Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 5621

Kronologis Oknum Polisi Minta Uang Tilang Rp 2,2 Juta di Bogor

0

Bogordaily.net – Bagaimana kronologis oknum polisi hingga berani minta uang tilang Rp2,2 juta?. Aksi itu ternyata dipicu oleh sebuh kesalahan kecil penggunaa kendaraan saat itu.

Saat melintas di di daerah Vila Pajajaran, Warung Jambu, Kota Bogor, Sabtu (23/4/2022) korban di hentikan karena dianggap melanggar dan rangkain peristiwa itu pun diceritakan korban di media sosial hingga viral.

baca juga : Viral! Oknum Polisi di Bogor Minta Uang Tilang Rp 2,2 Juta, Kini Mendekam Ditahanan

Dalam postingan korban pengendara di akun Twitternya mengaku dimintai uang Rp 2,2 juta oleh polisi. Pasalnya, pengendara ditilang karena tidak ada spion, namun surat-surat lengkap. Dia pun meminta untuk ditilang.

“Namun polisi tidak memberi surat tilang justru meminta uang sebesar Rp2,2 juta,” kata pengendara tersebut dalam postingan yang viral di Twitter.

Hasilnya, pengendara tersebut terpaksa membayar Rp 1.020.000 dengan ancaman jika tidak membayar, akan ditahan selama 14 hari.

Menanggapi kasus tersebut, Kasubsie Penmas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Bripka SAS terkait adanya aduan dari korban.

“Setelah mendapatkan informasi terkait oknum polri, Propam langsung merespon dengan cepat dan serius dengan melakukan penyelidikan, pemeriksaan dan penelusuran terkait korban,” kata Rachmat saat di konfirmasi melalui pesan singkat kepada bogordaily.net, Minggu 24 April 2022.

Berdasarkan bukti awal, kata dia, telah dilakukan penindakan berupa penahanan terhadap oknum yang bersangkutan. Rangkaian pemeriksaan tersebut, akan terus dilakukan sebagai rangkaian kode etik.

“Pemeriksaan kode etik ini yang keputusannya nanti dapat diputuskan. Ancaman bisa dipecat,” ungkapnya.

Pelaku diketahui adalah Bripka SAS Polsek Tanah Sareal, Kota Bogor viral di media sosial karena meminta uang kepada salah satu pengendara saat terkena tilang sebesar Rp 2,2 juta. Kejadian tersebut berlangsung di daerah Vila Pajajaran, Warung Jambu, Kota Bogor, Sabtu (23/4/2022). ***

Ibnu

Viral! Oknum Polisi di Bogor Minta Uang Tilang Rp 2,2 Juta, Kini Mendekam Ditahanan

0

Bogordaily.net – Viral! Oknum polisi Bripka SAS Polsek Tanah Sareal, Kota Bogor viral di media sosial karena meminta uang kepada salah satu pengendara saat terkena tilang sebesar Rp 2,2 juta. Kejadian tersebut berlangsung di daerah Vila Pajajaran, Warung Jambu, Kota Bogor, Sabtu (23/4/2022).

Dalam postingan korban pengendara di akun Twitternya mengaku dimintai uang Rp 2,2 juta oleh polisi. Pasalnya, pengendara ditilang karena tidak ada spion, namun surat-surat lengkap. Dia pun meminta untuk ditilang.

“Namun polisi tidak memberi surat tilang justru meminta uang sebesar Rp2,2 juta,” kata pengendara tersebut dalam postingan yang viral di Twitter.

BACA JUGA : Kronologis Oknum Polisi Minta Uang Tilang Rp 2,2 Juta di Bogor

Hasilnya, pengendara tersebut terpaksa membayar Rp 1.020.000 dengan ancaman jika tidak membayar, akan ditahan selama 14 hari.

Menanggapi kasus tersebut, Kasubsie Penmas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap Bripka SAS terkait adanya aduan dari korban.

“Setelah mendapatkan informasi terkait oknum polri, Propam langsung merespon dengan cepat dan serius dengan melakukan penyelidikan, pemeriksaan dan penelusuran terkait korban,” kata Rachmat saat di konfirmasi melalui pesan singkat kepada bogordaily.net, Minggu 24 April 2022.

BACA JUGA : Inilah Bripka SAS Oknum Polisi Viral yang Minta Uang Damai Rp 2,2 Juta

Berdasarkan bukti awal, kata dia, telah dilakukan penindakan berupa penahanan terhadap oknum yang bersangkutan. Rangkaian pemeriksaan tersebut, akan terus dilakukan sebagai rangkaian kode etik.

“Pemeriksaan kode etik ini yang keputusannya nanti dapat diputuskan. Ancaman bisa dipecat,” ungkapnya.

Ibnu

Ke Kampung Mongol Bogor, Pak Menko Dicurhati Warga Soal PKH

0

Bogordaily.net – Ke Kampung Mongol, RT 04 / RW 06, Tegallega, Bogor Tengah, Kota Bogor pada Minggu (24/4/2022) Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya dicurhati warga yang belum kebagian Program Keluarga Harapan (PKH).

Kedatangan Muhadjir untuk memastikan sejumlah program bantuan yang diberikan pemerintah terdistribusikan dengan baik. Selain itu, Menko juga melihat penanganan stunting di wilayah tersebut.

Muhadjir dan Bima Arya tampak mengunjungi sejumlah warga penerima manfaat. Beberapa diantaranya mengaku belum menerima bantuan, baik Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Muhadjir lantas memerintahkan stafnya mencatat dokumen kependudukan warga tersebut.

Rombongan juga membawa paket sembako untuk warga.

Sementara Bima Arya membagikan susu kemasan untuk anak-anak yang ia temui sepanjang jalan yang dilintasi.

“Tadi saya sudah berbicara dengan Pak Wali Kota, kita akan benahi penyaluran bansosnya karena ada warga yang mestinya berhak, tapi belum dapat. Kita catat semua,” ungkap Muhadjir kepada media.

Menurut Muhadjir, Kampung Mongol masuk dalam kategori kampung kumuh dan didominasi warga miskin. Untuk itu, perlu kolaborasi untuk mengubah wajah kampung ini.

“Akan kita koordinasikan dengan Kementerian PUPR, Kemensos, untuk diarahkan semacam penataan rumah tinggal di tempat ini. Nanti Pak Wali akan bertanggung jawab untuk menjaga berkesinambungan, terutama berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat yang di sini,” jelasnya.

Masyarakat di Kampung Mongol, kata dia, didominasi masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan tetap.

“Otomatis tidak cukup diberikan bansos tanpa ada upaya mereka bisa hidup mandiri. Karena itu segera akan kita tindaklanjuti, koordinasikan, mudah-mudahan kita bisa carikan jalan keluar,” ujar Muhadjir.

Muhadjir juga berpesan kepada warga terkait masalah stunting dan keluarga berencana.

“Masih ada anak yang stunting, yang manula dan kesadaran untuk berkeluarga berencana masih rendah. Masih banyak yang anaknya di atas 5 orang, ada yang 4. Padahal rumahnya sangat tidak memadai untuk ditinggali dengan sejumlah anggota keluarga sebanyak itu,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Bima Arya menjelaskan, karakteristik Kampung Mongol ini berbeda dibanding kampung kumuh lainnya.

“Karena lahannya ini di atas milik Jasa Marga dan perusahaan. Jadi menjadi kendala bagi kami melakukan intervensi,” terang Bima.

“Kedua, tantangannya adalah pemberdayaan warga membangun kultur. Karena sebagian besar memang pemulung, buruh harian lepas. Karena itu saya usulkan kepada Pak Menko dan direspon dengan sangat baik oleh Pak Menko,” tambahnya.

Menurut Bima, pembenahan kampung ini komprehensif dan terintegrasi.

“Jadi kita akan dikerjasamakan dengan pihak Jasa Marga dan PT untuk perbaikan fisiknya. Pemkot akan bertanggung jawab untuk pemberdayaan ekonomi warganya. Memfasilitasi melalui jalur UMKM, PKK untuk mengedukasi warga agar bisa mengatasi masalah utama terkait masalah kesehatan dan pendidikan,” pungkasnya.*

Dedie Rachim Hadiri Santunan Anak Yatim Pengurus RT05 Bantarjati

0

Bogordaily.net – Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim menghadiri santunan anak yatim dan dhuafa dalam menyemarakan Bulan suci Ramadhan oleh pengurus warga RT05/RW02, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara di Lapangan Poskamling, Gang Pala.

Kegiatan ini merupakan suatu wujud dari kepedulian kepada sesama yang membutuhkan. Dalam kesempatan ini turut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Camat Bogor Utara Riki Robiansyah, Lurah Bantarjati dan pengurus RT05 dan RW02 Bantarjati.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan, rasa syukur bisa bersilaturahmi dalam kegiatan rutin RT 05/RW02 memberikan santunan kepada anak yatim piatu serta dhuafa.

“Mudah-mudahan dalam kegiatan berbagi ini bisa menguatkan semangat warga yang lain untuk saling berbagi di bulan yang penuh berkah dan ampunan ini,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim kepada Bogordaily.net, Minggu 24 April 2022.

Ditempat yang sama, Ketua RT05, Samson Femi menambahkan kegiatan berbagi santunan kepada anak yatim dan dhuafa ini dari alokasi dana swadaya warga. Jadi, swadaya ini kolektif dari setiap warga yang tidak bisa ikut ronda.

“Kita kolektif satu bulan Rp25 ribu, maka terciptalah hari kebaikan di Bulan Ramadhan bakti sosial,” kata Samson.

Lebih lanjut, kata Samson, sasaran penerima bantuan sosial ini untuk 25 anak yatim piatu dan 80 dhuafa.

“Alhamdulillah, berikan ke 105 orang dengan beri bantuan berupa bingkisan dan uang senilai Rp 50 ribu di RT05/RW02,” katanya.

Setelah memberikan sambutan, Wakil Wali Kota Dedie Rachim bersama Camat Bogor Utara, Lurah dan pengurus RT05/RW02 memberikan santunan dan bingkisan kepada anak yatim dan dhuafa.*

Membawa Misi Lejitkan Perempuan, Gema Pertiwi Kota Bogor Resmi Berdiri

0

Bogordaily.net – GEMA Pertiwi (Generasi Muda Pertiwil) Kota Bogor melaksanakan kegiatan Launching GEMA Pertiwi pada Sabtu (23/4) lalu di Ruang Serbaguna, DPRD Kota Bogor.

Acara yang bertemakan “Wajah Perempuan Kota Bogor” ini terdiri dari Launching serta Talkshow Inspiratif bersama Anggota DPRD Kota Bogor, Anna Mariam Fadhilah, dan Ketua DPD GEMA Pertiwi Kota Bogor, Widhya Nusantari.

Sebagai informasi, GEMA Pertiwi merupakan salah satu Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) sayap dari PKS yang berfokus kepada isu perempuan di kalangan anak muda.

Ketua DPD GEMA Pertiwi Kota Bogor, Widhya Nusantari, menjelaskan bahwa GEMA Pertiwi adalah wadah bagi perempuan muda Kota Bogor untuk memaksimalkan semua potensi yang ada, tempat belajar, dan juga sarana meningkatkan kapasitas.

“Kedepannya GEMA Pertiwi Insya Allah akan menjadi gerakan perempuan muda yang akan mengambil peran dalam isu-isu dan pemberdayaan perempuan di Kota Bogor. Siapapun perempuan muda di Kota Bogor boleh bergabung bersama GEMA Pertiwi Kota Bogor,” pungkas Widhya.

Ketua Bidang Kepemudaan DPD PKS Kota Bogor, Rozi Putra, dalam sambutannya mengapresiasi langkah GEMA Pertiwi yang telah menjadi OKP independen di luar GEMA Keadilan.

“Selamat atas launching dan berdirinya secara independen satu lagi OKP bernama GEMA Pertiwi. Saya berharap semoga GEMA Pertiwi dapat mewadahi teman-teman pemudi di Kota Bogor untuk menempa diri berorganisasi menuangkan kreativitas, inovasi, dan potensi dirinya untuk siap dan semakin tangguh berkiprah di dalam kehidupan sosial masyarakat,” pungkas Rozi yang juga Ketua DPD GEMA Keadilan Kota Bogor.

Anggota DPRD Kota Bogor, Anna Mariam Fadhilah, dalam acara Talkshow menyampaikan pemuda adalah potensi dimana kekuatan dan waktu luang masih dimiliki Insya Allah dapat menjadi peluang dan modal aktif melakukan aktivitas kebaikan.

“Kuncinya semangat dan buktikan mulai dari diri sendiri kemudian ajak dan cari teman yg selalu termotivasi dalam kebaikan kemudian lakukan mulai dari hal-hal disekitar kita, carikan solusinya,”ujar Politisi PKS tersebut. ***

Nama Anak Ini Bikin Senyum Sendiri, Lalu Dunia Pun Tersenyum

0

Bogordaily.net – Nama anak ini dijamin bikin senyum sendiri. Karena terlalu unik. Nama bocah dari Brebes ini pun kini viral di media sosial.

Namanya: Lalu Dunia Pun Tersenyum. Anak bocah itu adalah warga Desa Dukuhturi, Kecamatan Ketanggungan, Brebes.

Nama unik itu milik kedua anak perempuan pasangan Fajar Setiawan dan Kartika. Anak pertama Fajar yang diberi nama Lalu Dunia Pun Tersenyum, saat ini berusia 12 tahun dan duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar. Sementara adiknya, Dan Semuanya Menjadi Indah, saat ini berusia 6 tahun.

Fajar mengungkap alasan dirinya memberi nama yang unik.

“Nama adalah doa. Tapi banyak orang berdoa tanpa tahu artinya. Saya memberi nama itu saya seperti itu, ya itu doa saya. Sekarang banyak orangtua yang kasih nama anaknya dengan kearab-araban, tapi tidak tahu artinya,” kata Fajar Jumat (22/4/2022) dikutip dari detikcom.

Fajar mengatakan, awalnya kedua anaknya merasa malu memiliki nama yang terbilang unik itu. Namun lambat laun setelah namanya cepat dikenal, sang anak pun menerima dan enggan mengganti nama.

“Kalau bully-membully itu lumrah yah. Saya sampaikan ke anak saya jangan takut di-bully, yang penting kamu berbuat baik dan memberi manfaat kepada semua orang,” ungkapnya.

Dia berharap dengan nama anaknya yang mengandung arti positif, kedua anaknya bisa membuat dunia tersenyum dan bisa memuat semuanya menjadi indah.

“Harapan saya tentu sesuai dengan nama mereka, Lalu Dunia Pun Tersenyum Dan Semuanya Menjadi Indah,” harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kades Dukuhturi, Kecamatan Ketanggungan, Johan Wahyudi membenarkan hal tersebut. Menurut dia, nama anak adalah doa dan suatu saat akan menjadi kenyataan.

“Semoga anak-anak dari Fajar itu benar benar memberi manfaat bagi masyarakat, sesuai namanya,” harap Johan Wahyudi.

Baraya Kang Dedi Bagikan Makanan ke Janda, Anak Yatim dan Pengendara

0

Bogordaily.net – Baraya Kang Dedie (BKD) wilayah Bogor Selatan mengisi kegiatan bulan Ramadhan 1443 Hijriah dengan berbagi takjil dan nasi boks kepada puluhan janda dan anak yatim di Kampung Dekeng, RW03, Kelurahan Genteng Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu sore, 24 April 2022.

Selain puluhan janda dan anak yatim, mereka juga membagikan ratusan takjil kepada pengendara yang melintas di Jalan Dekeng, tepatnya depan IPA (Instalasi Pengolahan Air) Dekeng, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.

BKD berbagi takjil dan nasi boks kepada puluhan janda dan anak yatim di Kampung Dekeng, RW03, Kelurahan Genteng Kecamatan Bogor Selatan

Ketua BKD Bogor Selatan, Eman Sulaiman mengatakan, bagi-bagi takjil dan nasi boks kepada janda, anak yatim dan pengendara ini merupakan salah satu rangkaian kerja BKD Bogor Selatan dan juga BKD Milenial di bulan suci Ramadan, dan tahun ini tahun kedua.

“Totalnya tadi ada sekitar 400 paket takjil, kita bagikan semuanya kepada pengendara. Kemudian untuk anak yatim dan janda berupa nasi boks dan kolak dengan jumlah sekitar 80 paket,” kata Eman kepada Bogordaily.net, Minggu petang, 24 April 2022.

Eman menuturkan, giat berbagi ini diikuti juga oleh teman-teman Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Bogor Selatan dan BKD milenial. “Ya, kita undang juga teman-teman KNPI Bogor Selatan. Ini bukti kita berkolaborasi dan bersinergi dengan mereka,” ujar Eman yang juga Ketua RW03, Kelurahan Genteng ini.

Usai berbagi takjil, kata Eman, kegiatan ini ditutup dengan buka puasa bersama dan solat berjamaah di Mushola Baitus Sakiinah yang dihadiri langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Ar-Rohmah KH Kholidi.

Suasana kompak usai berbagi takjil dan nasi boks kepada puluhan janda dan anak yatim di Kampung Dekeng, RW03, Kelurahan Genteng Kecamatan Bogor Selatan

Sementara untuk tujuan dari kegiatan ini, lanjut Eman, ialah untuk memberikan edukasi dan juga motivasi kepada BKD Milenial supaya kedepannya terbiasa untuk berbagi kepada sesama.

“Jadi kita ingin memberikan edukasi kepada para re-generasi yakni BKD Milenial, artinya para milenial ada kegiatan dan tumbuh rasa ingin berbagi kepada sesama. Semoga apa yang kita lakukan ini dapat bermanfaat dan menjadi ladang pahala bagi kita semua,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua PK KNPI Bogor Selatan Abdulloh Haris mengatakan, bahwa dirinya sangat mengapresiasi terhadap aksi sosial yang dilakukan BKD Bogor Selatan ini. Menurutnya, aksi tersebut sangat positif dan selaras dengan kegiatan-kegiatan yang selama ini dilakukan KNPI Bogor Selatan.

“Ya, kami diundang di kegiatan ini. Ini suatu kehormatan bagi kami, dan ini bentuk sinergitas yang baik antara kami dengan BKD Bogor Selatan. Jadi kami sangat mengapresiasinya,” ujar Abdulloh Haris.

Pria yang akrab di sapa Kang Ador ini menambahkan, KNPI juga memiliki rangkaian yang sama, seperti halnya yang sudah dilakukan di wilayah Empang dan Ciawi beberapa waktu, yaitu berbagi takjil.

“InsyaAllah menjelang akhir Ramadan, kami akan memberikan paket sembako kepada puluhan muazin yang ada di Bogor Selatan,” tutup Ador.

(Heri Supriatna)

Alhamdulillah, BPNT Warga di Semplak Bogor Cair

0

Bogordaily.net – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menggelontorkan dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada warga Kota Bogor, Jawa Barat.

Dana bantuan dari Kemensos itu disalurkan dan masuk ke dalam saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang kemudian dicairkan ke agen-agen atau e-warong yang sudah ditunjuk, salah satunya Agen Janwar.

Agen yang berlokasi di Kapling H. Yoyo, RT 05, RW 03 Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor itu menyalurkan BPNT kepada ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berdomisili di Kelurahan Semplak.

Pemilik Agen, Janwar Arifin mengatakan, penyaluran BPNT untuk agennya itu koutanya sekitar 400 lebih. Namun, semuanya belum bisa terlayani sebab ada sekitar 70 sampai 90 KMP yang saldo di KKS-nya masih kosong.

“Untuk penyaluran BPNT di bulan April ini kami mendapat kuota 400 lebih KPM, tapi karena keterbatasan saldo yang masih kosong ada sekitar 70 sampai 90 KPM yang belum bisa dicairkan, jadi baru 320 KPM yang sudah bisa dicairkan,” kata Janwar kepada wartawan.

Lanjut Janwar, bagi KPM yang saldonya masih kosong kemungkinan bisa dicairkan dalam waktu 4 atau 5 hari ke depan. “Mereka (KPM) yang saldonya masih kosong itu memang dari pusatnya yang belum menyalurkan. Jadi bukan masalah data yang tidak lengkap, karena sebelumnya KPM yang belum bisa mencairkan bantuan memang sudah terdata dan terdaftar,” terangnya.

Janwar menambahkan, bantuan BPNT dari pemerintah itu bisa dibelanjakan di agen atau e-warong mana saja. “Itu sudah sesuai aturan, jadi KPM bisa belanja di mana saja sesuai keinginannya. Yang terpenting itu kan kualitas komoditinya. Alhamdulillah, penyaluran BPNT berjalan lancar. Ratusan KPM sudah terlayani dengan baik,” ucapnya.

(Heri Supriatna)

Ditinggal Ciro Alves, Persikabo juga Melepas Sergey Pushnyakov

0

Bogordaily.net – Seteleh ditinggal Ciro Alves, Persikabo juga melepas gelandang asingnya Sergey Pushnyakov. Di Liga 1 2021-2022, Sergey Pushnyakov tampil cukup meyakinkan.

Pemain asal Belarusia ini tak lagi membela tim berjuluk Laskar Padjajaran untuk Liga 1 musim depan.

Kabar perpisahan tersebut disampaikan Persikabo melalui unggahan Instagram pada hari Jumat (22/4/2022).

“Sergey menjadi pemain asing terakhir yang harus berpisah dengan Persikabo. Terima kasih sudah menjadi bagian keluarga Laskar Padjajaran selama satu musim ini,” tulis Persikabo.

Selama musim lalu, dia ditugasi sebagai gelandang serang tim Persikabo.

Pemain berusia 29 tersebut juga menjadi salah satu pemain penting di sektor penyerangan.

Terbukti dari catatan 30 laga dengan torehan 2 gol dan 2 assist.

Namun demikian, Persikabo juga belum mengumumkan siapa sosok pengganti para pilar asingnya.

Untuk diketahui, beberapa pemain asing yang telah dilepas sebelumnya adalah Aleksandar Rakic, Ciro Alves, dan Venyamin Shumeyko.

Mudik Mas? Sopir Cantik Ini Siap Antarkan Anda ke Kampung Halaman

0

Bogordaily.net – Mudik Mas? Sopir yang satu ini bukan sembarang. Ini sopir cantik yang siap mengantarkan Anda pulang ke kampung halaman. Rambutnya di cat merah dengan bibir merah merona.

Namanya Liena Ozora. Dia adalah Ibu dari tiga anak.Dia sopir cantik Perusahaan Otobus (PO) Agra Mas. Ia kerap bertugas di trayek Wonogiri–Jakarta.

Perempuan bernama asli Lina Supriyanti ini sudah satu tahun menjadi sopir bus Agra Mas. Ia mulai berdinas sejak Maret 2021.

Sebelumnya, Liena mengaku sempat bekerja di Timor Leste. Namun, gara-gara pandemi Covid-19 pada 2020, Liena kehilangan pekerjaan.

Padahal, sebagai tulang punggung keluarga, Liena harus menghidupi ketiga buah hatinya. Ia lantas memberanikan diri melamar pekerjaan ke Agra Mas.

“Kan waktu pandemi kita susah cari pekerjaan. Tiba-tiba nglamar aja ke Agra karena mencari pekerjaan itu kan sulit. Lulusan sarjana aja kadang sulit, apalagi saya yang lulusan SMP. Susah banget untuk cari kerjaan,” ujarnya, dikutip dari Kompas TV.