Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 5839

Dana Desa Tahap Pertama di Sukaharja Ciomas Digelontorkan Untuk Perbaikan Infrastruktur

Bogordaily.net – Pemerintah Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor merealisasikan bantuan Dana Desa (DD) tahap pertama dengan melakukan perbaikan infrastruktur di sejumlah titik yang ada di wilayahnya, diantaranya pengaspalan jalan lingkungan, drainase dan perbaikan tempat mandi, cuci dan kakus (MCK).

Kepala Desa Sukaharja, Rahmat mengatakan, dana desa tahap pertama ini digunakan untuk beberapa kegiatan, diantaranya penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dan juga perbaikan infrastruktur yang tersebar di dua wilayah, yaitu Kampung Pasir Pendeuy RW04 dan Kampung Cipayung RW07.

“Kalau kita hitung untuk sekarang ini ada sekitar 4 kegiatan, yaitu BLT, perbaikan jalan seperti pengaspalan, kemudian perbaikan MCK dan drainase di RW07, dan satu lagi pembangunan drainase di RW04,” kata Rahmat kepada Bogordaily.net, Kamis, 24 Maret 2022.

Kades yang memiliki panggilan Jebeng ini menyebutkan, anggaran untuk berbagai kegiatan infrastruktur nilainya beda-beda yaitu mulai dari Rp 18 juta hingga Rp 60 juta. “Misalnya di RW07 ada kegiatan infrastruktur pengaspalan jalan dengan panjang 500 meter nilainya Rp 55 juta, kemudian drainase 100 meter nilainya Rp 25 juta dan perbaikan MCK sebesar Rp 18 juta,” tuturnya.

Sementara untuk pembangunan drainase di RW04 atau Kampung Pasir Pendeuy, lanjut Jebeng, nilainya mencapai Rp 60 juta, sehingga total anggaran untuk perbaikan infrastruktur di tahap pertama ini sekitar Rp 158 juta.

“Semua pengerjaannya dilakukan oleh warga sekitar. Kita berdayakan semuanya,” ucapnya.

Kata dia, masa pengerjaan untuk perbaikan infrastruktur ini dikerjakan selama 10 hari ke depan. “Saya harap setelah selesai nanti, warga dapat menjaga dan juga merawatnya dengan baik, dan kita tentunya akan bertanggung jawab dalam hal perawatannya,” tutupnya.

(Heri Supriatna).

Ratusan KPM di Desa Sukaharja Ciomas Sumringah Terima BLT

Bogordaily.net – Ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor tersenyum merona saat mereka mendapat bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 600 ribu dari pemerintah desa setempat.

Salah seorang KPM, Titin mengaku senang dengan bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti baginya, apalagi menjelang Ramadan seperti ini, dimana banyak sekali kebutuhan yang harus dikeluarkan.

“Alhamdulillah, umi sekarang dapat bantuan. Mudah-mudahan cukup sampai nanti bulan puasa,” katanya kepada Bogordaily.net, usai menerima BLT di Kantor Desa Sukaharja, Kamis, 24 Maret 2022.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaharja, Rahmat menuturkan bantuan langsung tunai atau BLT yang hari ini didistribusikan kepada KPM itu bersumber dari Dana Desa (DD) untuk penanganan dampak COVID-19.

“Jadi ini kita berikan untuk bantuan yang pertama dan kedua, dengan total Rp 600 ribu per-KPM,” katanya.

Ia menjelaskan, para KPM yang mendapat BLT ini merupakan warga yang betul-betul sama sekali belum mendapatkan bantuan selama ada pandemi COVID-19.

“Sebelumnya kita melakukan musyawarah desa dengan BPD, RT dan RW untuk mendata warga yang benar-benar belum mendapat bantuan untuk kita berikan bantuan, dan hari ini kita realisasikan kepada mereka para KPM yang belum sama sekali mendapat bantuan,” jelasnya.

Kata Rahmat, warga yang belum sama sekali mendapat bantuan itu ada sekitar 380 orang. Sementara untuk penyaluran BLT kali ini baru 118 KPM, sisanya akan dilakukan bertahap sesuai keuangan yang diturunkan oleh pemerintah pusat. “Tahap berikutnya, InsyaAllah secepatnya,” pungkasnya.

 

(Heri Supriatna)

Terungkap, Ini Identitas Maling Kotak Amal di Klapanunggal

0

Bogordaily.net -Polisi Sektor (Polsek) Klapanunggal, beberkan identitas pelaku pencurian atau maling kotak amal di Masjid Al Farouk, komplek perumahan Primavera Residence, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor pada Kamis 24 Maret 2022.

Menurut Kapolsek Klapanunggal, AKP Azi Lesmana, dalam menjalankan aksinya, maling kotak amal ini  berinisial RB (62) ini adalah seorang karyawan swasta asal Kampung Rawaragas, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Adapun krolonogisnya menurut Azi, pelaku seorang diri dalam melancarakan aksi mencuri kotak amal masjid tersebut dengan cara mencongkel dan merusaknya menggunakan linggis. Sampai akhirnya kotak amal yang tergembok itu bisa dibuka.

“Awalnya pelaku sholat dzuhur di Masjid setelah keadaan sepi pelaku melancarkan aksinya dan sempat membawa uang 150.000 ribu rupiah dan memasukan uangnya kedalam baju,” ungkapnya, Kamis 24 Maret 2022.

Kemudian, lanjut Azi, saat sudah beraksi, ada seorang saksi berinisial M (46) yang bekerja sebagai marbot dimasjid itu, lantas melihat kejadian tersebut sontak membuat M memukul pelaku sampai keluar masjid dan berteriak maling, sehingga mendatangkan banyak warga kelokasi masjid tersebut.

Kepolisian sektor Klapanunggal yang tak berapa lama kemudian datang dan langsung mengamankan pelaku agar terhindar dari amukan massa dan membawanya ke Mako Polsek dan membawa serta barang bukti untuk proses lebih lanjut.

Adapun barang bukti dilokasi masjid yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya yaitu satu linggis berbentuk martil atau palu.

“Atas kejahatan yang dilakukan oleh pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yakni Satu buah linggis, satu buah palu dan uang tunai berjumlah 150 ribu rupiah,” pungkasnya.*

(Muhammad Irfan Ramadan)

Dilaknat Warganet! Viral Remaja Wanita Dorong Kakek ke Semak-Semak Bikin Emosi

0

Bogordaily.net– Sebuah video menujukkan aksi remaja wanita mendorong kakek ke semak-semak viral di media sosial. Video itu pun membuat warganet emosi. Mereka geram dengan ulah para remaja yang membuat sang kakek hingga tersungkur.

Sejumlah akun media sosial pun ramai-ramai mengunggah video tersebut. Di antaranya akun Instagram @onlinenews_idn yang turut diunggah pula oleh @bogordailynews. Pada keterangan video yang diunggah, Kamis, 24 Maret 2022 itu tertulis, “Demi konten, miris Perbuatan yang sangat tidak patut untuk ditiru!”

Pada unggahan video tersebut terlihat remaja perempuan memakai kaus hitam dan rambut diikat berdiri di hadapan si kakek. Pria bertubuh renta yang memakai baju biru muda itu tampak sedang menjelaskan sesuatu kepada remaja tersebut dan teman-temannya.

Di antara remaja tersebut ada yang merekam percakapan menggunakan HP.  Namun, saat si kakek berbalik badan dan menunjuk ke arah semak-semak, remaja yang berdiri di hadapannya itu langsung mendorong tubuh si kakek hingga terjatuh ke semak-semak.

Mereka langsung melarikan diri sambil tertawa meninggalkan si kakek yang tersungkur. Belum diketahui waktu dan lokasi kejadian peristiwa berlangsung.

Hanya saja unggahan tersebut seketika membuat warganet geram. Sebagian besar warganet emosi melihat aksi para remaja itu. Berikut komentar-komentar warganet di akun Instagram @bogordailynews:

“Laknat”

“Tangkep”

“Astaghfirullah… Kesel banget gapunya sopan santun”

“Dia pikir dengan bgtu dia sudah paling hebat gtu ya konsepnya”

“Astaghfirullah…adabnya kemana? sekarang demi konten semua dihalalin ya dan dibenarkan ….miris”

“Anak muda jaman sekarang hebat2,toh?”

“Astaghfirullah, semoga kakeknya baik sehat selalu,aamiin”

“Sangat ditunggu part 2 dikantor polisi…”

“Anak kurang ajar!”

“Astaghfirullah…. keterlaluan sekali..”

“tolong ditindak pak,,ini tidak terpuji dan takut menjadi contoh yg tidak benar”

“Anak siapa itu ya Allah. Udh gak punya akhlak sama orangtua”

“Kita berpikir positif aja mungkin waktu pembagian otak mereka gak datang”

“Duhh kuranggg ajarrrrr amattt ini bocahh tp udh tuakk2… Jd kesulut emosi jiwa deh gw.. @divisihumaspolri @listyosigitprabowo Smoga udhh dikrangkeng yahh jd bahan pelajarann yg lain .. Sehat2 yahh Kekkk”

Sementara itu hingga pukul 17.30 WIB sudah dikomentari 552 orang.***

Pasar Rakyat Klapanunggal Sepi, Sulaeman : Disdagin dan Perumda Pasar Tohaga Harus Cari Solusi

0

Bogordaily.net – Anggota DPRD Kabupaten Bogor asal Daerah Pemilihan II, Sulaeman, menyayangkan kondisi Pasar Rakyat yang berada di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal. Pasar yang telah dibangun menggunakan anggaran dari Kementerian Perdagangan tersebut terancam sepi peminat, baik calon pedagang, maupun calon pembeli.

“Sangat disayangkan, baru selesai dibangun tapi tidak digunakan,” ucapnya, Kamis 24 Maret 2022.

Ia meminta agar Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kabupaten Bogor mencarikan solusi agar pasar tersebut bisa dimanfaatkan sesuai yang direncanakan.

“Harus dicarikan solusi oleh Disdagin dan juga Perumda Tohaga sebagai pengelola Pasar Klapanunggal,” ujar politikus PKS yang duduk di Komisi II ini.

Dia mengungkapkan, secara lokasi, Pasar Rakyat ini berada di lokasi yang kurang strategis, bahkan tidak ada akses kendaraan umum, lahan parkir juga sempit.

“Posisi pasar yang terlalu ke dalam, terkesan kurang perencanaan,” tambahnya.

Meskipun demikian, aset yang sudah ada tidak bisa dibiarkan begitu saja. Harus ada unsur manfaat dari keberadaan pasar yang sudah selesai dibangun tersebut.

“Ekonomi harus bangkit. UMKM bisa diajak untuk mengisi, apalagi menjelang bulan Ramadhan,” pungkasnya.***

Setiap jam, 11 Orang di Indonesia Meninggal karena TBC

0

Bogordaily.net – Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2021 mengungkap, terdapat 9.900.000 orang di dunia mengidap Tuberkulosis. Setiap jam, 11 Orang di Indonesia Meninggal karena TBC. Meski begitu, penyakit ini bisa disembuhkan dengan perawatan dan pemenuhan nutrisi yang tepat.

“Saat ini, Indonesia menempati posisi ketiga kasus TBC terbesar di dunia. Setiap jam, 11 orang di Indonesia meninggal dunia karena TBC. Sayangnya, kepedulian masyarakat terhadap penyakit ini tidak sebesar penyakit pernapasan lain seperti covid-19,” ujar dr. Sri Dhuny Atas Asri, Sp.P, FISR, MARS dari PDPI Jakarta, dalam media brief Kalbe Farma.

Dalam paparannya, dr. Ida Gunawan, MS, Sp.GK, mengatakan bahwa TBC membutuhkan bukan sekedar terapi obat-obatan, tapi juga modifikasi gaya hidup.

“Perbaikan pola sanitasi, pola istirahat dan aktifitas, serta pola makan adalah bagian supportive yang tidak bisa dilepaskan. Malnutrisi sendiri menjadi momok yang bisa memperburuk kondisi pasien TBC dan bisa meningkatkan angka kematian,” kata dia.

Ia mengatakan, sekitar seperempat kasus TBC baru global berkaitan dengan kekurangan gizi. Di sisi lain, jumlah kejadian TBC dalam satu tahun adalah 3.219 orang (0,5 persen dari 624.562 responden) dan sebanyak 28,7 persen dari 3.219 penderita TBC di Indonesia berstatus gizi rendah (malnutrisi).

“Diet yang berfokus pada perbaikan jenis dan jumlah protein, membantu meningkatkan masa otot dan imunitas pasien TBC. Tak kalah penting pula, peran mikronutrisi seperti vitamin C, D, E, dan mineral, seperti selenium dan zinc juga berpengaruh pada fungsi paru dan membantu proses pemulihan,” ungkapnya.

Penderita TBC memerlukan pola makan yang tepat, bertahap, dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Sayangnya, pasien TBC sering kali mengalami mual dan tidak memiliki nafsu makan, sehingga nutrisi harian yang tepat sulit didapatkan.

Namun, Kalbe melakukan inovasi untuk menunjang kebutuhan nutrisi pasien TBC. Terdapat dua produk Kalbe, yaitu ONS (oral nutritional supplements) Pulmosol dan multivitamin Zegavit.

“Suplementasi mikronutrien maupun penambahan susu ONS ini menjadi salah satu jalan atau kunci penting bagi pasien TB untuk meningkatkan nutrisi yang diperlukan. Harapannya, dengan pemenuhan nutrisi yang cukup bagi pasien TB sehingga dapat mengakhiri peningkatan kasus TB di Indonesia dan bisa menyelamatkan lagi pasien TB,“ tutur Product Management Kalbe, Apt. Kenny Kowira, S.***

Jokowi Minta Seluruh Kepala Daerah Kompak Turunkan Stunting

0

Bogordaily.net – Presiden Joko Widodo meminta seluruh kepala daerah bekerja keras dan secara terpadu mengejar target penurunan prevalensi stunting menjadi kurang dari 14 persen pada 2024 mendatang.

Jokowi menegaskan hal itu saat meninjau program percepatan penurunan stunting di Desa Kesetnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kamis, 24 Maret 2022.
Kunjungan Presiden turut disaksikan seluruh pemangku kepentingan terkait di berbagai wilayah, termasuk insan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat di Jalan Surapati 122 Bandung.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut yaitu Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Ketua DPRD TTS Marcu Buana Mbau, dan Wakil Bupati TTS Jhony Army Konay. Adapun Kepala BKKBN Hasto Wardoyo bertindak sebagai pemandu kunjungan Presiden selama di TTS.

Target tersebut, ungkap Presiden, harus menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah di Indonesia. “Saya minta seluruh gubernur, bupati, wali kota di seluruh Tanah Air juga akan saya sampaikan hal yang sama bahwa jangan sampai target angka 14 persen itu luput, harus tercapai,” tegas Presiden.

Presiden mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dilakukan BKKBN dalam upaya percepatan penurunan stunting. Menurutnya, kegiatan yang berkaitan dengan stunting seperti pendampingan calon pengantin sebelum menikah harus dikerjakan.

“Karena belum tentu semua pengantin itu tahu. Meskipun punya uang banyak, tapi kalau enggak tahu apa yang harus dilakukan, disiapkan, itu bisa jadi keliru juga,” tambahnya.

Selain itu, Presiden menjelaskan bahwa pemerintah juga akan melakukan intervensi terhadap gizi anak, kondisi rumah, dan ketersediaan air. Intervensi tersebut, lanjut Presiden, perlu dilakukan secara terpadu oleh seluruh pihak agar target 14 persen pada 2024 tercapai.

“Tanpa kerja terpadu dari pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan seluruh masyarakat saya kira sangat sulit mencapai target yang telah kita tentukan,” lanjutnya.

Kabupaten Paling Stunting di Indonesia

Di tempat yang sama, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menjelaskan kepada Presiden Jokowi permasalahan mengenai stunting yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Kabupaten TTS. Hasto berharap kehadiran Presiden akan memberikan motivasi untuk lebih bekerja keras dalam menurunkan angka stunting di NTT.

“Kami berharap kehadiran Bapak Presiden ini menjadi motivasi bagi kami semua yang ada di NTT dan juga bagi tim percepatan penurunan stunting untuk lebih, kerja lebih keras lagi,” ucap Hasto.

Berdasarkan data BKKBN, Desa Kesetnana menjadi gambaran umum dari 278 desa yang ada di Kabupaten TTS yang memiliki prevalensi stunting tinggi. Bahkan, angka prevalensi stunting di Kabupaten TTS menurut Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) mencapai 48,3 persen, tertinggi di NTT, bahkan Indonesia.

Lebih jauh Hasto menjelaskan, dipilihnya Kabupaten TTS dalam kunjungan Presiden Jokowi memperlihatkan perhatian penuh pemerintah untuk penanganan persoalan angka stunting yang tinggi di daerah tersebut. Berdasarkan data SSGI 2021, NTT masih memiliki 15 kabupaten berkategori “merah”. Penyematan status merah tersebut berdasarkan prevalensi stuntingnya masih di atas 30 persen.

Ke-15 kabupaten tersebut adalah Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Alor, Sumba Barat Daya, Manggarai Timur, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Belu, Manggarai Barat, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sabu Raijua, Manggarai, Lembata dan Malaka. Bersama Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara memiliki prevalensi di atas 46 persen

Sementara sisanya, tujuh kabupaten dan kota berstatus “kuning” dengan prevalensi 20 hingga 30 persen, di antaranya Ngada, Sumba Timur, Negekeo, Ende, Sikka, Kota Kupang serta Flores Timur. Bahkan tiga daerah seperti Ngada, Sumba Timur dan Negekeo mendekati status merah. Tidak ada satu pun daerah di NTT yang berstatus hijau yakni berpravelensi stunting antara 10 hingga 20 persen. Apalagi berstatus biru untuk prevalensi stunting di bawah 10 persen.

“Prevalensi stunting 48,3 persen di Kabupaten TTS jika dinarasikan kurang lebih bermakna ada 48 balita stunting di antara 100 balita yang ada di TTS. Secara nasional, Kabupaten TTS menduduki pemuncak nomor satu untuk prevalensi balita stunting di antara 246 kabupaten/kota di 12 provinsi prioritas. Bahkan, standar Badan Kesehatan Dunia atau WHO hanya mentoleransi angka prevalensi stunting pada kisaran 20 persen. Artinya, prevalensi stunting di TTS melebihi dua kali standar dari WHO. Dengan kata lain, paling stunting di Indonesia.

Hasto menjelaskan, Kabupaten TTS tidak bisa “berjuang” sendiri, butuh kolaborasi dan konvergensi semua pemangku kepentingan termasuk pelibatan semua komponen masyarakat. Menurut Pemerintah Kabupaten TTS oada 2020 terdapat 37.320 jiwa penduduk miskin ekstrem dari total 455.410 jiwa penduduk. Sementara rumah tangga yang memiliki sanitasi layak baru mencapai 60,04 persen atau 69.602 rumah tangga dan hal ini menjadi penyebab masih rentannya masalah kesehatan di masyarakat.

Hasto yang juga Ketua Pelaksana Tim Percepatan Penurunan Stunting Nasional berharap Kabupaten TTS mampu menurunkan prevalensi kasus stunting 48,3 persen saat ini menjadi 43,01 persen pada akhir 2022 dan melandai menjadi 36,22 persen pada 2023, sehingga pada 2024 bisa menuju angka 29,35 persen.***

Dikunjungi 14 Desa dari Kabupaten Tanah Laut, Desa Pasirmukti Terima Studi Banding

Bogordaily.net– Desa Pasirmukti, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor menerima kunjungan studi banding dari Kecamatan Bati-bati, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis 24 Maret 2022.

Kepala Desa (Kades) Pasirmukti, Kamaludin mengatakan, studi banding yang dilakukan oleh 14 desa dari kecamatan Batibati ini bertujuan untuk pembelajaran perkembangan UMKM di Provinsi Kalimantan sana.

“Barangkali padangan mereka Desa Pasirmukti ini berhasil menangani peningkatan kapasitas UMKM, khususnya perkembangan grafiknya yang lumayan cepat,” Ungkapnya, Kamis 24 Maret 2022.

Kamal mengatakan kunjungan ini memberikan momentum untuk masyarakat Desa Pasirmukti lebih percaya diri lagi.

“Juga untuk memperbaiki semangat Masyarakat Desa supaya kedepannya menjadi edukasi dan bagaimana kami lebih mendorong agar UKM di kami lebih meningkat lagi seperti yg kita inginkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kamal memaparkan, pentingnya kerjasama dengan beberapa akademisi, seperti yang telah dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Pasirmukti dengan Universitas UIKA dan Universitas lainnya.

“Ini adalah suatu pembinaan salah satu SDM, selain dengan universitas, secara teknis kita juga menggandeng dari beberapa dinas yang ada di kabupaten bogor agar meningkatkan kualitas dan kemampuan produk maupun marketnya,” Tuturnya.

Di tempat yang sama, Camat Bati-bati, Rudy mengatakan, Kunjungan 14 desa dari Kabupaten Tanah Laut ke Desa Pasir Mukti ini adalah suatu kunjungan teragenda.

“Karena sebelum kita pernah berkunjung juga di tahun 2016. Namun tahun ini kita lebih pada pendalaman masalah UMKM, Ucapnya.

Rudy mengatakan, pihaknya datang ke Kabupaten Bogor dalam rangka pembelajaran pengelolaan UMKM Desa.

“Tentunya itu kami akan bawa pulang ke kalimantan untuk mengembangkan apa yang kami dapat dari sini,” Katanya.

Lebih lanjut, menurut Rudy, ada beberapa ilmu yang didapat saat berkunjung ke Kecamatan Citeureup ini.

“Kami ingin mengembangkan UMKM di setiap desa yang ikut dalam study ini, meliputi ada 14 desa dari kecamatan batibati, dengan harapan kami bisa mengambil manfaat dan bekerjasama dengan pihak-pihak perusahaan yang bisa mendukung kegiatan di setiap di desa kami,” pungkasnya.*

 

(Muhammad Irfan Ramadan)

BI: Duit Simpanan Masyarakat di Bank Capai Rp7.110 Triliun

0

Bogordaily.net– Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Februari 2022 tercatat sebesar Rp7.110,7 triliun atau tumbuh 10,9 persen (yoy). Bank Indonesia (BI) melaporkan angka pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 11,7 persen (yoy).

Dana Pihak Ketiga atau simpanan merupakan dana yang dipercayakan masyarakat kepada bank berdasarkan perjanjian penyimpanan dana dalam bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan, dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan hal tersebut.

“Perkembangan DPK tersebut terutama disebabkan oleh perlambatan giro dan simpanan berjangka. Berdasarkan golongan nasabah perlambatan giro terjadi pada golongan nasabah korporasi, sementara perlambatan simpanan berjangka terjadi pada golongan nasabah perorangan,” ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam Analisis Uang Beredar Posisi Februari 2022 dikutip Medcom.id dari laman resmi Bank Indonesia, Kamis, 24 Maret 2022.

Pada Februari 2022, simpanan berjangka tumbuh sebesar 2,4 persen (yoy), melambat dari 3,1 persen (yoy) pada bulan sebelumnya, terutama pada bank yang berlokasi di DKI Jakarta dan Jawa Timur. Sementara itu, giro tercatat tumbuh 22,2 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 25,4 persen (yoy), terutama di DKI Jakarta dan Sumatra Utara.

“Di sisi lain, pertumbuhan tabungan meningkat dari 12,6 persen (yoy) pada Januari 2022 menjadi 13,3 persen (yoy) pada bulan laporan, baik pada tabungan rupiah maupun valas (valuta asing),” jelas Erwin.

Bank Indonesia juga melaporkan bahwa suku bunga simpanan dan pinjaman pada Februari 2022 menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Februari 2022, rata-rata tertimbang suku bunga kredit tercatat sebesar 9,11 persen atau turun dua basis poin dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 9,13 persen.

Demikian pula, rata-rata tertimbang suku bunga simpanan berjangka yang mengalami penurunan pada seluruh jenis tenor. Suku bunga simpanan berjangka tenor satu bulan, tiga bulan, enam bulan, dan 12 bulan tercatat menurun dari masing-masing 2,92 persen, 3,14 persen, 3,40 persen, dan 3,64 persen, pada Januari 2022 menjadi 2,84 persen, 3,05 persen, 3,29 persen, dan 3,55 persen, pada bulan laporan.

“Sementara itu, suku bunga 24 bulan tercatat stabil sebesar 4,10 persen pada Februari 2022,” pungkas Erwin.

Sementara itu di uang beredar dalam arti luas (M2) atau likuiditas perekonomian pada Februari 2022 tercatat sebesar Rp7,672,4 triliun atau tumbuh 12,5 persen secara tahunan  (year on year/yoy). Angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Januari 2022 yakni sebesar 12,8 persen.

Erwin mengatakan peningkatan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 18,3% (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,9% (yoy).

“Akselerasi penyaluran kredit di tengah perlambatan ekspansi keuangan pemerintah dan aktiva luar negeri bersih,” ujar Erwin dalam keterangan pers yang dilansir dari Suara.com, Kamis, 23 Maret 2022.

Penyaluran kredit tumbuh sebesar 5,9% (yoy), meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 5,4% (yoy).

Sementara itu, ekspansi keuangan pemerintah yang tercermin dari tagihan bersih kepada pemerintah pusat tumbuh sebesar 42,7% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan Januari 2022 sebesar 48,1% (yoy).

Perlambatan tersebut menurut BI disebabkan oleh perlambatan tagihan sistem moneter kepada pemerintah pusat berupa kepemilikan surat berharga negara.

“Di sisi lain, aktiva luar negeri bersih tumbuh 1,4% (yoy), melambat dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 1,8% (yoy),” kata Erwin.

Uang dalam arti luas terdiri dari uang dalam arti sempit dan uang kuasi. Uang dalam arti sempit diantaranya uang kartal di luar bank dan BPR, giro rupiah, dan uang elektronik.

Sedangkan, uang kuasi diantaranya, simpanan berjangka, tabungan, giro saham, dan surat berharga selain saham.***

Musrenbang RPJMD 2023, Bima-Dedie Fokus Tuntaskan Program Prioritas

0

Bogordaily.net -Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Tahun 2023 Kota Bogor di Braja Mustika Convention Centre, Kecamatan Bogor Barat, Kamis 24 Maret 2022.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dibawah pimpinan Bima Arya dan Dedie A. Rachim tinggal selangkah lagi menuju akhir jabatannya. Selama tiga tahun banyak hal yang sudah dilaksanakan, namun juga terdapat beberapa hal yang harus dituntaskan.

Tahun 2023 adalah tahun ke-4 periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor Tahun 2019-2024. Periode RPJMD ini adalah masa yang berat. Serangan pandemi Covid-19 telah mengubah semuanya.

“Tantangan ekonomi tahun 2023 adalah normalisasi pasca pandemi Covid-19, peningkatan investasi, dan peningkatan pendapatan daerah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2021 sebesar 76,59, di atas Jawa Barat sebesar 72,45, namun mempunyai angka pertumbuhan tertinggi di Jawa Barat. Target RPJMD tahun 2023 sebesar 77,75 poin,” urai Bima Arya.

Tak berhenti sampai disitu, persentase Stunting tahun 2021 sebesar 7,44 persen atau setara dengan 6.311 balita, turun dari tahun 2020 sebesar 10,5 persen. Target RPJMD pada tahun 2023 sebesar 10 persen.

“Jadi sebenarnya tahun 2021 sudah di bawah target RPJMD,” katanya.

Sambung Bima Arya, dengan tetap optimis laju pertumbuhan ekonomi diprediksi pada tahun 2023 tumbuh menjadi 5,53 persen. Maka tema pembangunan tahun 2023 adalah ‘Pemantapan Daya Saing Daerah dengan Mendorong Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah’.

“Inovasi harus didorong dan difasilitasi agar memperluas lapangan kerja, sehingga pertumbuhan ekonomi semakin meningkat. Kota Bogor sebagai kota yang mempunyai daya saing yang tinggi khususnya sektor perdagangan jasa khususnya pariwisata,” tegasnya.

Wali Kota memaparkan, ada beberapa penuntasan program prioritas tahun 2023 yang harus dilaksanakan. Paling utama dan prioritas adalah masalah transportasi. Hingga akhir tahun ini, Bima Arya mengatakan, sudah tidak ada lagi angkot di pusat Kota.

Dengan konversi buy the service (BTS) dimaksimalkan (koridor maupun jumlah bus), dan atau izin angkutan yang sudah expired diberhentikan. Promosi dan edukasi BTS juga ditingkatkan.

Yang kedua yang tak kalah penting adalah revitalisasi dan peningkatan pasar – pasar tradisional. Mulai dari Pembangunan Plaza Bogor maupun pemberian insentif bagi pedagang.

Selanjutnya adalah pembangunan Jalan Protokol Alternatif, seperti jalur R2 dan R3. Sejalan dengan itu, pembangunan jalur pejalan kaki atau pedestrian juga harus dimaksimalkan. Selain menata kota, kata Bima Arya, pedestrian juga merubah kultur masyarakat.

“Lalu penataan kawasan Stasiun Kereta Api (KA). Dari trotoar Dewi Sartika seberang Alun-alun sampai Kawasan Blok A, C, D serta pembangunan Masjid Agung. Tahun depan, kita targetkan Masjid Agung sudah bisa dipakai untuk ibadah,” serunya.

Pembangunan lainnya yakni ada di sektor kampung wisata, seperti kampung Ecoriparian Sukaresmi dan Kampung Arab/Empang (alun-alun Empang).

Lalu Museum, pembangunan Museum Pajajaran di Batutulis, pembangunan Museum di Perpustakaan. Pembangunan GOR di setiap kecamatan, dan beasiswa mahasiswa.

“Kolaborasi prioritas pembangunan antar pihak baik pemerintah, DPRD maupun masyarakat termasuk swasta sangat berperan penting dalam kesuksesan pembangunan. Banyak program yang menimbulkan pro dan kontra. Tetapi kita harus tetap semangat dan optimis, bahwa program-program yang dilaksanakan tertib hukum, tertib administrasi dan tepat sasaran,” urainya.

Terakhir pesan Bima Arya, keterbatasan anggaran Kota Bogor agar dioptimalkan untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan yang menjadi target tahun 2023. Sehingga, perangkat daerah dalam melaksanakan kegiatan harus satu visi, memahami target pembangunan 2023.

Sehingga dalam perencanaan dan penganggaran lebih rasional, selektif dan kebersamaan, serta mendahulukan program prioritas yang mungkin lebih banyak di perangkat daerah lainnya.

Menambahkan, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan lewat Musrenbang kali ini, program – program yang sudah direncanakan Pemkot Bogor bisa terlaksana dengan baik oleh semua sektor.

“Mudah – mudahan semua rencana dan komitmen Pemerintah Kota Bogor bisa terlaksana dengan baik. Dan kita bersama – sama memiliki keinginan yang sama untuk terus berkontribusi kepada Kota Bogor setinggi – tingginya,” harap Dedie.

Musrenbang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin dan Dadang Iskandar Danubrata. Sebagai Wakil Ketua I, Jenal menyampaikan pandangan dari lembaga legislatif yang juga bersama – sama mengawal program yang ada di Kota Bogor.

“Satu kritik yang sedikit ingin saya sampaikan, pada waktu kami para wakil rakyat mengikuti kegiatan Musrenbang di tingkat kelurahan, ada beberapa usulan menahun, me-legend. Usulan yang berkali-kali diusulkan namun tidak pernah nampak dalam rencana pembangunan tingkat kota,” kata Jenal.

Sehingga, kata Jenal, hal ini perlu menjadi perhatian. Apalagi jika usulan tersebut merupakan pembangunan yang prioritas dan memiliki urgensi yang tinggi.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor Rudy Mashudi melaporkan, Musrenbang tingkat kelurahan telah dilakukan sejak Desember 2021 dan diselesaikan di 68 kelurahan.

Selanjutnya pelaksanaan musrenbang tingkat kecamatan dilaksanakan pada tanggal 9-16 Februari 2022, bertepatan dengan kondisi tingginya Omicron pada saat itu.

“Kemudian pelaksanaan konsultasi publik RKPD dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2022, kemudian pelaksanaan forum perangkat daerah yang dilaksanakan oleh setiap perangkat daerah dilaksanakan pada tanggal 11-20 Maret 2022. Yang terakhir pelaksanaan Pra-musrenbang yang sudah kita laksanakan pada tanggal 21-22 Maret 2022,” paparnya.

Sambung Rudy, Musrenbang tingkat Kota Bogor untuk penyusunan RKPD 2023, diharapkan seluruh proses penyusunan perencanaan yang sifatnya partisipatif bisa terus meningkatkan kualitas perencanaan yang lebih baik.

Untuk kemudian bisa disinergikan antara proses partisipatif, proses teknokratik yang menjadi rencana kerja perangkat daerah, proses politis melalui pokok-pokok pikiran dari anggota DPRD Kota Bogor dan juga proses top down berupa program prioritas baik dari pusat maupun pemerintah Jawa Barat.

Musrenbang kali ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah, seluruh perangkat daerah, perwakilan dari Forkopimda, instansi vertikal, dan pemateri dari Sekretaris Bappeda Provinsi Jawa Barat, Lufiandi.*

(Ibnu Galansa Montazery)