Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 8996

Bolos Kerja, PNS Bogor Cuma Ditegur

BOGOR DAILY- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) bersama Inspektorat Kota Bogor, Jawa Barat menginspeksi kehadiran Aparatur Sipil Negara pada hari pertama kerja usai libur panjang Idulfitri 1438 H. Kendati demikian, PNS bolos hanya diancam sanksi ringan yakni teguran.

Kepala BKPSDA Kota Bogor, Fetty Qondarsyah mengatakan, teguran tertulis akan diberikan oleh pimpinan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).  Teguran juga bisa berpengaruh terhadap penilaian kinerja.

“Kalau kabidnya yang bolos, kadisnya yang tegur. Kalau kadisnya yang enggak hadir, yang menegur, ya, sekretaris daerah,” ujar Fetty di kantornya, Senin, 3 Juli 2017.

Fetty menambahkan, jumlah PNS bolos baru bisa diketahui usai sidak tuntas. Jika ditemukan, BKPSDA akan menindaklanjutinya dengan melayangkan surat pemberitahuan ke OPD bersangkutan.

“Belajar dari tahun kemarin, jumlah PNS yang tidak masuk tidak terlalu banyak. Lebih dari 90 persen masuk kerja,” kata Fetty. Total ASN di Bogor 7.596 orang.

Kehadiran kerja dan sanksi PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 43 2010 tentang Disiplin PNS. Khusus untuk hari pertama kerja usal Idulfitri 1438 H, diperkuat dengan Surat Edaran Menpan-RB nomor B/21/M.KT.02/2017. Isinya terkait larangan pemberian cuti tahunan setelah dan sebelum cuti bersama Idulftri 1438 H.

“Tentunya kami informasikan, dan seluruh pengajuan cuti tahunan yang masuk kami tolak,” ujar  Kabid Formasi, Data dan Penatausahaan Pegawai pada BKPSDA Kota Bogor, Hidayatulloh.

Pihaknya menerima sebanyak 19 pengajuan cuti tahunan masing-masing 14 diajukan secara daring dan lima tertulis. Namun, cuti baru diperbolehkan paling tidak satu minggu setelah masuk kerja pasca libur lebaran.

“Bolehnya, minimal seminggu setelah masuk kerja. Itu pun harus melakukan pengajuan ulang,” pungkas Hidayatulloh.

Dipasang AC, Organda: Tarif Angkot Naik Rp1000

BOGOR DAILY- Di tengah rencana angkot ke kampung-kampung yang tak kunjung terealisasi, muncul lagi rencana soal angkot ber-AC. Kota Bogor masuk sebagai salah satu kota penyangga yang jadi percontohan untuk angkutan ber-AC. Menyusul kota-kota lainnya yakni DKI Jakarta, Bekasi, dan Tangrang.

Walikota Bogor Bima Arya mengatakan akan menyeleksi angkot yang ada. Termasuk trayeknya. Ini disesuakan dengan usia angkot dan pernak-perniknya sebagai penunjang kenyamanan.

“Kalau mereka nayaman mereka tidak perlu menggunakan kendaraan pribadinya lagi,” terangnya.

Untuk tahap percontohan, ada 10 unit angkot yang akan diujicoba. Namun, pihkanya mengakubelum meirnci trayek mana saja yang akan dilintasi angkot ber AC. Teramsuk penyesuaian tarif angkotnya.

“Kami sebenarnya inginnya bisa sampai 500-1000 angkot. Tapi nantilah bertahap dulu. Ini masih kita rapatkan, karena kan baru juga dapatnya,”kata Bima.

Menurutnya, keberadaan angkot ber-AC nantinya bisa mmbiasakan warga untuk mengendarai angkutan umum ketimbang kendaraan pribadi.

“Memang arahnya ke sana, makanya angkot harus dibuat nyaman,”ujar dia.

Di Jakarta sendiri Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta Shafruhan Sinungan memprediksi adanya fasilitas seperti AC, secara otomatis membuat tarif angkot ikut menyesuaikan. Namun, meski mengalami penyesuaian, lanjut Shafruhan, dirinya meyakini kenaikan tarif angkot tidak akan besar. Menurut dia, kenaikan tarif hanya berkisar Rp 500-Rp 1.000 dari tarif yang diberlakukan saat ini sebesar Rp 3.000-Rp 3.500.

“Paling yang dari sekarang naiknya hanya Rp 500-Rp 1.000, tidak banyak. Tapi kan orang nyaman, nantinya juga kan tidak ada lagi orang naik mikrolet bergelantungan. Nanti dihitung, bukan hanya soal biaya operasional tapi investasinya juga,

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Rakhmawati menjelaskan, pihaknya akan membahas untuk tarif angkot ber-AC tersebut. Karena menurutnya harus ada perbedaan biaya antara angkot biasa dan ber-AC. Karena hal tersebut akan berpengaruh kepada penggunaan BBM. “Nanti kita akan bahas dulu dengan organda terkait tarifnya, karena kita juga belum memilih angkotnya yang akan dipasang AC,” paparnya.

Dishub juga akan memilih angkot yang masih baru dengan CC yang besar, sehingga angkot kuat jika dipasang AC. Karena menurut Rakhmawati masih banyak angkot di Kota Bogor yang kekutannya masihg 1000 CC. “Kalau angkot yang lama tidak bisa dipasang karena harus ada peremajaan terlebih dahulu,” kata dia.

Rakhma juga mengaku bahwa saat ini pihaknya akan membahas tentang CC angkot yang ada di Kota Bogor dengan Organda. Hal itu kaitan dengan program dari Kementrian Perhubungan yang mewajibkan angkot menggunakan AC pada 2018. “Memang harus ada pembahasan lebih lanjut untuk mempersiapkan. Dan untuk saat ini belum kita mulai karena masih fokus ke program transportasi yang lainnya,” tandasnya.

Rampas Motor, Begal Pantura Bacok Pemudik

BOGOR DAILY- Malang menimpa seorang pemudik bernama Joko Iswanto (27) asal Kebasen, Purwokerto, Jawa Tengah. Joko menjadi korban begal Pantura di wilayah pantura Susukan, Kabupaten Cirebon, Minggu (2/7) dini hari.

Korban mengalami luka bacok bagian tangan kirinya dan motor ninja miliknya dirampas. Korban dievakuasi polisi dan sempat dirawat di Intalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

Data yang dihimpun Radar Cirebon (Jawa Pos Group), saat itu sebenarnya lalu lintas pemudik dari arah Cirebon menuju Jakarta cukup ramai. Namun, para pelaku begitu nekat mengeksekusi korban di tengah keramaian.

Korban yang tengah mengendarai sepeda motor Ninja keluaran terbaru di daerah Susukan, Kabupaten Cirebon, tiba-tiba dipepet tiga sepeda motor tanpa pelat nomor. Pelaku berjumlah sekitar 6 orang.

Tanpa banyak pertanyaan, seorang pelaku tiba-tiba mencabut kunci kontak sepeda motor korban dan membacok tangan kiri. Tak berhenti di situ, karena sempat melakukan perlawanan, korban pun sempat dilukai, sampai akhirnya para pelaku pun berhasil merampas motor.

Sejumlah pemudik yang melihat kejadian itu tak berani memberikan pertolongan karena sejumlah pelaku langsung mengacungkan senjata tajam ke arah para pemudik. Korban pun mengalami kerugian hingga Rp 45 juta.

Kondisi korban tersebut rupanya diposting salah satu netizen di akun medsos Facebook. Beragam reaksi dan tanggapan netizen pun langsung membanjiri kolom komentar. Seperti yang diposting akun Cybud yang mendoakan korban agar segera lekas sembuh dan pelaku begal segera tertangkap.

“Ya Allah, kasihan banget, semoga cepat tertangkap pelakunya,” tulis Cybud.

Sementara itu, sejumlah perwira Polres Cirebon tidak berhasil dikonfirmasi. SMS yang dikirimkan ke Kasubag Humas Polres Cirebon AKP Acep Anda hingga tadi malam belum dibalas.

Teror Bom di Depok, Tas Misterius Ditinggalkan Dekat Terminal

BOGOR DAILY– Hari masuk kerja pertama usai libur panjang lebaran Idul Fitri, warga Depok mendapat teror penemuan tas mencurigakan diduga bom ditaruh depan pintu masuk area Terminal Bus Depok, Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (3/7) pagi.

Hingga kini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap tas yang sengaja ditinggalkan di depan ITC Depok, Jalan Margonda Raya. Berdasarkan keterangan seorang saksi, diketahui kalau pelaku yang meletakan tas tersebut ada 2 orang, salah satunya berambut gondrong dan dikuncir.

Menurut saksi mata bernama Adi Saputra (30), dirinya melihat 2 pelaku yang meletakan tas tersebut di depan ITC Depok. Satunya berambut pendek dan yang lainnya berambut gondrong dikuncir.

“Ada dua orang, dua-duanya menggunakan celana jeans dan pakai kaos,” ujarnya kepada wartawan di lokasi, Senin (3/7/2017).

Ciri-ciri pelaku, lanjutnya, tinggi sekitar 165 cm, menggunakan jaket hitam, celana jeans biru, pakai sepatu, dan berambut gondrong. Sedangkan satu pria lainnya berambut pendek, kaos hitan, dan bercelana jeans.

Sejauh ini polisi sudah mensterilkan lokasi tas yang ditinggalkan tersebut dengan memasang garis polisi.

Mulyadi, Penusuk 2 Brimob Anggap ISIS itu Baik

BOGOR DAILY– Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri telah memeriksa empat saksi terkait kasus penikaman dua anggota Brimob yang dilakukan Mulyadi di Masjid Falatehan, dekat Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat, 30 Juni 2017.

Empat saksi yang diperiksa diantaranya merupakan kakak kandung pelaku.

“Perkembangan terakhir terkait kasus penikaman anggota Brimob bahwa pelaku atas nama Mulyadi sudah diperiksa empat orang saksi yaitu kakak kandungnya, kemudian kakak iparnya, kemudian satu orang satu temen SMA-nya yang setelah lima tahun ketemu kemudian satu orang teman berdagang yang tinggal di Bogor,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (3/7/2017).

Menurut Setyo, dari hasil pemeriksaan para saksi, Mulyadi memang sangat aktif bermain sosial media dengan menggunakan telepon seluler miliknya.

Bahkan, kata Setyo, kakak kandungnya mengaku jika Mulyadi jarang berkomunikasi dengan keluarga karena sibuk bermain gawai.

“Dari hasil keterangan mereka diketahui bahwa Mulyadi ini selalu asyik dengan handphone-nya setiap ketemu dengan teman temannya ketemu dengan kakaknya dia asyik dengan handphone-nya,” kata dia.

Peristiwa penikaman yang dilakukan Mulyadi, kata Setyo, lantaran pelaku diduga telah terdoktrin dengan ideologi kelompok teroris ISIS.  Mulyadi, kata dia, kerap membuka situs-situs berkonten paham radikal.

“Kelihatannya dia (Mulyadi) sudah terkontaminasi pemikirannya dengan media sosial tentang konten konten radikal,” katanya.

Bahkan, lanjut Setyo, Mulyadi sangat menyanjung kegiatan teror yang dilakukan ISIS.

“(Pelaku) selalu mengatakan bahwa ISIS itu baik, khilafah itu baik, dan dia terus dia menyampaikan itu,” kata dia.

Sebelumnya, dua anggota Brimob, yakni AKP Dede Suhatmi dan Briptu M. Syaiful Bahtiar menjadi korban penikaman orang tak dikenal di Masjid Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/6/2017) malam.

Peristiwa itu terjadi usai pelaksanaan salat Isya berjamaah di masjid tersebut pada Jumat malam sekitar pukul 19.40 WIB. Pelaku menikam korban dengan pisau sangkur yang posisi salatnya tak jauh dari dirinya.

Kedua korban mengalami luka di bagian muka dan leher. Usai menikam polisi, pelaku keluar dari masjid dan melarikan diri ke arah Blok M. Kemudian, anggota Brimob yang berjaga memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, namun tak diindahkan pelaku.

Pelaku akhirnya ditembak hingga tewas. Belakangan pelaku diketahui bernama Mulyadi.

Pakar Kecantikan: Melania Trump Operasi Plastik, Ini Biayanya

BOGOR DAILY– Melania Trump selalu membantah ketika ditanya tentang kecantikannya yang merupakan hasil dari operasi plastik. Nyatanya, sejumlah pakar kecantikan meyakini bahwa Ibu Negara Amerika Serikat itu telah melakukan operasi plastik.

Menurut dokter kecantikan Dr. Dev Patel, wajah Melania Trump telah bertransformasi. Menurutnya, kecantikannya kini tak lepas dari bantuan profesional. Estimasi biaya yang telah ia keluarkan hingga 12 ribu poundsterling atau sekitar Rp 208 juta.

“Aku menyadari bahwa ada tanda-tanda botox yang sangat jelas di wajahnya ketika melihat dia diwawancarai di TV. Dia bercerita tentang latar belakangnya tapi wajah bagian atasnya tidak bergerak selaras dengan kata-katanya. Faktanya tidak ada gerakan (kerutan) sama sekali. Ini tanda bahwa telah menggunakan botox dalam dosis tinggi,” kata Dr. Dev Patel.

Dr. Dev juga yakin bahwa Melania melakukan operasi hidung. Begitu juga kata Jag Chana, konsultan bedah plastik yang mengatakan bahwa hidungnya telah mendapatkan sentuhan pisau bedah.

“Membandingkan dengan foto lamanya saat dia masih muda dan foto terbarunya, bentuk hidungnya berubah,” kata Jag Chana.

Melania dan operasi plastik bukan gosip baru lagi. Sudah sejak lama Melania diduga melakukan botox, filler dan operasi plastik, namun dia selalu membantahnya.

“Aku tidak melakukan apapun. Aku hanya hidup sehat, saya menjaga kulit dan tubuh. Aku menentang botox. Hal tersebut hanya merusak wajah dan syaraf,” kata Melania dalam wawancaranya dengan GQ beberapa tahun silam.

PNS Bolos di Kota Bogor Kena Sanksi

BOGOR DAILY– Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor diminta tidak memperpanjang masa libur atau membolos dengan alasan apapun di hari pertama kerja. Sanksi tegas akan diberikan bila terdapat PNS membolos usai libur panjang Idul Fitri 2438 hijriah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat berjanji akan menindak tegas PNS yang membandel bolos saat hari pertama masuk, sementara toleransi diberikan apabila PNS tersebut sakit.

Ade mengatakan, libur sudah panjang sekali dengan cuti bersama libur selama 10 hari di Idul Fitri tahun 2017 ini, untuk itu tidak ada lagi cuti tambahan. Cuti ini tidak menghilangkan hak cuti PNS.

“Sesudah Idul Fitri tidak diperbolehkan. Bisa dicari waktu lainnya, untuk mengambil jatah cuti PNS,”ungkap Ade Syarip Senin (3/7).

Ade melanjutkan, dirinya meminta semua PNS masuk pada hari pertama kerja, kalaupun ada yang tidak masuk langsung ditegur secara lisan dan tulisan. Ia juga meminta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengambil sikap tegas kepada PNS di OPDnya.

“Ini instruksi presiden dan kalau tidak dijalankan tentu saja salah. Jadi semua harus tegas dan disiplin,” tambah Ade.

Ade juga menekankan, PNS harus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, sehingga bisa mendukung kinerja Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman di lapangan.

Menghadapi tahun politik, Sekda juga mengingatkan agar PNS tidak memihak salah satu calon. PNS se-kota Bogor sudah diimbau dan kepala OPD, kabag, camat dan Lurah sudah dikumpulkan agar mengutamakan pekerjaan dibanding mendukung salah satu calon.

Apalagi sesudah Idul Fitri harus lebih fokus bekerja, karena tahapan Pemilihan Wali Kota (Piwalkot) Bogor bulan September sudah berjalan.

“Tidak ada yang ikut-ikutan kegiatan yang berbau kegiatan politis, harus bekerja melayani masyarakat. Untuk calon birokrat sendiri apabila mau maju Piwalkot harus mengajukan pensiun terlebih dahulu,” tutupnya.

 

8 Korban Heli Basarnas Meninggal, Istri Kopilot Hamil 3 Bulan

BOGOR DAILY– Kepala Basarnas, Marsda Muhammad Syaugi, memastikan 8 orang meninggal dunia dalam helikopter yang jatuh di Temanggung. Salah satunya Kapten Laut (P) Ii Solihin yang menjadi kopilot dalam heli tersebut.

“Ii Solihin kopilot, pilotnya satunya (Kapten Laut Haryanto),” ucap Humas Basarnas, M Yusuf Latif , Senin (3/7).
Jenazah Ii ditemukan malam tadi bersama korban tewas lain dalam evakuasi oleh tim SAR gabungan ke lokasi jatuhnya pesawat di Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah.
Teman semasa SMA Ii Solihin di Taruna Nusantara Magelang, Agus, menceritakan bahwa Ii meninggalkan seorang istri yang sedang hamil.
“Itu kakak kelas saya, satu tahun lebih. Namanya Kapten II Solihin. Dulu sekolah di Taruna Nusantara angkatan 14, AAL 2009 dan istrinya sekarang sedang hamil triwulan pertama,” ucap Agus.
Menurut Agus, Ii yang masuk Taruna Nusantara tahun 2003 tersebut dikenal rekan-rekannya sebagai orang yang rendah hati. “Sepengetahuan saya beliau ini orangnya pendiam dan tidak suka aneh-aneh, atau bahasa mudahnya rendah hati,” terangnya.
Jenazah Ii Solihin dievakuasi ke RS Bhayangkara dan pagi ini akan diserahterimakan kepada pihak keluarga di Semarang, bersama 7 jenazah lainnya. Para korban tersebut tewas akibat heli yang ditumpangi untuk misi pemantauan meletusnya kawah Sileri, jatuh sekitar pukul 17.30 WIB.
Berikut nama-nama korban tewas.
Kru helikopter:
1. Kapten Laut (P) Haryanto
2. Kapten Laut (P) Ii Solihin
3. Sersan Kepala Mpu Hari Marsono
4. Pembantu Letnan Satu LPU Budi Santoso
Tim penyelamat:
1. Maulana Afandi
2. Nyoto Purwanto
3. Budi Resti
4. Catur

Rajai GP German, Marquez Tancap Gas Liburan

BOGOR DAILY– Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, langsung tancap gas liburan setelah berhasil menorehkankan gelar juara. Ia tak punya waktu banyak untuk merayakan keberhasilan menjadi juara paruh musim MotoGP 2017. Dia hanya punya waktu sepekan untuk liburan sebelum kembali ke lintasan.

MotoGP 2017 sudah memasuki libur pertengahan musim. Para pebalap MotoGP akan kembali bersaing di Sirkuit Brno, Republik Ceska, pada 6 Agustus 2017.

Namun, Marquez tak bisa menikmati liburan tersebut terlalu lama. Setelah libur satu pekan, pebalap asal Spanyol berusia 24 tahun itu sudah turun ke lintasan untuk melakoni tes di Sirkuit Brno.

“Kami akan memiliki liburan yang pendek, mungkin hanya satu pekan, karena kami akan melakukan tes pada akhir bulan ini di Brno. Tes ini akan sangat penting untuk menghadapi paruh kedua musim 2017,” ujar Marquez seperti dikutip Crash, Minggu (2/7/2017).

Marquez menjadi juara paruh musim MotoGP 2017 setelah memenangi balapan di Sirkuit Sachsenring, Jerman, akhir pekan ini. Dia mengasapi pebalap Monster Tech 3 Yamaha, Jonas Folger, yang menempati posisi kedua. Rekan tim Marquez, Dani Pedrosa, finis ketiga.

Dengan tambahan 25 poin dari Jerman, Marquez kini memimpin klasemen sementara pebalap MotoGP 2017 dengan koleksi 129 poin. Baby Alien unggul lima poin atas Maverick Vinales.

“Kami tahu semuanya sangat ketat. Semuanya berawal dari nol, tapi saya sudah berada di sini, jadi saya bahagia. Akan ada beberapa sirkuit di mana saya harus berjuang lebih keras, beberapa tidak, tapi kami akan terus mencoba,” ungkap Marquez.

Hari Pertama Kerja, Jalan Tol Menuju Arah Jakarta Sesak

BOGOR DAILY– Pascalibur Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2017. Senin (3/7/2017), masyarakat kembali beraktivitas seperti biasanya.

Pada hari pertama usai libur Lebaran, lalu lintas di sejumlah ruas jalan tol menuju Jakarta mengalami kemacetan. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari akun Twitter PT Jasa Marga, kepadatan terjadi baik di Tol Jagorawi mengarah Jakarta maupun Tol Jakarta-Cikampek

Di Tol Jagorawi, tepatnya ruas Tol Cimanggis arah Cipayung tampak macet. Kemacetan terjadi di gerbang tol Cimanggis.

“06.37 WIB #Tol_Jagorawi TMII – Cililitan, kpdtn di lajur Keluar UKI/KODAM. Setelah GT Cililitan – Simpang Cwg PADAT, kpdtn arah Semanggi,” tulis @PTJASAMARGA.

Selain itu, kemacetan juga terjadi di ruas Tol Taman Mini arah Cililitan. Selain itu, di ruas Cililitan-Cawang pun juga dipenuhi kendaraan.

Tak hanya di Tol Jagorawi, kepadatan juga terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Salah satunya di ruas Tol Halim arah Cawang.

“06.35 WIB #Tol_Japek Simpang Cawang dari arah Halim PADAT, kepadatan arah Semanggi,” tulisnya.

Tidak hanya itu, berdasarkan informasi yang dikutip TMCPoldaMetro, ruas jalan di Jakarta juga mengalami kepadatan. Seperti yang terjadi di Jalan Gatot Subroto, Kuningan arah Semanggi terpantau padat.

Sebelumnya, Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru Santoso mengatakan, pada Minggu 2 Juli 2017, terjadi kepadatan arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Adapun kepadatan itu terjadi di KM62, 52, dan 42 yang mana imbas dari penuh padatnya tempat peristirahatan di kilometer tersebut.

“Kepadatan imbas dari antrean kendaraan yang akan masuk dan keluar tempat istirahat. Maka itu, Jasa Marga bersama Kepolisian memberlakukan contraflow mulai dari KM 62 hingga Km 35 sejak pukul 10.40 WIB,” ujarnya pada wartawan, Minggu 2 Juli 2017.