Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 8875

Heboh Kebaya Pengantin ‘Seksi’ Tuai Kontroversi

0

BOGOR DAILYAcara Wedding Expo yang digelar di salah satu hotel di Kota Sukabumi, Jawa Barat, bikin heboh. Seorang warganet mengunggah video model dengan kebaya pengantin Sunda melenggak lenggok. Warganet menyoroti celana peragawati yang ketat sehingga terkesan ‘seksi’. Video itupun viral di media sosial.

“Coba di nilai sama anda apakah pengantin etis penampilan begini/snda lho /daya miris menyaksikan generasi penerus ada yg nyiptakan busana pengantin kaya gini?atau mau anda pilih buat putri anda?” Demikian bunyi postingan video yang diunggah seorang warganet bernama Sumarni Suhendi.

 

Dalam profil media sosialnya, Sumarni Suhendi bekerja di Yayasan Masa Bakti Bandung dan tinggal di Kota Bandung. Ketika dihubungi melalui aplikasi pesan, yang bersangkutan belum memberikan respons.

Pengamatan detikcom, hingga pukul 07.39 WIB, Rabu (8/11/2017), postingan yang diunggah pada 5 November lalu itu sudah 809 kali dibagikan, 160.541 kali tayang dan dikomentari sebanyak 609 kali oleh warganet lainnya.

Ditelusuri  kebenaran kabar video kebaya pengantin kepada pihak Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Sukabumi. Saat dihubungi lewat telepon selulernya Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Gabril Sukarman membenarkan adanya acara Wedding Expo.

“Untuk kapannya mesti liat jadwalnya lagi, itu tentang produk UMKM jadi pameran juga termasuk produk wedding kuliner segala macam sekalian,” kata Gabril melalui sambungan telepon.

Namun Gabril mengaku tidak mengetahui terkait adanya viral di medsos tentang salah satu pakaian kebaya pengantin yang dianggap tidak etis. “Masalah itu saya tidak tahu. Waktu itu keluar kota dan enggak banyak pegang handphone, mungkin anak buah saya yang tahu,” ujarnya lagi.

Mengenai kepanitiaan, Gabril menegaskan jika Pemkot Sukabumi hanya mengetahui saja dan tidak terlalu banyak terlibat. “Panitianya bukan kita. Kita hanya mengetahui saja dan itu juga (panitianya) bukan pihak hotel, tapi ada kerja sama dengan pihak ketiga,” tutur Gabril.

Beberapa kali detikcom mencoba mengkonfirmasi kepada pihak hotel yang diduga menjadi tempat acara itu. Salah seorang satpam bernama Bayu menyebut manajer hotel tidak ada di tempat. Begitu juga ketika detikcom menghubungi nomor dan nama yang tercantum dalam undangan acara, seseorang berinisial M sebagai panitia juga disebut oleh penerima telepon sedang tidak ada di tempat.

sumber: Detik.com

Sadis! Pria di Tuban Penggal Kepala Kakaknya

0

BOGOR DAILY-Ketenangan warga Tuban mendadak gempar. Seorang pria mengamuk ke rumah mertuanya yang sedang menggelar pengajian di Dusun Kayunan, Desa Rahayu, Kecamatan Soko. Saat mengamuk, pria bernama Jamiin (50) menenteng kepala manusia yang masih berceceran darah.

Kepala yang ditenteng pelaku tak lain adalah kakaknya, Jamiran (53). Kontan saja, warga yang mengikuti pengajian 7 hari mertua pelaku semburat keluar menyelamatkan diri. Saat itu, Jamiin yang pernah mendapat perawatan di RS Jiwa Menur, langsung mengamuk dan merusak perabotan di rumah tersebut.

Selain membawa kepala kakaknya, pelaku juga membawa kepala kambing yang sediannya akan digunakan untuk hajatan. Diduga pelaku membunuh korban dengan sabit dan cangkul. Kepala kakak dan kambing tersebut langsung digeletakkan di depan rumah orangtuanya.

Informasi yang dihimpun, saat itu korban memberikan obat ke rumah adiknya yang berjarak sekitar 30 meter. Entah apa yang terjadi, korban yang mendatangi rumah pelaku, Selasa (7/11/2017) malam sudah meninggal dengan kondisi badan dan kepalanya terpisah.

“Warga tidak ada yang tahu tadi membunuhnya kayak gimana, karena semua mengaji di rumah orang tua korban. Warga yang ikut pengajian keluar lari dan bersembunyi setelah melihat Jamiran bawa kepala orang yang berdarah-darah,” kata seorang warga, Hudi,  Rabu dinihari (8/11/2017).

Warga yang mengetahui aksi brutal itu langsung melaporkan kejadian itu kepolisian Polsek Soko dan Polres Tuban. Polisi dan warga akhirnya mengamankan pelaku meski sempat kabur.

“Ya, pelaku sudah diamankan,” kata Kapolres Tuban AKBP Sutrisno di Mapolsek Soko. Kapolres Sutrisno menjelaskan, sebelum kejadian, korban memberi obat ke adiknya. Tapi entah apa yang terjadi, adiknya justru keluar rumah membawa kepala kakaknya di depan rumah mertua pelaku.

“Awalnya kakaknya mau kasih obat ke pelaku untuk diminum, tapi kok malah kakaknya meninggal. Lalu kepala kakak dan kepala kambing yang akan disembelih keluarganya, ditenteng dan dibawa di depan rumah orang tuanya yang sedang ada acara pengajian,” jelas Kapolres Sutrisno

Rumah di Desa Hambalang Bogor Rata dengan Tanah

BOGOR DAILY-Lama menunggu dana bantuan rumah tak layak huni (RTLH) dari pemerintah. Rumah milik  Acah (62) warga Kampung Tajur Rt 18/06 Desa Hambalang  kini hancur rata dengan tanah. Hal itu terjadi setelah  angin puting beliung menerjang Desa Hambalang, Sabtu (4/11/17).

Saat ini. pemerintah Kecamatan Citeureup tengah mengupayakan dana bantuan rehabilitasi terhadap rumah korban dengan memaksimalkan swadaya dari warga.

Sekretaris Camatan (Sekcam) Citeureup Farid Maruf menuturkan, sudah  mengirimkan matrial bangunan ke rumah korban.

“Kebutuhan material bangunan kami hutang dulu dari beberapa matrial. Besok (hari ini,red) kami bangun bersama sama warga, polisi dan Satpol PP Kecamatan,” terangnya.

Ia menjelaskan, rumah korban sudah terdata lama di kecamatan. Namun, proses pencairan bantuan yang bertahap membuat korban harus mengantri lama. “Beliau sudah terdata. Hanya, baru tahun 2018 baru bantuan RTLH di kucurkan,” ucapnya.

Untuk diketahui, Acah tinggal bersama anaknya Fitri (20). Kesehariannya sebagai buruh tani, membuat Acah tak memiliki kemampuan finansial untuk merehab rumahnya. Lantaran , hasil keringatnya hanya cukup memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Menurut Ikan (33) salah satu tetangga korban, Acah  telah mengajukan bantuan rehab rumah pada pemerintah sudah sangat lama. “Kami sudah lama lapor ke RT dan alhamdulillah sudah di data. Tapi memang harus lama nunggu,” pungkasnya.

Keterbatasan ekonomi para tetangga, membuat mereka hanya dapat melaporkan nasib Acah yang layak mendapat bantuan. Selain itu tak jarang, tetangga menjemput Acah saat hujan lebat, untuk memastikan Acah dalam kondisi baik.

“Saat rumah roboh. Posisi mereka di rumah tetangga. Karena rutin tiap hujan kami jemput untuk mengungsi sementara. Takut rumahnya roboh,” tukasnya.

Menurutnya, kejadian robohnya rumah Acah saat hujan lebat disertai angin puting beliung yang terjadi sekitar Pukul 13:30 pada Sabtu (4/11/17). Hinga kemarin, Acah dan anaknya Fitri masih mengungsi dikediaman saudaranya yang berada di Kampung Bolang Desa Tajur.

Relawan Pernikahan Kahiyang Asal Ciomas Melahirkan di Solo

0

BOGOR DAILY-Rusnawati (33), relawan asal Bogor yang ikut diundang dalam acara pernikahan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu, melahirkan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (7/11/2017) sekitar pukul 23.45.

Relawan yang tergabung dalam Komite Relawan Penggerak Pancasila (KRPP) itu melahirkan bayi laki-laki secara normal dengan dibantu relawan lain.

Warga Kampung Sukamulya RT 003 RW 004, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, tersebut melahirkan bayi laki-laki di kamar E6 Gedung Madinah Asrma Haji Donohudan. Saat ini Rusnawati dan bayinya dirawat di RS Kasih Ibu Solo.

Seorang relawan, Sugeng Setyadi, membenarkan adanya relawan yang melahirkan di Asrama Haji Donohudan. “Benar, tadi saya dapat kabar ada relawan yang melahirkan di Asrama Haji Donohudan,” kata Sugeng.

Ribuan relawan dikerahkan untuk memeriahkan prosesi midodareni atau prosesi menjelang akad nikah Kahiyang Ayu dan Muhammad Bobby Afif Nasution di kediaman Jokowi, Sumber, Solo, Selasa malam.

Para relawan itu datang menggunakan bus pariwisata. Dengan tertib, mereka berbaris masuk ke area rumah Presiden.

Sah! Bobby Nasuttion Jadi Suami Putri Jokowi

0

BOGOR DAILY- Kahiyang Ayu putri Presiden Joko Widodo resmi menyandang status istri dari Muhammad Bobby Afif Nasution setelah ijab kabulnya dinyatakan sah, Rabu (8/11).

Kahiyang dan Bobby melangsungkan gelaran akad nikah pagi ini di Gedung Graha Saba Buana, Solo. Akad nikahnya sendiri menggunakan konsep Jawa klasik. Ijab kabul untuk mempersunting putri semata wayang Jokowi itu langsung disambut dengan kata ‘sah’ dari para saksi dan keluarga serta kerabat yang hadir menyaksikan momen haru itu. Kata ‘sah’ sekaligus menandakan sang pengantin resmi menjadi pasangan suami istri.

Saksinya tidak main-main. Ada Wakil Presiden Jusuf Kalla dari pihak keluarga mempelai wanita dan Menteri Perekonomian Darmin Nasution dari mempelai pria. Bobby menikahi Kahiyang dengan mas kawin seperangkat alat salat dengan emas senilai 80 gram.

“Saya nikahkan dan saya jodohkan anak kandung perempuan saya Kahiyang Ayu dengan engkau Muhammad Bobby Afif Nasution bin Insinyur Haji Erwin Nasution almarhum dengan mas kawin seperangkat alat salat dan emas seberat 80 gram dibayar tunai,” kata Jokowi.

Bobby pun menerima ijab kabul dengan lancar dan satu tarikan napas. Kahiyang dan Bobby dibawa ke akad nikah dengan kereta kencana. Kereta ‘diluncurkan’ dari dua arah. Bobby dan keluarga datang dari tempatnya menginap dan Kahiyang dari kediamannya di Jalan Kutai Utara, Sumber. Mereka kemudian bertemu di Graha Saba Buana.

Kahiyang duduk di samping Bobby, yang berhadapan langsung dengan Jokowi. Di samping Jokowi, ada Basir selaku penghulu. Dua saksi duduk di salah satu sisi meja.

Prosesi akad nikah dimulai dengan serah terima antara perwakilan pengantin pria dan wanita. Mereka kemudian duduk bersama dan ayat suci Al-quran dibacakan.

Setelah pembacaan ayat suci, mahar pun diserahkan. Khotbah nikah dibacakan, dilanjutkan acara ijab kabul dan Kahiyang-Bobby resmi menjadi suami istri.

Perjalanan kisah cinta Kahiyang-Bobby berawal dari pertemuan mereka saat menempuh pendidikan master di kampus Institut Pertanian Bogor. Bobby menempuh pendidikan Magister Manajemen Bisnis di Institut Pertanian Bogor, di mana ia bertemu dengan Kahiyang.

Pada 2014 silam, ia meraih gelar sarjana di almamater yang sama dengan mengambil program Mayor Agribisnis di Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen.

Bobby melamar Kahiyang pada Juni lalu. Kahiyang memamerkan cincinnya ke Instagram. Tak lama, mereka melakukan sesi foto pranikah dan akhirnya sah sebagai suami istri hari ini.

Jelang menikah, Kahiyang-Bobby sempat menjalani rangkaian acara prosesi yang mengacu pada adat dan pakem Jawa seperti pengajian, pemasangan bleketepe, siraman, jual dawet, hingga acara midodareni. Rangkaian itu dilaksanakan sejak Senin (6/11) hingga Selasa (7/11).

Keduanya akan membagi kebahagiaan mereka lewat resepsi pernikahan yang bakal digelar usai akad nikah hingga malam hari ini di Graha Saba Buana. Acara ini diperkirakan akan dihadiri sekitar 8000 tamu yang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, mulai warga, relawan, pejabat negara dan keluarga dekat.

Acara tertutup hanya untuk para penerima undangan saja. Namun, relawan serta warga dari berbagai daerah rela berdatangan ke lokasi meski tak bisa masuk. Ada yang rela naik sepeda, ada pula yang berjuang mendapat tiket pesawat dan kamar hotel meski harganya lebih mahal.

Sebelum Gantung Diri di Kafe, Mahasiswa Bogor Ini Tulis Surat

0

BOGOR DAILY- Mahasiswa Bogor bunuh diri di sebuah kafe di Jalan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa sore (7/11/2017). Sebelum bunuh diri, mahasiswa bernama Adrian (25) itu menulis surat untuk orang tua dan keluarganya.

Surat tersebut berisi permohonan maaf karena dia belum mencapai kesuksesan, seperti yang didambakan keluarga.

“Suratnya ditemukan di dekat korban bunuh diri,” ujar Kasubag Humas Polres Bogor AKP Syarif Hidayat.

Berikut isi surat Adrian yang ditulis dengan menggunakan bahasa daerah Kupang sebelum bunuh diri:

Maaf kalo beta banyak salah, beta pilih jalan begini, karena beta rasa memang sudah tak sanggup lagi, beta terlambat sukses di umur beta yang sudah terlalu jauh.

Sebelumnya upi terima kasih banyak, ma sudah mau melihara beta sampai beta banyak bikin susah ma, ma tetap sayang beta, kemapu anak kandung, ma beta banyak terima kasih, di ma sama keluarga.

Buat beta pung bapak dan beta pung mama, beta pu adik-adik beta minta maaf juga, beta belum sempat bikin bosong keluarga bahagia, karena beta pung ke bodolan sendiri.

Beta sayang bapak dan mama walau katong hidup kurang ju, beta tetap sayang bapa sama mama, maaf beta sudah terjerumus, buat beta menderita, beta pamit beta minta maaf.

Di surat tersebut, korban juga menulis pesan untuk kekasihnya. Ia berharap agar kekasihnya mendapat laki-laki yang baik.

“Yang terakhir buat kristal, maaf beta sudah bisa jadi yang terakhir buat u, tapi u susah jadi yang terakhir buat beta ko. Beta sayang u, beta cinta u. Tal tapi memang ini sudah memang pung sudah jalan tal,” tulisnya.

“Semoga u dapat suami yang betul-betul sayang u Tal, maaf beta banyak buat susah u juga, beta pamit Tal, semoga kita bisa ketemu di kehidupan mendatang,” pungkasnya.

APBD Harus Dinikmati Rakyat

0

 BOGOR DAILY-Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah 2018-2023 dari Partai Gerindra Ferry Juliantono kembali menyoal kemiskinan struktural di propinsi tersebut. Menurut Ferry, seharusnya masyarakat  Jawa Tengah bisa hidup makmur. Namun pemimpin yang sekarang, selama lima tahun tidak melakukan upaya perbaikan kesejahteraan warganya.

“Banyak program-program yang yanhg tidak berpihak kepada rakyat. Contoh yang bisa langsung kita lihat adalah penggunaan APBD propinsi yang belanja tidak langsung dan langsungnya sama. Silahkan nilai sendiri,” terang Ferry saat bertemu DPC dan PAC serta tokoh masyarakat di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (7/11/2017)

Belanja tidak langsung, kata Ferry, kegiatan belanja daerah yang dianggarkan dan tidak memiliki hubungan apapun secara langsung dengan pelaksanaan program pemerintah daerah.

Sementara yang langsung, lanjut Ferry, kegiatan belanja daerah yang dianggarkan dan berhubungan secara langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan. Belanja jenis ini, pada umumnya dibagi menjadi belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal.

“Seharusnya belanja langsung lebih diprioritaskan. Karena menyangkut program  untuk masyarakat. Kok jadi lebih banyak belanja tidak langsung? Kenapa? Karena tidak punya keberpihakan kepada wong cilik,” terang Pria yang bernama lengkap Ferry Joko Juliantono ini.

Ini juga yang menjadi alasan  Pria asal Kudus dan Kebumen ini mencalonkan diri  sebagai Gubernur Jawa Tengah ingin memperbaiki kondisi yang memprihatinkan ini.

Ferry menyayangkan partai definitif yang menjadi penguasa hampir 20 tahun tidak membawa perubahan signifikan.

“Tapi kok masih menjadi propinsi termiskin nomor 12 dan penyumbang kemiskinan no 2 di Indonesia. In Shaa Allah jika diberikan amanat sebagai Pelayan warga Jawa Tengah, ini menjadi prioritas saya, mengembalikan marwah Jawa Tengah. Pemimpin itu seharusnya memberikan kebaikan, bukan sebaliknya asik pencitraan tapi kecu pada janji-janjinya di masa kampanye,” tutupnya.

ADV : KTP Sudah Dicetak

0

Bogor Daily – Pemerintah Kota Bogor telah menerima 60 ribu keping  blangko Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP).  Meskipun stok blangko sudah mencukupi, namun pencetakan hanya dilakukan terhadap data penduduk yang sudah dalam statusPrint Ready Record (PRR). Untuk itu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bogor mencetak 34 ribu keping E-KTP, sesuai data PRR yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementrian Dalam Negeri RI.

 

Dengan demikian KTP yang dicetak adalah KTP bagi mereka yang telah melakukan perekaman data sampai akhir Desember 2016. Bagi mereka yang melakukan perekaman di tahun 2017, belum bisa menerima KTP. Hal itu karena data masih dalam proses.

Sebagaimana diketahui, data yang baru direkam, terlebih dahulu harus dikirim ke pusat untuk penunggalan data. Lamanya proses penunggalan data tergantung kondisi server yang ada pusat (Ditjen Dukcapil) dan panjangnya antrian, mengingat data yang masuk datang dari seluruh Indonesia. Jika data sudah di-approve pusat, data akan dikirim balik dengan status siap cetak (PRR).

 

KTP yang sudah dicetak Disdukcapil Kota Bogor, selanjutnya dikirim ke masing-masing Kecamatan yang akan mendistribusikannya ke setiap Kelurahan. Secara simbolis, penyerahan KTP yang baru dicetak dilakukan oleh Walikota Bogor, Bima Arya kepada warga pada Minggu (5/11) di GOR Pajajaran. Sebanyak 1.630 KTP diserahkan kepada warga perwakilan dari 68 kelurahan. KTP lainnya dibagikan keesokan harinya melalui para Camat yang mendistribusikan ke masing-masing Kelurahan.

Untuk selanjutnya, mulai tanggal 6 November 2017 Disdukcapil Kota Bogor memberlakukan sistem pengambilan baru. Pemohon tidak lagi mengambil langsung KTP yang sudah dicetak di Disdukcapil. KTP yang sudah dicetak bisa diambil pemohon di kelurahan masing-masing dengan menunjukan bukti tanda terima. (lihat gambar)

Saat ini data E-KTP Kota Bogor dan data penduduk yang sudah terekam mencapai 96 persen dari 774 ribu lebih. Seluruh data penduduk Kota Bogor ditargetkan rampung Desember 2017 menjelang berlangsungnya Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018, Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor.

(Advertorial)

Ini Biaya Hotel di Solo Jelang Pernikahan Kahiyang-Bobby

0

BOGOR DAILY-Para tamu undangan mulai berdatangan ke Solo jelang pernikahan Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Bobby Nasution, Rabu (8/11/2017). Hotel-hotel di kota Solo dan wilayah sekitarnya mulai kebanjiran tamu.

Lantas, berapa biaya hotel yang harus dibayar para tamu Jokowi? Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo, Abdullah Soewarno, tarif hotel di Solo tidak berubah walaupun Presiden Jokowi sedang menggelar hajatan.

Dengan kata lain, pihak hotel menerapkan publish rate atau tarif resmi. “Harganya biasa saja pakai yang publish rate. Biasanya kan ada diskon atau coorporate rate tapi ini pakai yang publish rate,” kata Abdullah.

“Hotel bintang 3 ke atas itu biasanya Rp 500 ribu- Rp 1,2 juta. Kamar suite di atas Rp 1,5 sampai paling mahal kira-kira Rp 3 juta,” sambung Abdullah.

Ia mengatakan, lonjakan permintaan kamar hanya terjadi pada hotel bintang tiga ke atas. Sebab, tamu-tamu undangan yang hadir kebanyakan pejabat hingga tokoh nasional.

“Meningkat tapi itu tergantung bintang hotelnya. Kalau 3 ke atas 100% meningkat pengunjungnya tapi ke bawah paling standar 50%,” tuturnya

Desember, Tol Bocimi Beroperasi dari Ciawi-Caringin

BOGOR DAILY-Sebagian dari seksi 1 dari Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) rencananya bakal dioperasikan bulan Desember ini. Seksi tersebut adalah yang menyambungkan Ciawi dan Caringin sepanjang 7,3 km.

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Selasa (7/11/2017), tol yang dimulai kembali pengerjaanya pada Juni 2015 lalu ini progres 56,06% secara keseluruhan 15,35 km untuk seksi 1. Progres tersebut sejatinya lebih lambat dari rencana target yang seharusnya 72,9%. Sementara untuk pengadaan lahan sudah mencapai 95,57%.

Adapun secara keseluruhan tol Bocimi memiliki panjang 54 km. Tol ini terbagi atas 4 seksi, yakni seksi I sepanjang 15,35 km dari Ciawi – Cigombong, seksi II dari Cigombong – Cibadak sepanjang 11,9 km, seksi III dari Cibadak – Sukabumi Barat sepanjang 13,7 km dan seksi IV dari Sukabumi Barat ke Sukabumi Timur 13,05 km.

Pada tahap awal, ruas Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang akan segera dioperasikan adalah seksi I dari Ciawi menuju Cigombong, segmen Ciawi-Caringin sepanjang 7,3 km pada bulan Desember 2017 mendatang. Sedangkan sisanya dari Caringin ke Cigombong bakal dioperasikan Maret 2018.

Sementara seksi II dijadwalkan beroperasi pada Mei 2019 dan sisanya pada Oktober 2019. Jalan tol ini nantinya akan menghubungkan Jalan Tol Jagorawi dan Sukabumi-Ciranjang. Trase jalan tol berada pada daerah berbukit dengan elevasi 400-600 m di atas permukaan air laut.

Sebagai informasi, Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) awal tol ini ditandatangani pada tahun 2007 oleh Konsorsium Bukaka Teknik Utama. Konsorsium saat itu terdiri dari PT Bukaka Teknik Utama sebesar 35%, PT Graha Multitama Sejahtera 32,5% dan PT Karya Perkasa Insani 32,5%.

Pada tahun 2011, terjadi perubahan struktur pemegang saham. Grup Bakrie menjadi pemegang saham pengendali atas PT Trans Jabar Tol. Komposisi pemegang saham kala itu adalah Bakrie Toll Road 60%, PT Marga Sarana Jabar 25% dan PT Bukaka Teknik Utama 15%.

Kemudian tahun 2014, Grup MNC mengakuisisi PT Bakrie Toll Road yang merupakan anak usaha Grup Bakrie yang menguasai 5 ruas jalan tol termasuk Bocimi. Bakrie Toll Road pun berganti nama menjadi MNC Toll Road. Sejak saat itu, penguasaan tol Bocimi secara resmi berpindah tangan dari Grup Bakrie ke Grup MNC. Tapi hingga periode itu tol pun masih mangkrak.

Baru pada tahun 2015, PT Waskita melalui anak usahanya Waskita Toll Road secara bertahap mengambil alih kepemilikan jalan tol-jalan tol yang dikuasai MNC Toll Road. Pada Februari 2015, proyek pun dikebut hingga saat ini. Saat ini diketahui kepemilikan saham Waskita di PT Trans Jabar Tol, operator pemilik konsesi tol Bocimi telah mencapai 99,99%. Sedangkan sisanya dimiliki oleh Koperasi Karyawan PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebesar 0,01%.