Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 9099

Cuitan @Nabilajessica Soal Alexis Bikin Heboh, Nih Isinya

0

BOGOR DAILY- Di tengah mencuatnya isu penutupan pusat hiburan Alexis oleh Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, sebuab cuitan dari pemilik akun twitter @nabilajessica18 mendadak heboh. Hasil postingannya di twitter soal hotel yang berada di Kawasan Pademangan, Jakarta Utara itu jadi viral di media sosial.

Dalam cuitannya, wanita yang merupakan mantan pekerja di hotel itu menyebut nama-nama pembesar negeri. Mulai dari Ulin Yusron, Yunarto Wijaya, Ahok, Charles Honoris, Aria Bima, Adian Napitu, Nusron Wahid, Pak Jan Farids, Prananda Paloh, Glen Fredly, Pak Hasto, Gunawan Muhamad, dan masih banyak lainnya.

Dalam cuitanya, pemilik akun Nabila Jessica tersebut merasa heran dengan tingkah mereka yang terlihat sok benar, padahal mereka memiliki kelakuan yang tidak pantas.

Gue ksh tahu pelanggan alexis wkt dulu gue kerja disana…. Ulin Yusron, Yunarto Wijaya, Ahok, Charles Honoris, Aria Bima, Adian Napitu. Lanjutan: Nusron Wahid, Pak Jan Farids, Prananda Paloh, Glen Fredly, Pak Hasto, Gunawan Muhamad, dll, ”tulis @nabilajessica18 pada 19 April

Banyak deh….makanya tuh Alexis susah ditutup.. Loh banyak pejabat jd pelannggan.. Termasuk ahok. Makanya suka ketawa geli klo liat ahok dan bbrpa pendukungnya suka sok benar… Loh mereka bejat juga kok..,”tulisnya lagi masih di hari yang sama.

Melihat postingan itu, netizen di facebook pun ramai memposting ulang. Beragam komentar pun dilontarkan di laman facebook. Ada yang percaya, ada pula yang justru menuding balik pemilik akun twitter @nabilajessica18 yang memiliki pengikut hingga 5.161 orang per 21 April 2017.

WOW … AHOK PERNAH JADI PELANGGAN ALEXIS ??!!
#DUUAAR !!! … KEBONGKAR !! Pantas ahok gak nutup Alexis,”tulis Hendras Sakti mengomentari soal postingan @nabilajessica18

“Si Nbaila ini paling akun abal2,”tulis Ravenska Kaliey

Sementara itu, dari laman twitter @nabilajessica18, ia diketahui telah membuat akun tersebut sejak April 2014. Ia menuiliskan sebuah bio di lamannya jika yang bersangkutan menyukai club Liverpool. Berikut postingan lengkap yang diunggah di laman twiternya

Kamu mau aku ngapain? Suka Liverpool Aku cewe BO high class. Tarif aku mahal. Cuma buat yang serius dan berduit. WAJIB DP. Ngga suka sama RULES aku gpp,”tulis @nabilajessica18

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyerahkan sepenuhnya rencana penutupan hotel dan pusat hiburan Alexis, yang berada di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, kepada calon gubernur dan wakil gubernur terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Ahok mengaku turut menantikan realisasi janji pesaingnya di ajang Pilkada DKI 2017. “Gue juga tunggu itu (Alexis) ditutup,” kata Ahok singkat, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/4).

Selama menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta, Ahok memang belum menutup hotel tersebut. Sebabnya, kata dia, tudingan Alexis sebagai tempat prostitusi belum bisa dijadikan dasar bukti yang kuat –meski keberadaan praktik prostitusi tersebut sudah jadi rahasia umum bagi warga Jakarta.

Sementara itu, setelah resmi menjabat sebagai Gubernur DKI, Anies menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan perda dalam tiap kebijakan.

“Komitmen kita melaksanakan perda. Jadi semua pelanggaran akan kita tindak dan perda itulah yang menjadi pegangan,” ujarnya.

Anies mengajak semua pihak untuk tidak membatasi penutupan hanya kepada Alexis. Menurut dia, semua tempat hiburan yang melanggar perda pasti akan ditutup

“Pokoknya semua pelanggaran. Jadi bukan hanya satu. Kesannya cuma satu (Alexis saja). Nggak lah. Semua yang melanggar. Jadi kesannya kita mau menarget satu tempat (Alexis). Nggak. Semua pelanggaran,” tandasnya (bd)

Malam Puncak Miss Indonesia 2017 Bakal Dihadiri Miss World

BOGOR DAILY– Miss World 2016 Stephanie Del Valle dipastikan hadir dalam malam puncak Miss Indonesia 2017 di Studio 14 MNC Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Sabtu, 22 April nanti. Wanita cantik asal Puerto Rico ini telah tiba di Indonesia pada Kamis (20/4) malam menumpangi pesawat Cathay Pacific.

Saat menghadiri jumpa pers di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Pusat, Jumat (21/4) siang, Stephanie Del Valle mengaku senang berada di Indonesia. Apalagi dirinya disambut dengan sangat baik.

“Ini pertama kali saya ke Indonesia. Terima kasih untuk sambutan kalian semua, belum 24 jam sudah merasa di negara sendiri,” kata Stephanie Del Valle.

Cewek 21 tahun tersebut mengaku tidak sabar untuk hadir di malam puncak Miss Indonesia 2017. Stephanie pun memberi masukan kepada peserta Miss Indonesia tahun ini agar bisa menjadi pemenang.

“Miss Indonesia tentunya harus punya ketulusan hati yang kuat dan displin dalam diri mereka. Paling penting mereka tahu siapa diri dan bisa terus melanjutkan program legacy beauty with a purpose kedepan,” jelasnya.

Liliana Tanoesoedibjo selaku Chairwoman of Miss Indonesia Organization mengatakan bahwa persiapan malam puncak Miss Indonesia 2017 telah rampung. Semua kontestan telah menjalani program karantina selama dua pekan.

“Gak terasa sudah dua minggu masa karantina selesai dan besok malam puncak setiap tahun mendatangkan Miss World. Ajang ini punya kesamaan beauty with a purpose bukan hanya cantik fisik tapi punya cantik hati,” jelasnya.

“Hadiah akan bertambah, kelas akan berbeda, entertainment dengan menghadirkan kemasan suguhan panggung dengan menghadirkan penyanyi papan atas tanah air,” sambung Dini Putri selaku Director Programming and Production RCTI.

Seperti diketahui, yayasan Miss Indonesia dan RCTI resmi menggelar Miss Indonesia 2017. Untuk ke-13 kalinya ajang ini kembali dilaksanakan dan dimulai dengan rangkaian audisi. Tahun ini audisi digelar di empat kota besar yakni Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung. Ditambah dengan lima audisi khusus di Bali, Medan, Banda Aceh, Makassar, dan Semarang.

Dari rangkaian audisi itu, telah terpilih 34 perwakilan provinsi untuk bertarung di Miss Indonesia 2017. Peserta di atas dipilih lewat seleksi sesuai kriteria. Bukan hanya faktor kecantikan, tapi juga kepribadian.

Dalam malam puncak nanti, Miss Indonesia 2017 juga dihadiri sederet bintang tamu. Mulai dari Judika, Armand Maulana, Bunga Citra Lestari, Lea Simanjuntak, dan lainnya. (bd)

Bima Arya Ngamuk Sampai Botol Miras Dibanting

BOGOR DAILY-  Banyaknya aduan dari warga mengenai maraknya sejumlah pemuda yang meresahkan karena berkumpul dan minum-minuman keras (miras) ditanggapi serius Wali Kota Bogor Bima Arya. Dengan anak buahnya, Bima patroli malam dan berhasil mengamankan tiga pemuda dan menyita puluhan botol miras. Bahkan saking kesalnya, ia sempat membanting botol miras ke lantai.

Dalam patroli malam itu, Bima didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Herry Karnadi dan petugas kepolisian, Kamis (20/4) malam. Dengan menggunakan kendaraan dinasnya, Bima mendatangi lapangan Heulang yang kerap digunakan tempat berkumpulnya pemuda untuk minum-minuman keras pada malam hari berdasarkan pengaduan warga.

Di lokasi Bima pun langsung menyisir setiap sudut Lapangan Heulang dan menghampiri pemuda yang tengah berkumpul, tetapi ia menemukan masih adanya posko salah satu organisasi massa (ormas) di Bogor yang berdiri kokoh, meski sebelumnya ia meminta untuk dibongkar.

“Kan saya sudah pernah bilang sebelumnya, disini tidak boleh ada ini (posko, red). Saya minta malam ini juga dibongkar,” kata Bima kepada salah satu anggota ormas dilokasi.

Ia juga berdialog dengan Park Ranger (penjaga taman) dan meminta agar selalu memonitor taman. Jangan sampai taman dijadikan tempat untuk minum minuman keras. Jika terjadi tindakan kriminal segera lapor pihak kepolisian. Tak sampai disitu, wali kota juga mendatangi lapangan Sempur.

Ia mengimbau para pemuda yang tengah berkumpul untuk tidak meminum-minuman keras, balap liar hingga tawuran. Selanjutnya, Bima dan petugas gabungan melakukan penyisiran di Taman Kencana dan didapat tiga orang pemuda yang tengah mengkonsumsi miras jenis tuak. “Kamu minum apa ini? kok bau miras, nggak boleh ini dilarang,” tegas Bima.

Saat diinterogasi ketiga pemuda tersebut mengaku membeli miras jenis tuak tersebut di daerah Taman Topi, jalan Nyi Raja Permas.”Saya beli di daerah Taman Topi pak, satu plastik Rp. 20.000,” kata salah satu pemuda.

Mendapatkan informasi tersebut, ketiga pemuda langsung diamankan petugas dan diminta untuk menunjukkan lokasi penjual miras. Benar saja, saat dihampiri petugas gabungan penjual Miras menjajakan puluhan botol miras, ciu dan tuak, namun saat akan disita barang dagangannya PKL menolak. Bahkan sempat terjadi adu mulut dan dorong-dorongan dengan petugas gabungan.

“Ibu udah berapa lama jualan disini? dapat dari mana ibu ini miras? Saya minta tutup dan Satpol PP angkut semuanya,” tutur Bima dengan nada kesal sambil membanting botol miras ke lantai.

Tak puas dengan itu, wali kota pun mendatangi distributor miras yang berdasarkan informasi berasal dari toko di sekitar Pasar Anyar, namun saat di lokasi toko tersebut tutup dan terkunci rapat. (bd)

Proyek Situ Front City Cibinong Telan Duit Rp5 Miliar

BOGOR DAILY-  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menggenjot realisasi rencana program Situ Front City. Program yang mengedepankan kearifan budaya lokal, meningkatkan aktivitas dan interaksi publik ini mulai digarap pada tahun ini. Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Bappeda dan Litbang Kabupaten Bogor Ajat Jatnika mengatakan, untuk progres awal Situ Front City, pemerintah terlebih dahulu akan membangun Situ Plaza Cibinong dengan dana anggaran sebesar Rp5 miliar.

Dari anggaran itu, pihaknya akan memfokuskan kepada pengerjaan taman di lahan seluas satu hektar tersebut. “Kemungkinan bulan Mei ini pengerjaannya. Pengerjaan sekitar enam bulan. Sudah ada perusahaannya, tapi yang melelangkan pemerintah pusat,” kata Ajat.

Menurut Ajat, sebenarnya untuk pembangunan Situ Plaza Cibinong ada dua kegiatan yang dilakukan, pembangunan taman dan plaza. Pembangunan diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp10 miliar. Namun, karena pemerintah pusat hanya menganggarkan sebesar Rp5 miliar, maka pembangunan awal yang akan dilakukan adalah pengerjaan taman di sekitar lingkup DPRD Kabupaten Bogor. “Kalau sisanya dari APBN tahun depan. Tapi, kalau kita mau cepat kita akan lakukan kerjasama dengan pihak ketiga melalui CSR. Konsep bupati sih seperti itu dalam waktu dekat ini, biar cepat,” ucap dia.

Ajat menjelaskan, konsep yang dimiliki dari Situ Plaza Cibinong adalah privat menjadi publik. Sehingga, melalui konsep itu nantinya pemerintah akan membangun beberapa taman ramah anak dan fasilitas pendukung lainnya. “Situ ini dibuka untuk dijadikan ruang publik. Tempat warga berinteraksi dan membuka wajah situ Pemda,” jelasnya.

Disisi lain, Ajat menuturkan, kalau berbicara mengenai tanggungjawab pemerintah dalam segi pembangunan program Situ Front City. Menurutnya, tanggungjawab pemerintah lebih kepada yang bersifat publik. Seperti, berkaitan dengan air atau situ, lahan yang digunakan untuk air, pembangunan hutan bambu, taman-taman hingga infrakstruktur lainnya. “Tugas kita ini ada tiga, membangun Situ Plaza Cibinong, membangun hutan bambu dan melakukan sodetan,” tutur dia.

Dengan dasar itu, setelah pembangunan Situ Plaza Cibinong ini rampung dilaksanakan, pihaknya akan melanjutkan kepada pengerjaan hutan bambu dengan luasan sekitar 4,5 hektar. Hutan bambu ini dibuat untuk mengajarkan dan memberitahu masyarakat bagaimana seluk beluk tentang bambu tersebut. “Jadi konsepnya kaya museum gitu, semua macam bambu ada disana. Kita usulkan 2018 ke provinsi dibangunnya sekitar Rp5 miliar,” yakin dia.

Ajat menambahkan, Situ Front City ini berdiri di lahan seluas 209 hektar yang berada di Kelurahan Pakansari dan Tengah, Kabupaten Bogor. Dari lahan yang ada, 63 persen merupakan ruang terbuka hijau dan biru, sedangkan 37 persen merupakan lahan komersil. “Komersil itu bisa ada hotel, apartemen dan semacamnya. Yang jelas bukan kita yang bangun, tapi investor yang mau berinvestasi,” tutupnya. (bd)

Selamat! 4 Kadis Baru PIlihan Bima Arya Resmi Menjabat

BOGOR DAILY- Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto melantik empat pejabat yang telah lolos seleksi open bidding untuk mengisi empat SKPD yang kosong. Mereka adalah Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Stastistik dan Persandian (Diskominfotandi),Firdaus, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Elia Buntang, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Fahrudin, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samson Purba.

Tiga dari empat yang dilantik dulunya menjabat sekretaris dari dinas yang mengalami kekosongan. Selain itu keempat orang ini pilihan langsung dari Walikota Bogor Bima Arya, walaupun sebelumnya Pansel memberikan tiga nama untuk satu dinas kepada orang nomor satu di Kota Bogor tersebut. Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, ia memberikan keempat pejabat itu promosi karena sudah melalui proses seleksi sesuai amanat Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Keempat pejabat itulah yang memiliki nilai tertinggi sehingga diberikan amanah dan kepercayaan untuk mendapatkan promosi. Selain itu keempat pejabat memiliki tugas penting untuk masyarakat Kota Bogor. “Saya tidak pernah bosan mengingatkan kepada mereka untuk terus bekerja dengan ikhlas. Termasuk untuk kengingatkan bahwa uang rakyat harus kembali kepada rakyat,” ujarnya.

Bima menilai, para pejabat terpilih itu pun harus mampu menjadi mobilisator dan inspirator bukan sekadar administrator saja. Sebab, posisi kepala dinas itu adalah jabatan tertinggi di lingkungan masing-masing. Oleh karena itu, mereka bisa memaksimalkan kepemimpinannya untuk mengerahkan menyukseskan program prioritas. “Loyalitas tanpa batas kepada Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) serta pelaksanaan program prioritas, menjadi kuncinya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Samson Purba mengaku akan bekerja maksimal sesuai amanat yang diberikan. “Program kedepan kita juga ingin tingkatkan terutama untuk program priotas di Kota Bogor. Salah satunya, kesejahteraan para karyawan yang ada di Kota Bogor,” paparnya. (bd)

Subsidi Tak Diberi, Kapan PDJT Dibubarkan?

BOGOR DAILY- Kondisi Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) makin memburuk. Subsidi yang belum juga diberikan Pemerintah Kota Bogor membuat karyawan di perusahaan plat merah ini tidak gajian. Hingga saat ini tidak ada keejlasan untuk nasib Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sementara, Walikota Bogor Bima Arya tidak berani mengambil langkah membubarkan PDJT.

Ratusan karyawan PDJT sudah lebih dari tiga bulan belum mendapatkan gaji. Bima Arya mengaku kesulitan mendapatkan investor untuk berinvestasi di PDJT. Walaupun sudah ada beberapa perusahaan yang telah melakukan perbincangan untuk berinvestasi di PDJT. Namun belum ada satu investor pun benar-benar berminat dalam berinvestasi. “Memang agak sulit mencari investor ini sehingga kita belum bisa menyelesaikan permaslahan yang ada di PDJT,” ujarnya kepada Metropolitan.

Meski demikian, Bima mengaku bahwa dalam waktu dekat dirinya akan mengambil kebjikan dan akan memberitahukan langkah-langkah kedepan untuk menyelamatkan PDJT yang belum menggaji ratusan karyawannya ini. “Sepertinya kita harus mengambil langkah pahit demi kepentingan yang lebih besar. Tetapi saya tidak akan mengatakan sekarang tetapi pada saatnya nanti akansaya katakan, mungkin minggu depan,” terangnya.

Orang nomor satu ini juga berjanji akan memenuhi tangung jawabnya untuk menggaji karyawan PDJT yang belum gajian, hal tersebut sembari menunggu DPRD mengubah Perda terkait pendirian PPDJT yang nantinya akan diubah menjadi Perseroan Terbatas Daerah (Perseroda). “Kami akan tetap penuhi hak karyawan, tetapi satu-satu dulu sambil kita menunggu investor dan perda yang sekarang sedang dikaji oleh DPRD,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Bogor Jenal Mutaqin menjelaskan, soal gaji yang merupakan hak karyawan itu merupakan tanggung jawab direksi. Tetapi, kalau direksi sudah tak sanggup lagi maka tanggung jawab itu menjadi tanggung jawab wali kota selaku owner BUMD. “Kaitan gaji itu menjadi tanggung jawab direksi dan pemilik BUMD yakni Walikota Bogor Bima Arya. Hal itu sudah tertuang dalam Perda 5 Tahun 2007,” katanya.

Politisi Gerindra ini berharap agar Pemkot Bogor segera mencari investor, karena jika dibiarkan maka gaji karyawan pun akan membengakak. Ia juga khawatir Pemkot Bogor semakin sulit mendapatkan investor yang mau berinvestasi di PDJT terlebih harus membayar gaji beberapa bulan para pegawai. “Ini harus segera ditindak lanjuti jangan dibiarkan begitu saja, apalagi para pegawai juga harus makan,” jelasnya.

Seperti diketahui, awal Maret lalu, ratusan pegawai Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) melakukan mogok kerja. Mereka mengadu ke Gedung DPRD Kota Bogor untuk meminta kepastian atas nasib mereka yang belum mendapatkan gaji.

Direktur Utama PDJT Krisna Kuncahyo mengatakan, dalam perencanaan yang telah dibuatnya sudah jelas bahwa perusahaan milik Pemkot Bogor ini memerlukan subsidi. Ia mengaku sudah mengajukan dalam APBD-P 2016 dengan nominal Rp1,7 miliar karena penggunaa nya hanya sekitar tiga bulan. Namun itu belum disetujui. “Belum di-acc. Tapi kami ajukan lagi di APBD 2017 dengan nominal Rp1,7 miliar tetapi sama saja tidak masuk dalam APBD,” ujarnya nya saat ditemui Metropolitan, di Gedung DPRD Kota Bogor.

Kepala Bagian Satuan Pengawas Internal (SPI) BUMD PDJT Kota Bogor Tri Handoyo membenarkan hal itu. Menurutnya, perusahaan plat merah itu tidak bisa menunaikan kewajibannya membayar gaji karyawan karena kondisi keuangan yang minus. “Untuk bulan kemarin, sudah dibayar namun tidak maksimal, artinya gaji baru dibayarkan sebagian jadi perusahaan masih menunggak gaji karyawan dan untuk bulan ini gaji karyawan total belum dibayar,” jelasnya. (met/bd)

Keluarga: Maafkan Jupe Ya…

0

BOGOR DAILYSetelah beberapa hari pemberitaan yang simpang siur mengenai kondisi Jupe, akhirnya pihak keluarga angkat bicara. Melalui sang adik, Nia Anggia, keluarga mengutarakan permohonan maaf kepada masyarakat maupun penggemar.

Dengan wajah yang lelah serta sedih, putri dari Sri Wulansih itu tak hentinya mengutarakan permohonan maafnya

Keluarga sadar bahwa Kak Jupe itu bukan hanya milik keluarga tapi milik semuanya, juga milik Allah. Mudah-mudahan dengan pemberitaan saya ini menjadi baik. Begitu,” sambungnya.

Nia pun menceritakan selama tiga bulan kakaknya berjuang melawan penyakit kronisnya. Namun, itu diakui bukanlah perkara gampang. Sementara, hasil yang didapatkan dari dokter tidak terlalu baik

Baru kemarin saya ada meeting dengan dokter baru saya tahu hasilnya. Hasil dari pet CT scan sendiri memang kurang baik,” bebernya dengan mata berkaca-kaca.

“Jadi saat ini yang keluarga bisa lakukan hanyalah berdoa, dan saya atas nama keluarga, atas nama Julia Perez ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada semua masyarakat yang pernah disakiti oleh Julia, oleh Jupe, yang sengaja mau pun tidak sengaja mohon dengan amat sangat dimaafkan semua kesalahannya. Karena saat ini yang hanya bisa membantu kesembuhan Mbak Jupe itu hanyalah dengan doa. Jadi saya harap semuanya dengan ikhlas mau memaafkan Mbak Jupe,” lanjutnya meneteskan air mata.

Setelah Magrib tampak Julia Perez kembali dibawa keluar kamar rawat inap. Ia dibantu dengan asistennya, Diana yang mendorong tempat tidur beroda tersebut. 

Wajah pelantun ‘Aku Rapopo’ itu kembali ditutupi dengan sebuah kain hitam. Menurut pengakuan salah satu petugas keamanan, Jupe akan menjalani cuci darah lagi. 

“Dia harus cuci darah, cuci darahnya untuk membersihkan racun-racun supaya dia bisa memulihkan kesadarannya,” ungkap Nia (bd)

Dua Dirut Tersangkut Korupsi, 33 Pejabat Pemkot Ikut Diperiksa

BOGOR DAILY- Diduga lakukan korupsi, dua direktur utama perusahaan yang bergerak di bidang kontruksi ditahan Kejaksaan Negeri Kota Bogor, pada Jumat (21/4/2017).

Menurut Kepala Kejasaan Negeri Kota Bogor, Teguh Darmawan, akibat korupsi yang dilakukan dua direktur ini kerugian negara mencapai Rp 2,4 miliar.

“Keduanya sekarang untuk 20 hari kedepan dilakukan penahanan, kami titipkan di rutan Paledang,” katanya.

Menurut Teguh, pengungkapan kasus tersebut memakan waktu selama kurang lebih empat bulan.

“Pekerjaan yang tidak sesuai dengan sepesifikasi,” ujarnya.

Dua perusahaan dari tersangka tersebut merupakan rekanan pelaksana pembangunan talud di Kampung Muara, Keluarahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

“Tahun anggaran 2015, semuanya masih dalam proses penyidikan,” tutupnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Andi Fajar Arianto berujar ada 33 saksi yang telah diperiksa. “Itu termasuk pejabat Pemerintah Kota Bogor,” sambung Andi.

JM dan BR, diduga melakukan penyelewangan dana, dari pagu anggaran sebesar Rp 3,5 miliar.

Menurut Andi, keduanya merupakan Direktur Utama di PT Indotama Anugerah, Bandung dan Direktur Utama PT Satria Lestari Graha, Bogor.

Sampai dengan saat ini pihak Kejari Bogor masih melakukan penyidikan terhadap aliran dana yang mengalir

“Proses pengembangan, masih pngembangan sehingga ada pihak lain yang akan diperiksa ulang,” katanya.

Andi tak menjelaskan secasra spesifik dari 33 saksi yang diperiksa, berapa jumlah pejabat Pemerintah Kota Bogor.

“Yah puluhan lah,” tukasnya.

Terpisah, JM, mengaku akan tetap melakukan pembelaan terhadap dugaan korupsi yang diarahkan padanya.

“Iya itu pasti, jadi ada proyek katanya proyeknya kurang tepat gitu aja,” tutupnya saat duduk di mobil tahanan (bd)

Satpol PP Laporkan Orang Asing ini ke Imigrasi Bogor

BOGOR DAILY–  Keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) masih terus diperketat pemerintah setempat. Ini pula yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Cibinong lewat operasi yustisi bersama Tim Pendataan Orang Asing (Timpora).

Kanit Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Cibinong Saring Hadiyono mengatakan, dalam operasi yang dilakukan oleh pihak Kecamatan Cibinong, di Kelurahan Cibinong berhasil mendata satu orang Warga Negara Asing (WNA) bernama Maher Ahmad kelahiran 1980 bermukim di Perumahan Visar 1, RT08 /12.

“Setelah mengetahui identitas terhadap orang asing tersebut. Kami hannya melakukan pendataan saja, tidak bisa menindak,” kata Saring.

Saring menambahkan, setelah melakukan pendataan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) serta Kantor Imigrasi Bogor untuk menindak lanjuti. Sabab saat ini sedang gencar-gencaranya memantau Warga Negara Asing.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat mencegah masuknya WNA atau TKA ilegal ke Cibinong,” tambahnya. (bd)

Kepala Polisi Arab Saudi Mendadak Datangi Kawasan Puncak

BOGOR DAILY– Bogor menyimpan sejuta pesona bagi Arab Saudi. Usai kunjungan Raja Salman ke Istana Bogor pada 1 Maret lalu, kali ini pejabat teras kepolisian Negeri Dua Kota Suci itu menyambangi kawasan Puncak.

Kamis (20/04/2017), kepala kepolisian Arab Saudi Letjen Otsman Almughriz mengunjungi vila Bukit Panorama di Kampung Jogjogan RT 02/01, Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua. Ia tiba sekitar pukul 13.27 WIB.

Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka kunjungan wisata. Sebab, pemilik vila merupakan pengusaha dan juga kenalan dari pejabat di lingkungan Kerajaan Arab Saudi.

”Rombongan tiba dengan menggunakan empat unit kendaraan roda empat dan dikawal oleh tim dari Mabes Polri dibantu Satlantas Polres Bogor,” ujarnya.

Ditambahkannya, kunjungan Otsman hanya bersifat liburan saja. Usai menikmati jamuan makan, rombongan langsung meninggalkan vila selepas salat magrib.