Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 2804

Rizal Ramli Ungkap Penyebab Indonesia Sulit Serap Tenaga Kerja Baru  

0

Bogordaily.net– Tokoh nasional yang juga ekonom senior Rizal Ramli mengungkap penyebab Indonesia sulit menyerap tenaga kerja baru.

Menko Perekonomian periode 2000-2002 itu menyebut salah satu penyebabnya adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 5 hingga 6 persen.

“Kita setiap tahun dapat tambahan tenaga kerja hampir 2,9 juta. Kalau pertumbuhan ekonomi hanya 5-6 persen gak bakal tambahan tenaga kerja itu ada perkerjaan. Belum yang lain juga masih banyak yang nganggur dari tahun-tahun yang lalu,” kata Rizal Ramli dalam dialog Your Money Your Vote CNBCIndonesia.

Untuk mengatasi masalah tersebut, kata Rizal Ramli maka perekonomian RI harus bisa tumbuh double digit, sehingga bisa menyerap 4 juta tenaga kerja.

“Saya lebih tertarik bicara solusinya. Solusi itu bisa terjadi kalau pertumbuhan ekonomi double digit. Kita kan hanya 5-6 persen. Kenapa? Karena pertumbuhan ekonomi Indonesia tergantung hutang. Kalau hutang terlalu banyak, ekonominya overheating masih direm,” ungkap mantan Menko Kemaritiman tersebut.

Rizal Ramli juga menilai pembangunan RI mengandalkan strategi berbasis hutang. Padahal kata dia, negara-negara yang mampu menjadi besar dalam bidang ekonomi di dunia itu mengandalkan strategi dan policy.

“Sehingga mereka bisa tumbuh. Kaya Jepang tumbuh 13 persen selama lebih dari 20 tahun. Kejar negara barat. Demikian juga Cina tumbuh hampir 12 persen selama 25 tahun kejar negara lain. Kalau kita bisa tumbuh doubel digit 10 sampai 12 persen setiap tahun, lapangan kerja baru yang bisa diciptakan 4 juta lapangan kerja. Baru kesedot tenaga kerja baru dan tenaga kerja lama,” paparnya.

Rizal Ramli kemudian mempertanyakan pada para calon presiden (capres) mendatang. Ia pun berharap agar bisa mengatasi persoalan lapangan kerja.

“Mau ngapain abis jadi presiden. Atau mau cuma kuasa doang. Atau janji-janji doang, tetapi bagaimana langkah  konkret agar lapangan kerja semakin banyak. Upah naik dan generasi Z dapat kerjaan,” ujar Rizal Ramli.***

Komisi VI DPR RI Dukung Kenaikan Anggaran KemenKopUKM Jadi Rp3 Triliun

0

Bogordaily.net– Komisi VI DPR RI mengapresiasi kinerja KemenKopUKM. Selain itu Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) juga mendapat dukungan penuh Komisi VI DPR RI untuk menjalankan program prioritas dan strategis dalam pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia.

Tak hanya itu, Komisi VI DPR RI juga setuju usulan kenaikan pagu anggaran 2024 menjadi sekitar Rp3 triliun dari sebelumnya Rp1,497 triliun.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung mengatakan UMKM memiliki peran signifikan dalam perekonomian nasional dengan menyumbang PDB sebesar 61,9 persen.

“KemenKopUKM perlu mendapat dukungan penuh untuk mengembangkan sektor UMKM nasional,” kata Martin saat Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki, di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 8 Juni 2023.

Komisi VI DPR RI juga mengapresiasi pencapaian kinerja KemenKopUKM yang tahun anggaran 2022 mampu merealisasikan anggaran hingga 94,17 persen. Komisi VI DPR RI kemudian mendorong KemenKopUKM agar meningkatkan performa kinerja dan penyerapan anggaran pada 2023.

KemenKopUKM dan Komisi VI DPR RI

Di tempat yang sama, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Budi Setiawan, mengatakan anggaran KemenKopUKM selama ini masih terbilang kecil. Sebab, harus mengurus dan memberdayakan lebih dari 64,2 juta pelaku UMKM.

“Urusannya banyak, tapi anggaran kecil. Banyak UMKM yang belum merasakan kemudahan, pembinaan, dan fasilitasi dari KemenKopUKM,” ujar Budi.

KemenKopUKM Pertajam Program

Dengan karakteristik UMKM yang heterogen dan mewakili kearifan lokal masing-masing daerah, ia mengusulkan agar KemenKopUKM memperkuat dan mempertajam program kolaborasi dengan kementerian lain.

Tujuannya kata Budi, agar masyarakat merasakan kehadiran KemenKopUKM dan diperlukan program-program yang bisa menjaring partisipasi dan kolaborasi dari pihak lain.

Budi kemudian mencontohkan program Rumah Kemasan, Rumah Produksi Bersama, dan Revitalisasi Pasar Rakyat. Program tersebut bisa dikolaborasikan dengan kementerian atau lembaga lain seperti KemenBUMN, Kemendag, dan sebagainya.

Selain itu, juga bisa menimbulkan efek partisipatif dari pihak swasta. Misalnya, untuk memperbanyak Rumah Produksi Bersama, Rumah Kemasan, dan lainnya.

“Programnya bagus, tinggal memperluas jangkauannya saja,” kata Budi.

Haris Turino anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP juga mendukung penambahan pagu anggaran bagi KemenKopUKM menjadi Rp3 triliunan.

“Kami mendukung program Rumah Kemasan dan UMKM akan tertolong. Selama ini, kemasan produk UMKM belum berdaya saing. Maka sulit memasarkannya di pasar-pasar modern,” kata Haris.

Dukung Pendirian Rumah Kemasan

Menurut Haris, rencana pendirian 7 Rumah Kemasan sangat baik sebagai langkah awal. Namun, masih kurang untuk bisa menjangkau seluruh UMKM di Indonesia. Selain Rumah Kemasan, kata Haris, KemenKopUKM juga bisa mendorong usaha menengah menjadi offtaker.

“Sehingga, bisa membantu para UMKM masuk ke kanal-kanal modern,” ujar Haris.

Masih di tempat yang sama, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP lainnya, Evita Nursanty, mengusulkan agar Rumah Kemasan, Rumah Produksi Bersama, dan sejenis lainnya, tidak berdiri sendiri-sendiri. Akan tetapi, diintegrasikan ke dalam satu atap berupa Rumah Koperasi dan UMKM. Agar hasilnya dan bisa lebih efisien.

Evita menyebut betapa pentingnya kemasan bagi produk UMKM. Setelah kemasan berkualitas, baru kemudian masuk ke branding produk. Selanjutnya adalah positioning produk.

“Jangan lupakan juga faktor higienitas,” kata Evita.

Kemudian Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra La Tinro La Tunrung berharap program Rumah Kemasan yang sangat diharapkan UMKM kehadirannya. Ia mengusulkan ada satu model di setiap provinsi. Hal ini bertujuan agar koperasi-koperasi yang lain bisa belajar di dalamnya.***

Tukul Eksekutor Pembacok Arya Saputra Jalani Sidang Putusan 9 Juni 2023 Besok

Bogordaily.net–  Tukul atau ASR eksekutor pembacok siswa SMK Arya Saputra  akan menjalani sidang putusan hukuman, Jumat 9 Juni 2023.

Persidangan putusan terhadap terdakwa Tukul akan berlangsung di Pengadilan Negeri Bogor pagi hari.

Humas PN Kota Bogor, Daniel Mario mengatakan, terdakwa Tukul akan segera menjalani sidang putusan.

“Iya (terdakwa Tukul akan menjalani sidang putusan hukuman besok). Di jadwal SIPP jam 10 pagi (mulai sidang),” kata Humas PN Kota Bogor, Daniel Mario kepada Bogordaily.net saat dikonfirmasi, Kamis 8 Juni 2023

Daniel menjelaskan, agenda sidang putusan Tukul ini teregistrasi dengan nomor 11/Pid.Sus-Anak/2023/PN Bgr.

Baca Juga: Eksekutor Pembacok Arya Saputra Dituntut 7 Tahun 6 Bulan Penjara

Sebelumnya, Tukul eksekutor pembacok Arya Saputra hingga tewas dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum dengan pidana penjara selama 7 tahun 6 bulan.

Sidang kedua terdakwa kasus pembacokan terhadap Arya berlangsung di Pengadilan Negeri Bogor pada Selasa 6 Juni 2023, sore hari.

Daniel menambahkan, Tukul akan menjalani pelatihan di Dinas Pusat Pelayanan Sosial Griya Bina Karsa.

Tepatnya di Jalan Raya Cileungsi Jonggol KM. 4 Desa Mekarsari, Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Daniel menerangkan, persidangan kasus anak biasanya dilakukan secara cepat. Seperti kasus pembacokan siswa hingga meregang nyawa di Simpang Pomad, Kota Bogor.

Kilas Balik Pembacokan

Arya Saputra, pelajar SMK menjadi korban pembacokan hingga tewas di simpang Pomad sekitar pukul 09.30 WIB pada Jumat, 10 Maret 2023 lalu. Arya dan teman-temannya saat itu hendak menyebrang.

Tiba-tiba, dari arah Cibinong muncul tiga orang berboncengan menggunakan motor dengan membawa senjata tajam. Pelaku mengarahkannya ke korban hingga terkapar dan mengalami luka di leher. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit FMC, tetapi nyawanya tak tertolong.

Pelaku merupakan tiga pelajar yang saat beraksi berboncengan mengendarai sepeda motor. Mereka adalah MA, SA, dan ASR alias Tukul. Dua pelaku ditangkap lebih dulu yakni MA dan SA, sedangkan ASR alias Tukul yang menghabisi nyawa korban sempat buron. Hingga akhirnya ditangkap di Yogyakarta, Kamis, 11 Mei 2023.(Muhammad Irfan Ramadan)

Pemkab Bogor Rencanakan Pemeliharaan Rumput Lapangan Stadion Pakansari

Bogordaily.net– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana melakukan pemeliharaan rumput lapangan Stadion Pakansari. Hal ini jelang bergulirnya Liga 1 musim 2023/2024.

Kepala UPT Sarana dan Prasarana Dispora Kabupaten Bogor, Herdi Sukriadi mengatakan, saat ini kondisi Stadion Pakansari sedang persiapan melakukan pemeliharaan rumput. Rencananya pemeliharaan akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Sehingga untuk sementara waktu, Stadion Pakansari tidak dapat digunakan terlebih dahulu untuk putaran awal Liga 1 musim 2023/2024.

“Untuk saat ini kondisi (Stadion Pakansari) sedang tahap pemeliharaan rumput lapangan,” kata Herdi Sukriadi kepada Bogordaily.net, Kamis 8 Juni 2023.

Baca Juga: Pemkab Bogor Usulkan Jalan Bomang Dibuat Underpass oleh Pemerintah Pusat

Ia menjelaskan, untuk pemeliharaan rumput lapangan diperkirakan memakan waktu hingga bulan November mendatang.

“Stadion Pakansari tidak bisa dipakai dulu, kemungkinan sampai November atau Desember,” jelasnya.

Herdi mengatakan, untuk sementara waktu, home base dari tim Persikabo 1973 harus pindah terlebih dahulu yakni ke Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Bekasi.

“Sementara waktu untuk Persikabo pakai Stadion Wibawa Mukti di Cikarang,” ujar Herdi. Sebelumnya, Kementerian PUPR sudah melakukan evalukasi teknis 165 stadion yang biasa digunakan untuk pagelaran Liga 1, Liga 2, hingga Liga 3.

Dari hasil skala prioritas terdapat 22 stadion yang akan direnovasi dengan tingkat kerusakan ringan hingga berat. Di antaranya adalah Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor.(Albin Pandita)

Rizal Ramli Minta Presiden Jangan PHP Soal Lapangan Kerja  

0

Bogordaily.net– Ekonom senior Rizal Ramli mengungkap penyebab Indonesia sulit menyerap tenaga kerja baru. Menko Perekonomian periode 2000-2002 itu menyebut salah satu penyebabnya adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 5 hingga 6 persen.

“Kita setiap tahun dapat tambahan tenaga kerja hampir 2,9 juta. Kalau pertumbuhan ekonomi hanya 5-6 persen gak bakal tambahan tenaga kerja itu ada perkerjaan. Belum yang lain juga masih banyak yang nganggur dari tahun-tahun yang lalu,” kata Rizal Ramli dalam dialog Your Money Your Vote CNBCIndonesia.

Untuk mengatasi masalah tersebut, kata Rizal Ramli maka perekonomian RI harus bisa tumbuh double digit, sehingga bisa menyerap 4 juta tenaga kerja.

“Saya lebih tertarik bicara solusinya. Solusi itu bisa terjadi kalau pertumbuhan ekonomi double digit. Kita kan hanya 5-6 persen. Kenapa? Karena pertumbuhan ekonomi Indonesia tergantung utang. Kalau utang terlalu banyak, ekonominya overheating masih direm,” ungkap mantan Menko Kemaritiman tersebut.

Strategi Berbasis Utang

Rizal Ramli juga menilai pembangunan RI mengandalkan strategi berbasis utang. Ia menyebut negara-negara yang menjadi besar dalam bidang ekonomi di dunia itu mengandalkan strategi dan policy.

“Sehingga mereka bisa tumbuh. Kaya Jepang tumbuh 13 persen selama lebih dari 20 tahun. Kejar negara barat. Demikian juga Cina tumbuh hampir 12 persen selama 25 tahun kejar negara lain. Kalau kita bisa tumbuh doubel digit 10 sampai 12 persen setiap tahun, lapangan kerja baru yang bisa diciptakan 4 juta lapangan kerja. Baru kesedot tenaga kerja baru dan tenaga kerja lama,” paparnya.

Rizal Ramli kemudian mempertanyakan pada para calon presiden (capres) mendatang. Ia berharap pemimpin RI berikutnya bisa mengatasi persoalan lapangan kerja.

“Mau ngapain abis jadi presiden. Atau mau cuma kuasa doang. Atau janji-janji doang, tetapi bagaimana langkah konkret agar lapangan kerja semakin banyak. Upah naik dan generasi Z ini bisa dapat kerjaan,” ujar Rizal Ramli.

Ia pun meminta Presiden maupun Capres 2024 mendatang agar tidak PHP atau pemberi harapan palsu terkait ekonomi. Selain itu agar berupaya mendorong pembukaan lapangan kerja sehingga Indonesia bisa benar-benar mendapatkan bonus demografi bukan beban demografi.***

Warga Dua Desa Kepung Kantor PT BSS di Kaki Gunung Salak

Bogordaily.net–  Warga Desa Cijeruk dan Cipelang, bersama organisasi Pemuda Pancasila (PP), serta Paguyuban Cijeruk Bersatu dan Paguyuban Cipelang Herang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mengepung kantor PT Bahana Sukma Sejahtera (BSS) di kaki Gunung Salak.

Warga menuntut PT BSS agar tidak mengoperasikan alat berat yang berlokasi di Pasir Pogor, di lereng Gunung Salak lantaran dinilai meresahkan.

Sempat terjadi kericuhan antara warga dengan operator alat berat yang sedang mengoperasikan di lahan Blok Villar di Desa Cijeruk tersebut. Warga mendesak agar alat berat dikeluarkan dari lokasi.

Warga membubarkan diri setelah Kapolsek Cijeruk bersama Babinsa memanggil perwakilan warga di dua desa ke kantor PT BSS untuk dilakukan musyawarah.

Kapolsek Cijeruk, Kompol Hida Tjahjono, mengatakan, apa yang menjadi keinginan warga sudah disanggupi pihak PT BSS. Yakni agar alat berat yang saat ini ada di lahan Gunung Salak untuk diturunkan dan tidak boleh dioperasikan.

“Setelah kami lakukan musyawarah dengan perwakilan warga dan pihak PT BSS, akhirnya alat berat akan diturunkan dan tidak dioperasikan pihak perusahaan,” katanya.

Hasil Kesepakatan dengan PT BSS

Kapolsek Cijeruk pun menegaskan, sejak kejadian ini pihak PT BSS tidak diperbolehkan lagi mengoperasikan alat berat untuk kegiatan di lahan lereng Gunung Salak.

“Sampai ada kesepakatan bersama dengan warga, saya pastikan tidak akan ada lagi aktivitas alat berat di lahan Gunung Salak,” tegasnya.

Warga pun mengaku puas dengan hasil kesepakatan.

“Memang tuntutan kami datang ke kantor perusahaan ini agar tidak ada aktivitas alat berat di lokasi lahan gunung,” ujar Batok, warga Kampung Cijeruk, Desa Cijeruk.

Sementara, kembali pihak PT BSS tidak ada yang bersedia memberikan keterangan terkait tuntutan warga di dua desa tersebut.

Indra Surkana, tokoh masyarakat Desa Cijeruk menjelaskan, apa yang menjadi tuntutan warga sangat berasalan. Selain keberadaan alat berat itu tidak ada izin dari warga, juga dari pihak PT BSS sama sekali tidak ada sosialisasi.

“Hal itu yang membuat kami dan warga semua kesal serta marah kepada pihak PT BSS. Makanya agar kondisi wilayah ini kondusif, tidak adanya alat berat harga mati,” imbuh pria yang juga pemilik lahan di lereng Gunung Salak tersebut.(Acep Mulyana)

Rektor UIKA Bogor Teken MoU Penjajakan Pengembangan SDM dengan Pemda Belitung

Bogordaily.net–   Rektor UIKA Bogor melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bangka Belitung. Dalam kunjungan tersebut Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H.E . Mujahidin menandatangani MoU penjajakan pengembangan SDM dengan Sekda Kabupaten Belitung, Rabu, 7 Juni 2023.

Dalam kunjunganya, Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H.E . Mujahidin, M.Si. didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah, Dr. H. Dedi Supriadi, M.Si., M.Pd. dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama Inovasi dan Pengembangan, Dr. Budi Susetyo, Ir., M.Sc.

“Kunjungan ini dalam rangka menindaklanjuti sekaligus melakukan kunjungan balasan yang telah dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung tempo lalu ke UIKA Bogor,” ujar Wakil Rektor Bidang Kerjasama Inovasi dan Pengembangan UIKA, Budi Susetyo.

Tujuan Kerja Sama

Menurut Budi, penandatanganan dilakukan dalam rangka membentuk sumber daya insani yang memiliki akhlak yang baik dalam pengembangan pendidikan dengan nilai-nilai Islami.

“Implementasinya ke depan kami sepakat akan mengelola pengembangan sumberdaya manusia dengan program beasiswa bagi putra-putri daerah belitung,” kata Budi.

Budi menjelaskan penandatangan MoU langsung dilakukan oleh Sekda Kabupaten Belitung H. MZ. Hendra Caya, S.E., M.Si. dan Rektor UIKA Bogor.

“Ruang lingkup dari kerjasama ini adalah yang pertama memperbanyak lulusan sarjana guru (umum dan agama) serta sarjana kesehatan masyarakat melalui perekrutan calon mahasiswa yang berasal dari kabupaten Belitung,” jelasnya.

Baca Juga: 40 Dosen Sekprodi dan Staf IT UIKA Bogor Ikuti Pelatihan SEAMOLEC

Terdapat berbagai poin kerjasama yakni pertama, terkait pembiayaan studi; dan pengaturan biaya fasilitasi di luar perkuliahan selama studi.

Kemudian yang kedua pengembangan potensi inovasi daerah melalui kerjasama riset unggulan daerah.

Dan ketiga adalah pemberdayaan atau pengabdian masyarakat melalui pengembangan teknologi tepat guna.

“Salah satu output kerjasama ini adalah Beasiswa Utusan Daerah Kabupaten Belitung,” ujar Budi.

Sementara itu Rektor UIKA Bogor, Prof Dr Endin Mujahidin mengatakan, beasiswa merupakan salah satu program kerja sama yang dilakukan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor dengan Pemerintah Daerah Belitung.

Tujuannya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pengelolaan pariwisata di daerah Belitung.

Menurutnya, beasiswa tersebut sudah dimulai tahap pendaftarannya sampai dengan 30 Juni 2023 mendatang.

“Alhamdulillah kerjasama ini sudah terjalin secara resmi. Semoga ini bisa membawa berkah bagi kedua belah pihak. UIKA Bogor siap membantu dalam pengembangan sumber daya manusia  di Belitung. Serta pengembangan pendidikan dengan nilai-nilai Islami yang merupakan salah satu keunggulan dari Universitas Ibn Khaldun Bogor,” ujar Rektor UIKA Bogor Prof. Endin.(Albin Pandita)

Viral Diberi Uang Rp400, Tukang Parkir di Gunung Putri Marah-Marah

0

Bogordaily.net–  Tukang parkir di Gunung Putri, Kabupaten Bogor viral lantaran marah-marah diduga karena diberi uang Rp400 oleh pengunjung minimarket.

Dalam video yang beredar tukang parkir terlihat marah. Ia diberi uang koin oleh pengunjung Alfamart di kawasan Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Informasi yang diterima oleh Bogordaily.net, Rabu, 7 Juni 2023 sekitar pukul 10.00 WIB salah satu pengunjung berinisial AA baru saja berbelanja di Alfamart.

Usai berbelanja, AA ingin melanjutkan naik kendaraan yang terparkir di depan minimarket.

“Kemudian ada tukang parkir. Saya kasih uang koin dua keping kepada tukang parkir tersebut. Setelah menerima uang ia melihat dan langsung melemparkan uangnya ke saya,” kata pengunjung berinisial AA, Kamis 8 Juni 2023.

Melihat juru parkir marah-marah, pengunjung bertanya baik-baik kenapa dilempar seperti itu.

“Tukang parkir tersebut malah mendekati saya dan berkata ‘gua bukan pengemis, kalau mau ngasih ga usah Rp400 perak lo,” ujarnya kepada Bogordaily.net.

Mendengar hal tersebut, AA tidak tahu bahwa uang koin yang ia beri Rp400.

“Karena saya langsung ambil uang receh di kantong,” katanya.

Mendengar jawaban dari AA, juru parkir tersebut marah dengan nada tinggi dan memakinya. AA pun langsung menanyakan bahwa parkir tersebut resmi atau tidak.

Juru parkir itu kemudian menjawab, “Kenapa lo? Gua anak kampung sini”.

Setelah adu argumentasi, juru parkir mencoba memukul wajah korban. Namun tidak sempat terkena pukulan.

“Saya dipukul dan kena bagian helm dan tangan saya saja,” katanya.

Suasana makin memanas, AA mengaku ketakutan karena sendirian. Ia lalu mengeluarkan handphone untuk merekam kejadian tersebut.

“Saya keluarkan handphone saya. Karena ada dua temennya yang lain ikut mengerubungi saya, takut terjadi apa-apa makanya saya rekam kejadiannya,” kata AA.

Setelah itu, ada 4 orang datang. Merasa keadaannya semakin kurang aman AA kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan motor.

“Patut untuk dievaluasi ulang keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berbelanja di minimarket sekitar rumah,” harap AA.

Di sisi lain, kerabat juru parkir yang berseteru dengan AA, AX menyatakan pengunjung sengaja memberikan uang koin sebesar Rp400.

“Padahal parkir di Alfamart tidak ngasih pun tidak apa-apa asal bilang,” kata AX dalam keterangan yang diterima Bogordaily.net.

Ia juga mengaku ketika pengunjung memberikan uang Rp400, uang tersebut dilempar ke meja.

“Orang itu seperti sengaja marah-marah mancing amarah tukang parkirnya. Dia sengaja sudah mengeluarkan handphone siap untuk video sengaja ingin viral,” jelasnya.(Ibnu Galansa)

Didukung BRI, Potensi Perputaran Ekonomi FIFA Match Day Indonesia vs Argentina Diproyeksi Tembus Rp500 Miliar

0

Bogordaily.net–  Potensi perputaran ekonomi dalam FIFA Match Day Indonesia vs Argentina diproyeksi menembus angka Rp500 miliar. Dalam hal ini BRI turut mendukung FIFA Match Day Indonesia vs Argentina yang akan berlangsung Senin, 19 Juni 2023 mendatang.

Argentina akan ke Indonesia untuk menjalani FIFA Matchday melawan Timnas sepakbola Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan yang menghadirkan Lionel Messi cs tersebut diproyeksikan dapat mendulang perputaran uang sebesar Rp500 miliar.

Jelang FIFA Matchday Indonesia vs Argentina mmberikan dampak bagi perputaram ekonomi. Diperkirakan perekonomian masyarakat termasuk pelaku UMKM meningkat.

Penjualan merchandise serta produk-produk UMKM lainnya diharapkan menumbuhkan kegiatan perekonomian lebih maju.

Hal tersebut disampaikan peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Ahmad Heri Firdaus.

Menurut Ahmad Heri Firdaus, perputaran uang bisa didapatkan tak hanya dari segi penjualan tiket. Namun juga dari aspek-aspek terdampak lainnya.

Ia menjelaskan, dilihat dari berbagai aspek seperti merchandise, hak siar, sponsorship, akomodasi, transportasi, pelaku industri makanan dan minuman, termasuk ke pelaku UMKM di sektor tersebut.

“Membuat perputaran uang bisa mencapai kurang lebih Rp500 miliar. Jadi diperkirakan sampai menjelang hari-H kegiatan ekonomi mulai dari hulu hingga ke hilirnya hingga ke industri turunannya akan semakin ramai karena terdorong pertandingan ini,” jelas Ahmad Heri Firdaus.

Perputaran ekonomi dari pertandingan tersebut semakin meyakinkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI untuk mendukung pertandingan FIFA Match Day yang menyedot perhatian masyarakat Indonesia tersebut.

Salah satu langkah nyata BRI dalam membantu serta menyukseskan pergelaran tersebut. Yakni menjadi sponsor dan memberikan keistimewaan bagi para nasabahnya dalam melakukan transaksi pembayaran tiket pertandingan lebih awal yakni pada presale 5 Juni 2023 lalu.

Tiket Indonesia vs Argentina
Direktur Kepatuhan BRI Achmad Solichin Lutfiyanto pada press conference launching tiket pertandingan FIFA Matchday Indonesia vs Argentina.(Foto: Humas BRI/Bogordaily.net)

Didukung BRI

Pembelian tiket FIFA Matchday Indonesia vs Argentina khhusus nasabah BRI dapat menggunakan Kartu Kredit BRI, Debit Online, hingga BRI Virtual Account (BRIVA). Khusus pembayaran melalui BRIVA dapat dilakukan melalui ATM BRI, AgenBRILink, dan transaksi lebih praktis dapat dilakukan melalui Super Apps BRImo.

Selain memberikan dampak ekonomi yang besar, Ketua PSSI Erick Thohir mengatakan FIFA Match Day sangat penting untuk membangun karakter sepakbola nasional.

“Karena bukan hanya satu atau dua bulan untuk membentuk Timnas itu tapi harus dimulai sejak sekarang,” ujar Erick.

FIFA Match Day menurut Erick bukan hanya sekadar bermain tapi juga belajar sekaligus menaikkan mental dan moral para pemain Indonesia kalau Indonesia juga bisa.

Sementara itu terkait dukungan BRI, Direktur Utama BRI Sunarso menyebut pertandingan yang diselenggarakan di Indonesia merupakan bentuk dukungan BRI terhadap sepak bola nasional agar dapat terus mencatatkan prestasi di kancah global.

Selain itu, Sunarso mengungkapkan pertandingan FIFA Match Day Indonesia vs Argentina ini akan memberikan peluang dan potensi yang baik untuk menggerakan perekonomian.

“Termasuk untuk UMKM yang terlibat dalam pertandingan ini,” imbuhnya.***

SBI Raih 10 Penghargaan dari TOP CSR Awards 2023

0

Bogordaily.net – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), berhasil meraih 10 penghargaan bergengsi dari Majalah Top Business atas capaiannya dalam peningkatan kualitas program-program Corporate Social Responsibility (CSR) dan juga komitmen pimpinan dalam pelaksanaan CSR. Penghargaan dalam gelaran penghargaan yang dilaksanakan di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta.

Perusahaan menerima penghargaan kategori Top Leader on CSR Commitment untuk:

1. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yang diterima oleh Direktur Utama SBI, Lilik Unggul Raharjo,

2. Pabrik Cilacap yang diterima oleh Direktur Human Capital, Legal & Corporate Affairs SBI, Ony Suprihartono,

3. Pabrik Lhoknga (dioperasikan oleh anak usaha PT Solusi Bangun Andalas) yang diterima oleh Direktur Manufacturing SBI, Soni Asrul Sani,

4. Pabrik Narogong yang diterima oleh General Manager Pabrik Narogong, Erwin Halomoan Purba,

5. Pabrik Tuban yang diterima oleh General Affairs & Community Relations Manager Pabrik Tuban, Mochammad Yunani Rizzal.

Kegiatan belajar Genius Local yang dilaksanakan di Club House Pabrik Narogong, Jawa Barat.

Selain itu, SBI juga menerima dua penghargaan bintang tertinggi untuk capaian fungsi CSR yaitu # Star 5 untuk pelaksanaan CSR di tingkat korporasi dan Pabrik Cilacap.

Sedangkan Pabrik Narogong, Pabrik Tuban dan Pabrik Lhoknga memperoleh penghargaan # Star 4 untuk pelaksanaan CSR di masing-masing area.

Direktur Utama SBI, Lilik Unggul Raharjo mengatakan, “Kami berkomitmen mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan yang mempertimbangkan kelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat, untuk memberikan nilai dampak positif dalam setiap proses bisnis yang dijalankan.”

Lilik menambahkan bahwa hal ini menjadi competitive advantage SBI sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produksi bahan bangunan, terutama dalam upaya menuju green industry dan menghadirkan solusi-solusi berkelanjutan untuk berbagai kebutuhan pembangunan.

Komitmen Pada Pemberdayaan Masyarakat

Tak hanya di bidang lingkungan, komitmen SBI dalam pembangunan berkelanjutan juga terwujud melalui berbagai program CSR untuk pemberdayaan masyarakat. Komitmen ini tertuang dalam Sustainability Road Map 2025 dan merupakan realisasi visi keberlanjutan SBI yaitu #MasaDepanYangKitaMau.

SBI menerima total 10 penghargaan untuk kinerja CSR di TOP CSR Awards 2023.

Di Pabrik Narogong, kegiatan pemberdayaan masyarakat sekitar tidak hanya diwujudkan melalui inovasi di sektor sosial, ekonomi dan lingkungan tetapi juga di sektor pendidikan bagi siswa/i berprestasi dengan berfokus pada pengembangan potensi, penumbuhan kesadaran serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar mampu bersaing dan kompetitif demi masa depan yang lebih baik. General Affairs & Community Relations Manager SBI Pabrik Narogong, Nur Lailiyah, mengatakan sektor pendidikan merupakan salah satu bagian dari investasi suatu bangsa yang sejalan dengan pilar pembangunan berkelanjutan perusahaan.

“Pendidikan adalah landasan bagi kemajuan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, kami ingin terus menghadirkan inovasi program yang berkelanjutan melalui Genilo (Genius Local) sebagai bentuk komitmen pilar CSR SBI dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan membangun karakter siswa secara akademis & non akademis melalui konsep belajar terpadu bagi siswa kelas 12 di sekitar Pabrik Narogong. Hal ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi mereka agar dapat masuk ke perguruan tinggi yang mereka inginkan. Kami berharap kontribusi perusahaan untuk memajukan sektor pendidikan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang”, tutur Nur Lailiyah.

Program Genilo, merupakan kelanjutan dari program beasiswa SBI Peduli Pendidikan yang berfokus pada siswa yatim piatu, prasejahtera, difabel dan yang berprestasi. Setiap tahunnya, program beasiswa ini diberikan kepada kurang lebih 450 Siswa SD, SLTP dan SLTA yang berasal dari sekitar area operasional Pabrik Narogong.

Bekerja sama dengan Kuadra Insan Sinergi Education & Consulting, pelaksanaan program Genilo di Pabrik Narogong dikemas dengan konsep yang konstruktif seperti team building, psikotes, dan mental blocking. Hingga saat ini sudah ada puluhan siswa yang mengikuti program Genilo dan beberapa diantaranya telah diterima di perguruan tinggi ternama seperti Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).