinas.

Dulu, Sandiaga sempat menggunakan sepatu kets saat memakai pakaian dinas. Ternyata sepatu kets itu melanggar pergub. Dia harus menggunakan sepatu pantofel warna hitam. Sandiaga sampai membuat sayembara membuat sepatu pantofel hitam yang nyaman buat dia pakai. Sampai saat ini, proses sayembaranya masih berlangsung.

Sandiaga juga memilih untuk mengeluarkan baju dinas berwarna putihnya dari celana. Dengan demikian, dia tidak perlu menggunakan ikat pinggang.

“Saya sudah cek pergubnya, kalau keluarin baju enggak melanggar. Banyak juga yang ternyata pilih gaya baju dikeluarin seperti saya,” kata Sandiaga ketika itu.

Polisi Gerebek Dua Vila yang Jadi Ladang Daun Narkoba

BOGOR DAILY- Kepala  BNNK Bogor Nugraha Setya Budi  meminta warga yang menemukan tanaman katinon alias daun narkoba di daerah Puncak, Kabupaten Bogor untuk segera melapor ke polisi.

“Warga diimbau tidak takut untuk melaporkan secara cepat, secara dini, kepada BNNK Bogor atau Polres atau Polsek setempat bahwa di daerahnya masih ada tanaman-tanaman katinon,” ujar pria yang kerap disapa Budi ini kepada wartawan, Selasa (12/12/2017).

Budi menjelaskan bahwa ketika mendapat laporan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait keberadaan tanaman khat tersebut.

Seperti yang dilakukannya di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor yang akhirnya dimusnahkan pada Selasa (12/12/2017). Dua vila di kawasan Cisarua digerebek lantaran kepemilikan daun narkoba tersebut. Di antaranya Vila Warna Warni Cisarua dan Vila Lmebah Cisampay Cisarua.

“Ada informasi dugaan keberadaan khatinon, sehingga disampaikan ke direktorat di BNN bahwa tanaman itu diduga masih ada dan ternyata hasil penyelidikan memang ada, kemudian dibawa ke lab BNN untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya

Dua Pelaku Gladiator Rumpin Masih Buron

BOGOR DAILY- Polres Bogor menetapkan dua pelaku duel ‘adu ilmu’ yang mengakibatkan Ahmad Raih Syahdan (16) tewas masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Fotonya akan segera kami sebar jika pelaku tidak menyerahkan diri,” tegas Kapolres Bogor AKBP Dicky, Selasa (12/12/2017) sore.

Kendati demikian, saat ini pihaknya masih berupaya mencari kedua pelaku yang usianya masih dibawah umur tersebut.

“Saat ini dua orang tersebut masih kami upayakan dicari,” kata dia.

Sementara itu, dari total tiga orang pelaku, polisi baru berhasil mengamankan seorang yakni SN (16).

Sepeti diberitakan sebelumnya, perkelahian antar pelajar SMP di Bogor kembali terjadi. Satu orang pelajar tewas dalam duel tersebut akibat sabetan senjata tajam.

Aksi perkelahian ini dilakukan tiga pelajar yang berpasangan melawan tiga pelajar lainnya dari sekolah berbeda. Korban tewas atas nama Ahmad Raih Syahdan (16), siswa kelas IX sebuah SMP di Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky mengatakan bahwa pertarungan satu lawan satu itu bukan lah pertarungan gladiator seperti yang sebelumnya pernah terjadi di Kota Bogor.

Andi berkata pertarungan tersebut bermotif ‘adu ilmu’ antar pelajar. “Jadi tiga lawan tiga, mereka mau adu ilmu, tapi ternyata korban ini tidak punya ilmu, dan akhirnya terkena tebasan celurit sampai meninggal,” ucap Andi di Polres Bogor, Sabtu (25/11/2017).(*)

PEMBERITAHUAN PDAM KOTA BOGOR

0

Pelanggan PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR yang kami hormati, Sehubungan adanya perbaikan pintu air bak prasedimentasi nomor 2 dan 3 Intake Ciherang Pondok pada hari Rabu tanggal 13 Desember 2017 pukul 09.00 s.d. 13.00 WIB yang memungkinkan akan mengganggu pasokan air baku ke IPA Dekeng dan berdampak terhadap pelayanan di zona 3 dan 4. Adapun wilayah-wilayah di zona 3 dan 4 yang berpotensi mengalami gangguan antara lain:

Zona 3 

Sebagian jl. Raya Pajajaran, Jl Sukasari 1, 2, 3 dsk, Jl NV. Sidik dsk, Jl Duku, Jl Nanas Bantar Kemang, Jl Pajajaran Baranangsiang, Jl Pajajaran Indah, Villa Duta, Pajajaran Regency, Jl Ciheuleut, Bogor Lake Side, Griya Soka, Perum Botanica Cimahpar, Perum Haji Cimahpar, Perum Nurul Ichwan, Jl Sukasari, Jl Siliwangi, Jl Lawanggintung, Jl Sekip, Jl Batutulis, Kp. Jaya tunggal dsk, perum. Puri mas dsk, sebagian jl. Bondongan.

Zona 4 

Jl Pajajaran Gn Gede dan sekitarnya, Botani Square, RS PMI, Jl Pangrango, Perum Bogor Baru, Babakan Gn Gede, Jl Lodaya, Jl Sancang, Jl Sudirman, Jl Pabaton, Gg Baru, Gg Sepatu, Jl Sawojajar, Ardio, RD Walikota, Jl Megamendung Jl Mandalawangi Tegal Peuteuy, Jl Ciheuleut Unpak, Jl Malabar, Jl Arzimar 3, Jl Rumah Sakit 1 dan 2, Babakan Fakultas dan Tegal Manggah Jl Perikanan Cimanggu, Cimanggu Hejo, Cimanggu Residence, Taman Cimanggu, Cimanggu Permai 1, Jl Majapahit Cimanggu Permai dan sekitarnya, Cijahe, Yasmin Sektor 5, 6, dan 7, Bukit Cimanggu City, Kencana, Kayu Manis, Semplak, Budi Agung, Perum Syailendra, Cimanggu Gg Tijan, Cimanggu Pahlawan, Gg Embah Dalem Sukaresmi Jl. Cidangiang dsk, Perum. Indraprasta dsk, Perum. Bantatjati dsk, sebagian Tanah Baru dsk, sebagian Cimahpar dsk, Jl. Raya Pajajaran dsk, Kp. Bantarjati atas dsk, Kp. Bantarjati Kaum dsk, Kp. Bantarjati Tonggoh dsk, Jl. Ceremai dsk, Jl. Sudirman dsk, Gg Baru dsk, Jl. MA Salmun dsk, Jl. Merdeka dsk, Jl. Dr. Semeru dsk, Cilendek dsk, Warung Legok dsk, Jl. Begonia dsk, Cimanggu Taman dsk, Jl. Ardio dsk, Gg. Texan dsk, Jl. Ciwaringin dsk Rumah Sakit PMI, RS. Azra, RS. Salak, RSUD. Karya Bhakti. RS. Marjuki Mahdi.

Kami harap pelanggan dapat menampung dan menghemat air pada saat sedang mengalir untuk mengantisipasi gangguan tersebut. Apabila para pelanggan membutuhkan pasokan air melalui mobil tangki dapat menghubungi PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR di nomor (0251) 8324111 dan Whastapp 08111182123.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan untuk menjadi maklum, dan atas perhatian serta pengertian Bapak/Ibu/Saudara, kami mengucapkan terima kasih.

Bogor, 12 Desember 2017

a.n DIREKTUR UTAMA

Sekretaris Perusahaan

Ttd.

Rinda Lilianti

Sudah 9 Warga Kabupaten Bogor Jadi Korban Difteri

BOGOR DAILY- Meski tidak termasuk wilayah kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tetap waspada. Sebab hingga November 2017 sudah ada sembilan warga Kabupaten Bogor terinfeksi penyakit yang disebabkan bakteri Coryne­bacterium Diptheriae atau Difteri ini. Dua di antaranya meninggal dunia.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Tri Wahyu Harini mengatakan, Kabupaten Bogor tidak masuk dalam kategori KLB, namun berbatasan langsung dengan Kota Depok dan Jakarta yang masuk KLB. Dinkes tetap mengantisipasi penyebaran penyakit difteri. Apalagi, bebe­rapa waktu lalu ada sembilan orang yang menderita difteri dan dua di antaranya meninggal dunia. ”Dari sembilan warga Kabupaten Bogor yang mende­rita difteri, dua orang di anta­ranya meninggal di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso Jakarta. Ke­duanya merupakan warga Ke­camatan Citeureup dan Ci­leungsi,” ujarnya.

Awalnya, menurut Tri, sem­bilan penderita difteri dirawat di rumah sakit di Kabupaten Bogor. Namun karena ada ke­kurangan Anti Difteri Serum (ADS) akhirnya ada yang dirujuk di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso Jakarta. Dari sembilan orang yang menderita difteri, ada tujuh orang yang sembuh ke­tika dirawat di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso Jakarta maupun rumah sakit di kabupaten. “Dua orang lainnya tidak tertolong, walaupun sudah dirawat di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso,” tambahnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Bogor Agus Fauzi menambahkan, difteri termasuk penyakit infeksi yang disebabkan bakteri Coryne­bacterium Diptheriae. Mengantisipasi penyebaran difteri dua bulan terakhir, Dinkes Kabu­paten Bogor melakukan sun­tik vaksin Diferi Tetanus dan sosialisasi pentingnya vaksin serta pola hidup bersih dan sehat. ”Sejak November hing­ga akhir Desember kami sudah vaksinasi Difteri Tetanus dan memahami pentingnya pem­berian vaksin serta pola hidup bersih sehat,” katanya.

Agus mengatakan, penyakit difteri mudah menular dan merupakan penyakit mematikan karena dari segi statistik hanya sedikit penderita yang kembali sehat sedia kala. “Dari segi sta­tistik, apabila penderita difteri sudah keracunan darah dan menyerang organ vital seperti jantung, otak dan saraf, kalau tidak meninggal maka akan cacat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Din­kes Kabupaten Bogor Adang Mulyana menjelaskan, difteri sangat mudah menular mela­lui udara, gesekan kulit dan lainnya. Difteri sangat mudah tertular, seperti melalui bersin penderitanya, adanya gesekan kulit ataupun melalui baju atau handuk yang dipakai si pen­derita.

Gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam dan terbentuknya lapisan di aman­del dan tenggorokan. Dalam kasus yang parah, infeksi bisa menyebar ke organ tubuh lain seperti jantung dan sistem saraf. “Difteri ini umumnya lebih cepat menular di daerah padat penduduk, seperti Ci­teureup, Cibinong, Bojong­gede, Ciampea, Tenjo dan lainnya,” jelasnya.

Agar bebas dari difteri, sambung dia, masyarakat diimbau vaksi­nasi Difteri Tetanus secara rutin. Walaupun waktu bayi sudah diberikan vaksin Difteri Pertusis Tetanus (DPT), tetap harus men­gulanginya dengan vaksin Dif­teri Tetanus dan Tetanus Dif­teri agar tidak tertular. “Bagi usia anak-anak kami memberikan­nya gratis. Sedangkan orang dewasa dikenakan biaya,” pung­kasnya.

Motoran Sambil Nge-Vlog, Pemuda 18 Tahun Tewas Tabrak Batu

BOGOR DAILY-Maksud hati unjuk gigi dengan mengendarai motor besar sambil nge-vlog, Dwiki Anjas Dwi­yanto (18) harus rela kehilangan nyawa­nya. Kecelakaan tunggal di jalan menu­run dan licin di Jalan Siliwangi Sentul City Babakanmadang pukul 18:15 WIB itu, membuatnya tak lagi dapat menung­gangi kuda besinya selamanya.

Rekan korban yang tepat di belakang­nya, Robert (16), mengatakan bahwa saat itu Anjas mengendarai motor Kawasaki Ninja sambil nge-vlog. Ia berusaha menga­badikan momen- momen perjalanan, tetapi tidak tahu mengapa tiba-tiba mo­tornya terpeleset. ”Ia terpeleset, motor­nya oleng dan ia tidak mampu mengen­dalikan motornya. Lalu motornya mena­brak batu besar di pinggir jalan, sedang­kan orangnya terbang. Saya lihat banyak darah dari kepalanya,” ungkapnya.

Beberapa saat kemudian, ada sekuriti kawasan perumahan yang mengeva­kuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit Pertamedika Sentul. ”Sedangkan motornya dibawa ke Polsek Babakan­madang,” jelasnya.

Sementara di tempat terpisah, Kapolsek Babakanmadang Kompol Wawan mem­benarkan telah terjadi laka tunggal di Jalan Siliwangi Sentul City pada 9 Desember 2017 pukul 18:15 WIB. Korban meninggal dunia, korban atas nama Dwiki Anjas Dwi­yanto alias Dwiyanto (18) yang beralamat di Jalan Lagoa GG III c II/14 Lagoa Koja Tanjung Priok. Korban mengendarai mo­tor Ninja 250 cc warna hijau, nopol F 4069 RY.

”Korban meluncur menggunakan motor ninja nopol F 4069 RY dari arah atas Jalan Siliwangi menuju Bellanova. Dika­renakan jalan licin cuaca hujan gerimis. Pengendara oleng dan menabrak batu di sebelah kiri jalan kemudian korban terja­tuh,” tuturnya.

Rieke Diah Pitaloka Digadang Maju di Pilbup Bogor

BOGOR DAILY-Bukan PDI Perjuangan jika tak cakap mengambil momentum politik di setiap pilkada. Tapi selaras dengan dinamika di Pilgub Jawa Barat, DPC PDIP Kabupaten Bogor hingga kini belum mengumbar sikap politiknya. Belakangan muncul kabar, banteng Bogor bakal mengusung anggota DPR Rieke Diah Pitaloka, di Pilbup Bogor.

Dikonfirmasi soal ini, wakil ketua bidang kehormatan DPC PDIP Kabupaten Bogor Julianda Effendi tak membantah tapi juga tidak membenarkan. Ia mengaku belum dapat memastikan kabar tersebut.

Julianda hanya menyebut, pihaknya tak keberatan jika ada figur nasional yang maju di arena Pilkada Bumi Tegar Beriman. ”Belum ada kabar resmi. Tapi memang PDI Perjuangan butuh kader yang bebas KKN seperti Mbak Rieke,” kata Julianda.

DPC PDIP Kabupaten Bogor, kata Julianda, berkomitmen mendukung siapa pun figur yang mendapat rekomendasi DPP untuk maju di Pilbup Bogor 2018. Termasuk Rieke yang populer saat menjadi pemeran si Oneng dalam sitkom Bajaj Bajuri. Namun sampai saat ini, pengusungan calon bupati dan wakil bupati Bogor masih berproses di DPP.

Untuk diketahui, PDIP telah menjaring tiga dari 10 nama yang bakal diusung pada Pilbup Bogor 2018. Tiga sosok tersebut adalah Alek Purnama Johan (APJ), Bayu Syah Johan dan Egi Gunadi Wibhawa. Ketiganya juga telah dipanggil DPP PDIP untuk menjalani sesi wawancara.

Berangkat Sekolah, Pelajar Cigudeg Tewas Digilas Truk Sampah

BOGOR DAILY- Seorang pengendara bernama Saidan Akmalul tewas terlindas truk pengakut sampah berplat merah di Jalan Raya Jalan Raya Umum Cigudeg tepatnya di Kampus Wates Rt.03 Rw 20 Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor pada Senin (11/12/2017).

Kanit Laka Lantas Polres Bogor Iptu Asep Saepudin mengatakan korban yang juga seorang pelajar sedang melaju dari arah Cigudeg menuju arah Leuwiliang.

“Namun setibanya di TKP motor korban menabrak belakang ujung kanan kendaraan suzuki angkot nopol tidak diketahui ( melarikan diri kearah Leuwiliang ) yang berada di depannya sehingga Kendaraan sepeda Motor honda C 70 tersebut jatuh kekiri dan pengendaranya jatuh ke kanan jalan dan terlindas ban belakang kendaraan Truck Hino sampah No Pol B 9125 TOQ yng datang dari arah berlawanan arah Leuwiliang menuju arah Cigudeg maka terjadi kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Kini kondisi korban sendiri sudah dibawa ke Puskesmas Cigudeg karena mengalami luka di bagian kepala hingga akhirnya meninggal dunia.

Gara-gara Kehabisan Ongkos, Pria Asal Lampung Niat Bunuh Diri

BOGOR DAILY-Upaya punuh diri kembali terjadi di negeri Tegar Beriman ini. Rencana Hendi Ferbiiansyah (23) untuk mengakhiri hidupnya di tengah jalur penyangga kabel listrik di Desa Kembankuning berhasil digagalkan personel TNI Koramil Klapanunggal.

Kepada Radar Bogor, Anggota Koramil 2126 Klapanunggal, Sertu Maksudi menerangkan, kejadian sekitar pukul 06:00. “Saat saya berada di kantor, Koramil mendapat informasi, bahwa akan ada seorang anak muda melakukan usaha bunuh diri di atas jembatan Wika,” katanya.

Mendapat informasi tersebut, anggota langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi sudah banyak warga dan kondisi jalan sedang macet. “Sudah banyak warga yang membujuk. Saat saya tiba, saya  juga ikut membujuk pelaku, tapi sepertinya dia masih enggan turun,” tukasnya.

Karena sudah banyak warga merayu namun pelaku tak jua luluh, personel ambil inisiatif menggertak pelaku. “Anggota gertak, dengan memberi gambaran jika dia melompat, pasti kepala akan pecah, bahkan tidak mati dan cacat seumur hidup,” tukasnya.

Mengetahui risiko itu, pelaku akhirnya mulai mengendurkan niatnya dan perlahan turun. Selanjutnya pelaku langsung dibawa ke pos security PT Wika, kemudian dibawa ke Koramil Klapanunggal. Di Koramil Klapanunggal Hendi diberi makan dan diwawancara.

“Di kantor dia mulai cerita, berasal dari Lampung, berangkat naik bus mau ke tempat saudaranya yang beralamat di wilayah Jonggol. Karena kehabisan ongkos, akhirnya naik angkot jurusan Cileungsi hingga diturunkan tidak jauh dari jembatan Wika. Karena merasa pusing, akhirnya yang bersangkutan berniat mau bunuh diri,” tambahnya.

Pelaku merasa kehabisan akal untuk mencapai tujuan. Meskipun mampu untuk mencuri, pria ini memilih untuk mengakhiri hidupnya. “Bagusnya dia tidak mencuri, walaupun dalam kondisi kepepet, dengan alasan tidak ingin merugikan lain,” ujarnya.

Para anggota Koramil yang empati melihat Hendi, langsung mengumpulkan uang secara kolektif. “Kami kasih transport dan kami antar sampai menumpang angkot jurusan Jonggol,” tukasnya. Keberhasilan anggota Koramil tersebut mendapat apresiasi dari Danramil, Klapanunggal, Kapten CHb K. Zurnita