Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 5576

Protes Akses Rancabungur Rusak, AMM Mancing sampai Tanam Pohon Pisang di Jalan Berlubang

0

Bogordaily.net – Protes jalan rusak di Ruas Jalan Rancabungur Ciampea, puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Menggugat (AMM) menggelar aksi demo dengan mancing di jalan berlubang serta menanam pohon pisang, Selasa 10 Mei 2022.

“Aksi ini bentuk protes jalan rusak karena sudah terlalu lama tanpa ada perbaikan,” kata Kemas Firman kepada wartawan, Selasa 10 Mei 2022.

Kemas mengatakan, aksi mancing ikan lele dan tanam pohon pisang itu sebagai bentuk sendirian kepada Pemkab Bogor.

“Aksi ini juga bentuk kekhawatiran masyarakat Ciampea karena pasca Ade Yasin ditangkap KPK ditakutkan mangkrak,” katanya.

Kemas berharap, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan dan Dinas PUPR Kabupaten Bogor segera merespons aksi itu.

“Kami berikan 14 hari waktu jika belum juga ada perbaikan akan melakukan aksi yang lebih besar,” ancamnya.

Menanggapi aksi aksi demo jalan rusak, Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah Ciampea, Bondan Triana tidak mempermasalahkan aksi masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Menggugat (AMM) memprotes jalan rusak.

“Tidak masalah itu hak mereka (masyarakat) untuk menyampaikan aspirasi menuntut segera perbaikan jalan,” ucap Bondan Triana kepada wartawan, Selasa 10 Mei 2022.

Lebih lanjut Bondan menjelaskan terkait jalan itu bahwa, saat ini proses lelang sudah lewat dan pemenang tender proyek yang akan mengerjakan peningkatan ruas Jalan Rancabungur, Warung Borong, Ciampea itu sudah keluar.

“Untuk pemenang lelang sudah ada, tinggal tunggu tandatangan kontrak pengerjaan saja, yah di pertengahan bulan Juni sudah dimulai kalau sudah tandangan kontrak,” katanya.

Bondan juga mengatakan, di wilayah Ciampea untuk proyek betonisasi jalan itu ada lima titik di wilayah Tenjolaya, Pamijahan termasuk ruas Ruas Jalan Rancabungur Ciampea dengan panjang betonisasi 2 Kilometer.

“Total pengerjaan ada 10 titik lima titik, aspal dan 5 titik lagi itu betonisasi termasuk yang Ciampea Ini dengan total anggaran hampir 8 miliar,” kata Bondan.

Lanjut Bondan, dirinya bahkan sering menyampaikan dalam beberapa kesempatan kepada masyarakat Ciampea baik melalui murenbang dan kepada paguyuban kepala desa termasuk di Media agar masyarakat bersabar.

“Kalau kemarin itu memang masih proses lelang, dan kalau sekarang sudah ketahuan pemenang lelangnya dan tinggal nunggu tandagan kontrak,”ungkapnya.*

(Ruslan)

Selama Mudik Lebaran, Puluhan Rumah di Kabupaten Tangerang Terbakar

0

Bogordaily.net – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat puluhan rumah terbakar selama libur mudik lebaran 2022.

“Banyak yang mudik jadi banyak kontrakan yang kebakar,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang , Selasa, 10 Mei 2022.

Puluhan kontrakan yang terbakar itu terjadi di enam titik yang berbeda selama periode 28 April hingga 9 Mei 2022.

Pada 28 April, petugas BPBD mendapatkan laporan kebakaran rumah kontrakan di Nusa indah 3, pondok indah RT 04/RW 01, Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasarkemis.

Dua hari berselang, tepatnya 1 Mei 2022, kebakaran rumah terjadi di perumahan Meho Cibogo, Cisauk pada Rabu 4 Mei, sebuah rumah toko di jalan Raya Kampung Melayu kecamatan Teluknaga terbakar habis.

Dan pada Senin 9 Mei kemarin, petugas BPBD Kabupaten Tangerang menangani tiga titik kebakaran, pertama di kampung Tanjung, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis. Sebanyak 15 rumah kontrakan ludes terbakar.

“Dengan estimasi kerugian Rp 350 juta,” kata Munir.

Menurut Munir, kebakaran yang menghanguskan 15 pintu kontrakan yang ditinggal pemudiknya itu diduga karena arus pendek listrik.

“Ada satu korban meninggal awalnya kami duga karena kebakaran itu, tapi ternyata meninggalnya karena sakit sudah lama dan rumahnya tidak terbakar,” kata Munir.

Usai memadamkan api di Pasar Kemis, pada Senin kemarin petugas BPBD Kabupaten Tangerang kembali berjibaku memadamkan api yang membakar rumah kontrakan di wilayah Pagedangan dan Kelapa Dua.*

(Muhamad Fadly)

Mencuatnya Hepatitis Misterius, RSUD Cibinong Beri Atensi Khusus

0

Bogordaily.net – Mencuatnya kasus hepatitis misterius belakangan ini yang menyerang anak-anak, membuat beberapa pihak mengeluarkan atensi khusus. Salah satunya datang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong Kabupaten Bogor.

Menurut Direktur Utama RSUD Cibinong, Wahyu Eko Widiharso, pihaknya sudah memberikan atensi khusus terhadap kasus hepatitis misterius tersebut.

“Sudah menjadi program nasional juga, kami sangat antisipasi hal itu,” kata Dirut RSUD Cibinong Wahyu Eko Widiharso, pada Selasa 10 Mei 2022.

Namun, kata Wahyu, pihaknya belum menerima atau mendapatkan, mengenai adanya kasus hepatitis misterius tersebut khususnya di wilayah Cininong, Kabupaten Bogor.

“Kita terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Sampai saat ini belum ada laporan,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memperingatkan masyarakat untuk waspada terhadap kasus hepatitis ‘misterius’ yang telah terdeteksi di Indonesia. Ia menjelaskan penyakit ini umumnya menyerang anak-anak yang berusia di bawah 16 tahun.

“Penyakit ini menyerang (anak-anak) di bawah 16 tahun, lebih banyak lagi di bawah 5 tahun,” kata Menkes Budi dalam konferensi pers Senin 9 Mei 2022

Untuk itu, Menkes mengimbau agar masyarakat lebih waspada jika gejala dari penyakit hepatitis ini muncul. Jika gejala seperti buang air besar dan demam muncul, Menkes mengimbau agar memeriksakan anak dengan pemeriksaan SGOT dan SGPT.

“Biasanya kalau dia buang air besar dan kemudian mulai ada demam, nah itu di cek SGPT & SGOT-nya. kalau sudah di atas 100, lebih baik dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelas Menkes Budi.*

(Muhammad Irfan Ramadan)

Kena Dampak Pembangunan Perumahan, Jalan Tamansari Kotor Tertutup Lumpur

0

Bogordaily.net – Warga gaduh akibat Jalan Tamansari terlihat kotor dan penuh lumpur diduga karena pembangunan perumahan di kawasan Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kotor dan penuh lumpur tanah merah cut and fill yang berserakan di ruas jalan tersebut diduga dampak dari pembangunan perumahan milik PT Prima Mustika Candra (PMC). Akibatnya, sejumlah pengendara nyaris terjatuh saat melintasi jalan tersebut.

“Iya, ini dari kemarin sore. Saya hampir jatuh soalnya tebal lumpurnya,” kata salah seorang pengendara yang juga warga sekitar, Wawan kepada wartawan, Selasa, 8 Mei 2022.

Kondisi jalan tertutup lumpur tanah merah cut and fill itu juga kian parah lantaran tidak adanya drainase di jalan tersebut. Sehingga lumpur tanah yang terbawa air hujan langsung menutupi jalan.

Menanggapi hal tersebut, Camat Tamansari, Yudi Hartono mengatakan, pihaknya bersama Muspika akan memanggil sejumlah pihak yang terlibat dalam cut and fill tersebut.

“Hari ini kita akan panggil pihak-pihak terkait untuk mengatasi kejadian tersebut,” ujar Camat Tamansari, Yudi Hartono, Selasa, 10 Mei 2022.

Ia pun meminta agar segera diperbaiki. Mengingat jalan tersebut adalah akses utama untuk masyarakat, juga akses satu-satunya beberapa menuju tempat wisata yang ada di Kecamatan Tamansari dan sekitarnya.

“Kita akan cek langsung hari ini,” pungkasnya.*

(Heri Supriatna)

Hari Pertama Kerja, Pelayanan Kantor Desa Ciherang, Dramaga Dimaksimalkan

Bogordaily.net– Hari pertama kerja setelah masa libur lebaran, Senin, 9 Mei 2022, pelayanan di kantor Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor langsung dimaksimalkan.

Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Desa Ciherang, Suherwin. Ia mengatakan mulai Senin, 9 Mei 2022 Pemerintah Desa Ciherang, Kabupaten Bogor sudah kembali menjalankan program pelayanan kepada masyarakat sebagaimana mestinya. Pihaknya pun telah di-briefing agar dapat menjalankan tugas dengan baik khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Memang kita kan sudah diperintahkan bahwa tanggal 9 Mei ini sudah mulai eksis dalam menjalankan pelayanan di Desa Ciherang. Tentunya apa yang telah kita laksanakan program terhadap masyarakat hari ini awal kita temui masyarakat melayani sebagaimana kita pelayanan terhadap masyarakat dan alhamdulillah tadi sudah briefing dan kita siap menjalankan tugas,” jelas Suherwin.

Lebih lanjut menurut Suherwin, pihaknya siap 24 jam dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat desa di wilayah barat Kabupaten Bogor tersebut.

“Program pelaksanaan di pemerintahan kami laksanakan sebagaimana mestinya. Hal-hal lain tentunya memang sebagai kepala desa tidak lepas untuk kegiatan-kegiatan masyarakat yang mempunyai kepentingan di luar pekerjaan itu terbuka karena kita kepala desa yang notabene-nya per desa itu 24 jam,” jelas Suherwin.

Selain itu menurut Suherwin, jika ada kepentingan masyarakat yang sifatnya urgent atau penting, dirinya akan terbuka untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi sekiranya hal-hal pelayanan yang kita butuh ada yang datang ke rumah yang sifatnya dadakan, saya pun siap untuk melayani,” pungkasnya.(Albin Pandita)

Selalu Ada di Nasi Padang, Ini 3 Manfaat Daun Pepaya

0

Bogordaily.net –  Nasi Padang memiliki ciri khas yakni daun pepaya. Di luar rasanya yang sedikit pahit, ternyata daun pepaya kaya akan manfaat bagi tubuh loh!

Kandungan nutrisi yang ada di dalam 100 gram daun pepaya, sebagai berikut.

  • Serat : 1,5 gram
  • Protein: 8.0 gram
  • Karbohidrat : 11,9 gram
  • Serat: 1,5 gram
  • Fosfor: 63 mg
  • Natrium: 4 mg
  • Kalium: 926,6 mg
  • Thiamin (Vitamin B1): 0,15 mg
  • Riboflavin (Vitamin B2): 0,50 mg
  • Niasin (Vitamin B3): 1,9 mg

Dikutip dari Hello Sehat, berikut beberapa manfaat daun pepaya bagi kesehatan yang jarang diketahui :

1. Berpotensi Dijadikan sebagai Obat Kanker

Penelitian pada jurnal Frontiers in pharmacology menyebutkan bahwa daun pepaya berpotensi menghambat sel kanker pada kulit, payudara, dan prostat. Seperti yang kita ketahui, penyakit kanker menjadi salah satu penyakit yang mematikan.

Hal ini menyebabkan sel-sel yang ada di dalam tubuh berkembang tanpa bisa terkontrol. Akibatnya, dapat merusak jaringan sehat yang ada di sekitar tubuh.

Senyawa aktif yang ada pada daun pepaya bersifat sitoktoksik. Yang dimana senyawa ini mampu membunuh sel kanker dengan merusak sel itu.

2. Berpotensi Meningkatkan Trombosit

Hingga saat ini, belum ada pengobatan khusus yang dapat menyembuhkan demam berdarah. Pengobatan yang ada hanya berfokus untuk meningkatkan trombosit serta cairan tubuh pasien yang menurun dan meringankan gejala yang timbul.

Jurnal Evidence-based complementary and alternative medicine dalam studi berbasis hewan pengerat menunjukkan adanya manfaat daun pepaya dalam meningkatkan trombosit pada pasien yang menderita demam berdarah.

Trombosit adalah sel darah tidak berwarna yang berperan penting untuk membantu pembekuan darah. Pada pasien yang terkena DBD, tubuh mereka memerlukan lebih banyak trombosit, untuk menghentikan pendarahan dengan cara menggumpalkan darah dan menyumbat pembuluh darah yang bocor.

Menurut penelitian, setelah pasien meminum jus daun pepaya, jumlah trombosit akan meningkat rata-rata dalam kurun waktu 40-48 jam. Peneliti juga menemukan bahwa gen PTAFR yang ada di dalam daun pepaya memiliki peran penting dalam peningkatan trombosit.

3. Menyediakan Energi untuk Tubuh

Kandungan karbohidrat yang cukup tinggi di dalam daun pepaya dapat memberikan energi tambahan pada tubuh yang dapat membantu kita menjadi lebih bersemangat saat menjalani berbagai aktivitas di keseharian.

Bahkan, daun pepaya juga dapat membantu menurunkan berat badan. Kandungan serat yang ada di daun pepaya membuat kita dapat kenyang lebih lama sehingga mengurangi keinginan mengemil yang bisa menaikkan berat badan.

Walau sudah ada banyak studi yang mengkaji terkait manfaat daun pepaya, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai keamanannya.***

Sultan, Viral Pedagang Pecel Lele Lempar Uang Dari Atas Masjid

0

Bogordaily.net – Viral sebuah video yang menayangkan momen sejumlah orang yang disebut pedagang pecel lele sedang lempar uang dari atas bangunan masjid.

Video tersebut, dikutip oleh bogirdaily, yang diunggah dari instagram @memomedsos, Selasa, 10 Mei 2022, tampak pedagang pecel lele lempar uang THR kepada masyarakat dari atas masjid.

Acara tersebut digelar di Desa Bugoharjo, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Minggu, 8 Mei 2022.

Aksi pedagang pecel lele bagi-bagi uang dengan cara dilempar dari atas masjid itu diketahui berlokasi di Desa Bugoharjo, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Terlihat di video ada beberapa pria berdiri di atas masjid. Mereka sedang membagikan uang dengan cara dilempar dari atas masjid.

“Sukses menjadi pedagang pecel lele di perantauan tak membuat warga Desa Bugoharjo lupa dengan kampung halamannya. Sebagai wujud rasa syukur, para pedagang rela menebarkan uang yang mereka dapat kepada masyarakat di kampungnya,” demikian tulis akun itu sebagai keterangan video.

Sejumlah warga sekitar mulai dari orang dewasa hingga anak-anak tampak sudah menunggu di bawah untuk mengambil uang yang dilemparkan dari atas masjid.

Mereka tampak saling berebut untuk mendapatkan uang yang dihamburkan oleh pria-pria di atas masjid. Beberapa warga tampak mengabadikan momen itu dengan menggunakan kamera ponsel.

Dilansir dari Suara.com, Ahmad Yusuf, warga setempat, mengatakan acara tersebut diinisiasi oleh Persatuan Perantauan Warga Bugoharjo atau PPWB se-Indonesia.

Acara tebar uang dari atas masjid tersebut dilakukan bertepatan dengan acara halal bihalal serta kegiatan sosial merayakan Idul Fitri 1443 Hijriah.

“Ada juga sunatan massal dan pengobatan gratis. Kami perantau menebar uang atau udik-udikan sebagai rasa bersyukur,” kata Yusuf.

Dalam video tampak warga setempat, baik lelaki maupun perempuan dewasa serta anak kecil berebutan mengambil uang yang ditebar para pedagang pecel lele.

Selain membagikan uang, mereka juga menggelar aksi bakti sosial seperti menggelar sunatan massal, pengobatan gratis, pengajian umum, serta halal bihalal.

Namun, aksi tersebut justru menuai kecaman dari warganet. Pasalnya, cara yang dilakukan dinilai kurang pantas.

“atas masjid buat hura-hura,” ujar vectorxxx

“mendingan dibagiin kan bisa rata. Kalau begitu kan nggak baik juga karena ngasih di atas masjid juga. Di bawah kan bisa, tapi terserah kalian dah,” tulis abdixxx.***

 

 

Hari Kedua Masuk Kerja, Dua ASN di Bogor Selatan Absen Ngantor

0

Bogordaily.net – Hari kedua masuk kerja pasca libur lebaran, Camat Bogor Selatan Hidayatulloh mengatakan ada dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak masuk kerja lantaran sakit.

Hal itu dikatakannya saat halal bihalal dengan seluruh lurah dan para kasi kecamatan dan kelurahan di halaman Kantor Kecamatan Bogor Selatan, Jalan Layungsari, Kota Bogor, Selasa, 10 Mei 2022.

Lanjutnya, kedua ASN itu, merupakan ASN yang bekerja di kelurahan.

“Jumlah ASN di Bogor Selatan ada 136 orang. Tapi dua orang enggak masuk karena sedang sakit,” kata Hidayatulloh kepada Bogordaily.net, Selasa, 10 Mei 2022.

Lanjut Hidayatulloh, halal bihalal bersama lurah ini merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi. Sebab, selama dua tahun kebelakang tidak bisa dilakukan lantaran pandemi covid, sehingga momen ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Selain itu, kegiatan ini juga sebagai multivitamin agar para lurah selalu bersemangat dalam bekerja dan juga memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Cuti yang diberikan pemerintah cukup panjang, dan sekarang saatnya kita kembali bekerja. Saya minta seluruh lurah lebih giat lagi di pasca lebaran ini, memberikan pelayanan yang terbaik lagi dari sebelumnya,” ucapnya.

Di samping itu, Ia juga menyampaikan pesan setiap ada permasalahan harus segera diselesaikan, karena menjadi lurah itu merupakan rumah kedua.

“Iya lurah harus bisa menyelesaikan masalah dan guyub, yang dapat menimbulkan dampak positif di tengah masyarakat,” terangnya.

Selama cuti bersama pada saat lebaran, kata Hidayatulloh, ada dua orang lurah yang mengusulkan untuk mudik ke kampung halamannya, yakni Lurah Kertamaya dan Lurah Cipaku, tetapi semuanya sudah kembali masuk kerja sejak hari pertama.

“Kemarin lurah Kertamaya izin mudik ke Kerawang dan Lurah Cipaku ke Tasik. Semuanya sudah masuk kerja,” katanya.

Masih kata Camat, pelayanan pun sudah dibuka sejak hari pertama masuk kerja.

“Untuk pelayanan kita sudah buka normal seperti biasa, kita sudah buka pelayanan sejak kemarin di hari pertama kerja,” tutupnya.*

(Heri Supriatna)

Mundurnya Dirut PDJT, Pemkot Bogor Tunjuk PLT Baru, Ini Sosoknya!

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor langsung menyikapi terkait mundurnya Lies Permana Lestari dari posisi Dirut Perumda Jasa Transportasi (PDJT), untuk itu Pemkot Bogor langsung menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PDJT yang sudah dilakukan sejak awal Mei 2022 ini.

Wakil Wali Kota Dedie A. Rachim mengungkapkan, Plt Dirut PDJT sudah ada dan sudah mulai aktif sejak 1 Mei 2022.

“Plt Dirut PDJT sudah ada, namanya Rachma Nissa Fadliya,” ujar Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Selasa 10 Mei 2022.

Dedie juga menjelaskan, bahwa Rachma Nissa Fadliya itu merupakan peserta open bidding Dirut Perumda Jasa Transportasi yang digelar bulan November 2021 lalu.

“Rachma Nissa Fadliya itu peserta yang lolos tiga besar pada waktu open bidding untuk posisi Dirut Perumda Jasa Transportasi,” jelasnya.

Ia berharap, Plt Dirut Perumda Jasa Transportasi segera bekerja melanjutkan kebijakan Pemkot untuk bekerjasama dengan operator BisKita dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Termasuk mendukung pengembangan bisnis PDJT, sehingga memiliki kemampuan financial untuk menyelesaikan hutang masa lalu,” harapnya.

Untuk diketahui, nama Rachma Nissa Fadliya ternyata sudah tidak asing di Kota Bogor. Wanita yang juga pengusaha ini merupakan Wakil Ketua Umum HIPMI Kota Bogor periode 2021-2024.

Rachma juga memiliki perusahaan di bidang properti yakni PT. Zalila Hasiba Arshiya. Disamping itu, Rachma adalah peserta open bidding untuk posisi Dirut Perumda Jasa Transportasi yang lolos tiga besar bersama Lies Permana Lestari dan Wahyu Setiawan.

Berdasarkan informasi yang didapat, Rachma Nissa Fadliya juga merupakan peserta open bidding yang meraih nilai tertinggi diantara dua calon lainnya.

Namun, akhirnya Lies Permana Lestari yang dipilih untuk menjadi Dirut Perumda Jasa Transportasi dan resmi dilantik pada awal Desember 2021 lalu.*

(Ibnu Galansa)

Duh! Pasca Libur Lebaran, Jembatan Ciampea Penuh Sampah

0

Bogordaily.net – Pasca libur lebaran, jembatan Ciampea, Kabupaten Bogor dipenuhi sampah-sampah yang berserakan di bahu jalan, pada Selasa 10 Mei 2022.

Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Rancabungur dan Kecamatan Ciampea tersebut nampak tak terawat dari pembersihan.

Pantauan Bogordaily.net pada Selasa 10 Mei 2022 pukul 11.30, di lokasi jembatan, sampah-sampah terbungkus plastik, dan sisanya berserakan dibahu jembatan.

Tak hanya itu, kondisi jembatan juga seperti tak terawat, kumuh banyak coretan dan jalanannya berlubang, serta tak ada lampu penerangan jalan.

Padahal, jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat dari dua Kecamatan untuk beraktivitas sehari-hari.

Namun menurut Suhendi pria berusia 40 tahun yang berprofesi sebagai sopir angkot jurusan Ciampea-Pasar Anyar Bogor, mengatakan, sampah-sampah tersebut berserakan sedari hari pertama libur lebaran.

Jembatan Ciampea

“Waktu senen kemarin kan libur lebaran tuh mas, dari jalan cagak Rancabungur sampai pasar Ciampea itu macet parah, pas saya narik angkot juga kena macet di jembatan, emang banyak yang sengaja aja buang sampah dipinggir jembatan, dari pengendara yang kejebak macet,” kata Suhendi kepada Bogordaily.net, Selasa 10 Mei 2022.

Sampai berita ini diterbitkan belum ada tanggapan lebih lanjut dari petugas yang berwenang untuk mengurus kebersihan pada jembatan yang dipenuhi sampah tersebut.

Bahkan, belum ada tindakan atau upaya pembersihan dari petugas setempat untuk membersihkan sampah-sampah yang berserakan di jembatan Ciampea yang setiap hari dilalui oleh masyarakat dan pengendara.*

(Muhammad Irfan Ramadan)