Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 8980

Organda Kabupaten Bogor Tolak Kuota Taksi Online

BOGOR DAILY– Adanya rencana itu membuat Oragnsiasi Angkutan Daerah (Organda) langsung bereaksi. Ketua DPC Organda Kabupaten Bogor, Gunawan mengaku binggung dengan jumlah kuota yang diberikan pemerintah. Karena, untuk menentukan jumlah itu dasarnya dari mana dan kajian dari siapa.

“Jangan seenaknyalah kalau menentukan. Pertanggungjawabkan juga kebutuhan masyarakat atau pengemudi angkot konvensional,” kata Gunawan.

Kalaupun benar rencana itu bakal terealisasi, menurutnya, pengemudi angkot konvensional akan tergerus dengan sendirinya. Karena, hingga saat ini jumlah angkot yang terdata di Organda Kabupaten Bogor ada sebanyak 6.000 unit. “Ini sama saja mau bunuh kerjaan sopir angkot. Harusnya jangan asal menentukan jumlah kuota. Itu daasrnya apa, kamis ajaa tidak pernah dilibatkan,”cetusnya.

Pandangan lainnya juga disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Wasto Sumarno. Menurutnya, persoalan transportasi online sama dengan persoalan sosial, karena menyangkut hajat orang banyak. “Dengan banyaknya angkutan online saat ini tentunya menjadi fenomena sosial dimasyarakat. Tapi, dalam hal ini pemerintaqh harus bijak. Ya, harus ada regulasi yang jelas dalam persoalan transportasi online,” terangnya.

Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Kota Bogor R Dodi Setiawan mengaku, dirinya baru mengetahui data jumlah angkutan trasnportasi online di Kota Bogor. “Secepatnya kami (Komisi C, red) akan melakukan pembahasan tentang jumlah angkutan online ini. Karena, bagaimana juga akan berbenturan kembali seperti kasus sebelumnya, apabila dibiarkan terus bertambah,” paparnya.

Dia mengatakan, seharusnya kapasitas transportasi online ini dapat dibatasi, dan tidak boleh seenaknya terus-terusan bertambah. “Jangan over kapasitas. Karena angkutan konvensional di Kota Bogor juga sudah cukup banyak. Yang ada angkutan konvensional bisa habis dalam mencari nafkah pencaharian,” bebernya.

Namun begitu, pihaknya akan kembali memastikan jumlah angkutan online yang ada di Kota Bogor. Hal ini, dikhawatirkan adanya taxi online dari luar wilayah Bogor yang mangkal ke Bogor.

“Kalaupun ditemukan, seharusnya mereka dapat menaati aturan yang berlaku. Harusnya didaerahnya masing-masing. Kami akan cek kembali, dan akan memanggil para pengurus jasa angkutan online untuk duduk bersama, untuk membahas persoalan ini. Saya berharap, setelah pembahasan nanti tidak ada lagi benturan kasus antara angkutan online dan angkutan konvensional,” pungkasnya.

Usulan Proyek Capai 1.444, Anggaran Belanja Bengkak

BOGOR DAILYAnggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali jadi sorotan. Ada 1.444 kegiatan yang diusulkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membuat anggaran bengkak, sehingga terjadi defisit. Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bogor pun meminta anak buahnya memangkas proyek yang asal-asalan diusulkan untuk pembangunan Kota Bogor tahun depan.

Pemkot Bogor melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor meminta setiap OPD untuk kembali merasionalisasikan atau mengubah secara mandiri usulan kegiatan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2018. Hal itu karena target Pendapatan Daerah dengan Belanja Daerah tahun 2018 masih mengalami defisit.

Sekdakot Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, RKPD ini mempunyai kedudukan yang sangat strategis yakni menjembatani perencanaan strategis jangka menengah dengan perencanaan dan penganggaran tahunan. Sehingga dalam proses penyusunan RKPD ini harus sistematis, terarah dan terpadu agar tercipta sinergitas antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan. “Semua usulan harus jelas jangan asal mengusulkan atau malah lebih mementingkan kepentingan pribadi. Harus direvisi betul sehingga ada wujud yang bagus kedepannya,” ujarnya kepada Metropolitan.

Dengan adanya perubahan, kata, Ade nantinya dapat menurunkan defisit. Dari pembahasan RKPD setidaknya ada 1.444 kegiatan yang ada di seluruh dinas. “Kalau di luar kemampuan anggaran tidak bisa kita cover kegiatannya, tetap harus dipangkas,” terangnya saat sosialisasi Perwali Nomor 32/2017 tentang RKPD 2018 di Hotel Pajajaran Suites and Resort Bogor Nirwana Residence (BNR), Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, kemarin.

Sementara itu, Kepala Bidang Sosial, Budaya dan Pemerintah Bappeda Kota Bogor Rudiyana, menjelaskan, rekap kegiatan dari seluruh dinas di Kota Bogor cukup banyak, sehingga tak heran jadi defisit anggaran. Solusi untuk menutup defisit, kata dia, memang harus ada rasionalisasi anggaran. “Sebenarnya rasionalisasi atau penyesuaian secara mandiri sudah dilakukan OPD tiga bulan lalu, tetapi hasil penyesuaian belanja daerahnya masih belum sesuai dengan yang diharapkan,” kata dia.

Rudi mengatakan, permasalahan defisit bukan hanya masalah Bappeda, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ataupun Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) melainkan juga masalah OPD. Lewat sosialisasi tentang RKPD Kota Bogor 2018 ini, Bappeda ingin mengetuk hati nurani OPD agar lebih cermat dalam mengusulkan belanja daerah sesuai dengan kebutuhan bukan hanya keinginan.“OPD tidak boleh mengutamakan kepentingan pribadinya alias harus mengesampingkan Ego Sektoralnya,” paparnya.

Terkait adanya defisit, Rudi menjelaskan, di dalam RKPD memang masih diperbolehkan adanya defisit untuk melihat usulan belanja daerah dan rancangan pendapatan daerah. Dari RKPD ini menjadi dasar penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang sekarang masih dibahas di DPRD Kota Bogor. “DPRD juga memiliki peran atau masukannya untuk mengurangi defisit. Sehingga ketika di APBD hasilnya balance alias nol-nol,” ungkapnya.

Sosialisasi Perwali Nomor 32/2017 tentang RKPD 2018 ini dihadiri seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bogor. Mulai dari asisten pemerintah, dinas, badan, kecamatan hingga kelurahan

Begini Nasib Predator Seks ‘Klapanunggal’ yang Gantung Diri

BOGOR DAILY– Rahmat (40), lelaki yang diduga jadi pelaku pencabulan seorang bocah empat tahun di Desa Kembang Kuning Kecamatan Klapanunggal memilih untuk mengakhiri hidupnya. Seutas tali telah terlilit dilehernya di sebuah pintu, namun beruntung aksinya berhasil digagalkan.

Rahmat yang sehari-hari bekerja sebagai satpam di kantor kecamatan Klapanunggal ditemukan hendak gantung diri sekitar pukul 11:30 wib di gudang yang tak jauh dari mushola. Tiga petugas di kecamatan Klapanunggal menemukan tali tambang yang sudah melilit leher si predator seks tersebut.

“Pelaku atas nama Rahmat (40) ditemukan pertama kali oleh tiga petugas kantor kecamatan. Memang sempat terlilit tambang pada bagian leher, tapi tak lama kemudian diamankan dan diturunkan dari tambang,”ungkap Anggota Reskrim Polsek Klapanunggal Brigadir Arif Widodo

Akhirnya pelaku pun diamankan untuk dimintai keterangan. “Setelah mendapatkan penanganan, pelaku akhirnya dijemput keluarga, dan dibawa pulang,” paparnya lagi.

Sementara untuk informasi kasus pencabulan yang dilakukan pelaku hingga saat ini masih selidiki. Sebab, saat diinterogasi pelaku tidak menjawab apapun. “Tatapan matanya masih kosong, sementara dibawa pihak keluaga dulu” imbuhnya.

Hal ini pun dibenarkan Kapolsek Klapanunggal, AKP Adhimas Sriyono Putro. Adhimas mengatakan, pelaku sebelumnya pernah bekerja sebagai sukarelawan Satpol PP di kantor Kecamatan Klapanunggal sejak 2006 sampai 2014. Tapi, setelah itu pelaku mengundurkan diri dan bertugas sebagai satpam.

“Ya betul, pelaku hendak mencoba bunuh diri dengan cara gandir. Kejadian ini pertama kali ditangani petugas kantor kecamatan dan anggota Reskrim Polsek Klapanunggal,” ujarnya

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena menerangkan, pihak kepolisian masih terus menyelidiki kasus tersebut. Polisi belum bisa melakukan penangkapan terhadap pelaku RH, warga Perum Bumi Kembangkuning, Desa Kembangkuning.

Kami masih penyelidikan dan belum ada perkembangan lebih lanjut,” tutur Ita.

Meski demikian, polisi berkomitmen mengusut tuntas aksi bejat pelaku yang menimpa buah hati TT (38), yang tidak lain tetangga pelaku.

“Tidak ada toleransi bagi pedopil. Jika terbukti akan kami tindak tegas,” terangnya.

Sementara itu, Camat Klapanunggal Ade Yana mengatakan, pihaknya tidak mengetahui alasan pelaku melakukan tindakan tersebut. “Mungkin yang bersangkutan lagi galau,” ujarnya.

Tapi, pihaknya memastikan akan menon-aktifkan pelaku, untuk menjaga ketertiban dalam lingkungan kecamatan. “Pelaku setelah kejadian dibawa pulang oleh keluarga, dan kedepan Rahmat dinon-aktofkan dari pekerjaannya,” pungkasnya

Kuota Taksi Online Dijatah 7.624 Unit, Bogor Bakal Makin Macet

BOGOR DAILY– Sempat ramai soal kisruh angkutan online, baru baru ini kebijakan baru dikeluarkan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk pengaturan taksi online di wilayah Bogor. Tak tanggung-tanggung, jatah atau kuota taksi online yang diberikan cukup mencengangkan. Yakni mencapai lebih dari 7.600 unit untuk kota/kabupaten Bogor

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Edi Wardhani mengatakan, BPTJ dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) memberikan kuota sebanyak 6.000 unit taksi online untuk beroperasi. Jumlah ini ditentukan dengan melihat luas wilayah dan penduduk yang ada.

“BPTJ memberikan kuotanya memang segitu,”kata Edi.

Namun, hingga saat ini jumlah itu masih menuai kontroversi. Pihaknya sendiri mengaku keebratan dengan jumlah yang dietntukan. Alasannya, hal itu dianggap bisa mengancam keberadan angkot-angkot yang sudah lebih dulu beroperasi di Kabupaten Bogor.

“Kita juga sudah ajukan keberatan. Pembahasan dilakukan di Pemprov,” kata lelaki yang akrab disapa Edward.

Menurut Edward, jumlah kuota yang ditetapkan dapat menimbulkan gejolak dari pengusaha dan sopir angkot seperti yang sempat terjadi di awal tahun. “Kalau kami berharap hanya 1.800 armada taksi online saja. Memang sih, izinnya tidak sekaligus, tapi bertahap. Tapi, kalau 50 persen lebih kuotanya, bisa mematikan angkot biasa,” ujarnya.

Sementara di Kota Bogor, kuota yang ditetapkan lebih sedikit yakni sebanyak 1.624 unit. Namun, jika melihat luas wilayah dan jumlah angkutan yang sudah ada mencapai 3.412 unit, kuota tersebut akan membuat wilayah Bogor semakin padat dikepung angkutan. Belum lagi persaingan yang terjadi antara angkutan konvensional dan online.

Kadis Dinas Perhubungan Kota Bogor, Rakhamawati menuturkan, penentuan kuota telah ditetapkan Pemprov Jabar bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) pekan lalu. “Pemkot Bogor diberikan kuota 1.624 unit untuk taksi online dan regulasinya masih menunggu dari pemprov,” papar Rakhmawati di Balai Kota Bogor, Jumat (21/7).

Pasca pemberlakuan tersebut, kata dia, pemerintah kota dalam posisi menunggu untuk pendataan taksi online yang akan beroperasi di Kota Bogor. Hingga saat ini, belum ada satu pun pemilik/pengelola taksi online yang mendaftar.

“Bisa saja pendaftarannya secara kolektif melalui penyedia jasa layanan atau secara perorangan. Mereka cukup memberikan data diri sesuai domisli,” katanya.

Bupati Bogor Nurhayanti pun ikut berkomentar.Menurutnya, rencana tersebut harus ditinjau ulang. Mengingat, angkot konvensional yang terdata di Kabupaten Bogor ada sebanyak 4.000 unit, belum lagi ditambah dengan angkot-angkot bodong yang ada di daerah-daerah (tidak menggunakan plat kuning). “Saya kira ini perlu pembahasan lebih lanjut,” singkatnya

Terpisah, Pakar Transportasi Djoko Setijowarno menilai keputusan Pemprov tersebut hanya menjadi masalah baru bagi pemerintah daerah. Sebab, dengan keputusan itu artinya pemerintah mengizinkan ribuan taksi online beroperasi di wilayah Bogor. Hal ini bakal memicu pergesekan antara angkutan online dengan konvensional yang ada.

“Kalau melihat data tersebut, tinggal menunggu nyali dari masing – masing kepala daerahnya. Berani enggak menolak kebijakan itu,” ujarnya

Sebab, jika keputusan itu dibiarkan, maka jumlah angkutan di wilayah Bogor akan semakin membludak dan kemcetan yang jadi bulan-bulanan masalah tidak akan pernah terpecahkan,

“ Karena, bagaiamana juga transportasi tersebut bukanlah solusi, melainkan hanya alternatif saja. Bisa-bisa Bogor makin macet dengan jumlah kuota sebanyak itu itu,” ucapnya.

Joko mengakui, memang dengan adanya angkutan online itu dapat menjadikan ekonomi kreatif bagi masyarakat. Tetapi harus pula dilihat dari sisi masyarakat yang kesehariannya dalam mencari nafkah memanfaatkan kendaraan konfensional. “Trasnportasi online merusak tatanan untuk pembangunan. Harus ada sikap, sesegera mungkin,” imbuhnya.

Bogor Ingin Sekelas Kota Metropolitan

BOGOR DAILY– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah menyusun perubahan peningkatan status Kota Bogor dari kota besar menjadi kota metropolitan. Wali Kota Bogor Bima Arya mengklaim Kota Bogor sudah layak menyandang sebutan kota metropolitan.

Bima menuturkan, saat ini Kota Bogor terus melakukan pembangunan infrastruktur, transportasi, hingga tata kota. “Sebetulnya, Kota Bogor sudah siap sejak dulu untuk menjadi kota metropolitan. Ini tinggal legalistasnya saja,” kata Bima ditemui usai pelantikan sejumlah pejabat struktural di Pemkot Bogor, Jumat (21/7),

Ia memastikan, mayoritas aspek kajian sudah terpenuhi, baik yang sedang dalam proses atau sudah rampung. Untuk memastikan hal tersebut tetap berjalan seiring pemilihan kepala daerah 2018, Bima mengatakan, sudah disusun melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor. “Jadi siapa pun wali kota nanti, regulasi pembangunan kota yang menunjang menjadi metropolitan sudah berjalan dan tinggal diteruskan saja,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Pemkot Bogor, Ade Syarif menjelaskan pada 2018 nanti Kota Bogor sudah akan naik menjadi kota metropolitan dengan jumlah penduduk lebih dari 1 juta jiwa. “Salah satu parameter kota metropolitan adalah penduduk 1 juta jiwa. Saat ini pemkot tengah melakukan pendataan ulang jumlah penduduk melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil),” katanya.

Hingga semester pertama 2017 Disdukcapil Kota Bogor menyatakan, penduduk yang sudah terekam KTP elektronik mencapai 993.570 jiwa. Namun data terakhir menyebutkan, sedikitnya 162.000 data kependudukan di Kota Bogor terindikasi ganda dan anomali.

“Jika dihitung jumlahnya lebih dari 1 juta jiwa dan sudah masuk kategori metropolis. Untuk memastikan hal tersebut, selama dua bulan ini kita kejar pemuktahiran data penduduknya,” tambah Ade.

Ade memastikan, proses legalitas dari perkotaan besar menuju metropolitan masih panjang. Perlu kajian menyeluruh. Dengan naiknya status kota, secara tidak langsung alokasi anggaran pemerintah pusat dan ketentuan kursi di legislatif daerah otomatis berubah.

Indonesia Sukses Sikat Mongolia 7-0

BOGOR DAILY- Tim nasional Indonesia U-22 memetik kemenangan di laga kedua Kualifikasi Piala Asia U-23. Garuda Muda menang telak 7-0 saat berhadapan dengan Mongolia.

Dalam pertandingan di Supachalasal National Stadium, Bangkok, Thailand, Jumat (21/7/2017) sore WIB, Luis Milla merombak susunan pemainnya. Kurniawan Kartika Ajie dipasang menjadi penjaga gawang.

Pelatih asal Spanyol itu juga memenuhi janjinya untuk memainkan Hansamu Yama Pranata dan Evan Dimas. Osvaldo Haay juga dipasang di posisi penyerang kanan.

Hasil perubahan susunan pemain itu langsung terasa, Indonesia bisa unggul tiga gol saat babak pertama. Saddil Ramdani, Marinus Maryanto, dan Gavin Kwan Adsit menjadi pencetak golnya.

Sementara di babak kedua, Indonesia menambah empat gol lagi. Saddil, Osvaldo, Gavin, dan Septian David Maulana yang mencatatkan namanya di papan skor.

Dengan kemenangan ini, Indonesia mengumpulkan tiga poin, sama dengan raihan Malaysia. Untuk sementara, Indonesia ada di posisi pertama Grup H, unggul selisih gol dari Malaysia, yang baru akan memainkan laga melawan Thailand malam nanti. Sementara itu, Mongolia ada di posisi terbawah Grup H dengan raihan satu angka dan defisit tujuh gol.

Jalannya Pertandingan

Indonesia mendapatkan peluang emas pada menit kelima. Marinus menguasai bola hasil tangkapan kurang sempurna kiper Mongolia, Saikhanchuluun Amarbayasgalan. Sial bagi tim Merah Putih, bolanya masih cuma menyamping dari gawang.

Saddil melakukan percobaan pada menit 16. Tendangannya dari luar kotak penalti masih menyamping. Dia membayar kesalahan semenit kemudian. Melakukan cutting inside dari sisi sayap kanan, Saddil menceploskan bola dari dalam kotak penalti.

Saddil melewatkan peluang pada menit ke-19. Tinggal berhadapan dengan Saikhanchuluun, bola sepakannya masih membentur kiper.

Evan Dimas Darmono melepaskan tembakan percobaan pada menit ke-28. Masih belum membuahkan hasil, bolanya melesat.

Saat pertandingan berjalan setengah jam, Indonesia menggandakan keunggulan. Umpan silang terukur Osvaldo bisa disundul dengan jitu oleh Marinus Mariyanto.

Evan Dimas gagal memanfaatkan peluang di menit ke-34. Sepakannya dari dalam kotak penalti bisa ditepis oleh Saikhanchuluun.

Gol untuk Indonesia bertambah semenit berselang. Marinus kini yang menjadi pengumpannya, Gavin Kwan Adsit menyundul bola masuk ke gawang.

Pemain Mongolia, Galt Tuguldur, membahayakan gawang Indonesia pada menit ke-38. Meneruskan sepak pojok, sundulannya masih melesat.

Tendangan Saddil dari luar kotak penalti di menit 41 juga masih menyamping. Di sisa babak pertama tak ada gol tambahan, Indonesia unggul 3-0 saat turun minum.

Saddil mencetak gol kedua pada menit ke-55. Saikhanchuluun meninju tendangan bebas Evan Dimas, bola rebound langsung disambar oleh Saddil. Indonesia unggul 4-0.

Mongolia mendapatkan peluang ganda pada menit ke-62. Gant melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti, tapi bisa diantisipasi Kartika Ajie. Kesigapan Kartika Ajie kembali bisa menyelamatkan gawang Indonesia dari kebobolan saat menepis tendangan Munkh Erdene.

Umpan Osvaldo pada menit ke-71 masih belum bisa dimanfaatkan oleh Septian David. Bola sepakannya membentur tiang.

Semenit kemudian, Osvaldo yang mencatatkan namanya di papan skor. Dia meneruskan bola rebound hasil tendangan Evan Dimas dari dalam kotak penalti.

Mongolia mengancam lewat Gal Ederne pada menit ke-77. Belum membuahkan hasil, tembakannya melesat.

Indonesia menambah gol lagi di menit ke-87 lewat kaki Gavin. Dia memanfaatkan antisipasi tak sempurna saat menangkap tendangan jarak jauh.

Di masa injury time ada gol lagi dari Indonesi. Septian David bisa mencatatkan gol meneruskan umpan terobosan Marinus. Di sisa laga tak ada gol tambahan, Indonesia menang 7-0.

Susunan Pemain

Mongolia: 20 Saikhanchuluun, 22 Bilgunn, 19 Uuganbat, 8 Narmandakh, 2 Munk-Orgil, 5 G Tuguldur, 7 Ganbayar, 10 M Tuguldur, 16 Tserenbayar, 9 Mijiddorj, 15 Gal-Ederne

Indonesia: 20 Kartika Ajie, 5 Bagas Adi (Ryuji Utomo 77), 12 Rezaldi Hehanusa, 16 Gavin, 23 Hansamu, 8 Hargianto (Andy Setyo 73), 6 Evan Dimas, 17, Saddil Ramdani (Yabes 59), 10 Septian David, 19 Osvaldo, 9 Marianu

Waspada! Ini 4 Kecamatan Rawan Penyakit Antraks

BOGOR DAILY– Penyakit antraks pada hewan kurban, terus diantisipasi. Dinas Perikananan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor, kembali menurunkan dokter hewan menjelang hari raya idul adha.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Hewan pada Diskanak Kabupaten Bogor, Zakaria mengungkapkan, wilayah yang rawan hewan antraks diantaranya Cibinong, Citeureup, Babakanmadang, dan Sukaraja.

Untuk mengantisipasinya, menjelang H-1 hingga H+3 ada bantuan dokter hewan dari Intstitut Pertanian Bogor (IPB). Para dokter hewan tersebut akan dibagi ke beberapa kecamatan untuk membantu petugas dinas sebelum maupun setelah dilakukan pemotongan.

Pihak kecamatan pun akan membantu petugas, karena mengetahui lokasi pemotongan ada dimana saja. “Kelurahan yang padat pemotongan nanti ditempatkan dokter hewan.

Yang sedikit, mungkin berpindah-pindah lokasinya dibantu dari UPT (Unit pelaksana teknis),” ujarnya.

Untuk pemeriksaan hewan, sambung dia, petugas dari UPT Dinas Perikanan dan Peternakan akan mendatangi penjual hewan kurban yang ada. Selain itu, petugas juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan agar hewan tersebut mendapatkan surat keterangan sehat.

“Pemeriksaan dilakukan dua minggu sebelum lebaran. Sebab, banyak ternak yang dari luar Bogor seperti dari Bandung, Tasikmalaya, dan Sukabumi supaya beradaptasi.

Makanya, sudah banyak yang berjualan. Kecuali, yang memang hewannya sudah dipelihara di Bogor, penjualnya pun tenang-tenang saja,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika ditemukan hewan kurban yang tidak layak jual seperti sakit, maka petugas akan mengarahkan pemiliknya menyembuhkan terlebih dahulu.

Selain itu, hewan yang sehat akan diberi tanda seperti kalung. “Untuk usia kambing, minimal satu tahun setengah keatas. Dibawah itu belum boleh dipotong,” tuturnya.

Ia berharap, jika terdapat hewan kurban yang datang dari luar kota harus diberikan surat keterangan sehat terlebih dahulu dari wilayah asalnya. Biasanya, hewan-hewan tersebut akan dikarantina juga di lokasi barunya.

Zakaria juga memberikan tips untuk memilih hewan kurban. Diantaranya umur hewan yang cukup, hewan yang sehat terlihat dari matanya yang cerah, bulu yang tidak mudah rontok, warna bulu yang tidak kusam, tingkah laku normal, tidak susah makan dan harus pula diketahui latar belakang hewan tersebut apakah ditempat sebelumnya satu kandang dengan hewan yang terjangkit penyakit atau tidak.

Kapolda Iriawan Sebut Mutasinya Karena Doa Habib Rizieq

BOGOR DAILY-Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan dimutasikan ke Asops Kapolri. Posisinya akan digantikan Irjen Idham Azis yang sebelumnya menjabat Kadiv Propam Polri.

Menurut Iriawan, pergantian posisinya ini tak lepas dari doa Habib Rizieq Shihab. Pasalnya, selama menjabat Kapolda Metro, dia selalu berkaitan dengan Rizieq yang telah menjadi tersangka kasus chat mesum.

“Itu saudara saya juga. Satu iman sama saya. Terima kasih mungkin doanya beliau kepada saya, alhamdulillah saya diberikan jabatan strategis sama pak kapolri, karena saya juga berkawan sama beliau (Rizieq),” kata dia, Jumat (21/7).

Untuk kasus chat mesum sendiri saat ini masih terus bergulir di Polda Metro Jaya. Meski sudah dijadikan tersangka, Rizieq belum pernah menjalani pemeriksaan karena masih berada di Arab Saudi.

“Kita tunggu saja. Saya sudah bilang tunggu beliau kembali. Pasti akan kembali. Emggak mungkin lama di sana,” tegas dia.

Kepada Kapolda Metro yang baru, menurut Iriawan, tinggal meneruskan saja pekerjaan dia di kasus itu. “Nanti ada fase-fasenya. Semua sudah ada. Tinggal meneruskan saja,” tambahnya.

Diketahui Rizieq Shihab selaku Imam Besar Front Pembela Islam dijadikan tersangka atas kasus chat mesum. Dia ditetapkan tersangka bersama dengan Firza Husein.

Pangeran Arab Terlibat Penganiayaan, Raja Salman Bereaksi

BOGOR DAILY- Menjadi anggota keluarga kerajaan tak menjamin seseorang akan terlepas dari jeratan hukum atas tindak keliru. Contohnya Pangeran Arab Saudi Saud bin Abdulaziz bin Musaed ini. Tidak seperti Pangeran Mohammed yang sibuk dengan jabatannya sebagai Putra Mahkota sekaligus Menteri Pertahanan, Pangeran Saud malah melakukan tindak penganiayaan.

Sebuah video beredar dan jadi viral soal tindak kekerasan yang dilakukan sang Pangeran. Diketahui Pangeran Saud memukuli serta menodongkan pistol ke arah korban, tindakan ini diduga dilakukan oleh sang Pangeran dalam kondisi mabuk. Sebab ada minuman Whisky serta sejumlah uang dalam video tersebut.

Di video lain, terdapat seorang pria yang duduk di dalam mobil dan berdarah-darah. Di video ini tampak pria yang diduga adalah Pangeran Saud tengah memukuli serta menampar korban yang berdarah-darah tersebut.

Mengetahui hal ini, Raja Salman segera memerintahkan penangkapan dan interogasi pada terduga Pangeran dalam video yang telah ditonton lebih dari 760 ribu kali tersebut. Selain karena melakukan tindak kekerasan, konsumsi alkohol di Arab Saudi dilarang dengan tegas.

Salah satu TV swasta Arab Saudi melaporkan bahwa Raja Salman meminta siapapun yang terlibat dalam video klip tersebut tidak dilepaskan hingga pengadilan menjatuhkan sanksi berdasarkan hukum syariah Islam. Raja Salman juga meminta masyarakat Arab Saudi untuk lebih waspada pada tindak penganiayaan semacam ini.

Polisi Usut Jaringan Narkoba Pretty ‘Ndut’ di Kalangan Artis

BOGOR DAILY– Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya masih menelusuri jaringan narkoba terkait dengan penangkapan artis Pretty Asmara. Pemeran antagonis dalam sinetron ‘Saras 008’ itu berstatus sebagai penghubung pengedar ke pengguna narkoba di kalangan artis.

“Saat ini kami masih mengejar AL, yang disebut-sebut memesan narkoba melalui Pretty ‘Ndut’. Kemudian kami juga masih akan menelusurinya hingga ke jaringan atasnya, di atas Hamdani ini siapa sih,” ujar Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Doni Alexander, Jumat (21/7/2017).

Doni mengatakan Pretty hanyalah sebagai penghubung rekan artis yang membutuhkan narkoba kepada pengedar. Lewat Pretty, artis-artis pemakai bisa memesan barang tersebut.

“Kalau masalah apakah Pretty mendapatkan fee, itu kami belum dapatkan karena Pretty dan Hamdan ini sudah seperti kakak-adik. Jadi ada upaya Hamdan tutupi status Pretty. Hamdan sama sekali tidak menyebut fee,” ucap Doni.

Meski demikian, pihaknya masih akan menelusuri sejauh mana Pretty terlibat dalam peredaran narkotika. Polisi mendapatkan informasi bahwa Pretty sudah lama mengenal dunia narkoba.

“Kalau informasi kisaran suara itu sudah lama, tetapi kita kan bicara fakta. Faktanya, kami baru temukan yang ini saja, tetapi sebelum-sebelumnya ya tidak menutup kemungkinan pernah juga,” tuturnya.

Pretty ditangkap bersama rekannya, Hamdani, seorang pengedar narkotika, di lobi sebuah hotel di kawasan Kemayoran, Jakarta Utara, pada Minggu (16/7) dini hari lalu. Pretty ditangkap saat menyerahkan uang Rp 25 juta kepada Hamdani, yang diduga sebagai uang hasil penjualan narkotika ke tersangka Alvin (DPO), yang memesan narkoba lewat Pretty.

Narkoba yang dipesan Alvin tersebut ditemukan di ruangan karaoke di hotel yang sama. Di ruangan itu, polisi menemukan 7 artis pendatang baru yang sedang berpesta narkoba. Ketujuh artis tersebut positif mengonsumsi benzo dan amfetamin.