Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 9101

Usai Jembatan Ambrol, Giliran Bendungan Cipamingkis Jebol

BOGOR DAILY– Bendungan Cipamingkis yang terletak 1 kilometer dari jembatan Cipamingkis jebol, Kamis (20/4/2017) pagi.

Camat Jonggol, Beben Suhendar Bendungan milik BBWS Citarum yang terletak di Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor ini jebol sekitar pukul 5.30 WIB. Bendungan yang dibangun tahun 1980 ini selama ini digunakan untuk mengairi 7.508 hektar sawah yang berada di Kabupaten Bogor dan Bekasi.

Dengan tidak berfungsinya bendungan ini dikhawatirkan akan terjadi gagal panen di areal sawah yang diairi,”kata Beben

Berikut penampakannya

 

 

 

Bikin Kaget, Jokowi Nongol di Tengah Peserta Aksera di KRB

BOGOR DAILY– Kegiatan Aksera Tingkat Kabupaten Bogor di Kebun Raya kemarin mendapat kejutan luar biasa. Secara mendadak, orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo hadir ke tengah-tengah peserta. Jokowi datang dengan pakaian khasnya yaitu setelan kemeja putih dan langsung mendekati kerumuman anak-anak yang memang sedang melakukan perlombaan.

Sontak kehadiran Presiden membuat orangtua dan anak-anak langsung berkerumun mendatangi sang presiden. Sambutan itu pun dibalas Jokowi dengan membagikan peralatan sekolah dan buku-buku kepada anak-anak RA. Usai membagikan buku-buku, presiden lantas kembali ke istana Bogor.

Apa yang dilakukan Presiden Jokowi disambut hangat oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Bogor Dadang Ramdani. Menurutnya, Presiden sangat memperhatikan pentingnya pendidikan dalam membentuk generasi bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia. Sehingga di sela-sela kesibukannya, Presiden turun menyalami para siswa dan orang tua siswa peserta lomba Aksera.

“Terbukti, melalui apa yang dilakukan pak presiden dengan mengunjungi, menyapa dan membagikan bubu-buku kepada anak-anak, semoga ini menjadi motivasi bagi anak dan orangtua siswa,” kata Dadang.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kab Bogor Badruzaman menjelaskan, Aksera merupakan wahana merangsang kreativitas anak, karena dalam kegiatan ini dimunculkan berbagai perlombaan sesuai minat dan bakata anak.

“Melalui berbagai perlombaan yang diselenggarakan akan mendorong siswa untuk kreatif. Di usia dini seperti itu, siswa harus lebih diarahkan untuk melakukan kegiatan yang mengasah keterampilannya, dan kita berharap dengan kehadiran pak presiden dalam kegiatan Aksera bisa menjadi inspirasi dan sumber motivasi kalau siswa RA juga bisa berprestasi,” kata Badru. (bd)

Ogah Bayar Kios, PD PPJ Bersiap Usir Pedagang di Pasar Merdeka

BOGOR DAILY– Ratusan pedagang yang memiliki kios di Pasar Merdeka, Bogor Tengah, Kota Bogor terancam diusir.

Menurut Kepala Unit Pasar Merdeka, Syam Suarman, ratusan pedagang yang menempati kios tersebut tak kunjung melakukan kewajibannya.

Syam bertutur, sudah puluhan tyahun penghuni 109 kios di Pasar Merdeka tak membayar Hak Guna Bangunan  (HGB).

HGB yang dibebankan pada penghuni kios berupa angsuran pembayaran kios.

Menurutnya, langkah tersebut harus diambil karena tunggakan pembayaran atau angsuran kios Pasar Merdeka dari para pedagang tidak memiliki itikad baik yang tidak melakukan pelunasan pembayaran kios yang ditempati.

Pengguguran kios di Pasar Merdeka ini sendiri merupakan ketetapan Direksi PDPPJ dalam suratnya dengan Nomor : 977/KEP.60-PDPPJ/2017 tentang Penetapan Pengguguran Kepemilikan kios di Pasar Merdeka.

Bahkan surat peringatan pertama hingga ketiga pada akhir tahun 2016 lalu telah diberikan kepada pemilik kios, namun tak kunjung selesaikan oleh pemilik kios.

“Sudah diberi peringatan tapi tidak digubris bahkan sosialisasi pun telah dilakukan beberapa kali,” ujar Syam (bd)

Lawan PS TNI di Pakansari, Pemain Persib Ini Masih Bermasalah

0

BOGOR DAILY– Persib terancam kehilangan enam pemain saat bertandang ke PS TNI dalam lanjutan kompetisi Liga I di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (22/4/2017).

Setelah Sergio van Dijk (cedera), Febri Hariyadi dan Gian Zola (dipanggil tim nasional) absen, Persib kemungkinan tak bisa menurunkan Michael Essien, Carlton Cole, dan Raphael Maitimo.

Essien dan Cole menghadapi masalah dengan pihak Imigrasi lantaran belum memiliki kartu izin tinggal sementara (KITAS) yang menjadi salah satu persyaratan bagi orang asing untuk bekerja di Indonesia.

Maitimo mengalami infeksi cukup parah pada kedua matanya akibat iritasi yang sudah dialami sejak laga persahabatan dengan Bali United 8 April lalu. Hingga Selasa (17/4/2017) pemain naturalisasi ini masih belum ikut latihan.

Baca Juga: FIFA Tanggapi Regulasi Lima Pergantian Pemain Liga 1

Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, mengaku akan terus memantau kondisi Maitimo. Ia berharap kondisinya semakin membaik.

“Kalau memungkinkan dia bisa diturunkan melawan  PS TNI,” katanya.

Soal Essien dan Cole, Djadjang Nurdjaman ‎enggan larut dalam polemik KITAS. Ia optimistis masalah KITAS ini bisa selesai sebelum Sabtu (22/4/2017).

Pelatih berusia 59 tahun ini tetap melibatkan Essien dan Cole dalam skema yang disiapkan menghadapi PS TNI.

Apabila akhirnya ketiga pemain ini tak bisa diturunkan, Djadjang berharap performa Maung Bandung tidak terganggu.

“Kami tetap optimistis bisa meraih tiga poin dari PS TNI . Apalagi, pertandingan akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, dan didukung ribuan suporter Persib,” tambahnya.

Travel Tidak Terdaftar di Kemenag Bogor, Jamaah Gagal Umrah,

 

BOGOR DAILY – Dua hari belakangan ini Kabupaten Bogor dihebohkan dengan kabar tertipunya 1.900 jamaah umrah oleh PT Utsmaniyah Hannien Tour. Tidak adanya kepastian mengenai keberangkatan para jamaah umrah, jadi masalah yang dikeluhkan. Hal ini pun langsung mendapat respon dari Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor.

Kepala Seksi Penyelenggara dan Umrah Kemenag Kabupaten Bogor Syamsudin mengatakan, memang pada saat jamaah mendatangi Masjid Baitul Faizin, Kemenag mendapatkan laporan dari aparat kepolisian. Namun untuk kabar PT Utsmaniyah Hannien Tour sudah berkoordinasi dengan Kemenag itu tidak dibenarkan. “Kalau bilang sudah berkoordinasi dengan kita, tidak ada koordinasi sampai saat ini. Kita juga baru tahu kalau ada masalah,” kata Syamsudin saat ditemui di kantornya, kemarin.

Syamsudin menuturkan, setelah dilihat status PT Utsmaniyah Hannien Tour di aplikasi berbasis android Umrah Cerdas milik Kemenag, nama perusahaan tersebut tidak muncul. Sehingga ada dua kemungkinan status yang dimiliki perusahaan tersebut. Yaitu kemungkinan tidak berizin atau belum memperpanjang izin.

Disisi lain, Syamsudin belum mengetahui secara rinci berapa jumlah kuota yang akan berangkat ke tanah suci dari Kabupaten Bogor. Sebab, sesuai aturan baru yang dikeluarkan Pemerintah Pusat, Kemenang hanya bertugas memberikan rekomendasi pembuatan paspor jamaah ke Imigrasi. Hal tersebut tercantum dalam surat Dirjen Nomor B/7001/DJ.II/AK/00.5/032017 tentang penambahan persyaraatan rekomendasi Kemenang Kabupaten atau Kota bagi pemohon paspor ibadah umrah atau haji khusus. “Kalau jamaah umrah langsung berurusannya ke PT. Kalau di kita rekomendasi pembuatan paspornya saja,” jelasnya.

Tak hanya itu, dilanjutkan Syamsudin, Kemenag pun mengalami kesulitan mengetahui jumlah travel umrah yang berada di Kabupaten Bogor. Sebab ketika perusahaan mendapatkan izin dari Pemerintah Pusat, tak ayal mereka jarang melaporkan lagi ke Kemenag apakah sudah mendapatkan izin atau belum. “Kalau travel umrah berbeda dengan haji. Kalau haji kita yang mengeluarkan dan memberangkatkannya,” imbuh dia.

Dengan dasar itu, Kemenag akan mengumpulkan seluruh travel umrah yang ada di Kabupaten Bogor. Hal ini dilakukan sebagai bentuk mencari tahu apakah travel yang ada di bumi tegar beriman sebagai cabang atau pusat. “Kita akan memantau lewat rekomendasi baru yang dibuat Dirjen, bagaimana pengawasannya,” tutupnya. (met/bd)

Nih Sesumbar Potong Kuping Sampai Potong Payudara Ditagih

0

BOGOR DAILY– Pesta demokrasi di DKI Jakarta telah usai. Nama Anies-Sandi unggul dari pesaingnya Ahok-Djarot berdasarkan hitung cepat sejumlah lembaga survey. Bersamaan itu, jagat dunia maya juga ramai-ramai menagih janji sesumbar yang sempat jadi viral. Mulai dari potong kuping sampai potong payudara.

Anies Baswedan-Sandiaga Uno  menang dalam perhitungan cepat (quick count). Netizen pun menantikan janji sesumbar yang dilontarkan sejumlah kalangan. Mulai dari kelas artis, politisi sampai ibu rumah tangga (IRT).

Di media sosial, janji potong kuping dan potong payudara ramai dibicarakan. Sebab, baru baru ini sebuah video wanita ingin potong susunya beredar luas. Sosok wanita yang mengenakan kaos ungu itu dengan lugas siap memotong kedua organ vitalnya. Bahkan, ia menantang orang-orang yang berjanji memotong kupingnya.

“Hai Linglung, masih ingatkankan. Kalau dulu Ahok menang, kamu rela akan memotong kuping. Sekarang saya, emak-emak, seandainya besok Anies-Sandi menang, saya rela potong payudara saya.”ucapnya di video.

Informasi yang dihimpun, empat lembaga survey merilis hasil perhitungan cepat. Hasil keempatnya menunjukkan perolehan suara Anies-Sandi unggul dari Ahok-Djarot.

Seperti yang dirilis lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Hasilnya, Anies memperoleh suara 58,06 % sedangkan Ahok hanya 41,94 %. Data ini tak jauh berbeda dengan hasil hitung cepat tiga lembaga lainnya, seperti Polmark, LSI dan Media Survei Nasional (Median).

Usai pencoblosan kemarin, media sosial pun akhirnya ramai-ramai menagih janji wanita. Sebab, sesuai perhitungan cepas pasangan Anies-Sandi keluarg sebagai pemenang.

“Mana yg blng ahok kalah potong payudara..minta buktinya,”tulis netizen.

Rupanya, wanita yang belum diketahui identitasnya itu benar-benar menepati ucapannya. Sebuah video kedua kembali diunggah wanita tersebut.

Di video kedua itu ia menyatakan siap memenuhi janjinya untuk memotong payudara jika pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno memenangi Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Buat tim sukses Anies-Sandi, saya akan buktikan benar-benar sesuai janji saya potong payudara saya,” kata wanita tersebut di depan ruang dokter dalam sebuah tayangan video, Rabu 19 April 2017.

Ia menambahkan janji yang telah diucap tersebut adalah utang baginya. Sehingga harus segera ditebus. Ia menyatakan, dirinya sedang menunggu antrean untuk berkonsultasi sebelum memotong payudaranya. “Saya akan potong payudara saya sesuai janji karena saya terkena kanker payudara stadium 4,” ujar wanita tersebut.
Sebelum menepati janjinya, ia juga mengucapkan selamat kepada Anies-Sandi yang telah memenangkan kontes pilkada DKI. Ia berharap pasangan Anies-Sandi menjalankan amanah rakyat dan tugas negara dengan baik. “Buat pak Anies-Sandi, saya berterima kasih (Pilkada) Jakarta aman dan damai,” ujarnya.

Jika janji potong payudara dipenuhi IRT, giliran janji potong kuping oleh Ruhut yang ditagih.  Sebab  awal Januari 2017 Ruhit Sitompul  yang juga Anggota Komisi III DPR RI sempat sesumbar akan mempertaruhkan kupingnya dipotong untuk kemenangan Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Di Catat Loh !! Ruhut! “Potong Kuping Saya Kalau Ahok Nggak Menang”tulis netizen

“Hayo satu lagi ada yg janji kupingnya mau di potong, siap2 yg jadi jagal,”tulis netizen lainnya

Sebelumnya, Ruhut menyampaikan keyakinannya bahwa Ahok akan memenangkan Pilkada Jakarta dan menantang pendukung kandidat lain Ia sesumbar jika Ahok tak menang dia siap kupingnya dipotong.

Keyakinan Ruhut karena selama ini Ahok masih memiliki hubungan baik dengan Presiden RI, Joko Widodo. Menurut Ruhut, salah satu kunci potensial kemenangan dalam Pilkada DKI adalah kedekatan dengan Jokowi.

Sementara itu, musisi kondang Ahmad Dhani juga tak kalah ditagih janjinya. Demi merayakan kemenangan jika Anies-Sandiaga menang di Pilkada Putaran Kedua, musikus Ahmad Dhani  berjanji akan menggelar seribu konser di ibu kota.

“Kita akan siapkan seribu konser di Jakarta,” sebelum mencoblos di TPS 24 Pinang Emas, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017).

Tak hanya itu, janjinya memboyong grup musik papan atas Red Hot Chili Peppers juga bakal ditepati.

Sebelumnya, Dhani memang berjanji memboyong grup musik Red Hot Chili Pepper ke kota Bekasi jika ia menjadi wakil Bupati Bekasi.

Namun memang, janjinya tak ditepati lantaran ia gagal menjabat. “Mungkin iya, bisa (boyong Red Hot Chili Peppers ke Jakarta),” katanya. (bd)

Napi Mengaji Jadi Trending Topik, Begini Suasana di Rutan

0

BOGOR DAILY– Menristek Dikti Muhammad Nasir melakukan kunjungan kerja ke rumah tahanan (rutan) kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur. Nasir menghadiri acara Khataman Alquran dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan yang ke-53.

Pantauan  di Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Cipinang, Jalan Raya Bekasi Nomor 170, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (20/4/2017), sekitar pukul 09.20 WIB, para warga binaan pemasyarakatan tampak duduk lesehan di acara yang digelar di lapangan rutan itu.

Menkumham Yasonna H Laoly, Menpora Imam Nahrawi, Ketua Badan Sosialisasi DPR, Inisiator Nusantara Mengaji yang juta Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Dede Rosyada, serta para pimpinan tinggi Kemenkum HAM turut hadir.

“Kami berharap mengaji nasional ini dapat dilakukan secara terus menerus, semoga yang kita kerjakan hari ini menjadi ladang amal bagi kita,” kata Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM, I Wayan K Dusak dalam sambutannya.

Warga binaan terlihat seragam mengenakan baju koko putih, sarung, serta peci. Sebelumnya, mereka menggelar salat duha.

Nasir serta warga binaan pun melantunkan ayat-ayat suci Alquran. Mereka terlihat khusyuk mengikuti acara ini.

Khataman Alquran ini digelar serentak di lapas seluruh Indonesia. Ada 57.360 warga binaan seluruh Indonesia yang mengikuti Khataman Alquran ini. Tak heran, tagar napi mengaji pun menduduki trending topik teratas di twitter. (bd)

Jaksa Sebut Ucapan Ahok Penuhi Niat Menghina Al-Maidah

0

BOGOR DAILY– Jaksa penuntut umum menilai pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu yang menyebutkan tentang surat Al-Maidah ayat 51 memenuhi unsur pidana penodaan agama. Menurut jaksa, Ahok memiliki niat untuk melakukan penghinaan tersebut.

“Yang patut mendapat perhatian adalah bukan sekedar terpenuhinya unsur pasal 156 a huruf a KUHP tetapi juga dapat diliputi oleh penjelasan pasal 4 Undang-undang nomor 1 PNPS tahun 1965,” ucap jaksa saat membacakan surat tuntutannya dalam sidang di auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).

Dalam penjelasan pasal 4 UU 1/PNPS/1965 disebutkan bila tindak pidana itu disampaikan secara lisan, tulisan, atau perbuatan lain. Selain itu, perbuatan itu ditujukan kepada niat untuk memusuhi atau menghina.

Jaksa lalu menjelaskan tentang fakta-fakta persidangan yang menurutnya memenuhi unsur tersebut. Menurut jaksa, Ahok dianggap telah menuduh kepada orang lain menggunakan surat tersebut untuk membohongi konstituen.

“Apabila ditinjau pada struktur bahasa, dapat diketahui, terdakwa telah menuduh kepada orang lain yang dianggap telah membohongi konstituen dengan Al-Maidah, sekaligus menuduh konstituen dibohongi dengan Al-Maidah,” ujar jaksa.

Selain itu, jaksa juga menyebut ada kesengajaan dari Ahok untuk melakukan penghinaan agama dengan pidato yang disampaikannya tersebut. “Dapat disimpulkan bahwa hanya dengan maksud untuk memenuhi atau menghina agama bukan bentuk kesengajaan yang lain,” kata jaksa.

Ahok didakwa melakukan penodaan agama karena menyebut dan mengaitkan surat Al Maidah 51 dengan Pilkada DKI. Penyebutan surat Al Maidah 51 ini disampaikan Ahok saat bertemu warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Ahok didakwa dengan pasal 156 a huruf a KUHP dan pasal 156 KUHP. (bd)

Gila! Gadis Belia Diperkosa untuk Tumbal Pesugihan

0

BOGOR DAILY–  Belum genap 18 tahun, seorang gadis belia jadi korban pemerkosaan.  Remaja yang baru bertemu lewat media sosial facebook itu jadi tumbal Nafhan Fauzi yang mencari pesugihan.  Kasus ini ramai di Desa Kabang,  Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel.

Tak hanya diperkosa, telepon genggam korban juga diembat oleh pelaku yang baru dikenalnya selaam 2 hari “Saya menimba ilmu pesugihan, kata guru saya, harus bisa tidur dengan tiga orang perawan baru bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,”  kata Nafhan Fauzi saat ditemui di Polres HST, kemarin (19/4) siang.

Awalnya, sang gadis dikenal melalui pertemanan di Facebook, setelah terjadi obrolan keduanya berjanji untuk kopi darat. Pelaku menjanjikan lowongan kerja sebagai juru masak. Pertemuan pertama yang begitu meyakinkan dilanjutkan dengan pertemuan kedua.

Pertemuan kedua berbuah petaka itu berawal saat keduanya kembali bertemu di Birayang, Kecamatan Batang Alai Selatan untuk menindaklanjuti rencana kerja sebagai juru masak. Saat itu korban datang ke Birayang bersama salah satu temannya.

Dengan asalan menuju lokasi pekerjaan, pelaku mengajak korban bersama rekannya mengikuti dari belakang ke Desa Kabang Kecamatan Limpasu. Tak lama berjalan, pelaku minta teman korban menunggu di sekitar SDN Birayang, sehingga pelaku dan korban berboncengan ke kebun karet.

“Tiba di Kabang kami berhenti dan berjalan kaki ke kebun karet. Tidak ada lagi saksi, saya langsung mengancam menggunakan celurit dan menutup mulutnya dengan jaket,” terangnya.

Tak kuasa memberontak karena mulut sudah disekap, sehingga korban tak kuasa melawan. Setelah puas mengumbar nafsunya, Nafhan langsung melarikan diri, sedangkan korban langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.

Tak lebih dari 24 jam pelaku berhasil diamankan oleh Resmob Polres HST yang dipimpin oleh Kanit Buser Bripka Puryadi  bersama Polsek Limpasu.

Kapolres HST AKBP Mugi Sekar menjelaskan, pelaku ditangkap di Desa Lokbatu, Kecamatan Batumandi,  Kabupaten Balangan. Pelaku dijerat dengan ancaman tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan pemerkosaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 dan 285 KUH Pidana. Sedangkan kondisi korban sampai kemarin sangat trauma. (jp/bd)

Pilkada Usai, Anies dan Ahok Mesra di Balaikota

0

BOGOR DAILY– Hari ini Kamis (20/4), Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi permintaan mantan rivalnya, Basuki Tjahaja Purnama untuk bertemu di Balai Kota Jakarta.

Anies tiba sekira pukul 07.31 WIB di kantor gubernur yang beralamat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat itu. Anies yang datang mengenakan kemeja putih langsung diarahkan menuju ke dalam kantor gubernur.

Namun, Ahok yang masih melayani warga tak sempat menyambut kedatangan Anies. Tak berselang lama, Ahok menyusul menemui cagub nomor urut tiga tersebut. Keduanya berjabat tangan dan saling lempar senyum.

Pertemuan Ahok-Anies berlangsung tertutup di Ruang tamu Balai Kota Jakarta. Pertemuan Ahok-Anies adalah yang pertama usai pemungutan suara Pilkada DKI putaran kedua. Adapun hasil perhitungan cepat sementara dimenangkan Anies-Sandi. (bd)