Tuesday, 12 May 2026
Home Blog Page 3211

Kuliner Malam di Bogor Kota: 3 Tempat Terenak & Termurah

0

Bogordaily.net – Kuliner malam di Kota Bogor saat Ramadan sering juga jadi pilihan. Bagi beberapa orang kulineran malam-malam punya sensasi berbeda, apalagi di bulan puasa.

Malam hari jadi pilihan untuk berkeliling cari makanan. Di Kota Bogor sebagai kota yang dikenal dengan dunia kulinernya juga ada lho tempat kuliner malam. Tempatnya, ada di beberapa lokasi.

Selain enak, harganya juga tidak harus merogoh kocek terlalu dalam alias murah. Cocok untuk yang lapar tapi ogah masak pas malam hari.

Baca Juga: Review 5 Tempat Kuliner Bogor yang Tawarkan Sensasi Pedas, Bikin Nagih

Daftar & Lokasi Kuliner Malam di Kota Bogor

1. Cafe Tenda Cangkir Rasa (Caras)

Tempat nongkrong yang satu ini, bukan hanya menyajikan minuman, tapi juga makanan. Bagi warga Bogor mungkin sudah tak asing lagi. Tempat ini bisa kamu kunjungi jika lapar di malam hari.

Lokasi Caras

Warungnya ada di Jalan Belimbing, Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Tempat kuliner malam di Bogor Kota ini menyajikan ragam menu yang pas dikantong. Tempatnya luas dan tersedia juga lahan parkir yang memadai.

Menu yang Tersedia di Caras

Selain minuman, menunya juga dilengkapi dengan makanan berat. Di antaranya, ada roti bakar, pisang bakar, mie tek-tek, nasi goreng dan yang lainnya.

Selain itu, tersedia juga minuman panas dan dingin. Mulai dari kopi, teh manis, jus buah, melon, durian, strawberry dan banyak lagi yang lainya.

Harga Makanan dan Minuman di Caras

Soal harga tak perlu khawatir, sangat pas untuk kawula muda. Harganya mulai dari Rp 6000 sampai puluhan ribu rupiah tersedia.

2. Akamshi Sushi

Tempat kulineran ini menyediakan masakan Jepang, yaitu sushi. Nama tempatnya yaitu Akamshi Sushi.

Lokasi Akamshi Sushi

Tempatnya terletak di Jalan Pemuda, Tanah Sareal, Kota Bogor, tempat makan satu ini menyediakan ragam menu sushi.

“Yang membedakan Akamshi Sushi yaitu, pembeli bisa melihat langsung proses pembuatannya di depan mata,” kata owner Akamshi Sushi, Hendry Lukardi kepada Bogordaily.net.

Menu yang tersedia di Akamshi Sushi

Makanan yang disajikan mulai dari beef teriyaki sushi, beef bulgogi sushi, chicken karaage roll, chicken teriyaki roll, kani mentai, crispy kani mentai, okashi roll, okashi teriyaki roll, california roll dan temaki.

Semua menu itu akan menggugah selera makan kamu. Dan membuat lidahmu tak berhenti mengunyah.

Harga Hidangan di Akamshi Sushi

Bagi kamu yang ingin mengunjungi dan mencicipi, tak perlu khawatir soal harga. Karena harganya tidak akan membuat dompet kamu jebol. Mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 27 ribu.

Baca Juga: Tempat Kuliner Bogor Terbaru Nih Gaes, Harganya Rp 20 – Rp 70 Ribuan Perporsi

3. Angkringan Mancur

Tempat ini sedang lagi hits. Sekarang selalu ramai dikunjungi kawula muda di Kota Hujan, setiap hari.

Lokasi Angkringan Mancur

Berlokasi di Jalan A. Yani No.20, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Tempatnya persis berada di pinggir jalan. Cirinya tempat yang selalu dipenuhi orang yang antri menunggu pesanan.

Menu Angkringan Mancur

Angkringan Mancur menyediakan banyak menu yang bisa dipilih untuk kuliner malam hari di Kota Bogor.

Mulai dari, nasi kucing, sosis bakar, dan aneka makanan bakar lainnya. Selain itu, juga tersedia aneka minuman. Seperti, es teh dan es jeruk, wedang jahe, susu, soda gembira, dan aneka kopi.

Harga Makanan di Angkringan Mancur

Soal yang satu ini tak perlu khawatir. Harganya mulai dari Rp 5000, hingga puluhan ribu rupiah. Harga yang sangat bersahabat dan tidak membuat kantong jebol.

Itulah beberapa tempat rekomendasi kulineran Malam di Bogor Bogor, yang bisa kalian kunjungi bersama keluarga, teman, hingga orang tercinta lainnya.***

Muhammad Irfan Ramadhan

Rumah Tua, Kopi Sumbawa dan Rizal Ramli

0

MEMANDANG Tanah Sumbawa dari dalam bilik jendela pesawat jenis ATR di ketinggian lima belas ribu kaki. Terlihat laut yang membiru dan sudah pasti dihuni berbagai jenis spesies ikan di dalamnya.

Pemandangan lain yang tak kalah indah, yaitu daratan berbukit padang savana berumput hijau menandakan jejak musim hujan yang baru berlalu, di atasnya hidup ribuan sapi milik warga.

Sumbawa tidak hanya kaya keindahan alam, juga tidak hanya kaya di atas tanah. Kata Lukman Hakim. “Pun di bawah tanah terdapat kandungan mineral tembaga dan emas yang menjadi perhiasan cantik tak bernoda,” ungkapnya.

Di pulau inilah penambangan batu hijau yang terkenal dengan luas wilayah konsesi 25.000 hektare, terdapat kandungan tembaga 17,54 miliar pon dan kandungan emas mentah 23,90 juta ons yang dikelola oleh perusahan Amman Mineral (JOR Repor 2021), dikutip dari laman Amman. Nilai kandungan sebesar itu, mencatatkan pulau ini masuk dalam daftar sebagai daerah penghasil emas terbesar kedua setelah Papua.

Kekayaan dan keindahan alamnya, tak bisa dipungkiri, itulah mengapa Sumbawa dijuluki ”Tanah Intan Bulaeng (Tanah Intan bak Permata).” Julukan yang menarik.

Namun, kita jangan berilusi dengan cadangan emas jutaan ons, tembaga miliaran pon, ikan, udang vanami, lobster yang diekspor dan sapi yang menghasilkan daging manis. Itu tidak membawa kemakmuran bagi rakyat, hanya dinikmati segelintir orang.

Kenyataannya, kabupaten yang dihuni penduduk 509.753 jiwa ini masih didera terkait persoalan yang sangat mendasar, masuk salah satu daerah dengan kemiskinan ekstrem dan stunting yang tinggi di wilayah Timur Indonesia.

Berdasarkan data, jumlah penduduk miskin ekstrem Kabupaten Sumbawa sebanyak 15.370 jiwa atau 3,20 persen (BPS, 2022).

Data statistik kemiskinan ekstrem tersebut memunculkan pertanyaan; ke mana dan siapa yang menikmati kekayaan alam (emas dan tembaga) yang melantai di bursa saham dan sudah mendunia tersebut? Sebuah pertanyaan atas kenyataan, butuh secangkir kopi Sumbawa untuk menjawabnya.

Kopi Sumbawa juga Harus Mendunia

Malam berlalu. Pagi tiba. Matahari mulai beranjak di langit Sumbawa yang sangat biru. Panasnya menghantam atap-atap seng, genteng rumah warga. Saya dan Doktor Rizal Ramli merasakan langsung panas matahari pagi itu saat turun dari mobil menuju rumah tua bercat putih di sudut lampu merah, jalan Kaharudin Nomor 5 Kota Sumbawa.

Lukman Hakim, Aktivis Pergerakan 1998 yang membawa kami di rumah tua itu, berjumpa dengan seorang lelaki yang saat itu mengenakan baju kaos putih, bercelana hitam, berkacamata yang menempel di kepala. Azizuddin namanya, akrab disapa Azis.

Saat kaki kami melangkah dari mobil dan menuju halaman rumahnya, ia menyambut dan menyapa RR dengan penuh kehangatan. RR pun merespons sambutan hangat itu dengan tak kalah hangatnya, “Menggenggam erat tangan dan merangkul Bahu Aziz.” Ini ciri khas dari sang begawan ekonomi kala berjumpa dengan siapa saja dan di mana saja.

Sikap egaliter –tak ada jarak. RR hanya berjarak kepada para pengambil kebijakan yang merugikan rakyat. Ia tidak pernah kompromi pada setiap kebijakan syarat dengan Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN), yang hanya menguntungkan segelintir orang. Kebijakan seperti ini mereduksi visi dan cita-cita kemerdekaan, dan tentunya menghambat perubahan.

Sebuah sikap yang teguh, hanya setia pada visi dan ideologi. Sikap demikian sudah tertanam sejak dari mahasiswa ketika di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sikap setia pada visi dan ideologi itulah yang membuatnya mengelilingi pulau-pulau di Nusantara. Tak kenal waktu, tak kenal usia.

Hari ini di Sumbawa menghadiri undangan, membagi ilmu sebagai bekal generasi muda, pewaris sah bangsa Indonesia –Mahasiswa dari 75 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Si Rajawali memang tak lelah menyuarakan perubahan, karena memang ia punya konsep mewujudkan kemakmuran.

Rekam jejaknya jelas, baik di luar dan dalam pemerintahan. Itu semua bisa Anda akses di media.

Kembali ke rumah tua. Tangan RR tetap menggenggam tangan Aziz. Serta-merta tumpah keceriaan di wajahnya. Saat ia bicara menjelaskan usaha kopi rumahan (home industry) betul-betul ia kuasai dari hulu sampai hilir.

Saat Azis menjelaskan, nada suaranya jelas, lantang. Ia sedikit berimprovisasi seperti alunan musik tiup Saksofon –musik Jazz di hotel berbintang yang hari itu panggungnya berpindah di rumah tuanya.

“Perjumpaan yang layak untuk dirayakan,” kata hatiku.

Aziz memperlihatkan biji kopi di dalam nampan putih yang terbuka di atas bale bambu depan teras rumah. Lalu ia memperlihatkan dan menjelaskan jenis kopi, kebunnya di mana, jarak tempuh dari Kota Sumbawa dan di ketinggian beberapa di atas permukaan laut (MDPL) kebun tersebut.

Terlihat juga timbangan duduk, tiga mesin pengolahan kopi dan kami pun menyaksikan dari dekat biji kopi yang sedang di-roasting.

Suhu panas matahari tadi seketika berlalu terkubur oleh aroma wangi kopi robusta. Dan wangi kopi ini bisa menetralkan bau matahari yang menempel di badan, polusi kendaraan yang lalu lalang.

“Bang, sengaja saya membawa abang ke sini, agar menikmati langsung kopi yang baru di-roasting. Tidak cukup dengan menghirup wangiannya, harus coba merasakan langsung kopi Sumbawa,” ujar Lukman.

Azis pun sekata dengan Lukman, ia merespons pernyataan tersebut dengan mengajak Menteri Koodinator Ekonomi masa Presiden Gus Dur itu ke dalam rumah. Kaki kami pun melangkah duduk di kursi kayu berspon yang dilapisi kulit cokelat.

Seorang ibu datang dari belakang, menyapa dan menyalami kami dengan senyum tak terbatas.

“Aduh ini seperti mimpi saja, Bang Rizal sampai di rumah kami yang sederhana ini, tidak pernah menyangka akan bertemu Bang Rizal sejak masa kuliah dulu,” ucapnya.

Sri Hastuti namanya, dipanggil Tuti. Ia adalah istri dari Aziz. ”Bang, kami sama-sama aktivis. Semasa pacaran bahkan hingga sekarang, romantisnya belum ada. Mungkin begitu kalau sesama aktivis berpacaran?” canda Aziz yang disambut gelak tawa.

Lalu, kedua pasangan ini memperkenalkan produk kopi arabika dan robusta olahan rumah yang mereka rintis sejak tahun 2018.

Tiga bungkus kopi rasa robusta, arabika dan satunya kemasan tertulis “wine coffee” dengan packing yang menarik diletakkan di atas meja. “Bang, ini hasil produk yang kami kerjakan di rumah ini,” ujar Azis.

Dalam berusaha, keuletan dan inovasi menjadi sangat penting. “Ini kunci untuk sukses. Saya lihat, packaging produk ini sangat menarik. Selain itu Aziz dan Tuti juga punya pasion dalam bidang usaha ini. Selamat, saya sangat surprise,” kata RR.

Tuti lantas bergegas ke belakang meracik minuman kopi arabika sebagai minuman suguhan pagi –menu istimewa untuk merayakan perjumpaan yang tak pernah disangka.

“Bang, aku buatkan wine coffee arabika, ya? Abang harus coba,” kata Tuti.

Sebagai penikmat kopi, suara “terima kasih” keluar diucapkan oleh mantan penasihat ahli PBB bidang ekonomi ini.

Aroma kopi yang sedang diracik Tuti di ruang belakang tercium sampai ruang tamu. Sambil menunggu suguhan minuman wine coffee, Aziz menyuguhkan menu tata buku masa lalu– sejarah sebagai aktivis mahasiswa ikut mengambil peran melawan rezim Soeharto.

“Dulu aku pernah jumpa dengan abang, sekali. Tahun 1992 di Universitas Hasanudin (Unhas), Ujung Pandang nama waktu itu, sekarang Makassar. Waktu itu, abang ceramah di bawah pohon, karena ruangan tidak dibolehkan,” kata Aziz.

“Itu ciri dan menjadi identitas Orde Baru, rezim otoriter Soeharto,” jawab RR.

“Jadi, waktu itu abang dengan Pak Arief Budiman (almarhum), dan Hendardi. Di bawah pohon itu abang menyemangati mahasiswa untuk berjuang melawan rezim otoriter.” Begitu lancar dan semangat Aziz menceritakan kenangan 31 tahun lalu.

RR sebagai penyuka sejarah dan sebagai subjek dari kisah tersebut tekun mendengarnya.

Aroma kopi semakin tajam mendekat ruang tamu dan seketika wine coffee yang sudah diracik mendarat di atas meja. Tuan rumah –di rumah tua itu langsung menuangkan ke dalam gelas sloki.

RR mengajak bersulang pada tuan rumah, ”Kopi Sumbawa, tost.” Kopi Sumbawa pun masuk tenggorokan dan meresap masuk ke dalam tubuh, tidak lagi sekadar menghirup aroma.

RR mengungkapkan,“Rasa kopinya begitu nikmat, tak kalah dengan rasa kopi yang dijual Starbuck atau tempat coffee besar. Ini betul-betul internasional taste, tradisional touch. Aku sangat suka,” sebuah ungkapan kesaksian dari penikmat kopi.

Tegukan kopi selanjutnya memunculkan harapan dan penegasan dari RR, “Metrokosta harus sukses dan Kopi Sumbawa harus mendunia.”

“Amin, itu harapan kami dan kelompok tani kebun kopi metrokosta, Sumbawa, Bang Rizal. Sangat berharap kopi Sumbawa juga ada di setiap negara,” jawab Azis.

“Semua negara butuh kopi,” kata Lukman.

Baca Juga: Rizal Ramli Sebut Banyak Tumpukan Kasus di Kemenkeu

Ya, dalam berbagai riset yang dilakukan peneliti lewat beragam jurnal, kopi memang menjadi salah satu minuman paling banyak dikonsumsi dan diminati di dunia, masuk urutan dua atau tiga setelah air putih dan teh. Tidak salah kopi menjadi salah satu minuman favorit saat ini.

Aziz lanjut menjelaskan, biji Kopi ini berasal dari kebun kopi milik kelompok tani metrokosta, yang terletak di Desa Tepal, Kecamatan Kabupaten Lanteh. “Jarak kurang lebih 2 jam dari kota Sumbawa. Pohon kopi ini tumbuh di ketinggian 1200 mdpl,” ujarnya.

Pasangan yang berlatar belakang aktivis ini bergelut dengan kopi memang sudah lama. Tuti sebagai eksportir kopi sewaktu di Makassar. Sedangkan Aziz bekerja sebagai consultant development.

Tahun 2007 mereka hijrah ke Mataram bangun usaha warung kopi. Ini mengonfirmasi, pasangan suami-istrinya bukan pendatang baru dalam soal bisnis kopi.

Bisnis kopi sudah menjadi kebulatan tekad. Mereka pun menamai merek usahanya; Metrokosta, nama yang sama dari kelompok tani kebun kopi metrokosta.

Tuti, Azis, Lukman, petani dan masyarakat tentu berharap; kopi Sumbawa harus menjadi komoditi unggul.

“Betapa bangganya kami, kalau di mana-mana ada kopi Sumbawa. Dengan begitu kelompok tani kebun kopi semakin semangat menanam banyak kopi dan bisa naik kelas secara ekonomi,” ungkap Tuti.

Dalam perjalanan usia yang sudah 6 tahun, metrokosta bukan bayi lagi. Metrokosta sudah bisa jalan tegap bahkan berlari. Untuk itu, Tuti dan Aziz mau melanjutkan kerja visi dan cita-cita kemerdekaan dengan misi kesejahtraan petani kopi.

“Kopi Sumbawa harus mendunia, harus bisa ekspor,” sebagaimana harapan RR.

Menurut Tuti, kegiatan ekspor baru mulai tahun ini. “Saya baru buat memorndum of standing (MOU) dengan investor Arab Saudi.”

Dilihat dari segi kapasitas volume produksi, kopi Sumbawa lebih dari 6.000 ribu ton per tahun layak dan pantas mendarat di meja belahan dunia lain.

Tentu ini kabar gembira. Harapan kopi Sumbawa mendunia menjadi kenyataan. Pemerintah mesti menjemput peluang ini dengan membuat kebijakan yang inklusif.

Menurut RR, Sumbawa tidak hanya identik daerah yang menghasilkan produksi Tembaga dan Emas.

“Ke depannya bisa kopi, asal ditanam dengan jumlah banyak, sehingga produksi meningkat serta menjaga kualitas –cara pengolahaan yang baik dan benar sehingga cita rasa kopi terjaga.”

Baca Juga: Rizal Ramli Didukung Warga Bantaran Kali Ciliwung Bidara Cina Jadi Capres 2024

Lanjut RR, ikan, udang, lobster, kopi, semua ada di Sumbawa. Ini potensi besar. Pemerintah harus menjemput peluang besar ini. “Segera bangun pelabuhan ekspor, supaya ‘kue’ ekonomi langsung dirasakan oleh masyarakat dan Pendapatan Daerah (APBD) bertambah,”

Inilah obrolan RR saat berjumpa di rumah tua bercat putih di sudut lampu merah. Aroma kopi Sumbawa membangunkan memori –menjenguk masa lalu. Satu tegukan kopi Sumbawa: melahirkan harapan, tegukan berikutnya bisa membangun optimis, “Kopi Sumbawa harus mendunia.”

Ya, karena memang kopi Sumbawa khas, enak rasanya. Seenak –sepadan dengan tulisan di baju kaos putih Aziz, “Kopi Nikmat Tidak Harus Mahal. Kopi Mahal Harus Nikmat,” kata yang sangat puitis.***

DITULIS OLEH:

YOSEF SAMPURNA NGGARANG
Sekretaris Jenderal Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR)

Pembangunan Huntap di Nanggung Dikebut, Target Selesai Juni

Bogordaily.net–  Pembangunan hunian tetap atau huntap di Nanggung bagi korban bencana Januari 2020 lalu dikebut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor merealisasikan pembangunan huntap yang diperkirakan selesai Juni 2023 mendatang.

Untuk lokasi pembangunan huntap yang tengah berlangsung berada di Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, menjadi salah satu percontohan.

Ketua Kelompok masyarakat (Pokmas) pada pembangunan huntap di Desa Nanggung Yusep mengatakan secara berkala pembangunan hunian tetap dalam proses pengerjaan. Diharapkan kualitas bangunan huntap menjadi percontohan.

“Untuk hunian tetap yang telah berjalan pembangunan sebanyak 14 unit rumah untuk warga Kampung Kebon Awi,” ujarnya.

Yusep menambahan pembangunan merupakan tindak lanjut yang dilakukan pada pelaksanaan Cut and fill (pemerataan lahan) sejak 2022 lalu.

Huntap sudah lama dinantikan masyarakat dan sekarang penuntasan pembangunan ditargetkan selesai pada Juni 2023.

“Semoga target Juni 2023 bisa selesai, karena relokasi dibangun sebagai  kawasan permukiman baru bagi warga korban bencana alam,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Pokmas Pembangunan Huntap RW 02 Amung mengungkapkan total ada 82. Hunian tetap tersebut dibangun di wilayah Kampung Kebon Awi RW 02 dan Kampung Pasir Peuteuy RW 06.

“Secara berkala pembangunan huntap dimulai di Kampung Kebon Awi, kemudian akan dilanjutkan di Kampung Pasir Peuteuy,” kata Amung.(Ruslan)

Irjen Akhmad Wiyagus Gantikan Irjen Suntana Jadi Kapolda Jabar

0

Bogordaily.net–  Irjen Akhmad Wiyagus mendapat amanah menjadi Kapolda Jawa Barat (Jabar) menggantikan Irjen Suntana. Penunjukkan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri dengan Nomor ST/713/III/Kep./2023 tanggal 27 Maret 2023.

Irjen Akhmad Wiyagus sebelumnya merupakan Kapolda Lampung. Ia lalu menjadi Kapolda Jabar menggantikan Irjen Suntana. Jabatan Akhmad Wiyagus digantikan Irjen Helmy Santika yang sebelumnya merupakan Kapolda Gorontalo.

Di sisi lain, Irjen Suntana yang sebelumnya menjadi Kapolda Jabar dimutasi. Mantan Kapolres Bogor itu akan menduduki posisi sebagai Pati Baintelkam Polri (persiapan penugasan luar struktur).

Dilansir dari detikNews, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali merotasi jabatan di tubuh Polri. Dalam mutasi yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono terdapat 473 personel yang mengalami pergantian. Di antaranya jabatan Kapolda.

Selain Kapolda Jabar Irjen Akhmad Wiyagus, Kapolda Metro Jaya juga mengalami pergantian. Irjen Karyoto kini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Fadil Imran yang menduduki jabatan sebagai Kabaharkam.

Selain itu, Kapolda Sulteng kini dijabat Irjen Agus Nugroho, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika, Kapolda Gorontalo Irjen Angesta Romano Yoyol, Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Pipit Rismanto, dan Kapolda Sulsel Setyo Boedi Moempoeni.

Profil Irjen Akhmad Wiyagus

Sementara itu Irjen Akhmad Wiyagus lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat pada 23 September 1967. Akhmad Wiyagus merupakan lulusan Akpol 1989 dan berpengalaman dalam bidang reserse.

Ia pernah mendapatkan penghargaan Hoegeng Awards 2022 kategori Polisi Berintegritas dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-76. Berdasarkan data Wikipedia berikut riwayat jabatan Akhmad Wiyagus:

Direktur Pengaduan Masyarakat KPK

Kapolres Sumedang (2008)

Kanit II Dit III/Tipidkor Bareskrim Polri (2010)

Kasubdit II Dittipidkor Bareskrim Polri (2011)

Wadirtipidkor Bareskrim Polri (2013)

Dirtipidkor Bareskrim Polri (2014)

Wakapolda Maluku (2018)

Wakapolda Jawa Barat (2019)

Kapolda Gorontalo (2020)

Kapolda Lampung (2022)

Kapolda Jawa Barat (2023)

Pengawasan Bahan Berbahaya pada Makanan dan Minuman Selama bulan Ramadhan 1444 Hijriyah/ 2023 Di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Dr. Sri Nowo Retno, MARS menjelaskan upaya pengawasan makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat.

Dinkes telah mengatur bahwa makanan dan minuman yang diproduksi dan diedarkan ke masyarakat harus memenuhi standar atau kriteria aman dikonsumsi.

Mengonsumsi pangan yang tidak aman dapat membahayakan kesehatan dan jiwa masyarakat.

Jaminan terselenggaranya perlindungan bagi masyarakat dari pangan yang tidak aman merupakan faktor utama. Sehingga, harus selalu diupayakan oleh semua pihak terkait terutama pemerintah.

“Salah satu upaya yang dilaksanakan dalam penyelenggaraan keamanan pangan yaitu melalui pengawasan makanan dan minuman yang beredar di masyarakat,” ujarnya.

Dinas Kesehatan adalah salah satu instansi pemerintah yang memiliki tugas dan fungsi dalam pengawasan keamanan pangan.

Pada bulan Ramadhan 1444 Hijriyah/ 2023, Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Loka POM Kabupaten Bogor melaksanakan pengawasan keamanan makanan dan minuman jajanan.

Pada tanggal 27 Maret 2023, dilakukan pemeriksaan jajanan takjil di area Universitas Pakuan. Pemeriksaan dilakukan terhadap 18 sampel jajanan takjil, yang diambil secara acak dari beberapa pedagang di area Universitas Pakuan.

Dari 18 sampel jajanan takjil (makanan dan minuman) antara lain mie glosor, gehu, keroket. Selain itu ada juga lontong, es cincau, es pisang ijo,es pacar cina, dll.

Parameter pengujian yang dilakukan adalah pemeriksaan kandungan rodamin B, boraks, methanil yellow dan formalin.

Baca Juga: Wajah Baru CCM Segera Rampung, Ini Bocorannya

Dari 18 ( delapan belas) sampel jajanan tersebut bebas dari kandungan bahan-bahan tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa para pedagang jajanan takjil di area Universitas Pakuan, telah mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku. Para pedagang tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya pada makanan.

Sehubungan dengan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa jajanan takjil yang dijual di area Universitas Pakuan, aman untuk dikonsumsi selama Ramadan.

“Himbauan kepada para pedagang jajanan takjil untuk terus memperhatikan kebersihan dan kualitas bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan jajanan takjil sehingga tetap terjaga kualitas dan keamanannya,” ujarnya.

Himbauan Kepada Masyarakat Mengenai Bahan Berbahaya pada Makanan dan Minuman Selama bulan Ramadhan

a. agar berhati-hati saat membeli makanan baik secara online atau langsung untuk berbuka puasa.
b. konsumsilah vitamin dan makanan yang aman dan bermutu saat sahur dan berbuka puasa; Dengan adanya pengawasan terhadap keamanan pangan selama bulan Ramadhan, diharapkan dapat menjaga ketenangan dan kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.***

Cegah Kekerasan, DPRD Kota Bogor Dukung Penguatan Satgas Pelajar

0

Bogordaily.net–  Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor, Devie Prihatini Sultani menegaskan DPRD Kota Bogor akan mendukung penguatan Satgas Pelajar Kota Bogor dari sisi anggaran. Ia menilai keberadaan Satgas Pelajar dalam menekan angka kekerasan pelajar di Kota Bogor dianggap masih minim apresiasi.

Penguatan terhadap Satgas Pelajar menurut Devie merupakan tindakan preventif. Sehingga hal ini harus dilakukan dengan maksimal, bukan hanya tindakan reaktif setelah terjadi kejadian kekerasan pelajar.

Dengan misi Kota Bogor Ramah Keluarga dan tujuan untuk menjadikan Kota Bogor Ramah Anak dengan tingkat nindya, menurut Devie maka perlu adanya penguatan terhadap tindakan preventif.

“Kami akan mendukung penuh Satgas Pelajar melalui fungsi kami di DPRD yaitu fungsi budgeting. Jadi kami harap saat rapat kerja nanti, pihak Disdik Kota Bogor akan mengajukan anggaran yang sesuai untuk keberlangsungan Satgas Pelajar,” ujar Devie dalam acara FGD yang digelar di Kantor Disdik Kota Bogor, Rabu 29 Maret 2023.

Baca Juga: DPRD Kota Bogor Rekomendasikan Indomaret Tak Buka 24 Jam Selama Ramadan

Dalam FGD tersebut, Devie juga menekankan perlu adanya kolaborasi dari aparat penegak hukum (APH) dengan Pemerintah Kota Bogor terkait program yang bisa membantu menekan angka kekerasan pelajar.

Program yang dimiliki oleh APH Kota Bogor bisa dikolaborasikan dengan dimasukkan ke dalam kurikulum belajar. Hal tersebut kata dia, agar edukasi yang diterima oleh pelajar tidak hanya mencari nilai untuk rapor, tetapi juga nilai dalam bermasyarakat.

“Seperti program jaksa masuk sekolah adalah hal yang perlu kita dukung dan kita kolaborasikan. Sehingga penyuluhan yang dilakukan oleh APH ke murid-murid bisa maksimal karena adanya dukungan semua pihak,” kata Devie.

Ia juga menekankan perlu adanya hukuman yang diberikan kepada para pelaku kekerasan pelajar agar mendapatkan efek jera. Meski mereka masih di bawah umur dan dilindungi oleh undang-undang, tetapi menurut Devie perlu diberikan hukuman sesuai dengan pelanggatan yang dilakukan oleh pelaku kekerasan.

“Karena perbuatan-perbuatan hal semacam ini (kekerasan pelajar, red) bukanlah perbuatan anak-anak, tapi lebih kepada tindakan kriminal,” tegasnya.

Devie menilai semua elemen yang terkait harus sama-sama mendorong dan membantu agar kekerasan pelajar tidak lagi terjadi.

“Kegagalan kita adalah manakala ada murid sekolah kita yang melakukan tindakan-tindakan kriminal. Kita harus serius menangani hal-hal semacam ini karena kita negara hukum,” ungkapnya.

Ia pun menyayangkan kekerasan pelajar sering terjadi di Kota Bogor. Keberadaan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Kota Bogor menurutnya, harus membuat semua elemen menjaga keamanan dan kenyamanan warga.

“Kota Bogor yang notabene tidak jauh dari ibu kota bahkan Pak Presiden sering kali berada di Istana Bogor harusnya jelas Kota Bogor menjadi salah satu kota teraman dan ternayaman,” terangnya.

Politisi Partai Nasdem ini juga mendorong Diskominfo Kota Bogor untuk melakukan penambahan pengadaan CCTV di jalanan Kota Bogor.

Menurutnya hal tersebut dapat membantu kepolisian dalam melakukan monitoring dan investigasi jika terjadi kekerasan pelajar lagi di kemudian hari.

“Tolong bisa ditambahkan CCTV di jalanan agar lebih mudah memonitoring. Sampai saat ini pelaku utama kan belum ketemu juga, jadi ini harus kita bantu pihak kepolisian,” pungkasnya.

Sementara itu dalam FGD turut hadir Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bogor Waito Wongateleng, Kepala Disdik Kota Bogor Sujatmiko, Kepala SMP negeri dan swasta se-Kota Bogor serta Satgas Pelajar.(Ibnu Galansa)

Bapenda Jabar Gelar Sosialisasi Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Sukaraja

Bogordaily.net – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) gelar sosialisasi ketaatan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di aula kantor Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Rabu 29 Maret 2023.

Kepala Pusat Pengedalian Pendapatan (P3DW) Daerah Kabupaten Bogor Bapenda Provinsi Jawa Barat, Yadi Cahyadi mengatakan bahwa, pajak merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan daerah atau sekitar 85 hingga 90 persen, baik Provinsi maupun Kabupaten, Kota di Jawa Barat.

“PKB merupakan jenis pajak Provinsi yang besar dan ada bagi hasil terhadap Kabupaten Bogor, itu cukup besar sekali, sehingga disisi lain masih banyak masyarakat yang belum melaksanakan kewajiban,” kata Yadi Cahyadi kepada Wartawan, Rabu 29 Maret 2023.

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dapat memudahkan Bapeda untuk berkolaborasi dengan aparat Pemerintah Desa, untuk mengedukasi masyarakat tentang ketaatan membayar pajak.

“Kita perlu kewilayahan atau kolaborasi dengan Kecamatan dan Kades, sehingga mudah-mudahan kedepanya perangkat desa terutama mengedukasi lebih lanjut ke masyarakat agar taat akan kewajiban,” jelasnya.

Yadi menanbahkan, adapun target dalam sosialisai ini adalah masyarakat.

Sementara untuk di Kecamatan Sukaraja sendiri, ketaatan membayar pajak masyarakat sudah mencapai 30 persen dan sisanya belum melaksanakan ketaatan pembayaran pajak.

“Kurang lebih kalau di Sukaraja disini ada sekitar 30 persen dari potensi yang belum melaksanakan kewajibanya, di desa dan kecamatan lain pun sama, sebetulnya untuk sanksi itu ada berupa denda,” ungkapnya kepada Wartawan.

(Albin Pandita)

Wajah Baru CCM Segera Rampung, Ini Bocorannya

0

Bogordaily.net–  CCM atau Cibinong City Mall bersiap dengan wajah baru. Apa saja konsep dalam wajah baru CCM yang berada di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor itu?

Bertajuk ‘Voyages To The Middle East’, Cibinong City Mall akan membawa pengunjung menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Selain itu juga melihat wajah baru Cibinong City Mall (CCM) 2 yang segera rampung.

Marketing Communication Assistant Manager Cibinong City Mall Yunati Alinda mengatakan, CCM 2 akan soft launching pada 14 April 2023 mendatang.

“Akan banyak brand-brand ternama yang sudah tergabung. Di antaranya Uniqlo, Kidzlandia, The Palace, Blibli Store, Digiplus, KKV, Max Fashion. LC Waikiki, Croco by Monsieur Spoon, Pepper Lunch dan masih banyak lagi,” ujar Yunati Alinda, Rabu 29 Maret 2023.

Ia menyebut, CCM 2 menghadirkan konsep elegan serta dengan lima lantai yang terhubung dengan CCM 1 juga terkoneksi bangunan Haris Hotel.

Hotel bintang empat tersebut nantinya akan memiliki 11 lantai dengan kapasitas sebanyak 219 kamar. Dilengkapi pula dengan ballroom seluas 1.500 M² dan kapasitas 1.500 orang.

“Dengan hadirnya Cibinong City Mall 2 dan Haris Hotel, kami berharap dapat membantu pembangunan dan menggenjot perekonomian Kabupaten Bogor,” kata dia.

Ia berharap para pengunjung dapat memberikan kesan yang baik dengan dihadirkannya penambahan dan perbaikan fasilitas di Cibinong City Mall.

Sementara itu, Public and Media Relation Cibinong City Mall Farah B. Tropera mengatakan, dengan tema ‘Voyages To The Middle East’ dekorasi dibuat ala timur tengah. Mulai dari pintu lobby utama hingga dekorasi panggung megah dan ikon kapal laut yang menjadi hiasan utama.

“Untuk acara yang kita gelar itu ada kabaret bertemakan ‘Adventure of Sinbad the Sailor’, Fashion Show Competition, Blog and Vlog contest, Community Activities, Live Music, hingga midnight shopping. Rangkaian acara tersebut dimulai dari Maret sampai April 2023 ini,” ungkap Farah.

Sediakan Takjil Gratis

Cibinong City Mall juga menyediakan takjil gratis setiap harinya selama bulan suci Ramadan untuk memanjakan para pengunjung yang datang ketika ingin membatalkan puasanya.

Tak hanya itu, pada tanggal 27 Maret sampai dengan 28 April 2023 setiap Senin hingga Jum’at, pengunjung yang berbelanja minimal Rp1,5 juta berhak mendapatkan hadiah langsung yang akan diundi berupa exlusive merchandise, perlengkapan rumah tangga, voucher belanja hingga logam mulia.

Kemudian untuk Blog & Vlog contest yang akan berlangsung pada bulan Maret sampai Mei 2023 ini, total hadiahnya sebesar Rp20 juta.  Terdapat midnight shopping dengan penawaran terbaiknya hingga 80 persen.

Selain itu, pengunjung yang datang pada pukul 21.00 akan mendapatkan free parking dan apabila pengunjung berbelanja mulai pukul 21.00-24.00 WIB, CCM akan memberikan hadiah undian yang sangat menarik.(Mutia Dheza Cantika)

Rapat Dengar Pendapat Antara Komisi III DPR dengan Mahfud MD, Memanas

0

Bogordaily.net – Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III dan Komite Nasional Pencegahan dan Pemberantasan TPPU yang dipimpin Menkopolhukam Mahfud Md. di Gedung Nusantara II DPR, Rabu, 29 Maret 2023 berlangsung panas.

Mahfud MD meminta Anggota DPR tidak menghalang-halangi proses penyidikan transaksi mencurigakan Rp349 triliun di Kemenkeu yang tengah berlangsung.

“Jangan gertak-gertak, saya bisa gertak juga saudara, bisa dihukum menghalang-halangi penyidikan penegakan hukum,” kata Mahfud saat RDPU bersama Komisi III DPR, Rabu, 29 Maret 2023.

Menurut Mahfud, terkait temuan transaksi patut diduga mencurigakan sebesar Rp 349 triliun yang disampaikannya sudah masuk dalam materi penyelidikan dan penyidikan.

Mahfud MD juga mempertanyakan tugasnya sebagai Ketua Komite Nasional Pencegahan dan Pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) jika tak diperbolehkan menerima informasi dari PPATK.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md menantang balik anggota Komisi III DPR RI yang mengundangnya hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) berkaitan dengan transaksi mencurigakan Rp349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Mahfud memastian akan (RDP) bersama Komisi III DPR RI yang direncakan pada Rabu 29 Maret 2023. Dia meminta agar para anggota Komisi III DPR yang lantang berbicara dan ingin tahu kejelasan soal transaksi janggal Rp349 triliun di Kemenkeu untuk hadir dalam RDP tersebut.

Menurut Mahfud, mereka yang lantang yakni, Benny K Harman dari Fraksi Demokrat, Arteria Dahlan dari Fraksi PDIP, dan Arsul Sani dari PPP. Persoalan kemudian muncul karena Mahfud tidak berwenang mengumumkan transaksi mencurigakan tersebut.(*)

Polresta Bogor Kota Sinergi dengan GPI Selama Ramadan

0

Bogordaily.net– Selama bulan suci ramadan, Polresta Bogor Kota bersinergi bersama Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kota Bogor. Polresta Bogor Kota dan GPI siap menjaga kondusifitas wilayah dari gangguan ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menjelaskan keamanan dan kenyamanan harus dijaga secara bersama-sama. Khususnya, selama Ramadan dari hal-hal seperti balap liar, peredaran minuman keras dan lainnya.

“Tentunya, kerawanan yang ada di wilayah seperti tawuran dan lainnya menjadi peran semua untuk berani membubarkan,” kata Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Rabu 29 Maret 2023.

Kombes Bismo menegaskan, semua pihak harus bisa dan berani mencegah serta mengingatkan kepada para pemuda, anak-anak dan yang lainnya di lingkungan, agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan.

Baca Juga: Satlantas Polresta Bogor Kota Beri Bantuan Kulkas kepada Masjid At-Taqwa

Kemudian, kata Bismo, pihaknya juga selalu bersinergi dengan semua unsur untuk menjaga dan menciptakan kondusifitas wilayah. Hal tersebut dijalankan dengan patroli saat malam hari.

“Kita berpatroli terus malam hari selama Ramadan khususnya untuk mencegah hal-hal yang merugikan,” jelas Bismo.

Sementara itu, Ketua GPI Kota Bogor Bayu menjelaskan pihaknya telah menyediakan Satuan Tugas (Satgas) yang telah disebar. Mereka siap membantu pihak kepolisian berpatroli mencegah kerawanan malam.

Mereka kata Bayu, selalu siap dan sigap bersinergi bersama pihak keamanan wilayah dan para penegak hukum. Hal itu dilakukan demi menjaga dan mencipatakan kenyamanan selama ibadah bulan suci Ramadan.

“Kami membentuk satgas Ramadan dan menempatkannya di beberapa wilayah yang rawan-rawan terjadinya tindakan gangguan ketertiban masyarakat,” kata Bayu kepada Bogordaily.net.

Selain itu, pihaknya juga selalu sigap dan waspada mencegah adanya indikasi tawuran, geng motor, balap liar, dan gangguan lainnya.

Hal tersebut tentunya, kata Bayu, demi mencipatakan sebuah kenyamanan bagi masyarakat selama menjalankan ibadah.

“Kami juga sangat mengapresiasi terhadap unsur Forkopimda yang telah sigap menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” tutup Bayu.(Muhammad Irfan Ramadan)