Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 9136

Keterlaluan! KA Serayur Dilempari Batu, Penumpang Luka-luka

BOGOR DAILY   KA Serayu jurusan Pasar Senen-Kroya dilempari batu oleh sekelompok massa, Jumat (24/3/2017) dini hari. 3 Orang terluka dan 20 kaca pecah.

Kepala Humas Daops 2 Bandung Joni Martinus mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 00.13 WIB. Saat itu, kereta berhenti di Stasiun Kiaracondong.

“Mereka melempari batu menyebabkan kaca-kaca gerbong, kaca jendela KA Serayu pecah. Ada sekitar 20 kaca pecah akibat dilempar batu,” terang Joni. Selain itu, tiga penumpang terluka oleh lemparan batu.

“Korban 3 orang luka. Semua korban itu langsung kita tangani oleh petugas kesehatan kereta api,” kata Joni.

Kereta seharusnya berhenti di Stasiun Kiaracondong selama 17 menit, namun karena kejadian tersebut kereta langsung melaju kembali. PT KAI kemudian berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menjaga stasiun-stasiun selanjutnya karena khawatir ada kejadian serupa.

Pihak PT KAI masih menginventarisir kerugian akibat kejadian tersebut. “Masih kita hitung kerugiannya. Tapi yang pasti kaca-kaca gerbong kami banyak yang rusak,” kata Joni.

Joni menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang sempat membuat panik seluruh penumpang KA Serayu. (bd)

Begini Cara Bima Arya Tantang Bos Angkutan Online

BOGOR DAILY-   Meski  konflik antara pengojek online dan sopir angkot sudah selesai, namun urusan penataan transportasi ke depannya di Kota Bogor masih belum rampung. Untuk itu Walikota Bogor, Bima Arya mendesak agar bos angkutan oline dari Jakarta datang ke kantornya di Balaikota, Jumat (24/3) hari ini.

Jika tidak, lagi-lagi Bima mengancam akan mengontrog kantor Angkutan online di Jakarta.

“Kalau sampai tidak datang juga terlalu,” ujar Bima

Menurutnya, owner angkutan online ini harus memiliki komitmen untuk sama-sama menyelesaikan permasalahan yang terjadi antara angkutan online dengan sopir angkot

“Hari ini pertemuannya pukul 13.00 WIB di Balaikota Bogor, kalau enggak datang juga saya akan ontrog ke Jakarta,” tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika permasalahan antara angkutan online dan para sopir angkot  ini dapat selesai jika pihak owner angkutan online bisa mengatur tekhnologi apikasi yang digunakan oleh angkutan online.

“Sebenernya teknologi aplikasi itu dapat diatur untuk menertibkan, selama ini engga ada komitmen sama sekali dari owner grab, uber dan gojek. Makannya saya minta besok mereka itu datang,” tandasnya. (bd)

Satpol PP Ciampea Ngamuk, Lihat Nih Aksinya

BOGOR DAILY-   “Wah Satpol PP pada ngamuk” celetuk seorang penjual warung yang berada tak jauh dari Jalan raya Ciampea-Cianangneng. Siang itu, sejumlah petugas berseragam terlihat berhamburan di pinggir dan tengah jalan.

Rupanya, mereka sibuk menyikat sejumlah spanduk liar. Beberapa petugas tampak membentangkan tangan, menahan kendaraan yang melintas. Sebab, banyak spanduk yang sengaja terpasang di tengah jalan tanpa izin.

Petugas Satpol PP Ciampea menyikat habis spanduk liar yang terpasang di jalanan

 

Komandan Regu Satpol PP Kecamatan Ciampea Adang Tia Sutisna mengatakan sedikitnya ada lima titik penertiban yang jadi sasaran. Ini dimulai sejak  pukul 11:00 sampai 14:00 WIB di sepanjang Jalan Raya Cibanteng, Ciampea, Cinangneng, Cibadak dan Warung Borong. ”Kami tertibkan 50 spanduk perumahan, toko dan pendi­dikan,” ujar Adang kepada Metropolitan, kemarin.

Ia menambahkan, penertiban spanduk liar dan kedaluwarsa merupakan kegiatan rutin anggota Satpol PP kecamatan yang dilakukan setiap dua minggu sekali.

Dalam pelaksanaannya, lima anggota diturunkan untuk penertiban tersebut. ”Biasanya mereka yang memasang span­duk liar dilakukan malam hari secara kucing-kucingan,” pungkasnya (met/bd).

Jaro Ade Restui 40 Camat Plesiran Ramai-ramai

BOGOR DAILY-   Hari ini seluruh camat di Ka­bupaten Bogor akan bepergian ke Kota Batam. Rencananya 40 camat itu akan melakukan studi banding ke kota yang berada di Provinsi Kepulau­an Riau. Meski sempat beredar kabar jika seluruh camat akan ramai-ramai plesiran ke Singapura. Namun, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraaan Rakyat Kabupaten Bogor Burhanuddin memastikan jika kunjungan camat itu murni untuk studi banding.

“Mereka akan  mela­kukan sinergitas terkait pen­delegasian kewenangan camat.Pendelegasian izin itu nantinya juga akan kita eva­luasi. Siapa tahu ada inspirasi dari Batam dan bisa menambah pendelegasiannya,” kata Burhan.­

Menurut Burhan, Kota Batam dipilih karena merupakan salah satu kota yang paling tinggi menarik investasi di Indonesia. Sehingga perlu dilihat bagai­mana pendelegasian ini, teru­tama dalam menarik investasi di Kabupaten Bogor. “Dipilih karena kota yang paling ting­gi menarik investasi,” ucap dia.

Ia juga menuturkan, sinergi­tas ini dilakukan hanya dalam satu hari. Sehingga, anggaran perjalanan yang dikeluarkan melalui APBD Kabupaten Bogor pun hanya diberikan hari ini. “Hanya Jumat-nya saja, kalau sisanya masing-masing. Sabtu dan Minggu mah bebas lah terserah mereka, karena hari libur juga. Asal jangan kebawa tidak benar saja,” tuturnya.

Namun demikian, ia meya­kinkan dalam kunjungan ke Batam ini tak semua camat bisa mengikutinya. Sebab, ada beberapa camat yang sudah menyatakan tak bisa hadir atau berhalangan hadir. “Nggak semua berangkat. Ada camat yang lagi sakit, istirnya baru meninggal dan lagi umrah. Pada prinsipnya semua diun­dang namun tidak semuanya ikut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi mengaku tak masalah dengan keberangkan para camat ke Batam. Meski mencuat kabar soal rencana liburannya ramai-ramai ke Singapura. “Boleh saja asalkan ada manfaatnya untuk masyarakat,”tegas Jaro Ade merestui keberangkatan camat.

Galian Pipa Punya Siapa ini Berserakan di Jalanan…

BOGOR DAILY–  Perusahaan PDAM Tirta Kahuripan, tidak mengakui adanya proyek pemasangan pipa di Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja, dan Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung.

Kepala Bidang Humas dan Protikol PDAM Tirta Kahuripan, Agus Riyanto mengatakan, tidak ada proyek pemasangan pipa di kedua desa itu.

“Saya sudah cek dan tidak ada pemasangan pipa PDAM Tirta Kahuripan,” ujarnya

Seperti diberitakan sebelumya, warga dua desa ini mengeluhkan akan pemasangan pipa PDAM. Sebab, tidak adanya kompensasi dari pelaksana proyek kepada warga yang terkena dampak galian pipa.

Di lokasi proyek pemasangan pipa juga tidak terpasang papan proyek dari kontraktor maupun PDAM. Pelaksanaan proyek ini memakan anggaran ratusan miliar rupiah.

Tokoh masyarakat Pasir Angin, Heru Rukman mengaku kesal dengan proyek pemasangan pipa itu. Selain mengganggu pengguna jalan, pengerjaannya juga terkesan asal-asalan.

“Gara-gara bekas galian gak diperbaiki dengan baik, jalan jadi rusak.  Enggak tahu tuh galian pipa punya siapa berserakan di jalanan. Menghalangi para pengguna jalan,” cetusnya (pjk/bd)

Marak Penculikan, SDN 4 Cigombong Dimasuki Pria Misterius

BOGOR DAILY-  SDN Cigombong 4, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor memperketat lingkungan sekolah dengan mengunci pintu masuk ke sekolah. Hal ini menyusul maraknya isu tentang penculikan yang ramai di kalangan masyarakat.

Tak hanya itu, diperketatnya penjagaan sekolah oleh pihak majlis guru agar ketenangan siswa saat belajar tak terganggu hilir mudik orang yang datang, termasuk orangtua siswa. Hal tersebut diungkapkan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Cigombong 4, Sugiran. Dirinya merasa perlu untuk menjaga ketenangan waktu belajar para siswa.

“Ini kami lakukan untuk memberikan para siswa konsentrasi lebih agar tak terganggu dengan aktivitas di luar ruang kelas,” katanya kepada Metropolitan. Nantinya, lanjut Sugiran, seoran guru piket akan ditugaskan untuk menjaga gerbang sekolah selama jam belajar. Kendati demikian, jika orangtua murid yang hendak bertemu dengan pihak sekolah atau tamu yang berkunjung bisa langsung menemui guru yang menjaga gerbang.

“Setiap hari akan ada guru yang piket dan menjaga gerbang sehingga tidak menyulitkan tamu ataupun orangtua siswa yang ingin berjumpa dengan pihak sekolah,” bebernya lagi.

Tak hanya itu, pihaknya juga berkaca pada kejadian yang belum lama terjadi. Seorang laki-laki tak dikenal masuk ke lingkungan sekolah dan mengganggu aktivitas belajar. Sempat memegang salah seorang siswa, sontak anak itu menjerit. Ketika ditanya, maksud dan tujuannya pelaku malah melarikan diri. “

Disini saya mau meluruskan, bahwa tidak benar ada tiga orang perempuan hendak menculik anak didik kami. Yang benar adalah satu orang laki-laki, namun belum diketahui kedatangannya hendak menculik atau memang orang gila saja,” imbuhnya. Sebab itu, penerapan aturan mengkunci gerbang langsung dilakukan karena pihaknya enggan kembali kecolongan. (bd)

2.225 Anak di Bogor Dijatuhi Hukuman Pidana

BOGOR DAILY– Pengadilan Negeri Cibinong, akhirnya meresmikan ruang sidang hukuman pidana anak dengan sistem telekonferensi video dan ruang tunggu. Tentunya, lebih ramah terhadap anak.

Fasilitas yang merupakan bantuan Uni Eropa melalui United Nations Development Programme (UNDP). Fasilitas tersebut, digadang-gadang baru pertama dan satu-satunya di Jawa Barat

Manajer Proyek EU-UNDP Sustain, Gilles Blanchi meyakini, model ruang sidang yang diterapkan di PN Cibinong bisa meminimalisir dampak psikologis pada anak yang tersangkut kasus pidana.

Melalui telekonferensi, kata dia, korban dan pelaku berada di ruangan yang berbeda untuk melindungi ancaman psikologis terhadap anak.

Selain di Pengadilan Negeri Cibinong, Gilles juga menyebut dukungan fasilitas yang sama diberikan seperti Pengadilan Negeri Sleman, Kupang, Manado dan Stabat.

“Fasilitas ruang sidang itu perlu didukung Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) nantinya,” tuturnya.

Sesuai Undang-undang No.11/2012 untuk menciptakan keadilan restoratif yang berfokus pada partisipasi keluarga, sekolah, serta lingkungan sekitar anak lainnya dalam proses peradilan.

Dalam keterangan persnya, ia menjelaskan tujuan keadilan restoratif untuk melindungi masa depan anak dan memberikan perlindungan kepada anak dengan menjunjung tinggi hak-hak mereka.

“Perlindungan harus diberikan, seperti hak untuk mendapatkan bantuan hukum,

konseling dan pendampingan, perlindungan dari tindakan yang kejam dan tidak manusiawi, dan sebagainya,” ujar dia.

Saat ini, kasus pidana yang melibatkan anak-anak di Indonesia diakui Kepala Pengadilan Tinggi Jawa Barat,

Arwan Byrin sudah lebih banyak menggunakan langkah diversi atau pengalihan penyelesaian perkara Anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana.

Namun, masih ada juga kasus justru berlanjut ke tingkat pengadilan.

“Kami harapkan bagaimana menciptakan persidangan agar ramah terhadap anak. Tidak ada tekanan, tidak ada kekerasan sehingga anak yang disidangkan nanti secara psikologis tidak terganggu” tegasnya.

Berdasarkan data, kata dia, jumlah anak yang didiversi pada 2014 mencapai 1.312 orang. Sebanyak, 493 orang dikembalikan ke orang tua dan anak yang diserahkan ke panti sosial mencapai 169 orang.

Sedangkan, yang diputus pidana berjumlah 3.000 orang dan pada kurun waktu tahun 2015, jumlah anak yang didiversi meningkat signifikan jadi 3.743 orang.

Sebanyak 382 anak dikembalikan ke orang tuanya dan 227 orang anak lainnya diserahkan ke panti sosial. Sedangkan anak yang dijatuhi putusan pidana menurutn jumlahnya sebanyak 2.225 orang. (pjk/feb)

Terungkap Hasil Pertemuan Jokowi dengan Istri Bill Gates

0

BOGOR DAILY-  Istri orang paling kaya di dunia versi Forbes 2017  datang menemui Presiden Joko “Jokowi” Widodo, Kamis (23/32017).

Pertemuan terbilang sangat singkat. Jokowi dan Melinda Gates, istri dari Bill Gates, saling bertukar ide dan gagasan di Ruang Tunggu Suma 1, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, 30 menit sebelum Jokowi bertolak ke Provinsi Kepulauan Riau.

Tak ada konklusi apapun dari pertemuan itu. Setidaknya itu yang dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution.

Secara garis besarnya, pertemuan itu membahas sejumlah hal seperti, program keluarga berencana, masalah keuangan inklusif hingga penanganan kemiskinan. Topik-topik yang memang menjadi konsentrasi dari Bill & Melinda Gates Foundation, yayasan kemanusiaan milik pendiri Microsoft itu.

Melinda, masih dikutip dari Darmin, selama berada di sini mengaku sedang mempelajari sejumlah program-program sosial yang diterapkan di Indonesia untuk dapat diadopsikan di negara lain.

Tak ayal, Jokowi turut memamerkan beberapa kartu bantuan sosial nontunai seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Program Keluarga Harapan untuk warga kurang mampu kepada Melinda.

“Kami juga mulai memanfaatkan layanan perbankan,” ucap Jokowi, seperti yang diutarakan Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.

Jokowi pun berhasil mendapatkan apresiasi dari Melinda atas program-programnya itu.

Melinda pun mengaku berkomitmen untuk turut membantu pemerintah mencapai target 75 persen target masyarakat yang dapat mengakses keuangan inklusif. Namun sayang, komitmen lebih jauhnya tidak diungkapkan dalam pertemuan itu.

Konsultan Bill and Melinda Gates Foundation di Indonesia, Inke Maris dalam mengatakan, yayasannya akan mengkaji terlebih dahulu bagaimana kondisi masyarakat yang belum dapat mengakses keuangan inklusif, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Bill and Melinda Gates Foundation sebelumnya sudah mendorong kebijakan inklusif di berbagai negara seperti Bangladesh, India, Pakistan, Uganda, dan Nigeria.

Sementara, jumlah warga negara Indonesia yang sudah dapat mengakses keuangan inklusif tercatat baru 36 persen. Pemerintah menargetkan jumlah ini meningkat menjadi 75 persen pada 2019.

Usai pertemuan, Melinda tak lupa mengucapkan apresiasinya atas kerjasama antara Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, dengan Universitas John Hopkins, Maryland, yang selama ini didukung oleh keluarga Gates.

Apresiasi yang disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani itu mencakup pendalaman tentang nyamuk dan demam berdarah.

“Diharapkan (penelitian) akan sangat bermanfaat tidak hanya bagi Indonesia, namun bagi negara-negara lain yang menghadapi permasalahan sama,” ujar Sri Mulyani.

Satu hari sebelum bertemu dengan Jokowi, Melinda berada di Yogyakarta untuk melihat langsung Laboratorium Eliminate Dengue Project UGM, tempat penelitian dilakukan.

Di Laboratorium itu Melinda melihat proses pengembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti ber-wolbachia. Dalam kesempatan itu, Melinda bahkan merelakan tangannya untuk memberi makan nyamuk.

Suami Melinda, Bill, juga pernah melakukan kunjungan serupa ke UGM pada April 2014 silam. Bedanya, saat itu tak banyak yang tahu kegiatan Bill di Yogyakarta.

Hal itu baru terungkap melalui blog pribadi Bill tertanggal 25 April 2014 yang menceritakan kunjungannya ke Yogyakarta untuk meninjau proyek pemberantasan nyamuk demam berdarah.

Proyek diberi nama Eliminate Dengue Project. Into dari proyek ini adalah usaha memberantas nyamuk demam berdarah dengan menyebarkan nyamuk lain yang telah diinfeksi bakteri Wolbachia.

Nyamuk yang telah mengandung bakteri ini kemudian dilepas di lingkungan yang menjadi daerah endemis nyamuk demam berdarah.

Pagi Ini Tol Jagorawi Tersendat Sampai Cawang

0

BOGOR DAILY-  Kondisi arus lalu lintas di Tol Jagorawi arah Jakarta pagi ini dalam kondisi padat.

Dikutip dari Twitter PT Jasmarga pukul 06.54, arus lalu lintas tersendat mulai dari Ciracas hingga Cawang, Jakarta Timur.

Kepadatan juga terjadi untuk arah Semanggi dan Kebon Nanas.

“06.54 WIB #Tol_Jagorawi Ciracas – Cawang PADAT, kepadatan arah Semanggi.dan arah Kb Nanas,” cuit Twitter PT Jasamarga

Sementara itu arus lalu lintas dari arah Jakarta yang menuju Cibubur dan Bogor relatif lebih lancar.

Pengendara dihimbau untuk berhati-hati dan menjaga jarak aman antar kendaraan.

Sementara itu, dari tol jagorawi terlihat pengerjaan proyek pembangunan Light Railway Transit (LRT) masih terus dilakukan. Saat ini, proyek moda transportasi berbasis rel yang ada di samping Tol Jagorawi itu masuk pada tahap pemasangan Grider.

Mobilisasi grider milik PT Adhi Karya selaku kontraktor pengelola LRT ini mulai berlangsung pada awal pekan kemarin.

Untuk keamanan lalu lintas disekitar area proyek, PT Adi Karya berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga selaku pengelola jalan tol.

“Agar meminimalisir gangguan lalu lintas, mobilisasi girder selalu dilakukan pada malam hari. Dari precast plan di Sentul KM 34 A dimulai pukul 23.00 WIB, dengan perkiraan perjalanan selama lebih kurang 2 jam atau selesai pukul 02.00 dini hari,” ucap Assistent Vice President (AVP) Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru

Mengingat dimensi panjang girder lebih kurang 30 meter dengan berat mencapai 140 ton, lanjut Dwimawan, akan dilakukan upaya untuk pengamanan. Pengamanan ini berupa pengawalan mobilisasi girder oleh 2 unit mobil Polisi Jalan Raya (PJR),1 unit mobil Layanan Jalan Tol Jasa Marga, dan 3 unit kendaraan operasi Adhi Karya.

Mobilisasi grider ini akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Setiap harinya, ada sekitar 3 grider yang diangkut.dari precast plan menuju ke titik pemasangan.

Jasa Marga menghimbau kepada pengguna jalan agar berhati-hati memperhatikan rambu atau petunjuk yang ada (bd)

Ini Dia 4 Kasus Penculikan Bocah di Daerah-daerah

BOGOR DAILY-  Heboh kasus penculikan anak belakangan memang santer terdengar. Di sejumlah daerah, isu ini banyak yang membuat resah. Sebagian terungkap, namun ada pula yang diamankan hanya karena pelaku dicurigai. Berikut beberapa kasus yang ramai dalam beberapa hari ini.

  1. Yogyakarta, 20 Maret 2017

Korban berinisial M. Siswi sekolah dasar kelas III itu berhasil lolos dari kasus penculikan. Korban menggigit tangan pelaku, kemudian langsung berlari. Lokasi upaya penculikan ini terjadi di jalan Perumahan Dukuh Asri, Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta, Senin (20/3)

Kapolsek Mantrijeron, Yogyakarta, Kompol Agus Setyo Budi menjelaskan kejadian bermula saat tiga siswi SD, termasuk korban, berjalan bersama saat pulang sekolah. Di lokasi kejadian, sebuah mobil berwarna hitam memepet ketiga siswi. Pelaku kemudian menarik salah satu siswi berinisial M untuk dimasukkan ke dalam mobil.

“Anaknya ditarik. Anak itu kemudian menggigit tangan pelaku. Kemudian dilepas, anak itu terus lari. Kemudian ada yang melihat, kemudian mobil itu lari,” kata Agus Setyo

  1. Jakarta Timur, 21 Maret 2017

Tiga pengemis wanita harus berurusan dengan petugas Satpol PP Kelurahan Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Ketiganya diamankan petugas karena mencoba masuk ke rumah salah satu warga dan diduga hendak melakukan penculikan. Di antaranya, Yana (44), Turarasiah (59), dan Turia (48), warga Kampung Rawa tengah RT 02/6, Johar Baru, Jakarta Pusat.

“Ketiga  terduga pelaku langsung diamankan ke kantor Kecamatan. Mereka pengaku mau minta sumbangan. K ami juga imbau kepada warga, jika ada pengemis yang meresahkan, segera melapor ,” ujar Kepala Satpol PP Jakarta Timur Hartono

  1. Tangerang, 21 Maret 2017

Almiati (51) digelandang oleh warga ke Mapolsek Karawaci, Tangerang pada Selasa (21/3/2017) petang. Dia diamankan massa di Lapangan Cibodas, Karawaci Tangerang. Masyarakat menangkap ibu berusia 51 tahun ini lantaran diduga sebagai pelaku penculikan.

Ia terlihat mondar-mandir di lokasi penangkapan. Kemudian dirinya memanggil anak-anak kecil yang tengah asyik bermain di lapangan.

“Warga langsung mengamankannya dan dibawa ke kantor polisi, karena mereka menyangka bahwa dia (Almiati) berusaha menculik anak – anak. Tapi hasil pemeriksaan, rupanya dia sakit jiwa” ujar Kapolsek Kawaraci, Kompol Munir Yaji

  1. Tasikmalaya, 22 Maret 2017

Anggota TNI di Tasikmalaya, Jawa Barat membongkar sindikat penculikan anak di wilayah hukumnya. Pelda Tarmuji, anggota Kodim O612 yang berdinas di Desa Pasirsalam, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya ini menggagalkan penculikan anak yang akan dibawa ke Irian Jaya.

Ketiga pelaku yakni dua pria berinisial K (60) dan M (30) serta satu perempuan S (31). Terbongkarnya sindikat penculikan anak ini usai salah satu warga mengaku kehilangan putrinya berinisial SU (13) yang sudah tidak di rumah sejak 20 Februari 2017. Keluarga sudah melakukan berbagai upaya untuk mencari korban termasuk melaporkan kejadian pada kepolisian (met/bd)