Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8916

Pembuat Berita Hoax Soal Demo Angkot Diburu Polisi Bogor

0

BOGOR DAILY-Polresta Bogor Kota memburu pembuat pesan soal aksi demo sopir angkot  di Kota Bogor.

Menurut Kasubag Humas Polresta Bogor Kota, AKP Syarif Hidayat pembuat pesan yang beredar lewat pesan WhatsApp tersebut dapat dijera menggunakan UU ITE.

“Ya soalnya kan sudah menyebar info hoax, masuk dalam Undang-undang ITE,” katanya.

Dia menuturkan bahwa hingga saat ini belum ada pemberitahuan resmi baik tertulis maupun tak tertulis kepada Polresta Bogor Kota terkait rencana aksi demo tersebut.

“Tidak ada laporan kepada Polresta Bogor Kota, Dishub Kota Bogor ataupun Organda, informasi yg berkembang saat ini dianggap berita hoax,” katanya.

Adapun isi dari pesan broadcast di WhatsApp mengenai rencana aksi demo sopir angkot sebagai berikut:

“Sekilas Informasi buat semua..

hari Senin & Selasa akan ada demo besar2an semua angkot..

Yg punya saudara atau tmn2 yg anak2nya sekolah tolong diinfokan. Krn semua trayek demo.

Utk yg pnya toko hati2 lbh waspada aja, info dari Polres dan Dishub

Menurut Polres bakal byk preman yg ikut di dalamnya jdi tolong lbh waspada.” 

Satu Lagi Pelaku Duel ‘Gladiator’ Masih Diburu Polisi

0

BOGOR DAILY-Polisi masih memburu pelaku kelima terkait tewasnya Hilarius Christian Event Raharjo yang berduel ala gladiator di Bogor. Polisi kini melkaukan pengejaran di luar Bogor karena pelaku diduga sudah pindah tempat tinggal.

“Iya, betul masih. Masih dicari sama anggota saya, menggunakan IP, semua masih dikejar. Sudah nggak ada di Bogor lagi dia,” ucap Kapolresta Bogor Kombes Ulung Sampurna, Minggu (24/9/2017).

Polresta Bogor juga bekerja sama dengan kepolisian daerah lain. Namun, Kombes Ulung tidak mengungkap di daerah mana tepatnya pelaku disinyalir keberadaannya. “Iya, (posisi) masih di Jawa. Update-nya mungkin besok (hari ini, red.),” terangnya.

Empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan resmi ditahan yakni BV, HK, MS dan TB. Hingga saat ini belum ada pengajuan penangguhan penahanan dari pihak keluarga atau kuasa hukum para tersangka. Karena statusnya masih pelajar, penanganan keempatnya menggunakan UU Perlindungan Anak.

“Iya, tetap masih di bawah umur. Kita kan menggunakan UU Perlindungan Anak ya,” kata Kombes Ulung.

Dari hasil pemeriksaan, peran keempat tersangka sudah jelas perannya dalam kasus ini. BV berduel dengan Hilarius. MS berperan sebagai wasit, serta HK dan TB yang berperan mencari tempat dan memerintahkan Hilarius menjadi peserta duel.

Hilarius yang merupakan siswa kelas X SMA Budi Mulia Bogor tewas setelah berduel dengan BV siswa SMA Mardi Yuana. Keduanya dipaksa berkelahi ala gladiator di Taman Palupuh, Tegal Gundil Bogor. Dari hasil autopsi ditemukan luka robek sepanjang 4 sentimeter di bagian ulu hati yang diduga menjadi penyebab kematian Hilarius.

TKP Jembatan Tol Bocimi yang Ambruk Dulunya Kuburan

BOGOR DAILY-Pasca robohnya jembatan overpass Tol Bocimi di Kampung Tenggek, Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat (22/9) lalu, lokasi proyek sempat sepi dari pekerja. Patahan beton sepanjang 34 meter, yang menimpa tiga orang pekerja pun belum diangkat.

Kesaksian warga sekitar dan pekerja proyek, kejadian terjadi saat para pekerja melepaskan tali seling crane dari beton dengan berat lebih dari 100 ton itu. Beton sebelumnya telah terpasang pada dua sisi tiang penyangga, namun tiba-tiba roboh hingga menimpa tiga orang pekerja dan menewaskan satu diantaranya.

Kapolsek Caringin, AKP Fitra Juanda menerangkan, pasca kejadian yang terjadi sekira pukul 17.30 WIB itu, jajarannya langsung menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi pun telah meminta keterangan lima orang saksi yang ada di TKP. Namun, kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kejadian tersebut.

“Sambil menunggu hasil pemeriksaan, kesimpulan sementara ini kami anggap sebuah musibah. Keluarga dari korban pun tidak melaporkan kejadian ini ke kepolisian,” kata Fitra.

Salah seorang warga, Amin (53) mengatakan, proyek pemasangan beton baru dilakukan beberapa hari terakhir. Amin menambahkan, di sekitar lokasi dulunya terdapat makam tua sebelum dipindahkan karena kena gusur proyek Tol Bocimi.

“Memang disitu dulu kuburan. Lumayan banyak sih makam keluarga tapi bukan TPU. Sudah dipindahkan juga. Kalau makam siapa saya juga gak jelas makam lama soalnya,” ungkap Amin.

Ada 3 Bus Terbakar di Kemayoran…

0

BOGOR DAILY-Kepulan asap tampak membubung dari Gang Kadiman di Kemayoran, Jakarta Pusat. 3 Unit bus terbakar dalam peristiwa ini.

“Ya, betul. Kebakaran di dekat Gedung Kementerian Keuangan Pasar Baru. 3 Unit kendaraan bus (terbakar),” kata Petugas Pusat Komunikasi dan Pengendali Kebakaran, Salam memberi konfirmasi Senin (25/9/2017).

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Pos Karet langsung merespons dengan menerjunkan 5 unit mobil pemadam kebakaran. Laporan ini diterima sekitar pukul 06.30 WIB dan kini api telah padam.

“Sudah, baru selesai (penanganannya), tadi jam 07.10 WIB,” imbuhnya.

Sejauh ini belum diketahui pasti apakah penanganan menyebabkan kemacetan di ruas jalan sekitar atau tidak.

“Saya nggak tahu, karena saya kan nggak di lapangan. Kayaknya sih enggak ya, karen akan nggak terlalu banyak mobil kita,” ucap Salam.

Hingga kini masih belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Petugas masih melakukan penyelidikan

Ini Hasil Lengkap MotoGP Aragon

0

BOGOR DAILY-Marc Marquez tampil sebagai pemenang di MotoGP Aragon. Podium seluruhnya diisi oleh pebalap Spanyol, dengan Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo finis 2-3.

Dalam balapan yang berlangsung di sirkuit Aragon, Minggu (24/9/2017) malam WIB, Marquez baru mendapatkan posisi terdepan di putaran ke-16. Lorenzo jadi pebalap yang memimpin sejak start sampai kemudian dilewati Marquez.

Pedrosa yang start dari posisi enam tampil gemilang melewati pebalap-pebalap di depannya dan finis kedua. Sementara Lorenzo yang menggunakan ban belakang soft, kesulitan mempertahankan laju di fase akhir balapan hingga dilewati Marquez dan Pedrosa.

Marquez finis terdepan, diikutip Pedrosa dan Lorenzo. Sementara itu Maverick Vinales dan Valentino Rossi terlibat pertarungan jelang akhir balapan.

Vinales mengungguli rekan setimnya tersebut dan merebut posisi empat, sehingga Rossi harus puas dengan tempat kelima. Di belakang keduanya adalah Aleix Espargaro, Andrea Dovizioso, Alvaro Bautista, Johann Zarco, dan Pol Espargaro.

Ini hasil lengkapnya

Jokowi Ngasuh Cucu di Minggu Sore, Ini Cerita Liburannya

0

BOGOR DAILY- Libur akhir pekan, segudang kegiatan sudah menanti Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tak cuma agenda resmi, di sela kesibukannya itu Jokowi masih menyempatkan menyapa warga Bogor di Festival Kuliner Jalan Pajajaran Kota Bogor. Bahkan, orang nomor satu di negeri ini juga masih meluangkan waktunya mengasuh cucu kesayangannya, Jan Etes. Berikut cerita sehari Jokowi di libur akhir pekan.

Dengan balutan jaket merah dan kemeja putih serta celana hitam, Jokowi dengan san­tai menyusuri jalur pedestrian Jalan Pajajaran, Kota Bogor. Kebetulan Minggu (24/9) pagi deretan kuliner khas Bogor sudah berjajar untuk memeriahkan acara Gemar Makan Ikan (Gemarikan).

Sekitar pukul 08:00 WIB, Jokowi keluar dari pintu masuk 3 Kebun Raya Bogor dan langsung menyapa warga yang jadi peserta festival kuliner. Meski festival kuliner tersebut belum dibuka, antusias pengunjung rupanya sudah mulai terlihat saat Presiden Jokowi hadir di tengah keramaian acara tersebut. Beberapa pengunjung bahkan rela berdesakan hanya demi melihat dan memotret Presiden Jokowi.­

Menurut Lurah Menteng Heru Sudewo, Jokowi hanya melihat-lihat olahan ikan yang ditampilkan setiap peserta. ”Tadi Pak Jokowi lewat sini cuma lihat-lihat saja,” kata Heru. Heru pun menjelaskan bahwa Jokowi tak sempat mencicipi olahan ikan yang ada di festival kuliner ikan itu. ”Tidak mencicipi, tapi Pak Jokowi memberikan jempol kepada peserta yang menya­jikan beragam olahan ikan di acara ini,” terangnya.

Tak sampai di situ, dari fes­tival kuliner, Jokowi melanjut­kan kegiatannya dengan menghadiri Jambore Peterna­kan Nasional 2017 di Cibubur, Jakarta Timur. Acara itu ber­langsung sejak pukul 10:00 hingga 12:00 WIB. Selain memberi sambutan, Jokowi juga sempat melihat-lihat ternak-ternak bermutu yang ada di lokasi.

Diam-diam, Jokowi juga beternak kambing di Istana Bogor. Bahkan, kini jumlah­nya sudah makin banyak hingga sebelas ekor. Hal itu pun ia ungkap di saat mem­beri sambutan di lokasi jam­bore. ”Sepuluh bulan yang lalu saya beli lima ekor kam­bing, tiga betina dan dua jantan. Setelah sepuluh bulan, sekarang menjadi sebelas kambing. Artinya beranaknya enam,” ujar Jokowi.

Seolah tak ada lelahnya, usai acara, Jokowi beserta rom­bongan tak langsung pulang ke Istana Bogor. Rupanya dia ingin makan siang bersama keluarga. Menurut informa­si yang dihimpun, mobil yang dinaiki Ibu Negara Iriana Jokowi menyusul masuk ke rangkaian. Mereka menuju ke kawasan Kelapa Gading.

Sekitar pukul 12:30 WIB me­reka makan siang. Putra sulung­nya, Gibran Rakabuming Raka, dan keluarga juga ikut makan siang. Tak ketinggalan cucu Jokowi yang merupakan anak Gibran, Jan Ethes, juga ikut.

Di mal itulah Jokowi lagi-lagi menyempatkan diri mengasuh cucunya. Masih memakai busana yang sama, tampak melihat Jan Ethes naik wahana mirip jungkat-jungkit. Tentu saja Jokowi tersenyum memandangi cucunya yang lucu itu. Jokowi tak didampingi rombongan resminya kali ini. Sebagian rombongan yang sebelumnya bersamanya dari Cibubur kembali ke Is­tana Kepresidenan Jakarta.

Robi Syahrir Dukung Turnamen Futsal Karang Taruna Dramaga

BOGORDAILY- Kompetisi yang dibuka oleh Muspika dan dihadiri anggota DPR-RI dan DPRD Kabupaten Bogor itu pun berlangsung meriah di GOR Ciherang, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Sabtu (23/9).

Ketua Karang Taruna Kecamatan Dramaga, Ade Mulyana mengatakan kegiatan Kompetisi Futsal ini untuk mempersatukan para pemuda dan untuk mempererat tali silaturahmi pemuda dan Muspika Kecamatan Dramaga untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober. “Kompetisi ini diikuti 45 Club di Kecamatan Dramaga,”ujar  Ade Mulyana.

Sementara itu Camat Dramaga, Baehaki menyampaikan  kegiatan ini harus dilaksanakan setiap tahun.”Ini positif, selain mencari bibit atlet juga menjalin silaturahmi antar kaula muda,”terang Baehaki.

Lebih lanjut Baehaki mengatakan kedepan bukan hanya Kompetisi futsal saja dieventkan. “Seperti bulu tangkis pencak silat dan lainya yang bersifat positif,”tukasnya.

Hal senada di ditegaskan Robi Syahrir. Menurutnya,berbagai potensi kaum muda harus di diberi wadah yang bersifat positif. Ini agar generasi muda kelak siap menghadapi tantangan masa depan. “Nilai filosofi main sepakbola sangat luas pesan moral nya. Bagaimana generasi muda didik untuk mengikuti kompetisi secara sehat dan fair dalam mencari juara, “imbuh bakal caleg DPRD Kabupaten Bogor ini.

Keluar sebagai juara dalam turnamen Karang Taruna Cup ke 1 adalah ASN FC dari Kecamatan Dramaga. Dengan mengalahkan Baba FC dari Kecamatan Ciomas dengan skor 4-1. Sementara juara ketiga adalah Baba FC setelah dalam perebutan tempat ketiga mengalahkan PGRI Dramaga. (sol)

 

Memaknai Tahun Baru Islam

Oleh: Hj. Ade Yasin, SH, MH

(Calon Bupati Bogor 2018)

Selalu ada nuansa berbeda di setiap peringatan tahun baru Islam di Bogor. Di sudut-sudut jalan kampung dan komunitas remaja, perayaan tahun baru Islam dengan berbagai pesan moral terus berlangsung. Bahkan pawai obor dan berbagai budaya yang lekat di masyarakat terus digelorakan dalam setiap memperingatinya.

Sebagai wakil rakyat, jauh-jauh hari undangan dari warga juga sudah berdatangan untuk saya agar bisa melewatkan pergantian tahun baru Islam secara bersama. Ingin rasanya saya bisa menghadiri semua undangan itu. Namun karena sesuatu yang tidak mungkin, saya memilih beberapa saja. Puncak peringatan tahun baru Islam 1439 Hijriah kali ini saya lewati bersama ribuan masyarakat dan alim ulama di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Banyak refleksi bermakna yang bisa dilakukan dalam memaknai tahun baru Islam. Di antaranya adalah begitu cepatnya berjalanan waktu dan perubahannya. Sang waktu terus berjalan dan berubah dan tidak ada sesuatu yang tidak berubah kecuali perubahan itu sendiri.

Saat ini pun, tak terasa kita telah memasuki tahun baru 1439 Hijriah, tepatnya berada di bulan Muharram. Kata “Muharram” sendiri berasal dari kata “harrama” yang mengalami perubahan bentuk menjadi “yuharrimu-tahriiman- muharraman-muharrimun.

Bentukan “muharraman” berarti yang diharamkan. Apa yang diharamkan? Salah satunya perang atau pertumpahan darah. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat  At-Taubah ayat 36:

“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah sebagaimana disebut di Kitabullah ada 12 bulan sejak Allah menciptakan langit dan bumi, dan terdapat 4 bulan di dalamnya merupakan bulan yang diharamkan”.

Membicarakan bulan Muharram pasti tidak akan lepas dari peristiwa Hijrah-nya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, yakni pada tahun 622 M. Hijrah itu sekaligus menjadi tonggak awal dimulainya kalender Islam. Ini artinya hijrah Rasulullah SAW beserta para sahabatnya ke Madinah telah berumur 1439 tahun. Sebuah peristiwa bersejarah yang patut dikenang dan bisa menjadi proses tranformasi spiritual.

Di dalamnya terkandung makna dan keteladanan untuk sebuah pengorbanan sejati melawan kebatilan sekaligus sikap konsisten mengedepankan kepentingan visi dan misi dari kepentingan apapun. Taruhannya pun tidak main-main, yakni harus berdarah-darah, meninggalkan negeri, harta, sanak saudara dan handai taulan tercinta.

Secara harfiah hijrah ini artinya berpindah. Namun secara istilah ia mengandung dua makna: hijrah makani dan hijrah maknawi.  Hijrah makani artinya hijrah secara fisik berpindah dari suatu tempat yang tidak baik menuju yang lebih baik: dari negeri jahiliyah menuju negeri damai yakni Islam.

Adapun hijrah maknawi artinya berpindah dari nilai yang kurang baik menuju nilai yang lebih baik. Dari kebatilan menuju kebenaran. Dari kekufuran menuju ke-Islaman. Dua makna hijrah tersebut sekaligus terangkum dalam hijrah Rasulullah SAW dan para sahabatnya ke Madinah. Secara “makani” jelas mereka berjalan dari Mekkah ke Madinah menempuh padang pasir sejauh kurang lebih 450 KM. Secara “maknawi”  jelas mereka hijrah demi terjaganya visi dan misi Islam.

Dalam sejarah para rasul juga dekat dengan tradisi hijrah. Semua hijrah tersebut dilakukan atas semangat penegasan loyalitas keimanan yang berujung menuju kepada yang lebih baik atas ridha Allah SWT. Sebut saja misalnya: Nabi Ibrahim. Beliau telah melakukan hijrah beberapa kali dari Babilon ke Palestina, dari Palestina ke Mesir, dari Mesir ke Palestina lagi, semua demi “Risalah Suci”.

Peristiwa hijrah adalah sebuah pengorbanan. Pelajaran lain hijrah menegaskan adanya perseteruan abadi antara kebatilan versus kebenaran. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 147 yang artinya: “Kebenaran itu datang dari Rabb-mu maka jangan sekali-kali engkau termasuk orang yang ragu-ragu”.

Jika rumusan tersebut betul-betul dihayati oleh setiap muslim untuk selanjutnya secara konsisten diterapkan dalam sendi-sendi kehidupan, maka nasib umat ini secara umum akan lebih baik dari sekarang. Sebab, dalam dirinya terdapat potensi yang luar biasa. Yang apabila digali dan di manajemen dengan sungguh-sungguh akan mengantarkan kepada kehidupan kita yang jauh lebih baik, lurus, juga cerah.

Ketidaksadaran akan potensi dirinya akan berdampak kepada pengkerdilan potensi itu sendiri. Sehingga manusia sering tidak berdaya dalam menghadapi persoalan hidup. Bentuk ketidaksadaran akan potensi diri ini bisa bersifat individu atau kolektif. Dalam tataran individu hal itu akan membuat individu yang bersangkutan mengalami kelumpuhan berfikir, kelumpuhan nurani dan kelumpuhan beraksi.

Sedangkan dalam skala kolektif akan menimbulkan kelumpuhan satu bangsa, satu generasi atau satu umat, sehingga akan melahirkan generasi yang mandul. Umat yang rapuh dan bangsa yang stagnan. Padahal Allah sudah memberikan peringatan dalam Al-quran: “Dan janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi jika kamu orang-orang yang beriman”. (QS. Ali Imran:139)

Sering kali kita tidak menyadari bahwa kita memiliki potensi untuk mengatur menjadi “imam” umat lain, menjadi imam peradaban dan budaya. Sesungguhnya Allah membuka kesempatan bagi kita untuk menjadi umat terbaik di mata dunia. Namun, kita sering lupa bahwa Allah memberi kita potensi untuk menjadi umat pilihan. Umat yang dapat mendatangkan kesejukan. Memberikan rasa nyaman. Memberikan keadilan dan menghargai martabat manusia.

Ini akibat keserakahan, ketamakan, iri dengki, hasud dan sebagainya. Kita jauh keluar jalur dari desain Allah. Sehingga akibatnya tidak hanya merugikan diri sendiri tapi juga mengakibatkan kerugian kepada yang lain. Tak hanya itu, agama Islam yang begitu tinggi dan mulia juga menjadi ternoda. Padahal sesungguhnya  Islam itu adalah agama pembawa kedamaian bahkan sebagai rahmatan lil’alamiin.

Saat ini di tengah gaduh politik yang terus mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara, menjadi penting memaknai tahun baru Islam dengan semangat menjaga ukhuwah Islamiyah, Basariah dan Madaniah. Kita harus mulai dari diri kita (ibda’ binafsik) selanjutnya kesadaran individual harus bermetamorfosis menjadi kasadaran kolektif. Menjadi kesadaran umat. Sehingga mampu menempatkan diri pada tempat yang seharusnya.

Umat Islam Indonesia harus memahami makna hijrah secara makro. Hijrah bukan hanya pindah dari suatu tempat ke tempat lainnya. Tapi makna hijrah secara luas adalah perubahan, termasuk perubahan pola pikir dalam menempuh perjalanan hidup di dunia ini. Wallahualam bishawab (*)

 

 

 

Mengerikan! Komplotan Misterius Semprot Cairan Bebahaya

0

BOGOR DAILY-Sebanyak enam orang luka-luka akibat disemprot cairan berbahaya oleh sekelompok pria di sekitar pusat berlanjaan di London Timur, Inggris.

Dilansir dari Reuters, Minggu (24/9/2017), pihak kepolisian setempat mengatakan serangan tersebut terjadi di pusat perbelanjaan Westfield, Stratford. Ada sekelompok pria yang tiba-tiba saja menyemprotkan cairan dari zat berbahaya tersebut.

“Sejumlah orang, diketahui 6 orang, dilaporkan terluka di lokasi yang berbeda. Kami masih menunggu keterangan lebih lanjut,” ujar polisi metropolitan london.

Sementara itu, pihak kepolisian menyebut serangan tersebut bukanlah teror. Satu orang yang diduga adalah pelaku penyerangan ditangkap polisi.

Ambulans dan petugas medis langsung dikerahkan ke lokasi insiden untuk membawa korban serangan tersebut.

Wali Kota Cilegon Resmi Ditahan di Rutan KPK

0

BOGOR DAILY-Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap. Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan Iman akan ditahan di Rutan KPK selama 20 hari ke depan.

“TIA (Tubagus Iman Ariyadi) akan ditahan di rutan KPK,” ujar Febri kepada wartawan, Jumat/Sabtu (23/24/9/2017).

Untuk keempat lainnya di tahan ke rutan yang berbeda. ADP (Ahmad Dita Prawira) Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal ditahan di Pomdam Jaya Guntur.

Sedangkan untuk EWD (Eka Pandoro Dahlan) Proyek Manager PT BA (bukan PT Bukit Asam) dan H (Hendry) dari pihak swasta akan ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat. BDU (Bayu Dwinanto Utomo) sebagai Legal Manager PT KIEC ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur.

Untuk TDS (Tubagus Donny Sugih Mukti) sebagai Direktur Utama PT KIEC belum ditaha. Para tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan.

“Belum (TDS ditahan). Para tersangka ditahan 20 hari pertama,” ucap Febri.

Sebelumnya diberitakan, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah orang di Banten pada Jumat (22/9). OTT itu diduga terkait perizinan kawasan industri di salah satu kota di Banten.

Iman bersama 5 orang lain ditetapkan sebagai tersangka suap oleh KPK. Iman dan dua orang lain menjadi tersangka penerima.

“KPK meningkatkan status ke penyidikan dan menetapkan 6 tersangka, yaitu diduga sebagai penerima TIA, ADP, dan H,” kata Basaria dalam jumpa pers di gedung Merah Putih, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (23/9)