Home Blog Page 3367

Kapolres Beberkan Fakta Penemuan Mayat Mutilasi di Tenjo Bogor

0

Bogordaily.net – Kapolres Bogor membeberkan fakta mengenai penemuan mayat mutilasi di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Mayat mutilasi itu ditemukan di jalan desa Singabangsa, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, pada Rabu 15 Maret 2023.

Adapun mayat yang diduga sebagai korban mutilasi tersebut ditemukan warga yang melintas di pinggiran jalan kampung baru.

Ditemukan dalam sebuah koper merah dengan merk Swiss Polo dengan kondisi tangan terikat dan beberapa bagian tubuh seperti kepala dan kakinya hilang atau belum di temukan di TKP.

Fakta Mayat Mutilasi di Tenjo Bogor

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan bahwa, saat ini proses penyelidikan terkait penemuan mayat
mutilasi di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor tersebut sedang dilakukan tim Sat Reskrim Polres Bogor dan Polsek Tenjo.

“Tim inafis polres Bogor yang datang ke lokasi telah menggelar olah TKP,” kata AKBP. Iman Imanuddin, Rabu 15 Maret 2023.

Baca Juga: Kejar Target 10 Ribu Pelanggan, Tirta Pakuan Rutin Temu Pelanggan

Kata dia, penemuan mayat tanpa identitas tersebut saat ini dalam penanganan Sat Reskrim Polres Bogor.

Dan saat ini tengah dilakukan oleh TKP oleh tim Inafis Polres Bogor.

“Tim inafis Polres Bogor yang datang ke lokasi kejadian pun telah melakukan gelar olah tempat kejadian perkara. Sementara itu jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi,” jelasnya.

Ia mengatakan, mayat dalam koper tersebut berjenis kelamin laki-laki, dan memiliki tato di lengan kirinya.

“Terkait ciri-ciri mayat tanpa identitas tersebut yakni berjenis kelamin pria, dengan kulit putih, memiliki tato bergambar manusia abstrak di lengan tangan kirinya diperkirakan berusia kurang lebih 45 Tahun,” ujar Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin soal penemuan mayat mutilasi di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor tersebut.***

Albin Pandita

Korban Mutilasi di Tenjo Bogor Terungkap, Siapa Dia?

0

Bogordaily.net– Korban mutilasi di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor terungkap dan sudah teridentifikasi.

Mayat ditemukan di Desa Singabangsa, Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor, Rabu pagi 07.30 WIB.

Penemuan mayat yang dimasukkan dalam koper merah itu pun menggemparkan warga sekitar.

Polisi langsung melakukan identifikasi dan evakuasi penemuan mayat tersebut untuk diselidiki.

Polsek Tenjo bersama tim Indonesia Authomatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Bogor telah melakukan identifikasi penemuan mayat dalam koper warna merah di Kampung Baru RT 02 RW 02 Desa Singabangsa Kecamatan Tenjo tersebut.

“Tim Inafis sudah datang dan melakukan identifikasi mayatnya di lokasi kejadian,” ungkap Kapolsek Tenjo Iptu Suyadi ketika ditemui wartawan.

Ia menambahkan untuk lokasi penemuan memang berada di pinggir jalan alternatif menuju wilayah Tigaraksa Kabupaten Tangerang.

“Iya jalan kerap dilintasi masyarakat dan menjadi penghubung ke wilayah Tangerang

Baca Juga: Kronologi Penemuan Mayat Mutilasi dalam Koper Merah di Tenjo

Hasil Identifikasi Korban Mutilasi di Tenjo Bogor

Bahkan ia menambahkan ternyata memang benar di dalam koper merah itu ada mayat laki-laki tanpa kepala dan kaki serta ada beberapa luka di bagian tubuhnya.

“Untuk tato belum bisa kami jelaskan nanti sesudah diperiksa dirumah sakit. Dan tidak ada petunjuk apa-apa hanya mayat dan koper saja,” ucapnya.

Dia juga menuturkan kalau jalur bisa dilewati masyarakat sebagai penghubung dari Tigaraksa ke Tenjo tapi masuk jalur alternatif.

“Banyak perumahan juga disini karena warga lebih dahulu yang menemukannya, sedangkan kondisi penerangan jalan tidak ada bisa dilihat dari situasi di lokasi,” katanya.

Bahkan di depan juga ada toko bangunan tidak ada lampu dan cctv belum ditemukan, masih melakukan penyelidikan lebih lanjut agar cepat terungkap kasus ini.

“Kalau melihat dari kasat mata mungkin kurang dari 12 jam, untuk umur belum bisa dipastikan karena wajah tak ada, antara 30 sampai 40 tahun,” kata dia.

Sementara pihaknya juga belum mengukur koper tapi ukuran tubuh manusia tanpa kaki bisa masuk dan sudah dibayangkan seperti apa ukuran manusia masuk kedalam koper.

“Ada bekas ikatan di tangannya tali rapia warna kuning,” katanya.***

Ruslan

Kejar Target 10 Ribu Pelanggan, Tirta Pakuan Rutin Temu Pelanggan

0

Bogordaily.net – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor rajin bertemu pelanggan demi menampung masukan dan keluhan melalui kegiatan ‘Temu Pelanggan’.

Hal ini guna mengejar target pemasangan baru 10 ribu pelanggan pada tahun 2023.

Direktur Umum (Dirum) Tirta Pakuan Kota Bogor, Rivelino Rizky mengatakan, temu pelanggan tahun ini menggunakan format berbeda dengan menerima curhatan para pelanggan sekaligus menangani kasus stunting di wilayah.

“Ya, kan formatnya beda-beda kami ada temu pelanggan, ada curhat kontan, ada sosialisasi dan rangkaian-rangkaian dari kegiatan,” kata Rivelino, Rabu 15 Maret 2023.

“Kemarin kan kalau Pak Dirut (Direktur Utama) temu pelanggan, serta tangani stunting juga. Kami juga terima curhatan spontan barang Pak Dirtek (Direktur Teknik) beberapa waktu lalu,” sambungnya.

Baca Juga: Dedie Rachim Turun ke Lokasi Bencana di Empang, Pantau Evakuasi Korban

Dalam kesempatan itu, kata Rivelino, pihaknya menerima masukan, saran, keluhan dan komentar dari para pelanggan.

Sementara, untuk temu pelanggan pertama di awal tahun 2023 di wilayah Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.

“Kalau di wilayah itu keluhannya sama dengan yang tahun 2022 lalu. Aliran air diharapkan 24 full konsisten dipertahankan. Ada juga keluhan terbaru tagihan pelanggan kok beda sama tagihan tetangganya. Tempat pembayaran agar lebih dekat lagi dan lain sebagainya,” katanya.

Rivelino menjelaskan, pihaknya mengejar target raihan pelanggan, sehingga melakukan sosialisasi saat temu pelanggan di wilayah kelurahan.

Dari awal digulirkan raihan pelanggan selama tahun 2023 ini target tetap sama dengan tahun 2022 yaitu 10 ribu sambungan rumah.

“Kemudian tahun 2023 ini setiap tengah bulannya, ada kejutan-kejutan untuk pasang baru, sama seperti tahun 2023 lalu. Untuk di akhir bulan ini, ada kejutan karena bertepatan dengan ulang tahun Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor,” jelasnya.

Rivelino menerangkan, dalam temu pelanggan juga banyak sosialisasi tentang kualitas air Tirta Pakuan yang memang sudah mumpuni. Sebab ada isu terkait dengan kualitas air tanah Kota Bogor untuk rumah yang punya sumur dekat dengan septic tank.

“Ya takut tercemar bakteri ecoli dan sebagainya. Alhamdulillah pada saat menyampaikan ke masyarakat, ya masyarakat mengerti dan paham betul tentang pentingnya kesehatan. Jadi ada sebagian yang apa ingin bergabunglah menjadi pelanggan Tirta Pakuan,” pungkasnya.***

Ibnu Galansa

Fakta Rhoma Irama Distop Kru Deep Purple di Atas Panggung saat Konser di Solo

0

Bogordaily.net – Viral, Rhoma Irama ‘disemprot’ kru Deep purple di atas panggung saat Konser di solo, pada Jumat (10/3/2023) aksi Raja Dangdut itu mendadak dihentikan saat membawakan lagi di atas panggung.

Rhoma Irama, bersama grup musiknya Soneta Grup adalah band pembuka konser itu.

Namun ada peristiwa tidak terduga yang terjadi dalam gelaran tersebut. Pasalnya sang Raja Dangdut rupanya sampai ditegur oleh kru Deep Purple di depan umum.

Kronologis Rhoma Irama Distop Kru Deep Purple

Hal ini bermula dari Rhoma Irama dan Soneta Grup yang membawakan sejumlah lagu yang disambut meriah para penonton, seperti “Gali Lobang Tutup Lobang”, “Fitnah”, dan “Hari Berbangkit”.

Baca Juga: Istri Ajudan Pribadi Siapa? Ini Biodatanya

Setelah itulah Rhoma Irama bersama grup musiknya sempat memainkan intro lagu milik Deep Purple yang berjudul “Smoke on the Water”.

Tak disangka, saat itulah seorang kru dari band heavy metal asal Inggris tersebut naik ke panggung. Kru tersebut lantas meminta Rhoma Irama dan Soneta Grup untuk berhenti memainkan “Smoke on the Water”.

Diperingatkan seperti itu pun membuat Rhoma Irama dan Soneta Grup langsung mengubah musiknya menjadi intro lagu “Nafsu Serakah”. Namun momen tersebut seketika menjadi viral dan menarik perhatian banyak pihak.

Salah satu yang membagikan momen itu adalah akun Twitter @swetermerah pada Minggu (12/3/2023).

Publik ramai menduga Rhoma Irama dan Soneta Grup belum meminta izin untuk membawakan lagu tersebut.

“Indonesia diajarkan bagaimana pentingnya nilai hak kekayaan intelektual oleh Deep Purple kemaren..” cuitnya, dikutip pada Selasa (14/3/2023).

“Bang Rhoma jadi opener Deep Purple, dan blio membawakan cuplikan lagu Smoke On The Water sebagai intro. Ga lama, crew-nya DP nyamperin,” imbuhnya saat membalas pertanyaan warganet.

Tak pelak publik pun ramai mengkritik Rhoma Irama karena seharusnya meminta izin terlebih dahulu ke Deep Purple melalui LMK Hak Cipta apabila hendak membawakan salah satu lagunya.

Sejumlah pihak juga menyayangkan musisi legendaris sekelas Rhoma Irama tidak memedulikan soal royalti atau hak cipta rekan sejawat.

Meski begitu, beredar pula klarifikasi dari pihak promotor. Disebutkan ada miskomunikasi dengan pihak Deep Purple yang mengira lagu itu akan dibawakan secara penuh padahal hanya sebagai ice breaking.

Konflik di atas panggung antar Raja Dangdut Rhoma Irama dan Deep Purple itu pun jadi perbincangan dijagat maya.***

Istri Ajudan Pribadi Siapa? Ini Biodatanya

0

Bogordaily.net – Istri Ajudan Pribadi jadi sorotan publik, setelah Ajudan Pribadi ditangkap polisi.

Ajudan Pribadi atau Muhammad Akbar Pera Baharudin terlibat dalam kasus penipuan.

“Pelaku berinisial A. Ia merupakan selebgram dan masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Kami telah menangkapnya di Makassar,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Andri Kurniawan saat dikonfirmasi pada Selasa (14/03/2023) seperti dikutip dari suara.com.

Andri juga mengungkap bahwa Ajudan Pribadi telah melakukan penipuan sebanyak Rp1,3 miliar sejak November 2022.

Berita penangkapan Ajudan Pribadi menyebar luas di media sosial dan menjadi trending topic di Twitter.

Baca Juga: Daftar Korban Bencana Longsor di Empang Bogor yang Selamat dan Meninggal Dunia

Biodata Istri Ajudan Pribadi

Istri Ajudan Pribadi, Rizky Dewi Amalia juga jadi ikut disorot, banyak yang kepo tentang sosok istri sang ajudan ini.

Dia juga dikenal sebagai selebgram. Ia menikah dengan Ajudan Pribadi pada 24 Oktober 2020.

Biodata Rizky Dewi Amalia 

Nama Asli: Rizky Dewi Amalia
Nama panggilan: Dewi Amalia
Asal: Makassar
Suami: Ajudan Pribadi atau Akbar Baharuddin

Rizki Dewi Amalia memiliki akun Instagram bernama @__ukii.

Rizki Dewi Amalia menikah dengan Ajudan Pribadi pada 24 Oktober 2020.

Profil Ajudan Pribadi atau Muhammad Akbar Pera Baharudin

Masa kecilnya sangat sulit karena ia terpaksa berhenti sekolah di kelas 2 SMP akibat tak mampu membayar biaya sekolah.

Akbar bahkan pernah menjadi pemulung sejak kelas 6 SD bersama sang nenek.

Meskipun hidupnya sangat prihatin, Akbar tidak pernah menyerah. Ia kemudian bekerja sebagai kuli bangunan di Palopo selama dua tahun.

Berkat kerja kerasnya sebagai kuli bangunan, Akbar berhasil membeli motor pertamanya sebelum akhirnya menjadi tukang pijat yang mengubah hidupnya secara drastis.

Keahlian Akbar dalam memijat membuatnya sering diundang oleh para pejabat.

Ia juga dikenal oleh para pemain golf di Makassar hingga akhirnya ia pindah ke Jakarta.

Di Jakarta, Akbar tinggal bersama majikannya sebagai asisten rumah tangga dan tukang kebun.

Kepiawaian dan ketekunan dalam bekerja membuat majikannya terkesan dan menjadikan Akbar sebagai ajudan pribadi mereka.

Sejak menjadi ajudan pribadi, kehidupan Akbar berubah drastis.

Ia sering mendampingi Sekjen Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI), Andi Rukman Karumpa dalam berbagai kesempatan.

Ia juga dikenal oleh para pejabat karena sifat sopan dan santunnya. Tak jarang, Akbar ikut serta dalam acara mewah dan menjadi sorotan.

Akbar juga dikenal di kalangan artis. Kehidupan mewah sang majikan berdampak positif bagi hidupnya.

Ia bahkan mengatakan bahwa ia merasa bangga karena kini bisa membeli barang-barang mahal yang dulu tidak mampu ia beli.

Akbar juga merasa terhormat ketika diundang oleh Presiden Jokowi untuk bertemu.

Pada Oktober 2020, Akbar menikah dengan Rizky Dewi. Namun saat ini, nasibnya dipertaruhkan karena ia diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan dana.

Demikian informasi singkat mengenai istri Ajudan Pribadi yang ikut jadi sorotan publik setelah suaminya ditangkap polisi.***

Dedie Rachim Turun ke Lokasi Bencana Longsor di Empang, Pantau Evakuasi Korban

0

Bogordaily.net– Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Bogor turun langsung ke lokasi bencana tanah longsor di Kampung Sirna Sari, RT 07/RW 04, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu 15 Maret 2023.

Di lokasi, Dedie Rachim memantau langsung proses evakuasi dari atas rel jalur double track hingga turun langsung ke titik longsor di Empang.

Peristiwa tanah longsor ini dilaporkan terjadi pukul 00.24 WIB dan menimpa enam rumah. Akibat peristiwa tersebut 17 orang tertimpa reruntuhan.

“Lima orang yang sempat tertimpa selamat, enam orang yang mengalami luka-luka dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan, dua orang meninggal dunia. Masih empat orang masih dalam proses evakuasi bersama TNI-Polri, Tagana, BPBD, Damkar, PMI unsur wilayah dan para relawan,” kata Dedie.

Baca Juga: Daftar Korban Bencana Longsor di Empang Bogor yang Selamat dan Meninggal Dunia

Ia berharap dan berdoa agar para korban yang masih dalam proses evakuasi bisa ditemukan dalam keadaan selamat.

Pemkot bersama TNI-Polri dan relawan melakukan proses penanganan bencana dan evakuasi, Dedie berkoordinasi dengan DJKA dan PT KAI untuk segera melakukan perbaikan rel jalur Bogor-Sukabumi.

“Sehingga proses evakuasi dan bencananya kita tangani, mobilitas warga untuk pergerakan ekonomi juga bisa berjalan. Karena tidak boleh dua-duanya mandek, ekonomi tidak jalan penanganan bencana juga mandeg,” katanya.

Untuk penanganan gawat darurat kata Dedie, Pemkot melalui wilayah sudah melakukan pendataan dan langsung akan mengirimkan bantuan darurat untuk bisa segera digunakan warga.

Terkait proses evakuasi warga lanjut Dedie, disiapkan hunian di rusunawa Cibuluh dan Menteng.

“Setelah dari sini Pemkot dan Forkopimda akan ke rumah sakit untuk melihat kondisi korban,” ujarnya.

Penanganan bencana dilakukan oleh Pemkot Bogor bersama TNI-Polri dan relawan sejak malam tadi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas mengatakan, proses evakuasi dilaksanakan hingga pukul 03.00 WIB.

“Iya dini hari tadi terjadi hujan cukup deras dan kondisi tanah masih labil, jadi setelah menyelamatkan korban dan evakuasi dihentikan sementara dan dilanjutkan pagi ini, kita berharap bisa terangkat pagi ini,” katanya.

Prose evakuasi kata Theo mengalami kesulitan lantaran alat berat tidak bisa masuk ke lokasi, sehingga proses evakuasi dilakukan manual.

“Medannya relatif lebih aman karena terbuka dan posisi tebingan jauh, tapi kami masih minta proses pengerjaan perbaikan rel di atas yang menggantung untuk sementara dilihat dulu sampai petugas melakukan evakuasi,” katanya.

Hingga pukul 10.00 WIB petugas gabungan masih terus melakukan evakuasi dan pencarian 4 korban yang masih tertimbun.(Ibnu Galansa)

Kronologi Penemuan Mayat Mutilasi dalam Koper Merah di Tenjo

Bogordaily.net–  Kronologi mayat korban mutilasi dalam koper merah di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor diungkap polisi. Berikut kronologi penemuan mayat korban mutilasi dalam koper di Tenjo yang belakangan diketahui berjenis kelamin laki-laki.

Mayat korban ditemukan di dalam sebuah koper merah di pinggir jalan Kampung Baru, RT 02 RW 02 Desa Singabangsa, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Rabu, 15 Maret 2023 pagi.

Kapolsek Tenjo Iptu Suyadi mengatakan koper berwarna merah ditemukan warga yang sedang melintas sekitar pukul 07.30 WIB. Lokasi penemuan koper berada di pinggir jalan dan terdapat semak-semak.

Warga yang curiga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak RT dan RW setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Koper Merah Isi Mayat Korban Mutilasi Gegerkan Warga Tenjo

Polsek Tenjo bersama tim Indonesia Authomatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Bogor tak lama kemudian tiba di lokasi dan melakukan identifikasi terhadap mayat korban. Setelah diidentifikasi diketahui bahwa mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki.

“Tim Inafis sudah datang dan melakukan identifikasi mayat korban di lokasi kejadian,” ujat Kapolsek Tenjo Iptu Suyadi kepada wartawan.

Ia menambahkan untuk lokasi penemuan memang berada di pinggir jalan alternatif menuju wilayah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

“Iya jalan ini sering dilintasi masyarakat dan menjadi penghubung ke wilayah Tangerang,” imbuhnya.

Dalam koper merah ditemukan mayat laki-laki tanpa kepala dan kaki serta ada beberapa luka di bagian tubuhnya.

“Untuk tato belum bisa kami jelaskan nanti sesudah diperiksa di rumah sakit. Tidak ada petunjuk apa-apa hanya mayat dan koper saja,” ujar Kapolsek.

“Ada bekas ikatan di tangannya tali rapia warna kuning,” sambungnya.

Dia juga menuturkan untuk jalur bisa dilewati masyarakat sebagai penghubung dari Tigaraksa ke Tenjo tetapi masuk dalam jalur alternatif.

“Banyak perumahan juga di sini karena warga lebih dulu menemukannya, sedangkan kondisi penerangan jalan tidak ada bisa dilihat dari situasi di lokasi,” ungkapnya.

Bahkan menurut Iptu Suyadi di depan terdapat sebuah toko bangunan tetapi tidak ada lampu. CCTV juga belum ditemukan sehingga pihaknya melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus tersebut.

“Kalau melihat dari kasat mata mungkin kurang dari 12 jam, untuk umur belum bisa dipastikan, kemungkinan antara 30 sampai 40 tahun,” jelas Iptu Suyadi.

Sebelumnya diberitakan koper merah berisi mayat korban mutilasi menggegerkan warga Tenjo, Kabupaten Bogor. Mayat ditemukan di Kampung Baru, RT 02 RW 02 Desa Singabangsa, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Rabu, 15 Maret 2023 pagi.

Ketika ditemukan, kepala mayat itu sudah tidak ada bersamaan dengan anggota tubuh lainnya. Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut.(Ruslan)

Mamahakuhshop Sediakan Paket Munggahan Anyaman Isi Lengkap Sambut Ramadhan, Buruan Order!

0

Bogordaily.net– Mamahakuhshop menyediakan paket munggahan anyaman  dengan berbagai isi sembako yang lengkap dan pastinya terjangkau di kantong. Menjelang bulan suci Ramadhan, munggahan ini biasa menjadi tradisi masyarakat Sunda saat datangnya puasa.

Isi paketan yang ditawarkan yakni 1 pcs tas anyam, minyak goreng ukuran 1 liter, sirup ABC ukuran 450 ml, 1 kotak teh celup ukuran 30 gram, beras ukuran 2 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan Filma margarin ukuran 200 gram.

Untuk harga satuan paket munggahan anyaman ini, mamahakuhshop mematok harga sebesar Rp87.000 per paket. Kemudian, apabila memiliki kartu member mamahakuhshop, Anda akan mendapatkan potongan harga. Jadi Anda cukup membayar sebesar Rp85.000 per paket.

Mamahakuhshop menyediakan paket munggahan
Paket Munggahan Anyaman Mamahakuhshop. (Istimewa/Bogordaily.net)

Setelah itu, jika Anda membeli paket ini minimal 10, toko grosir ini akan memberikan diskon lebih besar. Anda akan diberikan harga spesial senilai Rp84.000 per paket.

Selanjutnya, bagi Anda yang memborong paket munggahan anyaman ini sebanyak 20. Mamahakuhshop akan memberikan diskon yang lebih fantastis lagi dan Anda hanya perlu membayar sebesar Rp83.000 per paket.

Jadi tunggu apalagi, buruan order paket munggahannya di mamahakuhshop yang berada di Jalan Mayjen Ishak Djuarsa, Gang Masjid 1, RT 01 RW 11, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Di samping itu, Owner Mamahakuhshop, Risma Novianti juga mengajak masyarakat Bogor khususnya untuk belanja di toko ini sebab sudah dijamin murah dan terjamin kualitasnya.

“Buat siapa saja, silahkan belanja di toko mamahakuhshop, selain harganya murah juga, kualitasnya juga pastinya luar biasa,” ujar Risma.

Selain itu, Anda juga bisa memesannya melalui platform belanja online shopee dengan nama akun MamahAkuh29. Dengan menscroll menggunakan handphone genggam Anda, segala kebutuhan yang Anda cari akan dengan mudah terwujud di Mamahakuhshop.

Apabila Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut, Mamahakuhshop mempunyai tiga admin yang siap melayani secara online. Anda bisa langsung hubungin Admin 1 mamahakuhshop ke nomer 0896-0260-0333, Admin 2 di nomer 0819-3138-4708 atau ke nomer Admin 3 0878-2330-4750.

Jika Anda ingin menelusuri lebih jauh mamahakuhshop, yuk kepoin media sosial instagramnya di @mamahakuhshop, @mamahakuh_fashionshop, @mamahakuh_frozenfood, @mamahakuh_parabot. (Mutia Dheza Cantika)

DPKPP Kabupaten Bogor: Tidak Semua Rumah Terdampak Bencana Dapat Bantuan Huntap

Bogordaily.net–  Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor menyatakan tidak semua pemilik rumah yang terdampak bencana alam tanah longsor maupun pergeseran tanah mendapatkan bantuan hunian tetap atau huntap.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, hal tersebut disebabkan tidak tersedianya lahan pengganti, seperti korban bencana alam yang terjadi di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

“Dari kejadian bencana alam tanah longsor maupun pergeseran tanah seperti di Kecamatan Sukajaya, Cigudeg, Pamijahan, Sukamakmur dan Babakan Madang, hanya di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang saja yang tidak dibangun Huntap,” kata Ajat Rochmat Jatnika.

Baca Juga: DPKPP Kejar Target Pembangunan RTLH di Kabupaten Bogor

Selain tidak tersedianya lahan, kata Ajat, alasan lain karena harga lahannya yang jauh lebih mahal dibanding lahan di kecamatan terdampak bencana alam tanah longsor maupun pergeseran tanah.

“Lahan di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang juga mahal permeternya. Selain itu juga ada alasan geologis, hingga kami lebih memilih opsi revitalisasi atau rehab penuh atau bangun ulang sesuai konstruksi anti gempa serta membangun insfrastruktur lain untuk mencegah terulangnya bencana alam serupa,” jelasnya.

Ia mengatakan, dalam upaya pembangunan Huntap, Pemkab Bogor juga dibantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pemprov Jawa Barat dan pihak-pihak swasta.

“Ada Huntap yang dana pembangunannya dari BNPB, Pemprov Jawa Barat dan pihak swasta. Pemkab Bogor dengan anggaran yang terbatas pada tahun ini membangun ribuan Huntap, baik itu di Kecamatan Sukamakmur, Sukajaya maupun Nanggung,” ujar Ajat.

Ia menambahkan, selain membangun huntap, pihaknya juga membangun prasarana, sarana dan utilitas. Seperti rumah ibadah, lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dan lainnya.

“Dalam pembangunan Huntap, kami pastinya memperhatikan keamanan dan  kenyamanan masyarakat yang akan menghuni hunian tersebut,” ungkapnya.(Albin Pandita)

Bos Ajudan Pribadi Siapa? Simak Profil dan Sosoknya

0

Bogordaily.net – Bos Ajudan Pribadi Siapa? Topik ini jadi perbincangan seiring dengan kasusnya yang kini ditangani polisi.

Selebgram Muhammad Akbar Pera Baharudin atau yang dikenal dengan nama Ajudan Pribadi terlibat dalam kasus penipuan.

Kabar ini telah dikonfirmasi oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Andri Kurniawan.

“Andaikata pelaku berinisial A. Ia merupakan selebgram dan masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Kami telah menangkapnya di Makassar,” ujar Andri saat dikonfirmasi pada Selasa (14/03/2023) seperti dikutip dari suara.com.

Andri juga mengungkap bahwa Ajudan Pribadi telah melakukan penipuan sebanyak Rp1,3 miliar sejak November 2022.

Berita penangkapan Ajudan Pribadi menyebar luas di media sosial dan menjadi trending topic di Twitter.

Baca Juga: Daftar Korban Bencana Longsor di Empang Bogor yang Selamat dan Meninggal Dunia

Ulasan Profil Ajudan Pribadi dan Bos Ajudan Pribadi Siapa

Lalu, siapakah sebenarnya Ajudan Pribadi? Dan siapa Bos Ajudan Pribadi?

Muhammad Akbar Pera Baharudin berasal dari Sulawesi Selatan.

Masa kecilnya sangat sulit karena ia terpaksa berhenti sekolah di kelas 2 SMP akibat tak mampu membayar biaya sekolah.

Akbar bahkan pernah menjadi pemulung sejak kelas 6 SD bersama sang nenek.

Meskipun hidupnya sangat prihatin, Akbar tidak pernah menyerah. Ia kemudian bekerja sebagai kuli bangunan di Palopo selama dua tahun.

Berkat kerja kerasnya sebagai kuli bangunan, Akbar berhasil membeli motor pertamanya sebelum akhirnya menjadi tukang pijat yang mengubah hidupnya secara drastis.

Keahlian Akbar dalam memijat membuatnya sering diundang oleh para pejabat.

Ia juga dikenal oleh para pemain golf di Makassar hingga akhirnya ia pindah ke Jakarta.

Di Jakarta, Akbar tinggal bersama majikannya sebagai asisten rumah tangga dan tukang kebun.

Kepiawaian dan ketekunan dalam bekerja membuat majikannya terkesan dan menjadikan Akbar sebagai ajudan pribadi mereka.

Sejak menjadi ajudan pribadi, kehidupan Akbar berubah drastis.

Ia sering mendampingi Sekjen Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI), Andi Rukman Karumpa dalam berbagai kesempatan.

Ia juga dikenal oleh para pejabat karena sifat sopan dan santunnya. Tak jarang, Akbar ikut serta dalam acara mewah dan menjadi sorotan.

Akbar juga dikenal di kalangan artis. Kehidupan mewah sang majikan berdampak positif bagi hidupnya.

Ia bahkan mengatakan bahwa ia merasa bangga karena kini bisa membeli barang-barang mahal yang dulu tidak mampu ia beli.

Akbar juga merasa terhormat ketika diundang oleh Presiden Jokowi untuk bertemu.

Pada Oktober 2020, Akbar menikah dengan Rizky Dewi. Namun saat ini, nasibnya dipertaruhkan karena ia diduga terlibat dalam kasus penipuan dan penggelapan dana.

Demikian ulasan dan informasi mengenai bos Ajudan Pribadi siapa serta profil Ajudan Pribadi.***