Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 8880

Usai Makan Soto, Pria Langsung Tewas Tergeletak

0

BOGOR DAILY-Telah ditemukan seorang pria tiba-tiba tergeletak tak bernapas di depan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bogor, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bogor Jumat (3/11/2017).

 Pria yang tergeletak bernama Sueb (60) itu warga Gang Raden Saleh RT 5/ 16 Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Ia ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB.

Salah seorang pedagang di sekitar lokasi mengungkapkan korban meninggal setelah menyantap soto.

“Habis makan soto, sempat minum obat juga, tidak lama langsung tergeletak, saat dicek nadinya sudah tidak berdenyut,” ujarnya

Sementara itu terpisah, Kasubag Humas Polresta Bogor Kota, AKP Syarif Hidayat menuturkan, jenazah Sueb telah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor.

“Penyebab kematian masih dalam visum dokter, namun gejala umum sepertinya jantung,” bebernya.

Asyik Cari Kerang, Dua Orang Hilang di Danau Situsari Cileungsi

BOGOR DAILY- Danau Situ Sari, bekas galian liar di Kecamatan Cileungsi, memakan korban. Dua warga Depok dinyatakan tenggelam saat mencari kerang.

Kapolsek Cileungsi Kompol Jaka Muliyana mengatakan, korban belum ditemukan sejak dinyatakan hilang tenggelam pukul 15:20 WIB sore di Kampung Binong, Desa Situsari, Kecamatan Cielungsi, Kabupaten Bogor.

Namun, polisi baru mengetahui salah satu identitas korban yakni bernama Noverli warga RT 06/06, Desa Cisalak, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. “Indetitas korban baru diketahui satu orang, seorang lagi belum diketahui,” katanya.

Menurutnya, korban saat itu sedang mencari kerang. Diduga tidak bisa berenang, akhirnya korban tenggelam ke dasar danau. “Sejak menerima laporan, kami bersama tim penyelamat langsung melakukan pencarian tapi sampai saat ini belum ditemukan,” jelasnya.

Jaka pun menyatakan bahwa pencarian korban akan dilanjutkan tim evakuasi pada pagi ini. “Danau itu bekas galian pasir. Informasi kedalamannya sekitar 30 meter. Besok akan dilanjutkan lagi,” tandasnya.

Pembobol ATM Spesialis Tusuk Gigi Citeureup Diringkus

BOGOR DAILY- Warga Kabupaten Bogor dan sekitarnya diminta waspada jika melihat tusuk gigi di lubang Anjungan Tunai Mandiri (ATM) saat mengambil uang. Modus tersebut dilakukan AS (38) dan HI (45) dalam menjalankan aksi menguras rekening korban. Berkat bantuan CCTV akhirnya kedua pelaku berhasil diciduk Polres Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky mengatakan, unit Resmob Polres Bogor melakukan penyelidikan berdasarkan laporan warga adanya pencurian modus mengganjal ATM. dilakukan olah TKP dan memeriksa saksi termasuk CCTV. Senin (30/10), sekitar pukul 19:30 WIB pelaku pertama HI berhasil di tangkap di Kecamatan Citeureup, setelah dilakukan pengembangan akhirnya pelakuan lainnya AS berhasil di tangkap di rumah kontrakannya yang berada di wilayah Kecamatan Tamansari.

Pelaku dan barang bukti dilangsung dibawa ke Mapolres Bogor. “Modusnya, mereka menunggu korban di ATM BRI depan minimarket Superindo Cikaret, Kecamatan Cibinong. AS bertugas berada di belakang korban. Sebelumnya, mesin sudah diganjal dengan tusuk gigi sehingga tidak bisa digunakan, lalu berpura-pura membantu korban. Saat korban lengah, kartu ATM korban ditukar,” katanya.

Setelah mendapat kartu ATM korban, pelaku AS pergi dan berganti dengan tersangka lain yakni HI yang bertugas mengalihkan perhatian serta berperan mengecek nomor pin ATM korban. Setelah dapat nomor pin korban, keduanya bertemu di Indomaret Cikaret dan langsung menguras uang yang ada di ATM korban.

“Pelaku mengakui melakukan pencurian dengan modus serupa sebanyak 30 kali di wilayah Bogor dan sekitarnya,” ujarnya.

Polisi menyita barang bukti berupa 20 ATM, lima buku tabungan, dua dua tusuk gigi, dua gunting , lem Aibon, satu senjata airsoft dan kendaraan roda empat. keduanya kini dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. “Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana paling lama tujuh tahun penjara,” katanya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bogor AKP Bimantoro Kurniawan menambahkan, dari 30 aksi yang dilancarkan, kedua pelaku berhasil mengumpulkan uang puluhan juta rupiah. Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk menyelidiki adanya tersangka lain.

“Kami menduga aksi mereka sudah lama. Ini sedang kami dalami. Mereka cenderung berkelompok. Masih penyelidikan,” ujarnya.

Bimantoro menjelaskan, salah satu tersangka sering disebut dukun oleh lingkungansekitarnya. Tak heran jika polisi juga menyitabarang bukti benda-benda klenik. Ada beberapakeris, kemudian lukisan Nyi Roro Kidul dan kendi.Berdasarkan keterangan para tetangga, AS kerap menerima tamu dari luar yang ingin ’berobat’ kepadanya. ”Informasinya dia dukun untuk pengasihan,” katanya.

Selain itu, polisi juga menyita sepucuk airsoft gundari AS. ”Pengakuannya airsoftgun itu buat jaga diri saja,” tambahnya.

Heboh, Model Cantik Widuri Agesty Ini Masuk Katalog Alexis

0

BOGOR DAILY – Nama Widuri Agesty mendadak ramai jadi buah bibir. Ini menyusul beredarnya foto sekaligus namanya yang masuk katalog model Alexis.

Tak terima dengan kabar yang telah beredar luas di media sosial, model yang pernah mengikuti ajang Miss Celebrity 2011 ini langsung mencak-mencak di Instagram.

Model berusia 22 tahun ini mengaku geram lantaran foto dirinya masuk katalog model Alexis. Ia pun menampik kebenaran hal tersebut. Bahkan, ia melaporkan oknum yang membuat katalog model Hotel Alexis ke pihak kepolisian.

“Woyy lihat aja orang yang iseng bikin ini bakalan saya cari sampe dapet!! siap siap aja ya,” tulis Widuri Agesty di Instagram.

Mantan kekasih Jupiter Fortissimo ini juga berpesan kepada pengikutnya untuk tak mempercayai katalog tersebut. Dalam hal itu juga ia mem-posting kartu namanya dengan memperlihatkan lokasi pekerjaannya.

“Anw guys buat kalian yang dapet katalog sampah yang ada saya nya itu please be smart. Bukannya sombong tapi kerjaan seperti itu impossile banget bisa hidupin saya seperti sekarang ini,” kata Widuri Agesty.

“Nih baru kerjaan saya!! @royalbrewhousejakarta. Buat orang yang bikin itu katalog sampah siap siap aja saya udah tau lokasi kediamannya!! siapin koper gih tar lagi tercyduk loh,” tambahnya.

Sekadar diketahui, beredarnya katalog itu ramai setelah pihak Alexis memberi keleluasaan bagi pewarta untuk menjelajahi seluruh lantai yang ada di bangunan yang diduga jadi tempat prostitusi.

Setelah banyak yang tahu tentang suasana Hotel Alexis, beredar pula katalog berisi wajah wanita yang diduga sebagai wanita pengibur. Hal ini bocor dari media sosial yang disebarkan melalui grup ke grup.

Dalam katalog yang berformat pdf dan berisi 26 halaman ini, menyebutkan nama, tinggi-berat badan dan ukuran payudara dari si wanita. Bahkan yang mengejutkan tertera wanita yang berprofesi sebagai pramugari dan model cantik Widuri.

Diduga banyak wanita dari berbagai profesi, namun lebih banyak dari kalangan dunia modeling.

Namun, soal katalog model Hotel Alexis itu sendiri belum mendapat konfirmasi dari pihak hotel maupun kepolisian. Kebenarannya pun memang masih belum bisa dipertanggungjawabkan.

Tarif Tol Borr Sentul-Yasmin Bakal Dipatok Rp10 Ribu

0

BOGOR DAILY-Proyek pembangunan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi II B yang menghubungkan Kedungbadak-Simpang Yasmin terus dikebut sesuai rencana. Proyek ini akan rampung pada akhir Februari 2018.

Saat ini PT Marga Sarana Jabar (MSJ) selaku pengelola jalan bebas hambatan itu telah melakukan hitung-hitungan untuk tarif tol tersebut. Direktur Utama PT MSJ Hendro Atmojo mengatakan,

jika pembangunan Tol BORR seksi II B selesai, pihaknya akan mengenakan tarif Rp10 ribu kepada setiap mobil yang melintas. “Itu berlaku dari pintu masuk Sentul sampai keluar Yasmin,” kata Hendro di peresmian tiga Gardu Tol (GT) di gerbang Tol Sentul Barat, kemarin.

Namun sebelum itu diterapkan, pihaknya harus mendapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan. “Kalau secara hitung-hitungan memang tarifnya Rp10 ribu, tapi nanti harus menunggu persetujuan dari kementerian dulu,” jelasnya.

Setelah proyek jalan seksi II B rampung, pembangunan jalan tol sesi 3A sepanjang 3,8 kilometer akan dilanjut tahun depan mulai ruas Yasmin hingga Semplak. Hendro menargetkan ruas Yasmin-Semplak dikerjakan sekitar Mei 2018 mendatang. “”Sekarang sedang penlok (penetapan lokasi). Nanti Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang melakukan pembebasan lahan. Kami juga akan koordinasi dengan PPK (pejabat pembuat komitmen) terkait lanjutan jalan tol ini,” kata Hendro.

Project Manager PT Wijaya Karya Tbk, Ali Afandi mengatakan, kemajuan pembangunan jalan tol layang segmen 2B sepanjang 2,65 km, kini baru mencapai 62 persen.

Meskipun ada kendala utilitas dan traffic di sekitar proyek, dia optimistis pengerjaan tol layang rampung Februari mendatang.

“Sebagian besar box greder dari dua arah sudah terpasang. Di zona 1 sudah terpasang 15 bentang dan zona 2 ada 6 bentang. Pemasangan greder juga sudah melewati Simpang Yasmin,” tutur Ali.

Untuk mencapai target pembangunan, tambah Ali, pemasangan greder juga dipercepat dari jadwal sebelumnya. “Target awal 1 bentang 10 hari dipercepat jadi 7 hari,” kata dia. Pembangunan Lingkar Luar Bogor dibagi menjadi tiga bagian. Yaitu sesi 1 sepanjang 3,8 km dari Sentul Barat hingga Kedunghalang.

Kemudian Seksi 2A dan 2B sepanjang 4,1 km menghubungkan Kedunghalang hingga Simpang Yasmin. Setelah itu dilanjutkan hingga ke Simpang Salabenda atau Semplak.

Sesi 1 adalah ruas jalan tol Sentul Selatan – Kedunghalang sepanjang 3,85 kilometer dan telah beroperasi sejak November 2009. Sedangkan sesi 2 dibagi atas dua segmen, yakni segmen 2A Kedunghalang-Kedung Badak yang telah beroperasi sejak Mei 2014 lalu sepanjang 1,95 km, dan segmen 2B sepanjang 2,65 km yang kini tengah dikerjakan mulai dari Kedunghalang hingga Simpang Yasmin.

Gara-gara Utang Rp100 Ribu, Istri Tetangga Dicekik dan Dibakar

BOGOR DAILY- Hanya karena perkara sepele, seorang perempuan bernama Maryani (19), warga Tenjo, Kabupaten Bogor, dibunuh dengan cara mengenaskan. Tubuhnya yang ditemukan dalam keadaan gosong pada Selasa (24/10) lalu bukan korban kebakaran karena korsleting listrik, melainkan sengaja dibakar.

Terbakarnya jasad Marni dalam rumahnya di Kampung Blok Empang, RT 05/01, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, akhirnya terkuak. Marni bukan korban kebakaran, tetapi sengaja dibunuh akibat utang suaminya, Hanafi (35), yang tak kunjung dibayar.

Adalah Mursin alias Ucin, pemuda berusia 25 tahun itu tega menghabisi nyawa Marni karena kesal utang suaminya sebesar Rp100 ribu tidak dibayarkan.

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa suami korban pernah memakai jasa servis televisi kepada pelaku yang tak lain tetangganya sendiri. Namun, uang jasa Rp100 ribu itu tak kunjung diberikan. Pelaku pun akhirnya mendatangi rumah korban untuk menagihnya.

“Saat didatangi, korban sendirian di rumah karena suaminya kerja. Saat itulah pelaku menagih utang servis televisi,” kata Kanit Reskrim Polsek Parungpanjang AKP Budi Santoso kepada Metropolitan, Jumat (3/11).

Sayang, Marni tak bisa memberikan uang yang ditagih pelaku. Pelaku pun kalap dan mengancam akan memperkosa korban. “Korban langsung teriak, sedangkan pelaku panik hingga mencekik korban,” beber Budi berdasarkan keterangan pelaku.

Selanjutnya, pelaku menyeret Marni ke kamar. Untuk menghilangkan jejak, pelaku pun sengaja membakar kasur korban dengan korek api yang dipakainya untuk menyalakan rokok. “Kemudian pelaku meninggalkan rumah dengan kondisi korban terbakar,” urai Budi kepada Metropolitan.

Sebelumnya warga sekitar mengira bahwa insiden terbakarnya rumah Marni karena korsleting listrik. Namun setelah Polsek Parungpanjang melakukan olah TKP dibantu Muspika Tenjo, petugas menemukan kejanggalan.

Yadi dan Angun, dua warga yang dimintai keterangan petugas saat kejadian mengaku melihat api menjalar dan membakar rumah korban. Mereka pun lalu meminta pertolongan warga setempat.

Karena api semakin lama semakin membesar, warga pun kesulitan memadamkannya. Selain itu, di lokasi pun tidak tersedia air. “Jadi waktu kebakaran, Pak Hanafi sedang di luar. Begitu datang, bilang istrinya berada dalam rumah yang terbakar itu. Karena api belum bisa dipadamkan, istri korban yang ada di dalam rumah tidak bisa tertolong,” ujar Budi.

Setelah api mulai padam, suami korban dan warga setempat berusaha masuk. Dalam waktu bersamaan, petugas Polsek Parungpanjang tiba di lokasi dan upaya evakuasi pun dilakukan. Saat itulah diketahui bahwa korban sudah meninggal dunia. Jasadnya lalu dibawa ke rumah orang tuanya di Kampung Garobog, Desa Singabangsa, Kecamatan Tenjo, untuk dikebumikan.

Rencananya, Senin (6/10) pekan depan, jasad korban akan diautopsi. “Pelaku dijerat Pasal 351 Ayat (3) Jo 388 Jo 340 KUHP dengan ancaman 20 tahun  penjara,” tandasnya.

Catat ya! Tol Becakayu Gratis Selama Tiga Minggu

0

BOGOR DAILY- Pasca peresmian Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), pihak operator bakal menggratiskannya selama tiga pekan ke depan.  “Tidak ada transaksi dulu selama dua hingga tiga pekan ke depan pascapengoperasian hari ini,” kata Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero), M Choliq, di Bekasi.

Menurut dia, kebijakan itu dikeluarkan oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) selaku operator Tol Becakayu yang juga merupakan anak perusahaan PT Waskita Karya (Persero).

Keputusan itu dilakukan karena pihak perusahaan masih menunggu Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tentang penetapan tarif. “Penggratisan ini berlaku sampai ada aturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” ujarnya.

Choliq mengaku belum bisa berspekulasi soal besaran tarif tol tol yang nantinya akan dibebankan kepada pengendara. Namun Choliq mengungkapkan bahwa besaran tarif yang semula diwacanakan mencapai kisaran Rp1.100 per kilometer dari total panjang Tol Becakayu 23,8 kilometer.

“Beberapa waktu lalu pernah diwacanakan bahwa besaran tarif sebesar Rp1.100 per kilometer. Saya tidak tahu kalau soal besaran tarif pastinya, sampai nanti muncul keputusan resmi pemerintah,” katanya.

Dikatakan Choliq, nilai investasi dalam proyek pembangunan tol Becakayu seksi 1B-1C sepanjang 8,4 kilometer yang diresmikan hari ini mencapai Rp7 triliun.

Sementara itu Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, operasional Tol Becakayu diproyeksikan bisa membangkitkan sektor perekonomian masyaraklat setempat dan dunia usaha.

“Kemacetan yang selama ini menghambat investasi akan bisa teratasi dengan adanya tol baru ini. Efek positifnya akan ada bangkitan ekonomi di kawasan sekitar, termasuk Kota Bekasi,” katanya.

Ada Tambahan 3 Gardu Tol Di GT Sentul Barat

0

BOGOR DAILY-Guna meminimalisir dan menghindari adanya antrean kendaraan di Gerbang Tol (GT), PT Marga Sarana Jabar (MSJ) menambah tiga gardu di GT Sentul Barat, Bogor Outer Ring Road (BORR).

Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar (MSJ), Hendo Admojo menuturkan, ketiga gardu tol tersebut diperuntukkan pembayaran non tunai.

“Ya kan sejak 31 September kemarin sudah 100 persen menggunakan e-Tol, jadi gardu yang dibuat memang untuk non tunai,” ujar Hendro, Jumat (3/11/2017).

Dijelaskannya bahwa tiga gardu tol tersebut lebih dikhususkan untuk kendaraan yang bermuatan banyak.

“Jadi dua gardu untuk kendaraan seperti bus, truk, sedangkan satunya untuk kendaraan golongan I seperti mobil pribadi,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan adanya tambahan tiga gardu itu, maka efisiensi waktu pengendara dalam melakukan transaksi lebih cepat 50 persen.

“Iya jadi kemungkinan adanya antrean di gerbang tol itu sangat kecil,” ucapnya.

Selain menambah tiga gardu tol, dalam kesempatan itu pun Hendro menjelaskan, pihaknya baru saja membuat U Turn di kawasan Tanah Baru.

“Sekaligus dibuat u turn kemudian juga di sisi jalan langsung kita tanami pohon-pohon,” tandasnya.

Pakai Plat Thailand, Lima Motor Disita Polres Bogor

BOGOR DAILY-Polres Bogor mengamankan lima motor yang menggunakan pelat nomor Thailand saat operasi Zebra. Penangkapan itu dilaksanakan di sekitar Puncak dan Cibinong Bogor.

“Selama 3 hari pelaksanaan operasi zebra, Polres Bogor telah melaksanakan penilangan sebanyak hampir 3.500-an tilang. Yang unik sejak tanggal 1 November ini adalah penangkapan kendaraan yang menggunakan plat Thailand,” kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama kepada wartawan, Jumat (3/11/2017)

Hasby mengatakan pengendara motor berpelat Thailand itu merupakan pelajar. Lima sepeda motor itu kemudian disita polisi.

“Penangkapan sendiri dilaksanakan di sekitaran Puncak dan Cibinong, Bogor. Rata-rata yang ditangkap adalah para pelajar dan para pemuda tanggung. Polisi bersikap tegas dengan menahan kendaraan dan meminta untuk mencopot plat tersebut,” ujarnya.

Hasby menambahkan penggunaan pelat kendaraan Thailand itu sendiri jelas melanggar aturan TNKB (pelat nomor) yang diatur pada pasal 280 UU nomor 22 tahun 2009. Ancaman pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp 500 ribu.

Dia pun mengimbau agar para orang tua selalu mengingatkan anaknya agar tertib berkendara. Hasby mengingatkan agar pelat modifikasi tak digunakan.

“Para orang tua agar lebih intensif melihat perilaku anaknya yang menggunakan pelat yang tidak benar, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mengganti pelat TNKB yang sah dengan yang modif, dan lebih tertib berlalu lintas karena perilaku kendaraan kita yang salah akan menyebabkan kecelakaan,” pesan Hasby.

1380 Pengendara di Bogor Kena Tilang

BOGOR DAILY- Satlantas Polres Bogor mejaring ribuan pengendara dalam operasi zebra yang digelar di wilayah hukum Polres Bogor.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama menuturkan, sejak hari pertama operasi zebra digelar sudah 1.380 pengedara diberikan sanksi tilang karena melakukan pelanggaran.

“Itu baru hari pertama saja, Polres Bogor termasuk yang tertinggi se-Jawa Barat dalam penindakan tilang,” ujarnya

Menurutnya, saat ini masih minimnya kesadaran pengedara untuk berlaku tertib saat dijalanan. Terlebih, kata dia, dapat menyebabkan kecelakaan seperti berkendara melawan arus dijalan raya, serta tidak memakai helm berstandar nasional untuk keselamatan saat berkendara.

“Bukan hanya yang tidak memiliki kelengkapan surat, tapi yang nekat melawan arus pun kami beri sanksi tilang. karena selain membahayan nyawanya juga membahayakan nyawa orang lain,” terangnya.

Operasi zebra yang digelar serentak oleh aparat kepolisian ini berlangsung selama 14 hari yakni sejak tangga 1 hingga 14 November 2018.

Ia mengimbau, para pengendara untuk tertib berlalu lintas dengan membawa kelengkapan suart kendaraan, memakai helm serta tidak melawan arus dijalan raya. “Operasi ini untuk meminimalisir angka kecelakaan dijalan raya dan menyadarkan pengendara untuk tertib berlalu lintas,” tandasnya