Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6008

Viral! Ibu-ibu Bermobil Tertangkap Kamera Sedang Mencuri Beras di Sebuah Toko

0

Bogordaily.net – Viral di media sosial (medsos), aksi ibu-ibu terekam dalam sebuah video yang memperlihatkan sedang mencuri beras di sebuah toko kawasan Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dalam video tersebut, awalnya ada tiga orang ibu-ibu turun dari sebuah mobil minibus. Kemudian ketiganya masuk ke sebuah toko yang berjualan sembako. Di toko itu, juga menjual beras. Salah satu di antaranya tampak berbicara  dengan seorang wanita, sembari menunjuk ke arah karung beras yang telah tersusun di dalam toko untuk mencuri beras.

Sementara dua orang lainnya tampak berdiri di dekat pintu toko itu. Salah satu di antaranya itu tampak mengambil satu karung beras lalu dimasukkan ke dalam baju gamis dari bawah.

Dia lalu tampak berjalan ke luar menuju mobil yang terparkir tepat di depan toko. Dia masuk ke dalam mobil dan tak berapa lama wanita itu keluar lagi dari dalam mobil. Dia menuju ke arah toko.  Dia mengambil satu karung beras lagi dan dimasukkan ke dalam bajunya lalu keluar ke mobilnya.

Selanjutnya, kedua emak-emak lainnya yang berada di dalam toko juga keluar menuju ke mobilnya. Peristiwa ini diketahui terjadi di daerah Tandam Hilir, Hamparan Perak, Deli Serdang.

Sementara Kasi Humas Polres Binjai Iptu Junaidi membenarkan peristiwa tersebut. PIhak kepolisian menurunkan anggotanya untuk segera mendatangi tempat kejadian. Namun, sesampainya disana ketika diminta untuk membuat laporan, pihak korban tidak mau membuat laporan.

“Iya, tapi korban tidak mau buat laporan, terlalu kecil katanya kerugiannya. Personel kita sudah mengarahkan korban untuk buat laporan tapi yang bersangkutan nggak mau,” sebut Junaidi.***

Beri Bekal Mahasiswa untuk Hadapi Dunia Usaha, STAI Al-Hidayah Bogor Gelar Seminar Bimbingan Karir

0

Bogordaily.net – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hidayah Bogor sukses menyelengarakan seminar bimbingan karir kepada para mahasiswa khususnya mahasiswa tingkat akhir, di area Masjid Al Iman STAI Al-Hidayah, Sabtu, 26 Februari 2022.

Wakil Ketua III, STAI Al Hidayah Bogor Dr. Fachri Fachrudin, S.H.I., M.E.I. mengatakan, kegiatan seminar ini membahas tentang bagaimana hal yang harus disiapkan oleh mahasiswa STAIA, khususnya yang akan lulus dan terjun ditengah masyarakat dalam menghadapi dunia usaha terkini.

Seminar Bimbingan Karir

Seminar ini menghadirkan dua orang narasumber yaitu Iwan Syahrudin, Sp. M.Pd dengan tema “Tata Cara Menyusun Lamaran Kerja” dan Nawolo Tris Sampurno, S.Pd dengan tema “Berwirausaha dalam Ekologi Digital”.

Pada kesempatan ini turut hadir, Ketua STAI Al-Hidayah Bpk. Dr Unang Wahidin, M.Pd. dan Dr. Fachri Fachrudin, M.E.I. sebagai Kepala Pusat Karir. Dalam sambutannya Dr. Unang Wahidin, M.Pd. menyampaikan ucapan terimakasih kepada para narasumber yang sudah bersedia hadir.

Seminar Bimbingan Karir
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hidayah Bogor menyelengarakan seminar bimbingan karir kepada para mahasiswa khususnya mahasiswa tingkat akhir, di area Masjid Al Iman STAI Al-Hidayah, Sabtu, 26 Februari 2022. (Istimewa/Bogordaily.net)

Diketahui, kegiatan seminar pusat karir ini akan menjadi agenda kegiatan tahunan dengan tema yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa, sebagai kompentensi tambahan dan bekal mahasiswa dalam menghadapi dunia usaha atau kerja.

Seminar Bimbingan Karir

“Kedepannya, tak hanya seminar yang akan menjadi konsentrasi pusat karir STAIA dalam melayani mahasiswa, akan tetapi semoga dapat pula memfasilitasinya dengan kegiatan-kegiatan lain seperti job fair dan lainnya, pungkasnya.***

Wabup Bogor Sebut Sampah di Sungai Cisarua Ulah Pedagang

Bogordaily.net – Tumpukan sampah di anak sungai Ciliwung, didominasi sampah dari Pasar Cisarua, salah satunya bangkai ayam. Melihat kondisi tersebut, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan membenarkan sampah-sampah yang berserakan di sungai Cisarua ulah pedagang yang selalu membuang limbahnya ke sungai Cisarua.

“Bukan diduga lagi, karena setelah kita melihat tumpukan sampahnya itu sumbernya dari pasar Cisarua. Saya lihat faktanya seperti itu,” kata Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Rabu, 9 Maret 2022.

Dengan melihat faktanya seperti itu, Iwan meminta kepada Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor dan pengelola pasar Cisarua untuk rajin membersihkan sampah-sampah tersebut dan harus tegas.

“Jangan sampai Pasar itu menjadi distribusi atau distributor terbesar membuang sampah ke sungai Cisarua. Itu pasar Cisarua,” ujarnya.

Iwan pun mengaku akan memanggil Perumda Pasar Tohaga dan pengelola untuk bersama-sama membersihkan sungai Cisarua. “Dalam waktu dekat ini saya akan berkoordinasi dengan Perumda Pasar dan pengelola Pasar Cisarua untuk rajin membersihkan sampah secara masif,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Tohaga Kabupaten Bogor melalui Humas-nya Defi Imanullah membantah sampah-sampah yang berserakan di anak sungai Ciliwung yakni sungai Cisarua bersumber dari Pasar Cisarua.

 

Menurutnya, Pasar Cisarua yang menjadi tanggung jawab Perumda Pasar Tohaga Bogor ini sudah difasilitasi tempat penampungan sampah sementara (TPS) dan juga bak-bak sampah di setiap selasar atau lorong. Selain itu, pihaknya juga selalu memberikan edukasi kepada pedagang untuk tidak membuang sampah sembarangan atau ke kali.

“Jadi begini, pasar Cisarua sudah ada TPS dan juga bak-bak sampah. Jadi saya rasa pedagang membuang sampah ke tempat yang sudah kita sediakan, kemudian sampah-sampah yang ada di TPS diangkut oleh petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ke Galuga,” kata Defi saat dikonfirmasi Bogordaily.net, Senin, 7 Maret 2022.

Lanjut Defi, perihal sampah itu Perumda Pasar Tohaga sudah bekerja sama dengan DLH, sehingga sampah-sampah yang ada di Pasar Cisarua selalu diangkut oleh petugas DLH sesuai jadwal yang sudah ditentukan.

Namun di samping itu, kata Defi, pihaknya dilema karena TPS yang ada sekarang itu aksesnya bisa dilalui warga, sehingga kemungkinan banyak warga juga yang membuang sampah ke TPS yang ada di pasar tersebut. “Itu yang membuat kita dilema, dan juga menjadi PR kita bersama,” ucapnya.

 

Selain itu, Defi menegaskan, sampah-sampah yang berserakan di kali Cisarua bukanlah bersumber dari Pasar, karena ditemukan juga sampah-sampah rumah tangga seperti kasur dan lain sebagainya. Di samping itu, aksi bersih-bersih yang dilakukan di kali Cisarua beberapa waktu lalu, pihaknya tidak mengetahui.

“Biasanya kalau ada aksi bersih-bersih di kali Cisarua selalu sampai ke kami. Tapi yang kemarin itu tidak ada tembusan ke kami, jadi kami tidak tahu,” katanya.

Sebelumnya, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cisarua bersama Ormas dan aktivis lingkungan melakukan bebersih sampah di kali Cisarua pada Sabtu, 5 Maret 2022 lalu.

Dalam aksi tersebut, banyak ditemukan bangkai ayam dan sampah rumah tangga lainnya, seperti tempat tidur, pampers dan lain sebagainya.

(Heri Supriatna)

Donor Darah saat Pandemi di Kota Bogor Menjadi Kegiatan Efektif untuk Kesehatan

0

Bogordaily.net – Ciptakan generasi pendonor berlanjutan, Organisasi PDDI Kota Bogor bekerjasama dengan kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Jawa Barat dan Kantor Kementrian Agama Kota Bogor untuk melaksanakan “Donor Darah Goes To School”.

Acara Donor Darah Goes To School ini berjalan dari bulan September 2021 sampai Februari 2022 untuk datang ke beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bogor dengan beda-beda Kecamatan.

SMA-SMA yang diselenggarakan Donor Darah ini antara lain, SMAN 7 Kota Bogor, SMAN 4 Kota Bogor, SMAN 1 Kota Bogor, SMKN 1 Kota Bogor, SMAN 10 Kota Bogor, dan MAN 2 Kota Bogor.

Banyak siswa-siswi yang diarahkan oleh pihak sekolah untuk menjadi Pendonor darah. Sehingga banyak juga kantung darah yang dihasilkan untuk diberikan kepada pihak PMI atau yang membutuhkannya.

Selama acara berlangsungpun, tidak hanya siswa siswi sekolah tersebut yang bisa mengikuti. Beberapa warga umumpun datang untuk menjadi pendonor darah.

“Tujuan pada kegiatan ini untuk menambah stock darah, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk saling membantu dalam kebutuhan trasnfusi darah, dan mempererat rasa persaudaraan,” ujar Rio Abdillah, Ketua Pelaksana Donor Darah Goes To School.

Seperti yang diketahui Indonesia, khususnya Kota Bogor pun dilanda Covid-19 dengan kebutuhan darah yang meningkat, acara ini bisa membantu sekaligus menciptakan pendonor berkelanjutan. Tidak khawatir datang ke tempat, karena protokol kesehatan pada acara ini sangat ketat.

Tingkat Covid-19 yang melambung tinggi tidak menjadi halangan untuk tetap hidup sehat dengan mendonorkan darah. Bahkan, kebutuhan para pasien Covid-19 pun bisa tertutupi.

Banyak orang yang berdatangan untuk membantu pasien-pasien yang terkena Covid-19 maupun yang lainnya. Yang tengah bingung mencaripun dibantu carikan oleh pihak PDDI Kota Bogor sampai didapatkan.

Selain menjalankan program kerja PDDI Kota Bogor, acara Donor Darah Goes To School ini juga memberikan manfaat yang luas disaat pandemi.

“Semoga nantinya ini bisa menjadi pembekalan untuk kita semua dan bisa tersebar luas bagaimana pentingnya donor darah bagi masyarakat luas dan kesehatan diri sendiri. Kita ciptakan generasi pendonor berkelanjutan,”pungkasnya.*

(Baiq Fitri Fhataya Abdillah)

Hulu Ciliwung Dipenuhi Sampah, Wabup Bogor Akui Belum Terapkan Perda Soal Sampah

Bogordaily.net – Hulu Sungai Ciliwung yang terletak di kawasan Puncak Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, dipenuhi sampah. Belum adanya penerapan tegas Peraturan Daerah (Perda) tentang sampah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, juga jadi salah satu penyebabnya, dan hal ini diakui Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan kepada Bogordaily.net, Rabu, 8 Maret 2022.

Hal itu disebabkan karena minimnya tempat pembuangan sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kepedulian lingkungan, ditambah belum adanya keberanian Pemerintah Daerah dalam menindak pelaku-pelaku pembuang sampah ke sungai.

Iwan mengatakan, berbicara sampah ini memang ada Perda-nya. Namun kalau di Perda tersebut ada sanksi, maka pemerintah akan menerapkan itu dan pihaknya mengaku masih mempelajari Perda tersebut lebih dalam lagi.

Selain itu, lanjut Iwan, bisa juga dimasukkan dalam Ketertiban Umum karena di pasal tersebut tertuang dengan adanya sampah merasa tidak nyaman.

 

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

“Jujur, saya akui Perda ini belum kita terapkan. Jangan sampai kita memproduksi Peraturan Daerah itu tidak dilaksanakan, ini kan jadi bahan guyonan dan ke depan aplikasinya harus jelas. Memang ada sanksi yang harus diterapkan karena perangkat aturannya sudah ada, instansinya sudah ada yaitu Satpol, jadi ya harus diterapkan supaya ada efek jera terhadap masyarakat,” kata Iwan saat dikonfirmasi Bogordaily.net.

Ia menyadari, bahwa hulu Ciliwung ini masih banyak sampah. Hal itu, karena kesadaran masyarakatnya masih rendah. Untuk itu, pihaknya meminta kepada instansi terkait hingga kecamatan, kelurahan dan desa untuk memberikan edukasi tentang pentingnya kebersihan lingkungan.

Di samping itu, kata Iwan, Pemkab bersama Polres Bogor tengah mewacanakan akan membentuk Satgas Lingkungan. Namun begitu, dirinya akan mempelajari terlebih dulu perihal pembentukan satgas tingkat kabupaten. Tapi inisiatif dari Kapolres dan Camat Cisarua yang akan membentuk Satgas Lingkungan, tentu perlu didukung dan mudah-mudahan bisa menjadi percontohan bagi kecamatan-kecamatan lain.

“Jadi kita akan pelajari, akan kita evaluasi bagaimana pembentukan Satgas Lingkungan ini. Apakah ada implikasi anggaran atau memang kesadaran saja. Satgas itu di bentuk tentu harus ada operasionalnya dan ini sedang kita pelajari,” tutupnya.

(Heri Supriatna)

Kemendag:Karena Punic Buying Masyarakat Timbun Minyak Goreng, YLKI Minta Bukti

0

Bogordaily.net –  Kelangkaan minyak goreng membuat Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencurigai masyarakat panic buying sehingga menimbun minyak goreng (migor). Menanggapi pernyataan Kemendag, Pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), buka suara.

Menurut pengurus harian YLKI, Agus Suyanto mengatakan bahwa pernyataan tersebut dapat dibuktikan secara langsung oleh pemerintah.

“Pernyataan dari kemendag perlu di buktikan apakah memang benar terjadi penimbunan di tingkat masyarakat, itu harus dibuktikan apakah benar memang itu terjadinya di masyarakat atau di tingkat yang lebih tinggi misalnya di pedagang ataupun di distributor,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Rabu, 9 Maret.

Menurut Agus, dugaan tersebut rasanya tidak beralasan cukup kuat mengingat kemampuan masyarakat sebagai konsumen untuk menampung migor tersebut tidaklah banyak. Namun, kata Agus, berbeda halnya jika masyarakat tersebut berniat untuk menjual kembali minyak yang telah didapatnya.

“Karena kalau di tingkat masyarakat seberapa banyak si masyarakat bisa menimbun, konsumen itu kan ketika menimbun pasti tidak akan bisa banyak. Kecuali kalau dia akan dijual kembali artinya kan bukan konsumen bukan end user kalau dia membeli lalu dijual kembali berarti dia kan sebagai penjual,” ujarnya.

Untuk itu, menurut Agus, yang perlu diperhatikan pemerintah adalah memastikan mekanisme penyaluran bisa tepat sasaran dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.

“Jadi yang perlu diperhatikan pemerintah bagaimana mekanisme penyaluran itu bisa tepat sasaran dan tidak terjadinya potensi panic buying dan penimbunan itu yang harus diperhatikan,” ungkapnya.

Senada, anggota Komisi VI Andre Rosiade mengaku heran dengan pernyataan Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang menyebut kelangkaan minyak goreng lantaran ditimbun oleh masyarakat. Menurut dia, dengan sulitnya mendapatkan migor di pasaran, tidak mungkin masyarakat bisa melakukan penimbunan.

“Minyak gorengnya aja raib, gaib, gimana masyarakat punya akses untuk menimbun,” tuturnya dalam diskusi visual, Selasa, 8 Maret.

Andre mengaku khawatir migor akan semakin sulit untuk didapatkan saat bulan Ramadan. Sebab, permintaan minyak goreng akan segera meningkat memasuki bulan Ramadan. Bukan saja dari dalam negeri, tetapi juga dari negara-negara berpenduduk muslim.

Karena itu, lanjut Andre, permasalahan kelangkaan minyak goreng menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan pemerintah.

“Kalau besok masuk bulan Ramadan barang itu bisa benar-benar bukan gaib, saya bingung juga apa bahasanya. Ini yang harus jadi PR pemerintah,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Inspektur Jenderal Kemendag Didid Noordiatmoko menjelaskan bahwa saat ini produksi minyak goreng sudah mendekati kebutuhan sehingga kelangkaan terhadap produk tersebut seharusnya dapat teratasi paling lambat akhir Maret 2022.

Namun, kata Didid, muncul persoalan baru yang merupakan dampak dari kenaikan harga dan kelangkaan barang yakni panic buying. Hal tersebut karena harga minyak goreng yang terjangkau sehingga membuat masyarakat membeli melebihi kebutuhan.***

Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari JPO Pasar Rebo

0

Bogordaily.net – Seorang pria tanpa identitas nekat bunuh diri dengan melompat dari atas jembatan penyebrangan orang (JPO) di Jalan TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Akibatnya, korban tewas ditempat usai melalukan aksinya.

Kabar tersebut dibenarkan langsung oleh Kapolsek Ciracas, Kompol Jupriono. Dia menyebut aksi pria tanpa identitas tersebut terjadi siang tadi.

“Betul (korban) laki-laki tanpa identitas,” kata Jupriono, dikutip pada Rabu, 9 Maret 2022.

Insiden ini bermula saat aksi korban dipergoki sopir ojek online. Saksi tersebut sempat meneriaki korban agar tidak melanjutkan aksinya.

“Memang dia sendiri sudah diteriaki tapi tetap melompat dari JPO Pasar Rebo,” beber Jupriono.

Alhasil korban terjatuh dan tewas di tempat. Jasad korban pun langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.***

SIMOTIP Jadi Solusi Layanan Tirta Pakuan Saat Ini dan Masa yang Akan Datang

0

Bogordaily.net – Jadi solusi layanan Tirta Pakuan Kota Bogor, aplikasi Sistem Informasi Mobile Tirta Pakuan (SIMOTIP) terus gencar disosialisasikan ke­pada para pelanggan di ting­kat RT/RW se-Kota Bogor.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira, ikut turun langsung menyo­sialisasikan penggunaan SIMOTIP kepada para pe­langgan, termasuk dalam kegiatan Temu Pelanggan. Sebab, hadirnya aplikasi ini bisa langsung diterima pe­langgan dan dipergunakan sebaik-baiknya.

Rino mengatakan, SIMOTIP menjadi solusi pelayanan kepada pelanggan di era di­gital. Pelanggan bisa meny­ampaikan keluhan, cek tagi­han hingga lapor meter man­diri dari rumah.

“Kalau ingin tahu jumlah tagihan air bulan ini berapa, tidak perlu tanya sana-sini. Pelanggan tinggal cek di SIMOTIP, tertera kok dan mudah sekali,” kata Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Rino Indira, Rabu, 9 Maret 2022.

Begitu pula untuk pemba­caan meter air. Pelanggan bisa melaporkan angka stand meter sendiri, sehingga me­mudahkan petugas Pembaca Meter Tirta Pakuan dalam mengkalkulasikan angka.

“Mungkin ada ibu-ibu heran, kok tagihan melonjak dari biasanya. Setelah dicek di sistem, ternyata meter airnya tidak bisa dicatat petugas ka­rena rumah terkunci. Nah, lapor stand meter mandiri melalui SIMOTIP adalah so­lusinya. Tinggal foto angka stand meternya, masukan nomor pelanggan. Kirim. Se­lesai,” jelasnya.

Menurutnya, dunia digital sudah masuk ke seluruh sendi-sendi kehidupan. Se­jalan dengan itu, Perumda Tirta Pakuan terus berino­vasi meningkatkan pelayanan air bersih dengan penggu­naan teknologi informasi yang terus berkembang pesat.

Ke depan, sambung dia, sistem layanan tatap muka secara bertahap akan berku­rang dan bertransformasi menjadi layanan digital.

“Ke depan mungkin tidak ada lagi sistem pelayanan tatap muka seperti saat ini. Orang tidak perlu lagi bayar air di loket atau ATM. Kalau mau bayar air atau lapor air mati, orang-orang tinggal rebahan di rumah, buka smartphone, kirim pakai SIMOTIP, selesai. Jadi, SIMOTIP adalah solusi layanan Tirta Pakuan saat ini dan masa yang akan datang,” tukasnya.*

(Ibnu Galansa Montazery)

Terjerat Kasus Quotex, Doni Salmanan Resmi Ditahan

0

Bogordaily.net – Doni Salmanan (DS) ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 13 jam oleh pihak Bareskrim Polri. Setelah melalui proses pemeriksaan, pada Rabu 9 Maret 2022, Doni Salmanan pun resmi ditahan.

Diketahui, telah dilakukan penangkapan oleh pihak kepolisian terkait kasus penipuan berkedok trading dan menyeret nama Doni Salmanan, setelah sebelumnya Indra Kenz ditahan.

Kasus penipuan berkedok trading Afiliator, beberapa crazy rich Tanah Air namanya ikut terseret. Usai Indra Kenz ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka, kini DS pun ikut ditahan.

Pada Selasa, 8 Maret 2022, DS tiba di Bareskrim Polri dan menjalani pemeriksaan selama 13 jam. Tak lama Doni Salmanan ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penangkapan.

“Kemudian setelah ditetapkan sebagai tersangka, saudara DS langsung dilakukan penangkapan dan telah dilakukan penangkapan dan saat ini sudah ditahan,” ujar Bareskrim Polri, Rabu, 9 Maret 2022.

Sebelumnya kasus Doni tersebut sudah naik ke penyidikan dalam satu pekan terakhir, hingga akhirnya ia ditetapkan sebagai tersangka. Pihak kepolisian pun mengungkapkan kronologis penangkapan Doni Salmanan yang kini sudah ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan.

“Dan saat ini DS masih dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka yang bersangkutan dijerat beberapa pasal berlapis, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” sambungnya.
Ancaman 20 tahun penjara akan dijatuhkan kepada DS, dengan dijerat pasal berlapis. Sama hal nya dengan hukuman yang diberikan kepada Indra Kenz.

“Malam ini juga saudara DS langsung dilakukan penahanan, dilakukan penahan tersebut di khawatirkan yang bersangkutan melarikan diri,” tutup Bareskrim Polri.***

3 Manfaat Menonton Film, Bisa Jaga Kesehatan Mental

0

Bogordaily.net – Sebagian besar orang mungkin menganggap menonton film sebagai hiburan atau sekadar kegiatan untuk mengisi waktu luang. Namun, dikutip dari Psychcentrals, menonton juga bisa jaga kesehatan mental.

Menonton film bisa meningkatkan kesehatan mental hingga menghilangkan stres. Melakukan hobi yang menyeimbangkan pekerjaan dengan kehidupan sosial bisa membantu menyehatkan mental.

Tidak hanya bantu menghilangkan stres, berikut manfaat menonton untuk kesehatan mental:

 

1. Memberi Relaksasi

Hiburan atau film yang menyenangkan bisa memberikan istirahat dan relaksasi. Menemukan relaksasi dengan menonton film mungkin lebih mudah daripada kedengarannya.

Jika kamu sulit memutuskan kehidupan pribadi dan pekerjaan, pertimbangkan untuk mematikan ponsel serta jauhkan barang elektronik tersebut dari jangkauanmu. Film genre romcom atau komedi romantis bisa jadi pilihan yang tepat untuk kesehatan mental kamu.

2. Meningkatkan Suasana Hati

Jika kamu mengalami gangguan kecemasan atau stres karena pekerjaan dan hal lain yang mengganggu pikiranmu, luangkanlah waktu untuk menonton yang bisa membantu meningkatkan suasana hatimu.

Berdasarkan penelitian yang dilansir Psychcentrals, menikmati atau menonton bisa meningkatkan mood dan mengurangi gejala depresi.

3. Memberi Motivasi

Menonton film bisa menjadi motivasi dalam banyak hal. Mengistirahatkan diri dari pekerjaan dan melakukan hobi yang menyenangkan seperti menonton film bisa membantu kita jadi lebih produktif.

Menonton juga bisa membantu menangkal perasaan kelelahan. Kamu juga bisa memilih film inspiratif yang bisa membantu membangkitkan semangatmu.

Selain bisa memberikan hiburan, menonton film juga bisa menjadi teknik terapi. Bioskop dan terapi video bahkan terkadang digunakan sebagai bagian dari psikoterapi.

Para terapis biasanya menggunakan jenis terapi ini untuk membantu pasiennya mengatasi masalah emosional. Mereka biasanya juga memilih film yang berkaitan dengan masalah pasiennya.

Misalnya, pasien memiliki masalah dalam hubungan asmaranya, maka terapis mungkin akan menyodorkan film dengan tema yang sama. Pada intinya, genre yang dipilih tergantung pada situasi pasien.

Meski demikian, film tidak bisa dijadikakan metode untuk menghilangkan gejala gangguan kesehatan mental. Jika gejala tersebut sudah mengganggu kehidupan sehari-hari, sebaiknya langsung berkonsultasi ke psikolog atau psikiater.***