Home Blog Page 1516

Ibu Tukang Nasi Kaget Lihat Wajah Asli Wakilnya Dokter Rayendra, Ceritanya Gemesin

0

Bogordaily.net – Momen hangat dan penuh canda terjadi saat seorang ibu penjual nasi bertemu langsung dengan calon wakil wali kota Bogor, nomor urut 5, Eka Maulana.

Sang ibu memuji ketampanan sang wakil yang juga pendamping Dokter Rayendra, calon wakil wali kota Bogor.

Tidak hanya terkejut dengan ketampanannya, melihat sosok asli dari calon wakil wali kota Bogor Eka Maulana, ibu penjual nasi tersebut juga sempat terperangah.

“Ya Allah, ganteng banget, Pak,” ujar si ibu dengan ekspresi penuh kekaguman.

Eka Maulana pun tersanjung dan tersenyum dengan omongan tersebut bahkan sembari bercanda, Eka menanyakan nomor rekening sang ibu.

“Nomor rekening berapa, Bu?” disambut gelak tawa oleh semua orang yang ada di lokasi.

Dalam pertemuan itu, Eka tidak hanya berbagi canda dan tawa, tetapi juga mendengarkan dengan serius permasalahan yang disampaikan oleh warga.

Salah satu yang mencuat adalah persoalan terkait fasilitas pendidikan di wilayah Bogor.

“Sekolah, Pak. Susah banget nyari yang gratis,” ucap salah satu ibu.

“Betul, masalah zonasi juga bikin pusing,” sahut yang lain.

Eka Maulana pun merespons keluhan tersebut dengan penuh perhatian.

Eka Maulana menjelaskan bahwa dirinya bersama Dokter Rayendra berencana memberikan subsidi kepada sekolah-sekolah swasta agar bisa menampung lebih banyak siswa.

“Kita sebenarnya tidak kekurangan sekolah, tapi yang kurang adalah sekolah gratis. Solusinya, kita akan memberikan subsidi kepada sekolah swasta agar biaya pendidikan bisa lebih terjangkau,” jelas Eka Maulana.

Pertemuan tersebut ditutup dengan rasa haru dan tawa. Ibu penjual nasi yang sebelumnya terkejut melihat wajah asli sang Wakil Bupati kini bisa pulang dengan senyuman, membawa harapan akan adanya perbaikan di bidang pendidikan untuk anak-anak mereka.

Cerita menggemaskan ini menunjukkan bahwa kedekatan Eka Maulana dengan warganya memang dapat menciptakan suasana yang lebih cair dan bersahabat. ***

5.000 Kali Atang Menyapa Warga, Bekal 9 Program Misi Bogor Nyaman Hidupnya

0

Bogordaily.net – Pasangan Calon Wali Kota (Cawalkot) Bogor, Jawa Barat nomor urut 2 pada Pilkada 2024 Atang Trisnanto dan Annida Allivia mengusung misi Bogor Nyaman Hidupnya pada Pilkada 2024 dengan 9 gagasan konkret program kerja bidang kesehatan, pendidikan, serta perlindungan sosial.

Menurut Cawalkot Bogor Atang Trisnanto, pengalaman selama 5 tahun menjadi Ketua DPRD sedikitnya telah menghantarkan 5.000 langkah menyapa warga dari gang ke gang, di gedung dewan dan lainnya, meski tidak banyak terekspos ke publik, tanpa disadari telah mengisi ide kebijakan-kebijakan pro rakyat yang dieksekusi pemerintah Kota Bogor 5 tahun ke belakang.

Di antaranya program tebus ijazah dan perda-perda, sehingga ke depan jadi salah satu bekal program yang konkret membuat warga Bogor Nyaman Hidupnya dari hulu ke hilir.

Cawalkot Atang Trisnanto memaparkan, bahwa sepekan lebih berkampanye menyosialisasikan program kerja dari 4 misi terobosan peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan yang diusungnya, 9 program kerja misi Bogor Nyaman Hidupnya menyentuh langsung kehidupan masyarakat Kota Bogor dari dalam keluarga, seperti aspirasi warga.

Masa kampanye Pilkada 2024 berlangsung sejak 25 September-23 November 2024 yang berarti lebih kurang 2 bulan untuk masyarakat mendapatkan sosialisasi program pasangan calon kepala daerah.

Kesembilan program kerja dari misi Bogor Nyaman Hidupnya Atang-Annida ialah, jika menang Pilkada 2024 Pemerintah Kota Bogor di kepemimpinan mereka menargetkan 1 Keluarga 1 Sarjana, Penambahan 6 SMP Negeri Baru, Bantuan Biaya Masuk Sekolah Swasta, pembangunan 1 RSUD baru, Dokter Keluarga dan Psikolog: Bogor Sehat Jiwa Raga, Santunan bagi Penyandang Disabilitas, Janda dan Lansia.

Lalu ada santunan kematian yang dapat diakses keluarga yang ditinggal meninggal dunia anggota keluarganya saat-saat darurat seperti pemakaman dan kebutuhan mendesak lain. Selanjutnya, ada insentif marbot, guru ngaji dan rohaniwan serta insentif guru swasta dan pesantren.

“Saya berkeliling ke warga Kota Bogor sudah lama, sedikitnya 5 tahun terakhir sejak menjadi Ketua DPRD, bukan hanya dapil saya, tetapi hampir semua warga di penjuru kota hujan ini 3 sampai 5 kali sehari, sudah sekitar 5.000 keliling saya menyapa langsung dan disapa warga yang tidak semua terekspos, ingin nyaman hidupnya, bukan hanya sekedar indah kotanya,” ungkapnya.

Atang berpandangan, kesehatan, pendidikan dan perlindungan sosial ini menjadi pertumbuhan penting dari dalam keluarga yang harus diprogramkan pemerintah. Bertahun-tahun, isu kesejahteraan dan sosial lain di Kota Bogor cukup tinggi, seperti PPDB, zonasi, salah satunya karena jumlah sekolah dan bantuan biaya sekolah swasta belum menjadi fokus pemerintah.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor tahun 2023 jumlah penduduk di kota hujan mencapai 1.063. 513 jiwa.

Jumlah sekolah taman kanak- kanak (TK) 153, sekolah dasar (SD)/ madrasah ibtidaiyah (MI) 342, sekolah menengah pertama (SMP)/ Madrasah Tsanawiyah (MTs) 174, sekolah menengah atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) 74 dan sekolah menengah kejuruan (SMK) 103.

Dengan total kelompok usia sekolah mencapai 530.604 orang mulai dari 0-4 tahun sebanyak 67.513 orang, 5-9 tahun 97.355 orang, 10-14 tahun 98.154 orang, 15-19 tahun 83.591 orang, 20-24 tahun 92.842 orang dan 25-29 tahun 91.149 orang.

Dari data itu, kata Atang, Kota Bogor harus mempunyai langkah gerak cepat (gercep) dan solutif untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah dari 11,04 tahun untuk laki-laki dan 10,24 tahun untuk perempuan, menjadi rata-rata 12 tahun dengan penambahan 6 SMP baru dan bantuan biaya sekolah swasta agar tidak ada lagi siswa putus sekolah karena tidak sanggup membayar, bahkan ke depan bisa menghasilkan 1 sarjana 1 keluarga.

Dalam upaya mendukung pendidikan yang maju di Kota Bogor, langkah konkret Atang-Annida di bidang pendidikan, bukan hanya infrastruktur gedung dan biaya sekolah, tetapi juga memberikan insentif bagi guru swasta dan pesantren sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Selain itu, insentif marbot, guru ngaji dan rohaniwan yang membina spiritual dan moral masyarakat sangat penting tidak terpisahkan dari misi Nyaman Hidupnya.

Atang meyakini, optimisme harus lahir untuk mewujudkannya visi Bogor Nyaman Untuk Semua, salah satunya dengan 9 program kongkret misi Bogor Nyaman Hidupnya ini.

“Bekal pengalaman penganggaran di DPRD, dengar langsung keluhan warga selama ini, sekarang jadi calon wali kota, Insyaallah saya, neng Annida dan kita semua wujudkan warga Bogor Nyaman Hidupnya,” ujar Cawalkot Bogor Atang.

Begitu juga program bantuan khusus bagi janda, lansia dan disabilitas yang selama ini belum cukup memadai untuk meningkatkan kualitas hidup dan martabat mereka, akan menjadi program Atang-Annida.

Sebagai contoh, kata Atang, hasil sapa warga Kampung Warung Bandrek, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Tengah sebelumnya, ada penyandang disabilitas, janda dan lansia sebagai kelompok renta yang perlu santunan rutin kebutuhan dasar menjalani kehidupan yakni kesehatan, pangan dan perawatan sehari-hari.

Para kelompok renta di seluruh Kota Bogor ini yang menjadi gagasan program santunan bagi penyandang disabilitas, janda dan lansia Atang-Annida agar mereka hidup lebih sejahtera dan bermartabat.

Jumlah lansia Kota Bogor, menurut data BPS mencapai 107.830 jiwa atau 10,1 persen dan angka harapan hidup warganya mencapai 72,77 tahun untuk laki-laki dan 78,4 tahun untuk perempuan.

Di bidang kesehatan, lanjut Atang menjelaskan, bahwa akses kesehatan di Kota Bogor sudah cukup baik. Namun, perlu ditingkatkan dengan pembangunan RSUD baru karena hampir 60 persen akses pelayanan kesehatan RSUD Kota Bogor saat ini oleh warga Kabupaten Bogor dan memang jauh untuk dijangkau warga Bogor Selatan, sehingga pembangunan RSUD baru yang aksesnya strategis untuk semua warga perlu direalisasikan.

Jumlah tenaga kesehatan Kota Bogor 6.768 orang dengan jumlah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) sebanyak 25, rumah sakit sebanyak 22 dan klinik 149.

Rumah sakit baru harus memiliki fasilitas medis modern dan berbagai spesialisasi, termasuk bedah, kardiologi, onkologi dan perawatan intensif untuk melayani masyarakat dengan lebih baik. Dengan ada RSUD baru tunggu pasien dapat dikurangi dan layanan kesehatan dapat diberikan dengan lebih cepat dan efisien.

“Semua gagasan ini dari mana akarnya? Dari warga. Semoga Allah restu, masyarakat juga restu, kita buat RSUD baru, santunan disabilitas, janda, lansia. Untuk apa? Karena hidup nyaman bisa terwujud kalau ada kesehatan, pendidikan, spiritual yang baik dan restu orang tua, lansia kita di Kota Bogor, janda, harus terawat. Kita mulai 5.000 langkah lagi ke depan,” ujarnya. ***

Rudy Susmanto Ajak Relawan Bogor Istimewa Bersama Sama Bangun Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Calon Bupati Bogor nomor urut 1 Rudy Susmanto terus memperkuat dukungannya untuk mengarungi Pilkada Kabupaten Bogor 2024.

Kali ini, Rudy Susmanto melaksanakan kunjungan serta bertemu dengan relawan “Bogor Istimewa”, setelah sebelumnya bertemu dengan para tokoh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Dapil III di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

“Hari ini bertemu dengan tokoh gerindra PAC se dapil 3 dan ranting, setelah ini kita ketemu dengan relawan Bogor Istimewa dapil 3,4,5,6 kurang lebih 700 orang,” kata Rudy Susmanto kepada wartawan, Kamis 3 Oktober 2024

Menurut Rudy, pihaknya akan terus memberikan semangat kepada para pendukung, untuk bersama sama memenangkan perjuangan pasangan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi dalam membangun Kabupaten Bogor.

“Kita memberikan semangat kepada rekan-rekan bahwa kita berjuang hari ini bukan untuk Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi, tapi kita berjuang untuk masyarakat Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Rudy, beberapa hal yang ditekankan kepada para pendukung jika nantinya terpilih di Dapil III, dalam hal ini adalah pembangunan infrastruktur dan juga transportasi yang memadai khususnya di wilayah Puncak yang terkenal rawan kemacetan.

“Tentunya wilayah Bogor Selatan yg paling utama adalah sektor potensi pariwisata, pariwisata akan berkembang pesat apabila ditunjang oleh beberapa aspek, salah satunya aksesibilitas wilayah khususnya jaringan transportasinya mencukupi dan memadai,” ungkap Rudy. (Albin Pandita)

Berharap Dapat Pekerjaan, Ratusan Pelamar Kerja Ikuti Job Fair di Gedung Tegar Beriman Cibinong

Bogordaily.net – Ratusan pelamar kerja dari berbagai wilayah ikuti Job Fair yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, pada Kamis 3 Oktober 2024.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net terlihat ratusan peserta yang terdiri dari para kaum muda tengah melamar pekerjaan dengan langsung mendatangi booth perusahaan yang ada di job fair.

Salah satu Pelamar asal Depok, Gina Kamelia, lulusan D3 Universitas Jendral Sudirman mengatakan bahwa, ia telah mengunjungi berbagai booth yang ada di job fair untuk menaruh lamaran yang sesuai dengan keahlianya.

“Kalo tadi yang saya kunjungi itu ada Alfamart, PNM, BCA, Anteraja juga, tetapi karena masih banyak PT yang belum saya ketahui jadinya tergantung ya mereka lagi rekrutmen apa yang saya butuhkan juga tujuanya kemana,” kata Gina Kamelia kepada Bogordaily.net, Kamis 3 Oktober 2024.

“Jadi beberapa mungkin saya melihat pertama PT nya dulu kemudian posisi apa yang saya akan aply, lalu nanti kalo tertarik baru saya datang ke booth itu lagi,” tambahnya.

Menurut Gina, dengan adanya job fair ini dapat membantu dalam mencari informasi lapangan kerja, serta berharap akan dapat diterima kerja oleh perusahaan.

“Kalo informasi itu banyak ya, tetapi kalo yang aku baru ikutin itu baru 2, yang ini juga. Harapanya mungkin setelah saya datang ke job fair semoga ada hasil yang membuahkan dan hasil yang baik juga,” jelas Gina.

Ditempat yang sama pelamar lainya asal Gunungputri Septian, lulusan D3 penyiaran Broadcasting mengungkapkan bahwa, sudah sering mengikuti job fair. Dan pada job fair kali ini dirinya menaruh lamaran di beberapa booth perusahaan.

“Tadi udah Indo Kordsa sumiden, ga banyak sih. Kalo job fair si sebelumnya udah sering di Jakarta, kalo di Bogor baru pertama kesini. Saya cuma naro tiga aja, naro cv cuma satu, sisanya link link aja,” ujar Septian.

Lebih lanjut kata Septian, dengan adanya job fair ini dapat membantu lulusan SMA dan fresh graduated dalam mencari lapangan pekerjaan.

“Semoga yang pada lamar di sini semoga dpt pekerjaan aja sesuai dengan keinginan mereka masing-masing. Ga ribet, sangat tertib, daripada asal masuk aja, tadi daftar dulu di depan, scan barcode dicap dulu,” ungkapnya.

Sebagai informasi, ada sekitar 40 perusahaan serta Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat yang menyediakan lebih dari dua ribu lowongan pekerjaan di dalam dan luar negeri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor Juanda Dimansyah menjelaskan bahwa, penyelenggaraan Job Fair Kabupaten Bogor tahun 2024 ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi jumlah pengangguran di Kabupaten Bogor.

Kemudian, mempermudah para pencari kerja untuk menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan potensi dirinya masing masing, serta untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja bagi perusahaan pemberi kerja yang sesuai dengan kualitas pegawai yang dibutuhkan.

“Serta untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat pekerja dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan karir profesional,” ujar Juanda Dimansyah.

“Juga untuk mendukung pertumbuhan lokal dengan membangun perusahaan-perusahaan lokal dalam meningkatkan pelayanan yaitu di Kabupaten Bogor,” tambahnya. (Albin Pandita)

Layanan Wealth Management BRI Dapatkan Pengakuan Kelas Dunia Sebagai Best Private Bank for HNWIs

0

Bogordaily.net – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mendapatkan anugerah penghargaan sebagai “Best Private Bank for HNWIs” di kategori Private Banking and Wealth Management pada The Asset Triple A Private Capital Awards 2024.

Penghargaan ini menjadi pencapaian yang membanggakan, mengingat BRI telah meraih penghargaan yang sama selama empat tahun berturut-turut sejak tahun 2021.

The Asset merupakan sebuah perusahaan media bertaraf global yang didirikan pada 1999 yang memiliki fokus pada isu ekonomi dan keuangan.

The Asset telah menjadi penyelenggara penghargaan Triple A Awards selama lebih dari dua dekade, untuk mengukur kinerja terbaik dalam industri keuangan di Asia.

Terkait pencapaian ini, Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani mengungkapkan bahwa penghargaan yang diterima oleh BRI merupakan pengakuan terhadap kinerja Private Banking and Wealth Management yang dimiliki oleh perseroan.

Tahun ini merupakan kali keempat BRI memenangkan penghargaan tersebut setelah mendapatkannya pada tahun 2021, 2022, dan 2023. Pencapaian ini menguatkan komitmen BRI dalam menjadi partner terpercaya bagi setiap nasabah, ujarnya.

BRI Private merupakan wujud apresiasi BRI dalam meningkatkan layanan eksklusif kepada nasabah pribadi istimewa. Saat ini, total outlet layanan nasabah prima BRI sebanyak 42, terdiri dari 1 Signature Private BRI Outlet, 41 Sentra Layanan BRI Prioritas, serta dilengkapi 165 Priority Lounge yang tersebar di seluruh Indonesia.

Layanan ini tidak hanya mencakup produk investasi, tetapi juga informasi dan pengelolaan perencanaan keuangan untuk membantu nasabah mencapai tujuan finansial jangka pendek dan jangka panjang.

BRI Private terus berkomitmen untuk menyediakan layanan pengelolaan keuangan yang komprehensif bagi nasabah dengan kekayaan tinggi (HNWIs).

Tak hanya mencakup produk investasi, tetapi juga informasi dan pengelolaan perencanaan keuangan untuk membantu nasabah mencapai tujuan finansial jangka pendek dan jangka panjang.

Inovasi merupakan kunci dalam layanan BRI Private, yakni memperkenalkan proses advisory sistematis yang didukung oleh kehadiran Private Banker yang profesional, berpengalaman, dan tersertifikasi.

Dengan pendekatan ini, BRI berupaya memberikan pengalaman layanan yang dipersonalisasi bagi nasabah istimewa, memenuhi kebutuhan mereka dalam hal konsultasi, perlindungan aset, pertumbuhan investasi, serta perencanaan pensiun dan pewarisan aset ke generasi berikutnya.

“BRI berkomitmen untuk terus berperan sebagai mitra keuangan terpercaya bagi nasabah, memastikan bahwa setiap individu mendapatkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial mereka,” pungkas Handayani. ***

Rena Da Frina Janjikan Perubahan Nyata untuk Kota Bogor: Fokus pada Pendidikan, Kesehatan, dan Pekerjaan Layak

0

Bogordaily.net – Rena Da Frina, calon Wali Kota Bogor nomor urut 4 menyampaikan komitmennya untuk menciptakan perubahan nyata bagi warga Kota Bogor.

Dalam berbagai kesempatan, Rena Da Frina menyampaikan pentingnya memberikan hak-hak dasar kepada masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pekerjaan yang layak.

“Anak-anak mereka bisa sekolah dengan layak, tanpa ada lagi titipan pada pejabat atau petinggi negara. PPDB yang transparan, serta Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang betul-betul jelas siapa penerimanya,” katanya, Kamis 3 Oktober 2024.

Lebih lanjut, Rena melihat persoalan yang sering dihadapi oleh warga yang ia temui di berbagai sudut Kota, terutama mereka yang berada di gang-gang sempit.

Menurutnya, masyarakat hanya ingin mendapatkan akses kesehatan tanpa diskriminasi dan pelayanan publik yang lebih baik di pusat-pusat pemerintahan.

“Mereka hanya ingin ketika sakit, bisa mendapatkan fasilitas kesehatan tanpa diskriminasi. Mereka juga berharap bisa dilayani dengan baik dan tidak dipersulit ketika datang ke pusat-pusat pemerintahan,” ujarnya.

Selain itu, Rena juga berbicara mengenai kebutuhan akan pekerjaan yang layak bagi warga yang tinggal di pinggiran kota.

Harapannya, semua lapisan masyarakat bisa hidup lebih baik dan lebih layak.

“Mereka yang saya temui di pinggir-pinggir kali hanya ingin mendapatkan pekerjaan yang layak agar kehidupan mereka lebih baik dari hari ini,” katanya.

Menariknya, Rena kerap berkomunikasi langsung dengan warga melalui media sosial seperti Instagram, menunjukkan keterbukaannya terhadap aspirasi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh Kota, bukan hanya di pusat kota saja, tetapi juga hingga ke perkampungan dan batas kota.

“Warga ingin pembangunan infrastruktur Kota Bogor tidak hanya di tengah kota, tetapi juga sampai ke batas kota dan perkampungan. Mereka ingin akses jalan yang baik, tempat tinggal yang layak, dan infrastruktur yang bisa memanusiakan manusia,” ungkapnya. (Ibnu Galansa)

Film Laut Tengah Viral, Benarkah Ceritanya Mirip Drakor?

0

Bogordaily.net – Tayang perdana pada Kamis 3 Oktober 2024 hari ini film Laut Tengah jadi perbincangan netizen. Banyak yang menyebut jika film Laut Tengah bergenre drama religi ini seperti drama Korea alias drakor.

Hal ini dikarenakan film Laut Tengah menyuguhkan latar negara Korea Selatan sehingga filmnya berasa drakor.

Laut Tengah merupakan film bergenre drama religi yang diangkat dari novel karya Berliana Kimberly produksi Starvision.

Skenario Laut Tengah ditulis Oka Aurora, yang kemudian diarahkan Archie Hekagery dalam bentuk film.

Berikut ini dijelaskan sinopsis film Laut Tengah:

Film Laut Tengah berkisah tentang perempuan bernama Alya Hagia Sophia yang berjuang untuk mendapatkan beasiswa S2 di Korea. Haia, sapaan akrabnya, berjuang mendapatkan beasiswa dengan bantaun Prof Fatih dosen pembimbingnya.

Namun di tengah persiapan tersebut, Haia mendapatkan pinangan menjadi istri kedua Bhumi yang merupakan suami dari Aisa keponakan Prof Fatih. Aisa dikenal sebagai sosok yang baik dan saleha.

Dengan berbagai pertimbangan, Haia menerima penawaran jadi istri kedua Bhumi. Haia yakin karena Aisa bersikap baik kepadanya.

Kendati begitu, Haia tetap berangkat ke Korea saat beasiswanya disetujui. Tak berapa lama setelah keberangkatan Haia, Aisa yang memang punya sakit dikabarkan meninggal.

Haia kembali dihadapkan sebuah pilihan yang berat, pendidikan atau keluarga. Pasalnya Aisa dan Bhumi telah memiliki seorang putri bernama Cut Suriah. ***

Relawan Antarsuku se-Kota Bogor Siap All Out Menangkan Sendi-Melli

0

Bogordaily.net – Dukungan buat pasangan calon Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 1, Sendi Fardiansyah-Melli Darsa (Sendi-Melli) di Pilkada serentak 2024 terus menguat.

Teranyar, Relawan Antarsuku se-Kota Bogor mendeklarasikan dukungan buat pasangan Sendi-Melli untuk memenangkan Pilkada Kota Bogor 2024.

Hal ini terlihat saat tokoh masyarakat dan warga yang tergabung dalam Relawan Antarsuku se-Kota Bogor mendatangi Posko Bogor Hepi di bilangan Jalan Ahmad Yani, Tanahsareal, Kota Bogor, Selasa 2 Oktober 2024.

Relawan Antarsuku se-Kota Bogor melihat bahwa Sendi-Melli punya visi misi yang realistis untuk diwujudkan dalam membangun Kota Bogor di masa depan.

“Relawan Antarsuku se-Kota Bogor siap mendukung Sendi-Melli setelah melihat visi dan misi para kandidat untuk memimpin Kota Bogor 2024-2029. Nah, visi dan misi dari Sendi-Melli sangat realistis untuk diwujudkan, untuk membangun dan memajukan Kota Bogor,” kata salah satu relawan, Jhon Piter Simanjuntak, Rabu 3 Oktober 2024.

Relawan Antarsuku se-Kota Bogor Siap All Out Menangkan Sendi-Melli. (Istimewa/bogordaily.net).

“Terutama Sendi Melli didukung oleh tokoh-tokoh dan sesepuh Kota Bogor, Salah satunya mantan Sekda Kota Bogor, Bapak Dodi Rosadi dan tokoh masyarakat dan ulama, termasuk beberapa _lawyer_ yang ada di Kota Bogor,” imbuh dia.

Ia menambahkan, setelah melihat rekam jejak para kandidat calon Wali Kota Bogor, maka Relawan Antarsuku se-Kota Bogor mendukung dan sepakat untuk memenangkan calon nomor urut 1, Sendi Melli.

“Kami yang hadir di posko Bogor Hepi Sendi Melli, di antaranya ada dari suku Sunda, Batak, Jawa, Bengkulu dan suku-suku yang lain siap untuk mendukung Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa menjadi Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor 2024-2029,” tutup Jhon Piter. (Ibnu Galansa)

Smesco dan MGID Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi dan Inovasi UMKM Perluas Pemasaran Digital

0

Bogordaily.net – Smesco Indonesia berkolaborasi dengan MGID untuk meningkatkan kompetensi pelaku kewirausahaan dan UMKM agar mampu berinovasi dalam memperluas jaringan penjualannya, meskipun tinggal di daerah terpencil.

“Kemampuan berinovasi dalam pemasaran digital dibutuhkan pelaku kewirausahaan UMKM untuk mendongkrak ekspansi usaha di era digital yang semakin hari semakin penuh dengan terpaan informasi,” kata Direktur Utama Smesco Indonesia, Wientor Rah Mada, dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis 3 Oktober2024.

Wientor memandang pangkal suksesnya sebuah bisnis yang berkelanjutan bagi pelaku kewirausahaan UMKM, dimulai dari pembekalan pelatihan berkualitas yang solutif.

“Dan MGID merupakan sebuah platform promosi native digital yang membantu UMKM untuk memperkenalkan jenama serta produk mereka kepada audiens aktif yang bertujuan untuk meningkatkan brand awareness, menghasilkan prospek, atau meningkatkan skala trafik kunjungan konsumen pada toko digital,” kata Wientor.

Wientor menambahkan, pelatihan bagi 50 UMKM dari berbagai kota di Indonesia yang digagas Smesco bersama MGID dalam rangka meningkatkan kemampuan komunikasi digital UMKM kepada konsumen.

“Di sini, peserta akan diajak untuk lebih memahami produknya sendiri, memetakan ulang strategi promosinya dan menganalisis kembali efektivitas kampanye pemasarannya,” kata Wientor.

Sebab, ujar Wientor, karakteristik pengguna media digital antara satu platform digital dengan platform digital lainnya memiliki spesifik audiensnya masing-masing.

“Karakter pengguna Tik-Tok akan berbeda dengan karakter audiens Facebook dan berbeda karakter dengan audiens pengguna media dot com,” ucap Wientor.

Pada pelatihan kali ini, UMKM diedukasi untuk menciptakan peluang pasar dengan meningkatkan trafik pengunjung, sehingga UMKM mampu menghubungkan konsumen dengan pemahaman produk native ini.

Sementara itu, Regional Sales APAC-MGID Laroslav Dhyskant (Aros) menambahkan, dalam menyeleksi peserta, MGID mengutamakan UMKM harus telah memahami esensi platform digital yang diciptakan untuk tujuan tertentu.

Kemudian, UMKM harus memiliki pengetahuan platform digital yang bisa membantu untuk mencapai tujuannya.

Ia menambahkan, segmentasi UMKM di Indonesia bervariasi golongannya. MGID juga harus melihat pelatihan ini ditujukan untuk UMKM yang sudah siap untuk Go Digital kemudian dilatih agar bisa meningkat level ilmu digital advertisingnya.

“Kami mengedukasi para pelaku UMKM supaya mereka mengetahui ada alternatif lain yang bisa membantu mereka (UMKM) untuk bisa mendapatkan uang melalui promosi native, selain berpomosi melalui sosial media seperti Facebook dan Instagram,” kata Aros.

Menurut Aros, promosi native merupakan informasi produk yang terlihat alami dengan menyesuaikan desain dan bentuk situs website, ditandai sebagai konten bersponsor yang direkomendasikan oleh penerbit website berbentuk artikel yang sesuai dengan karakteristik audiens.

Sedangkan Lanjar Setiawan dari UMKM Aqwam yang bergerak di bidang literasi dan penerbitan, mengungkapkan bahwa inisiasi yang dilakukan Smesco memberikan warna lain dalam menghasilkan trafik untuk promosi khususnya di web-web berita.

“Jadi, sangat berbeda dengan karakter di Meta dan Tik-Tok, ini lebih memberikan variasi,” kata Lanjar.

Begitu juga dengan Teddy Kurniawan, pemilik UMKM Parfum dengan jenama Smile of Paradise, yang mengatakan bahwa tidak semua orang senang dengan menonton iklan orang berjoged di Tik-Tok.

“Karakter platform promosi native ditujukan untuk karakter audiens yang suka membaca dan mendapatkan informasi lebih lengkap, seperti Generasi X dan Generasi Baby Boomers,” ujar Teddy.***

Pemkab Bogor Gelar Job Fair Selama Tiga Hari di Gedung Tegar Beriman

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar kegiatan
Job Fair tahun 2024 yang digelar di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, selama tiga hari dari 2 sampai 4 Oktober 2024.

Diketahui, ada 40 perusahaan serta Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat yang menyediakan lebih dari dua ribu lowongan pekerjaan di dalam dan luar negeri.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net terlihat ribuan peserta yang terdiri dari para kaum muda tengah melamar pekerjaan dengan langsung mendatangi stand stand perusahaan yang ada di job fair.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor Juanda Dimansyah menjelaskan bahwa, penyelenggaraan Job Fair Kabupaten Bogor tahun 2024 ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi jumlah pengangguran di Kabupaten Bogor.

Kemudian, mempermudah para pencari kerja untuk menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan potensi dirinya masing masing, serta untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja bagi perusahaan pemberi kerja yang sesuai dengan kualitas pegawai yang dibutuhkan.

“Serta untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat pekerja dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan karir profesional,” ujar Juanda Dimansyah.

“Juga untuk mendukung pertumbuhan lokal dengan membangun perusahaan-perusahaan lokal dalam meningkatkan pelayanan yaitu di Kabupaten Bogor,” ujarnya menjelaskan Job Fair yang digelar Pemkab Bogor.***

Albin Pandita