Home Blog Page 133

Nonton The Boys Season 5 Episode 8: Update Jadwal, Spoiler, dan Cara Streaming Legal

0

Bogordaily.net – Nonton The Boys Season 5 episode 8 menjadi salah satu kata kunci yang kini banyak dicari penggemar serial superhero gelap menjelang perilisan lanjutan kisah panas antara The Boys dan kekuatan tirani Homelander.

Antusiasme penonton terhadap serial The Boys terus meningkat seiring mendekati pertengahan musim kelima. Pertanyaan mengenai jadwal tayang episode terbaru, termasuk episode 5 yang rilis pekan ini, hingga spekulasi menuju Nonton The Boys Season 5 episode 8, ramai diperbincangkan di berbagai platform digital.

Serial yang mulai tayang sejak 8 April 2026 ini mengangkat konflik besar antara kelompok The Boys yang dipimpin Billy Butcher dan kekuatan absolut Homelander yang kini menguasai dunia dengan dukungan penuh dari Vought.

Berdasarkan jadwal resmi, The Boys Season 5 episode 5 dirilis pada Rabu, 29 April 2026. Episode terbaru tayang pukul 00.00 PT atau 03.00 ET di Amerika Serikat, yang berarti sekitar pukul 14.00 WIB di Indonesia.

Penggemar di Tanah Air dapat menyaksikan serial ini secara legal melalui platform streaming Prime Video dengan subtitle bahasa Indonesia.

Cerita musim kelima semakin intens dengan posisi Homelander yang berada di puncak kekuasaan. Ia tidak hanya mengendalikan Vought, tetapi juga mulai membangun citra sebagai sosok “dewa” di mata manusia.

Di sisi lain, Billy Butcher berupaya menggunakan virus pembunuh Supes sebagai senjata terakhir untuk menghentikan dominasi tersebut. Annie January alias Starlight memimpin perlawanan dari dalam, menghadapi tekanan propaganda dan ancaman eksekusi.

Konflik internal yang terjadi sebelumnya membuat tim The Boys kehilangan momentum, mempersempit peluang mereka dalam menghadapi kekuatan yang semakin tak terkendali.

Episode ini juga menghadirkan kejutan dengan kemunculan sosok misterius seperti Mister Marathon, anggota lama The Seven. Kehadirannya memperluas spektrum konflik dan menambah kompleksitas pertarungan yang akan datang.

Episode kelima diprediksi menjadi jembatan penting menuju klimaks musim ini. Ketegangan yang dibangun membuka jalan menuju episode-episode akhir, termasuk yang paling dinantikan, yakni Nonton The Boys Season 5 episode 8.

Dengan alur yang semakin gelap dan penuh tekanan, musim kelima diperkirakan akan mencapai puncaknya dalam beberapa episode ke depan. Penggemar pun mulai bersiap menantikan Nonton The Boys Season 5 episode 8, yang diyakini menjadi salah satu titik krusial dalam menentukan nasib dunia di semesta The Boys.

Ketegangan dipastikan meningkat, seiring waktu yang semakin sempit bagi The Boys untuk menghentikan kehancuran yang kian nyata.***

Apa Itu Pod Getar yang Viral? Oknum Polisi Diduga Konsumsi Vape Berisi Narkotika, Ini Fakta dan Bahayanya

Bogordaily.net – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang menampilkan seorang pria diduga tengah mengonsumsi rokok elektrik atau vape dengan narasi pod getar.

Video tersebut dengan cepat menyebar luas dan memicu berbagai reaksi dari warganet.

Belakangan terungkap, pria dalam video tersebut merupakan seorang anggota kepolisian aktif. Pihak Polda Sumatera Utara melalui Kabid Humas Kombes Ferry Walintukan membenarkan identitas sosok dalam video yang dimaksud, yakni Kompol DK.

Dalam sejumlah potongan video yang beredar, Kompol DK tampak berada di sebuah ruangan bersama seorang wanita.

Situasi tersebut menjadi sorotan lantaran kondisi Kompol DK terlihat tidak normal. Ia tampak lemas hingga diduga kehilangan kesadaran, bahkan dalam salah satu adegan terlihat harus dibantu atau dibopong oleh rekan-rekannya.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, video tersebut ternyata bukan kejadian baru. Rekaman itu diambil pada tahun 2025, saat Kompol DK masih menjabat sebagai Kanit 1 di Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara. Pada saat itu, ia diketahui bertugas dalam penanganan kasus peredaran narkotika.

Meski peristiwa dalam video terjadi di masa lalu, dampaknya tetap serius. Saat ini, Kompol DK telah ditempatkan dalam penempatan khusus (Patsus) oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) sebagai bagian dari proses pemeriksaan internal.

Apa itu Pod Getar?

Istilah “pod getar” yang disebut dalam video menjadi perhatian publik. Istilah ini merujuk pada jenis vape ilegal yang telah dimodifikasi dengan mencampurkan zat narkotika ke dalam liquid-nya.

Berbeda dengan rokok elektrik pada umumnya yang hanya mengandung nikotin, pod jenis ini justru disalahgunakan sebagai media konsumsi zat terlarang. Beberapa zat yang dilaporkan kerap dicampurkan antara lain ketamin, etomidate, hingga kokain.

Awalnya, istilah “getar” berasal dari fitur vibration alert pada perangkat pod modern. Namun dalam perkembangannya, istilah tersebut berubah makna menjadi sebutan bagi pod yang mengandung zat narkotika.

Fenomena ini kini menjadi perhatian serius karena semakin banyak ditemukan di kalangan anak muda. Penyebarannya yang masif dan kemasannya yang menyerupai vape biasa membuat pod getar sulit dikenali secara kasat mata.

Dampak Berbahaya bagi Pengguna

Penggunaan pod getar memiliki risiko yang jauh lebih berbahaya dibandingkan vape biasa. Kandungan zat narkotika di dalamnya dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, baik secara fisik maupun mental.

Efek yang ditimbulkan antara lain halusinasi, gangguan sistem saraf, serangan panik, perubahan perilaku ekstrem, hingga kehilangan kesadaran. Dalam kondisi tertentu, penggunaan zat tersebut juga dapat berujung pada overdosis yang membahayakan nyawa.

Selain itu, penggunaan dan peredaran pod getar juga memiliki konsekuensi hukum yang serius. Mengingat kandungannya termasuk dalam kategori narkotika, maka setiap aktivitas terkait pod ini masuk dalam ranah tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

Pihak kepolisian pun menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran pod getar yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

Kasus yang melibatkan oknum aparat ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penyalahgunaan narkotika dapat terjadi pada siapa saja, tanpa memandang latar belakang profesi.***

Ririn Rifanto Terjerat Kasus Apa? Ini Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

0

Bogordaily.net – Ririn Rifanto terjerat kasus apa — pertanyaan itu dipicu oleh suasana sidang lanjutan pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu, mendadak memanas. Seorang pria berkemeja putih dan celana hitam, Ririn Rifanto, tak lagi mampu menahan emosi. Ia berontak. Suaranya meninggi. Tangannya ditarik petugas. Wartawan yang menunggu di luar ruang sidang pun tersentak.

Peristiwa itu terjadi Rabu, 29 April 2026. Ririn Rifanto, terdakwa utama dalam perkara pembunuhan Budi Awaludin sekeluarga, tiba-tiba menyatakan dirinya bukan pelaku. Ia berteriak di hadapan banyak orang—jaksa, hakim, hingga aparat kepolisian.

“Saya bukan pelaku pembunuhan. Pelakunya Aman Yani, Hardi, Yoga, sama Joko,” ucapnya, setengah berteriak, setengah tertahan, saat tubuhnya diseret keluar ruang sidang.

Ririn Rifanto terjerat kasus apa menjadi pertanyaan yang terus berulang di tengah publik. Apalagi, pengakuannya kali ini berbeda dengan keterangan sebelumnya. Ia bahkan menyebut mengalami penyiksaan saat proses pemeriksaan, hingga akhirnya mengaku sebagai pelaku.

Kakinya, kata dia, sempat patah. Ia menuding itu terjadi saat proses penyidikan oleh aparat. Tuduhan serius. Namun belum terkonfirmasi.

Di ruang sidang, drama itu tidak berhenti pada teriakan. Kuasa hukum Ririn sempat mencoba menahan laju petugas. Memberi ruang bagi kliennya untuk berbicara kepada wartawan. Tapi situasi sudah terlanjur panas. Ririn tetap dibawa keluar.

Di balik ledakan emosi itu, ada satu hal yang memicu: kekecewaan terhadap Jaksa Penuntut Umum. Pihak kuasa hukum menilai jaksa tidak menghadirkan Priyo Bagus Setiawan sebagai saksi kunci.

Padahal, menurut mereka, Priyo adalah satu-satunya orang yang mengetahui langsung kronologi pembunuhan tersebut.

Namun jaksa punya pandangan lain. Priyo tidak dianggap sebagai saksi mahkota. Namanya tidak dimasukkan dalam daftar saksi yang dihadirkan di persidangan.

Di sinilah perkara menjadi semakin rumit.

Kasus ini sendiri bermula pada Kamis malam, 28 Agustus 2025. Sebuah rumah di Jalan Siliwangi Nomor 52, Kelurahan Paoman, Indramayu, menjadi lokasi tragedi. Lima orang ditemukan tewas: H Sahroni, Budi, istrinya Euis, anak mereka, serta seorang bayi.

Namun jenazah baru ditemukan beberapa hari kemudian, Senin, 1 September 2025. Warga curiga. Bau busuk menyengat keluar dari dalam rumah.

Polisi datang. Pintu dibuka. Dan tragedi itu pun terungkap.

Penyelidikan bergerak cepat. Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan ditangkap di Kecamatan Kedokan Bunder, Indramayu. Keduanya langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Sejak saat itu, publik terus bertanya: Ririn Rifanto terjerat kasus apa, dan apakah benar ia pelaku utama?

Sidang masih berjalan. Fakta-fakta belum sepenuhnya terang. Tapi satu hal pasti—kasus ini belum mencapai ujungnya. Dan suara Ririn di ruang sidang, kemarin, menambah satu babak baru yang tak kalah mengejutkan.***

Pengadilan Militer Andrie Yunus Buka Fakta, Dari Interupsi Rapat hingga Rencana Penyiraman

0

Bogordaily.net – Pengadilan militer Andrie Yunus kembali membuka tabir. Bukan sekadar perkara hukum. Ini soal emosi, harga diri, dan tafsir atas kehormatan institusi.

Rabu kemarin, ruang sidang di Pengadilan Militer Jakarta Timur terasa lebih sunyi dari biasanya. Empat prajurit duduk sebagai terdakwa. Mereka adalah Sersan Dua Edi Sudarko, Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi, Kapten Nandala Dwi Prasetyo, dan Letnan Satu Sami Lakka. Nama-nama itu kini terikat dalam satu perkara: penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Dalam pengadilan militer Andrie Yunus, oditur mulai membacakan dakwaan. Pelan, tapi tajam. Motifnya tidak sederhana. Ada kemarahan yang dipupuk sejak lama.

Semua bermula dari sebuah peristiwa di Hotel Fairmont. Maret 2025. Saat itu, Andrie masuk ke ruang rapat pembahasan revisi UU TNI. Ia melakukan interupsi. Bagi para terdakwa, itu bukan sekadar interupsi. Itu dianggap penghinaan.

“Menginjak-injak institusi,” begitu istilah yang muncul di ruang sidang.

Sejak saat itu, percakapan demi percakapan terjadi. Di masjid. Di mess. Di sela kopi malam hari. Video viral diputar. Narasi dibangun. Emosi dipelihara.

Tanggal 9 Maret 2026, dua terdakwa bertemu. Membahas video Andrie. Lalu berlanjut 10 Maret. Ngopi selepas berbuka. Obrolan makin panjang. Belum ada rencana. Tapi benihnya mulai tumbuh.

Tanggal 11 Maret, semuanya berubah.

Di sebuah kamar mess Denma Bais TNI, empat orang berkumpul. Kopi tersaji. Kata-kata mulai tajam. Tuduhan terhadap TNI disebut-sebut: intimidasi, teror, bahkan dalang kerusuhan Agustus 2025.

Di situlah ide itu muncul.

Awalnya sederhana: “beri pelajaran.” Bahkan sempat muncul niat memukul. Tapi ide lain datang—lebih dingin, lebih terencana. Gunakan cairan pembersih karat.

Disepakati.

Tidak ada teriakan. Tidak ada perdebatan panjang. Hanya kalimat singkat: “kita kerjakan bersama-sama.”

Dalam pengadilan militer Andrie Yunus, detail itu terungkap satu per satu. Termasuk bagaimana mereka mencari informasi aktivitas Andrie melalui internet. Membagi peran. Menentukan waktu.

Semua terdengar sistematis.

Namun di luar ruang sidang, cerita berbeda muncul.

KontraS tidak puas. Mereka melihat dakwaan ini terlalu sempit. Terlalu fokus pada empat orang.

Menurut mereka, ada lebih banyak pelaku di lapangan. Bahkan hingga 16 orang, berdasarkan investigasi independen. Ada juga dugaan aktor intelektual—yang belum tersentuh.

“Motifnya direduksi jadi dendam pribadi,” kata perwakilan KontraS, Dimas Bagus Arya.

Bagi mereka, ini bukan sekadar emosi individu. Ini bisa lebih besar. Lebih terstruktur.

Perdebatan pun bergeser.

Bukan lagi hanya soal siapa menyiram. Tapi siapa yang memerintahkan. Siapa yang membiarkan.

Di titik itu, pengadilan militer Andrie Yunus menjadi lebih dari sekadar proses hukum. Ia berubah menjadi panggung pertanyaan besar: apakah kebenaran sudah lengkap diungkap, atau baru sebagian yang tampak di permukaan.***

Download GTA 6 Mobile Diserbu Jelang Rilis Resmi GTA VI oleh Rockstar Games

0

Bogordaily.net – Download Gta 6 mobile menjadi salah satu kata kunci yang paling banyak diburu menjelang peluncuran resmi Grand Theft Auto VI yang akhirnya dikonfirmasi oleh Rockstar Games. Perusahaan tersebut menetapkan tanggal rilis global pada 19 November 2026, sekaligus mengakhiri spekulasi panjang terkait jadwal kehadiran sekuel dari GTA V.

Dalam pernyataan resminya, Rockstar Games menegaskan bahwa GTA VI akan hadir dengan peningkatan signifikan dari sisi visual dan performa, khususnya untuk konsol generasi terbaru. Lingkungan permainan diklaim lebih hidup dengan detail yang lebih kompleks, memperkuat ekspektasi tinggi dari komunitas global.

Seiring meningkatnya antusiasme, pencarian terkait download Gta 6 mobile juga ikut melonjak, meskipun hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai versi mobile dari gim tersebut. Fokus utama pengembang masih berada pada platform konsol premium.

Di sisi lain, dinamika industri juga memicu spekulasi hadirnya trailer ketiga. Hal ini menguat setelah perubahan jadwal laporan keuangan Take-Two Interactive yang dinilai kerap menjadi indikator pengumuman besar dari perusahaan.

Dua trailer sebelumnya telah memperkenalkan karakter utama Lucia dan Jason serta latar Vice City versi modern. Untuk trailer selanjutnya, publik berharap adanya eksplorasi lebih dalam terhadap gameplay, interaksi karakter, hingga sistem dunia terbuka yang lebih dinamis.

Sementara itu, isu harga juga menjadi perhatian. CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa harga GTA VI tidak akan menyentuh angka 100 dolar AS seperti yang sempat dikhawatirkan pasar.

“Pemain membayar berdasarkan nilai yang mereka rasakan. Tugas kami memastikan harga lebih rendah dari nilai pengalaman yang diberikan,” ujar Strauss Zelnick dalam wawancara dengan IGN.

Ia menambahkan bahwa persepsi harga sangat bergantung pada kualitas permainan. Dengan kata lain, strategi perusahaan adalah menjaga keseimbangan antara harga dan pengalaman premium yang ditawarkan.

Menariknya, model bisnis Take-Two Interactive juga ditopang oleh pendapatan besar dari mode daring yang disebut mencapai sekitar 1 juta dolar AS per hari. Hal ini membuat perusahaan tidak sepenuhnya bergantung pada penjualan awal saat peluncuran.

Di tengah semua perkembangan ini, pencarian terkait download Gta 6 mobile diperkirakan akan terus meningkat, terutama dari pengguna yang berharap adanya ekspansi platform di masa depan. Namun untuk saat ini, peluncuran GTA VI masih difokuskan pada pengalaman kelas atas di perangkat konsol.***

Prabowo Janji Pangkas Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Disambut Meriah Buruh

0

Bogordaily.net – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan komitmen untuk menurunkan potongan aplikator bagi pengemudi ojek online (ojol) hingga di bawah 10 persen. Pernyataan ini disampaikannya saat berpidato dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional, Jumat 1 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo merespons langsung aspirasi yang disampaikan oleh salah satu perwakilan serikat buruh terkait besaran potongan yang selama ini dikenakan kepada para driver ojol.

Ia bahkan sempat berinteraksi dengan massa buruh dari atas panggung, menanyakan langsung pendapat mereka mengenai besaran potongan yang dianggap ideal.

“Ojol, aplikator perusahaan minta disetor 20 persen. Gimana ojol setuju 20 persen? Bagaimana 15 persen? Berapa? 10? Kalian minta 10? Saya katakan di sini saya tidak setuju 10 persen,” kata Prabowo.

Ucapan tersebut sempat memicu reaksi beragam, sebelum akhirnya Prabowo meluruskan maksudnya.

Ia menegaskan bahwa angka 10 persen masih terlalu besar, dan potongan untuk aplikator seharusnya bisa ditekan lebih rendah lagi.

Pernyataan itu langsung disambut sorak sorai para buruh yang hadir, yang sejak pagi memadati kawasan Monas untuk memperingati May Day.

Menurut Prabowo, penurunan potongan ini penting mengingat risiko dan beban kerja yang ditanggung para pengemudi ojol setiap harinya.

“Ojol kerja keras. Ojol mempertaruhkan jiwanya setiap hari. (Potongan bagi aplikator) harus di bawah 10 persen!” tandas Prabowo.

Kebijakan ini dinilai menjadi angin segar bagi para driver ojol yang selama ini kerap mengeluhkan besarnya potongan dari perusahaan aplikator.

Jika direalisasikan, langkah tersebut berpotensi meningkatkan kesejahteraan para pekerja di sektor transportasi berbasis aplikasi.***

Angka Perceraian di Garut Melejit di 2026, Didominasi Gugatan Perempuan

0

Bogordaily.net – Lonjakan angka perceraian tengah terjadi di Kabupaten Garut sepanjang tahun 2026. Data terbaru menunjukkan tren yang cukup mengkhawatirkan, terutama karena peningkatannya terjadi dalam waktu yang relatif singkat.

Hingga April 2026, Pengadilan Agama Garut telah menerima sekitar 2.600 perkara perceraian. Jumlah tersebut terbilang tinggi mengingat baru memasuki empat bulan pertama tahun ini.

Humas Pengadilan Agama Garut, Asep Irpan Helmi, mengungkapkan bahwa mayoritas gugatan justru datang dari pihak perempuan.

Dari total perkara yang masuk, lebih dari dua ribu diajukan oleh istri, sementara sisanya berasal dari pihak suami.

“Perceraian di Kabupaten Garut sampai saat ini sudah mencapai kurang lebih 2.600-an perkara, didominasi oleh perempuan sekitar 2.121 perkara. Sementara yang diajukan oleh laki-laki sekitar 447 perkara,” kata Asep, dikutip pada Jumat 1 Mei 2026.

Ia menjelaskan bahwa faktor ekonomi menjadi pemicu utama retaknya rumah tangga. Meski terdapat penyebab lain seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun judi online, akar persoalannya tetap berkaitan dengan tekanan finansial.

“Rata-rata penyebabnya ekonomi. Memang ada faktor lain seperti KDRT atau judi online, tetapi itu juga imbas dari masalah ekonomi,” tambahnya.

Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, tren perceraian di Garut memang terus menunjukkan peningkatan. Bahkan, angka pada 2026 ini dinilai cukup signifikan karena lonjakan besar sudah terlihat sejak awal tahun.

“Dari tahun 2024 ke 2025 itu sudah ada peningkatan. Dan di tahun 2026 ini, baru sampai bulan April saja sudah mencapai 2.600 lebih. Artinya, tren ini terus meningkat,” pungkasnya.

Kondisi ini menjadi sinyal serius bagi berbagai pihak, terutama terkait ketahanan keluarga di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.

Upaya edukasi, penguatan ekonomi keluarga, serta pendampingan rumah tangga dinilai penting untuk menekan angka perceraian yang terus meningkat.***

Hasil Uber Cup Indonesia vs Denmark: Drama Horsens, Ketika Ester Menjadi Penentu

Bogordaily.net – Hasil Uber Cup Indonesia vs Denmark—malam panjang di Forum Horsens itu akhirnya berpihak pada Indonesia. Tidak mudah. Tidak pernah mudah kalau sudah menyangkut harga diri Merah Putih di panggung besar seperti Uber Cup 2026.

Kamis (30/4/2026) bergeser ke Jumat dini hari WIB. Detak jantung ikut berpindah. Indonesia menang 3-1 atas Denmark di perempat final. Skor yang tampak tegas, tapi jalannya penuh ketegangan.

Semua dimulai dari Putri Kusuma Wardani—atau yang akrab disapa Putri KW. Ia membuka jalan. Bukan sekadar menang, tapi meyakinkan. Lawannya, Line Christopherson, dibuat tak berkutik: 21-12, 21-15. Indonesia unggul 1-0. Nafas sedikit lega.

Namun, Denmark bukan tim yang mudah runtuh. Di partai kedua, Line Højmark Kjærsfeldt memberi perlawanan. Ia menundukkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dengan skor 21-15, 21-16. Kedudukan menjadi 1-1. Tegang lagi.

Di titik ini, pertandingan berubah menjadi soal mental.

Pasangan ganda Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma / Meilysa Trias Puspitasari, tampil di partai ketiga. Mereka seperti tahu: ini bukan sekadar angka, ini momentum. Mereka menang 21-19, 21-11 atas pasangan Denmark. Indonesia kembali unggul 2-1.

Lalu datanglah penentu itu.

Ester Nurumi Tri Wardoyo. Nama yang mungkin tidak selalu di depan, tapi kali ini justru menjadi ujung cerita. Ia menghadapi Amalie Schulz. Tidak goyah. Tidak ragu. Menang 21-13, 21-18.

Dan di situlah hasil Uber Cup Indonesia vs Denmark menemukan klimaksnya: 3-1.

Indonesia ke semifinal.

Ada rasa lega. Tapi juga ada kesadaran: jalan belum selesai. Di depan sudah menunggu Korea Selatan—tim yang menyingkirkan Taiwan dengan skor identik 3-1.

Hasil Uber Cup Indonesia vs Denmark ini bukan sekadar kemenangan angka. Ini soal karakter. Soal bagaimana tim putri Indonesia menjawab tekanan—di kandang lawan, di waktu yang tidak bersahabat, dan di panggung yang menuntut segalanya.

Semifinal menunggu. Dan cerita belum selesai.***

Aksi Tak Terduga Prabowo di May Day 2026, Lepas Jaket hingga Sapa Buruh

0

Bogordaily.net – Momen berbeda terjadi usai Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Monumen Nasional pada Jumat 1 Mei 2026.

Setelah menyelesaikan pidatonya di hadapan ribuan buruh, Prabowo melakukan aksi yang tak biasa. Ia melepas baju safari cokelat yang dikenakannya di atas panggung, lalu tampil dengan kaos dalam hitam saat menghampiri massa.

Dalam suasana yang semakin cair, Prabowo mendekati para buruh yang memadati kawasan Monas.

Ia tampak berusaha menjalin interaksi langsung, menciptakan kedekatan yang jarang terlihat dalam acara formal kenegaraan.

Tak hanya itu, saat meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan RI 1, Prabowo tetap melanjutkan interaksinya.

Dari dalam mobil, ia terlihat menyapa dan membagikan souvenir kepada para buruh yang masih bertahan di sekitar area.

Sejak awal kedatangannya di Monas, Prabowo memang menunjukkan sikap terbuka. Ia menyapa, menyalami, hingga berbaur dengan para buruh sebelum akhirnya naik ke atas panggung utama.

Bahkan, suasana semakin meriah ketika ia melempar topi yang dikenakannya ke arah massa.

Tak berhenti di situ, Prabowo juga sempat berjoget di atas panggung diiringi lagu milik Tipe-X berjudul Kamu Ngga’ Sendirian.

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh berbagai elemen masyarakat, khususnya kalangan pekerja.

“Saya terima kasih atas undangan untuk hadir bersama saudara sekalian. Ini kehormatan. Saya rasa kaum buruh selalu dukung saya. Saya jadi presiden, karena kaum buruh, kaum tani, kaum pekerja seluruh Indonesia,” kata Prabowo dalam pidatonya.

“Saya bertekad, saya bersumpah berjuang untuk kepetingan rakyat Indonesia, terutama yang hidupnya sulit. Itu tugas saya. Pemerintah kami tidak gentar, tidak ragu membela kepentingan Indonesia,” tambahnya.

Ia juga memberikan pesan tegas kepada jajaran menteri agar selalu mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap kebijakan yang diambil.

“Saudara-saudara menteri, kalau ambil kebijakan berpikir dan bertanya apakah ini menguntungkan rakyat Indonesia? Kalau menguntungkan rakyat, laksanakan. Tidak usah ragu-ragu!,” Prabowo mengingatkan menteri-menterinya.

“Bukan ini yang saya perjuangkan. Bukan negara yang dirampok oleh maling-maling. Saya tidak rela! Saya tidak rela ada anak-anak Indonesia yang lapar. Saya tidak rela ada ibu-ibu yang tidak bisa memberi susu untuk anaknya,” pungkasnya.

Momen ini pun menjadi sorotan publik, memperlihatkan sisi lain seorang kepala negara yang berupaya tampil lebih dekat dan membaur dengan masyarakat, khususnya para buruh yang menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional.***

Safrie Ramadhan dan Jule Trending, Kisruh Konten Keluarga Bikin Geger Netizen

0

Bogordaily.net – Safrie Ramadhan dan Jule kembali jadi bahan gunjingan. Bukan lagi sekadar bisik-bisik soal kedekatan. Kali ini terang-terangan. Go public. Lalu viral. Lalu meledak di platform X.

Begitulah cara kisah ini bergerak. Cepat. Panas. Tanpa jeda.

Awalnya sederhana. Kedekatan antara Julia Prastini—yang akrab disapa Jule—dengan Safrie mulai terlihat lebih terbuka. Mereka tak lagi bersembunyi. Konten demi konten diunggah. Bersama. Santai. Seolah tak ada beban.

Namun publik tidak selalu santai.

Salah satu video yang beredar memperlihatkan kebersamaan mereka di tempat hiburan malam. Narasinya ringan. Bahkan cenderung bercanda. Tapi justru di situlah masalah mulai tumbuh.

“POV kenalan di dugeman, siang hari bolong dapet janda.”

Kalimat pendek. Tapi efeknya panjang.

Tidak berhenti di situ. Dua foto lain ikut beredar. Menampilkan kedekatan Safrie dengan anak-anak Jule. Bagi sebagian orang, ini bukan lagi urusan dua orang dewasa. Ini sudah menyentuh wilayah yang lebih sensitif: anak-anak.

Dan di situlah cerita berubah arah.

Safrie Ramadhan dan Jule tak hanya jadi bahan gosip. Mereka menjadi pusat polemik.

Unggahan-unggahan itu ditonton puluhan ribu kali. Komentar mengalir deras. Ada yang mendukung. Banyak pula yang mengkritik. Media sosial, seperti biasa, tak pernah benar-benar netral.

Lalu muncul satu suara yang selama ini diam.

Na Daehoon.

Mantan suami Jule itu akhirnya bicara. Tidak lagi menahan. Tidak lagi memilih diam.

Emosinya tumpah.

Ia menyoroti unggahan yang melibatkan anak-anaknya. Bukan hanya soal kehadiran Safrie. Tapi juga soal caption yang dianggap melewati batas.

“Keliatan kan lebih happy sama siapa sumpah jokes.”

Kalimat itu mungkin dimaksudkan sebagai candaan. Tapi bagi seorang ayah, itu bukan hal ringan.

Ada juga kalimat lain yang lebih tajam. Lebih provokatif.

“Beres nidurin anaknya, giliran nidurin emaknya.”

Di titik itu, Daehoon merasa cukup.

Ia mengaku selama ini menahan diri. Tidak pernah membuka aib. Tidak pernah menyerang. Tapi menurutnya, batas sudah dilewati.

“Jujur, aku sudah menahan sampai tahap ini. Aku tidak pernah menjelekkan namamu.”

Nada itu bukan lagi sekadar kecewa. Itu marah yang ditahan lama.

Ia mempertanyakan empati. Bukan hanya kepada Jule. Tapi juga kepada Safrie.

Baginya, ini bukan sekadar hubungan baru. Ini tentang dampak pada tiga anak kecil.

“Apakah tidak ada rasa bersalah sedikit pun?”

Pertanyaan itu menggantung. Tidak mudah dijawab. Karena yang dipertaruhkan bukan hanya citra. Tapi juga kehidupan anak-anak.

Daehoon juga menyinggung soal rasa hormat. Sebagai ayah. Sebagai pihak yang masih terikat melalui anak-anak.

Menurutnya, menjadikan anak sebagai bahan candaan publik adalah hal yang tidak bisa diterima.

Ia bahkan memberi peringatan.

Jika semua ini terus berlanjut, ia siap membuka fakta-fakta lain yang selama ini disimpan.

“Kalau masih diteruskan, aku akan bongkar semuanya.”

Kalimat itu seperti garis batas terakhir.

Di tengah riuhnya media sosial, satu hal menjadi jelas: cerita ini belum selesai.

Safrie Ramadhan dan Jule kini bukan hanya tentang hubungan baru. Ini sudah menjadi drama publik. Dengan emosi. Dengan luka. Dengan kemungkinan babak berikutnya yang lebih panas.

Dan seperti banyak kisah lain di era digital—yang pribadi bisa berubah jadi konsumsi publik dalam hitungan detik—semua orang kini menonton dan menunggu.***