Home Blog Page 5134

Mengandung EtO Berlebihan, Es Krim Haagen-Dazs Ditarik BPOM

0

Bogordaily.net – Pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta importir menarik segera produk es krim Haagen-Dazs rasa vanila asal Prancis dari pasar Indonesia.

Perintah penarikan ini karena es krim Haagen-Dazs rasa vanila mengandung Etilen Oksida (EtO) dengan kadar berlebihan.

“Untuk melindungi masyarakat, BPOM menginstruksikan importir untuk melakukan penarikan dari peredaran terhadap kedua produk es krim rasa vanila merek Haagen-Dazs itu. Dan, juga memperluas penarikan ke jenis kemasan lainnya, yaitu bulkcan (9,46 L),” terang Badan POM, dalam siaran pers tertulisnya, Rabu 20 Juli 2022.

BPOM juga menginstruksikan importir untuk menghentikan sementara peredaran atau penjualan produk es krim Haagen-Dazs lainnya dengan komposisi yang mengandung perisa vanila sampai produk tersebut dipastikan aman.

Sedangkan, es krim merek Haagen-Dazs lainnya yang terdaftar di Badan POM tetap dapat beredar di Tanah Air.

Adapun penarikan produk es krim Haagen-Dazs rasa vanila ini berawal dari informasi dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) yang diterima Indonesia Rapid Alert System for Food and Feed (INRASFF) pada 8 Juli 2022 lalu.

Informasi tersebut menyebutkan ditemukannya Etilen Oksida (EtO) dengan kadar berlebihan pada produk itu.

Selanjutnya, pada 6 Juli 2022, otoritas di Prancis melalui RappelConso dan Food Standards Australia New Zealand (FSANZ) menerbitkan informasi publik berkenaan penarikan secara sukarela es krim Haagen rasa vanila oleh produsen, lantaran mengandung EtO.

Sedangkan, pada 8 Juli 2022, Singapore Food Agency (SFA) memerintahkan importir untuk melakukan penarikan produk tersebut.

Produk yang ditarik yaitu es krim Haagen-Dazs rasa vanila kemasan pint dan mini cup.

Sementara, produk es krim dengan merek yang sama untuk kemasan 100 ml dan 473 ml yang diimpor dari Prancis terdaftar di Badan POM dan beredar di Indonesia.***

Sat Narkoba Polresta Bogor Kota Beri Penyuluhan di SMAN 1 Kota Bogor

Bogordaily.net–  Satuan reserse narkoba (Sat Narkoba) Polresta Bogor Kota melakukan sosialisasi  dan penyuluhan bahaya narkoba kepada para pelajar di SMAN 1 Kota Bogor, Jalan Ir, Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu 20 Juli 2022 dan diikuti oleh sekitar seratus siswa.

Pada kesempatan itu, tiga orang personel Sat Narkoba Polresta Bogor Kota, yaitu Iptu Usman Djunaedi, Bripka Dyah Ayu, Brigadir Adi menyampaikan berbagai materi bahaya narkoba yang dikemas agar bisa dipahami oleh para pelajar.

Di hadapan para siswa Bripka Dyah Ayu menyampaikan, efek dari narkoba yang memaksa tubuh untuk beraktivitas atau melakukan rutinitas diluar kebiasaan orang normal.

Penggunaan narkoba kata Dyah Ayu bisa membahayakan bagi tubuh dan membuat penggunanya tidak bisa mengendalikan tubuhnya seperti orang pada umumnya.

“Mereka yang melakukan penyalahgunaan narkoba jenis sabu itu mereka bisa kuat tidak makan berhari-hari, tidak tidur bahkan bisa sampai dua hari, apa yang akan mereka alami setelah itu ya drop. Karena badan kits itu normalnya makan sehari tiga kali tidur itu minimal satu hari sekali,” jelas Bripka Dyah Ayu.

Dari sisi kesehatan, Dyah juga menyampaikan bahwa bahaya penggunaan narkoba bisa menimbulkan kerusakan terhadap organ tubuh maupun saraf. Seperti penggunaan sabu yang dapat memicu denyut jantung lebih cepat sehingga jantung bekerja lebih dari normal.

Penyampaian materi dengan cara yang dapat dipahami itu juga diikuti dengan antusias oleh para pelajar. Bahkan beberapa dari mereka terlihat mencatat materi yang disampaikan oleh personel Sat Narkoba Polresta Bogor Kota.

Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Agus Susanto mengatakan, kegiatan penyuluhan dan sosialisasi itu rutin dilakukan di kalangan pelajar.

Terlebih saat ini merupakan masa penerimaan siswa siswi baru dan tingkat SMP naik tingkat ke jenjang SMA yang juga dalam lingkungan sosial para pelajar tersebut jadi lebih luas.

Untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar kata Agus pihaknya juga melakukan berbagai upaya untuk memberikan materi dasar agar para pelajar memahami bahaya dan konsekuensi dari penyalahgunaan narkoba.

“Jadi, selain memberikan sosialisasi dan penyuluhan tentang penyalahgunaan Narkotika kami juga menjabarkan tentang dasar hukum dan aturan hukum mengenai sanksi hukum penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba ini juga sebagai upaya Polresta Bogor Kota memutus mata rantai peredaran narkoba di Kota Bogor.

Kasubsi Sie Penmas Polresta Bogor Kota Iptu Rachmat Gumilar mengatakan, penindakan terhadap peredaran narkoba ini sesuai arahan dan petunjuk serta komitmen dari Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro kepada jajaran Sat Narkoba Polresta Bogor Kota.

Untuk itu selain tugas utama melakukan penindakan dan pengungkapan peredaran narkoba Polresta Bogor Kota juga berperan aktif memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada generasi muda agar tidak terjerumus dan masuk ke jurang peredaran dan penggunaan narkoba.

“Pelajar ini sebagai ujung tombak generasi  penerus yang masih dalam tahap tumbuh kembang sehingga perlu diberikan pemahaman sejak dini tentang bahaya narkoba dan jangan sesekali dekat apalagi menggunakan narkoba karena dapat merugikan diri sendiri dan orang orang terdekat,” katanya.

Pada penyuluhan itu juga para pelajar diberikan pemahaman tentang dasar hukum dan sanksi hukum penindakan penyalahgunaan narkoba.

Edukasi itu perlu diberikan kepada para pelajar agar para pelajar bisa memahami, mengetahui dan mengerti bahwa penggunaan dan penyalahgunaan narkoba merupakan perbuatan melawan hukum yang bisa dikenakan sanksi pidana.

“Edukasi, sosialisasi dan penyuluhan ini terus rutin dilaksanakan dengan mengajak pelajar agar tidak mendekati dan terjerumus terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” katanya.(Ibnu Galansa M)

Geger Penemuan Mayat Wanita Tak Dikenal di Kali Cikeas

0

Bogordaily.net – Sesosok mayat wanita nyaris bugil tanpa identitas ditemukan warga tersangkut di bongkahan batu di Kali Cikeas, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, mayat ditemukan oleh dua orang petugas keamanan tengah berpatroli pada Rabu, 20 Juli 2022 pagi.

“Pada pukul 07.50 WIB saksi 1 dan 2 sedang melaksanakan patroli area Perumahan Citra Grand dan melihat di pinggiran kali Cikeas di belakang rumah Pak Wendi melihat mayat posisi miring ke kanan tersangkut batu,” kata Erna dalam keterangannya.

Setelah itu, lanjut Erna, saksi melaporkan ke atasannya dan bersama-sama melakukan pengecekan.

Setelah diperiksa, dipastikan mayat seorang perempuan. Selanjutnya mereka melaporkan penemuan mayat tersebut ke pihak kepolisan.

“Saksi 1 dan 2 langsung menghubungi Kordinator sekurity bernama Yoyon. Ketiganya kemudian mengecek mayat tersebut dan menghubungi Babinkantibmas dan Babinsa,” ujarnya.

Menurut Erna, polisi belum mengetahui identitas mayat. Pasalnya, kondisi jasad perempuan tersbeut yang sudah membengkak.

“Wajah tidak dapat dikenali, mayat sudah membengkak,” tambahnya.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Bekasi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.***

Muncul Perdana di Hadapan Publik, Kim Seon Ho Minta Maaf Sambil Menangis

0

Bogordaily.net – Aktor Kim Seon ho minta maaf sambil menangis ketika ia muncul di depan publik untuk pertama kalinya dalam 9 bulan setelah kontroversi atas kehidupan pribadinya.

Pada tanggal 20 Juli, press call untuk drama ‘Touching the Void’ diadakan di Art One Theatre di Daehak-ro, Jongno-gu, Seoul.

Acara ini disutradarai oleh Kim Dong-yeon dan dihadiri oleh aktor Kim Seon-ho, Shin Sung-min, Kim Seon-ho, Lee Hwi-jong, Lee Jin-hee, Oh Jeong-taek, Jung Hwan, Jo Hoon, dan Jung Ji Woo.

Sebelum konferensi pers, Kim Seon ho naik ke atas panggung dan membaca kertas tulisan tangan.

“Saya keluar karena sepertinya ini adalah hal yang benar untuk dilakukan sebelum acara dimulai. Saya menuliskannya di atas kertas karena saya gugup,” ucapnya.

Ia berkata, “Ini bukan masalah besar. Pertama-tama, saya sangat menyesal dan menyesal harus mengatakan ini pada konferensi pers.”

Lanjutnya, Kim Seon ho minta maaf, “Banyak orang bekerja keras dari musim semi hingga musim panas tahun ini untuk membuat drama teater ini. Sekali lagi, saya minta maaf kepada tim karena saya merasa menjadi seseorang di sini.”

“Saya dengan tulus meminta maaf karena menyebabkan kekhawatiran banyak orang dengan berita buruk. Melihat kembali ke masa lalu, saya banyak merenungkan kekurangan saya. Saya akan melakukan yang terbaik untuk menjadi aktor yang lebih baik dan orang yang lebih baik dengan apa yang bisa saya katakan,” paparnya sambil menangis.***

Plaza Toyota Citeureup Kembali Hadirkan Kegiatan Menarik Bertajuk “Back To School”

Bogordaily.net – Plaza Toyota Citeureup kembali hadirkan kegiatan menarik yang bertajuk “Back To School”. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara serentak di 145 dealer se-Jabodetabek.

Dan akan dilaksanakan di Perumahan Graha Puspasari pada Sabtu 23 Juli 2022. Dengan banyak kegiatan yaitu, senam zumba, lomba mewarnai, untuk anak-anak, dan doorprize.

Promo pada kegiatan tersebut diantaranya hot promo untuk setiap pembelian mobil keluaran terbaru dari toyota, yaitu, Avanza, Rush dan Raize. Dengan bunga 0 persen, serta free admin, free asuransi dan gratis e-toll senilai Rp3 juta.

Selain itu, kegiatan yang bertajuk “Back To School” juga menyediakan hadiah langsung jika SPK di lokasi, serta ada cek kesehatan gratis yang bekerjasama dengan Rumah Sakit (RS) Sentra Medika.

Plaza Toyota Citeureup hadirkan kegiatan menarik yang bertajuk “Back To School” 145 dealer se-Jabodetabek di Perumahan Graha Puspasari, pada Sabtu 23 Juli 2022.(Istimewa/Bogordaily.net)

Atau, untuk info lebih lanjutnya, kalian bisa cek instagramnya @toyota_citereup, dan bisa hubungi kontaknya di 021-8792-9988.

Ayo segera miliki mobil toyota keluaran terbaru impian anda. Tentunya hanya di Plaza Toyota Citereup.

Kalian juga bisa datang langsung ke Plaza Toyota Citeureup yang berlokasi di Jalan Raya Mayor Oking Jaya Atmaja no 19, Citereup, Kabupaten Bogor.

Jangan sampai kelewatan kegiatan seru dan banyak promo dari Plaza Toyota Citeureup tersebut pada kegiatan ini.

Ingat lokasi dan tanggalnya hanya di Perumahan Graha Puspasari, pada Sabtu 23 Juli 2022!*

(Muhammad Irfan Ramadan)

Bentuk Syukur, Satgas Yonmek 203/AK dan Warga Ibadah Bersama

0

Bogordaily.net – Sebagai bentuk syukur dan kebersamaan, pihak Satgas Yonmek 203/AK menggelar ibadah bersama warga di Gereja Manggalome yang berlokasi di Kampung Tima, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, Rabu, 20 Juli 2022.

Ibadah itu, dipimpin langsung oleh Sertu Nico, salah satu personel Yonmek 203/AK. Nico menyebut, beberapa pesan disampaikan oleh warga usai menggelar ibadah bersama itu, salah satunya untuk bisa memperkuat persatuan dan kesatuan.

“Kami juga berharap Kemanunggalan antara TNI dan rakyat ini bisa terus terjaga,” kata dia.

Selain ibadah bersama, Nico berujar jika beberapa personel di lokasi itu menyempatkan diri untuk menggelar adanya komunikasi sosial.

Komsos, kata dia, diyakini bisa mengetahui setiap keluhan maupun kendala yang dialami oleh masyarakat.

“Apapun keluhan yang dialami warga, sebisa mungking harus bisa kita atasi. Sebab, keberadaan kami disini itu demi kemajuan masyarakat,” katanya.***

Truk Bermuatan Genting Terperosok ke Jurang di Tanjakan Rasamala Sukamakmur

Bogordaily.net–  Tanjakan Rasamala di Kampung Rasamala, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor rawan kecelakaan lalu lintas. Seperti yang terjadi, Rabu, 20 Juli 2022. Satu unit truk bermuatan genting terguling dan terperosok ke jurang di wilayah Kecamatan Sukamakmur karena tidak kuat menanjak.

Ferdiansyah warga sekitar mengatakan truk bermuatan genting yang terperosok ke dalam jurang di Kampung Rasamala Sukamakmur tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 Wib dini hari.

“Ini memang sering terjadi, mengingat tanjakan yang cukup ekstrem ini sering kali membuat mobil tidak kuat menanjak apalagi ini bermuatan berat,” kata Ferdiansyah kepada awak media.

Sementara Agus (40) sopir truk bermuatan genting menjelaskan, ia berangkat dari Karawang Timur dengan tiga mobil lainnya untuk mengantarkan genting ke Pondok Pesantren yang terletak di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakur.

“Baru pertama kali saya melintasi jalan ini dan tidak tahu medannya. Memang tadi di warung sudah ada yang mengingatkan jika tanjakan di sini tinggi dan panjang,” jelasnya.

Lebih lanjut Agus memaparkan, tiga  mobil lain yang juga mengangkut genting bisa menanjak walaupun dengan terseok-seok.

“Waktu saya pas nanjak gak kuat, padahal sudah pasang gigi 1 sejak awal, hingga akhirnya mobil bermuatan genteng terpesotok ke dalam jurang yang berada persis di samping tanjakan tersebut,” sambungnya.

Terpisah Kapolsek Sukamakmur Iptu Sutopo Pranolo mengatakan tanjakan tersebut memang sangat ekstrem dan sudah seharusnya pemerintah memberikan rambu-rambu jalan dan membenahinya agar bisa menanjak sejajar.

“Saya menyebutnya tanjakan ‘Ciluk Ba’ soalnya untuk yang tidak paham kondisi jalan saat menanjak tidak terlihat kendaraan dari jalan di depannya, sangat rawan sekali kecelakaan di tanjakan, sebaiknya harus lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah baik untuk rambu jalannya juga untuk pembenahan jalannya,” ujarnya. (Haerudin)

Ketua P2TP2A Kabupaten Bogor: Bijak Bermedsos, Hak Anak Terpenuhi dan Terlindungi

Bogordaily.net– Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Wanoja Mitandang Kabupaten Bogor, Euis Kurniasih Hidayat menekankan pentingnya peran orang tua mendampingi anak dalam mengakses internet.

Euis mengatakan penguatan kepada orang tua dan penguatan kepada masyarakat sangat diperlukan, apalagi perlindungan dan pemenuhan hak anak harus diwujudkan kapan saja dan di mana saja tidak terkecuali di dalam internet.

Mengingat P2TP2A ini kata Euis, hanya petugas layanan yang menangani kasusnya, sehingga mengenai sosialisasi pencegahan sesungguhnya adalah tanggung jawab bersama dari semua sektor, itu merupakan salah satu prioritas, penguatan, pemberdayaan masyarakat.

“Tentang pornografi, pencegahan kekerasan, dan bagaimana menjaga keluarga, termasuk diperlukan sinergi dengan pihak penegak hukum, aparat setempat, agar semua masyarakat melek dan setiap keluarga dapat menjaga anak-anaknya dengan baik,” tegas Euis.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Wanoja Mitandang Kabupaten Bogor, Euis Kurniasih Hidayat.(Istimewa/Bogordaily.net)

Lebih lanjut Euis juga menyebut masih banyaknya kasus kekerasan yang menimpa anak di Kabupaten Bogor antara lain akibat penggunaan internet yang tidak terkontrol. Untuk Kabupaten Bogor kata Euis, pada 2021 terdapat 100 kasus anak yang disampaikan kepada P2TP2A Kabupaten Bogor dan pada 2022 per bulan Juli sudah terdapat 104 kasus.

“Jadi memang faktanya demikian, tapi yang penting sesungguhnya bagaimana kami sebagai tenaga layanan menyikapi laporan-laporan tersebut. Artinya kami melakukan upaya untuk penanganan kasus tersebut dan diharapkan dilaksanakan dengan tuntas,” lanjutnya.

Untuk 2021 Euis menybut sudah ada unit pelaksana teknis dinas yang bisa membantu pihaknya dalam proses percepatan. Biasanya pihaknya melakukan out reach kasus lapangan sendiri dan sekarang berkomunikasi dengan UPT yang berada di wilayah bersangkutan.

“Sehingga mereka melakukan penjangkauan, setelah itu kebutuhannya seperti apa baru disampaikan kepada kami dan dibawa ke P2TP2A untuk penanganan selanjutnya,” jelas Euis.

Ia menambahkan, sebagai strategi percepatan perlindungan perempuan dan anak, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perlindungan Anak, Pengendalian penduduk dan keluarga berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor juga telah menyiapkan sistem layanan terpadu percepatan perlindungan anak atau Si GADIS yang merupakan tindak kekerasan perempuan dan anak secara online, atau website www.sigadis.bogorkab, termasuk dari Diskominfo Kabupaten Bogor di layanan 112 dan layanan call center Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 Yang dapat diakses melalui hotline 021-129 atau whatsap 08111-129-129.

Terkait dengan kabupaten layak anak, Euis mengatakan yang penting anak itu sedapat mungkin terbebas dari kekerasan dan eksploitasi. Kemudian kalau sudah terjadi menurutnya harus ditangani. Setelah ditangani mereka ada mendapatkan layanan pasca trauma atau kalau perlu berada di rumah aman atau rumah singgah yang juga telah disiapkan, mengingat sebuah bangsa akan besar jika memiliki sikap besar terhadap anak-anak generasi penerus.

“Mari kita bahagiakan anak-anak kita dengan memenuhi hak mereka seperti hak hidup, tumbuh kembang, pendidikan, berpartisipasi dan bebas dari kekerasan. Anak Terlindungi Indonesia Maju,” ajaknya.***

Kades Tangkil Masuk Bui, Ini Pesan Katar Caringin Bogor

Bogordaily.net–  Ketua Karang Taruna (Katar) Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Ahmad Fauzi ikut berbicara pasca Kepala Desa Tangkil, Kecamatan Caringin berinisial AA tertangkap atas dugaan pemalsuan dokumen tanah yang kini mendekam di Polres Bogor.

Mantan wartawan lokal di Bogor yang kini menjadi Katar Caringin itu mengaku prihatin dan ini menjadi pembelajaran bagi semua para kepala desa yang ada di Kabupaten Bogor untuk berhati-hati dan tidak bermain-main dalam mengemban jabatan sebagai kepala desa.

“Kami prihatin atas kejadian itu. Tapi ini menjadi pelajaran bagi kepala desa lainnya, sehingga hal serupa tidak lagi terjadi dikemudian hari,” kata Fauzi kepada Bogordaily.net, Rabu, 20 Juli 2022.

Menurut dia, menjadi seorang manusia saja dalam Islam sudah memanggul amanah kepemimpinan, apalagi seseorang itu dipercaya untuk memimpin banyak orang, yang tentunya harus maslahah dan mafsadah untuk semua orang.

“Jabatan itu bisa menjadi musibah, kalau kita tidak baik dan benar dalam menjalankannya. Tetapi kalau bisa amanah itu bisa menjadi ladang amal,” terangnya.

Terpisah, Direktur Jaringan Advokasi Masyarakat Jangkar Pakuan Pajajaran (JPP) Saleh Nurangga mengapresiasi kinerja aparat hukum yang bertindak cepat, terarah dan terukur dalam menangani laporan masyarakat khususnya dalam perkara pertanahan.

“Penahanan Kades Tangkil patut diapresiasi semua pihak, apalagi kasus yang menjeratnya berkaitan dengan pemalsuan dokumen tanah. Artinya, ada dugaan kuat ini berkaitan dengan praktik mafia tanah,” katanya.

Ia pun meminta satgas mafia tanah agar turun gunung mengungkap kasus-kasus pertanahan di Kabupaten Bogor, karena selain merugikan masyarakat sindikat mafia tanah juga dianggap merugikan negara. Menurut dia, praktik mafia tanah kerap terjadi ditingkat desa dengan melibatkan oknum pemerintah desa (pemdes).

“Oknum pemerintah desa hingga kepala desa, bersekongkol dengan ‘biong’ tanah dan pejabat hingga pengusaha dari luar kota untuk menguasai lahan. Biasanya, lahan itu garapan atau tanah negara,” imbuhnya. (Heri Supriatna)

Raffi Ahmad Lakukan Audiensi Dengan Plt Bupati Bogor, Bahas Kerjasama Berbagai Bidang

0

Bogordaily.net – Artis ternama Indonesia, Raffi Ahmad lakukan audiensi dengan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan, guna tindak lanjuti kerjasama dalam berbagai bidang, demi kemajuan Kabupaten Bogor.

Bidang-bidang yang akan dikolaborasikan antara Raffi Ahmad saat audiensi bersama Pemkab Bogor meliputi, dari sepakbola, sport, life style, entertainment, usaha kuliner, UMKM dan lainnya.

Kolaborasi itu juga membahas terkait klub milik Raffi Ahmad yaitu Rans Nusantara yang akan bermarkas di Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, untuk mengarungi kompetisi Liga 1 Indonesia.

“Kabupaten Bogor tak hanya memiliki Stadion Pakansari, tetapi juga punya potensi lainnya. Akses jalan menuju Stadion Pakansari sangat mudah dan bagus, juga bisa dikunjungi oleh masyarakat dari daerah sekitar,” kata Raffi Ahmad, Rabu 20 Juli 2022.

Dengan kesepakatan itu, Raffi juga mengaku telah membahas soal rencana pihaknya untuk mengembangkan usaha lain di Kabupaten Bogor. Salah satunya kuliner. Menurutnya, peluang pengembangan bisnis tersebut sangat besar.

Sementara itu, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menegaskan siap untuk berkolaborasi dengan Rans Nusantara FC maupun Rans Entertainment, guna memajukan potensi yang ada di Kabupaten Bogor.

Stadion Pakansari yang bertaraf internasional, kata Iwan, akan mempertandingkan dua klub Liga 1 Indonesia yaitu Persikabo 1973 dan Rans Nusantara FC, dimana keduanya akan bergiliran menjadi tuan rumah.

“Rans Nusantara FC sangat terbuka menampung atau mengontrak pemain sepakbola asal Bogor. Hingga bisa memajukan dunia sepakbola di Bumi Tegar Beriman,” tutup Iwan*

(Muhammad Irfan Ramadan)