Home Blog Page 5029

Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Minta PT Lombok Ulina Dimasukkan ke Daftar Hitam

0

Bogordaily.net – Komisi I DPRD Kabupaten Bogor meminta PT Lambok Ulina tersebut dimasukkan ke dalam daftar hitam atau black list.

PT Lambok Ulina merupakan perusahaan yang diduga punya keterkaitan, dengan tersangka penyuap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, yaitu Lai Bui Min atau alias Anen.

PT Lambok Ulina juga diduga menjadi ‘penyumbang’ raihan penilaian wajar dengan pengecualian (WDP) yang diraih Pemkab Bogor dari badan pemeriksa keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.

Dalam temuan atau catatan yang ada di laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Jawa Barat untuk anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Tahun 2021, di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), terjadi kekurangan volume dan ketidaksesuaian spesifikasi pada 17 paket pekerjaan jalan, irigasi sebesar Rp16,6 miliar serta denda belum dikenakan mencapai Rp3,7 miliar.

“Terkait kelebihan bayar dan lainnya, SKPD wajib hukumnya menagih ke penyedia jasa dan kalau tidak dilaksanakan pembayaran kerugian negaranya maka serahkan ke Inspektorat dan aparat hukum karena perbuatannya termasuk tindak pidana korupsi (Tipikor). Seperti PT Lambok Ulina, saya minta perusahaan tersebut di black list,” kata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Usep Supratman kepada wartawan, Kamis, 4 Agustus 2022.

Usep Supratman menenggarai bahwa dalam LHP BPK Perwakilan Jawa Barat, ada catatan pemenang lelang proyek pengadaan jasa, perusahaannya itu-itu saja.

“Apalagi kalau temuan LHP BPK Perwakikan Jawa Barat, ada kong kalikong hingga pemenang lelangnya itu-itu saja, ada apa? dan jangan sampai ditemukan oleh aparat hukum dan itu juga harus membenahi apa yang menjadi catatan BPK,” tegas politisi PPP itu.

Albin

Tirta Pakuan Kembangkan Lima Unit Usaha Baru

0

Bogordaily.net–  Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor tengah mengembangkan lima unit usaha baru di luar bidang penyediaan air bersih.

Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rivelino Rizki mengatakan, peningkatan pendapatan sekarang ini menjadi fokus perusahaan. Oleh karenanya, sekarang ada sub departemen atau asisten manager pengembangan usaha dan aset. Pihaknya sudah memiliki lima program berkenaan dengan pengembangan usaha.

Pertama adalah smart meter. Dalam program ini Perumda Tirta Pakuan akan menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Program pertama tentang smart meter, kita akan kerja sama dengan salah satu BUMN. Kemudian kedua tentang traning center yang akan kita bangun. Yang ketiga terkait air curah,” kata Rivelino, Rabu 3 Agustus 2022.

Selanjutnya atau program keempat tentang ekowisata. Dalam program ini, Perumda Tirta Pakuan akan memanfaatkan aset yang dimilikinya untuk dikembangkan menjadi kawasan ekowisata.

“Ada beberapa lokasi aset kita yang selama ini menjadi biaya dan sebagainya, makanya kita akan membuat unit usaha di sana, sebagai daerah pariwisata,” katanya.

Kelima, kata Rivelino, program yang masih berkaitan dengan air, yakni es kristal. Pihaknya menargetkan paling tidak 3 dari 5 program tersebut dapat direalisasikan di tahun ini.

“Insya Allah, tahun ini minimal usaha 1 sampai 3 bisa terrealisasi. Pengembangan usaha ini tujuannya untuk peningkatan pendapatan dan kita juga membuka kerja sama dengan pihak-pihak lain,” ungkapnya.***

(Ibnu Galansa/Riyaldi Suhud)

Peduli Sosial, IDC Korwil IUQI Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Desa Purasari Leuwiliang

0

Bogordaily.net – Mahasiswa penerima beasiswa program 1.000 Da’i BAMUIS BNI yang tergabung dalam Intellegence Da’wah Community (IDC) Kordinator wilayah Institut Ummul Quro Al Islami menyalurkan bantuan recovery pasca bencana banjir bandang dan longsor terjadi di Kecamatan Leuwiliang tepatnya di Desa Purasari.

Dalam kesempatan itu IDC Korwil IUQI berkolaborasi dengan Baitul Maal Umat Islam (BAMUIS) BNI memberikan bantuan kepada masyarakat, pesantren dan dapur umum.

Bantuan yang di berikan kepada masyarakat berupa kebutuhan pokok. Lalu bantuan kepada Pesantren berupa alat-alat tulis, tas sekolah, Al-Qur’an dan selimut dan bantuan ke dapur umum berupa beras sebanyak 175 kilogram.

Ketua IDC Korwil IUQI Aglam Maulana menjelaskan, bahwa kegiatan bantuan ini merupakan pembelajaran kepekaan sosial kepada mahasiswa/i kader 1.000 da’i untuk meringankan beban kepada masyarakat yang terdampak.

“Adanya kegiatan ini bertujuan untuk melatih kepekaan sosial kepada rekan-rekan kader 1.000 Da’i. Dan membantu meringankan beban masyarakat, ya memang tidak banyak akan tetapi semoga bermanfaat,” ucap Ketua IDC Korwil IUQI Aglam Maulana.

Hal senada disampaikan Kepala Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Galih Pratama, dirinya mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan dan akan menjadi pembelajaran kegiatan sosial.

“Ya, mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjadi ajang pembelajaran kegiatan sosial yang memang nanti dibutuhkan ketika mahasiswa/i lulus dari kampus,” terang Galih Pratama.

Sementara itu, Bidang Penyaluran dan Pendistribusian BAMUIS BNI, Lukman Nur Hakim memberikan apresiasi kepada IDC Korwil IUQI yang bersedia menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Saya ucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada IDC Korwil IUQI yang telah berkontribusi aktif terhadap masayarakat yang terdampak. Semoga kegiatan ini bisa menjadi ajang pembelajaran bagi rekan-rekan dan IDC Korwil yang lain bisa menerapkan progrom seperti yang diadakan IDC Korwil IUQI,” kata Lukman.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut hadir juga BAMUIS BNI pusat yang mengawal pemberangkatan sampai pendistribusian logistik kepada masyarakat.***

Viral, Memotong Bawang Tanpa Keluarkan Air Mata dan Trik Rahasia

0

Bogordaily.net – Trik memotong bawang tanpa mengeluarkan air mata viral di media sosial. Seorang penulis menjelaskan truk rahasianya saat memotong bawang itu.

Namanya Melanie Lionello dari Melbourne, Australia, memposting trik rahasianya ke akun Instagram dan TikToknya.

Dia adalah seorang penulis buku masak dan ahli gizi viral karena punya trik rahasia memotong bawang agar tidak meneteskan air mata.

“Saya hari ini berusia bertahun-tahun ketika saya mengetahui bahwa saya dapat memotong bawang seperti ini. Tolong beri tahu saya bahwa saya bukan satu-satunya,” ujarnya.

Dalam klip yang dilihat 4,5 juta kali di TikTok dan disukai lebih dari 700.000 di Instagram — Lionello, mengambil bawang merah yang kulitnya telah dikupas dan dipotong batangnya sehingga salah satu ujungnya rata. Dia menempatkan bawang di atas talenan dengan sisi akar mengarah ke atas.

Dia membuat irisan vertikal di sekelilingnya, dari akar hingga talenan.

Kemudian, dia memiringkan sayuran di sisinya dan memotong secara vertikal lagi. Hasilnya adalah bawang merah yang dipotong dadu.

“Peretasan ini akan menghemat begitu banyak air mata,” tulisnya di Instagram.

Para komentator di TikTok terperangah dengan trik hemat waktu yang “jenius”.

“Omg 57 tahun air mata bawang untuk ini lol,” tulis seseorang.

“Itu bahkan tidak adil,” kata yang lain.

“Saya belajar lebih banyak di TikTok daripada di sekolah,” yang lain mengakui.

Tapi tentu saja, beberapa kritikus makanan wannabe menganggap tekniknya tidak aman dan bahkan mendasar.

“Ya Tuhan, potong menjadi dua dulu,” pinta seseorang.

“Potong menjadi dua sehingga (lebih) rata di talenan, jika tidak, Anda berisiko menggulung bawang. Ini, seperti yang ditunjukkan, berbahaya, ”kata yang lain.

“Tidak tahu ada cara lain,” tulis yang lain.

TikTok telah menjadi surga bagi life hack, dengan banyak video yang menunjukkan cara membuat tugas-tugas biasa menjadi lebih mudah. Beberapa postingan yang paling viral, seperti rahasia mengiris bawang ini, adalah tentang makanan, terutama telur.

Sumber : Suara.com

Tak Ada Perintah dari Bupati, Benarkan Kalau Ade Yasin Dizolimi

Bogordaily.net– Sidang perkara dugaan suap auditor BPK dengan terdakwa Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Bandung Tipikor, Jawa Barat, Rabu, 4 Agustus 2022 malam. Dalam sidang lanjutan tersebut membuka fakta baru. Sebab, saksi-saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) malah meringankan Ade Yasin.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin secara jelas membantah kalau Ade Yasin melakukan perintah suap soal WTP ke BPK Jawa Barat.

Dengan bantahan tersebut otomatis tuduhan kepada Ade mentah. Dengan beberapa fakta persidangan pada Rabu, 3 Agustus 2022 di Pengadilan Tipikor, Bandung, kalau kasus dugaan suap BPK Jawa Barat bisa disebut sumir.

“Secara khusus tidak ada (permintaan khusus dari bupati). Misalnya saya dipanggil empat mata di ruangannya, tidak,” ungkapnya kepada wartawan saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 3 Agustus 2022.

Perkara dugaan suap auditor BPK dengan terdakwa Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung Tipikor, Rabu, 4 Agustus 2022 malam. (Istimewa/Bogordaily.net)

Burhan menyebutkan, Ade Yasin hanya meminta anak buahnya untuk mempertahankan predikat WTP ketika rapat koordinasi evaluasi program dan serapan anggaran di awal tahun.

“Seperti di beberapa kegiatan (rapat koordinasi) disampaikan. Mau WTP atau WDP (wajar dengan pengecualian) kalau ada temuan dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP) tetap harus ditindaklanjuti,” kata Burhan.

Saksi lainnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Teuku Mulya menerangkan bahwa tanpa ada permintaan Ade Yasin, opini WTP adalah target, karena merupakan indeks kinerja utama (IKU) dan tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) dari BPKAD.

“Intruksi bupati untuk WTP itu memang sudah tertuang di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), Bu Bupati setiap kesempatan pasti mengingatkan BPKAD mampu mempertahankan WTP, karena itu tertuang dalam RPJMD kita,” ujarnya.

Mulya menyebutkan bahwa ia baru mengetahui mengenai adanya pemberian sejumlah uang dari terdakwa Ihsan Ayatullah Kasubid Kasda BPKAD kepada BPK.

Perkara dugaan suap auditor BPK dengan terdakwa Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung Tipikor, Rabu, 4 Agustus 2022 malam. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Saya waktu dipanggil penyidik KPK dengan ketidaktahuan apa-apa, oh ternyata ada pemberian sejumlah uang untuk BPK. Tidak tahu (uangnya dari siapa),” kata Mulya.

Sementara, pengakuan saksi Andri Hadian Sekretaris BPKAD yang menggambarkan dugaan keterlibatkan Ade Yasin berhasil dipatahkan oleh selembar kertas dari kuasa hukum Ade Yasin.

Empat orang lain tersebut yaitu terdakwa Ade Yasin, terdakwa Ihsan Ayatullah Kasubid di BPKAD, Ruli Faturrahman Kasubag Keuangan Sekretariat Daerah (Setda), dan Feri Syafari Kasubid di BPKAD.

“Saya diajak Pak Ihsan bertemu dengan Bu Ade, memperkenalkan Pak Feri sebagai Kasubid baru. Pak Ihsan akan menyampaikan bahwa kondisi keuangan tidak bagus,” kata Andri saat memberi kesaksian sesuai Berita Acara Pemerisaan (BAP).

Kuasa hukum Ade Yasin, Dinalara Butar Butar membantah keterangan tersebut dengan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Feri sebagai Kasubid di BPKAD tertanggal 2 Juni 2021.

Bukti tersebut dianggap Dinalara membantah tuduhan adanya pengkondisian LKPD tahun 2020, karena pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) oleh BPK RI Perwakilan Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Bogor berlangsung pada 21 Mei 2021. Menandakan pemeriksaan sudah selesai sejak Mei 2021.

Andri lantas tak bisa memberikan keterangan lebih lanjut setelah adanya bantahan dari kuasa hukum Ade Yasin. Ia bahkan sering kali menyebutkan tidak tahu di persidangan, saat kuasa hukum melontarkan sejumlah pertanyaan.

Reaksi Andri pun membuat Ketua Majelis Hakim, Hera Kartiningsih kesal, karena banyak mengaku tidak tahu meski yang ditanyakan seputar tugasnya sebagai pegawai di BPKAD.

“Saksi ini yang jelas, tahu apa tidak sih,” kata Hera saat mendengarkan keterangan Andri.

Ade Yasin didakwa oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi memberi uang suap Rp1,9 miliar untuk meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Jaksa KPK Budiman Abdul Karib mengatakan uang suap itu diberikan kepada empat pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang juga telah menjadi tersangka pada perkara tersebut.

(Gibran/***)

Rizal Ramli Sarankan Jokowi Terima Kasih ke Megawati-Prabowo, Ini Kata PDIP

0

Bogordaily.net–  Tokoh nasional Rizal Ramli menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berterima kasih kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Hal tersebut diungkapkannya dalam diskusi Adu Perspektif kolaborasi detikcom dan Total Politik bertema ‘Dilema Jokowi, Antara Politik Relawan dan Politik Partai’ yang tayang di Detikcom, Rabu, 3 Agustus 2022.

“Apa sebaiknya yang dilakukan oleh Pak Jokowi? Satu, mohon maaf Mas Jokowi coba belajar tahu diri dan tahu terima kasih, Mas Jokowi kan bisa jadi calon gubernur kan gara-gara Prabowo, didukung oleh Prabowo secara politik, secara uang, terima kasihlah kepada Prabowo,” kata Rizal Ramli dilansir Detikcom.

Rizal Ramli mengaku sudah kenal lama dengan Jokowi dan pernah menjadi Menko bidang Maritim dan Sumber Daya pada periode pertama Jokowi menjabat. Ekonom senior ini menilai Jokowi juga harus berterima kasih ke Megawati.

“Yang kedua terima kasih kepada Mbak Mega, nggak ada Mbak Mega nggak ada Mas Jokowi presiden, walaupun Budi (Ketum Projo Buri Arie, red) dan kawan-kawan yang fight. Jadi belajar untuk terima kasih dan tahu diri,” sambungnya.

Menurut Rizal Ramli, cara Jokowi berterima kasih kepada Megawati itu yakni dengan tidak mendukung Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

“Dengarkanlah istilahnya arahan dari Mbak Mega, arahan Mbak Mega nomor satu bukan Ganjar, ya jangan lagi coba-coba dukung Ganjar,” ujar Rizal Ramli.

Tak hanya itu, Rizal Ramli juga menyarankan agar Jokowi meminta menterinya fokus bekerja. Bahkan dia juga sempat menyinggung biaya masuk ke Taman Nasional Komodo.

“Yang kedua, minta menteri-menterinya fokus selesaikan masalah, banyak kok masalah, di Flores kan hampir semuanya pendukung Pak Jokowi, gara-gara tarif ke Taman Komodo dinaikkan Rp3,75 juta, sama dengan biaya 2 hari di Disneyland, sehingga rakyatnya demo dan macam-macam, turunin dong, masak gitu aja nunggu perintah presiden, jangan-jangan menterinya sibuk kampanye doang?” katanya lagi.

Lebih lanjut Rizal Ramli juga meminta agar Jokowi mengumumkan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold/PT 0 persen. Sebab menurut Rizal Ramli, PT 0 persen adalah permainan oligarki.

“Mas Jokowi umumkan bahwa sebagai Presiden umumkan bahwa threshold 0 persen, dan itu sesuai dengan UUD ’45, di negara demokratis manapun tidak ada sistem threshold, ini kan permainan dari pada oligarki saja,” katanya.

Rizal Ramli kembali mengingatkan agar Jokowi berterima kasih kepada Prabowo dan Megawati dan menyinggung Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

“Sederhanalah, Mbak Mega itu tidak suka sama teman saya, Bang Luhut Pandjaitan, digantilah kalau perlu kan, itu aja nggak apa-apa,” sambungnya lagi.

Sementara itu Politikus PDIP Effendi Simbolon yang hadir dalam acara itu menanggapi Rizal Ramli. Menurut Effendi Jokowi telah melakukan hal yang lebih dari pada terima kasih.

“Saya kira rasa terima kasih itu kan, lebih dari itu sudah dilakukan oleh Pak Jokowi lah ya, menjaga ideologi kan bentuk yang paling mendasar dari amanah yang diberikan oleh partai oleh Ibu, Pak Jokowi ya. Jadi sejati yang sangat berharga bahkan tidak ternilai itu adalah bagaimana Pak Jokowi dengan kesederhanaannya mampu menjaga stabilitas negara sampai saat,” kata Effendi.

Hahwa hubungan Jokowi dan Megawati menurut Effendi seperti ibu dan anak dab komunikasinya pun sangat intens.

“Masalah bagaimana memenuhi RPJM sesuai dengan harapan yang disampaikan pada pemilu ke pemilu. Tentu ada hal-hal yang belum dipenuhi tapi saya melihat antara Ibu dengan Pak Jokowi itu mereka seperti ibu dan anak ya, jadi ya nggak seperti yang kita bayangkan di luar,” lanjutnya.

Effendi pun menegaskan antara Jokowi dan Megawati tak ada jarak. Komunikasi kedua berlangsung intens melalui daring, secara langsung, atau melalui pihak penyambung.

“Jadi saya kira tidak perlu berterima kasih dengan memberikan endorsement siapa yang akan dicalonkan oleh Ibu ya, karena kita juga sampai sekarang termasuk Bang Rizal Ramli nggak ada yang tahu siapa yang mau dicalonkan oleh Ibu, kita sama-sama tidak tahu,” jelasnya.(Gibran)

(Riyaldi Suhud)

KemenKopUKM Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi Tenaga Pendamping KUMKM

0

Bogordaily.net–   Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) berupaya meningkatkan kualitas dan kompetensi para tenaga pendamping Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) agar dapat membantu dan mendampingi usaha KUMKM untuk naik kelas dan berdaya saing.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenKopUKM) Arif Rahman Hakim mengatakan, tenaga pendamping harus memiliki skill serta pengetahuan yang mumpuni terkait KUMKM agar dapat berperan dalam pengembangan UMKM. Sebab kemampuan itu didapat bukan dengan cara yang instan, tapi melalui proses pengembangan yang kuat.

“Terutama pengetahuan baru, bagaimana menerima cara-cara kerja baru, mengingat dunia bisnis dan ekonomi yang terus berkembang. Jadi penting jika ingin menjadi mentor yang memiliki kapasitas pengetahuan yang luas,” ujar SesmenKopUKM Arif Rahman Hakim saat membuka Forum/Temu Koordinasi Pendamping Peningkatan Kapasitas Koperasi UMKM (PK2UMK) Tahun Anggaran 2022, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 3 Agustus 2022.

Forum/Temu Koordinasi Pendamping Peningkatan Kapasitas Koperasi UMKM (PK2UMK) Tahun Anggaran 2022 digelar dengan melibatkan KemenKopUKM serta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk tujuan meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga pendamping di seluruh provinsi di Indonesia.

Pada kesempatan itu SesKemenKopUKM memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada 75 tenaga pendamping terpilih dari 34 provinsi di Indonesia, yang dengan penuh kesungguhan melakukan pendekatan secara sukarela, memberikan waktunya dengan berkelanjutan kepada UMKM, sehingga UMKM memilki daya saing.

“Sehingga harapannya sesuai dengan tagline kita, ‘Koperasi Maju, UMKM Naik Kelas’, bisa sama-sama kita wujudkan. Yakni dengan cara salah satunya pendampingan oleh mentor ditambah para pelaku usaha juga harus memiliki semangat untuk maju,” jelas Arif.

Ia menegaskan, ke depan ada banyak target KemenKopUKM yang ingin dicapai. Pertama, kementerian berharap bisa menumbuhkan wirausaha-wirausaha produktif yang ditargetkan bisa meningkat sampai tahun 2024 di kisaran 4 persen. Peningkatan rasio kewirausahaan ini penting, agar kesejahteraan masyarakat juga dapat meningkat.

“Tentunya diharapkan juga bisa menambah kemampuan kita dalam menyerap tenaga kerja. Dengan wirausaha produktif yang terus naik, maka bisa menciptakan lapangan kerja dan wirausaha baru, bahkan mungkin meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi,” kata Arif.

Tak hanya itu, SesKemenKopUKM juga mengingatkan akan pentingnya pemahamannya terhadap manajemen kualitas, sehingga produk-produk UMKM diharapkan mempunyai daya saing yang lebih baik ke depan.

“Ke depan sesuai arahan Pak Menteri Teten, kalau nanti anggaran kementerian ditambah, bisa juga dimanfaatkan untuk membangun rumah kemasan bagi produk UMKM, sehingga bisa naik level. Mari kita berdoa, mudah-mudahan tahun 2023 nanti anggaran untuk rumah kemasan akan terwujud. Kami sedang usulkan,” kata Arif.

KemenKopUKM juga memilki 6 modul buku pedoman yang menjadi semacam sumber pembelajaran bagi tenaga pendamping, yang berisikan tentang pengetahuan dan upaya-upaya peningkatan usaha UMKM, hingga ekspor impor.

Selanjutnya kata Arief, target kedua yang ingin dicapai KemenKopUKM adalah berupaya agar bisa memenuhi target dalam hal digitalisasi, agar di akhir tahun 2024 bisa tercapai 30 juta pelaku UMKM yang onboarding atau mengakses teknologi informasi.

Di kesempatan yang sama, Kepala Biro Manajemen Kinerja, Organisasi dan SDM Aparatur Kementerian Koperasi dan UKM Bastian menyampaikan, acara forum tenaga pendamping yang dilaksanakan pada Rabu-Jumat (3-6 Agustus 2022) di Kota Surabaya, Jawa timur ini, merupakan bentuk sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Acara ini bertujuan untuk membantu daerah dalam meningkatkan kapasitas pelaku koperasi dan UMKM di wilayahnya masing-masing.

Ia menjelaskan, program ini telah berjalan sejak tahun 2016, dan pihaknya terus berupaya untuk melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaannya pada tahun 2022. Di mana tahun ini, program tersebut terdiri dari menu pelatihan pendampingan pascapelatihan, layanan bantuan hukum dan pendampingan hukum terkait dengan pelatihan, yang didorong untuk dilaksanakan secara berjenjang baik dari sisi kurikulum maupun pembagian kewenangan antara provinsi dan kabupaten kota. Hal itu juga sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 terkait pembagian urusan pemerintah daerah.

Selain itu, ada pula indikator kerja di antaranya, mendorong transformasi usaha informal ke formal bagi UMKM, baik pendaftaran NIB, maupun akselerasi digitalisasi koperasi dan UMKM, termasuk di dalamnya onboarding digital. Serta meningkatkan akses kredit lembaga keuangan formal bagi pelaku KUMKM, maupun menumbuhkan wirausaha pemula dengan pendampingan rencana bisnis dan pengembangan usaha lainnya.

“Diharapkan, kegiatan ini bisa berlangsung di seluruh Indonesia. Di mana kegiatan ini terlaksana dengan melibatkan asosiasi dan lembaga profesional yang membidangi pelatihan dan pendampingan maupun inkubasi bagi KUMKM,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur (Diskop UKM Jatim) Andromeda Qomariah menambahkan, penyediaan tenaga pendamping asal Surabaya ini terselenggara dari sumber dana alokasi KemenKopUKM yang diberikan ke daerah. Untuk itu, pihaknya berharap dengan jumlah pendamping yang cukup banyak ini akan dapat optimal dalam melakukan tugas kegiatan pendampingan kepada KUMKM.

“Peningkatan kualitas SDM maupun permodalan juga sangat penting. Ke depan diharapkan bisa lebih optimal. Karena terus terang saja, di Jawa Timur sendiri, perkembangan koperasi khususnya untuk koperasi milenial semakin meningkat pesat. Untuk itu, kami sangat berharap kegiatan para pendamping benar-benar dapat bersinergi dengan para pelaku KUMKM yang akan didampingi,” ucapnya.***

PKB-Gerindra Makin Mesra, Soal Capres-Cawapres Cak Imin Bilang Begini

0

Bogordaily.net–  Seiring dengan penjajakan koalisi yang sedang dibangun hubungan PKB-Gerindra semakin mesra. Kedua partai bahkan berencana mengajak partai-partai lain untuk gabung di satu koalisi. Meski sudah lebih matang dalam penjajakan, hingga kini perbincangan seputar siapa calon presiden dan siapa calon wakil presiden andai duo PKB-Gerindra benar-benar berkoalisi, belum juga dibahas.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengakui hal-hal terkait capres dan cawapres merupakan hal teknis.

“Soal siapa dan bagaimana posisi-posisi, itu bagian teknis saja,” kata Muhaimin dalam keterangannya dikutip Suara.com, Kamis, 4 Agustus 2022.

Cak Imin menginginkan dirinya untuk maju sebagai capres di 2024 dan beriringan juga dengan suara PKB yang berharap hal serupa.

Di sisi lain, Gerindra sudah jelas, sejak jauh-jauh hari menegaskan akan kembali mengusung sang ketum Prabowo Subianto sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Meski begitu, hingga kini Gerindra masih menunggu jawaban resmi dari Prabowo, apakah bersedia atau tidak.

Seolah tak mau terlihat ngotot, Muhaimin mengatakan, siapapun capres dan cawapresnya kelak, terpenting ialah yang memiliki impian sama untuk perbaikan Indonesia ke depan.

“Yang penting ada tekad untuk secara bersama-sama memperbaiki Indonesia menjadi lebih baik,” ucap Muhaimin.

Sebelumnya terkait hubungn PKB-Gerindra yang semakin mesra, Muhaimin menyebut pihaknya terus mematangkan penjajakan koalisi dengan partai besutan Prabowo Subianto itu. Pertemuan dan komunikasi yang intesn terjalin nantinya akan lebih dimatangkan dalam sejumlah program bersama.

Program bersama itu menurutnya akan dibuat usai PKB dan Gerindra resmi mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2024 pada Rabu, 8 Agustus 2022 mendatang.

“Setelah mendaftar ke KPU bersama Gerindra nanti disusul beberapa event,” ujarnya.

Muhaimin menilai selama menunggu waktu menuju pemilihan umum, PKB dan Gerindra masih memiliki kesempatan mengajak partai-partai lain untuk bergabung.

Untuk bergabung menjadi koalisi bersama tentu PKB dan Gerindra bisa membicarakan hal-hal terkait dengan parpol lain.

“Saya kira masih ada waktu 1,5 tahun kesempatan untuk mengajak semua partai-partai bersatu,” katanya.***

Jamaah Haji dan Umrah Kini Bisa Sentuh Ka’bah dan Cium Hajar Aswad

0

Bogordaily.net–  Jamaah haji maupun umrah kini bisa kembali mencium dan sentuh Ka’bah. Hal tersebut menyusul dibukanya pembatas yang mengeliling Ka’bah, Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.

Sekadar informasi, pembatas tersebut dipasang mengelilingi Ka’bah selama 2,5 tahun untuk meminimalisir penularan akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Karena itu lah jamaah haji dan umrah dilarang cium dan sentuh Ka’bah.

Dilansir Suara.com, ratusan orang mengantre di depan Hajar Aswad dan sekitar pintu Ka’bah pada Rabu, 4 Agustus 2022. Tujuannya agar bisa menyentuh kiblat umat Islam tersebut saat petugas membersihkan kawasan tersebut.

Jamaah lainnya yang melakukan tawaf atau berkeliling Ka’bah juga kerap berupaya untuk menyentuh semua sisi bangunan berbentuk kubus tersebut.

Saat bisa menyentuh bangunan yang diselimuti kain kiswah dari sutera berwarna hitam itu, tidak jarang jamaah juga mencium serta mengusap dinding Ka’bah sambil berdoa.

Tidak sedikit juga yang melakukan salat di area Hijir Ismail, sehingga terpaksa askar atau petugas keamanan membatasi orang-orang untuk masuk ke area yang terbatas tersebut.

Pembatas Ka’bah dibuka pada Selasa, 2 Agustus 2022 pukul 22.50 Waktu Arab Saudi (WAS). Namun, area Ka’bah kembali ditutup sementara karena banyaknya jamaah yang antusias untuk menyentuh Ka’bah.

Sehingga dibuat sistem antrean jamaah harus berbaris untuk bisa mencapai bagian yang dianggap sangat mustajab untuk berdoa itu.

Seperti diketahui Pemerintah Arab Saudi kembali menerima jemaah haji dari luar negeri pada musim haji 1443 H/2022 M dengan pembatasan setelah dua tahun ditutup karena pandemi Covid-19.

Jamaah haji tidak dapat menyentuh Ka’bah karena sekelilingnya dibatasi dengan bangunan setinggi sekitar 130 cm sehingga jamaah hanya dapat melihat Ka’bah dari luar pembatas.***

(Riyaldi Suhud)

Jadi Tersangka, Bharada E Dijerat Pasal Pembunuhan

0

Bogordaily.net–  Kasus penembakan yang menewaskan Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J menemui perkembangan baru. Tim khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menetapkan anggota polisi Richard Eliezer atau Bharada E sebagai tersangka kasus pembunuhan dalam insiden polisi tembak polisi di rumah dinas Kadiv Propam non aktif Irjen Ferdy Sambo.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian mengatakan, Bharada E resmi ditahan di Rutan Bareskrim Polri mulai Rabu, 3 Agustus 2022 malam.

“Bharada E ada di Bareskrim di Pidum setelah ditetapkan tersangka tentu akan dilanjutkan dengan pemeriksaan sebagai tersangka dan langsung akan kita tangkap dan kita tahan,” kata Andi di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 3 Agustus 2022 malam sebagaimana dilansir Suara.com.

Dalam kasus tersebut, Bharada E dijerat dengan Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Dia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Pemeriksaan dan penyidikan tidak berhentin sampai di sini dan tetap berkembang. Masih ada beberapa saksi lagi yang akan kita lakukan pemriksaan ke depan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat sebelumnya tewas ditembak diduga oleh Bharada E alias Richard Eliezer di rumah dinas Ferdy Sambo pada Jumat, 8 Juli 2022 sekitar pukul 17.00 WIB. Brigadir J merupakan sopir istri, Ferdy Sambo. Sedangkan, Bharada E merupakan ajudan Ferdy Sambo.

Tiga hari setelah kejadian, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebut Bharada E menembak Brigadir J karena diduga melecehkan istri Ferdy Sambo.

“Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri Kadiv Propam dengan todongan senjata,” kata Ramadhan dalam keterangannya, Senin, 11 Juli 2022 malam.

Sebelum terjadi penembakan, kata Ramadhan, Bharada E mendengar istri Ferdy Sambo berteriak. Dia menuju sumber teriakan tersebut yang berasal dari kamar istri Ferdy Sambo. Ketika itu, Bharada E mendapati Brigadir J yang panik melihat kedatangannya. Sampai pada akhirnya, Ramadhan menyebut Brigadir J melesatkan tembakan ke arah Bharada E.

“Brigadir J melepaskan tembakan sebanyak 7 kali, Bharada E membalas mengeluarkan tembakan sebanyak 5 kali,” kata Ramadhan.

Saat peristiwa ini terjadi, Ferdy Sambo diklaim Ramadhan sedang tidak berada dirumah.

Kasus dugaan pelecehan seksual ini awalnya ditangani Polres Metro Jakarta Selatan. Kemudian diambil alih Polda Metro Jaya. Sampai pada akhirnya diambil alih kembali oleh Bareskrim Polri.***