Bogordaily.net – Tidak memiliki komunikasi yang lancar dengan keluarga baru sang anak King Faaz, Galih Ginanjar mengaku rindu karena belum bisa bertemu.
Ginanjar Sempat mendatangi stasiun televisi di mana Sonny Septian rutin menjadi host. Namun, dia tidak bertemu karena Sonny tidak ada.
Lantas, Galih pun mengaku meminta nomor telepon Sonny melalui Ustaz Maulana dan memintanya dimediasikan dengan Ayah sambungnya tersebut.
“Ya karena mungkin belum ada waktunya aja. Belum ada jalannya. Tapi aku sih berusaha,” katanya.
“Kalau aku sih tidak bilang tidak ya. Tapi belum. Karena balik lagi kemaren, mungkin dosaku terlalu besar kali. Perbuatanku terlalu menyakitkan buat mereka. Mungkin mereka juga butuh waktu,” ucap galih.
Namun, berbeda dengan apa yang disampaikan Fairuz, yang mengaku akses menemui King Faaz selalu terbuka untuk Galih.
Dalam podcast Denny Sumargo beberapa waktu lalu, Fairuz A Rafiq mengaku lelah dengan hal sama yang dilakukan Galih yang terulang lagi.
“Kayak mau ketemu anak, kangen sama anak. Kan gak dilarang. Aku dalam hati tuh gini, kan gue gak larang lo,” kata Fairuz.
“Dia tahu lho rumah aku, gak pindah, dia tahu lho nomer HP aku. Karena kan zaman dulu pengacara-pengacara dia pernah hubungi aku, zaman kasus itu,” lanjutnya.
Fairuz juga menekankan sekali lagi kalau Galih tak berusaha menghubunginya untuk bertemu putranya King Faaz.
Bogordaily.net– Sekretaris Daerah Burhanudin bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, ikuti kegiatan apel siaga Tim Pendamping Keluarga (TPK) Bergerak secara virtual di Ruang Rapat I Setda Kabupaten Bogor, Kamis 12 Mei 2022.
Secara virtual Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo dalam apel siaga TPK Bergerak mengungkapkan, bahwa 600 ribu personel bertugas melakukan penyuluhan, memfasilitasi pelayanan rujukan, dan memfasilitasi pemberian bantuan sosial serta melakukan surveilans kepada sasaran keluarga berisiko stunting.
“Jumlah keluarga berisiko stunting ini harus ditekan seminimal mungkin. Mari kita bekerja secara optimal,” kata Hasto dalam apel siaga TPK Bergerak.
Menurut Hasto, seiring dengan berjalannya program pengentasan angka stunting ini, TPK akan memberi sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mulai dari edukasi prakonsepsi untuk calon pengantin hingga pendampingan pada ibu pasca melahirkan.
Dalam hal ini, calon pengantin diharapkan melakukan pemeriksaan kesehatan dan mengetahui kondisi hemoglobin (Hb) dalam darah, pengukuran tinggi dan berat badan serta lingkar lengan atas.
Katanya, sasaran utama TPK adalah para calon pengantin, ibu hamil dan ibu pascapersalinan, ibu menyusui, dan anak berusia 0-59 bulan.
“Tim pendamping keluarga mengawal mulai dari yang mau hamil, mereka yang hamil dan mereka baru punya bayi agar bisa dicegah tidak menimbulkan stunting baru, dan bertanggung jawab untuk memastikan keluarga-keluarga yang dipetakan sebagai keluarga yang berisiko melahirkan bayi stunting mendapatkan dukungan yang merupakan haknya,” lanjut Hasto di dalam pembukaan acara tersebut, yang diikuti melalui teleconference.
Ia menerangkan bahwa, berdasarkan pendataan keluarga 2021 yang dilakukan oleh lebih dari 700 ribu kader, berhasil mendata 66.207.139 kepala keluarga di 33 provinsi, dan memetakan keluarga yang teridentifikasi sebagai keluarga berisiko stunting sebanyak 21.906.625 keluarga.
Data keluarga berisiko stunting yang dinamis dari waktu ke waktu, memerlukan verifikasi, validasi, dan sekaligus pemutakhiran, agar pemerintah mempunyai data sasaran yang valid dan akurat, yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan penajaman sasaran pendampingan keluarga maupun intervensi terhadap keluarga berisiko stunting yang terdiri dari ibu hamil, balita (0-59 bulan), baduta (0-23 bulan).
“Kader KB akan datang ke rumah keluarga sasaran untuk melakukan pemutakhiran, verifikasi, dan validasi data, selain melakukan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) pencegahan stunting.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kamis 12 Mei 2022. (Pemkab.bogor/Bogordaily.net)
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, penduduk banyak akan jadi kekuatan jika penduduknya berkualitas.
Sebaliknya, penduduk banyak akan menjadi bencana apabila penduduknya tidak berkualitas, definisi tidak berkualitas adalah stunting.
“Stunting itu kalau anak-anak kita lahir hari ini, akan membebani negara 20-30 tahun ke depan. Mereka akan jadi golongan penerima bansos, tangan di bawah. Nah kita harus mencegah itu. jangan sampai 2045 atau 100 tahun indonesia merdeka kita tidak sampai ke mimpi negara maju. Sekarang indonesia ranking 16 ekonomi terbaik di dunia, 10 tahun lagi ranking 10, dan 2045 insyaallah ranking 4. Syaratnya, demografinya tidak boleh ada yang stunting. Itulah kenapa kita serius,” pinta Ridwan Kamil.
Selanjutnya, Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal (Purn) TNI Moeldoko menyatakan, program stunting ini harus dikawal untuk memastikan agar program strategis nasional salah satunya stunting bisa berjalan dengan baik.
Salah satu strateginya dengan mengoptimalkan aktor utama yaitu para pendamping keluarga, dalam hal ini diantaranya adalah para bidan, penggerak PKK dan Kader Keluarga Berencana.
“Saya ingin tunjukkan kepada dunia, aktor-aktor luar biasa ini bisa menggerakan aktivitas untuk bisa bebas dari stunting,” imbuhnya.
Apel Siaga yang dilaksanakan secara virtual dihadiri oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI beserta para deputi, Kepala BKKBN Pusat, Kepala Staf Kepresidenan RI, Gubernur Jawa Barat dan diikuti secara virtual oleh Kabupaten/Kota se-Indonesia.***
Bogordaily.net– Stres kerap dialami setiap orang. Stres biasanya terjadi karena adanya tekanan dari luar, mulai dari pekerjaan maupun tuntutan yang harus dipenuhi. Alhasil, banyak orang yang sulit mengatasi rasa stresnya, bahkan berujung pada masalah mental seperti depresi. Oleh karena itu perlu diketahui tips ampuh atasi stres.
Psikiater dari Rumah Sakit Wockhard, Mira Road Mumbai Dr. Sonal Anandm menyarankan saat stres perlu tenang dan rileks. Tidak hanya itu, penting untuk mengendalikan reaksi emosional lewat latihan.
“Tubuh kita memang memiliki respons melawan untuk menghadapi situasi sulit. Tetapi, respons ini secara berlebihan karena stres dapat berdampak buruk bagi tubuh,” ujarnya, yang dilansir Suara.com dari HealthShots. Berikut sembilan cara ampuh untuk mengatasi stres.
Meditasi
Meditasi atau melakukan teknik pernapasan dapat menjaga diri Anda agar tetap tenang dalam situasi stres. Kapan pun Anda merasa cemas, lakukan latihan pernapasan dari sekarang.
Tidur Siang
Jika merasa cemas, mudah tersinggung hingga stres, jangan lakukan aktivitas apapun yang menguras tenang. Sebaiknya istirahat dan tidur siang sampai Anda segar kembali.
Gerakkan Tubuh
Ketika merasa stres, menggerakkan tubuh dapat menjadi cara terbaik untuk mengatasi stres. Tentunya, ini adalah terapi dan proses pemanasan yang dapat membantu menghilangkan ketegangan di pikiran dan tubuh Anda.
Berbicara dengan Seseorang
Mengekspresikan kekhawatiran dapat menjadi cara terbaik untuk mendapatkan kelegaan. Terkadang, berbicara dengan seseorang dapat menghilangkan stres Anda.
Jalan-Jalan
Anda mungkin sering mendengar kata jalan-jalan sambil healing. Ya, aktivitas ini justru dapat mengatasi stres karena tubuh akan melepaskan endorfin (hormon bahagia) yang dapat merangsang relaksasi serta meningkatkan mood Anda.
Ubah Fokus
Untuk mengontrol tingkat stres, sebaiknya fokus pada hal-hal positif agar terhindar dari rasa cemas dan panik. Dengan berpikir positif, ini akan mengurangi tingkat stres sekaligus membantu Anda merasa lebih baik.
Mendengarkan Musik
Mendengarkan lagu favorit dapat menurunkan tingkat kortisol Anda, serta memperlambat denyut nadi dan detak jantung Anda. Saat mendengarkan lagu, ini menjadi cara yang ampuh untuk menurunkan kadar hormon stres.
Akui Rasa Cemas dan Stres
Ketika Anda merasakan situasi ini, sebaiknya akui bahwa Anda sedang cemas dan stres, lalu bergerak maju untuk mengurangi stres. Jika Anda melakukan aktivitas yang dapat mengekspresikan diri, ini akan meredakan stres.
Luangkan Waktu Bermain Game
Bermain menjadi cara yang bagus untuk meredakan tingkat stres. Tidak masalah jika Anda ingin bermain game sendirian atau bersama seseorang dan bisa lakukan ini di luar ruangan maupun lewat ponsel.***
Bogordaily.net – Penyakit Hepatitis merupakan masalah kesehatan bagi masyarakat, yang disebabkan oleh infeksi virus yang saat ini sedang marak di Indonesia.
Yuk kenali dan simak penjelasan Hepatitis, Bahaya dan Tatalaksana pada Health Talk yang akan dibawakan oleh dokter dari Bogor Senior Hospital.
Adapun David Widjaja, MD Diplomate American Board of Internal Medicine, Geriatrics and Gastroenterology bersama DR. dr. Samuel Oetiro, Sp.GK Spesialis Gizi Klinik
Health Talk ini akan dilaksanakan secara streaming di akun Instagram @lenteradiabetes_dr.jahan dan YouTube Lentera Diabetes pada Minggu, 15 Mei 2022, pukul 20.00 sampai 21.00 WIB.
Selain itu, penonton akan diberikan edukasi terkait makanan yang dianjurkan untuk penderita hepatitis akut.
Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO memantau kasus hepatitis misterius yang terjadi pada puluhan anak di Inggris pada Jumat 15, April 2022.
Seperti dilaporkan AFP, beberapa di antara anak-anak bahkan sampai memerlukan transplantasi hati.
“Inggris awalnya melaporkan 10 kasus hepatitis akut parah di Skotlandia ke WHO pada 5 April, sebelum melaporkan total 74 kasus di seluruh negeri tiga hari kemudian,” kata badan PBB.
WHO memperkirakan kasus tersebut akan dilaporkan lebih banyak lagi dalam beberapa hari mendatang.
Dilansir dari Beritasatu pada Minggu, 17 April 2022, bahwa ditemukan beberapa kasus yang parah sehingga pasien harus dipindahkan ke unit spesialis hati anak-anak, sementara enam anak harus menjalani transplantasi hati.
“Kurang dari lima kasus yang dikonfirmasi atau mungkin” dilaporkan di Irlandia, dan tiga kasus yang dikonfirmasi di Spanyol. Namun sampai sejauh ini, tidak ada kasus kematian yang tercatat.
Infeksi ini terutama menyerang anak-anak berusia di bawah 10 tahun dan gejalanya termasuk penyakit kuning, diare, muntah, dan sakit perut.***
Bogordaily.net– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor lakukan seleksi Pemilihan Puteri Otonomi Daerah tahun 2022 terhadap para calon yang akan mewakili Kabupaten Bogor dan berlangsung di Ruang Serbaguna I Setda, Kamis 12 Mei 2022.
Seleksi Pemilihan Puteri Otonomi daerah 2022 tahap awal dimulai dengan pembekalan dan tes tertulis.
Sebagai informasi Pemilihan Puteri Otonomi daerah tahun 2022 merupakan rangkaian kegiatan Hari Jadi Asosiasi Pemerintah Kabupaten (APKASI) se-Indonesia, yang akan dilaksanakan pada 17-18 Juni 2022 mendatang.
Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Deni Humaedi mengatakan, minat dan antusias masyarakat terhadap ajang Pemilihan ini cukup tinggi, ada sekitar 123 peserta yang mengikuti seleksi ini.
Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Deni Humaedi.(Pemkab.bogor/Bogordaily.net)
“Saya bangga dan bahagia di tengah pandemi yang belum berakhir, minat untuk mengikuti ajang ini sangat tinggi, responnya cukup baik. Siapapun nanti yang akan terpilih mewakili Kabupaten Bogor bisa memberikan yang terbaik,” ujar Deni.
Menurut Deni, tahapan awal seleksi diawali dengan pembekalan, tes tertulis dan lainnya. Melalui tahap seleksi ini akan terlihat kemampuan dan potensi yang mereka miliki. Dari seleksi penjaringan ini kemudian akan disaring untuk bisa lanjut ke tahap seleksi selanjutnya.
“Melalui ajang ini kami berharap bisa melahirkan puteri-puteri Kabupaten Bogor yang bisa mendorong kemajuan Kabupaten Bogor. Terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya acara ini, tentunya dapat menambah ilmu pengetahuan tidak hanya peserta tetapi kita semua,” imbuhnya.***
Bogordaily.net– Dibalik bau khasnya, ternyata jengkol punya ragam manfaat yang baik untuk tubuh, meskipun sebagian besar orang tidak menyukainya.
Archidendron nama latin dari jengkol ini banyak ditemukan di tanah Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, hingga Indonesia.
Dalam memasak jengkol yang diperlakukan secara baik dan benar akan mendapatkan cita rasa yang lezat, namun jika salah memasaknya maka aroma dan rasa pahit akan terasa.
Jengkol ini memiliki beragam khasiat bagi kesehatan, salah satunya adalah mencegah berbagai penyakit kronis, juga mengandung banyak antioksidan yang punya manfaat untuk melawan radikal bebas di dalam tubuh, antara lain polifenol, flavonoid, terpenoid, hingga alkaloid.
Dikutip dari Travelling Yuk, zat-zat antioksidan tersebut memiliki kemampuan untuk melindungi tubuh dari efek samping radikal bebas.
Radikal bebas diketahui menjadi salah satu pemicu munculnya berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit kardiovaskular hingga kanker.
(detikfood/Bogordaily.net)
Sisi lain, tidak hanya diolah menjadi semur atau di makan mentah begitu saja sebagai pendamping lalapan sayur, jengkol juga bisa diolah menjadi emping.
Ada salah satu wilayah di Bogor yang menjadi sentra pembuatan emping jengkol ini, tepatnya di Jalan Kebon Jukut RT 01/05, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Bogor.
Lokasinya cukup dekat dari Terminal Baranangsiang, persis di pinggiran Sungai Ciliwung. Di sini terdapat lebih dari 30 pelaku usaha rumahan yang sehari-hari membuat emping jengkol.
Salah satunya adalah Siti Fatimah. Ibu rumah tangga ini merupakan generasi ketiga sebagai pembuat emping jengkol, melanjutkan usaha nenek dan orangtuanya.
Pembuatan emping jengkol ibu Siti Fatimah. (Kontan/Bogordaily.net)
Dalam seharinya, Bu Siti ini telah menghabiskan 7kg jengkol dalam satu hari. Biasanya pengolahan dilakukan sejak pagi hari hingga menjelang tengah hari, kemudian emping di kemas dalam plastik.
Artinya, sentra ini sudah berdiri sejak puluhan tahun silam. Siti bercerita, dia bisa membeli hingga 7 kilogram (kg) jengkol mentah dan tua dalam sehari untuk produksi.
Harga jual emping mentah berukuran besar dibanderol seharga Rp 100.000 per 100 lembar. Sementara, emping mentah berukuran kecil dijual Rp 85.000 per 100 lembar. Siti bisa mendapat omzet Rp 340.000 hingga Rp 400.000 per hari.
Biasanya, hasil olahan emping dari sentra ini diambil oleh para distributor setiap sore. Atau, sebagian produsen mengantar sendiri emping-emping tersebut ke beberapa toko oleh-oleh langganan mereka masing seperti ke toko Dian Sehari, Dirgahayu, Toko Ijo, Toko Obor yang terletak di Jalan Surya Kencana, Bogor.***
Bogordaily.net – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor akan membuka Pasar Tanah Baru untuk meningkatkan pelayanan kepada pedagang dan tentunya masyarakat Kota Bogor.
Pasar Tanah Baru yang berlokasi di Kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara, Kota Bogor, direncanakan akan segera dibuka.
Dana pembangunan pasar tersebut bersumber dari dana tugas perbantuan Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia senilai Rp 3,4 Miliar. Adapun kontraktor yang rampungkan pasar ini yaitu PT Tri Taneto Simber.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya, Muzakkir menjelaskan, bahwa pihaknya akan melanjutkan beberapa perapihan lagi pada pagar, jalan, listrik, air, dan lain lain.
“Sekitar 2 Bulan lagi kami akan buka Pasar Tanah Baru,” ungkap Muzakkir, Jumat 13 Mei 2022.
Sementara itu, Humas Perumda Pasar Pakuan Jaya, Iwan Arief Budiman mengatakan, bahwa animo pedagang yang ingin berdagang cukup tinggi dan sudah lebih dari 400 orang yang mendaftar dari sekitar 120 kios yang tersedia.
“Pasar tersebut diharapkan memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar sehingga tidak mesti berbelanja ke pusat Kota Bogor untuk mengurangi kepadatan di tengah kota,” kata Iwan.
Ke depan, kata Iwan, pasar dimaksud juga memiliki banyak keragaman komoditi guna menyesuaikan kebutuhan masyarakat, pasar ini dulu nya hanya sekitar 4-5 jenis komoditi.*
Bogordaily.net – Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengucapkan selamat dan bangga atas perolehan medali emas pada cabang olahraga dayung, SEA Games 2021 di Vietnam.
Kedua atlet tersebut adalah Kakan Kusmana dan Ardi Isadi, keduanya menyumbangkan emas pertama untuk Indonesia. Sementara Kakan Kusmana adalah atlet dayung asal Bumi Tegar Beriman.
Iwan Setiawan mengatakan, selamat untuk Kakan Kusmana dan Ardi Isadi, yang sukses menyumbangkan medali emas pertama bagi Indonesia di SEA Games 2021 dari Cabor Dayung, dua atlet ini telah membuat Indonesia bangga.
“Untuk Kakan Kusmana, atlet dari Bumi Tegar Beriman, terima kasih sudah mengharumkan nama Kabupaten Bogor, Insyaallah ada apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Bogor untuk atlet-atlet Kabupaten Bogor yang mendapatkan medali pada ajang tersebut,” kata Iwan, dikutip dari laman Pemkab.
Menurut Iwan, kami warga Kabupaten Bogor, bangga dengan raihan yang dicapai Kakan Kusmana. Kakan tidak hanya melakukan yang terbaik, tetapi juga menginspirasi yang terbaik bagi kita semua.
Iwan menjelaskan, saat ini sarana dan prasarana olahraga di Kabupaten Bogor sudah mulai baik dan akan terus dilengkapi. Lalu dukungan kedepannya, bagaimana Pengcab ini harus dijadikan Pengcab unggulan prestasi dengan dukungan anggaran, pelatihan yang memadai, dan dukungan kegiatan yang sifatnya kompetisi-kompetisi di tingkat lokal.
“Supaya para atlet kita ini terus mendapatkan pembinaan dengan baik, menjadi atlet-atlet unggulan. Kami juga punya Pusat Pembinaan Olahraga Pelajar Mahasiswa (PPOPM) yang memang mengakomodir atlet-atlet unggulan. Kedepan Cabor Dayung pun masuk kepada kurikulum unggulan,” terang Iwan.
Kakan Kusmana, pria asal Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor ini berlaga di nomor men’s lightweight double sculls Cabor Dayung SEA Games 2021 di Hai Phong Canoeing and Rowing Training Center pada Rabu 11 Mei 2022. Kakan Kusmana dan Ardi Isadi sukses tampil sebagai yang tercepat dengan perolehan waktu 7 menit 1,385 detik.
Sebelumnya, pada Asian Games 2018, Kakan bersama Edwin Rudiana, Sulpianto, dan Memo berhasil merebut medali perak nomor quadruple scull.
Pada PON XX Papua tahun lalu, Kakan menjadi bagian kontingen Jawa Barat yang tampil sebagai juara umum Cabor Dayung dengan membawa pulang total 7 (tujuh) medali emas.
Pria kelahiran tahun 1996 ini turun di nomor men’s lightweight single sculls pada PON XX Papua dan sukses menjadi yang tercepat. Selanjutnya pada PON XIX Jawa Barat 2016, Kakan yang tampil di nomor men’s lightweight single sculls juga mampu merebut medali emas.***
Bogordaily.net – ‘Our Blues’ menambah deretan daerah yang wajib dikunjungi jika traveling ke Korea Selatan. Setelah Hong Banjang dari Desa Gongjin di drama ‘Hometown Cha-cha-cha’ yang bikin banyak orang penasaran tentang Kota Pohang (lokasi syutingnya), kini Pulau Jeju juga jadi incaran para wisatawan.
Apalagi karena banyak artis Korea Selatan kenamaan yang muncul di drama ini, seperti Lee ByungHun, Shin MinA, Han JiMin, Kim WooBin, Cha SeungWon, hingga Lee JungEun.
Dikutip dari Traveling Yuk, Pulau Jeju jadi tempat pelarian dari berbagai masalah kehidupan tokoh-tokohnya. Ada beberapa tempat yang ikonik serta membekas di ingatan penontonnya. Di mana saja itu?
Pantai Tempat Bolos Choi Han-soo dan kawan-kawannya
Pacific Rim Peace Park. (Kpopmap/Bogordaily.net)
Saat flashback ke masa muda, Choi Han-soo (diperankan Cha SeungWon) mengingat waktu di mana ia dan kawan-kawannya membolos sekolah. Bukan ke mal atau warnet tapi ke pantai. Nah, pantai dalam adegan ini adalah Pacific Rim Peace Park yang ada di Kota Seogwipo, Pulau Jeju.
Bar Tempat Lee Yeoung-ok Bekerja
(Travelling Yuk/Bogordaily.net)
Ternyata, bar tempat Lee Young-ok ini aslinya tidak ada, alias hanya dibangun untuk keperluan syuting. Padahal jika dilihat, cantik sekali ya jika ada kafe atau bar di dekat pantai tersembunyi. Nah, bar ini ada di daerah Hallim.
Pasar Tempat para Tokoh Bekerja
Goseing 5-day Market. (VisitJeju/Bogordaily.net)
Banyak dari adegan di serial ini berlokasi di pasar tradisional di Pulau Jeju. Ternyata ini adalah pasar lima harian Goseong atau Goseing 5-day Market. Pasar ini lokasinya ada di kota Seogwipo, Pulau Jeju.***
Bogordaily.net– Menyikapi maraknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor langsung bertindak cepat untuk memonitoring daging sapi yang masuk di pasar-pasar, setelah adanya temuan sapi di Provinsi Jawa Timur, diduga terjangkit PMK.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya, Muzakkir menerangkan bahwa pihaknya akan membahas dan memonitor semua daging sapi yang di jual di pasar tradisional.
“Mungkin pengontrolan sapi-sapi yang akan masuk ke Bogor harus lebih ketat,” ungkap Muzakkir, kepada Bogordaily.net melalui pesan singkat, Jumat 13 Mei 2022.
Menurut nya, setiap pedagang di pasar sudah memiliki dokumen surat Keterangan Kesehatan Daging (KTTD).
“Memiliki KTTD masih kita data, harusnya hampir semua sudah memiliki, karena sudah kita himbau ke semua pedagang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Muzakkir menyampaikan, hari ini Perumda PJJ Kota Bogor akan membahas masalah ini dengan Dinas terkait.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas S. Rasmana meminta agar Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) di setiap pedagang di pasar, harus memiliki dokumen surat keterangan kesehatan daging (KTTD).
Sedangkan untuk peternak, harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal ketika menasukkan sapi ke Kota Bogor.
“Untuk masyarakat yang berbelanja daging hendaklah menanyakan dokumen KTTD, untuk peternak harus ada SKKH. Dan ketika datang harus diperiksa oleh dokter hewan setempat karena sudah ada daerah yang diduga terjangkit PMK,” ucapnya.
Sementara itu, kandang sapi juga perlu dijaga kebersihannya dengan menyemprot disinfektan khusus untuk hewan.
“Dan diberi vitamin agar tak mudah tertular oleh virus PMK dan virus lainnya,” katanya.*