Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8973

Telegram Diblokir, Ini Aplikasi yang Dipakai Teroris

BOGOR DAILY- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah melakukan pemblokiran terhadap aplikasi chatting Telegram.  Itu dilakukan lantaran para pelaku teror dalam berkomunikasi ‎menggunakan aplikasi tersebut.

Namun, mereka diketahui justru punya cara baru. Menurut Staf Ahli Kemenkominfo, Henry Subiakto para pelaku teror sudah memiliki
aplikasi lain dalam melakukan komunikasi. “Ada aplikasi yang namanya Baas, tapi mungkin ada yang lainnya juga,” ujar Henry saat ditemui di Universitas Pertamina, Jakarta, Sabtu (29/7).

Henry juga mengaku bisa saja para pelaku teror membuat aplikasi chatting lain setelah Telegram diblokir oleh pemerintah. Pasalnya para
pelaku teror ada yang juga ahli dalam bidang IT. Sehingga dalam membuat aplikasi baru tidaklah sulit. “Pelaku teror juga pintar bisa saja buat aplikasi sendiri,” katanya.

Namun demikian, Henry mengatakan pihaknya juga akan terus mencari dan melakukan pemblokiran apabila ada aplikasi chatting yang
digunakan para pelaku teror.”Kemkominfo juga sedang operasi dan belum bisa menyampaikannya.” ungkapnya.

Sekadar informasi, Dirjen Aplikasi dan Informatika Kominfo, Samuel Abrijani Pegerapan mengatakan alasan pemblokiran tersebut karena
ada konten bermuatan radikalisme dan terorisme yang beredar melalui aplikasi Telegram.

Saat ini juga pemerintah telah melakukan pemblokiran ‎terharap 11 domain name system atau DNS Telegram yakni, t.me, telegram.me,
telegram.org, core.telegram.org, dekstop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org,
pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org.

Enggak Kapok, Pamela Duo Serigala Pamer Beginian

BOGOR DAILYPenyanyi dangdut Pamela Safitri lagi-lagi menuai kecaman. Kali ini dikarenakan video goyangan panas yang diunggah ke akun media sosial Instagram pada Jumat (28/7).

Mantan rekan duet Ovi Sovianti di Duo Serigala itu mengupload video yang mempertontonkan goyangan seksinya di akun @pamelaaasafitriduoserigala. Dalam video itu Pamela berjoged bersama seorang teman wanita bernama Dinar Candy.

Tidak kalah dari Pamela, Dinar juga tampil sangat berani saat bergoyang. Dia bahkan sengaja menarik bajunya sampai ke atas dada sehingga bra yang dipakainya tampak jelas. Keduanya asyik bergoyang mengikuti irama musik house.

Video goyangan panas Pamela dan Dinar itu langsung menarik perhatian warganet. Hingga saat ini video itu telah diputar sebanyak lebih dari 63 ribu kali.

Pada kolom komentar juga terdapat sejumlah kritik pedas bagi Pamela dan rekannya itu. “Gak ada kapoknya si @pamelaaasafitriduoserigala iihh, gak punya moral,” komentar @lalaabyan.

“Hadehh jaman sekarang makin gila aja nih, pengin kiamat! Gak sopan banget sih posting kaya gini,” tulis @dheydyn.

“Artis kurang laku banget cari sensasi biar jadi viral lagi,” cetus @cacaaulyaaaa.

“Tobat mbak tobat! Gak kasian apa sama orangtua mbak! Susah ngelahirin ngerwat hingga bsar kyak gini tp anaknya sbuk pamerin aurat. Cari uang ga perlu pamerin dada mbak msh bnyk cara lain dan halal,” komentar @evaliadina.

“Biar apa ky gitu pamer body ap pamer dosa?” ujar @dens_kingers.

Ini Lho Ciri-ciri Teroris Versi BNPT

BOGOR DAILY-Terorisme terus mengancam kedaulatan bangsa. Bahkan keberadaannya yang memberi teror kerap membuat resah masyarakat atau pemerintah. Selama ini setiap ada penangkapan terduga teroris, masyarakat nyaris tidak menyangka orang yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror Polri sebagai seorang teroris dan membahayakan.

Untuk itu masyarakat perlu mewaspadai keberadaan orang-orang tertentu. Bisa saja orang tersebut memiliki ciri sebagai teroris seperti yang dibeberkan oleh Badan Nasional Penggulangan Teroris (BNPT).

Lantas seperti apa ciri-ciri teroris itu? Kasubdit Napi Deradikalisasi BNPT Kolonel Sigit Karyadi‎ mengaku, masyarakat bisa dengan mudah mengenali seseorang apabila menjadi pelaku teror.

Pertama, apabila saat berdiskusi masalah pemerintahan pelaku teror tidak pernah memujinya. Pelaku teror selalu membenci dan selalu mengaku pemerintah telah gagal.

“Dia misalnya mengatakan pemerintah thogut,” ujar Sigit saat ditemui di Universitas Pertamina, Jakarta, Sabtu (29/7).

Kedua, pelaku teror tidak mudah bergaul di masyarakat ataupun dengan teman-temanya. Ketiga, cenderung menyendiri. Dan keempat, pendiam. Apabila dalam suatu diskusi seseorang itu hanya diam saja dan tidak vokal seperti orang kebanyakan. “Itu sebagian ciri-cirinya,” katanya.

Sementara, ciri ke lima apabila dia ke kampus atau menggunakan internet yang dibaca adalah paham-paham radikal. Kemudian ciri keenam pelaku teror tidak pernah mau untuk salat berjamaah, dia memilih hanya salat sendiri ketimbang bersama-sama dengan yang lainnya.

“Apabila beribadah cenderung menghindar dan selalu merasa paling bertaqwa,” pungkasnya. (Jawa Pos)

Ada Mobil Hias Keliling Kota Bogor

BOGOR DAILY- Kota Bogor, Jawa Barat menggelar karnaval mobil hias Flori Indonesia 2017, yaitu parade mobil dihiasi bunga nusantara berkeliling kota, melintas Kebun Raya Bogor, Minggu (30/7).

Karnaval mobil hias merupakan rangkaian kegiatan lanjutan dari Florikultura Indonesia 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, Institut Pertanian Bogor, dan Pemerintah Kota Bogor. Ketua Panitia Florikultura Indonesia 2017 Dr. Syarifah Iis Aisyah mengatakan, Karnaval Flori Indonesia yang terdiri dari bursa pertanian dan kuliner, lomba merangkai bunga, fashion show, talkshow, pawai, lomba marching band dan lomba mobil hias yang semuanya akan mengusung konsep cinta bunga Nusantara.

“Florikultura Indonesia 2017 merupakan kegiatan yang bertujuan mendorong kebangkitan industri florikultura di Indonesia,” kata Syarifah yang akrab disapa Iis.

Ia mengatakan, Karnaval Flori Indonesia menjadi ajang kegiatan yang mengangkat dan memamerkan kekayaan alam florikultura nasional. Ada tiga rangkaian kegiatan utama dalam perhelatan Florikultura Indonesia 2017. Pertama, pencanangan Hari Florikultura Indonesia yang diselenggarakan di Kemenko Perekonomian, tanggal 24 Juli 2017.

Kemudian kedua, seminar florikultura tanggal 28 Juli 2017 di IPB International Conference Center (IICC) Bogor. “Kegiatan ini diharapkan mampu mengenalkan potensi industri florikultura nasional dan merumuskan gagasan kebijajakan,” katanya.

Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto mengatakan, selama enam tahun terakhir, sejak 2010 hingga 2016, data produksi serta produktivitas agribisnis florikultura Indonesia mengalami peningkatan rata-rata 27 persen per tahun, luas tanam naik 15 persen per tahun, nilai PDB menanjak 12 persen, nilai ekspor mencapai lebih dari US$ 20 juta dan menyerap tenaga kerja mencapai sekitar 750 ribu orang.

“Bangsa Indonesia memiliki potensi florikultura yang sangat besar. Kendati demikian, pengembangan florikultura Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan,” katanya.

Menurutnya, beberapa masalah masih ditemui seperti tingginya kerusakan lingkungan produksi, kurangnya infrastruktur sarana prasarana, rendahnya kepemilikan lahan, terbatasnya akses permodalan, lemahnya kelembagaan petani dan penyuluh serta belum padunya berbagai sektor penunjang pembangunan agribisnis florikultura.

“Persoalan ini menjadi perhatian IPB, bersama-sama kita bangkitkan florikultura Indonesia, melibatkan pemerintah, akademisi dan sektor usaha. Media juga berperan menggaungkan flori Nusantara,” kata Herry.

Karnaval Flori Indonesia dilepas oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bersama Wakil Wali Kota Usmar Hariman, dan tamu undangan dari kementerian dan pemerintah daerah.

Waspada! Bogor Hujan Petir

BOGOR DAILY– Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) hari ini, Minggu, 30 Juli 2017, berawan hingga turun hujan ringan.

Sementara untuk cuaca di wilayah Jakarta dan wilayah sekitar pagi ini diperkirakan cerah berawan. Sementara cuaca Bogor pagi ini diprakirakan cerah.

Cuaca berawan ini bertahan hingga siang dan sore hari. Hampir seluruh wilayah Jabodetabek berawan.

Kecuali wilayah Bogor, BMKG memperingatkan hujan disertai petir dan angin kencang dengan durasi singkat akan terjadi antara sore hingga malam hari.

Adapun suhu udara di wilayah Jabodetabek hari ini berkisar 22-33 derajat celsius, dengan tingkat kelembapan antara 55-95 persen

Rektor UIN Pecat Dosen Wanita Bercadar

BOGOR DAILY- Rektor universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Dede Rosyada mengaku pernah memberhentikan dosen wanita di kampusnya yang bersikap dan berpandangan ekstrem di luar batas sewajarnya. Dosen itu sempat diberi pilihan untuk menanggalkan cadar saat memberikan kuliah, namun menolak hingga akhirnya diberhentikan.

“Pernah kami lakukan tindakan tegas kepada dosen yang memang terindikasi gerakan-gerakan radikal,” ujarnya di gedung rektorat UIN Jakarta, Ciputat, Sabtu (29/7).

Pemberhentian terhadap dosen wanita itu dilakukan pihak kampus pada tahun lalu. “Itu tahun lalu, karena memang yang bersangkutan pernah kami panggil dan lakukan interogasi. Kami berikan pilihan dan dia malah memilih aktif kegiatan organisasinya itu,” lanjut Dede.

Dia pun enggan merinci organisasi dan kegiatan apa, yang di luar batas kewajaran sang dosen, sehingga sanksi tegas pemberhentian dikenakan. “Saya lupa waktu itu apa, tapi memang dia akui dan dia pilih seperti itu,” ujar Dede.

Pihak kampus mengetahui dosen tersebut berpandangan berbeda, setelah pihaknya meminta dosen itu untuk menanggalkan cadar saat memberi perkuliahan, namun dia menolak. Saat itu sang dosen memiliki argumennya untuk mempertahankan bercadar.

Ditambahkan dia, menurut aturan kampus, dosen wanita tidak boleh menggunakan cadar saat mengajar. Kepada dosen yang telah dikeluarkan itu, Dede mengaku telah memberikan pilihan yang demokratis.

Karena yang bersangkutan tetap berkeras dengan pendiriannya, pihak kampus lalu mengambil langkah tegas memecatnya. Sedang untuk dosen pria, Dede mengaku bentuk pengawasannya lebih sulit.

Apalagi banyak dosen UIN yang memiliki penampilan sama, mulai celana cingkrang, hingga memelihara jenggot. Selama tidak ada laporan tentang aktivitas dosen tersebut, pihaknya tak bisa memberikan sanksi apapun.

“Saya tidak terlalu jauh mengidentikan itu dari busana dan cara berpakaian dosen, pekerja atau mahasiswa di sini, tapi jika ada indikasi dan bukti kami tindak tegas,” katanya.

Begitupun dengan dosen yang terkait dengan HTI, dan organisasi radikal lainnya, pihaknya tidak punya data. Alhasil, pengawasan yang dilakukan pihak kampus dirasakan masih sangat lemah sekali.

“Untuk berapa jumlah dosen atau mahasiswa yang terlibat HTI, tidak ada data yang masuk. Hingga kini, kami belum mengeluarkan dosen atau mahasiswa yang berafiliasi dengan HTI,” tukasnya.

Nah Lho, Jemaah Haji Indonesia Ketahuan Bawa 25 Kilo Jamu Kuat

BOGOR DAILY- Pemeriksaan barang bawaan jemaah calon haji di Arab Saudi semakin ketat. Semua barang yang menurut otoritas Arab Saudi termasuk mencurigakan akan dibongkar dari koper atau tas jinjing jemaah haji.

Kejadian seperti di tahun-tahun sebelumnya kembali terulang di Bandara Prince Mohammad bin Abdul Aziz pada Jumat malam, 28 Juli 2017.

Sebagaimana telah diberitakan oleh Kantor Urusan Haji Indonesia di Jedaah, ada dua jemaah haji asal embarkasi Surabaya tertahan di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz karena kedapatan membawa rokok dan dua tas berisi jamu untuk kebugaran seberat 25 kilogram. Jamu tersebut dikemas dalam dua tas sedang.

Petugas PPIH Arab Saudi, Hasyim Hilaby yang berada di lokasi menceritakan, saat jemaah berisial MA dan AA melewati pemeriksaan koper, petugas imigrasi Bandara Madinah menemukan jamu di dalam tas milik MA dan rokok dengan jumlah yang sangat banyak di tas milik AA.

Akibat kejadian tersebut, kedua jemaah itu sempat tertahan selama tiga jam karena harus diinterogasi petugas imigrasi Arab Saudi. Mereka keluar setelah ada bantuan dari petugas yang ada di bandara.

kepala Sektor Bandara, Arsyad Hidayat.

“Akhirnya mereka berdua bisa keluar setelah ada bantuan dari petugas haji,” ujar Hasyim.

Kepada petugas, keduanya mengaku bahwa barang tersebut bukan milik mereka. Tetapi barang titipan milik jemaah lain yang masih di Indonesia.

Kasus Berulang

Kepala Daker Bandara, Arsyad Hidayat, menyayangkan kejadian tersebut terus terjadi setiap tahunnya. Karena itu, dia meminta kepada jemaah agar berhati-hati membawa barang atau menerima titipan saat berhaji.

“Jemaah harus berhati-hati menerima barang titipan. Ada banyak barang kategori terlarang di bawa di Arab Saudi. Pernah juga ada jemaah membawa jimat dan jamu-jamu tertentu hingga ditahan oleh kepolisian setempat,” kata Arsyad di kantor Daker Bandara, Madinah, Sabtu 29 Juli 2017.

Sejak Jumat malam, jemaah yang ditahan telah kembali kepada kloternya. Namun barang bawaan berupa jamu-jamu tersebut tetap ditahan dan tidak akan dikembalikan.

Karena itu, jemaah yang masih berada di Indonesia tidak membawa barang-barang berupa jamu, rokok, dan barang lainnya dalam jumlah yang berlebihan. Perlu diketahui bahwa membawa barang sejenis jimat merupakan larangan berat di Arab Saudi dan dapat disangkakan dengan perilaku syirik

Ada Kebakaran, Penghuni Hotel Mirah Bogor Berhamburan

BOGOR DAILY Penghuni Hotel The Mirah  panik dan tiba-tiba berhamburan ke luar hotel, Sabtu (29/7/2017).

Kondisi tersebut dikarenakan terjadi kebakaran di Hotel yang berada di Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogo Tengah, Kota Bogor, Sabtu pukul sekitar pukul 21.30 WIB.

Kebakaran tersebut terjadi di ruangan dapur Hotel. Akibatnya beberapa penghuni hotel dan karyawan pun berhamburan keluar hotel.

Kanit Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Supriatna mengatakan bahwa menurut keterangan pihak hotel kebakaran diduga karena kebocoran gas.

“Menurut keterangan dari Chef kebakaran diduga akibat kompor gas meledak,” ujarnya saat berada di lokasi kejadian.

Beruntung tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Untuk memadamkan api pihak Pemadam Kebakaran menurunkan enam unit mobil pemadam.

Polisi Bongkar Prostitusi Online Remaja di Bogor

BOGOR DAILY-Jajaran Polresta Bogor Kota mengamankan dua mucikari jaringan prostitusi online berinisial EY (38) dan HM (33) di Kota Bogor, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus mengatakan kedua pelaku diamankan di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat 28 Juli 2017 malam.

Selain itu, polisi juga mengamankan tiga remaja yang dijadikan pekerja seks komersial (PSK) yakni berinisial AM (21), SS (18) dan NA (19) di dalam hotel.

“Modusnya menawarkan anak-anak remaja melalui media sosial Facebook dan Twitter. Mereka juga memajang nomor handpohone juga foto-foto korban,” katanya, Sabtu (29/7/2017).

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa obat jenis tramadol, kondom, minuman keras dan uang sebesar Rp500 ribu.

“Saat ini pelaku dan korbannya masih menjalani pemerikasaan lebih lanjut di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Bogor Kota,” tutupnya.

Ada Proyek Bocimi, Siswa Terpaksa Lewati Tanah Merah

BOGOR DAILY- Sejumlah warga Kampung Rawey, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigom­bong, menginginkan adanya Jembatan Penyeberangan orang (JPO) untuk melin­tasi dua kampung, yakni Kampung Ciadeg dan Kampung Rawey. Hal itu lantaran rasa prihatin dengan anak-anak yang hendak berangkat sekolah, namun jalan yang dila­lui masih berupa tanah. Sehingga apabila hujan, jalan menjadi licin dan pakaian me­reka cepat kotor.

Seorang warga Kampung Rawey Lilih mengatakan, kini memang sudah ada jalan yang dibangun untuk warga, namun akses tersebut terlalu jauh. Jika dibuatkan JPO tentu akan memudahkan karena jarak lebih dekat.

“Dulu sebelum dibangun jalan, jaraknya cukup dekat, paling 200 meter. Tapi seka­rang kita harus mutar dulu baru sampai sekolah. Kita berharap dibuatkan JPO ka­rena lebih bermanfaat dan meminta pem­kab merespons keinginan warga Ciadeg. Apalagi, di jalan jika tidak hujan paling hanya debu. Tapi kalau sudah hujan, sera­gam dan sepatu pasti ikut kotor,” katanya.

Sedangkan Kepala Desa Ciadeg Ajis Mus­lim mengaku prihatin dengan nasib war­ganya tersebut. Namun perbaikan itu tak semudah membalikkan telapak tangan karena ada prosedur yang harus dilalui. “Pemdes sendiri tak tinggal diam. Keinginan warga telah kami sampaikan melalui PT Posco, kecamatan dan tembusan ke sekda agar keinginan warga terpenuhi,” ujarnya.

Ajis melanjutkan, permohonan atau pengajuan warga sudah disampaikan ke Cibinong yang ditujukan kepada sekda. Hanya saja dia meminta warga lebih ber­sabar karena harus melalui proses yang sudah ditentukan.

“Kan pengajuannya tidak semudah yang dibayangkan, sekarang minta besok langs­ung dibangun. Tetapi ada prosedur yang harus dijalani dan itu sudah kita usahakan semaksimal mungkin,” pungkasnya.