Wednesday, 13 May 2026
Home Blog Page 5283

Tim Gabungan Damkar Kota Bogor Lakukan Pencarian Buaya di Sungai Cisadane

0

Bogordaily.net – Viral seekor buaya yang muncul di aliran sungai Cisadane tepatnya di bawah jembatan penghubung antara Cipaku dengan Pamoyanan, Kota Bogor membuat geger warga sekitar.

Untuk itu, Kabid Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor M. Ade Nugraha menyampaikan, bahwa pihaknya menerima laporan dari warga adanya keberadaan buaya di sungai Cisadane.

“Hari ini kami turunkan tim dari Damkar Kota Bogor di bantu juga oleh BPBD Kota Bogor dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sekitar 30 personil,” kata M. Ade Nugraha kepada Bogordaily.net, Kamis 23 Juni 2022.

Untuk proses pencarian, kata Ade, pihaknya akan menyusuri aliran sungai Cisadane sepanjang 200 meter dan lebar 50 meter dari titik awalnya buaya terlihat.

“Namun, sampai saat ini proses pencarian buaya masih belum menemukan hasil. Semoga hari ini buaya dapat di temukan dan ditangkap,” ucapnya. Kendati demikian, menurut Ade, buaya yang terlihat kemarin di duga lepas, karena mulut buaya yang terlihat dipakaikan lakban di mulut. “Dilihat dari video yang kami terima saat buaya muncul, mungkin diduga buaya peliharaan yang lepas,” terangnya. Maka dari itu, Ade Nugraha menghimbau kepada warga di sekitaran aliran sungai Cisadane agar mengurangi aktivitas seperti mencuci dan memancing. “Dikhawatirkan jika buaya belum ditangkap akan melukai warga,” imbuhnya.

buaya di Sungai Cisadane

Di tempat yang sama, Camat Bogor Selatan Hidayatullah mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi adanya buaya di sungai Cisadane dari warga pada pukul 12:00 WIB kemarin.

“Upaya kami menghimbau kepada warga yang berada di bantaran aliran Sungai Cisadane agar tidak beraktivitas terlebih dahulu sampai benar-benar aman,” tutupnya*

(Ibnu Galansa)

LKC-DD Gelar Volunteer Camp, Tingkatkan Kapasitas Relawan Kesehatan Seluruh Indonesia

0

Bogordaily.net – Sebagai upaya meningkatkan kapasitas relawan tenaga kesehatan dan mengoptimalisasi aktivitas kerelawanan, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menggelar Volunteer Camp di Gunung Bunder, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, di mulai dari hari Kamis sampai Sabtu, 16-18 Juni 2022.

Mengusung tema Rekan RDK (Respon Darurat Kesehatan) Terbaik, Relawan Kesehatan RDK yang Terintegrasi dan BerkolaborAksi, Volunteer Camp kali ini diikuti oleh 39 orang peserta.

Datang dari latar belakang medis, peserta meliputi dokter, perawat, tenaga kesehatan masyarakat dan mahasiwa bidang studi kesehatan dari seluruh Indonesia.

Selama tiga hari peserta diberikan sejumlah materi, diantaranya manajemen pengelolaan bencana dengan kesiapsiagaan tim medis, praktik vertical rescue, water rescue, jungle survival dari DMC (Disaster Management Center) Dompet Dhuafa.

Kemudian materi manajemen layanan kesehatan saat bencana dan disaster medicine oleh dr. Rakhmad Ramadanjaya selaku Ketua Tim Tanggap Darurat dan Kegawatdaruratan Medis PKK (Pusat Krisis Kesehatan) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Ahmad Shonhaji selaku Direktur Dakwah, Budaya dan Pelayanan Masyarakat dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan ini menjadi agenda yang dilakukan oleh teman-teman kebencanaan dan erat kaitannya dengan kesehatan.

“Sinergi yang dilakukan adalah bersama dengan teman-teman kesehatan merupakan satu paket ketika kita berada dalam situasi bencana. Kesehatan, kebencanaan, tim kemanusiaan adalah paket yang tidak bisa dipisahkan dalam satu aksi ketika bencana itu terjadi,” jelas Shonhaji.

Menurut Shonhaji banyak hal yang bisa ditumbuhkan dari semangat volunteer camp ini, semangat kerelawanan, semangat untuk berbagi waktu kepada para penyintas bencana dalam situasi bencana yang terjadi.

Voluteer Camp

“Semoga hari ini sampai tanggal 18 nanti, memberikan banyak motivasi, memberikan banyak spirit. Bahwa setiap kita adalah bagian yang tidak terlepas untuk bisa berbagi waktu, berbagi tenaga, berbagi profesi dan berbagi kesempatan untuk sesama. Sehingga kedepannya, jaringan-jaringan relawan medis ini, jaringan yang tidak terpisahkan dalam gerakan Dompet Dhuafa. Teman-teman peserta semuanya, yang hari ini terlibat, inilah bagian dari pasukan relawan kesehatan dan relawan medis Dompet Dhuafa,” tutur Shonhaji.

Setelah itu, dr. Yeni Purnamasari, MKM selaku General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa menuturkan lewat pelatihan kali ini tim medis akan dibekali kemampuan untuk melakukan survival, water rescue dan vertical rescue.

“Voluteer Camp ini bertujuan meningkatkan kapasitas relawan kesehatan pada bidang kebencanaan khususnya SAR medik dasar dan melatih keterampilan khusus yg dibutuhkan saat terjadi bencana sehingga dapat berkolaborasi dengan tim rescue di lokasi bencana,” ungkap dr. Yeni.

Kemudian dr. Yeni mengungkapkan pertemuan kali ini bersama dengan tim PKK Kemenkes akan sangat melengkapi informasi yang perlu diketahui oleh kita semua, terkait dengan manajemen dan pengelolaan ketika bencana.

Selepas itu, dr. Rakhmad Ramadanjaya memberikan apresiasi kepada Dompet Dhuafa yang sudah melaksanakan kegiatan kesiapsiagaan bencana sebagai bagian dari upaya pra krisis, kemudian menjelaskan tahapan alur kordinasi dan managemen pengelolaan pada masa tanggap darurat bencana dengan aktivitas sistem HEOC (Health Emergency Operational Center) di Dinas Kesehatan, RHA (Rapid Health Assesment) dan penguatan data center untuk kordinasi dampak bencana pada krisis kesehatan.

“Untuk respon tanggap darurat yang tertama kita melakukan RHA, mengoperasionalkan pusat darurat krisis kesehatan, kemudian mobilisasi tim kesehatan, menyusun dan melaksanakan rencana operasi krisis kesehatan berdasarkan hasil RHA dan rencana kontijensi jika sudah ada dengan memperhatikan protokol kesehatan, memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak sesuai standar, melaksanakan komunikasi krisis kesehatan, selanjutnya melakukan upaya promosi kesehatan,” jelas dr. Rakhmad.

Selanjutnya, Haryo Mojopahit dari Kepala DMC Dompet Dhuafa menjelaskan 4 hal yang dilakukan oleh DMC ketika terjadi bencana, yaitu tanggap darurat atau emergency bencana, selanjutnya masa pemulihan pasca bencana atau reconstruction dan rehabilitasi, kemudian pencegahan atau mitigasi bencana, lalu kesiapsiagaan.

“Salah satu kesiapsiagaan DMC adalah memberikan edukasi kebencanaan ke sekolah-sekolah, mengadakan pelatihan bencana ke masjid-masjid. Agar ketika terjadi bencana mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan, termasuk melakukan training-training relawan seperti ini. Dari Januari sampai bulan kemarin DMC melakukan training kepada 1000 relawan, tersebar di berbagai provinsi, tujuannya semakin banyak relawan maka akan ada jaringan relawan yang sudah terlatih untuk bisa turun ke bencana,” jelas Haryo.***

Tebar Bibit Ikan, Jaga Ekosistem Alam

0

Bogordaily.net – Kodim 1610/Klungkung mengerahkan semua Babinsa di wilayah teritorialnya untuk menjadi pelopor utama cinta lingkungan, dengan menebar bibit ikan.

Seperti adanya tebar bibit ikan yang saat ini digelar di Kecamatan Semarapura pada Rabu, 22 Juni 2022.

Penyebaran bibit itu, tak lepas dari adanya peran Babinsa, Sertu I Nyoman Suartana.

Dandim Klungkung, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat menjelaskan, tebar bibit yang dilakukan oleh Babinsa itu, merupakan bagian dari upaya menjaga ekosistem alam.

“Manusia dengan alam, memiliki hubungan yang sangat kuat. Artinya, tidak bisa dipisahkan,” ungkap Letkol Suhendar. Ia berharap, dengan adanya kegiatan tersebut bisa menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk bisa menjadi pelopor cinta lingkungan. “Warga juga harus termotivasi dengan adanya kegiatan seperti di Kecamatan Semarapura ini,” bebernya.***

Soal Dewi Perssik Digugat, Saipul Jamil : Semoga Saling Memaafkan

0

Bogordaily.net – Dewi Perssik yang akan cerai dengan Angga Wijaya membuat sang mantan suami Saipul Jamil sedih mengetahui hal tersebut.

Menurut Ipul, panggilan akrabnya Dewi Perssik dan Angga Wijaya tidak pernah terlihat bertengkar. Semuanya baik-baik saja hingga santer kabar perceraian. “Dewi nggak pernah curhat, Angga nggak pernah curhat. Pokoknya kita bahagia terus. Makanya sampai kita ke Jember kemarin lebaran, aku selalu sama Dewi sama Angga ‘ayo dong pi ke sini’ ya udah aku datangi demi menjaga silaturahmi aku datang,” ungkap Saipul Jamil, dikutip dari Detik, Kamis 23 Juni 2022.

“Indah sampai detik ini pun masih nemenin Dewi, ya pokoknya merasa sedih lah ini terjadi,” sambungnya. Tak pernah terbesit dipikiran Saipul Jamil, bahwa sang mantan istri akan berpisah dengan Angga Wijaya. Saipul Jamil mengira Angga Wijaya adalah pelabuhan terakhir Dewi Perssik.

“Nggak ada pikiran apa-apa, jadi kita pernah ada ketemu sama Sandy Arifin, sama Angga juga kalau nggak salah bulan Ramadhan, itu nggak tahu. Tapi yang jelas saya nggak pernah mau mereka ada masalah. Pokoknya itu hak mereka berdua, karena yang menjalani mereka kita sebagai orang luar hanya mendoakan,” imbuh Saipul Jamil.

Saipul Jamil berharap Dewi Perssik dan Angga Wijaya tidak jadi berpisah. Ia berdoa semoga keduanya bersatu kembali. “Semoga, ini kan baru gugatan belum vonis. Karena mereka kan nikah resmi jadi masih bisa ada perubahanlah,” tutur Saipul Jamil.

“Mudah-mudahan Dewi sama Angga dimurahkan hatinya masing-masing untuk bisa memaafkan satu sama lain. mungkin kalau ada masalah. Karena rumah tangga nggak ada yang tahu, kan rahasia mereka. Keren banget pokoknya, aku takjub sama mereka berdua. Adem ayem kok tiba-tiba begini,” tukasnya.***

BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi Enam Meter di Laut Selatan Jawa Barat dan Yogyakarta

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gelombang tinggi hingga enam meter berpotensi terjadi di wilayah laut selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

BMKG pun mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku mulai Kamis, 23 Juni 2022 pukul 07.00 hingga Jumat, 24 Juni 2022 pukul 07.00 WIB. Dalam keterangan tertulisnya, BMKG menyebut gelombang tinggi diperkirakan 2,5 meter hingga 4 meter berpeluang terjadi di wilayah perairan selatan.

Kemudian, gelombang sangat tinggi antara 4 meter hingga 6 meter berpeluang terjadi wilayah Samudera Hindia Selatan. Dalam penjelasannya, BMKG menyampaikan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari tenggara ke selatan dengan kecepatan angin berkisar 6-20 knot. Sedangkan, di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari timur-tenggara dengan kecepatan angin berkisar 10-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Selatan Jawa, Laut Jawa dan Laut Arafuru. BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap pada Kamis menyampaikan peringatan dini mengenai peluang munculnya gelombang tinggi di laut selatan Jabar dan DIY hingga Jumat 24 Juni pukul 07.00 WIB.

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jawa Tengah, Kamis 23 Juni, mengatakan bahwa tinggi gelombang di perairan selatan Jabar dan DIY diprakirakan 2,5 sampai empat meter atau tergolong tinggi.

Wilayah perairan selatan Jabar dan DIY meliputi perairan selatan Sukabumi, perairan selatan Cianjur, perairan selatan Garut, perairan selatan Tasikmalaya, perairan selatan Pangandaran, perairan selatan Cilacap, perairan selatan Kebumen, perairan selatan Purworejo, dan perairan selatan Yogyakarta.

Teguh mengemukakan bahwa peningkatan tinggi gelombang di wilayah perairan tersebut dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian selatan, yang dominan bergerak dari timur-tenggara dengan kecepatan angin berkisar 10-25 knot.

“Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan selatan Jawa, Laut Jawa, dan Laut Arafuru. Angin yang arah tiupannya cenderung searah dengan kecepatan tinggi dapat memicu terjadinya gelombang tinggi,” katanya dikutip Antara.

Ia mengimbau warga yang memanfaatkan masa libur dengan berwisata ke pantai selatan Jabar dan DIY tidak bermain air atau berenang di wilayah pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas karena gelombang tinggi dapat datang sewaktu-waktu.

“Bagi seluruh pengguna jasa kelautan, kami imbau untuk memerhatikan risiko gelombang tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Kami akan segera informasikan kepada masyarakat jika ada perkembangan lebih lanjut terkait dengan tinggi gelombang,” kata Teguh.***

Waspada SPBU Curang, Kurangi Takaran BBM Pakai Remote Control

0

Bogordaily.net – Kepolisian Daerah Banten membongkar sebuah SPBU curang di Serang yang menjual BBM dengan cara mengurangi takaran menggunakan alat khusus yang dimodifikasi pada mesin pengisian SPBU. Dari kecurangan ini, SPBU sudah meraup keuntungan hingga miliaran rupiah.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Polisi Shinto Silitonga menjelaskan bahwa praktik curang itu ditemukan di SPBU Gorda Nomor 34-42117 di Jalan Raya Serang-Jakarta KM 70 Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, pada 6 Juni lalu sekitar pukul 13.00 WIB.

“Saat dilakukan pengecekan lokasi, benar ada penjualan BBM jenis Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar yang dilakukan oleh petugas SPBU tersebut dengan cara melakukan pengaturan pada mesin dispenser yang sudah dimodifikasi dengan menggunakan remote control,” katanya dikutip dari Antara, Kamis 23 Juni 2022.

Ia menyebutkan dari pengungkapan kasus itu pihaknya juga berhasil mengamankan dua orang tersangka yakni BP (68) sebagai Manajer SPBU dan FT (61) pemilik tempat usaha SPBU. “Atas kasus ini, dua orang tersebut kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar dia.

Sementara, Kasubbid I Industri Perdagangan dan Investasi (Indagsi) pada Ditreskrimsus Polda Banten Kompol Chandra Sasongko menambahkan para pelaku dengan sengaja menambahkan komponen elektrik remote control serta sakelar otomatis pada mesin dispenser SPBU tersebut.

“Akibatnya, volume BBM jenis Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, dan Solar yang dijual tidak sesuai dengan takaran, timbangan atau jumlah selain menurut ukuran yang sebenarnya, isi bersih, berat bersih, atau jumlah yang sebenarnya,” jelasnya.

Ia menyebut, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa praktik curang penjualan BBM tersebut sudah berlangsung sejak 2016 sampai Juni 2022 dan mendapatkan keuntungan besar.

“Dari hasil pemeriksaan, para pelaku yang menjalankan kecurangan penjualan BBM mendapat keuntungan Rp 4-5 juta per hari dengan jumlah keuntungan (akumulasi) sekitar Rp 7 miliar,” tuturnya.

Dalam pengungkapan kasus ini penyidik menyita barang bukti berupa dua remote control, empat relay yang terpasang pada masing-masing dispenser BBM, satu bundel slip setoran margin, satu bundel slip setoran surplus, empat handphone, tujuh bundel arsip berita acara permodalan SPBU Nomor 34-42117, empat CPU, satu kartu ATM, satu buku tabungan, dan dua bundel rekening koran.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 8 ayat 1 huruf c jo. Pasal 62 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan/atau Pasal 27, Pasal 30 Jo Pasal 32 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal Jo Pasal 55 ayat 1 dan atau Pasal 56 dengan hukuman minimal 5 tahun penjara.***

Cegah Risiko Penyakit Kronis, BPJS Kesehatan Ajak Peserta Lakukan Skrining Kesehatan

0

Bogordaily.net – Sebagai upaya memberikan layanan kesehatan yang komprehensif kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan mengajak peserta untuk melakukan skrining riwayat kesehatan. Skrining ini dapat dilakukan dengan sangat mudah melalui Aplikasi Mobile JKN, Website BPJS Kesehatan, Chat Asisstant BPJS Kesehatan (CHIKA) maupun dilakukan langsung saat peserta berkunjung langsung ke FKTP.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Lily Kresnowati mengungkapkan BPJS Kesehatan terus mengintensifkan program promotif preventif melalui perluasan akses skrining. Hal ini penting dilakukan, selain mencegah risiko atau perburukan suatu penyakit diharapkan juga pelayanan primer yang diberikan oleh FKTP dapat dilakukan secara tuntas kepada peserta.

“Tidak perlu khawatir, BPJS Kesehatan memudahkan peserta melakukan skrining melalui berbagai kanal. Skrining ini pun hanya dilakukan minimal sekali setiap tahun dan dapat diikuti oleh seluruh peserta JKN khususnya yang berusia ? 15 tahun. Nanti setiap tahun, peserta dapat melakukan skrining ulang sehingga kondisi kesehatan peserta dapat terus kami pantau,” kata Lily.

Skrining riwayat kesehatan ini dilakukan peserta melalui pengisian atas pertanyaan tentang riwayat kesehatan diri sendiri, keluarga dan pola konsumsi makanan.

Bagi peserta yang sudah mengunduh Aplikasi Mobile JKN akan muncul notifikasi pengisian skrining atau peserta dapat proaktif, langsung memilih fitur Skrining Riwayat Kesehatan.

Lalu, peserta yang menggunakan layanan Chat Asisstant BPJS Kesehatan CHIKA di Whatsapp, Telegram dan Facebook Messenger pada nomor 08118750400, peserta bisa mengisi pada pilihan fitur.

Namun bagi peserta yang tidak dapat menggunakan kanal digital, peserta dapat melakukan skrining di FKTP sebelum mengakses layanan kesehatan. Saat mendaftar layanan FKTP, akan muncul notifikasi pengisian di Aplikasi P-Care FKTP yang merupakan sistem pencatatan pelayanan di FKTP. “Pengisian sangat mudah, tidak memakan waktu lama hanya kurang dari 10 menit sehingga tidak akan menghambat waktu layanan di FKTP, ” kata Lily.

Dengan skrining riwayat kesehatan, FKTP juga dapat melakukan profiling penyakit peserta terdaftarnya sehingga dapat membantu dalam melakukan tata laksana penyakit sedini mungkin kepada peserta.

Hal ini sesuai dengan peran FKTP sebagai gatekeeper dan care coordinator dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi peserta.

Skrining ini dilakukan agar Peserta JKN dapat mengetahui potensi risiko penyakit kronis, meliputi Diabetes Mellitus, Hipertensi, Ginjal Kronik dan Jantung Koroner, sedini mungkin sehingga dapat dicegah agar tidak terjadi penyakit. Berdasarkan hasil evaluasi tahun 2021, dari 2,2Juta peserta yang melakukan skrining, terdapat 14% memiliki potensi risiko hipertensi, 6% risiko jantung koroner, 3% risiko ginjal kronik dan 3% risiko diabetes melitus.

“Dari evaluasi tersebut, kami berkomitmen untuk meningkatan mutu layanan promotif preventif bagi peserta JKN sesuai dengan fokus transformasi layanan kesehatan primer di Indonesia. Kami juga akan semakin giat mendorong peserta yang hasil skriningnya berisiko tinggi agar mengunjungi FKTP dan mendapatkan penanganan lebih lanjut. Di samping itu, bagi peserta JKN-KIS yang telah menyandang penyakit kronis, kami pun akan melakukan intensifikasi pemantauan status kesehatannya melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) maupun Program Rujuk Balik (PRB),” jelas Lily.***

PDIP Tegaskan Dana Parpol Tak Akan Dipakai Kampanye

0

Bogordaily.net – PDI Perjuangan (PDIP) mendapat bantuan dana partai politik (parpol) dari pemerintah sebanyak Rp 27 miliar. Bendahara Umum (Bendum) PDIP, Olly Dondokambey mengatakan bantuan tersebut tidak dipakai untuk pendidikan partai.

“Bantuan (dana) parpol dari Kemendagri sudah diambil sekian persen buat pendidikan dan pembiayaan administrasi. Jadi tidak bisa keluar dari yang ditetapkan oleh Kemendagri,” kata Olly di Sela Rakernas II, di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dikutip dari Detik, Kamis 23 Juni 2022.

Olly menegaskan bantuan dana parpol partai tak boleh digunakan untuk kepentingan kampanye. Tapi dipergunakan untuk kepentingan pendidikan politik. “Jadi tidak boleh pakai kampanye bantuan parpolnya, tidak boleh beli baju kaos. Jadi buat pendidikan politik bagi masyarakat dan kader-kader,” ucap Olly. Olly menegaskan dana bantuan parpol sekarang telah mengalami kenaikan. Kenaikan mencapai 100 persen. “Oh naik jauh sekarang, 100 persen naik,” ujarnya.

Untuk diketahui, penyerahan simbolis bantuan pemerintah itu dilakukan di sela-sela pengarahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Rakernas ll PDIP, di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Selasa (21/6). Olly meneken dokumen serah terima bantuan tersebut. Selanjutnya, dia mengantar dokumen itu untuk diteken Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.***

Amber Heard Jadi Wanita Tercantik di Dunia, Berdasarkan Penelitian Sains

0

Bogordaily.net – Setelah ramai perseteruannya dengan mantan suami, Johnny Depp, kini Amber Heard kembali dibicarakan karena parasnya. Amber Heard dinobatkan sebagai wanita tercantik di dunia berdasarkan penelitian sains.

Perhitungan ini dilakukan dengan pertimbangan fitur wajah, misalnya jarak antarmata kanan dan mata kiri, bagaimana fitur mata, bibir, dan bentuk wajahnya. Semua itu diukur dan dianalisis agar mendapat kesimpulan.

De Silva menggunakan teknik pemetaan wajah untuk mengetahui orang yang mempunyai wajah paling cantik di dunia. Dalam penelitiannya pada tahun 2016, dia menggunakan rasio kecantikan Yunani yang dikenal sebagai Greek Golden Ratio of Beauty 1.618 (Phi). Rasio tersebut menentukan proporsi sempurna dari wajah seseorang. Dengan teori ini, Amber Heard mencetak skor 91,85 persen yang mengesankan. Olehkarenanya, Amber Heard dikatakan sebagai wanita tercantik di dunia.

“Orang-orang Yunani menemukan bahwa rasio selama ribuan tahun telah dianggap memegang formula rahasia wajah-wajah terindah di dunia. Rasio Phi 1,618 telah lama dianggap sebagai rahasia kecantikan, tetapi sekarang dengan pemetaan komputer kami dapat menghitung bagaimana hal itu berlaku untuk wanita,” kata De Silva, dilansir Indy100, Kamis, 22 Juni 2022.

Teknik pemetaan wajah ini dilakukan dengan menggunakan komputer. Untuk pengukurannya, didesain sebuah algoritma khusus untuk titik tanda pengunci wajah yang dibuat. De Silva mengungkapkan jika dirinya telah mencoba sistem ini pada beberapa wanita cantik di dunia.

“Orang Yunani menemukan bahwa rasio ada di mana-mana di alam dan selama ribuan tahun telah dianggap memegang formula rahasia wajah paling cantik di dunia,” tuturnya.

Dengan menggunakan teknik yang sama, De Silva menemukan Kim Kardashian memiliki alis terbaik, Scarlett Johansson memiliki mata terbaik, dan Emily Ratajkowski memiliki bibir paling sempurna.

Selain itu, dia juga menciptakan wajah sempurna dengan menggunakan hidung Amber Heard, alis Kim Kardashian, mata Scarlett Johansson, bentuk wajah Rihanna, bibir Emily Ratajkowski, dan dahi Kate Moss.

“Rasio Phi 1,618 telah lama dianggap sebagai rahasia kecantikan, tetapi sekarang dengan pemetaan komputer kita dapat menghitung bagaimana hal itu berlaku untuk wanita sejati,” lanjut De Silva.*

MenKopUKM: Transisi Usaha Menuju Ekonomi Hijau Berikan Peluang Bisnis yang Besar

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan transisi usaha menuju ekonomi hijau dapat memberikan peluang bisnis yang besar dan juga membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

“Merujuk pada studi dari World Economic Forum 2020, di mana estimasi transisi ke ekonomi hijau dapat menghasilkan peluang bisnis senilai 10 triliun dolar AS, dan membuka 395 juta lapangan pekerjaan pada tahun 2030,” kata MenKopUKM Teten Masduki dalam acara Side Event G20 Indonesia bertajuk Green Economy and Sustainable Business yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) secara virtual, Rabu, 22 Juni 2022 malam.

Menteri Teten pun menyadari banyak bisnis yang biasanya enggan mengadopsi ekonomi hijau, karena dipandang sebagai masalah teknis yang rumit dengan biaya produksi yang tinggi.

Menurutnya hal tersebut sama sekali tidak benar, di mana menurut penelitian, penggunaan sumber daya yang lebih baik dalam industri dapat membantu penghematan secara keseluruhan lebih dari 600 miliar dolar AS per tahun di Eropa.

“Praktik ekonomi hijau harus diimplementasikan pada bisnis yang sudah ada maupun bisnis baru di berbagai sektor industri, mulai dari proses produksi, produk, hingga manajemen dalam bisnis itu sendiri, yang berarti juga akan membantu faktor keberlanjutan peluang bisnis mereka,” kata Menteri Teten.

Dia pun menekankan bahwa beradaptasi dengan ekonomi hijau mungkin tampak menantang, tetapi hal ini memungkinkan, karena telah banyak UMKM lokal yang sudah mempraktikkan ekonomi hijau dengan nilai tradisional dan kearifan lokal.

Selain itu, lanjut Menteri Teten, beradaptasi dengan ekonomi hijau juga akan membuka pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.

“Mengingat pentingnya UMKM dalam mendorong agenda ekonomi hijau, kami mendorong agar lebih banyak investasi untuk bisnis yang mengadopsi praktik tersebut. Karena tidak hanya akan memberikan pemulihan ekonomi dan lapangan pekerjaan, ekonomi hijau akan membantu memajukan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang telah menjadi fokus kami,” katanya.

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Kewirausahaan, KemenKopUKM, Siti Azizah mengatakan bahwa jalan menuju ekonomi hijau membutuhkan peran UKM untuk terlibat dalam perubahan. Pasalnya, UKM dikatakan memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesja.

“Jika kita ingin mempercepat kemajuan SDGs, kita harus memperkuat kolaborasi dan keterlibatan dengan banyak pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta, LSM, dan lembaga penelitian, serta kementerian dan lembaga lain untuk implementasi ekonomi hijau bagi UKM,” kata Siti Azizah.

Senada, B20 Indonesia Chair Shinta W. Kamdani menegaskan bahwa keterlibatan UKM dalam ekonomi hijau memegang peranan penting dan membutuhkan kolaborasi yang erat antar pemangku kepentingan.

“UKM harus terlibat dalam ekonomi hijau. Sejalan dengan apa yang bisa kita lakukan, kita harus memperhatikan kolaborasi dan rekomendasi kebijakan untuk UKM dalam penerapan ekonomi hijau, karena ini dapat memberikan profit yang tinggi bagi UKM,” ucap Shinta

Sebagai best practice dari penerapan ekonomi hijau dalam pengembangan usaha, Co-founder dan Chief Marketing Officer Octopus Indonesia Hamish Daud bercerita bahwa pihaknya membuat platform yang dapat memberdayakan masyarakat untuk lebih peduli pada lingkungan.

Isu plastik dikatakan menjadi hal yang sangat penting saat ini, dan melalui platform Octopus Indonesia, pihaknya memberikan peluang kepada masyarakat untuk mendapatkan nilai tambah dari mengumpulkan sampah plastik.

“Octopus memberikan pengertian kepada masyarakat bahayanya sampah plastik kepada lingkungan. Jadi kita buat hal yang sederhana dan semenarik mungkin,” kata Hamish.

Dalam praktiknya, Octopus Indonesia memberdayakan pengumpul sampah yang dinamakan pelestari untuk mengumpulkan sampah plastik melalui aplikasi. Nantinya, sampah yang dikumpulkan akan diserahkan kepada bank sampah atau check poin yang juga dilakukan melalui aplikasi yang terintegrasi dan hasil sampah plastik tersebut akan didaur ulang.

“Saat ini, Octopus Indonesia sudah tersedia di Makassar, Bali, Bandung, dan Jakarta. Jadi kami ingin memberdayakan masyarakat untuk terlibat dalam kampanye tidak memakai plastik dan lebih mencintai lingkungan,” katanya.***