Friday, 1 May 2026
Home Blog Page 2461

Tinjau Pasar Leuwiliang, Bupati Bogor Pastikan Pedagang Direlokasi ke Pasar Sementara 

0

Bogordaily.net– Bupati Bogor, Iwan Setiawan meninjau langsung Pasar Leuwiliang pasca kejadian kebakaran, pada Jumat 29 September 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bogor didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), Camat Leuwiliang, dan Direktur Perumda Pasar Tohaga.

Bupati Bogor Iwan Setiawan memastikan para pedagang akan direlokasi ke pasar sementara agar bisa kembali berjualan.

“Hari ini saya sengaja datang melihat langsung keadaan pasca kebakaran untuk mengambil langkah-langkah strategis. Agar para pedagang mendapatkan jaminan dari pemerintah untuk bisa kembali berjualan. Solusi jangka pendeknya, para pedagang akan direlokasi agar bisa kembali berjualan,” kata Iwan Setiawan, Jumat, 29 September 2023.

Baca Juga: Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran di Pasar Leuwiliang Bogor

Iwan menjelaskan, pihaknya akan memastikan tempat relokasi yang memang layak dijadikan pasar sementara.

Relokasi direncanakan dekat Terminal Leuwiliang, di sana ada lahan milik pemerintah, semoga bisa segera dipersiapkan.

“Akan kami pastikan lebih dahulu kelayakannya, sarana dan prasarana nya juga akan dibangun terlebih dahulu. Insya Allah akan segera dikerjakan dengan anggaran dari APBD perubahan,” jelasnya.

Ia meminta area Pasar Leuwiliang disterilkan dahulu karena harus dilakukan pendinginan pasca kejadian kebakaran. Jangan sampai ada aktivitas para pedagang, karena sangat berbahaya, baik dari polusi bekas kebakaran, maupun bangunan bekas terbakar yang masih rawan.

“Intinya untuk menyelamatkan warga jangan sampai sudah terkena bencana kebakaran, ditambah sakit karena terkena polusi bekas kebakaran,” ujar Iwan.

Ia mengungkapkan, hampir 90 persen bangunan utama Pasar Leuwiliang terbakar, nanti ada tim asesmen yang menilai apakah gedung ini cukup direhabilitasi atau harus dibangun total.

“Jadi harus dilakukan dengan seksama agr nantinya tidak berbahaya untuk para pedagang dan masyarakat yang datang ke pasar,” ungkapnya.(Albin Pandita)

 

Di FEB UI, MenKopUKM Sampaikan Kebijakan Strategis Majukan Koperasi  

0

Bogordaily.net– Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menyampaikan kebijakan strategis yang dikembangkan Pemerintah. Khususnya dalam upaya memajukan koperasi di Indonesia agar terus tumbuh, berkembang, dan berperan penting dalam perekonomian nasional.

Hal tersebut disampaikan Menteri Teten dalam Kuliah Tamu Mata Kuliah Koperasi dengan tema Peran Regulasi Pemerintah dalam Mendorong Kemajuan Koperasi di Indonesia di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Jumat, 29 September 2023.

“Sebagai pilar ekonomi rakyat, maka koperasi perlu penguatan fundamental agar visi dan misinya tumbuh sehat, berkualitas, dan berdaya saing tinggi,” kata MenKopUKM Teten Masduki.

MenKopUKM menjelaskan salah satu dukungan pemerintah dalam penguatan peran koperasi adalah melalui terbitnya sejumlah regulasi. Termasuk revisi UU Perkoperasian Nomor 25 Tahun 1992 melalui Omnibus Law atau UU Cipta Kerja.

Dalam Omnibus Law ini, masyarakat dimudahkan untuk mendirikan badan usaha koperasi yang hanya butuh minimal 9 orang. Sebelumnya ketentuan untuk mendirikan koperasi minimal harus 20 orang.

“Di dalam UU P2SK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan) yang paling diributkan saat itu soal koperasi,” kata Menteri Teten.

Sebab menurutnya, banyak dari pelaku koperasi tidak mau pengawasan di dipindahkan ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan), mereka tetap ingin fungsi pengawasan ada di KemenKopUKM.

“Padahal kami tidak punya instrumen dan kewenangan pengawasan,” imbuh MenKopUKM.

MenKopUKM Teten juga menyebut jumlah koperasi di Indonesia sampai Desember 2022 mencapai 130 ribu unit dengan proporsi terbesar adalah koperasi konsumen yang mencapai 71 ribu unit.

MenKopUKM koperasi
MenKopUKM Teten Masduki.

Koperasi di Indonesia

Lalu jumlah koperasi produsen sebanyak 26 ribu dan koperasi simpan pinjam sekitar 18 ribu unit. Sisanya koperasi jasa dan pemasaran. Sementara total volume usaha koperasi mencapai Rp197 triliun.

Karena banyaknya jumlah koperasi aktif ini, tidak dipungkiri, ada beberapa di antaranya yang tersandung masalah hukum. Oleh karena itu, diperlukan aturan dan kebijakan untuk melindungi para anggota koperasi sekaligus untuk memastikan koperasi berjalan dengan baik.

Berikutnya regulasi lain yang dikeluarkan untuk kemajuan koperasi yaitu Peraturan Menteri (Permen) Nomor 8 tahun 2021 tentang Koperasi Multi Pihak.

Dalam Permen tersebut diatur tentang kemudahan masyarakat yang ingin membangun koperasinya dengan model multipihak sebagaimana yang sudah diinisiasi oleh fans fanatik grup band Slank dengan nama Koperasi konsumen multipihak Slankops.

“Kita coba inisiasi koperasi multipihak karena di dalam bisnisnya melibatkan banyak pihak. Ini merupakan modernisasi koperasi, sebab kalau koperasi konvensional itu keanggotaannya homogen sedangkan koperasi multipihak itu heterogen,” jelasnya.

Menteri Teten mengatakan saat ini pihaknya sedang mengupayakan untuk mendorong DPR dan pemerintah untuk segera melakukan pembahasan terkait revisi UU Nomor 25/1992 tentang Perkoperasian.

Dalam draf revisi yang disampaikan KemenKopUKM setidaknya ada sekitar 80 persen perubahan isi dari Undang-Undang yang saat ini masih berlaku tersebut.

Melalui perubahan UU tersebut, ke depan diharapkan koperasi akan lebih efektif dan memiliki banyak daya dukung untuk bisa lebih berkembang.

Sejauh ini Surat usulan pembahasan dari Presiden (Surpres) telah disampaikan ke DPR untuk diagendakan pembahasan hingga pengesahannya. Diharapkan akhir tahun ini revisi ketiga dari UU Nomor 25/1992 bisa disahkan.

“Di dalam draf revisi UU yang baru ini nanti kita akan bagi lagi ketentuan soal pengawasan koperasi untuk yang close loop dan open loop, yang pasti kalau untuk koperasi yang besar sudah tidak efektif lagi untuk pengawasan internal,” kata Menteri Teten.

Apresiasi Kebijakan Pemerintah Soal Koperasi

Sementara itu Dekan FEB UI Teguh Dartanto mengapresiasi berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah demi mendorong kemajuan dan perkembangan koperasi di Indonesia.

Menurut Teguh, saat ini koperasi perlu direbranding lagi agar lebih dikenal oleh kalangan milenial.

Perkoperasian kata Teguh, menjadi salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa FEB UI. Pihaknya ingin bersama-sama secara kolektif untuk menjaga marwah koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional di tengah tantangan dan disrupsi teknologi yang saat ini berkembang sangat pesat.

“Kita tetap punya semangat untuk menjaga koperasi untuk maju bersama-sama, ini menjadi komitmen kami di FEB UI. Kita ingin agar koperasi tidak hanya menjadi badan usaha tapi menjadi bagian hidup untuk mencapai tujuan hidup bersama-sama,” ujar Teguh.

Ia menjelaskan saat ini FEB UI dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama-sama melakukan riset dan kolaborasi untuk mendorong kemajuan koperasi multipihak.

Diharapkan melalui riset yang sedang berjalan ini nantinya dapat memberikan rekomendasi kepada pemerintah tentant upaya pengembangan koperasi multipihak yang efektif untuk dijalankan bersama-sama.

“Kami harap dengan kajian dari riset dosen-dosen kami bisa memberikan warna terhadap kebijakan koperasi di Indonesia ke depan,” imbuhnya.***

Pemberdayaan Desa BRILian BRI di Lereng Gunung Panjang Bogor: Agrowisata Kebun Kopi Terus Tumbuh

0

Bogordaily.net–  Hadirnya Desa BRILian BRI dirasakan para pelaku UMKM salah satunya di Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Pemberdayaan ekosistem pelaku usaha di desa dengan mengoptimalkan potensi lokal oleh BRI berhasil mendorong perekonomian di desa tersebut.

Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sinar Makmur, Desa Sirnajaya, Agus Salim menceritakan program Desa BRILian berhasil mendorong potensi lokal di daerahnya hingga mengangkat perekonomian masyarakat setempat.

“Alhamdulillah pendampingan dan dukungan BRI itu luar biasa, kami mulai dari tahun 2021 ikut Desa BRILian. Ini sangat membantu warga masyarakat. Kami di BUMDes memang tidak menghitung langsung berapa pendapatan warga yang terlibat,” kata Agus di sela-sela Bazaar UMKM BRILiaN edisi spesial Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), baru-baru ini.

Ia menyebut, pihaknya hanya mengembangkan dan mengarahkan masyarakat. Sejak mengikuti Desa BRILiaN, diakuinya, masyarakat semakin semangat dalam mengembangkan usaha termasuk anak muda.

“Jadi lingkungan wisata semakin kuat dan pengunjung semakin nambah,” sambungnya.

Desa Sirnajaya merupakan satu dari delapan Desa BRILiaN yang dihadirkan BRI dalam kegiatan bazaar yang digelar di Taman Kantor Pusat BRI, Jakarta pada 15 September lalu.

Desa BRILian BRI

Agrowisata Kopi Situ Rawa Gede

Agus menjelaskan, BUMDes yang dipimpinnya berperan mengelola agrowisata Kopi Situ Rawa Gede, salah satu destinasi wisata danau alam di lereng Gunung Panjang yang memiliki daya tarik tersendiri.

Dengan konsep alam, wisatawan akan disuguhi pemandangan yang dikelilingi bukit dan sawah.

Tak hanya danau alam, juga tersedia kolam renang, tempat swafoto menarik, dan camping ground. Selain itu juga ada agrowisata kopi yang menawarkan spot wisata tanaman kopi hingga kedai kopi modern yang dikelola BUMDes dengan empat pekerja.

Bahkan untuk usaha kopi, BUMDes yang dikelola Agus membantu pengelolaan usaha sekitar 27 petani dengan 400 hektar lahan dari hulu sampai hilir. Selain itu, produk unggulan lainnya adalah makanan ringan seperti keripik pisang dan singkong.

Desa BRILian BRI

Menurutnya, pelaku UMKM yang mendukung usaha agrowisata telah sejak lama menjadi nasabah BRI.

Kemudian pada 2021 Mantri BRI yang bertugas di Sirnajaya mendorong Agus dan pelaku UMKM untuk mengikuti program Desa BRILiaN, karena potensi desa yang terus berkembang.

Hasilnya, kini ekosistem desa wisata dengan keragaman produk lokal menjadi lebih berdaya.

Pemberdayaan BRI Membuat Ekonomi Masyarakat Lebih Berdaya

Agus menyimpulkan Desa BRILiaN mendorong perekonomian warga. Usaha masyarakat setempat pun semakin berkembang.

Biasanya pemasaran dilakukan ke tetangga dekat, saat ini warga lebih berani memajang produknya di kios sederhana.

Selain itu, pelaku UMKM pun menjadi lebih intensif dalam melakukan produksi karena produknya terserap oleh pasar secara lebih optimal.

BRI pun memberikan pelatihan dan pendampingan. Seperti penanaman tanaman komoditas unggulan, pengolahan produk, packaging, pemasaran hingga memberikan bantuan alat produksi.

Hal itu menjadikan produk-produk warga yang dijual di desa wisata lebih dilirik pengunjung. Bahkan, agar ekosistem bisnis warga berkelanjutan, kata Agus, BRI melakukan pendampingan untuk melakukan penghijauan area-area yang sudah gundul agar alam tetap lestari.

“Saya pribadi melihat memang bantuan dari BRI itu banyak ke warga masyarakat, ke kelompok-kelompok usaha. Tapi menurut saya bantuan yang memang mengangkat usaha warga 100% mendorong untuk masa mendatang itu bantuan pelatihan, pembinaan, bagaimana mengembangkan ekonomi atau usaha tersebut,” ujarnya.

Dampak Positif Desa BRILiaN

Ia menyebut dampak positif lainnya dari Desa BRILiaN. Menurutnya, masyarakat di desanya jadi lebih berdaya secara ekonomi. Masyarakat pun tidak mencari pekerjaan di luar desanya, namun mengoptimalkan potensi ekonomi di daerahnya.

“Tujuan kami lainnya adalah merangkul anak-anak muda yang terancam menjadi pengangguran. Pengelolaan ekonomi desa melalui BUMDes pun membina kelompok-kelompok kegiatan ibu-ibu menjadi lebih produktif karena bisa membuka usaha makanan seperti keripik,” jelas Agus.

Ia pun berharap BRI dapat memberikan pendampingan kelompok usaha secara berkesinambungan.

“Semoga ini terus berjalan. Apa yang sudah dijalankan jangan sampai putus, bisa berkesinambungan, ada keberlanjutan,” tuturnya.

Sementara itu Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan bahwa pembangunan desa tak hanya bisa dilakukan melalui fisik saja. Namun juga perlu membangun sumber daya manusianya.

Keberadaan sebuah desa menurut Supari juga didorong untuk selalu adaptif dengan perkembangan teknologi dan zaman. Sehingga bisa bersaing dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Oleh karena itu, BRI melalui Program Desa BRILian mengambil peran mendorong kemajuan Desa-desa di Indonesia,” kata Supari.

Saat ini, terdapat 2.449 desa yang sudah dibina menjadi Desa BRILiaN. Program tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan pemberdayaan desa berbasis Sustainable Development Goals (SDG’s).***

Bayi Tertukar di Bogor Akhirnya Diserahkan ke Orang Tua Biologis

0

Bogordaily.net– Polres Bogor melakukan penyerahan bayi tertukar kepada orang tua biologis masing- masing. Proses penyerahan secara resmi dilakukan di Mapolres Bogor, Cibinong, Jum’at 29 September 2023.

Kedua anak tersebut diserahkan usai menjalani bonding selama satu bulan. Proses bonding anak dan orang tuanya tersebut berjalan dengan baik dan lancar.

Dalam penyerahan anak kepada orang tua biologis bayi tersebut, secara langsung didampingi oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
I Gusti Ayu Bintang Darmawan.

Bayi tertukar di Bogor

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi Polres Bogor yang telah mengawal kasus ini secara baik dan lancar.

Menurutnya, pada hari ini merupakan proses reitegrasi sosial, pemulangan anak kepada orang tua biologisnya masing – masing. Karena proses reintegrasi sosial sejalan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak Pasal 7.

Bahwa setiap anak harus mengetahui orang tuanya, setiap anak harus diasuh dan dibesarkan oleh orang tuanya sendiri.

“Dengan proses yang cukup panjang proses tersebut dapat dilaksanakan pada hari ini. Dan mudah-mudahan kegiatan proses reintegrasi sosial yang kita lakukan hari ini akan memberikan kemanfaatan khususnya bagi kedua belah pihak orang tua, keluarga dan tentunya bagi kita semua,” kata I Gusti Ayu di Mapolres Bogor, Jum’at 29 September 2023.

Proses tersebut kata Menteri PPPA menjadi pelajaran bersama. Termasuk bagi rumah sakit, bagi rumah bersalin, untuk menjaga kehati-hatian, sehingga tidak terjadi kasus seperti yang terjadi di Kabupaten Bogor ini.

Ia mengatakan pada hari ini ada kesepakatan antara Siti dan Dian serta anak-anak yang telah melalui tahapan-tahapan.

“Walaupun kami sangat paham sekali pendampingan psikososial akan menjadi sangat penting kita lakukan secara berkelanjutan untuk menghilangkan tekanan sikis. Karena mereka harus terpisah dengan anak yang diasuh,” imbuhnya.

Masih Ditangani Polres Bogor

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan terkait penanganan kasus ini sendiri pihaknya akan berkoordinasi dengan ahli-ahli ataupun para pakar.

Dengan tujuan agar di kemudian hari tidak terjadi lagi pada masyarakat. Terutama tempat-tempat bersalin, rumah sakit bersalin. Sehingga dapat memberikan pelayanan dengan baik terhadap masyarakat.

“Dalam proses menaikkan penyidikan kasus ini pun kita lakukan secara hati-hati. Karena kami melihat kasusnya ini secara scientific investigation sehingga penanganannya dapat benar-benar tepat,” ungkap Kapolres Bogor.

“Hingga saat ini proses penyelidikan pun masih kita terus lakukan,” imbuh AKBP Rio Wahyu Anggoro.(Albin Pandita)

 

Menteri ATR/BPN Deklarasikan Kota Bogor Sebagai Kota Lengkap

0

Bogordaily.net– Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto bersama Wali Kota Bogor, Bima Arya mendeklarasikan Kota Bogor sebagai kota lengkap. Deklarasi ini menjadikan Kota Bogor sebagai kota lengkap ke-11.

“Kami mendorong kota/kabupaten di Jawa Barat untuk segera bisa deklarasikan sebagai kota lengkap,” ujar Menteri Hadi.

Hadi mengatakan, dengan menjadi kota lengkap banyak keuntungan yang akan didapat kota atau kabupaten.

Menurutnya menjadi kota lengkap artinya seluruh wilayah sudah terdaftar dan secara spasial wilayah itu sudah tidak ada lagi overlap maupun gap.

Secara fisik dan yuridis, kata Hadi, bisa dibuktikan dengan akurat dan dipastikan sudah tidak akan ada lagi mafia tanah yang selalu menghantui masyarakat.

“Kita terus bekerjasama dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, lurah, kepala desa, camat, wali kota, bupati untuk segera menyelesaikan sertifikat menuju kota lengkap,” jelasnya.

“Termasuk juga kami menyelesaikan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sehingga klop antara kota lengkap dengan RDTR semuanya selesai. Sehingga investor yang akan datang akan dengan mudah mendapatkan kepastian hukum atas tanah untuk mereka melakukan kegiatan usaha,” tegasnya.

Luas Wilayah Kota Bogor

Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, Kota Bogor ini luasnya hanya 111,4 ribu hektar seperti ‘telor ceplok’ karena dikelilingi warga kabupaten yang berjumlah 5 juta lebih.

Tak ayal, Pemkot Bogor harus memaksimalkan setiap jengkal tanah yang ada agar bisa memberikan manfaat dan itu tidak mudah jika tidak ada kolaborasi.

“Kami berikhtiar agar semua ruang publik memberikan manfaat bagi warga dengan membangun lapangan olahraga, pedestrian dan taman-taman yang bisa dinikmati warga,” kata Bima Arya.

Pihaknya juga melakukan sinergi dengan Kantor BPN Kota Bogor melalui legalisasi aset barang milik daerah yang sampai hari ini tercatat sudah ada 1.702 yang sudah tersertifikat. Dan di 2023 ditargetkan ada tambahan sebanyak 509 di sertifikat.

Menurutnya, semua ini ada dampaknya bagi peningkatan PAD Kota Bogor. Jika dihitung dengan realisasi penerimaan BPHTB selama 4 tahun terakhir sampai Agustus 2023 mencapai Rp150 miliar.

Bima menegaskan, pihaknya akan melanjutkan terus sinerginya. Di tahun depan Pemkot Bogor akan memberikan hibah sebesar Rp 3 Miliar untuk BPN menunjang sertifikasi.

“Ada harapan kami juga terkait pemanfaatan gedung blenong, kami menunggu arahan pak menteri apa ke depan memungkinkan bagi Pemkot Bogor untuk memaksimalkan gedung blenong,” tutup Bima.(Muhammad Irfan Ramadan)

Puluhan Rumah di Pinggir Sungai Ciapus Ciomas Terancam Longsor

0

Bogordaily.net– Puluhan rumah yang berdiri di bantaran Sungai Ciapus, Ciherang Kidul, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor terancam longsor.

Lokasi pemukiman penduduk tepat berada di bibir Sungai Ciapus yang berada di pinggiran RT 01, RW 02, Ciherang Kidul.

Aryadi Didu, tokoh masyarakat setempat mengatakan warga kerap khawatir terhadap bencana longsor yang mengancam.

“Kondisinya benar benar rawan longsor. Warga kami sudah tidak nyenyak tidur kalau musim hujan dan Sungai Ciapus sering banjir dan luapannya sampai ke pinggiran rumah penduduk,” ujar Aryadi Didu, Jumat, 29 September 2023

Ia berharap, bahaya rawan longsor di wilayahnya itu bisa disikapi serius oleh SKPD terkait terutama di lingkungan Pemerintah (Pemkab) Bogor.

Didu menjelaskan jarak antara rumah penduduk dengan sungai rata rata satu meter dan itu jelas sangat bahaya kalau terjadi Longsor.

“Kami berharap lokasi rawan longsor yang ada di wilayah kami ini bisa dibronjong lebih awal sebelum dibuat Tembok Penahan Tanah ( TPT),” jelasnya.

Sementara itu, Ketua RT 01, Risdiawan mengatakan, sebenarnya persoalan TPT yang ada di wilayahnya sudah diajukan ke pihak desa dan pihak terkait yang ada di Pemkab Bogor. Selain itu, lokasinya juga sudah pernah disurvei oleh pihak desa dan pihak terkait dari Pemkab Bogor

“Kalau tidak salah panjangnya diperkirakan mencapai 250 meter lebih daerah rawan longsor yang ada di RT 01 RW 02 Ciherang Kidul,” tegas Risdiawan.

Selain itu, menurut Risdiawan, ia juga sudah mengajukan masalah TPT ini saat Musrenbang tingkat Desa Laladon beberapa waktu lalu.

Ia berharap usulan soal pemukiman rawan longsor segera ditindaklanjuti dengan dibuat TPT dan menjadi prioritas oleh Pemkab Bogor.(Gibran)

Lawan PSIS U-20, Persikabo U-20 Siap Hadapi Laga Perdana EPA

0

Bogordaily.net– Skuad Persikabo U-20 akan menjalani dua laga perdana Elite Pro Academy U20 melawan PSIS U-20.

Dua laga perdana Persikabo U-20 ini tersaji di Stadion Mini Cibinong, Sabtu 30 September 2023 dan Minggu 1 Oktober 2023.

Manager Tim Persikabo U20, Dedi Cakra Baidilah memohon doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya para pecinta sepak bola.

“Kami mohon doa dan dukungan kepada masyarakat bola di Kabupaten Bogor agar Laskar Padjajaran Ngora ini bisa memetik poin maksimal,” kata Dedi Cakra Baidilah, Jumat, 29 September 2023.

Ia berharap skuad ngora Laskar Padjajaran ini akan bisa meraih hasil membanggakan saat menjalani laga melawan PSIS U20.

Cakra mengaku semua punggawa Persikabo Ngora ini merupakan para pemain putra daerah yang berasal dari berbagai klub di Kabupaten Bogor. Serta berasal dari PPOPM Kabupaten Bogor.

Ia optimis daya juang para pemain Persikabo U20 akan sangat militan dan bisa menunjukan kemampuan terbaiknya pada perhelatan EPA U20 musim ini.

Di sisi lain salah satu pelatih Persikabo U20 Bahar Lestaluhu mengatakan, timnya sangat buta dengan kekuatan lawan yang akan dihadapi pada akhir pekan ini.

Namun demikian, kata Bahar, tim lawan juga tentunya akan sama dan buta akan kekuatan Persikabo U20.

“Saya hanya minta pemain disiplin dan bisa menjalankan instruksi dengan baik selama pertandingan,” ujarnya.

Persikabo U-20
Persikabo U-20 siap menjalani laga perdana Elite Pro Academy U-20. (Foto: Istimewa)

Optimis Raih Poin Penuh

Bahar pun mentargetkan skuad Persikabo Ngora ini bisa meraih poin penuh dalam dua laga perdana EPA 20 lawan PSIS U20.

Hal senada diungkapkan Gautama Bayu salah satu official Persikabo U20. Ia juga sangat optimis para pemain muda Persikabo akan mampu meraih poin dalam laga melawan PSIS U20.

Kedua tim kata Bayu memiliki punya peluang meraih hasil maksimal. Terlebih ini adalah laga perdana EPA 20 bagi kedua tim.

“Saya berharap skuad Persikabo lah yang jadi pemenang dalam dua laga perdana lawan PSIS U20 ini,” tegas Bayu.

Ia pun menilai, skuad atau materi pemain Persikabo U20 ini banyak yang layak promosi tampil di Liga 1 ataupun Liga 2.(Gibran)

Ingin Memulai Usaha? Temukan Peluang di Mamahakuhshop, Simak di Sini!

0

Bogordaily.net – Jika Anda ingin memulai usaha namun masih bingung dengan jenis usaha apa yang ingin dijalani, Mamahakuhshop membuka peluang menjadi seorang usahawan.

Toko perabot rumah tangga terlengkap ini menawarkan beragam pilihan usaha dengan budget minim dan risiko kecil.

Mamahakuhshop menawarkan dua paket usaha, yakni dengan modal enam juta dan sepuluh juta rupiah.

Paket-paket ini sangat cocok bagi Anda yang ingin membuka usaha di bidang perabot rumah tangga, dengan banyak pilihan yang tersedia.

Syaratnya pun sangat mudah, Anda hanya perlu berbelanja minimal enam juta rupiah dan bebas memilih perabot apa saja yang ingin dijual.

Toko ini memiliki koleksi perabot yang sangat banyak, termasuk berbagai macam termos dan panci.

Selain itu, tersedia juga aneka jam dinding dan meja belajar untuk Anda yang mencari berbagai opsi perabot rumah tangga.

Jangan lupa, di sini juga memiliki berbagai jenis rice cooker, kompor, kipas, bahkan dispenser.

Toko ini menawarkan banyak pilihan untuk memenuhi kebutuhan usaha Anda.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan atau ingin berkonsultasi lebih lanjut, Anda dapat langsung menghubungi admin kami atau mengunjungi akun Instagram @mamahakuhshop dan tinggalkan komentar.

Anda juga dapat menghubungi owner Mamahakuhshop melalui DM di akun Instagram @risma.noviyanti29 untuk konsultasi lebih lanjut.

Bagaimana apakah Anda berminat untuk jadi usahawan. Jangan ragu untuk ikut bergabung dalam peluang usaha ini bersama Mamahakuhshop.***

Perkuat Potensi Mahasiswa, KPI UIKA Bogor Gelar Pembukaan PPL

0

Bogordaily.net– Program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menyelenggarakan pembukaan dan pembekalan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) di Aula Fakultas Agama Islam, Jum’at, 29 September 2023.

Dalam acara ini mengusung tema Komunikasi, Kolaborasi dan Harmoni: “Memperkuat Konsep Potensi dan Potensi Diri Mahasiswa KPI Melalui Dunia Komunikasi dan Penyiaran Islam Sesungguhnya”.

Turut dihadiri oleh H. M. Kholil Nawawi, Drs., M. Ag. (Dekan FAI UIKA), Dr. Asep Gunawan, M. Ag. (Kaprodi KPI),  Noor Isna Alfaein, S. Sos. I., M.Pd (Sekprodi KPI), Ir Hj Deasy Dasmita (Manager HRD Pojoksatu Grup).

Para dosen pengajar di program studi KPI yang sekaligus sebagai Dosen Pembimbing Lapangan dan para mahasiswa peserta PPL Prodi KPI 2023.

Dalam pemaparanya, Dekan FAI, H. M. Kholil Nawawi, Drs., M. Ag mengatakan, kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan bagian dari rangkaian perkuliahan di Fakultas Agama Islam UIKA Bogor.

“PPL merupakan suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Agama Islam setelah pembelajaran selama 6 semester,” kata Dekan FAI Kholil Nawawi, Drs M. Ag.

Tujuan PPL

Selanjutnya, Ir Hj Deasy Dasmita sebagai narasumber memberikan pemaparan materi berupa pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Menurutnya, untuk terjun ke bidang ini ada 5 hal yang harus dimiliki. Yakni tanggung jawab, disiplin, kreatif, responsif dan attitude. Dalam menjalankan kegiatan PPL ini, mahasiswa juga diharapkan memanfaatkannya sebaik-baiknya.

“Ini adalah waktu untuk mengumpulkan pengalaman sebanyak-banyaknya. Jadi manfaatkan waktu ini sebaik mungkin agar bisa mengukur passion diri dan gali semua informasi dan potensi yang ada” ujar Ir Hj Deasy Dasmita.

Di tempat yang sama, Dr. Asep Gunawan, M. Ag. selaku Ketua Program Studi KPI berharap, dengan adanya kegiatan PPL ini mahasiswa mendapatkan pengalaman dan networking.

Dan juga dapat mengkomunikasikan, mengkolaborasikan dan mengharmonisasikan antara teori dan realitas yang ada di dunia komunikasi dan penyiaran Islam yang sesungguhnya.

“Sudah waktunya untuk menunjukan kualitas diri dan potensi diri mahasiswa KPI di dunia komunikasi dan penyiaran Islam yang sesungguhnya,” ungkap Dr. Asep Gunawan, M. Ag.

Sebagai informasi, kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan akan dimulai dari tanggal 2 Oktober 2023 yang diikuti oleh 47 mahasiswa program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam yang tersebar dalam 6 lembaga.

Di antaranya MUI (Majelis Ulama Indonesia), DDII (Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia), LSF (Lembaga Sensor Film), KPI (Komisi Penyiaran Indonesia), Radar Bogor dan Kalam TV.(Albin Pandita)

Satresnarkoba Polresta Bogor Kota Tangkap 34 Tersangka Kasus Narkoba

0

Bogordaily.net– Satresnarkoba Polresta Bogor Kota berhasil menangkap sebanyak 34 tersangka dari 24 kasus narkoba dan psikotropika dalam sebulan terakhir.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengungkapkan, dari para tersangka, pihaknya berhasil menyita barang bukti sabu, ganja. Lalu tembakau sintetis dan obat psikotropika.

“Adapun barang bukti yang diamankan, yakni ganja seberat 161,38 gram, tembakau sintetis seberat 265,11 gram, obat psikotropika sebanyak 137 butir, serta obat keras tertentu sebanyak 2.856 butir,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.

Bismo menyampaikan, di antara ke 34 tersangka ada salah satu residivis dan seorang pria di bawah yang diamankan oleh petugas.

“Kita amankan satu orang residivis. Dia pernah menjalankan hukuman 4 tahun di lapas paledang dan kembali kita tangkap. Kemudian ada juga tersangka di bawah umur untuk kepemilikan dari obat psikotropika, kita limpahkan kepada kejaksaan,” katanya.

Lebih lanjut Bismo mengatakan, tentunya ini bagian dari upaya dari petugas untuk menjaga kondusifitas dan mencegah penggunaan dan pengedar narkoba dan obat terlarang di Kota Bogor.

Terhadap para tersangka dalam kasus narkotika, polisi akan mengjerat mereka sesuai dengan UU 35/2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara antara 4 hingga 12 tahun.

“Sementara, tersangka dalam kasus psikotropika akan dijerat dengan UU 5/1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun,” tutup Bismo.(Muhammad Irfan Ramadan)