Wednesday, 29 April 2026
Home Blog Page 6297

Artis Randa Septian Ditangkap, Polisi Sita Ganja hingga Tembakau Gorilla

0

Bogordaily.net–Lagi-lagi artis Tanah Air tersandung kasus penyalahgunaan narkoba. Kali ini giliran aktor Randa Septian. Pria berusia 27 tahun itu ditangkap Polresta Denpasar, Bali karena diduga mengkonsumsi ganja.

Randa yang merupakan bintang film Ular Tangga ini ditangkap bersama rekannya, Arthur Augoest H. Aruan.

“Dia adalah artis nasional, sinetron di TV,” kata Kanit l Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar AKP Sutriono saat merilis kasus yang menjerat Randa Septiawan di Mapolresta Denpasar, Bali, Senin, 31 Januari 2022.

Aktor kelahiran 21 September 1994 itu diciduk di salah satu hotel di Jalan Raya Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Polisi mengamankan barang bukti narkoba jenis ganja seberat 0,72 gram, dua paket tembakau (gorilla) 1,52 gram, satu buah bong, satu buah alat pelinting rokok, satu bungkus kertas papir, hingga satu buah korek api.

“Menurut keterangan tersangka barang bukti tersebut itu adalah miliknya dan dibeli dari seseorang yang dipanggil Abed seharga Rp300 ribu di daerah Canggu, Kuta Utara,” katanya seperti dikutip Suara.com.

Dalam keterangannya, Randa Septian mengaku baru pertama kali mencoba ganja sedangkan rekannya telah mengkonsumsi barang terlarang itu sejak 2017.

“Dia pemakai dan keinginan dia karena pengin menggunakan, iya coba-coba. Saat datang ke Bali kurang lebih satu Minggu, dia coba-coba (ganja),” jelas Sutriono.***

 

Cerita Barbie Kumalasari, Korbankan Tulang Telinga Demi Operasi Hidung

0

Bogordaily.net–Artis Barbie Kumalasari belum lama ini mengabarkan kalau dirinya baru saja menjalani operasi di bagian hidungnya. Demi memuluskan niatnya, operasi itu pun mengambil tulang telinga Barbie sendiri.

Melalui akun Instagramnya, mantan istri Galih Ginanjar itu mengunggah video dan foto dirinya yang baru saja melakukan operasi hidung.

Dalam video itu terlihat hidung Barbie masih ditutup dengan perban. Di bagian lubang hidung perempuan 39 tahun itu terlihat ada bekas darah yang berkerak.

“Operasi hidung pakai tulang rawan kuping? Yukk mariii,” tulis Barbie Kumalasari di keterangan foto.

Ia kembali mengunggah foto hidungnya yang baru saja di operasi. Di foto tersebut, hidung Kumalasari masih diperban dan tampak membengkak. “Bedrest dulu sambil menikmati weekend guys,” ujarnya dilansir Suara.com.

Unggahan Barbie Kumalasari soal hidungnya yang kembali dioperasi mengejutkan banyak orang. Bahkan artis Ricky Cuaca tampak terkejut dalam komentarnya.

Untuk menjalani operasi tersebut Barbie mengaku menggelontorkan uang sampai Rp 50 juta.

“Kali ini sih sekitar Rp 50 jutaan pake tulang rawan,” kata Barbie di akun YouTube Star story yang diunggah baru-baru ini.

Barbie mengungkap alasan kembali mengambil tindakan operasi hidung. Salah satunya karena kulit hidungnya mulai menipis. Bukan cuma itu, dia juga menyebut kalau batang hidungnya mulai miring.

“Kalau sakit nggak, cuma karena kurang indah. Karena kalau didiemin itu bisa bolong. Itu recovery bisa enam bulan. Itu merusak penampilan banget,” jelasnya.

Seperti diketahui ini memang bukan kali pertama Barbie menjalani operasi hidung.

“Kalau hidung dulu awalnya tiga kali dikuret karena infeksi filler. Terus sampe dioperasi dua kali. Terus ini lagi. Total enam kali,” terangnya.

Dia sendiri awalnya tidak tertarik operasi hidung, tetapi ia tidak punya pilihan lain.

“Berhubung waktu itu infeksi filler sampe dikuret, nanahnya itu udah hampir ke bagian mata. Kalau sampe mata, itu bisa kebutaan dan bahaya,” akunya.***

 

 

Mendag Minta Kebijakan DMO dan DPO Tak Rugikan Petani Kepala Sawit

0

Bogordaily.net – Stabilitasi harga minyak goreng di dalam negeri lewat implementasi kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) tak boleh merugikan petani kelapa sawit.

Demikian penegasan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi di Jakarta Senin 31 Januari 2022. Penegasan ini sekaligus memberikan klarifikasi atas salah tafsir dari pelaku usaha kelapa sawit yang menerapkan harga lelang di PT Karisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) sesuai harga DPO.

“Harga Rp 9.300/Kg adalah harga jual CPO untuk 20% kewajiban pasok ke dalam negeri dalam rangka penerapan DMO. Kebijakan DMO dan DPO tersebut disalahartikan oleh beberapa pelaku usaha sawit yang seharusnya membeli CPO melalui mekanisme lelang yang dikelola KPBN dengan harga lelang, namun mereka melakukan penawaran dengan harga DPO. Hal tersebut telah membuat resah petani sawit,. Seharusnya pembentukan harga tetap mengikuti mekanisme lelang di KPBN tanpa melakukan penawaran harga sebagaimana harga DPO,” tegas Mendag Lutfi.

Seperti diketahui, mekanisme kebijakan DMO sebesar 20% atau kewajiban pasok ke dalam negeri berlaku wajib untuk seluruh eksportir yang menggunakan bahan baku CPO.

Seluruh eksportir yang akan mengeskpor wajib memasok/mengalokasikan 20% dari volume ekspornya dalam bentuk CPO dan RBD Palm Olein ke pasar domestik dengan harga Rp 9.300/Kg untuk CPO dan harga RBD Palm Olein Rp 10.300/Kg.

“Eksportir harus mengalokasikan 20% dari volume ekspor CPO dan RBD Palm Olein dengan harga DPO kepada produsen minyak goreng untuk mencapai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan,” jelas Mendag Lutfi.

Pemerintah akan menindak tegas segala penyimpangan yang terjadi. Ketegasan ini disampaikan Mendag Lutfi sebagai bagian untuk mengawal kebijakan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana menyampaikan Persetujuan Ekspor akan diberikan kepada eksportir yang telah memenuhi persyaratan.

“ Persetujuan Ekspor akan diberikan kepada eksportir yang telah merealisasikan ketentuan DMO dan DPO, dengan memberikan bukti realisasi distribusi dalam negeri berupa purchase order, delivery order dan faktur pajak,” tegas Wisnu.

Duh, Emak-Emak Ngamuk di Ruang Sidang, Videonya Viral!

0

Bogordaily.net–Sebuah video beredar menayangkan seorang emak-emak mengamuk di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Dalam video yang tersebut, emak-emak itu berteriak ke arah majelis hakim yang sedang bersidang sehingga dikeluarkan petugas dari ruang sidang. Ia lalu terjatuh dan menangis.

Emak-emak itu tampak diminta dua petugas berseragam putih untuk keluar. Terlihat di bagian belakang seragam itu bertuliskan ‘Pengadilan Negeri Jakarta Selatan’.

“Bu ini sedang pembacaan,” kata salah satu petugas seperti dalam video yang beredar.

“Pembacaan saya mau lihat, kita sebagai masyarakat,” jawab emak-emak tersebut.

Wanita itu kemudian meminta majelis hakim menunjukkan dokumen bukti persidangan sambil menunjuk-nunjuk. Namun, petugas meminta emak-emak itu diam mendengarkan pembacaan dari majelis hakim.

“Tapi diam, tapi diam,” ucap salah satu petugas.

“Nggak saya mau lihat dulu dokumen aslinya,” ujarnya

“Diam, keluar keluar keluar, selalu bikin gaduh,” ujar petugas itu lagi.

“Majelis saya minta dokumen asli diperlihatkan kalau majelis merasa terbukti,” teriak emak-emak itu sambil menunjuk ke arah majelis hakim.

Karena terus ngotot, tampak petugas membawa emak-emak itu keluar ruang sidang. Tiba-tiba, emak-emak itu terjatuh di depan pintu ruang sidang sambil merengek. Terdengar salah satu petugas menyebut tidak mendorong wanita itu.

“Nggak ada yang dorong, dia jatuh sendiri,” sebut salah satu petugas.

Sementara itu menanggapi viralnya video yang beredar, Pejabat Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Haruno menyebut wanita dalam video tersebut merupakan istri salah satu terdakwa bernama Arwan Khoti.

“Jadi begini, ini yang viral ini istri terdakwa, itu sudah putus tanggal 25 November 2021, sudah (putus vonis), sudah lama sudah 2 bulan,” kata Haruno seperti dikutip dari Detik.com, Senin, 31 Januari 2022 siang.

Haruno sempat mengklarifikasi terkait video tersebut kepada majelis hakim. Dia menyebut, berdasarkan penjelasan majelis hakim, bahwa barang bukti yang disinggung istri terdakwa tidak ada kaitannya dengan pembacaan vonis saat itu.

Haruno juga menyebut majelis hakim tidak tahu-menahu soal barang bukti yang sempat disinggung wanita seperti dalam video itu. Dia menjelaskan suami wanita itu memang memiliki perkara di persidangan.

“Dia hanya seorang istri terdakwa yang tidak puas perkaranya. Begitu,” imbuhnya.

Saat pembacaan vonis oleh majelis hakim, wanita tersebut menyela lantaran tidak terima. Akhirnya karena mengganggu persidangan, menurutnya sekuriti berupaya meminta yang bersangkutan keluar ruang sidang.

“Saat dibawa ke luar itulah, menurutnya, wanita tersebut tiba-tiba terjatuh,” katanya.***

Heboh Video Detik-Detik 15 Kilogram Sabu Digagalkan, Polisi Sampai Teriak Allahu Akbar

0

Bogordaily.net–Sebuah video berisi detik-detik penangkapan yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Mesuji viral di media sosial. Polisi menggagalkan peredaran 15 kilogram narkoba jenis sabu di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)  Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung.

Dalam video unggahan akun instagram @mr_xbpn tersebut, terlihat dua orang terduga tersangka yang diamankan sudah dalam keadaan tengkurap di jalan raya. Sementara itu dua polisi yang menjaganya menodongkan pistol ke arah kedua terduga tersangka tersebut.

Berbagi tugas, seorang polisi mengamankan tas yang diduga berupa barang bukti narkoba jenis sabu. Benar saja, ketika dibuka, tas yang berukuran cukup besar tersebut penuh berisikan bungkusan paket yang diduga berupa sabu seberat 15 kilogram.

Penemuan barang bukti tersebut membuat histeris para anggota Reserse Narkoba Polres Mesuji. Mereka bersyukur dapat menggagalkan proses pengiriman sabu tersebut.

“Alhamdulillah hirbbail ‘alamin ya Allah. Allahu Akbar” Ungkap salah seorang anggota Reserse Narkoba Polres Mesuji bersyukur dan bertakbir yang kemudian diikuti oleh anggota yang lainnya.

Dikutip dari Suara.com dari Antara, Kasat Narkoba Polres Mesuji Iptu Muhammad Nufi mengatakan, sabu seberat 15 kilogram tersebut dibawa oleh tiga pelaku bernama Afdal (32), Hendri Khaidir (50), dan Eri Yanto (49) menggunakan mobil pribadi warna hitam dengan nomor polisi  B 2165 TOL.

“Sabu 15 kilogram tersebut dikemas paket teh China bertuliskan qing shan yang kemudian dimasukkan ke dalam tas jinjing warna hitam,” kata Nufi.

Wakapolres Mesuji Kompol Juli Sundara mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan setelah Polres Mesuji menerima informasi dari BNN Sumatera Selatan.

Informasi menyebutkan ada tiga orang pelaku mengendarai kendaraan mobil jenis Avanza warna hitam membawa narkoba jenis sabu-sabu.

“Petugas gabungan berhasil menggagalkan peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu,” kata Juli Sundara.

Dari tangan para pelaku, petugas menyita satu unit mobil jenis Avanza warna hitam dan 15 kilogram narkoba jenis sabu-sabu.

“Pelaku mengaku bahwa barang haram tersebut akan disebarluaskan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan,” ujarnya.***

 

 

WOW Takjub! Clarissa Putri Turun 40 Kg Dalam Waktu Delapan Bulan

0

Bogordaily.net   – Kisah perjalanan Clarissa Putri, seorang selebgram sekaligus model big size fashion Indonesia, yang telah berjuang menghadapi berbagai tantangan sulit hingga berhasil menurunkan berat badan sebesar 40 kg.

Pada Sabtu 22 Januari 2022, lalu, Clarissa Putri membagikan cerita di Instagram Story-nya melalui akun pribari miliknya @clarissaputri_. Ia bercerita bahwa menjadi dirinya yang dulu sangatlah tidak mudah karena diolok-olok perkara bentuk tubuh yang berbeda dengan orang lain, padahal dia sudah berusaha diet berkali-kali sejak masa SMP hingga saat ini.

“Pernah turun (berat badan)? Pernah, waktu itu 13 kg, tapi buyarr karna ga konsisten saat liburan. Sampe akhirnya pandemi dan berat badan melambung jauh terbang tinggi wkwk sampe di 145 kg. Itu berat terberat gue dalam hidup,” tulis Clarissa dalam kutipan Instagram Story-nya.

Dia juga bercerita tentang orang-orang yang kerap melihatnya tampak bahagia, hingga bertanya-tanya bagaimana cara Clarissa tetap tampil percaya diri.

Dari sanalah dia menyimpulkan bahwa dengan menerima diri sendiri dan menjadi apa adanya, dia jadi terlihat percaya diri sampai orang-orang bertanya demikian.

“Akhirnya aku terus berusaha menerima gimana diri aku dan bersyukur terus. Sampe mungkin bisa dibilang aku terlalu nyaman dan merasa lingkungan nerima aku. Dan hasilnya? Aku lupa, kalau ada hal lain yang harusnya lebih aku perhatikan yaitu kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut Clarissa mengungkapkan bahwa dia kembali berusaha melakukan diet pada Januari 2021. Akan tetapi, dia menyadari bahwa polanya salah hingga mengakibatkan kerusakan lambung dan berakhir bolak-balik masuk IGD.

Kala itu Clarissa telah berhasil menurunkan berat badan sebesar 13 kg. Tapi karena sakit, ia dilarang melakukan diet selama lebih dari 2 bulan yang mengakibatkan berat badannya kembali naik.

Dia pun sempat mengalami mental breakdown yang membuatnya jadi cepat marah, melukai diri sendiri, hingga berpikir untuk tidak melanjutkan hidup.

“Gak mudah jalanin semua itu. Sampai akhirnya saat sakit itu aku bisa lihat di mana keluarga, sahabat, dan orang-orang sekitar aku yang sayang banget sama aku. Mereka cuma pengen aku sehat terus. Di situ aku jadi terdorong untuk memulai diet lagi, dengan alasan bukan cuma untuk jadi kurus tapi aku mau jadi lebih sehat,” ungkap Clarissa.

Dari situlah, ia bertekad untuk berubah bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga karena ingin melihat keluarga, sahabat, dan orang-orang yang menyayanginya turut bahagia dengan dirinya yang lebih sehat. Akhirnya pada Juni 2021, dia kembali melakukan diet dengan pola yang tepat dan sesuai dengan tubuhnya.

Dalam perjalanan usaha menurunkan berat badan yang dilakukannya kali ini, ternyata Clarissa memperoleh banyak dukungan dari berbagai pihak, di antaranya ialah program diet & healthy catering Yellow Fit Kitchen.

Di unggahan Instagram Story-nya, Clarissa mengucapkan rasa terima kasihnya kepada setiap pihak dan Yellow Fit Kitchen yang senantiasa memberikan dukungan dan semangat dari awal menjalani diet hingga berhasil seperti saat ini.

“Makasih sebesar-besarnya untuk @yellowfitkitchen yang full support aku dari awal diet, sampai hari ini aku selalu pakai catering dari mereka. Aku ga pernah merasa senyaman ini dengan menu dietku. Yes, benar. Dietku selama ini di-support besar oleh mereka. Jadi pacuan aku juga kalau aku harus berhasil, karena ga sedikit orang yang semangat untuk lihat aku lebih sehat,” ucapnya.

Clarissa juga membagikan video dokumentasi dirinya sejak awal menjalani diet hingga saat ini melalui Instagram Reels-nya. Dia mengungkapkan bahwa ia berhasil menurunkan berat badan sebesar 40 kg berkat diet yang dijalankan sejak Juni 2021 hingga Januari 2022.

Ia pun turut memberikan semangat kepada setiap orang yang mungkin kini juga tengah menjalani perjuangan yang sama dengan dirinya.

“Buat kalian semua, jangan pernah menyerah karena percaya kalau kita pasti bisa kalau kita berusaha terus. Pelan-pelan aja yang penting semua ber-progress. Semangat!!!!! Semoga perjalananku bisa menginspirasi kalian semua, ayo kita berjuang bareng ya… temenin aku, 40 Kg” katanya. ***

Monday Phobia? Lakukan Hal ini, Dijamin Rasa Takut Go Away

0

Bogordaily.net – Hari senin adalah awal minggu yang kadang terasa berat setelah menghabiskan waktu santai dari jumat malam sampai hari minggu. Takut  pada hari senin, biasa disebut Monday phobia.

Monday phobia ini bahkan sering terjadi di saat masih hari minggu yaitu kepanikan untuk menghadapi hari senin. Bahkan beberapa orang juga mengalami insomnia karena monday phobia ini.

Nah, berikut beberapa cara agar kamu terhindar dari Monday phobia.

1. Selesaikan pekerjaan dari hari jumat
Kepanikan hari senin ini biasanya terjadi karena kamu di weekend masih terbebani dengan pekerjaan-pekerjaan yang masih belum selesai di hari jumat.

Jadi biar sahabat fimela bisa santai di hari sabtu dan minggu dan bisa istirahat, pekerjaan kamu di hari jumat diselesaikan terlebih dahulu. Pada saat hari minggu tidurlah lebih awal dan saat hari seninnya kamu bisa lebih fresh.

2. Mandi dengan air dingin
Dengan air dingin, rasa malas dan ngantuk kamu akan hilang lho! Setelah mandi pakailah baju dan sepatu yang paling kamu sukai.

Jika kamu bekerja dan tempat kamu bekerja mengizinkan kamu untuk menggunakan baju berwarna cerah, pakailah baju berwarna cerah agar kamu semangat bekerja.

Baju dan sepatu terbaik yang kamu sukai, akan meningkatkan mood kamu sehingga kamu lebih produktif.

3. Sarapan yang bergizi

Memakan sarapan yang begizi ketika pagi hari, sangat membantu mood kalian. Selain menyehatkan, rutinas sarapan yang bergizi juga membuat tubuh kita menjadi lebih sehat dan tak mudah lelah.

4. Datang lebih awal
Jika sahabat fimela masih sekolah, kamu bisa menggunakan waktu kamu untuk belajar. Dan juga mendengarkan musik yang kamu suka dengan keadaan yang tenang.

Jika kamu sudah bekerja, datanglah lebih awal supaya kamu memanfaatkan waktu untuk merapihkan meja kamu sambil menikmati kopi favorit.

Itu dia beberapa cara agar kamu terhindar dari Monday phobia. Hayoo siapa yang takut menghadapi hari senin? Setelah baca, diharap tidak takut lagi ya. Takut sama hari Senin, Go Away!***

Tembus Angka Rp 6 Triliun, PPATK Ungkap Transaksi Pinjol Ilegal

0

Bogordaily.net – Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana mengungkapkan transaksi pinjaman online (pinjol) ilegal di Indonesia sudah mencapai angka Rp 6 triliun. Menurut Ivan, angka tersebut sangat mengkhawatirkan karena pinjol ini sudah masif dan sistemik.

“Berdasarkan hasil analisis dan pemeriksaan yang PPATK lakukan, angka yang PPATK temukan sudah menjadi Rp 6 triliun. Jadi memang sudah masif sekali,” ujar Ivan dalam rapat dengar pendapat (RDP) PPATK dengan Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 31 Januari 2022.

Menurut Ivan, pinjol ilegal di Indonesia sudah sangat sistemik. Satu orang, kata Ivan, bisa membuka ruang untuk beberapa pinjol dan menjebak masyarakat untuk melakukan pinjaman yang ternyata ilegal.

“Perputaran di antara pinjol itu tadi menguntungkan satu dua orang,” teganya.

Dalam pinjol ilegal ini, kata Ivan, bisa merupakan transaksi dari luar negeri atau transaksi dalam negeri. Transaksi, tutur dia, bisa juga berasal dari tindak pidana sehingga masyarakat perlu hati-hati dan waspada.

“Transaksi bisa dari luar dan dalam negeri, transaksi juga bisa berasal dari tindak pidana. Transaksi yang berasal dari nasabah kita bisa nyatakan, ada unsur pemerasan yang kemudian melahirkan tindak pidana pencucian uang,” ungkap dia.

Ivan memastian PPATK akan terus mengawasi dan mencegah pinjol ilegal ini. Hai ini dilakukan melalui kerja sama dengan otoritas jasa keuangan atau OJK.

“Makanya PPATK beberapa kali bekerja sama dengn OJK terkait hal ini. PPATK juga terus melakukan upaya bagaimana ini bisa dicegah,” kata Ivan. ***

Kisah Sindiran Kalimantan Berakhir, Polri Tetapkan Edy Mulyadi Sebagai Tersangka

0

Bogordaily.net – Setelah diperiksa sejak pukul 10.00 pagi tadi, tim penyidikan Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Siber Polri, menetapkan pegiat politik di media sosial (medsos) itu sebagai tersangka ujaran kebencian.

Bareskrim Polri menetapkan Edy Mulyadi sebagai tersangka, dan langsung ditahan pada Senin, 31 januari 2022.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Ahmad Ramadhan mengatakan, tak cuma menetapkan Edy Mulyadi sebagai tersangka.

Tim penyidik Siber Polri, juga resmi melakukan penahanan terhadap calon anggota legislatif gagal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada 2019 itu.

“Setelah dilakukan gelar perkara, hasil dari penyidikan menetapkan EM sebagai tersangka,” ujar Ramadhan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin 31 Januari 2022.

Ramadhan menerangkan, sangkaan yang menjerat Edy Mulyadi sebagai tersangka. Penyidik menjerat Edy Mulyadi, sebagai tersangka Pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) 11/2008, juncto Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2, juncto Pasal 15 UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, juncto Pasal 156 KUH Pidana.

“Ancamannya 10 tahun penjara,” begitu kata Ramadhan.

Kasus yang menyeret Edy Mulyadi ini, berawal dari komentar terbuka tentang penolakan pemindahan ibu kota negara, dari Jakarta, ke Kalimantan Timur (Kaltim).

Edy Mulyadi, dalam video yang tersebar di medsos, dan Youtube mengucapkan kalimat-kalimat penolakan yang dinilai menghina masyarakat di Kalimantan.

Edy Mulyadi menyebut wilayah ibu kota baru tersebut, sebagai daerah yang tak layak dihuni oleh kalangan manusia. Ia menyebut daerah ibu kota baru, sebagai tempat ‘jin buang anak’.

“Kalau pasarnya kuntilanak, genderuwo, ngapain ngebangun di sana (Kalimantan),” kata Edy.

Atas ucapannya itu, masyarakat adat di Kalimantan melayangkan protes, dan ultimatum terbuka. Bahkan melakukan pelaporan tindak pidana ke kepolisian di sejumlah daerah, pun di Jakarta. Pelaporan tersebut, karena menilai Edy Mulyadi melakukan penghinaan terhadap masyarakat di Kalimantan.

Ada sebanyak tiga pelaporan pidana yang dilakukan, 16 pengaduan, dan 18 pernyataan sikap dari berbagai elemen yang menolak pernyataan Edy Mulyadi tentang wilayah ibu kota baru tersebut.

Ramadhan melanjutkan, sejak kasus tersebut naik ke penyidikan, sampai pada penetapan tersangka, tim Siber Polri sudah memeriksa sebanyak 55 orang.

“37 diperiksa sebagai saksi. Dan 18 orang ahli turut dimintakan keterangan,” sambung Ramadhan.

Ramadhan melanjutkan, setelah menetapkan sebagai tersangka, tim penyidik juga melakukan penahanan terhadap Edy Mulyadi. “Setelah diperiksa sebagai saksi, dan ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik untuk kebutuhan penyidikan melakukan penahanan tersangka saudara EM selama 20 hari di Rutan Bareskrim Polri,” ujar Ramadhan.***

Pasar Bogor Bertebar Preman, Kapan Pedagang Pasar Dapat Keadilan

0

Bogordaily.net – Puluhan pedagang Pasar Bogor menggrudug kantor Polsek Bogor Tengah yang berada di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin 31 Januari 2022.

Kedatangan para pedagang ini untuk meminta rekanannya sesama pedagang yang ditahan di polsek Bogor Tengah yang bernama Ujang Sarjana.

Pasalnya nasib para pedagang Pasar Bogor yang tidak mendapatkan keadilan, justru malah preman yang anarkis pedagang yang ditangkap.

Hal ini membuat Ujang salah satu pedagang malah ditahan karena diduga melakukan tindakan pengeroyokan terhadap sejumlah preman yang dilakukan pada Bulan 26 November 2021 yang lalu.

Kuasa Hukum Ujang Sarjana Emiral Rangga Tranggono mengatakan, bahwa kedatangan para pedagang bersama dirinya, ingin mempertanyakan kelanjutan dari hal tersebut.

“30 orang tersebut, bermaksud ingin bertemu dengan Kapolsek Bogor Tengah secara langsung. Permohonan penangguhan, keluarga sudah meminta penangguhan sejak 25 Januari 2022, belum ada respon penyidik dan kapolsek. Hari ini, berkirim surat 20 orang menandatangani permohonan bertemu dengan Kapolsek, namun kapolsek sedang sakit, belum bisa menemui dan diganti lain waktu,” kata Emiral kepada awak media.

Lanjut Emiral, pihaknya ingin mengetahui informasi penyidik yang sampai saat ini belum diketahui namanya, dan masih dalam pencarian orang.

“Informasi penyidik, Serta sebelum dilakukan penangkapan, baik dalam lidik, sidik, baik saksi atau tersangka,” imbuhnya.

Kendati demikian, pihaknya saat ini sudah mengumpulkan beberapa data. Data tersebut, dikatakan oleh Emiral dalam bentuk rekaman video. Bahkan, sesuai rencana, akan dilakukan BAP terhadap saksi yang sudah disiapkan.

“Kami sedang mengkoleksi rekaman video yang diterima, namun belum memperlihatkan jelas, memang ada nampak marah-marah dan mengacungkan senjata, namun belum jelaskan. Kita juga saat ini rencananya akan BAP saksi. Dengan harapan ada perimbangan informasi terkait perkara ini,” jelasnya.

Ia pun berharap, dari perimbangan informasi, pihaknya meminta untuk jajaran melihat hal tersebut dalam sudut yang sama.

“Jokowi pernah berkata hati-hati dengan pedagang kecil, urusanya kapolres dan kapolda, jangan sampai ada stigma diskriminasi, diskriminatif, jadi kejadian hanya berapa meter dari Istana, dari tempat pak Jokowi tidur nyenyak, kejadian tanggal 26 November 2021 pukul 02.00 WIB dini hari terhadap beberapa pedagang tetapi entah mengapa ujang Sarjana yang dilakukan penangkapan,” tandasnya.***