Sunday, 26 April 2026
Home Blog Page 1516

Bersama BRI, Cokelat nDalem Mengukir Manisnya Usaha Mikro

0

Bogordaily.net PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. UMKM sendiri memiliki peran vital dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 61% dan penyerapan tenaga kerja sebesar 97%. Melihat potensi tersebut, BRI berkomitmen untuk terus memberikan dukungan permodalan dan pendampingan usaha kepada para pelaku UMKM.

Salah satu UMKM yang telah mendapatkan pemberdayaan dari BRI adalah Cokelat nDalem, sebuah produsen cokelat lokal asal Yogyakarta. Cokelat nDalem didirikan pada tahun 2013 oleh pasangan muda asal Jogja, Meika Hazim dan Wednes Aria Yuda. Menggabungkan ilmu mereka di bidang Teknologi Pertanian dan Manajemen, pasangan ini membangun usaha cokelat dengan cita rasa khas Nusantara.

“Salah satu varian favorit adalah di varian rasa segernya Indonesia dan kopi Indonesia. Kalau di varian segernya Indonesia kita punya rasa rujak, es cincau jeruk nipis, dan es kelapa muda cocopandan,” tutur Meika Hazim.

Sejak tahun 2021, Cokelat nDalem telah bergabung dengan program BRILIANPRENEUR, dimana program tersebut merupakan program BRI yang berfokus pada peningkatan akses penjualan UMKM. Program ini diharapkan dapat membantu UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan omset mereka.

Director of Small and Medium Business BRI Amam Sukriyanto mengungkapkan bahwa BRILIANPRENEUR merupakan inisiatif BRI dalam memperkenalkan keunikan UMKM dan produk nasabah binaannya yang memiliki daya saing tinggi. Ajang ini menjadi salah satu langkah konkret BRI sebagai lembaga keuangan yang turut bertanggung jawab memajukan UMKM Indonesia.

Menurutnya, hasil karya anak bangsa dinilai memiliki kualitas yang dapat bersaing dengan produk dari negara-negara lain. “Kami berharap kisah Cokelat nDalem dan UMKM lain yang berhasil go global dapat menjadi cerita inspiratif dan diikuti oleh pelaku UMKM lainnya di Indonesia”, ungkap Amam.

Meika berharap BRI dapat terus menjadi mitra yang terus mendukung pertumbuhan dan kemajuan sektor UMKM di Indonesia. “BRI sebagai bank besar, punya ekosistem bisnis serta telah memfasilitasi banyak UMKM, semoga BRI dapat menjadi bank mitra dari sisi UMKM yang bisa menghubungkan UMKM ke akses penjualan yang lebih besar lagi, sehingga usahanya dapat bertumbuh, ungkapnya.

Harapan tersebut selaras dengan komitmen BRI untuk mendukung perkembangan UMKM di Indonesia melalui berbagai program, seperti penyaluran kredit, pembinaan, dan pemberdayaan. Dengan dukungan BRI, diharapkan UMKM dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Cokelat nDalem adalah salah satu contoh nyata keberhasilan UMKM yang telah dibina oleh BRI. Kegigihan Meika dan Yuda dalam membangun usaha, dipadukan dengan dukungan BRI, telah membawa Cokelat nDalem menjadi salah satu produsen cokelat lokal ternama di Yogyakarta.

Bagi para pecinta kuliner yang ingin merasakan sensasi rasa baru dan membawa pulang kenangan indah dari Yogyakarta, Cokelat nDalem adalah pilihan yang tepat. Perpaduan cita rasa khas Nusantara dan kemasannya yang unik menjadikan Cokelat nDalem lebih dari sekadar cokelat, tetapi juga sebuah pengalaman budaya yang tak terlupakan.***

Inalillahi, Tokoh Salafi Indonesia Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Tokoh Salafi Indonesia Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas meninggal dunia pada Kamis (11/7/2024) di usia 61 tahun. 

Umat Islam khususnya para pengikut gerakan Salafi di Indonesia berduka atas kepergian Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, tokoh Manhaj Salafi tersebut.

Ustaz Yazid meninggal di Bogor, Jawa Barat, dan jenazahnya disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Tasmania V, Kompleks Tasmania, Bogor.

Sebelum meninggal, Ustaz Yazid sempat menjalani ibadah haji meskipun diberitakan mengalami penurunan kesehatan saat berada di Mekkah. 

Namun, Dia kembali ke Indonesia dan menghembuskan nafas terakhir di tanah air.

Profil Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Ustaz Yazid dikenal sebagai sosok yang berpengaruh dalam gerakan Salafiyah di Indonesia. 

Almarhum juga dikenal sebagai penulis dan penceramah yang karyanya banyak memberikan kontribusi pada pemahaman Islam di Indonesia. 

Ustaz Yazid seringkali membawakan ceramah yang dikaitkan dengan gerakan ultra-konservatif Salafiyah dan pendidikannya dimulai di LIPIA.

Dia merupakan murid dari Abdur Razaq bin Abdul Muhsin al-Abbad, guru besar dari Universitas Islam Madinah, dan juga pernah berguru kepada Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, seorang ulama Sunni terkemuka dari Mekah.

“Berita Meninggal Dunia. إِنَّا للهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ. Nama: Al Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Meninggal di Bogor, Tgl 11 Juli 2024. Rumah duka: Jln. Tasmania V Komp. Tasmania, Bogor, Jawa Barat. Insya Allah akan dimakamkan di Bogor. Mohon dimaafkan apabila ada kesalahan,” demikian isi pengumuman dari keluarga.

Doa untuk almarhum pun disampaikan: “اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه. اللهم اجعل قبره روضة من رياض الجنة، ولا تجعل قبره حفرة من حفر النيران، اللهم ضاعف حسناته، وتجاوز عن سيئاته، وارفع درجاته، واجمعه مع النبيين والمرسلين والشهداء والصالحين. آمين.”

Umat Islam di Indonesia kehilangan salah satu pencerah dan pembimbing yang telah banyak berkontribusi dalam mendidik dan menyebarkan nilai-nilai Islam. Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, mengampuni dosa-dosanya, dan menempatkan Dia di tempat yang mulia di sisi-Nya.

Kabar  tokoh salafi Indonesia Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas meninggal dunia ini pun menjadi duka mendalam bagi umat muslim tanah air.***

 

Sinopsis Film Kaka Boss, Ketika Debt Collector Mau Jadi Penyanyi

0

Bogordaily.net – Sinopsis Kaka Boss menarik diulas. Film komedi ini akan  menceritakan tentang seorang penagih hutang kejam yang berubah dan memiliki keinginan menjadi penyanyi. 

Film ini akan segera tayang di bioskop, menawarkan hiburan seru bagi penonton. Cerita yang menegangkan dan mengasyikkan tentu akan menciptakan suasana tersendiri.

Sinopsis Film Kaka Boss

Saat ini, banyak film yang mengusung genre komedi dengan cerita yang penuh tawa. 

Film-film ini menawarkan jalan cerita yang seru dan menghibur. Apalagi jika cerita tersebut tersusun secara rapi dan runtut. Hal tersebut tentu akan membuat para penonton lebih mudah memahami alurnya, sehingga mereka bisa lebih terhibur.

Salah satu film komedi musik terbaru adalah karya sutradara Arie Kriting, yang populer sebagai seorang komika. Ini adalah debut Arie Kriting sebagai sutradara, tetapi ia tidak bekerja sendirian. 

Ia mendapatkan pendampingan dari Arif Brata dan Kristo Imanuel sebagai co-director, yang sudah berpengalaman di dunia perfilman. Selain menjadi sutradara, Arie Kriting juga berperan sebagai penulis cerita untuk film ini.

Film ini adalah produksi kelima dari Imajinari, rumah produksi milik Ernest Prakasa. Selain menjadi produsen, Ernest juga berperan sebagai pemain dalam film ini. 

Banyak komika teman Arie Kriting yang ikut ambil bagian sebagai pemain. Sehingga film ini diperkirakan akan hadir dengan jalan cerita yang menyenangkan, penuh komedi, dan absurd.

Debt Collector Kejam

Film komedi terbaru ini menghadirkan cerita tentang seorang penagih hutang yang tobat dan beralih profesi. Kabarnya, film ini akan mengangkat keadaan dan situasi masyarakat di Indonesia bagian timur. 

Karakter utamanya adalah seorang penagih hutang kejam yang terkenal dengan nama Kaka Boss. Kaka Boss terkenal sebagai sosok penagih hutang yang ganas dan ditakuti.

Banyak orang yang takut padanya karena ia sering terlibat dalam tindakan kriminal dan kejahatan. 

Ia bahkan sering muncul di pemberitaan media cetak sebagai penagih utang yang mampu menjalankan tugasnya dengan baik, meskipun sering terlibat dalam kasus penganiayaan. 

Bersama dengan debt collector lainnya, ia kerap melakukan penganiayaan saat menjalankan pekerjaannya. Akibat dari perbuatannya, ia akhirnya ditangkap dan dipenjara. 

Ia masuk penjara setelah melakukan kejahatan di wilayah Jakarta. Beberapa waktu berlalu hingga akhirnya penagih hutang yang ditakuti oleh masyarakat ini bebas dari penjara.

Alih Profesi Jadi Penyanyi

Setelah keluar dari penjara, ia memutuskan untuk berpindah pekerjaan. Penagih utang yang ini ingin menjadi seorang penyanyi. 

Ia kemudian mendatangi pemilik studio rekaman untuk menyampaikan niatnya untuk beralih profesi. Ternyata, pemilik studio rekaman tersebut adalah nasabah lamanya.

Kedatangan debt collector ini membuat seluruh studio heran dan tegang karena sosok garang dan kejam masih melekat di pikiran mereka. Perjalanan mantan penagih hutang ini penuh dengan kelucuan. 

Banyak orang merasa tidak percaya bahwa seorang debt collector bisa berubah haluan menjadi penyanyi. Bahkan, ada media yang menulis tentang dirinya, mempertanyakan apakah dia benar-benar sudah tobat. 

Mereka juga menyoroti niat dan usaha Kaka Boss yang giat berlatih untuk mencapai impiannya menjadi penyanyi. Perjalanan sang penagih hutang untuk menjadi seorang penyanyi memang penuh perjuangan dan berbagai kejadian lucu. 

Peralihan dari debt collector ke penyanyi tidaklah mudah.  Lalu bagaimana beralih dari debt collector menjadi seorang penyanyi?

Apakah mantan penagih hutang ini bisa menggapai impiannya menjadi penyanyi atau penghibur yang baik? Anda bisa langsung menyaksikan jawabannya dalam film komedi musik yang akan segera hadir ini.

Film ini penuh dengan kejutan, tawa, dan perjalanan inspiratif yang tak boleh Anda lewatkan.

Para Pemain Film Kaka Boss 

Film komedi musik terbaru ini akan menampilkan banyak bintang dari Indonesia Timur, yang tentunya memiliki bakat untuk menghidupkan setiap karakter. Beberapa bintang yang terlibat antara lain Godfred Oriendod, Mamat Alkatiri, Abdur Arsyad, dan Reinold Lawalata. 

Selain itu, ada juga Ernest Prakasa, Adrian Mattheis, Ge Pamungkas, Bima Azriel, dan Nowela Elisabeth. Dengan jajaran pemain berbakat ini, harapannya film ini mampu menjadi tontonan yang menghibur dan penuh warna.

Film Kaka Boss akan segera tayang pada tahun 2024 ini untuk menghibur para penontonnya. Dengan genre komedi musik, film ini harapannya mampu menghadirkan banyak kejadian absurd yang membuat setiap penonton terhibur. Jalan ceritanya yang unik dan sulit kita tebak juga akan menjadi daya tarik utama yang mengundang gelak tawa bagi para penonton. 

Itulah ulasan dan informasi mengenai sinopsis film Kaka Boss.***

Jatuh Ke Sumur, Pria di Ciseeng Bogor Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Tim SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap seorang pria yang jatuh ke sumur warga Kampung Leungsir, Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor, pada Rabu 10 Juli 2024.

Diketahui korban yang jatuh ke sumur itu bernama Muhamad M Ambari (31) awal kronologi bermula saat korban sedang bermain di sekitar sumur milik warga selang dua jam kemudian keluarga mencari korban tidak berada di rumah.

Koordinator Unit Siaga SAR Bogor Ahmad Nur Iman mengatakan bahwa, usai peristiwa tersebut keluarga langsung mencari keberadaan korban.

Kemudian ada dugaaan bahwa korban terjatuh ke sumur warga dikarenakan sumur setengah terbuka dan akhirnya keluarga menemukan korban sudah posisi dipermukaan air dengan kondisi tidak bernyawa.

“Kita terima informasi pada malam tadi dan langsung kerahkan personil rescue dari Unit Siaga SAR Bogor untuk melakukan evakuasi terhadap korban,” ungkap Ahmad Nur Iman, Kamis 11 Juli 2024.

Menurutnya, dalam operasi SAR upaya evakuasi dilakaukan dengan hauling system, penyelamatan dilakaukan di ruang terbatas dengan kedalaman sumur 10 meter, dengan diameter 1 meter pada pukul 19.25 WIB.

Kemudian Tim SAR gabungan berhasil melakukan evakuasi korban dengan kondisi korban meninggal dunia.

Sementara itu, korban berhasil dievakuasi dan diserahterimakan ke pihak keluarga,puluhan personil dikerahkan SAR gabungan dikerahkan dalam upaya evakuasi.

Diantaranya terdiri dari Unit Siaga SAR Bogor, Pemadam kebakaran kabupaten Bogor, Relawan Porter Indonesia desa karihkil dan masyarakat.***

(Albin Pandita)

Tim SAR mengevakuasi pria yang terjatuh di sumur warga Kampung Leungsir, Desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor, pada Rabu 10 Juli 2024. (Istimewa/Bogordaily.net).

Review Itel Color Pro 5G, HP Baru yang Dilengkapi Teknologi IVCO

0

Bogordaily.net – Mari kita review Itel Color Pro 5G. Hp baru yang dilengkapi dengan berbagai fitur canggih dan keren.

Hp ini mengaplikasikan inovasi IVCO yang memungkinkan panel belakang perangkat untuk berubah warna secara dinamis menyesuaikan lingkungan sekitarnya. Rumor peluncuran Itel Color Pro 5G tampaknya bukan isapan jempol belaka. Sebab, informasi terkait Color Pro 5G semakin tersebar luas di internet. Dari informasi yang beredar, tertulis bahwa HP Android terbaru Itel ini akan menyuguhkan beragam keunikan.

Salah satu yang cukup menarik atensi penggemar adalah hadirnya teknologi kekinian IVCO. 

Penasaran seperti apa daya tarik dari teknologi tersebut. Langsung saja kita ulas lebih lengkap dalam artikel berikut.

Review Itel Color Pro 5G 

Awal 2024 lalu, vendor teknologi asal Tiongkok, Tecno, memperkenalkan perangkat berteknologi E-Color Shift. Dengan memanfaatkan E Ink Prism 3, memungkinkan panel belakang ponsel pintar mampu berubah warna secara otomatis.

Inovasi tersebut mampu tentu menggemparkan industri smartphone. Bagaimana tidak, konsep semacam itu masih jarang sekali perusahaan terapkan pada produk-produk mereka.

Tak ingin ketinggalan, baru-baru ini, Itel tampak tengah mempersiapkan produk yang mengusung konsep serupa. Tentunya tak kalah canggih dari milik Tecno. Produk tersebut bernama Itel Color Pro 5G.

Apa Itu IVCO?

Berbeda dengan E-Color Shift, Itel mengaplikasikan inovasi mereka sendiri yakni IVCO. IVCO merupakan akronim dari Itel Vivid Color.

Teknologi IVCO memungkinkan panel belakang perangkat untuk berubah warna secara dinamis menyesuaikan lingkungan sekitarnya.

Sebagai contoh, dalam banner yang beredar, panel utama Itel berwarna biru cerah saat terkena cahaya matahari. Namun ketika sorotan cahaya matahari mulai berkurang, maka warnanya pun akan berubah.

IVCO sendiri dirancang untuk memperluas ekspresi desain perangkat pintar, dengan memberikan pengalaman visual yang unik.

Sehingga tidak terkesan monoton atau membosankan. Terlebih dengan material bodi yang berkualitas, membuatnya terlihat semakin premium.

Jaringan 5G 

Di samping aspek estetika, Itel Color Pro 5G juga menjadi perangkat canggih dengan jaringan 5G tercepat. Ini guna memenuhi kebutuhan koneksi di era digital.

Dengan kecepatan 5G yang tinggi, pengguna dapat menikmati berbagai aktivitas menarik di internet. Sebut saja streaming video 4K tanpa buffering, game online minim lag dan mengunduh konten berukuran besar dalam waktu singkat.

Teknologi 5G turut menghadirkan responsivitas lebih baik serta pengalaman mulus dengan perangkat secara keseluruhan.

Pasar Kelas Menengah

Bocoran informasi hanya menyebutkan tentang teknologi IVCO dan performa jaringan 5G dari Itel Tecno Color. Sementara itu, spesifikasi lebih lengkap tampaknya masih menjadi rahasia perusahaan.

Kendati demikian, perangkat baru ini diklaim akan menyasar pasar kelas menengah alias mid-range. Perkiraan harganya sendiri di bawah 15.000 INR (Indian Rupee) atau setara dengan Rp 3 juta Rupiah.

Adapun peluncuran Itel Tecno Color 5G diharapkan dapat terlaksana dalam waktu dekat. Karena itu, supaya memperoleh informasi lebih lengkap, pastikan selalu mengikuti update terbaru. 

Demikian informasi dan ulasan mengenai Review Itel Color Pro 5G, hp baru yang siap meluncur.***

Empat Domba Raib Digondol Maling, Warga Kelurahan Nanggewer Rugi Belasan Juta

0

Bogordaily.net – Maling Domba gentayangan di Bogor, warga di Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor kehilangan empat ekor domba miliknya, pada Rabu 10 Juli 2024.

Warga Kelurahan Nanggewer Bogor, Siti Aldila mengatakan bahwa maling domba itu  diduga terjadi menjelang subuh, dan kondisi saat itu kandang tengah sepi.

Menurutnya, saat itu warga sekitar merasa heran tidak seperti biasanya dikarenakan tidak terdengar suara hewan ternak dekat kandang miliknya.

“Memang kondisi nya itu lagi sepi, ibu-ibu sekitar sini biasanya kan denger suara kambing pagi hari tapi ini tumben sunyi, orang pada bingung gatau kenapa,” kata Siti kepada Bogordaily.net, Kamis 11 Juli 2024.

Kemudian saat siang menjelang sore kata Siti, ada salah satu warga lain yang menemukan hewan ternak di deket wilayah Kampung Cikona dan saat dicek bahwa ada dua ekor kambing.

“Empat ekor nya tidak ada, di sini (kandang) ditaro rumput biar ga berisik atau gimana, awalnya tidak ada rumput, berarti sempet lama dia disini,” jelasnya.

Selanjutnya, ia mengecek ke lokasi dan didapatkan bahwa, domba dengan anakan satu dengan kondisi mulut diikat, dan indukan sudah tidak terselamatkan.

“Yang hilang itu empat ekor jantan dan dua ekor betina mati di tempat dengan keadaan terikat seperti nya sudah kekurangan nafas,” ujar Siti.

Ia mengaku mengalami kerugiaan hingga belasan juta rupiah akibat peristiwa tersebut, dan pihaknya sudah melapor kejadian ini ke pihak berwajib.

“Total kerugian 12 juta, sudah lapor ke rt, dan kantor polisi juga, himbauan saya harap berhati-hari aja buat para peternak lagi maraknya, untungnya ga dipotong di kandang,” ungkapnya.***

(Albin Pandita)

Warga RW 07 Kelurahan Tanah Sareal Manfaatkan Air Selokan untuk Pembangkit Listrik

0

Bogordaily.net – Warga RW 07 Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, telah menemukan cara unik untuk memasok listrik ke fasilitas umum di wilayah mereka.

Mereka memanfaatkan air selokan sebagai tenaga pembangkit listrik dengan mendirikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sederhana.

PLTA tersebut berupa kincir air berukuran setengah meter yang berputar di aliran selokan.

Energi yang dihasilkan dari perputaran kincir ini mampu memasok listrik untuk sejumlah fasilitas umum di sekitar RW.07.

Ketua RW 07 Kelurahan Tanah Sareal, Anas Subarnas, mengungkapkan bahwa ide pembuatan PLTA ini berawal dari potensi mata air yang mengaliri wilayah mereka.

“Awalnya air ini digunakan untuk kolam ikan, namun kami melihat potensi lebih besar dari air ini dan memutuskan untuk membuat PLTA. Sayang jika air melimpah ini tidak dimanfaatkan,” ujarnya, Kamis 11 Juli 2024.

Pembuatan PLTA ini menggunakan barang-barang bekas, seperti pelek motor, helm bekas, dan barang-barang lainnya yang dipotong dan disatukan. Dinamo kemudian digunakan untuk menggerakkan kincir air tersebut.

“Mungkin ini salah satu PLTA unik di Kota Bogor, karena di desa-desa mungkin sudah banyak, tapi di Kota jarang. Kami salah satu yang pertama membuatnya di Kota Bogor ini,” tambah Anas.

PLTA sederhana ini menghasilkan listrik sebesar 12 volt DC. Listrik tersebut kemudian disalurkan secara paralel ke beberapa fasilitas umum di sekitar kincir air, seperti pos satpam, balai RW, tempat maggot, dan tempat hidroponik.

Anas menjelaskan bahwa aliran listrik yang dihasilkan saat ini belum stabil dan kuat, terutama ketika tidak ada hujan deras.

Namun, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan PLTA ini agar bisa lebih bermanfaat.

Inovasi warga RW 07 ini telah mendapat perhatian dari pemerintah Kecamatan dan Kelurahan. PLTA ini bahkan sempat diajukan dalam lomba Bogor Innovation Award tahun ini.

“Namun, kami belum masuk kategori karena belum setahun dibangun. Kami masih menunggu dan terus mengembangkan,” jelas Anas.

Dengan adanya PLTA ini, masyarakat khususnya di RW.07 sudah merasakan manfaatnya, terutama dalam penerangan hidroponik.

“Hasil dari hidroponik sudah bisa dijual, sehingga masyarakat yang mengelolanya sudah mendapatkan nilai ekonomis,” pungkas Anas.

Inovasi ini tidak hanya membantu dalam menyediakan listrik, tetapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Saya berharap agar PLTA ini terus berkembang dan bisa menjadi contoh bagi daerah lain di kota Bogor,” ungkapnya.***

(Ibnu Galansa)

Dedie Rachim Tampung Aspirasi Puluhan Komunitas Suku dan Budaya di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Bakal Calon Walikota Bogor, Dedie Rachim menggelar kegiatan Ngobrol Pagi alias Ngopi di Posko Bogor Beres, Jalan Ciremai Ujung, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Kamis 11 Juli 2024.

Kali ini, acara Ngopi bareng Kang Dedie ini dilangsungkan bersama para komunitas lintas suku dan budaya yang ada di Indonesia.

Adapun, komunitas lintas budaya daerah yang hadir diantaranya berasal dari Sumatera Barat, Makasar, Solo, Yogyakarta, Wong Kito Bogor, Kandaga Urang Sunda, Ambon, Florest , NTT, Tapanuli, hingga Betawi.

Dedie Rachim menjelaskan, Ngopi bareng Kang Dedie mengangkat tema dalam indahnya keberagaman budaya dan adat istiadat masyarakat Kota Bogor.

“Mereka yang hadir adalah perwakilan lintas suku dan budaya yang ada di Kota Bogor, bagaimana menyampaikan harapan kepada saya, pertama untuk menjaga keberagaman karena ini menjadi modal yang besar menurut saya,” kata calon walikota Bogor 2024 Dedie Rachim.

Menurut dia, agenda ini sekaligus menjadi ajang mempererat tali silaturahmi yang mungkin belum banyak forum yang mempertemukan mereka dan saling mengenal satu sama lain.

“Ada harapan mereka, keberagaman yang menjadi modal besar di Kota Bogor ini harus dijadikan potensi gerakan masyarakat bukan hanya dibidang kuliner, tapi bagaimana semangat antar suku menjadi gerakan tentang kebersihan,” ucap dia.

Kemudian, bisa menghadirkan gerakan penanganan sosial, hingga gerakan bagaimana mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan.

“Itu yang mereka sampaikan ke kita, harapan besar ini harus kita wujudkan bukan hanya kita tampung saja, misalkan mereka punya saran dan ide,” katanya.

Salah satu contohnya, bagaimana memberikan ruang untuk membuat festival kuliner lintas suku dan budaya yang ada di Kota Bogor. Seperti diketahui, saat menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor dirinya pernah memfasilitasi festival kuliner Aceh yang berlangsung di Plaza Balai Kota.

Lebih lanjut, Kota Bogor menjadi cerminan keberagaman yang dibangun dari berbagai macam Latarbelakang suku bangsa, ras dan keturunan yang menjadikan sampai saat ini menjadi kebanggaan.

“Karena memang jarang daerah lain, dengan beragam suku bangsa kemudian guyub, dan sangat cair,” tandasnya.**

(Ibnu Galansa)

Tok! Syahrul Yasin Limpo Divonis 10 Tahun Penjara 

0

Bogordaily.net – Syahrul Yasin Limpo (SYL) mantan Menteri Pertanian divonis  pidana 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp300 juta subsider empat bulan kurungan.

Setelah dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menilai SYL telah terbukti melakukan pemerasan di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 10 tahun penjara dan denda sebesar Rp300 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayarkan, maka diganti dengan pidana kurungan selama empat bulan,” ujar ketua majelis hakim Rianto Adam Pontoh saat membacakan amar putusan, Kamis (11/7).

SYL juga dihukum dengan pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti sejumlah Rp14,1 miliar dan 30.000 Dolar Amerika Serikat (AS), paling lama dalam waktu satu bulan setelah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap atau inkrah.

Jika tak mampu membayar uang pengganti dalam batas waktu tersebut, maka harta bendanya disita dan dilelang oleh jaksa. 

Namun, jika harta bendanya tidak mencukupi untuk menutupi uang pengganti, maka akan diganti dengan pidana dua tahun penjara.

SYL dinilai terbukti melanggar Pasal 12 huruf e jo Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Dalam pertimbangannya, hakim turut menyampaikan sejumlah hal yang memberatkan dan meringankan.

Hal memberatkan yaitu SL dinilai berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Kemudian, SYL sebagai Menteri Pertanian RI tidak memberikan teladan yang baik.

Lalu, terdakwa SYL tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, kolusi dan nepotisme. SYL dan keluarga serta kolega telah menikmati hasil tindak pidana korupsi.

Sedangkan beberapa hal meringankan yaitu SYL dianggap sudah berusia lanjut berumur 69 tahun dan belum pernah dihukum. 

Kemudian, SYL telah memberikan kontribusi positif selaku Menteri Pertanian terhadap negara dalam penanganan krisis pangan pada saat pandemi Covid-19.

Lalu, sepanjang pengamatan majelis hakim, SYL dinilai bersikap sopan selama persidangan. 

Selain itu, SYL dan keluarga telah mengembalikan sebagian uang dan barang dari hasil tindak pidana korupsi terdakwa.

Vonis ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa KPK yang ingin SYL dihukum dengan pidana 12 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsider enam bulan kurungan ditambah uang pengganti sejumlah Rp44,2 miliar dan 30.000 Dolar Amerika Serikat (AS) subsider empat tahun penjara.

Tindak pidana ini dilakukan SYL bersama-sama dengan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementan nonaktif Muhammad Hatta dan Sekretaris Jenderal Kementan nonaktif Kasdi Subagyono yang juga menjalani sidang vonis pada hari ini.***

Konferensi PWI Kota Bogor 2024 Digelar 27 Juli 2024, Pendaftaran Bakal Calon Ketua Mulai Dibuka

0

Bogordaily.net – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor tahun 2024 akan segera digelar. Kepastian dilaksanakannya agenda tiga tahunan tersebut setelah jajaran pengurus dan panitia konferensi PWI Kota Bogor bertemu dengan jajaran pengurus PWI Jawa Barat.

Akhirnya disepakati bahwa pelaksanaan konferensi PWI Kota Bogor akan digelar pada 27 Juli 2024.

Pertemuan dihadiri oleh Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti, Sekretaris Herman Indrabudi, dan Bendahara Suhairil Anwar.

Ketua OC Syarif Hidayatullah dan bendahara konferensi Asep Supriyanto.

Sementara dari pengurus PWI Jawa Barat diantaranya, Sekretaris Tantan Sulthon, Ahmad Syukri selaku wakil ketua bidang organisasi, dan sekretariat Wawan Ruswana.

Dalam pertemuan itu, hadir juga Ketua Korwil II PWI Jawa Barat H.R.M, Danang Donoroso.

Sekretaris PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon mengatakan, untuk konferensi PWI Kota Bogor tahun 2024, sudah disetujui bisa dilaksanakan pada 27 Juli 2024.

Berdasarkan aturan Peraturan Dasar Rumah Tangga (PDRT) PWI yang baru bahwa setiap pelaksanaan konferensi, harus diawali dengan dibukanya penjaringan pendaftaran bakal calon ketua oleh panitia konferensi.

“Pelaksanaan konferensi PWI Kota Bogor bisa dilaksanakan, silahkan panitia membuka penjaringan untuk pendaftaran bakal calon ketua. Nanti, dari berkas-berkas bakal calon ketua diserahkan ke PWI Jawa Barat dan kemudian akan di verifikasi oleh PWI Pusat,” ucap Tantan.***