Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 6274

Menteri Teten Ajak UI Perkuat Kolaborasi Agar UMKM Berinovasi dan Beradaptasi Dengan Teknologi

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengajak Universitas Indonesia (UI) untuk memperkuat kolaborasi menjadi jembatan UMKM dalam berinovasi dan beradaptasi dengan teknologi.

“Tujuannya, agar UMKM di Tanah Air semakin cepat naik kelas dan mendunia,” tandas Teten, dalam Orasi Ilmiah pada acara Dies Natalis UI Ke-72, secara daring, Rabu 2 Febuari 2022.

Menteri Teten berharap UI dengan visi Entrepreneurial University, terus memperkuat hubungan antara pendidikan, penelitian, dengan inovasi dan kewirausahaan.

“Visi UI sejalan dengan semangat dan prioritas Kementerian Koperasi dan UKM di 2022,” kata MenKopUKM.

Yakni, meningkatkan rasio kewirausahaan Indonesia sehingga menciptakan pekerjaan (kelas menengah) baru. “Juga, menambah jumlah usaha kecil dan menengah agar struktur ekonomi menjadi lebih kokoh dan rasio kewirausahaan mencapai 3,95% di 2024,” ulas Teten.

Bagi Teten, penggerak ekonomi dunia dan Indonesia ke depan, terletak pada perempuan, anak muda, dan ekonomi hijau.

“Ini pula yang menjadi prioritas kami mendukung pemulihan transformatif tahun ini,” ucap Teten.

Dimana sekitar 70% program Kementerian Koperasi dan UKM akan menyasar langsung kepada pelaku UMKM, koperasi, perempuan, anak muda, dan fokus untuk mendukung pengembangan usaha ramah lingkungan.

Termasuk mendorong pembiayaan UMKM dan koperasi bergeser dari sektor perdagangan ke sektor riil. “Kita juga akan meningkatkan jumlah UMKM masuk ke ekosistem digital sebesar 20 juta UMKM ditargetkan go digital,” jelas MenKopUKM.

Pasalnya, ke depan, bisnis e-commerce akan terus berkembang, pekerjaan jarak jauh menjadi populer, pembayaran tanpa uang tunai akan menjadi standar untuk bisnis, pemasaran lewat sosial media dan video akan terus tumbuh dan menjadi kunci. Acara-acara juga dilakukan secara Hibrid, dan tentunya didukung pula oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI).

MenKopUKM menegaskan bahwa komitmen tinggi pemerintah untuk meningkatkan kewirausahaan nasional telah dituangkan ke dalam Peraturan Presiden No. 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional 2021-2024.

“Perpres ini memiliki semangat untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan, pedoman tunggal, dan penguatan sinergi antar K/L, Pemda, dan pemangku kepentingan lainnya,” papar Teten.

Bahkan, Kementerian Koperasi dan UKM terus mendukung penciptaan iklim kewirausahaan yang sehat. Misalnya, di Bandung, ada Grammars, ada The Hallway, dan Hear Me (juara pertama dan SDG’s category). Di Jakarta, ada M Bloc Space.

“Sekarang banyak anak muda berlomba-lomba membangun sentra UMKM keren, berbasis keunggulan lokal di kabupaten dan kotanya masing-masing,” pungkas MenKopUKM.***

Lulus Ujian Praktik Wajib Militer, Park Bo Gum Dapat Lisensi Tukang Cukur

0

Bogordaily.net – Aktor berparas imut dan tampan Park Bo Gum baru saja lulus ujian lisensi menjadi tukang cukur. Hal itu terjadi saat dia menjalani wajib militer.

Aktor tampan yang mendaftar wamil pada 31 Agustus 2020 itu diketahui bertugas di angkatan laut.

Dilansir Soompi, Rabu 2 Febuari 2022, seorang pejabat dari angkatan laut menceritakan bahwa pada Desember tahun lalu, Park Bo Gum lulus ujian praktik Ujian Kualifikasi Teknis Nasional untuk menjadi teknisi terampil (pangkas rambut).

Saat menjabat sebagai sersan angkatan laut di Gyeryongdae, Provinsi Chungcheong Selatan, aktor tersebut mengikuti ujian untuk menjadi tukang cukur di Komando Pendidikan & Pelatihan Angkatan Laut di Changwon, Provinsi Gyeongsang Selatan.

Park Bo Gum selalu tertarik untuk menjadi teknisi yang terampil, dan dia menginvestasikan waktu pribadinya untuk mempersiapkan ujian.

“Militer mendorong tentara untuk mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan untuk pengembangan diri atau setelah keluar dari militer, dan [kami] sedang mempersiapkan sistem dan kondisi untuk ini. Selain Sersan Park, banyak tentara mendapatkan sertifikat di militer,” kata sebuah sumber dari militer.

Sementara, tanggal resmi akhir wamil Park Bo Gum adalah 30 April 2022. Namun, seperti tentara lainnya, Park Bo Gum belum menghabiskan seluruh hari liburnya karena merebaknya Covid-19. Jadi, dia diperkirakan akan keluar selama liburannya pada bulan depan. ***

Bupati Bogor Lantik Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor yang Baru

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin melantik Ade Hasrat yang sebelumnya menjabat Inspektur Pembantu III, menjadi Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor. Pelantikan dilaksanakan di Ruang Rapat I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Rabu 2 Februari 2022.

Hadir pada pelantikan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Wakil Ketua DPRD, Agus Salim, Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Khamim Thohari, Sekretaris Daerah, Burhanudin beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab Bogor) Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, pelantikan Sekretaris DPRD dilakukan atas dasar urgensi untuk mengisi kekosongan jabatan. Dia harap Sekwan yang baru dapat segera menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD.

“Dengan kinerja Sekwan yang profesional, koordinasi dan sinergi antara eksekutif dan legislatif tentunya akan semakin baik, untuk mendukung kelancaran pembangunan dan kemajuan Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Dia mengatakan, rotasi dan promosi pejabat merupakan hal yang wajar dan bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja pemerintah daerah.

“Semoga dapat menjalankan dengan amanah dan kepercayaan yang telah diberikan dengan penuh tanggung jawab,” tandasnya.***

Ridwal Kamil Tindak Tegas Kerumunan Konser Musik di Wisata Taman Anggur

0

Bogordaily.net – Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau akrab disapa Emil memberikan tanggapan dan tindak tegas soal kerumunan konser musik yang terjadi di objek wisata Taman Anggur Kukulu, Kabupaten Subang, beberapa waktu lalu.

Konser musik yang diadakan di sana diketahui mendatangkan artis Tri Suaka dan Nabila Maharani.

Emil sudah memerintahkan kepada Bupati Subang H. Ruhimat untuk melakukan tindakan tegas terhadap panitia konser musik tersebut. Diketahui, kegiatan itu tak mendapat izin dari pihak kepolisian setempat.

“Ya, sesuai dengan arahan, penindakan di level teknis ada di Bupati dan Wali Kota dan saya sudah koordinasi memerintahkan Bupati Subang untuk melakukan tindakan tegas, saya kira itu sudah dilakukan,” kata dia di Makodam III Siliwangi pada Selasa, 2 Febuari 2022, dikutip dari indonesiatoday.

Emil menambahkan, pihaknya tak melarang gelaran konser musik diadakan asalkan tetap mematuhi protokol kesehatan. Adapun dalam kegiatan itu terlihat marak penonton konser yang tak mematuhi protokol kesehatan dengan tak mengenakan masker dan mengabaikan jaga jarak. Maka dari itu, pemerintah setempat harus memberi tindakan tegas.

“Sekarang apa pun sebenarnya boleh asal menggunakan prokes yang terukur tapi kalau dempetan tanpa masker dan sebagainya tentu ditindak karena melanggar prosedur,” ucap dia.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo menegaskan polisi bakal memeriksa panitia konser musik tersebut imbas munculnya kerumunan. Bahkan, tidak menutup kemungkinan artis yang terlibat dalam konser itu akan turut dimintai keterangan oleh polisi.

“Dari sisi kejadian yang ada, ini mempunyai efek hukum dari panitia yang menginisiasi kegiatan itu sehingga menimbulkan kerumunan, ini kan ada Undang-Undang Kesehatan dan Karantina. Otomatis nanti kita akan melakukan pemeriksaan terhadap panitianya untuk bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata dia.***

Satgas Covid-19 Keluarkan Aturan Baru Pemberlakuan Karantina Selama 5 Hari

0

Bogordaily.net – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memberlakukan kewajiban karantina 5×24 jam, bagi warga negara Indonesia (WNI) pelaku perjalanan luar negeri. Berlaku bagi pelaku perjalanan luar negeri yang telah menerima vaksin dosis lengkap.

“Ketentian ini telah melalui kajian dan penyusunan yang kita lakukan bersama pihak terkait,” kata Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K Ginting.

Menurutnya, pertimbangan pemangkasan masa karantina salah satunya merujuk pada hasil penelitian global Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat yang menunjukkan masa inkubasi varian Omicron lebih singkat.

Alexander mengatakan pemangkasan masa karantina dari sebelumnya selama tujuh hari tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19 yang berlaku per 1 Februari 2022.

Namun, dalam ketentuan itu juga diatur karantina dengan jangka waktu 7×24 jam masih diberlakukan bagi pelaku perjalanan luar negeri yang telah menerima vaksin dosis pertama.

Ketentuan lain dari aturan tersebut adalah kewajiban WNI maupun WNA menunjukkan kartu atau sertifikat fisik maupun digital telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap minimal 14 hari sebelum keberangkatan.

Terhadap pelaku perjalanan internasional yang belum mendapat vaksin di luar negeri, akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif.

Dengan ketentuan WNA berusia 12-17 tahun, pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas atau pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP).***

Heboh Curhatan! Gara-gara Payudara dan Bentuk Kaki, Pria Ini Tak Lulus CPNS

0

Bogordaily.net – Laman media sosial Twitter tengah diramaikan dengan curhatan seorang pria bernama Dwiki Andoyo yang tak lolos seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil).

Dari unggahan akun Twitter @dwikiand, pria tersebut mengatakan salah satu penyebab dirinya gagal adalah keadaan fisik yang menjadi poin penilaian penting dalam posisi yang dilamarnya.

“Di awal tahun ini diberikan pelajaran berharga dari salah satu seleksi pegawai negeri di suatu kementerian. Ternyata dalam menjalankan tugasnya sebagai pegawai negeri diperlukan postur yang sempurna dikarenakan mungkin dapat mempengaruhi performa kita dalam pekerjaan di kantor,” tulisnya.

Ia juga mengunggah hasil tangkapan layar bukti penilaian tertinggi yang diperolehnya dalam tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Meski meraih nilai tinggi, Dwiki Andoyo tak lulus karena hasil kesehatan umum serta jiwanya yakni kelainan payudara yang dinilai terlalu besar untuk ukuran lelaki.

“Jawaban Sanggah: Hasil pemeriksaan kesehatan sebagai berikut; Pembesaran payudara laki-laki, kaki bentuk X 10 cm,” bunyi hasil kesehatan umum dan jiwa Dwiki dalam unggahannya.

Viralnya cuitan tersebut menjadi sorotan warganet.

“Postur ideal, biar mulus dalam menjalankan tugas. Misalnya rebahan di kantor dengan sikap lilin, tegap dan lincah dalam memainkan zuma,” komentar akun @zak***.

“Lah gmna sih pembesaran payudara laki-laki,” sambung akun @eye***.

“Syarat lulus CPNS bentuk kaki harus M atau I, biar sesuai sama inisial kementeriannya,” beber akun @kom***.

Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerjasama BKN, Satya Pratama sendiri telah memberikan tanggapannya atas kasus viral ini.

“Begini, contohnya Kemhan, Kumham, dan Bakamla memang ada syarat kebugaran jasmani, termasuk postur tubuh. Hal ini dikarenakan, nantinya ada pelatihan dasar yang membutuhkan itu. Di Kemhan ada pelatihan dasar dan program bela negara, di Kumham (petugas Pemasyarakatan) ada pelatihan ke-Samaptaan, di Bakamla ada pelatihan dasar yang dilaksanakan bekerja sama dengan TNI AL,” pungkasnya, dikutip dari CNBC

Menkum Ham: Guna Menangani Kelebihan Kapasitas Lapas, 58.708 Napi Diberi Asimilasi

0

Bogordaily.net – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, mengungkap langkah penanganan masalah kelebihan kapasitas di lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Kementerian Hukum dan HAM melakukan program pemberian hak asimilasi di rumah terhadap 58.708 narapidana.

“Kita melakukan asimilasi di rumah sebanyak 58.708 orang,” ujar Yasonna dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 Febuari 22022

Meski telah mengambil langkah ini, Kemenkum HAM masih kekurangan kapasitas hunian sebanyak 138.044 orang. Untuk itu diambil langkah redistribusi pemindahan 61.164 narapidana selama tahun 2021.

“Kita juga melakukan kebijakan redistribusi pemindahan narapidana tahun 2021 sebanyak 61.164 orang, dari daerah padat overkapasitas ke daerah yang tidak overkapasitas,” ujar Yasonna.

Kemenkum HAM juga melakukan pemindahan narapidana dengan kategori high risk ke Lapas Nusa Kambangan. Ada sebanyak 329 narapidana dipindahkan, di antaranya merupakan bandar narkoba.

“Pemindahan napi kategori highrisk ke Nusa Kambangan selama tahun 2021 sebanyak 329 orang, bandar-bandar,” jelas Yasonna.

Politikus PDIP ini mengungkap, pihaknya melakukan pembangunan Lapas di Nusa Kambangan. Yaitu pembangunan dua lapas super maximum security dan satu lapas medium security. Dua lapas super maximum ditempatkan narapidana high risk yaitu bandar narkoba dan teroris.

Nanti dua bisa kita gunakan bagi tempat narapidana berkategori high risk, maka bandar dan teroris akan kita pindahkan ke Nusa Kambangan sesuai dengan kapasitas tersedia,” ujar Yasonna.***

 

KPK Periksa Novel dan Direktur RSUD Kota Bekasi, Terkait Korupsi Rahmat Effendi

0

Bogordaily.net – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi (RE).

Ada enam saksi yang bakal diperiksa di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta. Salah satunya Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi Kusnanto sebagai saksi.

“Para saksi diperiksa untuk tersangka RE,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 2 Febuari 2022.

Selain Kusnanto, kata Ali, KPK juga memanggil lima saksi lainnya. Mereka adalah Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi Heryanto, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Kota Bekasi Rina Oktavia.

Lalu Staf Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kota Bekasi Lani Sundari. Kemudian Dicky Gesti Ardiansyah selaku karyawan swasta dan Novel selaku wiraswasta.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan sembilan tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan yang melibatkan tersangka Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Tersangka itu adalah para pemberi suap Direktur PT ME Ali Amril (AA), pihak swasta Lai Bui Min (LBM), Direktur PT KBR Suryadi (SY), serta Camat Rawalumbu Makhfud Saifudin (MS).

Sementara para penerima suap, yakni Rahmat Effendi (RE), Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP M Bunyamin (MB), Lurah Jati Sari Mulyadi (MY), Camat Jatisampurna Wahyudin (WY), dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Bekasi Jumhana Lutfi (JL).

Berdasarkan temuan KPK, Pepen diduga menerima uang lebih dari Rp7,1 miliar. Rahmat juga disebut menerima uang dari beberapa pegawai pada Pemerintah Kota Bekasi sebagai pemotongan terkait posisi jabatan.

Diketahui, Rahmat Effendi diduga menetapkan lokasi pada tanah milik swasta dan intervensi dengan memilih langsung para pihak swasta yang lahannya akan digunakan untuk proyek pengadaan dimaksud serta meminta untuk tidak memutus kontrak pekerjaan.

Proyek-proyek itu antara lain, pembebasan lahan sekolah di wilayah Rawalumbu senilai Rp21,8 miliar, pembebasan lahan Polder 202 senilai Rp25,8 miliar, pembebasan lahan Polder Air Kranji senilai Rp21,8 miliar dan melanjutkan proyek pembangunan gedung teknis bersama senilai Rp15 miliar.***

Di Usia Satu Tahun, Laba BSI Lampaui Target & Tumbuh 38%

0

Bogordaily.net – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) di tahun pertama sejak merger pada Februari 2021 menorehkan kinerja positif, dengan perolehan laba bersih mencapai Rp3,03 triliun naik 38,42% secara year on year (YoY). Raihan impresif itu sejalan dengan konsistensi BSI dalam membangun pondasi, tranformasi digital dan pengembangan ekosistem halal di Indonesia.

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) Hery Gunardi menyampaikan pihaknya akan terus berkomitmen menjaga kinerja yang terus bertumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

“Kami akan terus fokus menumbuhkan bisnis syariah yang berkelanjutan dan sehat, mengedepankan fee based dan akselerasi digital, serta membangun pondasi yang kokoh untuk pengembangan ekosistem halal di Indonesia dan kancah global. Pembukaan kantor representatif BSI Di Dubai di awal tahun ini akan menjadi kado istimewa dan hub bagi perbankan syariah nasional,” ucapnya.

Hery menjelaskan kinerja BSI yang gemilang di tahun pertamanya disokong oleh pembiayaan yang tumbuh dan sehat di semua segmen yaitu konsumer, korporasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), gadai emas hingga kartu pembiayaan. Perseroan pun mampu mengoptimalkan penghimpunan dana murah. Kinerja apik itu tak lepas pula dari akselerasi digitalisasi yang dilakukan perseroan.

Hery menyebut total penyaluran pembiayaan mencapai Rp171,29 triliun atau naik sekitar 9,32% secara YoY dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp156,70 triliun.

Rinciannya, pembiayaan konsumer mencapai Rp82,33 triliun, naik sekitar 19,99% secara YoY dari sebelumnya yang sebesar Rp 68,61 triliun.

Disusul pembiayaan gadai emas yang bertumbuh 12,92% secara YoY. Sementara itu pembiayaan mikro tumbuh 12,77% dan pembiayaan komersial tumbuh 6,86%. Dari sisi kualitas pembiayaan, BSI mencatatkan NPF Nett yang membaik menjadi 0,87% pada Desember 2021.

“Akselerasi digital menjadi kunci kami untuk terus bergerak mengikuti perubahan perilaku nasabah yang serba dinamis, cepat dan aman. Kami ingin mempertahankan dan terus menumbuhkan kinerja positif ini ke depan. Sehingga kami bisa menjadi tokoh utama dalam pengembangan ekonomi syariah di Tanah Air. Dengan hadirnya BSI, ekonomi syariah bukan sekadar alternatif, namun menjadi salah satu pondasi utama perekonomian Indonesia,” ujar Hery optimistis.

Terkait digitalisasi, perseroan terus berinovasi dalam melakukan transformasi. Hal ini terlihat dari keseriusan dalam menggarap kanal digital BSI Mobile dan E-Channel. Per Desember 2021, transaksi kumulatif BSI Mobile mencapai 124,54 juta transaksi atau tumbuh sekitar 169% secara YoY.

Hery pun menjelaskan soal penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Perseroan terus meningkatkan pertumbuhan tabungan khususnya tabungan Wadiah.

Posisi Desember 2021, tabungan Wadiah tumbuh signifikan yang mencapai 15,30% secara YoY atau menjadi Rp34,10 triliun. Sementara untuk total tabungan mencapai Rp99,37 triliun atau bertumbuh 12,84% pada kurun waktu yang sama.

Pertumbuhan tabungan tersebut berdampak kepada membaiknya biaya dana atau cost of fund yang menjadi 2,03%.

Persentase tersebut menurun dibandingkan dengan Desember 2020 yang sekitar 2,68%. Selain dari sisi bisnis, lanjut dia, BSI pun terus mengimplementasikan prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance) di semua sektor bisnis dan tanggung jawab sosial perseroan.

Upaya itu di antaranya terealisasi melalui penyaluran pembiayaan keuangan berkelanjutan yang nilainya mencapai Rp46,15 triliun atau berkontribusi 27% terhadap total portofolio pembiayaan BSI.

Sepanjang 2021, BSI pun telah menyalurkan zakat perseroan sebesar Rp102 miliar dengan fokus utama pemberdayaan ekonomi, kemanusiaan, pendidikan dan BSI Care.

Saat ini BSI memiliki 14 desa berdaya di seluruh Indonesia. Di desa berdaya itu BSI mengembangkan potensi ekonomi desa yang meliputi sektor pertanian, peternakan dan perikanan.

Sedangkan BSI Care menyasar generasi milenial melalui program BSI Scholarship yang bekerja sama dengan 31 kampus ternama di Indonesia.

BSI juga berpartisipasi aktif dan bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana alam.***

Reses DPRD Kota Bogor, Tampung Aspirasi Pemuda untuk Masa Depan Kota Bogor

0

Bogordaily.net – DPRD Kota Bogor mengawali bulan pertama masa sidang kedua tahun 2022 dengan menggelar reses. Dalam kesempatan ini, 50 anggota DPRD Kota Bogor menggunakan giat reses untuk menyerap aspirasi, memantau pembangunan, serta menyapa warga dan konstituennya.

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menjelaskan bahwa reses merupakan salah satu instrumen DPRD menjalankan tugas dan kewajiban sekaligus mekanisme resmi yang memungkinkan masyarakat berpartisipasi dalam pembuatan keputusan.

“Reses ini menjadi salah satu sarana bagi DPRD Kota Bogor untuk menjalankan tugas dan kewenangannya dalam rangka memantau perkembangan situasi di lapangan, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat dan tentu juga untuk mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan program pembangunan berjalan secara baik atau tidak,” jelas Atang.

Di daerah pemilihannya (Dapil), Atang mengungkapkan bahwa banyak pemuda yang menyampaikan aspirasinya untuk mendapatkan kesempatan berkarya lebih banyak dengan harapan adanya dukungan dari Pemerintah secara regulatif, penyediaan sarana dan prasarana penunjang, maupun fasilitasi pasar. “Banyak aspirasi dari anak-anak muda Kota Bogor terhadap kehadiran Pemerintah.

“Banyak aspirasi dari anak-anak muda Kota Bogor terhadap kehadiran Pemerintah dalam menunjang iklim berwirausaha. Ini perlu disambut dan diupayakan program-program terkait dari Pemerintah. Anak muda aset masa depan Kota Bogor. Inovasi, kreativitas, dan kolaborasi mereka perlu diwadahi bagi kemajuan Kota Bogor,” ujar Atang.

Lebih lanjut, Atang menjelaskan bahwa banyak aspirasi dari masyarakat dalam reses yang dilakukan DPRD terkait dengan permasalahan ekonomi, infrastruktur, pendidikan, dan permasalahan sosial. “Selain aspirasi dari para pemuda, DPRD banyak mendapatkan masukan dan saran serta keluhan terkait masalah ekonomi, infrastruktur wilayah, pendidikan, masalah sosial, dan lain-lain. Insya Allah hal tersebut dirangkum sebagai bahan hasil reses untuk penyusunan kebijakan selanjutnya,” pungkasnya.

Hingga saat ini, seluruh anggota DPRD Kota Bogor tengah membuat laporan reses yang nantinya akan dibacakan pada rapat paripurna pada penutupan masa sidang. Jika berkaca pada laporan reses masa sidang sebelumnya yang dibacakan Wakil Ketua 2 Dadang Iskandar Danubrata, DPRD Kota Bogor menerima aspirasi sebanyak 1.407 permohonan.

Adapun uraian aspirasi atau permohonan warga tersebut antara lain permohonan perbaikan saluran air (drainase), perbaikan turap, perbaikan jalan, infrastruktur publik, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan jalan lingkungan atau jalan setapak, Penerangan Jalan Umum (PJU), dan lain-lain.

“Selain berbagai usulan kegiatan fisik, terdapat juga aspirasi warga terkait bantuan sosial, permodalan, iuran BPJS, ijazah tertunggak, posyandu, guru ngaji, dan lain-lain”, pungkas Atang.***