Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 9017

Rest Area 166 Tol Cipali Mengular, Nih Penampakannya

BOGOR DAILY– Jelang Kamis (21/6/2017) tengah hari, situasi lalu lintas di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) masih terpantau lengang. Walau begitu, ratusan kendaraan pemudik yang melintas justru singgah dan memadati Rest Area 166, Majalengka, Jawa Barat.

Pantauan di Rest Area 166 pada pukul 11.50 WIB, jalur tol Cipali dari arah Cikopo menuju Palimanan masih lengang, sejumlah kendaraan terlihat memacu cepat kendaraannya.

Sebaliknya, kepadatan kendaraan justru sudah terjadi pada ujung jalan masuk menuju Rest Area tipe A Tol Cipali  itu. Sejumlah anggota Kepolisian Lalu Lintas Polda Jawa Barat bahkan memblokir satu dari dua lajur akses masuk rest area, sehingga antrean yang semula mengular di sepanjang badan jalan tol hingga sekitar 200 meter dari akses masuk rest area  itu, dapat dialihkan melalui bahu jalan.

Rekayasa terlihat berhasil, jalan tol terhindar dari penyumbatan sekaligus mengurangi kecepatan seluruh kendaraan yang hendak memasuki rest area.

Namun, kepadatan pada bagian dalam rest area  tidak dapat dihindari, lantaran panjangnya antrean kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina.

“Alhamdulillah, Tol Cikampek-Cikopo sampai sini (rest area) lancar, macet parah justru pas mau masuk Bekasi Barat terus sampai gerbang Tol Cikarang Utama. Saya dari jam satu malam (Bekasi Barat), setengah empat baru lepas dari Cikarang Utama, sampai sini lancar, sekitar jam setengah delapanan,” ungkap Ibnu (33), warga Parung, Bogor, Jawa Barat.

Dia berharap kondisi lalu lintas juga masih lancar hingga keluar Tol Fungsional Pejagan-Pemalang lewat Tegal, sehingga target dirinya untuk mencapai Wonogiri pada subuh esok hari dapat tercapai. “Insya Allah jalannya masih lancar, kalau bisa nanti saya masuk tol baru (fungsional) siang, karena infonya malam ditutup,” paparnya.

Stok Darah PMI Kota Bogor Berkurang Sampai 1.500 Kantong

BOGOR DAILY– Unit Transfusi Darah (UTD) PMI cabang Kota Bogor, Jawa Barat, kehabisan stok darah jelang Lebaran 2017, untuk itu masyarakat yang membutuhkan darah diharapkan membawa donor pengganti.

“Ini siklus tahunan, terjadi setiap Ramadan dan Tahun Baru, stok darah berkurang karena jumlah pendonor menurun,” kata dr Wisnu Hendratmoyo, dokter umum di UTD PMI Cabang Kota Bogor.

Menurut Wisnu, permintaan darah setiap harinya normal tidak terjadi peningkatan. Hanya saja pendonor berkurang, karena puasa banyak yang menunda untuk melakukan donor darah.  Ia menyebutkan, normalnya setiap bulan UTD PMI menyediakan 3.000 kantong darah dari semua golong. Saat Ramadhan, stok berkurang hingga 1.500 kantong. Sehingga tidak bisa mensuplai semua kebutuhan darah.

UTD PMI Kota Bogor memiliki penerima donor rutin yakni pasien Thalasemia sekitar 300 orang yang wajib membutuhkan darah setiap bulannya.  “Kita punya 100 pendonor tetap, hari biasa rutin mendonorkan darah. Tapi saat Ramadhan ini pendonor hanya 15 sampai 20 orang,” katanya.

Upaya untuk menambah stok darah telah dilakukan dengan melaksanakan donor darah ke sejumlah gereja, dan pusat perbelanjaan. Namun, belum mampu memenuhi pasokan. Menurut Wisnu, selama Ramadan, masyarakat bisa mendonorkan darah. Hanya saja, beberapa ada yang khawatir, karena sedang puasa takut terkena dehidrasi.

“Sebenarnya selama Ramadan tetap bisa donor, tapi ada tipsnya. Jelang waktu berbuka, atau malam hari setelah berbuka puasa,” katanya.

Sementara itu, karena stok darah di UTD PMI Kota Bogor sedang kosong terhitung hari ini pukul 10.05 WIB. Maka masyarakat yang membutuhkan darah harus membawa donor pengganti, untuk mendapatkan darah yang dibutuhkan.  Dengan teknologi screening darah di UTD PMI Kota Bogor, dalam waktu beberapa jam, darah yang didonorkan bisa langsung dimanfaatkan, dengan syarat darah tersebut benar-benar aman bagi pasien.

“Strateginya begitu, karena saat ini stok benar-benar kosong. Kalau butuh darah harus diupayakan donor pengganti,” kata Wisnu

Sering Bergaya Glamor, Ini Sumber Kekayaan Syahrini

BOGOR DAILY– Saat mendengar nama Syahrini, spontan banyak yang menganggapnya sangat dekat dengan dunia mewah nan glamor. Hal ini jelas terlihat dari setiap momen yang merekam gaya hidup Syahrini.

Entah itu melalui media sosial atau beberapa momen di dunia entertainment, Syahrini selalu tampil cetar membahana. Namun banyak pihak yang mempertanyakan dari mana harta kekayaan tersebut berasal. Syahrini pun mengungkapkan terkait dengan harta kekayaan yang selama ini dinikmatinya seperti yang dilansir kapanlagi.com.

Menurut Syahrini, harta tersebut didapat dari penghasilannya mendapatkan puluhan juta RBT. “Dari karya-karyaku saja. Alhamdulillah aku mendapatkan 20 juta RBT. Sebelum akhirnya 2013 industri RBT hampir mati karena oknum-oknum yang merusak konten digital,” pungkas Syahrini.

Syahrini pun menegaskan dalam hitungan nominal bahwa RBT yang didapatkannya merupakan berkah luar biasa yang diberikan Tuhan kepadanya. “Coba hitung 20 juta dikalikan Rp 7.000. Wow, itu luar biasa. Aku memang bersyukur kepada Allah, hasil kerja keras mulai dari lagu Aku Tak Biasa, Kau Yang Telah Memilih Aku, Sesuatu hingga Semua Karena Cinta sukses,” tegasnya.

Masa beberapa tahun terakhir memang menjadi waktu lonjakan hebat dalam karir Syahrini. Ia juga tak lupa menyebutkan bahwa bisnis yang dijalankannya sukses membawa berkah dalam hidupnya. “Kalau dibilang keberhasilanku datang bertubi-tubi, Alhamdulillah. Semua itu melalui proses kerja keras. Belum lagi dari bisnis dan RBT di luar lagu,” jelas Syahrini.

Lalu, mengapa sumber harta kekayaan ini tak terlalu dibeberkan ke publik? Menurut Syahrini, ia tak mau terlalu mempublikasikan setiap kesuksesannya lantaran ingin menjadikan kisah tersebut sebagai privasi.

Pemkab Bogor Klaim Minimarket Bersih dari Jual Beli ‘Mi Babi’

BOGOR DAILY– Dinas Perdagangan dan Perindu­strian (Disperdagin) Kabupa­ten Bogor mulai bergerak setelah keluarnya surat eda­ran BPOM terkait perintah penarikan produk mi asal Korea. Kemarin, dinas yang dipimpin Dace Supriyadi melakukan inspeksi menda­dak (sidak) ke beberapa mi­nimarket yang ada di sekitar Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dace mengatakan, sidak tersebut menindaklanjuti surat edaran BPOM agar tidak memperjualbelikan lagi empat jenis mi samyang. Di antaranya, mi asal Korea dengan nama dagang Samyang produk mi instan U-Dong, Nongshim produk mi instan (shin ramyun black), Samyang produk mi instan rasa kimchi dan ottogi produk mi instan (Yeul Ramen). “Kita hanya menemukan mi samyang yang diimport PT Korinus, se­dangkan yang dilarang dari PT Koin Bumi,” kata Dace.­

Dace juga mengaku telah mela­kukan koordinasi dengan pihak Humas BPOM perihal apakah selain mi dari PT Koin Bumi juga dilarang peredarannya atau tidak. Namun, dari keterangan Humas bahwa hanya ada empat jenis mi Samyang yang dilarang be­redar. “Selain daripada itu masih boleh beredar,” akunya.

Ia mengimbau seluruh pengawas toko minimarket agar segera menarik pereda­ran mi asal Korea yang dilarang jika ditemukan di tokonya. Karena ini sudah sesuai surat edaran yang dikeluarkan BPOM. Apalagi kalau dibiar­kan akan berdampak buruk kepada masyarakat. “Kita bersyukur para pemiliki toko telah merespons dengan ce­pat surat edaran dari BPOM sehingga tidak ditemukan lagi mi yang dilarang beredar,” ujarnya.

Bima Arya Copot Kasi Perpakiran Dishub, Ini Penggantinya

BOGOR DAILY– Sejak kemarahan kasus tendangan Bima Arya mencuat lantaran marak parkir liar, kali ini giliran Walikota Bogor mencopot jabatan anak buahnya. Kepala Seksi Perpakiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor yang sebelumnya dijabat Rudi Partawijaya, mulai Kamis (22/6) hari ini telah digantikan.

Informasi ini disebarkan Bima melalui akun Facebooknya.  Dalam keterangan foto yang yang diunggah dan captionnya, Bima menyebut jika persoalan parkir yang semrawut, salah satunya di Pasar Kebon Kembang akan diurus oleh anak buahnya yang baru yakni Suratman.

“Pagi ini di Pasar Kebon Kembang, saya mengganti Kepala Seksi Perparkiran Dishub Pemkot Bogor. Saya percayakan pak Suratman,”tulis Bima.

Maish dalam keterangannya, Bima mempercayakan persoalan parkir liar dan retribusinya kepada PNS yang merupakan mantan petinju kelas berat.

“Pak Suratman ini mantan Petinju Kelas berat peraih medali emas Porda Jabar 1997 menjadi Kasi yg baru. Saya minta untuk tertibkan parkir liar biang kemacetan, dan pastikan retribusi uang parkir dikelola dengan amanah. Insya Allah BISA,”demikian tulisnya.

Postingan itu pun mengundang banyak komentar.  Sebagian ada yang mendukung, namun ada pula yang menganggap Bima lagi-lagi salah sasaran. Berikut komentar netizen.

“Nanggung banget pak wali Bima Arya gusur semua yg terlibat…kenapa bukan Kabid nya …klo kasi kan ada arahan dari atas …jgn tumbalkan bawahan … jadilah pemimpin bijak” tulis Arthur Hesa Liu

“Kang Mamay Jangan lupa urasan preman nya juga di beresinnn Pak Wali….. pasar anyar tuh banyak banget premanya….

Hendri Fcim Mantap kang lanjutkan perjuangan untuk kota bogor. Hajar tuh oknum yang berada di balik kesemrawutan kota bogor khususnya di area perparkiran liar.

Sebelumnya, ramai diberitakan Bima mengamuk di Pasar Kebon Kembang lantaran banyak parkir liar hingga menyebabkan kemacetan. Aksinya yang emosional menendang motor warga hingga terjatuh hingga kini masih menuai kontroversi. (bd)

 

Bikin Bahaya, Dishub Kandangkan 28 Bus Tidak Laik Jalan

BOGOR DAILY– Sebanyak 28 bus dari ber­bagai jurusan dan trayek yang akan digunakan untuk armada arus mudik Lebaran 2017 ini dilarang beroperasi. Larangan itu diberikan karena bus tersebut tidak lulus pemeriksaan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Baranangsiang Islahudin mengatakan, setelah di­lakukan ram chek untuk angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), maka bus tersebut dilarang beroperasional selama Lebaran.

berkas diserahkan ke Penga“Semua akhirnya ditilang dan dilan Negeri (PN) Bogor. Jadi selama Lebaran harus distop dulu,” ungkapnya kepada Metropolitan. Sementara jika Perusahaan Otobus (PO) ngotot mengoperasikan, lanjut Islahudin, pihaknya akan mencabut trayeknya. “Itu sangat membahayakan penumpang. Kami bisa men­cabut taryeknya,” tegasnya.­

Setelah menyelesaikan permasalahan administrasi pemulangan, para operator PO diwajibkan memenuhi semua persyaratan yang men­jadi pelanggaran. Setelah itu armada diizinkan berop­erasi kembali di terminal. “Kita akan menunggu dulu, apakah semua pelanggaran dan per­soalan administrasinya sudah diselesaikan apa belum. Kalau memang masih bermasalah, maka tidak boleh beroperasi. Tetapi kalau administrasinya sudah selesai, maka akan ditinjau kembali untuk digu­nakan sebagai armada arus Lebaran,” paparnya.

Sementara Pengamat Trans­portasi Djoko Setijowarno mengimbau bus-bus yang tak layak jalan tersebut harus diserahkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor ke pihak kepolisian. Hal itu agar pihak kepolisian menyitanya. “Kalau hanya surat-surat saja, maka bus tersebut bisa saja memban­del dan beroperasi. Tetapi kalau ditahan, yakin mereka sudah tidak bisa beroperasi,” katanya.

Djoko menambahkan, harus ada tindakan tegas dari dishub dan pihak kepolisian kepada sejumlah PO yang nakal. Se­hingga, kecelakaan yang sering terjadi di bus akan berkurang. Selain itu ia juga meminta agar setiap PO pariwisata diperketat pemeriksaan busnya. Sebab, selama ini kecelakaan bus ke­banyakan terjadi di bus-bus pariwisata. “Kalau saat ini PO konvensional sudah diperketat, tinggal PO pariwisata yang di­perketat,” ungkapnya. (Metropolitan)

Netizen Sebut Istri Fedi Nuril Dulunya Cewek Simpanan

BOGOR DAILY- Artis tampan Fedi Nuril kini dihempas kabar tak sedap. Baru-baru ini masa lalu istrinya, Calysta Van­ny Widyasasti, diungkap tak segan membongkar aib istri sang artis yang kini telah dikaruniai seorang anak. warganet. Bahkan, mereka

Terbongkarnya aib ini me­nyusul foto Vanny yang diung­gahnya saat bersama sang suami. Rupanya, posting-an itu mengundang cibiran pedas.

Tidak ada yang salah dalam foto tersebut, hanya tampak Vanny yang memangku sang anak ditemani Fedi. Ketiga anggota keluarga itu terse­nyum tipis saat berada di depan kamera. “Alohaaaa,” tulis Vanny singkat di bagian keterangan foto.

Foto yang diunggah ulang salah satu akun gosip di me­dia sosial itu menuai reaksi warganet. Mereka bahkan dengan tega mengumbar aib Vanny di masa lalu dengan menyebutnya sebagai wanita simpanan.

Di masa lalu, Vanny memang sempat menjadi seorang DJ alias disc jockey. Beberapa foto di media sosial mem­perlihatkan aksi Vanny saat perform sebagai DJ.

“Ga ridooooo… pas fedi fofo sm raline dia baper trus cur­col.. lah resiko yak punya laki ganteng.. ya maap, istrinya mantan dj.. knp gak fedi sm Raline Shah atau Laudya Cyn­thia Bella gitu wkwk..,” cibir akun @idayoek***ng. “Temen eikee dulu jaman kuliah se ke­las noh sama bini nya, katanya aslinya cantik kok famous juga di kampusnya, cuma jarang masuk kuliah ni anak sama go­sip yg beredar di anak kampus dia mah ay*am ka*pus trus p*li*ar*an gt sih min..,” tambah akun @pupud_bo**es.

Tak hanya itu, penampilan Vanny juga ikut menjadi soro­tan. Ia dituding cantik karena aplikasi ponsel hingga disebut wanita berwajah jerawat.

“Pernah ketemu sama istrinya dimall parah songong dan som­bong bgt dari gaya ngomong­nya dan tinglah lakunya super angkuh padahal artis jg bukan, trus wajahnya dempulannya tebel bgt alias menor dan beda­knya keputihan tapi tangannya item wkwkwkwkw,” komentar akun @ va**aa. “Udah pernah liat foto bininya fedi jaman dulu..item…kalo gak pake make up biasa bgt komuknya..camera jaman sekarang banyak pake filter seh,” tambah akun @ bellado***ove.

Lantas, bagaimana tang­gapan Fedi dan sang istri atas komentar warganet tersebut? Sayang hingga kini masih belum ada komentar apa pun dari mereka.

Tontowi/Liliyana Tersisih di Australia Open

BOGOR DAILY– Beda nasib diterima dua ganda campuran Indonesia. Praveen Jordan/Debby Susanto berhasil melewati babak pertama, tetapi Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir justru tersingkir. Pada pertandingan di Sydney Olimpic Park Sports, Rabu (21/6), Praveen/Debby menang dua gim langsung atas pasangan Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino dengan skor 21-11, 21-19.

Setelah menang mudah di gim pertama, Praveen/Debby menjalani gim kedua yang rumit. Sempat unggul 17-12, Wata­nabe/Higashino bisa menyusul untuk menyamakan skor 17-17 kendati akhirnya menang. “Memang waktu leading itu kami terbawa per­mainan lawan yang pelan karena shut­ lambat. Di saat-saat akhir game kedua, kami berusaha mempercepat tempo pertlecock yang digunakan juga mainan,” jelas Debby.­

“Tadi kami mencoba terus berkomunikasi, saling meng­ingatkan bahwa kami harus lebih sabar dan konsentrasi,” imbuhnya.

Di partai sebelumnya, Ton­towi/Liliyana gagal men­gulang prestasinya saat juara di Indonesia Terbuka. Pasangan unggulan keenam ini tak mampu melewati ganda campuran non-ung­gulan asal Malaysia Tan Kian Meng/Lai Pei Jing 17-21, 16-21.

Kekalahan Tontowi/Liliaya­na menandai bahwa Praveen/Debby menjadi satu-satunya wakil ‘Merah Putih’ di turna­men ini.

Sementara itu, pasan­gan ‘gado-gado’ Hendra Setiawan/Tan Boon Heong menang mudah atas wakil Indian Francis Alwin/Kona Tarun dengan skor akhir 21-17, 21-15.

Dari nomor tunggal, Tom­my Sugiarto mengalami na­sib serupa dengan Tontowi/Liliyana. Setelah memenangi gim pertama, Tommy dipaksa menyerah usai kalah dua gim berikutnya di tangan Sai Praneeth B asal India 21-10, 12-21, 10-21.

Catat! Ini SPBU di Puncak yang Buka 24 Jam

BOGOR DAILY– Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memang dikenal berfungsi sebagai tempat pengisian bensin. Apalagi di musim mudik hari besar tempat ini menjadi tempat yang sangat dibutuhkan oleh pemudik dalam perjalanan untuk kelancaran perjalanan

Tidak hanya itu, fasilitas SPBU yang bisa digunakan oleh pemudik jalur Puncak ketika sedang beristirahat karena jauhnya perjalanan. Fasilitas tersebut yakni toilet, mushola, ATM, isi angin ban, dan beberapa unit diisi oleh minimarket.

Apalagi pemudik yang kedapatan melintasi jalur Puncak malam hari atau dini hari. Berikut beberapa SPBU di Jalan Raya Puncak yang buka selama 24 jam.

Berikut 5 SPBU yang terletak di Jalur Puncak yang buka 24 jam.

Ciawi : Pom bensin ini terletak di Kecamatan Ciawi berada di sisi kanan jalan jika pengendara melaju dari arah Simpang Ciawi. Buka 24 jam.

Gadog : Jika dari arah Simpang Ciawi, ketika melaju ke arah simpang Gadog, pengendara bakal melintasi SPBU ini di sebelah sisi kiri jalan. Buka 24 jam.

Cibogo : Jika melaju dari Gadog (Tol Jagorawi) menuju Puncak, pengendara bisa menemukannya di sisi kiri jalan. Buka 24 jam.

Cipayung : SPBU ini terletak di beberapa ratus meter dengan SPBU Cibogo ke arah Puncak Megamendung dan berada di sisi kanan jalan. Buka 24 jam.

Tugu Puncak : Pom bensin ini terletak di dekat Warung Kaleng dan terletak di sisi kiri jalan jika pengendara mengarah dari Gadog menuju Puncak. Buka 24 jam

Gara-gara Ini Toh, Lima Parpol Tolak Bima Arya di Pilwakot 2018

BOGOR DAILY– Lima  partai politik di Kota Bogor menolak calon walikota koruptor pada Pemilihan Walikota Bogor masa bakti 2019-2024 yang dihelat Juni 2018. Kelimanya itu  berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Demikian terungkap dalam diskusi obrolan warung kopi “mencari walikota Bogor Anti Korupsi” yang digagas Ketua LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) Bogor Muhammad Sufi di Savana Camp, Bogor pada Rabu (21/6/2017) malam.

Menurut Sufi, rakyat Kota Bogor  resah dipimpin oleh Walikota Bima Arya yang berstatus sebagai pleger korupsi dalam perkara markup pengadaan tanah Jambu Dua seperti diungkap dalam putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Bandung.

“Pemimpin harus menjadi tauladan bagi rakyatnya. Dengan disebut Bima Arya sebagai pleger korupsi Jambu Dua maka menjadi contoh yang tidak baik. Mestinya yang bersangkutan mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Saatnya rakyat Kota Bogor mencari walikota anti korupsi,” kata Sufi kepada wartawan.

Lantas bagaimana sikap para pemimpin parpol di Kota Bogor? Sekretaris DPC PDIP Kota Bogor Atty Somaddikarya menolak tegas pemimpin korup. “Kami menghormati proses hukum yang tengah berjalan. Namun PDIP komitmen mendukung pemberantasan korupsi,” kata Atty.

Sekretaris DPC Partai Nasdem Roy Firdaus akan memperjuangkan mengusung cawalkot yang anti korupsi. “Kami berpandangan sudah saatnya Kota Bogor dipimpin oleh walikota yang tidak terindikasi korupsi untuk Kota Bogor yang lebih baik,” tegasnya.

Sekretaris Bidang Ekuintek DPW PKS Jawa Barat Najamudin, mengakui bahwa persyaratan calon kepala daerah di PKS harus bebas korupsi. “Sudah tentu PKS akan pengusung calon kepala daerah yang memiliki komitmen anti korupsi,,” kata Najamudin.

Hal senada disampaikan Bendahara DPD Partai Golkar Kota Bogor Reflianosa Ibrahim. “Kami akan memperjuangkan cawalkot yang anti korupsi. Itu harga mati,” katanya.

Sementara Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan DPC PPP Kota Bogor Rachmat Imron Hidayat menegaskan, Bima Arya sebagai pejabat negara harusnya malu disebut sebagai pleger korupsi dan mengundurkan diri. Kenapa? Karena dalam ajaran Islam, malu merupakan sebagian dari iman.

“Harusnya malu dan mundur. Itu lebih terhormat dan tanda memiliki iman,” katanya (Tribunnews.com)