Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 9160

Minta Maaf, Presiden Korsel Angkat Kaki dari Istana

0

BOGOR DAILY-   Mantan Presiden Korea Selatan yang digulingkan, Park Geun-hye, kini telah meninggalkan istana kepresidenan Gedung Biru pada Minggu (12/3/2017) waktu setempat, dua hari setelah putusan Mahkamah Konstitusi yang melengserkan dia dari jabatannya atas skandal korupsi besar-besaran.

Park telah diberhentikan dari tugasnya sebagai presiden terkait skandal korupsi yang melibatkan teman dekatnya, Choi Soon-sil.

Dalam pernyataan pertamanya setelah keputusan permakzulan dari pengadilan, Park menyebutkan: “Meskipun akan memakan waktu, saya percaya kebenaran pasti akan keluar.” Dia juga meminta maaf kepada pendukungnya karena gagal untuk memenuhi tugas sebagai presiden.

Kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan, Park meninggalkan kantor kepresidenan hari ini, Senin (13/3/2017) sekitar pukul 10.00 waktu Indonesia untuk kembali ke kediaman pribadinya di Distrik Samseong, Seoul selatan, tempat ratusan pendukungnya memprotes pemakzulan.

Rekaman yang disiarkan langsung menunjukkan kendaraan hitam yang meninggalkan Gedung Biru dikawal oleh puluhan sepeda motor polisi.

“Presiden Park Geun-hye baru saja meninggalkan Blue House [Gedung Biru] dan menuju rumah pribadinya. Tidak ada pernyataan yang dirilis mengenai kepergiannya,” kata juru bicara kepresidenan Kim Dong-jo.

Saat ini, Hwang Kyo-ahn, pejabat yang loyal terhadap Park, menggantikan tugas sebagai presiden. Sementara itu, dilansir dari BBC, komisi pemilihan negara itu menyebut pemilu yang bebas dan adil akan diselenggarakan paling lambat pada 9 Mei mendatang.

Putusan pengadilan pada Jumat (10/3/2017) menyetujui pemungutan suara parlemen untuk memakzulkan Park, yang langsung mencopot jabatan dan hak istimewanya, kecuali keamanan dirinya.

Park terbukti melanggar hukum dengan membiarkan temannya Choi Soon-sil untuk mencampuri urusan negara, dan melanggar aturan mengenai kegiatan pegawai negeri,

Keputusan tersebut menjadi puncak dari kekacauan politik Korea Selatan dan memicu pemilihan presiden baru, yang akan dilaksanakan dalam waktu 60 hari setelah permakzulan Park.

Tindakan Park “benar-benar menggangu semangat … demokrasi dan supremasi hukum,” kata kepala pengadilan konstitusi keadilan, Le Jung-Mi. “Presiden Park Geun-Hye…. sudah diberhentikan.”

Dengan begitu Park, presiden perempuan pertama negara tersebut, menjadi pemimpin pertama yang diberhetikan dengan cara dimakzulkan.

Pendukung kelompok oposisi dan penentang menyaksikan putusan pemberhentian Park dibacakan secara langsung di televisi — yang berlangsung sekitar 20 menit.

“Presiden harus menggunakan kekuatannya berdasarkan konstitusi dan undang-undang serta mengungkapkan rincian pekerjaannya secara transparan sehingga masyarakat dapat mengevaluasi pekerjaannya,” kata Lee.

“Namun, Park menyembunyikan campur tangan Choi dalam urusan negara dan membantah tuduhan tersebut setiap kali kecurigaan atas tindakannya muncul, bahkan mengkritik mereka yang mencurigainya.”

Ribuan orang turun ke jalan-jalan di pusat kota Seoul, Sabtu (11/3/2017) untuk merayakan permakzulan Park, sementara kerumunan besar pendukungnya menempati lapangan terdekat. Keputusan pengadilan atas penggulingan Park ini juga membuat dua pendukungnya mati terkena serangan jantung. (bc/bd)

Rompi Oranye Menanti. Tersangka Korupsi E-KTP Bertambah

BOGOR DAILY-  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo memberi sinyal adanya tersangka baru dalam kasus korupsi megaproyek e-KTP. Selama ini baru dua tersangka ditetapkan dan tengah menjalani masa sidang.

Adapun dua tersangka itu, yakni mantan Direktur Pengelola Informasi dan Administrasi Direktorat Jenderal Kependudukan, dan Pencatatan Sipil, Sugiharto dan mantan Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Irman.

“Kalau kerugian negaranya Rp 2,3 triliun kan pasti nggak cuma dua orang itu yang bertanggungjawab. Sebentar lagi mungkin ada gelar, sebentar lagi mungkin nambah,” kata Agus di Gedung KPK, Jakarta, Senin (13/3).

Ada 14 orang terdiri dari anggota DPR dan birokrat disebut dalam dakwaan menerima dana megaproyek tersebut. Total uang disita menurut Agus jumlahnya Rp 250 Milyar, dengan rincian Rp 30 milyar dikembalikan dan 220 milyar sitaan.

“Kan sudah dibilang 14 orang. 14 itu ada birokratnya ada DPR. 30 Milyar yang dikembalikan yang 220 kan kita menyita,” ujarnya.

Perihal pembuktian dakwaan, Agus meminta untuk mengikuti proses pengadilan. Apalagi banyak masukan dari berbagai pihak ke KPK untuk kasus ini.

“Ya nanti diikuti aja proses pengadilan. KPK kan informasinya banyak sekali dari banyak pihak. Jadi yang perlu saya tekankan. Informasi dari Pak Nazaruddin satu padahal kita memeriksa 274 saksi,” terangnya. (mer/bd)

sumber: merdeka.com

Pakai Baju Serba Hitam, Begini Ekspresi Inneke di PN Tipikor

0

BOGOR DAILY –  Terdakwa kasus suap Bakamla, Fahmi Darmawansyah hari ini menjalani sidang perdana di PN Tipikor Jakarta. Istri Fahmi, Inneke Koesherawati turut hadir di pengadilan.
Inneke datang di PN Tipikor Jakarta, Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017) sekitar pukul 10.00 WIB. Mengenakan atasan dan hijab warna gelap, Inneke duduk di kursi pengunjung bagian tengah.

Inneke duduk di PN Tipikor.

Agenda sidang perdana untuk Fahmi ini adalah pembacaan surat dakwaan. Inneke tampak mendengarkan surat dakwaan dengan seksama.

Seusai sidang, Inneke lantas meninggalkan ruang persidangan. Dia tidak memberikan pernyataan mengenai persidangan untuk suaminya.


Fahmi adalah satu dari empat tersangka yang telah ditetapkan KPK terkaitsuap pengadaan lima unit monitoring satelit Badan Keamanan Laut (Bakamla). Fahmi adalah pihak swasta yang disangka memberikan suap Rp 2 miliar kepada Eko Susilo Hadi, Deputi Bakamla (dtk/bd)

Anda Perokok Berat ? Ini Beberapa Tips Berhenti Merokok Dengan Cara Terbaik di Dunia

0

BOGORDAILY – Jika Anda adalah seorang yang sedang berjuang untuk menyerah pada rokok alias berhenti merokok, Anda membaca artikel yang tepat. Atau Anda bisa membagikan artikel ini kepada teman, saudara, sahabat, keluarga lain yang kebetulan sudah menjadi perokok berat untuk berhenti sekarang juga.

Kali ini merdeka.com akan memberikan tips terbaik untuk berhenti merokok dari semua cara yang ada di dunia ini. Merdeka.com akan merangkumnya untuk Anda. Simak ulasan di bawah ini.

1. Menulis kata-kata motivasi

Salah satu cara yang paling ampuh adalah denga membuat catatan motivasi untuk diri sendiri dan menempelkannya di meja kerja Anda. Atau Anda juga bisa meletakkannya di kulkas, di mobil, monitor komputer, dan beberapa lokasi yang biasa Anda di sana.

Meski terbilang kuno, namun cara ini adalah salah satu cara terbaik untuk mensugesti diri sendiri tanpa paksaan dan cukup ampuh. Karena Anda semacam memiliki pengingat otomatis dan konstan.

2. Olahraga

Setiap kali Anda ingin memulai untuk merokok, maka Anda harus berlari. Tidak harus berlari, Anda bisa melakukan beberap agerakan olahraga yang lain. Lantas mengapa harus berolahraga?

Menurut para ahli, bahan kimia yang diproduksi dalam otak Anda selama berolahraga atau latihan seperti itu dapat mengurangi keinginan untuk merokok. Percayalah!

3. Cari suporter

Suporter di sini bukan seperti suporter bola, ya. Melainkan mereka yang selalu membantu ketika Anda mencoba untuk kembali merokok. Temukan orang-orang yang akan membantu atau mensuport Anda.

Jika mulai ada keinginan untuk merokok, mereka harus mengajak Anda pergi jalan-jalan, ngobrol, atau melakukan beberapa aktivitas bersama yang memungkinkan Anda tidak merokok. Tentu saja, Anda harus mencari suporter yang bukan dari kalangan perokok.

4. Meditasi

Meditasi di sini dipercaya dapat meningkatkan kekuatan atau keinginan yang kuat untuk sebuah hal yang diharapkan. Asal, meditasi ini dilakukan rutin setiap hari dengan kesungguhan. Meditasi juga dapat membuat seseorang mampu menahan diri dari hal-hal yang kurang bermanfaat. Termasuk merokok.

5. Mengalihkan perhatian

Saat mulai muncul keinginan untuk merokok, segera alihkan perhatian dengan melakukan berbagai hal. Anda bisa melukis, berjalan-jalan, menyanyi, dan lain sebagainya. Anda harus dapat menemukan hobi baru sebagai gantinya.

6. Hindari alkohol

Banyak yang mendapatkan dorongan untuk merokok saat mereka dekat dengan atau meneguk alkohol. Untuk itu, sebisa mungkin Anda harus menghindari minuman alkohol saat mencoba berhenti merokok. Percayalah, ini akan sangat manjur.(Merdeka)

Mau Ujian April, Siswa Dipaksa Bayar SPP Sampai Juni

BOGOR DAILY- Jelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan berlangsung April nanti, sejumlah siswa dan orang tua dibuat ketar-ketir. Ini menyusul aturan sepihak dari sekolah yang memaksa muridnya melunasi SPP hingga Juni. Bila tidak, siswa diancam tidak bisa ikut ujian.

Di SMA Negeri 1 Cibinong, seluruh siswa kelas XII dipaksa melunasi iuran untuk Maret hingga Juni sebesar Rp1 juta.

Salah seorang orang tua siswa menyesalkan sikap seko­lah yang dengan sepihak membuat aturan. Apalagi, ada paksaan bagi siswa yang tidak membayar bisa terancam tidak ikut UN.

“Saya juga heran, ujiannya masih April, tapi anak saya disuruh bayar SPP sampai Juni. Kalau nggak, ya nggak bisa ikut ujian,” ucap ibu dua anak itu.

Sayang, aturan ini dibuat sepihak tanpa adanya surat edaran resmi ataupun pemba­hasan dengan orang tua siswa. Ia pun sempat menyangsi­kan anaknya sendiri yang memberitahu soal keharusan pelunasan itu empat bulan full.

“Saya tanya mana surat eda­rannya malah nggak ada. Tapi dia nunjukin foto temannya sampai buat surat pernyataan di kertas untuk pelunasan,” kata orang tua siswa yang enggan namanya dikorankan.

Dari foto yang diterima, tertulis nama siswa yang me­nyatakan akan melunasi pem­bayaran SPP hingga Juni 2017. Surat itu dibuat dengan tulisan tangan yang ditandatangani siswa bersangkutan. Tak han­ya itu, ada pula bukti kuitansi pembayaran yang diterima siswa untuk pelunasan hingga Juni 2017.

Seorang siswa SMAN 1 Cibi­nong yang enggan menyebut­kan namanya membenarkan soal aturan pelunasan empat bulan penuh.Bahkan, setiap hari sang guru selalu meng­ingatkan agar kewajiban itu segera dibayarkan sebelum UN berlangsung. “Iya, kata guru harus dibayar sebelum UN. Kalau nggak, nanti ng­gak bisa ikut ujian,” ujar siswa kelas XII itu.

Ia juga mengatakan, ada temannya yang belum bayar wajib membuat pernyataan resmi pada pihak sekolah. “Yang belum bayar disuruh menghadap ke wali kelas sam­bil bawa surat pernyataan ng­gak sanggup bayar,” katanya.

Siswa itu tak sendiri, di SMAN 1 Cibinong ada 361 siswa yang akan mengha­dapi UNBK. Kasubbag Tata Usaha BP3 Wilayah 1 Ridwan mengaku belum mengetahui informasi tersebut. Namun jika pelajar dipaksa melunasi SPP karena terancam tidak bisa mengikuti UNBK itu salah besar. “Nggak ada informasi. Nggak boleh seperti itu,” tegasnya. Jika informasi ini ter­bukti, maka pihak sekolah bisa dikenakan teguran hingga sanksi yang berlaku. “Kalau kita hanya menegur. Kalau sanksi kewenangan pemerin­tah provinsi,” ucapnya.

Meski begitu, sambung Rid­wan, untuk persiapan UNBK sendiri di Kabupaten Bogor sudah 100 persen. “Sudah 100 persen. Anggaran UNBK dari provinsi tapi saya tidak tahu besarannya, biasanya turun sebelum pelaksanaan,” katanya.

Sementara itu, pihak sekolah angkat bicara soal adanya aturan pelunasan SPP hingga Juni 2017.

Bagian Kurikulum SMAN 1 Cibinong Siti Warhamni mem­benarkan soal adanya keha­rusan pelunasan SPP empat bulan full. Namun, ia beralasan jika SPP itu kewajiban siswa dan orang tua. Sedangkan pada 2 Mei sudah ada pen­gumuman kelulusan sekolah. Artinya, seluruh kewajiban pada sekolah harus segera dis­elesaikan. “Jadi bukan berarti kita menekan, tapi kewajiban yang harus diselesaikan ya ha­rus diselesaikan,” kata Siti saat ditemui di SMA N 1 Cibinong, Jumat (10/3).

Ia juga membantah soal ad­anya larangan bagi siswa yang mengikuti UNBK. Menurut Siti, pihak sekolah hanya memasti­kan agar orang tua siswa mau melunasi kewajibannya. Ini di­buktikan dari surat pernyataan yang dibuat. “Yang pasti harus ada surat pernyataan. Kita tidak melarang mereka ikut ujian gara-gara belum bayar SPP. Ikut ujian mah ikut ujian saja,” katanya.

Siti menjelaskan, di SMAN 1 Cibinong ini sebenarnya ter­bagi atas beberapa kategori. Salah satunya kategori orang miskin. Namun untuk orang miskin dipastikan sudah ter­bebas dari pembayaran SPP. “Jadi yang buat surat per­nyataan ini yang tidak masuk kategori miskin. Ketika mereka belum sanggup membayar di bulan ini, tentunya mereka membuat surat pernyataan. Di kita SPP tergantung ke­mampuan orang tua, terkecil Rp100.000 hingga Rp175.000 per bulan, tergantung saat masuk mereka,” jelasnya.

Ia juga merasa hal seperti ini tak hanya terjadi di SMA N 1 Cibinong, tapi juga di di sekolah lain. Sebab, pelajar akan ditagih pembayaran SPP hingga Juni atau sebelum masa kelulusan. “Kalau seko­lah lain saya kurang paham, cuma di setiap sekolah pasti pelajarnya akan ditagih melu­nasi sebelum kelulusan. Setiap tahun di kita juga memang bikin surat pernyataan. Kita juga sudah koordinasi dengan Kanwil 1,” beberya.

Dia berharap pelajar dapat melunasi pembayaran SPP sebelum masa ujian dimulai, walaupun pada pelaksanaan­nya masih banyak pelajar yang melunasi pembayaran setelah pengumuman. “Kita sih mengimbaunya sebelum pengumuman kelulusan,” ujar Siti.

Sementara itu, orang tua siswa yang enggan namanya dikorankan menyebut pihak sekolah tidak bisa begitu saja memaksa siswa melunasi SPP hingga empat bulan penuh. Sebab, tidak semua orang tua mampu. “Walaupun bukan kategori miskin, namanya rumah tangga itu kan sudah ada kebutuhannya setiap bu­lan. Gajian saja kan bulanan,” keluhnya.(met/bd)

 

sumber: metropolitan.id

Rem Blong, Bus Tabrak Angkot dan Pengendara Bermotor 3 orang Tewas

BOGORDAILY – Tiga tewas dan satu luka berat akibat bis PO Primajasa jurusan Garut-Jakarta menabrak angkutan kota dan 5 sepeda motor di turunan Ciganea, Purwakarta, Senin, 13 Maret 2017.

Keterangan yang diteperoleh Tempo, Senin, 13 Maret 2017, menyebutkan tiga korban tewas langsung dievakuasi ke rumah sakit umum daerah Bayu Asih, Purwakarta.
“Tapi, identitas semua korban belum kami dalami,” kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu-lintas Polres Purwakarta, Inspektur Dua Udin Samosir, saat ditemui di lokasi kejadian.

Peristiwanya sendiri terjadi sekitar pukul 08.05 WIB. Ada pun penyebabnya, jelas Udin, sesuai hasil pemeriksaan saksi penumpang, “Akibat rem blong.”

Saat memasuki turunan sebelum jembatan Cikao, ujar Udin, bis trayek Bandung-Jakarta itu sudah memencet klakson beberapa kali. Tetapi karena di jalur yang akan dilewatinya banyak kendaraan, sopir akhirnya nekad melakukan tindakan kontra flow. Tabrakan beruntun pun tak bisa dihindarkan. “Angkot dan lima motor terseret sampai 40 meteran,” tutur Udin.

Polisi sampai berita ini dikirimkan belum bisa memeriksa pengemudi Primajasa karena melarikan diri akibat ketakutan dikeroyok massa. “Kamil masih melakukan upaya pengejaran,” imbuh Udin.

Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, yang datang ke lokasi kejadian menuding rem blong yang dialami bis Primajasa diduga karena manajernya salah urus.

Kepala Perwakilan PT Jasa Marga Purwakarta, Vanky, berjanji akan mengurus pembiayaan korban meninggal dunia dan luka berat. “Yang meninggal, santunnanya Rp 25 juta per orang. Dan yang luka berat dapat biaya perawatan dengan nilai klaim Rp 10 juta per orang,” ujarnya.(Tempo)

Duta Besar RI Diganti Jokowi. Ini Daftar Namanya

BOGOR DAILY – Sebanyak 17 calon duta besar baru untuk negara sahabat akan diganti oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Penggantian duta besar untuk negara sahabat ini akan berlangsung di Istana Negara sekitar pukul 14:00 wib, siang ini.
“Benar, acaranya siang,” kata jubir Presiden, Johan Budi, saat dimintai konfirmasi, Senin (13/3/2017).

Sebelumnya ketujuh belas calon dubes yang akan dilantik ini telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan oleh DPR RI. Mereka terlebih dahulu diajukan oleh pemerintah sebelum diuji di DPR.

Berikut ini 17 nama yang akan dilantik sebagai duta besar nanti:

1. Drs Hasan Kleib, MA, sebagai Dubes RI untuk Swiss di KBRI Jenewa
2. Drs Priyo Iswanto, MA, sebagai Dubes RI untuk Kolombia di KBRI Bogota
3. Mayjen TNI (Purn) Dr Ir Arief Rachman, MM, MBA, sebagai Dubes RI untuk Afganistan di KBRI Kabul
4. Drs Rahmat Pramono, MA, sebagai Dubes RI untuk Kazakhstan di KBRI Astana
5. Prof Dr Ikrar Nusa Bhakti sebagai Dubes RI untuk Tunisia di KBRI Tunis
6. Drs Nur Syahrir Rahardjo sebagai Dubes RI untuk Bahrain di KBRI Manama
7. Tantowi Yahya sebagai Dubes RI untuk Selandia Baru di KBRI Wellington
8. Drs Darmansjah Djumala, MA, sebagai Dubes RI untuk Austria di KBRI Wina
9. Drs Sahat Sitorus sebagai Dubes RI untuk Timor Leste di KBRI Dili
10. Drs Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo sebagai Dubes RI untuk Australia di KBRI Canberra
11. Drs Umar Hadi, MA, sebagai Dubes RI untuk Korea Selatan di KBRI Seoul
12. Drs I Gusti Ngurah Ardiyasa sebagai Dubes RI untuk Sri Lanka di KBRI Kolombo
13. Prof Dr Yuddy Chrisnandi, ME, sebagai Dubes RI untuk Ukraina di KBRI Kiev
14. Ir Arifin Tasrif sebagai Dubes RI untuk Jepang di KBRI Tokyo
15. Drs Andy Rachmianto, MPhil, sebagai Dubes RI untuk Yordania di KBRI Amman
16. Dra RA Esti Andayani sebagai Dubes RI untuk Italia di KBRI Roma
17. Komjen Pol (Purn) Sjahroedin Zainal Pagaralam, SH, sebagai Dubes RI untuk Kroasia di KBRI Zagreb

Geger! Kaleng Biskuit Berisi Janin 5 Bulan

0

BOGOR DAILY  – Janin bayi ditemukan di dalam sebuah kaleng biskuit di trotoar di Jl Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Polisi masih menyelidiki pemilik janin bayi tersebut.

“Usia janin diperkirakan sekitar 5 bulan. Pelakunya masih diselidiki,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dalam keterangan kepada wartawan, Senin (13/3/2017).

Janin bayi itu ditemukan warga pada Minggu 12 Maret sekitar pukul 09.30 WIB. Janin bayi dimasukkan ke dalam kaleng biskuit yang diletakkan di atas trotoar di depan Gereja Paskalis, Jl Letjen Suprapto, Jakpus.

Warga yang menemukan janin itu kemudian melaporkannya ke Polsek Cempaka Putih. Polisi melakukan olah TKP dan membawa janin tersebut ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakpus.

Di hari yang sama, sekitar pukul 08.30 WIB, mayat bayi ditemukan di Kali Ciliwung, jembatan merah Jl Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, Jakpus. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan mengambang di kali dan sempat dikira boneka. “Bayi tersebut berusia sekitar 5 bulan dan pelakunya juga masih diselidiki,” tuturnya. (dtk/bd)

sumber: detik

Tol Jagorawi Mencekam! Lihat Nih, Bus Arema Dilempari Batu

0

BOGOR DAILY–  Bentrok Antar Suporter Pecah di Tol Jagorawi, Usai pertandingan berlangsung di Stadion Pakansari, bus Arema yang hendak pulang ke kampung halamannya mendadak dilempari batu. Sontak aksi ini langsung ramai di media sosial. Banyak netizen yang mengunggah gambar suasana pasca penyerangan yang terjadi di tol Jagorawi.

Bentrokan terjadi di tol jagorawi saat Aremania hendak pulang.

Menurut laporan saksi-saksi serta perkembangan di media sosial, bahwa sejumlah suporter yang diduga Bobotoh mencoba menjegal Aremania.  Informasi yang dihimpun,  kendaraan yang ditumpangi Aremania mendapat serangan di ruas tol Jagorawi sekitar pukul 23.00 WIB.

Suasana mendadak berubah mencekam pasca bus rombongan Arema diserang

Arema sendiri berhasil merebut gelar Piala Presiden 2017 setelah mengalahkan Pusamania Borneo FC 5-1 pada laga final di Stadion Pakansari. Tidak diketahui apakah motif dari penyerangan ini hingga berita diterbitkan juga belum ada pihak kepolisian setempat yang bisa dikonfirmasi. Bus Aremania yang mengangkut para pendukung Arema terpaksa berhenti. Akibat kejadian ini arus lalu lintas pun sempat tersendat.

penyerangan bus rombingan Arema di Tol

Sukses, E-Voting Pilkades di Ciseeng Jadi Percontohan Nasional

0

BOGOR DAILY– Sistem pemilihan umum (pemilu) berbasis informasi dan teknologi bernama e-voting akhirnya resmi diterapkan di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Minggu (12/3), kemarin. Camat Ciseeng Eddy Muslihat mengatakan,  pelaksanaan E-Voting ini untuk pertama kalinya digelar di tingkat desa.
“Pelaksanaan e-voting ini lebih cepat prosesnya dan lebih transparan, serta meminimalkan kecurangan. Proses sosialisasi sudah lama disampaikan, kepada panitia, tokoh masyarakat, termasuk calon kepala desa,”  kata Eddy.

Dia menambahkan, Pemilihan Kepala Desa Babakan diikuti tiga calon kepala desa. Daftar pemilihnya yang tervalidasi sebanyak 10.374. “Warga awalnya sempat bingung terutama untuk pencoblosan. Tapi, setelah disosialisaskan, mereka paham dan mengerti. Target panitia pilkades, partisipasi warga mencapai 80%,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Program E-Pemilu Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Kemenristek Andrari Grahitandaru menjelaskan, Desa Babakan sengaja dijadikan sebagai role model (percontohan) atau pilot project pemilihan kepala desa dengan sistem e-voting di Kabupaten Bogor. “Ini yang pertama (e-voting) di Kabupaten Bogor,” tutur Andrari.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Juri Ardiantoro yang juga memantau langsung e-voting menilai, pemilihan kepala desa dengan sistem elektronik atau e-voting di Desa Babakan, Ciseeng, Kabupaten Bogor ini, bakal menjadi salah satu referensi bagi pemerintah, KPU, dan DPR untuk memodernisasi sistem pemilihan umum (Pemilu) di Indonesia ke depannya.