Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 8915

Wow… Pelatih Fitnes di Bogor Nyambi Jualan Sabu

BOGOR DAILY-Sa­tuan Narkoba Polres Bogor Kota kembali menangkap sejumlah pengedar nar­koba yang beroperasi di Kota Bogor. Dalam kurun waktu Agustus hingga September 2017, seti­daknya ada sebelas ter­sangka yang ditangkap dari berbagai kasus nar­koba. Di antaranya pere­daran sabu-sabu yang dilakukan SB (48) sopir online dan RT (45) pelatih fitnes.

Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Agah Sonjaya mengatakan, dari sebelas pelaku, dua di antaranya pengedar narkoba yang sudah beraksi cukup lama. Dari penangkapan itu, Agah menyita 36,5 gram sabu dari dua tersangka. “Awalnya mereka mengaku sebagai pengguna, tapi karena kebu­tuhannya tak mencukupi akhir­nya mereka mengedarkan juga,” ujarnya.­

Dalam penangkapan SB, Agah mengaku saat itu SB ditangkap di rumahnya, Kampung Sawah, Kecamatan Limo, Kota Depok. SB sendiri sudah menjadi tar­get operasi, karena diduga sering mengedarkan narkoba di wilayah hukum Polresta Bogor Kota. “Ketika ditangkap kita juga menemukan air soft­gun dan menyita barang buk­ti sabu 11,5 gram dalam lima bungkus plastik klip dan satu bungkus kecil ganja,” terangnya.

Selain menjadi pengedar, SB juga bekerja sebagai sopir angkutan online. Karena pro­fesinya itu, Agah menduga banyak pemakai narkoba yang memesan delivery online kepada SB. “Bisa saja itu ter­jadi, apalagi pekerjaannya sopir angkutan online,” pa­parnya.

Hal serupa dialami RT, pela­tih fitnes di kawasan Bogor Utara. Dengan tubuh kekar dan berotot, RT tertunduk saat di­tanya polisi terkait peredaran narkoba yang dilakukannya. “RT pengguna juga, karena harga sabu ini cukup mahal. Untuk menutupi kebutuhan­nya, RT akhirnya menjual juga,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kompol Ulung Sampurna Jaya menjelaskan, tingginya peredaran narkoba di Kota Bogor, karena Bogor merupakan perlintasan dari satu kota ke kota yang lain. Sehingga peredaran narkoba cukup tinggi. “Lokasi Kota Bo­gor ini diapit dua kota, sehing­ga kita harus mengantisipasi peredarannya,” jelasnya.

Para tersangka pun, menurut Ulung, dijerat Pasal 114 Ayat (2) subsider 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narko­tika dengan ancaman pidana paling lambat 6 tahun penja­ra dan paling lama 20 tahun penjara dan denda Rp1 mi­liar.

Surat Bodong Golkar Mencuat, Dedi Mulyadi Loncat ke PDIP?

0

BOGOR DAILY-Munculnya surat bodong dukungan DPP Golkar ke Ridwan Kamil (RK) membuat internal Golkar jadi goyang.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat (Jabar) MQ Iswara tak menampik bahwa kemunculan surat tersebut memicu perpeca­han di internal Golkar. Apalagi sejak beredar surat dukungan palsu tersebut, di sejumlah daerah sudah muncul riak-riak. ­

Iswara menduga ada kesenga­jaan dari oknum dalam mau­pun luar partai yang menyebar­kan surat tersebut untuk tu­juan memecah soliditas Partai Golkar jelang Pilkada 2018. ”Dengan adanya surat itu, membuat potensi perpecahan di tubuh internal DPD Golkar Jabar,” kata Iswara.

Tim kuasa hukum DPD Gol­kar Jabar akhirnya melaporkan pihak yang menyebarkan surat tersebut dengan Undang-Undang Informasi dan Tran­saksi Elektronik, kemarin.

Ketua Biro Hukum DPD Gol­kar Jabar Hotma Agus Sihombing mengatakan, laporan tersebut dilakukan untuk mengetahui dan menindak siapa yang per­tama kali menyebarkan Surat Keputusan tersebut. Dengan beredarnya surat tersebut, Hotma mengatakan, DPD Gol­kar Jabar sangat dirugikan dan terganggu.

”Kami menyerahkan kepada kepolisian untuk mengusut siapa yang pertama mengup­load berita bohong itu,” ujar Hotma setelah membuat la­poran di Polda Jabar (25/9).

Sementara di tengah kemun­culan surat bodong beredar kabar bahwa Dedi Mulyadi akan loncat ke PDIP. Sebab, posisi Dedi Mulyadi di Golkar sebagai salah satu bakal calon gubernur dianggap tak jelas.

Dedi Mulyadi menyambut baik sinyal positif yang dibe­rikan partai berlambang ban­teng moncong putih itu. Bu­pati Purwakarta ini berharap peluang itu bisa terwujud dalam sebuah dukungan resmi dalam waktu dekat.

”Terima kasih kepada PDIP yang memberikan apreasisi bagi saya untuk memberikan kontribusi perkembangan de­mokrasi di Jabar. Mudah-mu­dahan ruang itu bisa segera terwujud,” kata Dedi saat dihu­bungi via telepon genggam, Senin (25/9/2017).

Ia mengatakan sudah sejak lama intens berkomunikasi dengan DPD PDIP Jabar se­bagai Ketua DPD Golkar Jabar. Buah komunikasi yang dila­kukannya selama ini, kedua partai sepakat bekerjasama dalam pilkada serentak di 16 kabupaten dan kota.

Dia menuturkan namun ker­jasama yang terjalin belum sampai tahap pilkada di kabu­paten dan kota di Jabar. Se­hingga, sambung dia, peluang PDIP dengan Golkar untuk bersama di Pilgub Jabar masih sangat cair.

Korut Sebut AS Mulai ‘Nyatakan Perang’

0

BOGOR DAILY- Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Yong Ho mengatakan, Amerika telah mengumumkan perang terhadap negaranya dan Pyongyang akan melakukan tindakan balasan jika diancam, termasuk menembak jatuh pesawat perang Amerika di wilayah itu.

Ri secara langsung mengaitkan komentar Presiden AS, Donald Trump hari Sabtu di media sosial Twitter dengan ancaman itu.

Menanggapi pidato Ri di Majelis Umum PBB sebelumnya, Trump menulis, “Saya mendengar Menteri Luar Negeri Korea Utara berbicara di PBB. Jika dia menggemakan pemikiran tentang “tukang roket kecil” (maksudnya: Kim Jong Un) itu, tidak lama lagi mereka akan musnah!”

Pada hari Senin (25/9), Menteri Luar Negeri Korea Utara menanggapi. Ri mengatakan kepada wartawan di luar hotelnya di New York.

“Semua negara anggota yang ikut dalam PBB dan seluruh dunia harus secara jelas ingat bahwa AS-lah yang pertama kali mengumumkan perang terhadap negara kita,” tandasnya.

“Kita punya hak untuk melakukan tindakan balasan, termasuk hak untuk menembak jatuh pembom strategis AS, bahkan ketika mereka belum berada di dalam wilayah udara negara kita,” tambahnya memperingatkan.

Juru bicara Pentagon, Kolonel Angkatan Bersenjata Robert Manning mengatakan kepada wartawan, “Jika Korea Utara tidak menghentikan tindakan provokatif mereka, kami (militer) akan memberi pilihan kepada presiden untuk mernghadapi Korea Utara. Kami punya hak untuk terbang, berlayar dan beroperasi di manapun yang diperbolehkan secara hukum di seluruh dunia.”

Pada hari Sabtu, pesawat pembom AS, Lancer B-1B diluncurkan dari Guam, dikawal oleh jet tempur F-16 dari pangkalan AS di Jepang terbang di wilayah udara internasional, melintasi perairan timur Korea Utara.

Bos Lelang Perawan Gila Sejak Kalah Pilkada 2008

0

BOGOR DAILY-Pendiri situs nikahsirri.com, Aris Wahyudi disebut mengalami gangguan kejiwaan. Sang istri, Rani meminta maaf atas perbuatan suaminya yang diklaim gila setelah kalah di Pilkada Banyumas tahun 2008.

“Saya minta maaf kepada semuanya, kepada masyarakat Indonesia saya perwakilan keluarga atas nama suami saya mau minta maaf yang sebesar besarnya,” ujar Rani di kontrakannya di Jalan Manggis Blok A/91, Jatiasih, Kota Bekasi, Senin (25/9/2017).

“Saya hanya ibu rumah tangga biasa yang ditugaskan hanya mengurus anak-anak yang biasa mencari nafkah suami saya. Kalau sampai suami saya ditahan, saya tak tahu ke depannya makan anak-anak satu-dua bulan ke depan selanjutnya saya tak tahu,” lanjut dia.

Rani juga menceritakan tentang kejiwaan suaminya. Menurutnya, Aris dalam kondisi 90% normal dan 10% tidak waras setelah kalah dalam Pilkada Banyumas pada 2008. Selain mendirikan situs untuk lelang perawan dan kawin kontrak, pria yang pernah bekerja di LAPAN itu pernah membuat aplikasi ojek online bernama ‘Nguberjak’ hingga menulis buka.

“Beliau 90% dia normal kalau lagi bareng-bareng, mungkin 10%-nya dia emang gila karena dulu tahun 2008 beliau mengikuti Pilkada Banyumas beliau kalah sampai beliau meluncurkan dan mempunyai keinginan untuk Indonesia bergabung ke Amerika dan dia menulis buku yang judulnya ‘NKRI Kami’,” tutur Rani.

“Kalau tidak salah, saya lupa. Beliau dulu bikin buku ‘Perzinahan Suci’, ‘Tuhan Tiri’, kalau tak salah ya, mohon maaf kalau saya salah juga, sama ‘Gamerika’ dan ‘Panduan Van Java’,” tambah dia.

Mengenai jejak Aris di Pilkada Banyumas 2008, lulusan S1 Essex University di Inggris itu tercatat sebagai calon bupati nomor urut 4. Dia berpasangan dengan H. Asroru Maula, S.Ag.

Dari dokumen ‘Pilkada Banyumas 2008 dalam Angka, Aris tercatat sebagai pria kelahiran Cilacap, 12 Mei 1968. Saat maju Pilkada, Aris berstatus belum kawin. Slogan Aris-Asroru di Pilkada Banyumas 2008 adalah ‘Siap Melaksanakan Perubahan di Banyumas’. Visi Aris yaitu ‘Membangun era baru Banyumas yang maju dan sejahtera’ sementara misinya yaitu ‘Menciptakan pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja’.

Dari 4 pasangan yang ikut Pilkada Banyumas 2008, Aris mendapat suara paling sedikit. Dia hanya mengantongi 96.493 suara atau 10,92%. Mengklaim Aris mengalami gangguan kejiwaan, Rani berharap agar suaminya itu tak ditahan.

“Kalau buat keluarga dia baik, bertanggung jawab untuk ekonomi makanya kalau sampai sekarang bapak ditahan saya bingung juga untuk makan anak-anak saya,” kata Rani.

Menanggapi pernyataan Aris, polisi menyebut belum ada indikasi Aris mengalami gangguan jiwa. Menurut polisi, Aris bersikap normal-normal saja.

“Sejauh ini yang bersangkutan memberikan keterangan nyambung, tidak ada gelagat yang aneh-aneh,” ujar Kanit V Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol James Hutajulu, Senin (25/9/2017).

Menurut James, selama pemeriksaan berlangsung, Aris dapat memberikan keterangan dengan baik. Aris menunjukkan komunikasi yang baik selama penyidik mencecarnya dengan sejumlah pertanyaan.

“Dia menjawab pertanyaan dengan baik, belum ada indikasi mengarah ke gangguan jiwa sih kalau dilihat secara kasatmata,” terang James.

Meski demikian, penyidik mempertimbangkan memeriksa kejiwaan Aris. “Iya nanti kita lihat perkembangannya,” ucap James.

Aris sendiri belum bisa disebut gila bila belum mendapat pemeriksaan ahli. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Psikolog klinis Untung Subroto Dharmawan yang menyebut seorang dapat disebut mengalami gangguan jiwa setelah diperiksa oleh psikiater atau psikolog.

“Seseorang dapat dikatakan mengalami gangguan kejiwaan setelah mendapatkan serangkaian pemeriksaan oleh profesional seperti psikiater atau psikolog,” papar Untung.

Ia mengatakan, seseorang bisa mengalami gangguan depresi ketika merasa tertekan dan tidak nyaman. Misalnya setelah kehilangan pasangan, tidak lulus ujian, atau pun bangkrut.

“Kondisi yang menekan dan tidak nyaman seperti kehilangan pasangan, tidak lulus ujian, usaha bangkrut dll pada sebagian orang bisa menyebabkan perasaan tidak nyaman, cemas, stres dan bisa berkembang menjadi gangguan psikologis lainnya seperti depresi,” ucapnya.

Heboh!Remaja Pakai Kaos Bergambar Adegan Intim. Nih Fotonya

0

BOGOR DAILY- Beredarnya foto remaja yang memakai kaus bergambar porno menggemparkan jagat media sosial kemarin. Dalam foto itu, dua remaja putru berkaus hitam dengan gambar berwarna putih dan tulisan ‘ikeh’.

Kata yang berarti “terus” itu kerap dipakai dalam film porno Jepang. Parahnya lagi, gambar dalam kaus tersebut menunjukkan posisi pasangan yang berhubungan badan.

Salah seorang pemilik kaus itu tak menyangka bahwa baju yang mereka kenakan di area car free day (CFD) Pontianak, Jalan Ahmad Yani, pada Minggu (24/9) tersebut bisa sampai viral di media sosial. Dia menganggap hal itu biasa saja dan tak pernah berpikir bakal diributkan seperti sekarang.

“Saya mewakili kawan-kawan sangat menyesal karena ketidaktahuan kami. Saya minta maaf dan tidak akan mengulanginya,” ungkap remaja yang tak ingin disebutkan namanya itu.

Gadis 17 tahun tersebut menceritakan, kaus itu memang dibuat atas keinginan bersama. Dia dan teman-teman sebayanya yang kebetulan tinggal berdekatan ingin memiliki baju yang seragam. Untuk desain gambar, dia mengatakan awalnya bukan seperti itu.

“Saya dan kawan-kawan kali pertama mengajukan gambar anarki. Tapi, saya nanya lagi ke tukang sablon, apa ada gambar lain yang kira-kira bagus dan tidak sama dengan baju-baju yang lain. Lalu, ditawarkan oleh tukang sablon gambar itu. Cuma, saya juga tidak tahu arti tulisannya,” ujarnya.

Para remaja yang berusia 15-16 tahun dan berasal dari sekolah yang berbeda-beda itu mengaku hanya ingin terlihat beda.

Tahapan Pemilu 2019 Dimulai Bulan Depan, Ini Rinciannya

0

BOGOR DAILY-Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyusun jadwal penyelenggaraan Pemilu serentak tahun 2019. Meski masih 2 tahun lagi, tahapan pemilu sudah mulai dibuka oleh KPU sejak Oktober 2017 tahun ini.

Tahapan awal yakni terkait dengan pendaftaran parpol yang ingin ikut bertarung. Tentu saja parpol yang berhak daftar yang telah terverifikasi oleh Kemenkum HAM. Tahapan ini dimulai pada 3 Oktober sampai 16 Oktober 2017.

Dilanjutkan dengan verifikasi parpol yang akan dilakukan oleh KPU pada 17 Oktober 2017 sampai 17 Februari 2018. Di sini menjadi krusial, bagi para parpol yang ingin ikut pemilu. Sesuai UU Pemilu baru, yang diverifikasi hanya partai belum memiliki kursi di DPR pada 2014-2019. Namun aturan ini tengah digugat ke MK.

KPU akan mengundi nomor urut parpol yang menjadi peserta Pemilu 2019 pada 18 Februari.

Sementara itu, KPU membuka pendaftaran bagi para bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden dimulai pada 4 Agustus hingga 10 Agustus 2018. Para capres dan cawapres yang mendaftar nantinya menjalani sejumlah tes, termasuk kesehatan yang akan diumumkan lolos tidaknya pada 20 September 2018, esok harinya langsung pengundian nomor urut capres dan cawapres.

Untuk anggota legislatif, baik di tingkat pusat maupun daerah, KPU membuka pendaftaran pada 4 sampai 17 Juli 2018. Nantinya akan diverifikasi lebih dulu oleh KPU sebelum menetapkan Daftar calon tetap pada 20 September 2018.

Berikut tahapan lengkap Pemilu serentak 2019 yang diperoleh merdeka.com dari KPU RI, Selasa (26/9):

Ini Lho Model Cantik di Laman Situs Lelang Keperawanan

0

BOGOR DAILY-Laman daring nikahsirri.com yang didirikan dan dikelola Aris Wahyudi, tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, laman tersebut menyediakan layanan nikah siri tak sesuai kaidah dan program lelang keperawanan.

Dalam laman tersebut, sebelum diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Aris memajang foto seorang perempuan dalam halaman muka.

Perempuan tersebut bukan berasal dari Indonesia. Berdasarkan keterangan pengelola laman itu sebelum diblokir, foto perempuan yang dipajang itu adalah model asal Romania bernama Aleexandra Kefren.

“Dengan cara biasa akan sulit sekali mendapatkan pasangan ideal, karena keterbatasan jangkauan dan kenalan. Dengan Nikahsirri.com, maka Anda bisa mendapatkan pasangan ideal yang datang dari berbagai belahan dunia. Seperti yang terjadi pada Aleexandra Kefren dari Romania,” tulis administrator laman tersebut.

Meski menyebutkan nama, pengelola laman nikahsirri.com diduga mencatut foto Kefren tanpa menuliskan sumber asli pemilik gambar tersebut.

Kefren sendiri adalah profesional dalam dunia model. Selain itu, ia juga merupakan sosok kontroversial dan sempat meramaikan pemberitaan dunia internasional.

Sebabnya, Kefren pernah menjual keperawanannya seharga Rp33 miliar. Kekinian, Kefren berkecimpung sebagai model pakaian dalam perempuan.

Nama Aris mendadak sohor setelah meluncurkan laman nikahsirri.com yang kemudian menggegerkan publik. Gara-gara membuat situs yang memfasilitasi nikah siri dan lelang keperawanan, Aris ditetapkan menjadi tersangka.

Aris ditangkap polisi pada Minggu (24/09/2017), karena laman yang dikelolanya dianggap bermuatan pornografi, eksploitasi anak dan perempuan, dan menawarkan lelang perawan.

Laman yang diluncurkan pada 19 September 2017 tersebut sudah memiliki sekitar 2.700 anggota dan 300 “mitra”—orang yang siap dijadikan istri atau suami siri.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan Jayamerta mengungkapkan, mayoritas anggota laman Nikahsirri.com berjenis kelamin laki-laki.

“Ini sementara informasi yang kami dapat yang baru terinformasikan kepada saya sebagian besar member itu adalah laki-laki kami belum mendapatkan member-member (klien) yang berkelamin wanita,” kata Adi di Polda Metro Jaya.

Untuk menjadi anggota, syaratnya membayar uang Rp100 rbu. Setelah ditransfer, pengelola akan memberikan nama alias (username) dan kata kunci (password). 

Rasain! Rampok Minimarket di Gunungputri Ditembak Polisi

BOGOR DAILY-Satreskrim Polres Bogor bersama Unit Reskrim Polsek Gunung Putri menangkap 4 orang perampok spesialis minimarket. Keempat pelaku, A (20), D (21), S (20), dan MAA (20), ditangkap di rumah kontrakan daerah Ciracas, Bekasi, pada Minggu (24/9).

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky, menerangkan saat penangkapan pihaknya menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya adalah 5 golok, 1 airsoft gun, 1 korek api berbentuk pistol, 5 HP curian, dan seperangkat alat hisap sabu-sabu.
“Berdasarkan pengakuan, para tersangka sudah melakukan aksinya sebanyak 2 kali di Bogor dan 1 kali di Karawang,” jelas Dicky
Penangkapan ini, kata dia, bermula dari penyelidikan atas laporan perampokan di Alfamart di Cicadas, Gunung Putri, Bogor. Keempat perampok itu melancarkan aksinya pada Minggu (17/9) pukul 04.00 WIB.
Dicky menerangkan, dalam aksi tersebut 2 orang bertugas menjadi eksekutor dan 2 lainnya menunggu di kendaraan
Sesampainya di TKP, 2 eksekutor langsung masuk ke minimarket. Mereka terus menodongkan pistol serta celurit ke karyawan minimarket.
“Selanjutnya (pelaku) meminta kunci brankas, kemudian pelaku mengambil uang dan benda berharga lainnya, para pegawai minimarket di ikat dan di kurung di ruang brangkas,” kata Dicky.
Dalam pencurian ini para perampok ini mengambil uang tunai Rp 70 juta dan 2 smartphone senilai Rp 8 juta. Pelaku selanjutnya melarikan diri.
Polisi selanjutnya menangkap keempat pelaku. Satu orang diantaranya terpaksa ditembak di bagian kaki lantaran berusaha melarikan diri. Kini, keempat pelaku mendekam di tahanan Polres Bogor.

 

Hasil Rekonstruksi, Korban Duel Gladiator Diseret dan Ditendang

0

BOGOR DAILY-Kepolisian Resor Kota Bogor Kota menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus pertarungan duel ‘gladiator’ yang mengakibatkan tewasnya Hilarius Christian Event Raharjo pada 2016. Dalam rekonstruksi terungkap, pemuda 16 tahun, siswa kelas X SMA Budi Mulia itu tewas pada adegan ke-12.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Bogor Kota Komisaris Ahmad Choyruddin mengatakan reka ulang sengaja digelar di tempat kejadian perkara (TKP) kegiatan “bom-boman” di Taman Palupuh, perumahan Vila Citra, Bantarjati, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

“Agar semua adegan rekonstruksi dapat menggambarkan kejadian sebenarnya yang terjadi saat itu,” kata Ahmad, saat ditemui di lokasi (25/9)

Dalam reka ulang duel ala gladiator tersebut, ada sekitar 14 adegan yang diperagakan oleh keempat orang tersangka, termasuk saksi-saksi dari siswa dan alumnus dua sekolah, yakni SMA Budi Mulia dan SMA Mardi Yuana.

“Ada 14 orang saksi yang kita libatkan dalam rekonstruksi ini, dan empat tersangka yang saat ini sudah ditahan oleh polisi,” kata dia.

Kasatreskrim mengatakan, dari 14 adegan duel ‘gladiator’ yang direka ulang tersebut, diketahui bahwa korban Hilarius meregang nyawa ketika B dari SMA Mardi Yuana memukul dan menendang bagian perutnya. Peristiwa itu terekam dalam adegan ke-12. Sebelumnya, korban juga sempat diseret.

“Terlihat pada adegan ke-12, korban terjungkal setelah dipukul di bagian perut oleh pelaku,” katanya.

 

DPR RI Ngaku Sudah Restui Pengadaan 15 Ribu Pistol Polri

0

BOGOR DAILY- Polri menganggarkan pembelian 15.000 pucuk senjata, termasuk 5.000 dari PT Pindad. Pengadaan senjata ini sudah dibahas bersama dengan Komisi III DPR.

“Sudah tahun Anggaran 2017. Kalau nggak salah sudah jalan,” ujar Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo saat dimintai konfirmasi detikcom, Senin (25/9/2017) malam.

Meski begitu, pria yang akrab disapa Bamsoet ini menyebut pembahasan dilakukan secara global. Sebab Komisi III DPR sebagai mitra Polri tidak berhak ikut terlibat dalam masalah teknisnya.

“Kita nggak masuk ke teknis. Tapi ada kok, jadi senjata untuk Sabhara, Brimob, Polantas, ada semua. Setiap RDP (rapat dengar pendapat) mereka (Polri) laporan. Jadi bukan suatu hal baru dan menghebohkan, karena polisi memang butuh senjata. Itu biasa,” tutur Bamsoet.

Komisi III mengetahui soal pengadaan senjata yang dilakukan Polri ini. Bamsoet juga memastikan, senjata untuk Polri bukan merupakan spek militer.

“Spesifikasinya kan beda. Ada senapan laras panjang juga. Sabhara malah panjang tapi bukan spek militer. Polantas (laras) pendek, Dulu revolver tap sudah pada tua semua. Maka mulai diganti dengan Pindad itu. Bertahap karena nggak bisa langsung semua,” kata politikus Golkar itu.

Sebelumnya diberitakan, Polri juga memesan 5.000 pistol ke Pindad. Ini menyusul kabar BIN yang membeli 500 senjata. Hal itu pernah disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada akhir Juli lalu. Tito menyatakan akan membeli 5 ribu unit senjata api jenis pistol bikinan PT Pindad. Pistol itu nantinya untuk kelengkapan polisi lalu lintas (polantas) dan anggota Sabhara yang kerap menjadi sasaran serangan teroris.jata yang telah mendapatkan izin dari Mabes Polri.

Sebenarnya Tito ingin membeli 10 ribu lebih unit pistol, tetapi menurutnya PT Pindad baru menyediakan separuhnya.

“Saya kemarin tanya kepada Pindad, bisa, mereka punya persediaan kira-kira 5.000 (unit pistol). Kami mintanya kalau bisa di atas 10 ribu ya. Tapi, 5 ribuan kalau nggak salah yang tersedia. Ya kalau ada itu ya kami mau beli semua. Jenis pistol,” kata Tito di Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/7/2017) lalu.

Pengadaan pistol ini akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun 2017. Tito menjelaskan sebenarnya Polri membutuhkan lebih dari 20.000 unit pistol, karena peruntukannya membekali anggota yang bertugas di jalanan sehari-hari.

“(Sumber dana) Anggaran tahun ini, APBN-P. Butuh itu sampai 20 ribuan. (Pembelian di) Pindad ini kan harus selesai anggaran tahun ini. Bukan multiyear. Jadi, untuk tahun ini persediaan mereka 5.000. Mungkin kalau mereka bisa produksi lagi dalam beberapa bulan ini berapa, ya kalau uangnya ada kami beli,” terang Tito.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyebut pihaknya membutuhkan 15.000 pucuk pistol untuk Polantas dan petugas patroli lapangan. Polri juga sudah menganggarkan pengadaan senjata itu.

Pemberian senjata kepada Polantas dan unit patroli sebagai tindak lanjut usulan Kapolri untuk mempersenjatai Polantas pascaaksi teror di Kampung Melayu. Senjata itu nantinya akan dibeli dari PT Pindad.

“Itu sudah dikabulkan (Polantas dipersenjatai). Dikabulkan bahwa 15 ribu ya setara dengan itu ya, anggaran saya kurang ingat, tapi kalau dibelikan senjata bisa dapat 15.000 unit atau 15.000 pucuk tapi dari Pindad kan hanya sanggup 5.000 pucuk jadinya kita yang 10.000 puck harus dapat dari luar. Itu sedang diurus oleh Aslog itu,” jelas Setyo, Senin (25/9).