Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 9040

Gol 2-0, Timnas Indonesia Bungkam Kamboja

BOGOR DAILY– Timnas Indonesia akhirnya meraih kemenangan perdana di level senior bersama pelatih anyar mereka Luis Milla. Menghadapi Kamboja, Indonesia tak mengalami banyak rintangan dan menang meyakinkan 2-0, Kamis (8/6).

Pada laga ini Indonesia memang dengan luas memperlihatkan keleluasaan taktiknya. Apa yang diinginkan Milla akan sepak bola atraktif terlihat jelas.

Tak ayal, Indonesia terlihat sangat nyaman melakukan serangan bertub-tubi. Pada menit ke-26 gol pun terjadi.

Adalah striker andalan Bali United, Irfan Bachdim yang memperlihatkan bahwa Indonesia memang membutuhkannya. Dia mencetak gol lewat aksi memikatnya.

Indonesia juga beberapa kali membuat peluang emas. Striker Marinus Wanewar yang pada laga ini menjadi defensive forward benar-benar bermain apik.

Dia nyaris mencetak gol pada awal laga tapi sepakannya yang melewati kiper berhasil diselamatkan pemain Kamboja. Tapi secara keseluruhan sang pemain patut dipuji karena aksi yang sangat istimewa dan membantu kelancaran taktik Indonesia.

Terus melakukan serangan, Indonesia akhirnya mampu mencetak gol kedua pada akhir laga tepatnya pada menit ke-96. Gian Zola mencetak gol perdananya bersama timnas senior. Ini menjadi momen penting untuk mengangkat kepercayaan dirinya. Laga berakhir dengan skor 2-0.

Indonesia (4-3-3): 1-Kurnia Meiga; 12-Ricky Fajrin (4-Rezaldi Hehanusa 79′), 5-Bagas Adi, 16-Fachruddin, 21-Gavin Kwan Adsit; 19-Bayu Pradana, 11-Adam Alis (7-Gian Zola 73′), 8-Hargianto (23-Hanif Abdurrauf 46′); 17-Irfan Bachdim (22-Yabes Roni 69′), 9-Marinus Wanewar (14-Septian David Maulana 79′), 13-Febri Haryadi (27-Miftahul Hamdi 90′)

Langka! Alquran Mini Bertinta Emas Ada di Sukaraja

BOGOR DAILY– Alquran merupakan mukjizat yang diturunkan Allah SWT untuk umat Islam. Oleh karena itu, Alquran menjadi istimewa bagi umat Islam. Namun, keistimewaan Alquran tidak hanya dari kandungan atau isinya, tapi juga bentuk dan ukurannya.

Salah satu Alquran yang sangat istimewa dari segi bentuk adalah milik KH Tubagus Muhammad Tamyiz. Warga Kampung Parakan Kembang, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor ini memiliki Alquran mini dengan ukuran 10 mm x 10 mm.

Seluruh aksaranya ditulis tangan menggunakan tinta emas dan ditulis di atas lembaran kulit kayu. Tak hanya itu, keistimewaan lain dari Alquran kuno ini adalah usianya yang sudah 500 tahun. Meski usianya sudah lima abad, kondisinya masih baik dan terawat.

Menurut KH Tubagus Muhammad Tamyiz, kitab suci  Alquran itu dibuat Pangeran Wijayakusuma, anak Sunan Gunung Jati.

Saat itu, Pangeran Wijayakusuma datang ke Bogor untuk mensyiarkan agama Islam. Saat itu agama masyarakat Bogor masih Hindu, Buddha, dan Sunda Wiwitan.

Alquran setebal 10 mm tersebut kemudian diwariskan kepada buyutnya, dan secara temurun-temurun hingga sampai ke tangan ayah Tamyiz, H. TB Miftahudin, hingga terakhir diwariskan kepadanya.

“Saya diwariskan Alquran ini dari bapak saya sekitar tahun 1990, saat saya mau ke Tanah Suci,” kata Tamyiz, Kamis (8/6/2017).

Karena hurufnya yang sangat kecil, tak semua masyarakat mampu membacanya. Namun berbeda dengan Tamyiz, dia mampu membacanya dengan baik.

Karena sering membaca Alquran warisan leluhurnya itu, Tamyiz hafal betul setiap karakter huruf Alquran yang berjumlah 30 juz itu. “Saya sering baca Alquran ini. Apalagi di bulan puasa seperti sekarang,” kata Tamyiz.

Agar tidak rusak dan tetap terjaga, Alquran mini tersebut ia simpan di dalam sebuah kotak di rumahnya. Tamyiz menjelaskan, Alquran mini ini merupakan barang langka yang diinginkan banyak orang. Namun, ia tidak ingin melepas benda berharga tersebut karena warisan dari para leluhurnya.

Terlebih, lanjut Tamyiz, jika Alquran tersebut berpindah tangan ke sembarang orang, akan hilang dengan sendirinya.

“Kalau tidak bersih hati, Alquran ini pasti hilang mendadak tanpa bekas. Ada pula yang tidak bisa membaca ayat atau mendadak hilang ingatan,” tutur Tamyiz. “Makanya Alquran ini akan tetap saya jaga, dibaca dan diamalkan,” ujar Tamyiz. (liputan6)

Tampil Agresif, Persija Gulung PS TNI 2-0

BOGOR DAILY– Pertandingan PS TNI dengan Persija Jakarta berakhir dengan skor 0-2.  Persija berhasil menggulung PS TNI yang terpaksa menelan kekalahan perdana dalam pertandingan lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Kamis (8/6).

Kekalahan ini membuat PS TNI bertahan di posisi tujuh dengan 15 poin dari 10 pertandingan. Jika bisa mengalahkan Persija, tim didikan Ivan Kolev bakal bisa melesat ke posisi tiga besar.

Tuan rumah PS TNI sejak awal dianggap berhasil melakukan intimidasi kepada tim tamu. Mereka dianggap memiliki banyak peluang untuk mencetak gol, namun sayang belum berhasil.

Sebaliknya, Persija sejak awal bermain cukup tenang. Akan tetapi, mereka membuat kejutan dengan mencetak gol di menit 25. Tendangan bebas Bruno Lopes menyarangkan bola ke kandang PS TNI yang dijaga oleh Teguh Amirudin.

Setelah ketinggalan satu poin, PS TNI mencoba bangkit dan mencetak gol. Namun mereka tak berhasil menembus pertahanan gawang Persija sampai akhir babak satu.

Memasuki babak ke-dua, Persija mulai berganti pemain, Irfandy Zein digantikan oleh Ramdani Lestaluhu. Masuknya Ramdani membuahkan hasil, dia berhasil menyarangkan gol ke-dua untuk Persija. Persija unggul dua angka.

PS TNI yang ketinggalan dua angka mulai kembali bangkit. Di menit ke-85, mereka mendapatkan pinalti setelah pemain belakang Persija Ryuji Utomo dianggap melakukan handball. Sayang, protes pun terjadi, wasit Fariq Hitaba pun harus menyaksikan tayangan ulang dan memutuskan untuk menganulir pinalti.

Protes demi protes terkait handball ini dilayangkan, namun sang wasit tetap menganulir pinalti. Sampai lima menit jelang pertandingan usai, PS TNI masih belum bisa mencetak gol.

Sampai peluit panjang akhir pertandingan dibunyikan, kedudukan masih 0-2 untuk PS TNI dan Persija.

Berbeda dengan kedudukan PS TNI jika menang pertandingan, kemenangan Persija atas PS TNI ini tidak mengubah posisi mereka. Persija tetap berada di posisi 15 dengan raihan 12 poin dari sembilan pertandingan

Demi Sembako dari Jokowi, Warga Cibuluh Sesaki Gang Sempit

BOGOR DAILY– Presiden Joko Widodo kembali membagikan sembako kepada warga Pangkalan Raya Rt 2/2 Kecamatan Bogor Utara, Kelurahan Cibuluh Kamis (8/6/2017) Sore.

Kehadiran Presiden Jokowi disambut antusias warga di wilayah tersebut. Pembagian 450 paket sembako dilakukan selepas adzan maghrib.

Dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam, Presiden Jokowi langsung mendatangi kerumunan warga yang sudah lama menantinya sejak pukul 16.00 WIB.

Kehadiran Jokowi membuat suasana riuh. Banyak yang minta bersalaman.

Sebuah truk bermuatan sembako telah terparkir di lokasi tersebut. Diketahui, ada 1.200 paket sembako yang dibagikan di titik tersebut. Jokowi pun sempat membagikan beberapa paket sembako langsung kepada warga.

Tak lama kemudian, Jokowi meninggalkan lokasi menuju Istana Kepresidenan Bogor.

Lagi! Bentrok Supporter Persija Pecah di Cibinong. Nih Fotonya

BOGOR DAILY–  Bentrokan antara suporter Persija dengan warga Bogor kembali terjadi di Cibinong. Aksi saling lempar pun tal terhindarkan saat rombongan bus The Jak datang menuju Stadion Pakansari.

Kericuhan suporter ini diawali dengan aksi saling ejek saat ditengah perjalanan menuju stadion.Sehingga, salah seorang suporter Persija yang berada di bus terpancing emosinya dan turun mendatangi warga yang sedang nongkrong diruas jalan Sentul.

Hal ini pun membuat ratusan ratusan suporter yang berada di dalam bus ikut turun. Bentrokan yang terjadi menjelang adzan magrib itu pun tak bisa terhindarkan.

Belum diketahui berapa korban yang terlukan akibat bentrokan suporter ini. Tadi itu mereka nyerang duluan dari bus, makannya warga jadi kesel,” kata Urip salah seorang warga dilokasi.

Di sisi lain, personil kepolisian dan Brimob Polda Jabar berusaha melerai kericuhan yang terjadi dilokasi. Keributan pun tidak berlangsung lama, tembakan gas air mata langsung memecah kerusahan tersebut.

Suporter Persija kemudian didorong untuk masuk ke arah Stadion Pakansari oleh aparat kepolisian. Kejadian ini juga berlanjut di malam hari usai pertandingan.

Kerusuhan ini sebelumnya pernah terjadi pada Oktober 2016, di laga yang sama antara Persija vs PS TNI. Akibat inisiden rusuh, sejumlah ruas nyaris lumpuh lantaran polisi tidak sanggup membendung jumlah massa yang telibat bentrokan.

Balita Tewas di Rancabungur Dibunuh Pamannya, Ini Kata Polisi

BOGOR DAILY-Aparat Polsek Rancabungur, Bogor, kini memburu JY, paman dari SA, balita berusia 3,5 tahun yang tewas karena diduga dibunuh. JY diduga menjadi pelakunya.

Kapolsek Rancabungur Iptu Gatot Sarwoko mengatakan, pihaknya masih mencari keberadaan JY. JY menghilang sejak Minggu (4/6) bersamaan dengan hilangnya SA dari rumah.

“Sejauh ini dugaan memang mengarah kesana, ke pamannya. Karena berdasarkan keterangan warga, korban terakhir terlihat pergi dengan pamannya hari minggu itu. Tapi ini baru dugaan. Perlu penyelidikan lebih lanjut dan untuk memastikannya kita harus temukan yang bersangkutan dulu,” kata Gatot

Polisi juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap kasus ini. Anggota Polsek Rancabungur dibantu Polres Bogor juga sudah disebar untuk mencari keberadaan JY.

“Kita sudah datangi beberapa lokasi, termasuk tempat biasa JY ini nongkrong, tapi hasilnya masih nihil. Kita masih telusuri keberadaannya,” kata Gatot.

Selain itu, sambung Gatot, beberapa saksi juga terus didalami keterangannya untuk mengungkap motif dan keberadaan JY.

“Kasus ini sekarang ditangani Polres ya. Sekarang ibu korban, bapak tiri korban, termasuk saksi-saksi lain dari warga sedang dimintai keterangan di Polres,” kata Gatot.

Gatot menyebut ada saksi yang mengaku melihat JY bersama korban di sekitar persawahan tak jauh dari lokasi temuan jasad SA di Desa Bantarjaya

“Ada warga bernama Adang, dia mengaku sempat melihat JY dan korban. Sempat ditanya oleh saksi Adang itu, tapi JY jawab korban tercebur. Menurut saksi, JY saat itu tampak sedang emosi, saksi juga ketakutan,” sebut Gatot.

Ada Diskon Tarif Tol Selama Mudik, NIh Info Lengkapnya

BOGOR DAILY- Bagi masyarakat yang akan menggunakan jalan tol pada arus mudik Lebaran tahun ini, akan diberikan diskon khusus. Hal ini berlaku untuk transaksi yang menggunakan uang elektronik tau e-money.

Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar meningkatkan penetrasi penggunaan non tunai di gerbang tol.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, 15 ruas tol yang dioperatori oleh Jasa Marga dan kelompok usahanya akan memberikan diskon sebesar 20%.

Selain itu, ada 3 ruas lainnya yang memberikan diskon sebesar 10% yang dioperatori oleh PT MMS, PT MHI, dan PT LMS.

“Untuk tol, akan ada diskon bagi pengguna yang menggunakan uang elektronik sebesar 20% dari operator Jasa Marga dan 10% untuk 3 ruas tol operator yang lain,” katanya dalam Raker di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (8/6/2017).

Penerapan diskon uang elektronik akan berlaku mulai dari H-3 Lebaran hingga H+2 Lebaran, dan kembali diterapkan pada H+4 sampai dengan H+6 Lebaran untuk mendukung kelancaran arus balik.

Nah Ketahuan, Panti Pijat dan THM di Bogor Tetap Buka

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota Bogor kecolongan, masih ada tempat hiburan malam yang beroperasi pada bulan Ramadhan.

Padahal, Wali Kota Bogor Bima Arya, telah mengeluarkan SK bagi THM untuk tutup selama puasa, termasuk pengaturan jam operasional warung, restoran dan pengawasan terhadap hotel.

Meski begitu, tak semua pengelola manut terhadap keputusan itu.

Buktinya, hasil dari razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor pada Kamis (8/6/2017) malam, masih ada panti pijat dan tempat biliard yang beroperasi.

Panti pijat tradisional yang masih buka di Jalan Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Tak hanya itu, di Jalan Dramaga, Bogor Barat, Kota Bogor pun Satpol PP Kota Bogor menemukan sebuah tempat billiard yang tidak tutup pada bulan ramadhan.

Saat itu juga Satpol PP Kota Bogor langsung meminta kepada pengelola panti pijat maupun tempat billiard untuk segera menutupnya sementara waktu.

“Sementara THM termasuk panti pijat harus tutup, dan boleh buka lagi tiga hari setelah lebaran sesuai dengan SK wali kota,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Urusan Keamanan dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Kota Bogor, Hermawan kepada wartawan.

Dia menjelaskan bahwa, masih beroperasinya dua THM tersebut disebabkan belum mendapatkan ataupun mengetahui SK wali kota tentang penutupan THM selama bulan ramadhan.

“Keterangan dari pihak pengelola belum dapat SK wali kota, jadi dua THM ini masih buka,” terangnya.

Tidak ada sanksi yang diberikan kepada pihak pengelola ketika itu, namun bila ke depannya dua THM tersebut kembali beroperasi di bulan ramadhan, maka Satpol PP akan melakukan tindakan lebih lanjut.

“Untuk sekarang berupa imbauan saja dan minta langsung ditutup sementara, tapi kalau nanti buka lagi, mungkin akan ada penyegelan,” tukasnya.

Aris Idol Hilang, Istrinya Menangis Dengar Ucapan Polisi

BOGOR DAILY- Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat, Aris Idol  dikabarkan menghilang. Sudah tiga hari Aris Idol tak pulang ke rumah, sebelumnya ia berpamitan untuk bekerja sebagai sopir taksi online.

“Dia bekerja seperti biasanya aja. Dia pamitan kerja, tapi sampai subuh enggak pulang. Handphone-nya juga enggak aktif,” ujar istri Aris Idol, Fany.

Fany merasakan ada yang aneh dengan sikap Aris Idol. Tak biasanya sang suami pergi tanpa kabar. Sepengetahuannya, Aris Idol mengatakan sedang bertemu dengan kawannya dari Komunitas Gogoci.

“Pagi masih komunikasi dengan saya, karena memang saya bilang mau di manapun atau terima kerja apa pun dan siapa pun penumpangnya, selalu beri kabar ke saya,” kata Fany.

“Nah, kok ini enggak mention ke saya, saya tanya lagi di mana? Dia bilang lagi ketemuan dengan Komunitas Gogoci atau apalah, habis itu langsung lost contact,” ia menambahkan.

Kemarin,  Fany, akhirnya melaporkan hilangnya Januarisman alias Aris “Idol” ke polisi. Saat di kantor polisi, dikisahkan Fany, dirinya dibuat mendadak lemas dan menangis.

Mulanya, setelah Fany melaporkan hilangnya Aris “Idol”, seorang polisi memintanya untuk banyak berdoa. Lantas, polisi itu mengatakan sebulan yang lalu ada seorang ibu seperti Fany yang kehilangan suami.

Lima hari kemudian, ujar polisi tersebut, mayat suami ibu yang melapor itu ditemukan telah membusuk.

“Pas aku lapor polisi, polisinya bilang sama aku, ‘Mobil kamu baru, ya?’ ‘Iya, Pak, tahun 2015.’ Dia bilang, ‘Banyak doa, ya.’ ‘Kenapa, Pak?’ Dia bilang, enteng banget ngomongnya, ‘Baru sebulan lalu, ada ibu-ibu sama kayak kamu ngelapor ke sini, suaminya tiga hari nggak pulang. Lima hari kemudian, ketemu dalam kondisi mayat dan busuk,'” tutur Fany,Kamis (8/6/2017).

“Astagfirullah, ya, Allah. Aku nangis, lemes aku di kantor polisi. ‘Ya, Allah, Bapak jangan sampai suami saya (bernasib sama).’ Dia bilang, ‘Kami nggak bicara bohong.’ ‘Iya, Pak. Tapi, jangan ngomong depan saya kayak gitu.’ ‘Udah, kamu banyak doa aja,’ kata bapak polisi,” lanjutnya.

Edaran Bupati Dicueki, Rumah Makan Tetap Buka Selama Puasa

BOGOR DAILY- Surat edaran Bupati Bogor, yang melarang rumah makan buka siang hari selama bulan suci ramadan, tak sepenuhnya dipatuhi. Terutama rumah makan di daerah perbatasan Kabupaten Bogor dengan Depok.

Seperti Soto Bogor Cipta Rasa di Jalan Baru, Desa Cikeas Udik. Sejak awal Ramadan, rumah makan ini tetap buka siang hari. Untuk menghindari razia, tempat usaha ini memakai alamat Jalan Baru Leuwinanggun, Kota Depok.

Tempat itu pun ramai pengunjung setiap harinya. Para pengunjung bebas makan di area terbuka itu. Menurut pengelola, mereka tidak mendapat pemberitahuan dari pemerintah terkait imbauan penutupan usaha selama Ramadan.

Pedagang Soto, Jamal mengatakan, pihaknya tidak mendapat pemberitahuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor, terkait penutupan usaha atau memasang tirai selama Ramadan ini.

“Kami pasang spanduk saja karena belum ada pemberitahuan dari pemerintah,” ujarnya..

Menanggapi hal itu, Kepala Unit Satpol PP Kecamatan Gunungputri, Nurhaida menerangkan, pihaknya segera melayangkan surat teguran kepada pemilik usaha. Mereka berharap para pengusaha kuliner dan rumah makan dapat menghormati orang yang berpuasa.

“Kalau tidak bisa menghormati yang puasa. Biar kami tegur dan surat edaran Bupati Bogor akan saya berikan,” tegasnya. Dia mengaku, sudah melakukan penyebaran surat edaran sejak lama. Namun, ada saja pengelola rumah makanan yang terlewat.