Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 9100

Dishub Dilarang Pungut Retribusi izin Angkutan Online

BOGOR DAILY– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menyempurnakan aturan mengenai roda dua berbasis aplikasi di wilayah Bumi Tegar Beriman. Masih banyaknya ojek online yang mangkal atau ngetem sembarangan, jadi hal yang diperhatikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor saat ini.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Bogor Dudi Rukmayadi mengatakan, saat ini pihaknya tengah membuat konsep petunjuk pelaksana (juklak) petunjuk teknis (juknis) sebagai aturan turunan dari Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 27 Tahun 2017 tentang Angkutan Orang dengan Sepeda Motor.

“Saat ini juklak juknisnya dari perbup sedang dibuat untuk mengatur ojek online yang lebih detail,” kata Dudi.

Menurutnya, dengan adanya juklak juknis yang tengah dibuat pihaknya, nantinya Dishub memiliki kewenangan yang mengacu pada perbup tersebut. Sehingga di dalam salah satu pasal memuat larangan ojek sistem daring ngetem di titik-titik tertentu.

”Di dalam juklak juknis yang tengah dalam proses nantinya memuat tata cara peneguran menggunakan surat yang dikeluarkan langsung kepala dinas,” katanya.

Selain itu, klausal dalam perbup tersebut juga mencantumkan nota kesepakatan antara ojek online dengan angkutan umum. Semisal tidak boleh menaikan penumpang di terminal, tidak boleh berhenti di bahu jalan ataupun di badan jalan. “Di dalam perbup kita lihat siapa yang menegur ternyata dinas, nah kita atur detailnya seperti apa,” terang Dudi.

Dudi menuturkan, surat teguran terhadap ojek daring tersebut bukan diberikan kepada perseorangan yang melakukan pelanggaran, melainkan Dishub langsung melayangkan surat teguran kepada penyedia jasa.  ”Kita langsung menegur providernya,” katanya.
Meski begitu, aturan tersebut sebenarnya dibuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) baik untuk ojek online atau ojek konvensional. Sehingga hanya ada sanksi administratif. “Ada larangan dari dirjen, untuk perbup tidak boleh mencantumkan sanksi pidana dan pungutan retribusi izin, jadi perbup nomor 27 itu lebih mengatur kamtibmas,” ujarnya.

Untuk menyelaraskan aturan tersebut, pihaknya bakal mengundang tiga penyedia jasa aplikasi ojek online tersebut pada Rabu (26/4). “Dalam pasal 4 perbup nomor 27 tahun 2017 juga memuat pendataan kendaraan, kami ingin tahu masalah pendataan dari penyedia jasa sendiri seperti apa. Apakah belum siap atau tinggal disajikan,” katanya.

Dudi menambahkan, jika belum siap seberapa persen yang dapat dilaporkan ke daerah. Menurutnya penyedia jasa aplikasi ojek online tersebut berkewajiban mendaftarkan mitranya yang berusaha di Kabupaten Bogor. “Kita minta khusus roda dua yang dilaporkan karena untuk roda empat itu pusat langsung,” pungkasnya.

Begini Penampakan Mobil yang Terbakar di BTM

BOGOR DAILY– Warga sekitar Bogor Trade Mall (BTM) dikagetkan dengan terbakarnya sebuah mobil Kamis (20/4/2017) malam. Kebakaran mobil tersebut terjadi di depan BTM RT 02/13, Keluarahan Paledang.

Penyebab terbakarnya mobil diduga dari konsleting mesin tersebut. Sebab, kebakarannya terjadi secara tiba-tiba. Diketahui, mobil yang terbakar adalah Mercedez Benz bernomor polisi B 1015 WBE.

Saat kejadian, sang pengemudi, Endang tiba-tiba memberhentikan mobilnya. Tak lama muncul api dari bagian cup depan mesin. Api membesar dan menghanguskan separuh bagian mobil.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sang pengemudi pun berhasil menyelamatkan diri.

“Tidak ada korban jiwa dan luka dalam peristiwa teresebut,” kata Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Sayfrudin Gayo.

Sementara itu, api berhasil dijinakan setelah tim TRC-PB BPBD dikerahkan ke lokasi. Peristiwa tersebut sempat membuat arus lalu lintas macet di lokasi. (bd)

Makin Kritis. Dua Minggu Bus PDJT Mogok, Karyawan Enggak Gajian

BOGOR DAILY– Kondisi Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) makin kritis.  Lagi-lagi karyawannya tidak digaji. Bahkan, Sudah dua minggu bus transpakuan tidak beroperasi. Sebanyak 137 karyawan nasibnya masih terkatung-katung.

“29 bus sudah dua minggu tidak beroperasi sama sekali, Karena itu gaji tiga bulan belum dibayarkan, semua karyawan mulai dari manajemen sampai operasional sudah tidak beroprasi,” ucap Kepala Bidang Operasiona PDJT  Fajar Cahyana, Kamis (20/4/2017).

Menurut Fajar, seluruh karyawan PDJT  mau kembali beroprasi asalkan ada kepastian mengenai waktu pembayaran gaji dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Fajar pun mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Pemkot Bogor.

“Komunikasi dengan pemerintah (Wali Kota Bogor) sudah, jawabannya tenang nanti dibayarkan gajinya, tapi tanpa menyebutkan kapan waktu pastinya,” jelasnya.

Fajar menambahkan jika dikalkulasikan gaji karyawan PDJT  mencapai Rp 450 juta.

Menurutnya kedala yang dihadapi oleh PDJT  saat ini adalah tidak adanya Subsidi.

“Jika lihat Trans Jakarta, dana PMP dapat dan subsidi dapat, sedangkan PDJT  baru mengajukan subsidi Rp 9 miliar saja sudah dipotong jadi Rp 7 miliar, itupun tidak terealisasi, Trans Jakarta subsidi tahun 2017 itu Rp 3,5 triliun masuk rugi laba,” tuturnya. (bd)

Polisi Temukan Ini dari Kantong Pengecer Judi Togel Ciheuleuet

BOGOR DAILY– Seorang pria pengecer judi togel diamankan  Tim Alfa Force  (TAF) Sat Reskrim Polresta Bogor Kota pada kamis (20/4/2017) sore.

Pria berinisial FT (62) ditangkap ketika menjual togel kepada pembeli di kediamannya di Kampung Ciheuleut RTR 7/ 8 Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

“Ada dua orang sedang beli togel, kemudian petugas TAF yang mendatangi lokasi berdasarkan informasi langsung mengamankannya,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota,  Kompol Condro Sasongko.

Dari tangan pelaku, lanjut Condro, petugas TAF berhasil menyita barang bukti berupa uang senilai Rp 1.096.000, satu ikat kupon kertas kosong, dua puluh buku kode gambar, satu uni ponsel, dan dompet levis berwarna hitam.

“Selain itu petugas juga menemukan sebuah buku tafsir,” jelasnya.

Atas perbuatannya itu, FT terkena pasal 303 KUHP dan terancam hukuman penjara maksimal sepuluh tahun penjara.

Hingga saat ini pelaku pun masih menjalani pemeriksaan di Mako Polresta Bogor Kota Kedung Halang.0

“Masih dimintai keterang begitu juga dengan saksi-saksi, kami akan terus mendalami dan menyelidiki kasus judi ini,” tukasnya. (bd)

Duh, Petani di Jonggol Terancam Enggak Makan Gara-gara Ini

BOGOR DAILY- Setelah jembatan ambrol, giliran bendungan Cipamingkis Jonggol yang ikut jebol. Rabu (20/1) pagi, tanggul milik  Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane bobol. Hujan deras yang mengguyur membuat air yang jadi sumber irigasi jebol dan mengancam kehidupan para petani di delapan desa.

Sudah setahun lalu bendungan yang dibangun 1980 itu menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Sayang, hal itu tidak juga digubris pemerintah daerah. Puncaknya, kemarin bendungan itu jebol dan membuat ratusan petani terancam gagal panen.

Hal ini pula yang dikhawatirkan Camat Jonggol Beben Suhendar. Meski bendungan itu urusan pemerintah pusat, tapi imbasnya langsung dirasakan warga Bogor yang bermata pencaharian  sebagai petani.

“Itu (bendungan,red) itu sumber irigasi bagi petani. Kasihan mereka  kalau enggak ada hujan bagaimana bisa enggak panen. Mau makan apa,”sesal Beben

Beben menyebutkan, jebolnya  bendungan berdampak di delapan desa yang ada di Kecamatan Jonggol. Di antaranya,  Desa Balikumbang, Sukamanah, Bendungan, Sirnagalih, Weninggalih, Sukamanah, Jonggol, dan Singasari.

“Irigasi itu kan untuk sumber di wilayah Jonggol dan Bekasi. Ada kali 300 petani yang menggantungkan hidupnya dari sawah sawah itu,”ujar mantan Camat Cileungsi itu.

Apalagi lanjut Beben, para petani baru menanam benih itu satu bulan. Artinya, saat ini sawah-sawah milik mereka masih membutuhkan pengairan yang cukup agar bisa dipanen.

“Sudah pasti gagal panen, bisa kelaparan petani kalau sampai itu tidak tertangani,”urainya

Jebolnya bendungan juga menyebabkan ruas jalan di sekitar lokasi terendam banjir. Akibatnya, pengendara harus menerobos arus limpahan dari bendungan. Bendungan Cipamingkis Bogor yang berada sekitar 1 kilometer dari hulu Jembatan Cipamingkis yang ambrol.

Beben pun meminta agar Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Bogor agar turun tangan mnegurus persoalan bendungan yang jebolnya”Saya minta pemda juga segera turun tangan. Karena tahun lalu saya sudah kirim surat soal kerusakan tanggul ini,”kata dia. (bd)

 

‘Narkoba Raffi Ahmad’ Tumbuh Lagi di Puncak. Nih Buktinya

BOGOR DAILY- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor mengamankan sebanyak 103 batang pohon katinon dari sebuah vila tua di Kampung Sampai Warung Kaleng, RT 01/03, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Tanaman dengan nama latin chathinona benzolyletanamina dicabut dari lahan seluas 200 meter untuk diteliti lebih lanjut. Dulunya, tanaman itu yang membuat artis Raffi Ahmad ikut terseret kasus narkoba, 2013 silam. Namun saat itu tanaman ini belum diatur dalam undang-undang.

Sementara, terungkapnya ‘narkoba Raffi Ahmad’ itu diakui berawal dari laporan warga desa ke kecamatan.

“Ada tanaman gath di sebuah halaman kemudian camat dan kapolsek berkordinasi dengan Satnarkoba Polres Bogor, kami sudah police line kemarin sore sekitar pukul 15:00,” ujar Kepala BNN Kabupaten Bogor Nugraha Setya Budhi  di lokasi lahan, Kamis (20/4).

Tim yang terdiri dari Kapolsek, Danramil, Camat Cisarua, Satpol PP Kecamatan, dan Satnarkoba Polres Bogor tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Tim langsung menyebar untuk melakukan pencabutan tanaman asal Yaman tersebut.

“Setelah pencabutan selanjutnya dibawa ke kantor BNN untuk ditindak lanjuti dilab BNN. Hasilnya kemungkinan besok kita akan sampaikan mengandung katinon,” terang Budhi. (bd)

Kasihan! Bayi Pisahkan Bayi Kembar Siam Sulit Dipisahkan

0

BOGOR DAILY- Muhammad Talib, anak dari Fathul Bahri dan Zuriyah yang dilahirkan Senin lalu (10/4) harus bertahan hidup dengan dua kepala. Talib mengalami kelahiran kembar siap. Meski jantung dan paru paru keduanya berfungsi, namun  bayi pasangan Fathul dan Zuriyah yang masih mendapatkan perawatan intensif itu hanya memiliki satu ginjak, satu limpa dan liver menyatu.

Dengan kondisi tersebut, tenaga medis sulit melakukan pemisahan keduanya. Karena, ini akan membunuh salah satunya atau keduanya.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB, dr Lalu Hamzi Fikri menjelaskan, bayi tersebut merupakan kembar siam parapagus. “Tidak bisa kita prediksi kedepannya, yang jelas hidup dan mati itu di tangan Tuhan,” ucapnya seperti yang dilansir Jawa Pos, Jumat (20/4).

Hal yang bisa dilakukan saat ini, pihaknya berupaya menjaga kesehatan bayi dan memberikan pelayanan terbaik. Terutama mengatasi gangguan pernafasan yang kerap datang. “Kondisinya saat ini sih stabil, tapi kan kesehatan bayi itu labil. Jadi kita tetap berikan pelayanan terbaik apapun yang akan terjadi,” katanya.

Disampaikan Hamzi Fikri, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, telah didatangkan susu khusus. Mengingat bayi memiliki dua kepala dengan organ lengkap, maka nutrisi masuk ke dua-duanya. “Kepalanya kan dua, jadi nutrisi kita masukkan ke kedua mulutnya,” ungkap Hamzi Fikri.

Menurutnya, bayi bisa bertahan sampai saat ini saja sudah luar biasa. Kondisi fisik sang bayi memang sangat kuat dibandingkan bayi-bayi lainnya. Ia menduga bayi tersebut akan mampu bertahan hidup lebih dari 11 hari.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Provinsi NTB, dr Agus Rusdhi menambahkan, kembar siam pernah terjadi di NTB pada tahun 2011, 2014 dan tahun 2017 ini. Namun, bayi sebelumnya tidak ada yang bisa bertahan hidup.

Begitu juga di luar daerah dengan kasus kembar siam parapagus. Bayi seperti itu belum lama ini ditemukan di Surabaya, Medan dan Gresik. Namun umur bayi paling lama bisa bertahan hanya 11 hari saja. “Jadi bayi yang disini sudah mau 11 hari nih, akan jadi bayi paling lama bisa bertahan hidup,” ungkapnya.

Terhadap nasib bayi yang saat ini menjadi pasien RSUD NTB, Agus Rusdhi juga enggan memprediksikan nasibnya. Pihak rumah sakit hanya bisa memberikan pelayanan terbaik saja. “Orangtua bayi juga sudah kami ajak komunikasi, mereka sudah pasrah apapun yang akan terjadi. Karena memang tidak mungkin kita operasi, mereka sudah ikhlas kok,” tandasnya. (jpg/bd)

Gol Dramatis Marcus Rashford Loloskan Man United ke Semifinal

0

BOGOR DAILY- Manchester United harus bersusah payah untuk bisa mengamankan tiket semifinal Liga Europa. Berkat gol dramatis Marcus Rashford pada babak perpanjangan waktu, akhirnya Manchester United bisa menang 2-1 atas Anderlecht pada leg kedua perempat final di Stadion Old Trafford, Jumat (21/4) dini hari WIB.

Kemenangan 2-1 membawa Manchester United melangkah ke babak semifinal dengan mengantongi keunggulan agregat 3-2. Pada leg pertama di kandang Anderlecht, pekan lalu, Red Devils cuma bisa bermain imbang 1-1.

Sejatinya, modal skor 1-1 di kandang lawan sudah cukup menguntungkan bagi anak asuh Jose Mourinho. Motivasi meeka pun berlimpah usai meraih kemenangan 2-0 atas pemuncak klasemen Premier League, Chelsea, pada akhir pekan lalu.

Tak heran, Manchester United sudah langsung menyengat sejak awal. Laga baru berumur 10 menit, mereka membuat publik Old Trafford bergemuruh menyambut gol Henrikh Mkhitaryan yang sukses mengkonversi umpan Rashford.

Meski masih terus menguasai permainan, Manchester United mulai mendapat perlawanan sengit dari tim tamu. Petaka sempat menghampiri saat Marcos Rojo mengalami cedera dan terpaksa digantikan oleh Daley Blind ketika laga baru berjalan 23 menit.

Ketidakberuntungan tuan ruma berlanjut saat Anderlecht mampu menciptakan gol balasan pada menit ke-32. Menyambut umpan Lukasz Teodorczyk, mampu menggetarkan gawang Manchester United yang dikawal Sergio Romero. Skor imbang 1-1 akhirnya menjadi penghias jeda pertandingan.

Pada babak kedua, Manchester United masih terus mendominasi permainan. Namun, berbagai peluang yang mereka ciptakan acapkali menemui kebuntuan. Hingga 90 menit plus injury time berakhir, Manchester United gagal mencetak gol kedua.

Skor 1-1 selama waktu normal memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Pasalnya, skor agregat kedua tim masih imbang 2-2. Pada 2×15 babak perpanjangan, Manchester United tampil semakin agresif dengan masuknya darah segar di lini depan, Anthony Martial, yang menggantikan Zlatan Ibrahimovic.

Pada akhirnya gol yang dinanti datang juga. Tepat memasuki menit ke-107, Rashford menjadi pahlawan usai bola umpan Marouane Fellaini dilesakkan ke dalam gawang Anderlecht yang dikawal Ruben. Manchester United menutup laga dengan kemenangan 2-1 dan unggul agregat 3-2.

Pada babak semifinal, Manchester United masih menanti calon lawan dalam drawing yang akan digelar di Nyon, Swiss, Jumat (21/4) sore WIB. Tiga lawan yang mungkin dihadapi adalah Celta Vigo, Ajax, atau Olympique Lyonnais (bd)

Salam dari Rakyat Kebanyakan

Buat rakyat kebanyakan, kebutuhan sandang, pangan dan papan dalam batas minimal dapat mereka penuhi. Bagi rakyat kebanyakan (petani,buruh, nelayan) makan dengan sambal, rebusan daun pepaya singkong, ikan asin dan tahu sudah dapat menjadi sumber energi produktifitas.

Mereka juga cukup dengan pakaian sederhana murah dan tempat tinggal sederhana. Mereka bisa menanam padi, sayur-sayuran, memelihara ikan, atau barter lauk-pauk dengan padi.

Sementara bagi yang belum dapat memenuhi sandang, pangan dan papan (dalam batas waktu tertentu), tetap bisa terpenuhi karena sistem kekerabatan yang terbangun dalam komunitas.

Problem besar masyarakat kebanyakan adalah mengenai kesehatan. Sebab mereka tidak dapat mengobati sakit mereka sendiri dan biaya mahal.

BPJS juga belum semua mendapatkannya, baik PBI maupun non PBI. Kalaupun sudah memiliki, pada banyak kasus rumah sakit tidak melayani dengan baik.

Pasien kelas tiga yang perlu rawat inap dipastikan sering ditolak karena tidak tersedia fasilitas. Selain itu, pemerintah juga sering menunggak pembayaran pada rumah sakit sehingga pemegang BPJS PBI tidak dapat terlayani.

Masalah lain juga dalam pendidikan yang baik dan bermutu sebagai pintu gerbang kemajuan generasi mereka.

Walaupun pendidikan dasar, menengah pada sekolah negeri sudah gratis, mereka tetap memerlukan pendidikan tinggi. Tentunya pendidikan tinggi yang murah (kalau perlu gratis) dan tetap berkualitas.

Kita semua (apalagi pemerintah) berkewajiban agar semua generasi rakyat kebanyakan itu dapat memperbaiki taraf hidupnya.

 

Salam Rakyat Kebanyakan

Sugeng Teguh Santoso, SH

 

Nabrak Pengendara Motor, Anggota BNN Bentak-bentak Aparat TNI

BOGOR DAILY– Ketegangan terjadi antara petugas Badan Narkotika Nasional (BNN)  Kabupaten Bogor dan para anggota TNI di Komando Rayon Militer (Koramil) Cisarua 0621, Kamis (20/4/2017) pagi. Oknum anggota BNN membentak-bentak anggota TNI AD yang berusaha menenangkan keributan.

Kejadian itu bermula saat mobil yang dikendarai Kelapa BNN Kabupaten Nugraha Seya Budhi hendak masuk gedung Kecamtan  Cisarua sekitar pukul 8.30 WIB Tiba-tiba motor menyalip dari arah kiri jalan.  Tabrakan pun terjadi,  pengendara motor terpelanting hingga lima meter.

Namun bukannya ditolong,  supir yang diketahui bernama John anggota BNN menghampiri pengendara motot tersebut.

“Siapa yang salah hah.  Monyet kau,”teriaknya sambil menendak wajah. Berniat memisahkan,  anggota koramil yang berada di lokasi menghampir.  “Sudah bang tenang tenang,” ucapnya sambil memegang pundak anggota BNN yang disulut emosi itu.  “Diam kau, jangan larang-larang saya marah,”makinya.

Melihat keributan,  para anggota TNI lain datang menghampiri. Namun anggota BNN yang berlogat timur itu justru menantang anggota TNI.  “Saya tidak peduli mau ada polisi atau tentara saya tidak takut. Dia yang salah kalau mati bagai mana, ” teriaknya

Kejadian itu disaksikan banyak warga. TNI yang berusaha menenangkan justru malah membuat anggota BNN lain tersulut emosi.

“Caranya jangan  begitu bang.  Saya  juga orang timur tapi tahan emosi,” kata anggota TNI lain.  Saling tantang pun tak terhindarkan saat Kepala BNN Budhi dan Komandan Koramil Mayor Robinsom Munte menengahi.

“Eh kalian jangan begitu nanyannya. Kalian pikir kami ini anak kemarin, “saut Anggota BNN.  Saat ini Kepala BNN dan Danramil sedang mediasi.

Kepala BNN Budhi berjanji akan menindak tegas anggota yang bersikap arogan.  Ia berharap kesalahpahaman  yang terjadi bisa diselesaikan. “Kami meminta maaf dan saya akan tindak anggotanya.  Kita semama petugas aparatur memiliki tujuan sama  menjaga keamanan dan keutuhan Negara,” ujarnya di Kantor Koramil Cisarua.  Saat ini anggota BNN berkumpul di Kantor Kecamatan Cisarua. Sedangkan,  para anggota TNI kembali menuju Koramil.

Sekedar Informasi,  rencananya BNN akan memusnakah ladang katinon atau chathinona benzolyletanamina pagi ini.  Kegiatan diundur hingga waktu yang belum ditentukan dari jadwal semula.

Sementara itu,  pengendara motor Cecep Santoso (20) Warga Kampung Sukanegara RT 03/05 Desa Jatisari,  Kecamatan Sindang Barang Cianjur kini dilarikan ke klinik Cisarua