Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 6513

Rayakan Ulang Tahun yang Ke-2, Leuweung Geledegan Ecolodge Gelar Tasyakuran

0

Bogordaily.net – Leuweung Geledegan Ecolodge (LGE) telah merayakan ulang tahun yang ke-2 dengan melakukan tasyakuran dengan tema “Tasyakur Bi Ni’mah” di ruang Riung Ageung, Kampung Tamansari No. 17, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Selasa 7 Desember 2021.

Sebelumnya, ada beberapa rangkaian acara dalam menyambut ulang tahun LGE yang ke-2 ini, diantaranya Making bed & Tradisional mockatails competition. Perlombaan Making Bed Competition yang berlangsung pada Rabu 17 November 2021 bertempat di aula riung ageung Leuweung Geledegan Ecolodge

Kegiatan ini diikuti SMK Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, serta employee fun game yang diikuti semua staff LGE.

Tasyakuran
Performance akustik dari HOD Leuweung Geledegan Ecolodge. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bersamaan dengan ulang tahun ke-2, LGE hadirkan beberapa fasilitas baru, serta program-program tambahan yang mulai bisa dinikmati para tamu dan pengunjung, mulai bulan desember ini.

Diantaranya Lodge Randu, tenda dengan kapasitas 12 sampai 14 orang, 22 lodge, 10 spot terbaru dari LGE yang instagramable, Jazz kampus atau roads to Jazz Leuweung, serta program-program menarik lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi Telp 0251-8480-777 dan Whatsapp 0813-8026-3338 serta akun Instagram @lge_bogor juga website www.leuweunggeledegan.com.***

Miliki Kemampuan Marketing Bagus, Seorang Anak Penjual Permen Viral

0

Bogordaily.net – Seorang anak penjual permen viral di sosial media karena kemampuan promosinya yang patut diacungi jempol.

Seorang wanita membagikan momen saat bertemu dengan anak penjual permen tersebut melalui akun TikTok dikutio dari Suaracom.

Anak perempuan bernama Chatrin itu masih duduk di bangku kelas 4 SD. Meski demikian, kemampuan berpromosinya benar-benar ahli dan mampu membuat calon pembelinya luluh.

Chatrina kemudian membuka ransel merah jambunya dan mengeluarkan 5 kantong permen dengan deskripsi yang berbeda.

Kantong pertama ada permen Yupi yang kenyalnya bikin happy, kantong kedua berisi permen jahe yang sensasinya seperti menonton film jadul.

Akhirnya wanita ini memutuskan untuk membeli 1 kantong permen Alpenliebe.

Chatrin kemudian menghitung semua permen itu dan totalnya adalah Rp59 ribu, ia kemudian memberi diskon menjadi Rp55 ribu.

Kedua wanita tersebut kemudian sempat bertanya-tanya sejenak pada Chatrin dan tanpa diduga, gadis manis itu melontarkan gombalan tak terduga.***

Korem 061/Sk Gelar Sosialisasi Haji dan Umroh dan Ketentuan di Masa Pandemi Covid-19

0

Bogordaily.net – Danrem 061/Sk Brigjen TN I Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. dalam sambutannya pada acara sosialisasi Haji dan Umrah dari Sahara Tours dan Travel mengatakan, haji adalah ziarah umat Islam tahunan ke tanah suci Mekkah, dan salah satu kewajiban bagi umat Islam yang harus dilakukan.

“Ke tanah suci Mekkah setidaknya sekali seumur hidup mereka oleh semua orang Muslim dewasa yang secara fisik dan finansial mampu melakukan perjalanan,” ucapnya pada Rabu, 8 Desember 2021.

Kemudian Danrem menyampaikan bahwa sosialisasi ini yaitu untuk memberikan kemudahan bagi para prajurit dan PNS serta ibu persit yang ingin melaksanakan ibadah haji atau umrah tentu ada hal-hal persyaratan yang harus dipenuhi, terkait dengan masa pandemi Covid-19.

Contohnya bagi yang sudah vaksin sinovac harus karantina sedangkan yang sudah vaksin pfizer atau moderna tidak perlu karantina. Selain itu pada sosialisasi ini tentulah akan disampaikan hal-hal lainnya lebih spesifik terkait perjalanan ibadah.

Sosialisasi Haji

“Saya berharap PT.Sahra Dzumitra dapat memberikan solusi terbaik bagi kami jika ada yang ingin menjalankan rukun Islam kelima, dan sebaliknya saya himbau kepada para prajurit, persit dan PNS jika ingin melaksanakan perjalanan ibadah haji atau umrah dapat memanfaatkan jasa PT Sahara Dzumitra, akan tetapi untuk memperoleh informasi yang lebih valid, hendaknya kita menyimak apa yang disampaikan oleh pihak jasa and travel,” ujar Danrem sekaligus menutup sambutannya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Kasrem 061/Sk, Para Kasi Korem 061/SK, perwakilan anggota Kodim 0606/Kota Bogor, Denpom III-1 Bogor, Balak Ajurem 061/SK, ASN Makorem 061/SK, Persit KCK Korcab Korem 061/SK serta Perwakilan PT. Sahara Dzumitra.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Makorem Jalan Merdeka No.64 Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Juga tetap mematuhi protokol kesehatan, diantaranya para peserta yang hadir diwajibkan menggunakan masker dan menjaga jarak.***

Taklukan PSM dengan Skor 3-0, Persija Naik Klasmen

0

Bogordaily.net – Lanjutan BRI Liga 1 pekan ke-16 yang mempertemukan Persija Jakarta vs PSM Makasar, berhasil dimenangkan oleh Persija dengan skor telak 3-0 dan berhasil naik klasmen.

Pertandingan berlangsung di Stadion Manahan, Solo Jawa Tengah pada Selasa 7 Desember 2021 jam 20.45 WIB.

Saat peluit babak pertama ditiupkan, Persija sudah memberikan tekanan kepada PSM. Peluang pertama pun didapat pada menit ke sembilan lewat sundulan Osvaldo Haay, namun sayangnya masih melenceng.

Sementara itu PSM belum bisa memberikan ancaman yang berarti ke Persija sepanjang babak pertama. Serangan PSM kerap gagal saat memasuki sepertiga akhir pertahanan tim Ibu Kota.

Serangan Persija secara bertubi-tubi kepada PSM akhirnya membuahkan hasil, Persija mampu mencuri gol lebih dulu di babak kedua tepatnya pada menit ke 56.

Bola umpan silang mendatar dari Rohit Chand sukses disambar dengan tendangan Marko Simic, yang membuat Hilmansyah harus rela melihat gawangnya jebol.

Tak hanya itu, seolah unggul skor 1-0, Persija terus melakukan serangan, dan alhasil Osvaldo Haay membawa Persija memimpin 2-0 di menit ke-63 setelah menerima bola di kotak penalti dari umpan terobosan Simic.

Kemenangan Persija berhasil disempurnakan oleh Gol ke-3 yang didapat di injury time lewat Braif Fatari.

Kemenangan 3-0 ini membuat Persija naik klasmen ke posisi delapan Liga 1 2021 dengan 24 poin. Semenatara itu PSM duduk di urutan ke-11 dengan 19 poin. (Irfan Ramadhan)

Tampung Aspirasi, Komisi IV DPRD Kota Bogor Rifki Alaydrus Silaturahmi dengan Relawan Juara

0

Bogordaily.net – Relawan Juara bersilaturahmi bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Komisi IV dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Achmad Rifki Alaydrus di ruangan fraksi partai PAN lantai 3, Gedung DPRD Kota Bogor, Rabu 8 Desember 2021, sekaligus menampung aspirasi relawan juara di wilayah.

“Alhamdulillah, hari ini kebetulan saya tidak ada kegiatan, jadi bisa berkesempatan bersilaturahmi dengan relawan juara se-Kecamatan Bogor Barat, 16 Kelurahan,” kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Komisi IV dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Achmad Rifki Alaydrus kepada Bogordaily.net.

Habib sapaan akrabnya menyampaikan, di samping silaturahmi juga penguatan relawan kemaparan program untuk yang bisa diberikan kemasyarakatan terkait program-program pemerintah, khususnya yang ada di Komisi IV.

relawan juara

“Fokus saya di kesehatan, advokasi-advokasi kesehatan mulai dari ambulance, kita anter jemput, kita urus administrasi nya, ini kembali lagi ke hak masyarakat, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan,” ujarnya.

Untuk mengoptimalkan di kesehatan, kata Rifki, dirinya juga mempunyai tim juara kesehatan. Ambulance ada 24 jam, itu bukan hanya antar jemput saja, jadi mulai pendampingan, dan administrasi yang tidak paham, yang tidak punya BPJS ia berusaha bagaimana caranya masyarakat berobat gratis.

“Contohnya BPJS masyarakat ada yang off bisa kita arahkan ke jaminan Kota, belum punya BPJS kita yang mengadvokasi yang mengurus bantuan PBJS nya itu,” jelasnya.

Melalui silaturahmi dengan relawan juara juga karena mereka adalah tangan di wilayah.

“Saya kan wakil rakyat mereka, mereka menyampaikan ke saya kesulitan apa saja terkait kesulitan fisik, SDM yang belum dapet intervensi dari pemerintah. jadi tim menginformasikan ke saya seperti PJ penerangannya kurang, itu kita langsung tindak lanjuti ke dinas-dinas terkait,” ucapnya.

Lebih lanjut Politisi dari fraksi PAN menuturkan, selain fokus di kesehatan, dirinya juga memonitoring terkait Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) dan bantuan sosial di Bogor Barat.

“Untuk RLTH ini kita lagi bentuk konsepnya. Kalau dulu ada Program Kerja Masyarakat (Pokmas), dulu setiap dewan diberikan kewenangan untuk membuat pokmas. Sekarang kan semuanya kembali ke Kelurahan dengan aplikasi sahabat,” bebernya.

relawan juara

Dengan bersilaturahmi disini tim-tim relawan juara mencari rumah yang memang harus dibantu dan nanti akan didampingi perjalanan untuk pengajuan dari mulai aplikasi sahabat, setelah masuk di aplikasi sahabat, datanya akan diajukan ke Dinas terkait (Perumkim).

Dengan slogan Juara, jadi dalam segi apapun harus juara, dari segi kesehatannya juara, pembangunannya juara dan SDM di wilayah itu seperti akhlaknya harus juara. (Ibnu Galansa Montazerry)

Rizal Ramli Dukung Presidential Treshold Dihapus untuk Demokrasi yang Berkeadilan

0

Bogordaily.net – Sebelum kemerdekaan kelompok masyarakat yang menginginkan perubahan di Hindia Belanda bukan hanya golongan bumiputera. Golongan Tionghoa saat itu misalnya terpecah jadi dua.

Yang pertama adalah Chung Hwa Hui atau dikenal dengan sebutan golongan Packard. Nama yang diambil dari merek mobil mewah terkenal pada masa itu, yang hanya dimiliki oleh para taipan top, yang memihak kepada rezim kolonial Hindia Belanda.

Golongan kedua ialah Partai Tionghoa Indonesia, yang memihak kepada kemerdekaan Indonesia dan mengharapkan kewarganegaraan.

Sedangkan di kalangan orang Belanda juga lahir golongan yang pro kepada kemerdekaan Indonesia melalui jalan evolusi dan parlemen, yang disebut golongan De Stuw (Stuwgroup, atau berarti Gerakan Maju).

Lawan dari De Stuw ialah Vaderlansche Club (Golongan Patriot).

Kelompok ini ingin terus mempertahankan dan memperkuat kekuasaan kolonialisme di Hindia Belanda dengan berbagai cara.

Waktu itu di era tahun 1920-an konstitusi Hindia Belanda (Nederlands Indische Grondwet) makin memungkinkan masyarakat mendirikan organisasi secara terbuka, walaupun dengan pengawasan yang ketat.

Namun demikian sejarah punya jalannya sendiri kemerdekaan Indonesia akhirnya ternyata ditentukan oleh dampak Perang Asia Pasifik dan perlawanan domestik berupa revolusi rakyat terhadap penjajahan.

Gambaran situasi pada masa Hindia Belanda ini kurang lebih sama dengan situasi sosial dan politik hari ini.

Saat ini meski masyarakat dipecah belah oleh rezim, namun kehendak untuk merdeka dan keinginan untuk membebaskan diri dari penindasan rezim boneka Beijing kian hari kian kuat.

Kelompok-kelompok masyarakat seperti buruh, petani, nelayan, petambak garam, mahasiswa, kalangan profesi, golongan emak-emak, dan para pengusaha yang merugi akibat kebijakan perekonomian nasional yang sesat, hingga kaum ulama serta kelompok agamawan lainnya, menginginkan adanya perubahan yang lebih baik.

Gelora keinginan untuk merdeka sudah secara jelas disuarakan dalam berbagai ekspresi, mulai dari aksi-aksi mural, unjuk rasa, gugatan untuk mendapatkan keadilan, berbagai protes atas kesewenang-wenangan yang disampaikan melalui media sosial, dan seterusnya.

Dalam suasana keinginan mayoritas rakyat yang menghendaki kemerdekaan dulu para tokoh pejuang kemerdekaan menyuarakan ide-ide untuk membebaskan bangsa dari penindasan.

Tjipto Mangunkusumo meminta penghapusan terhadap politik diskriminasi, Husni Thamrin menuntut kelayakan taraf hidup bumiputera dengan bersuara di parlemen, Hatta menolak konsepsi ekonomi kolonial yang menyebabkan ketidakadilan bagi bumiputera, dan sebagainya.

Hari ini tokoh nasional Dr Rizal Ramli menawarkan demokrasi yang berkeadilan dan amanah, serta menyatakan secara tegas Presidential Treshold atau ambang batas pencalonan presiden harus menjadi nol persen, agar semua anak bangsa yang hebat bisa maju menjadi pemimpin bangsa di semua level.

‘’Kalau Presidential Treshold nol persen, semua anak bangsa yang hebat dari Sabang sampai Merauke bisa maju untuk memimpin daerah dan bangsa. Tanpa harus takut karena biaya tinggi, akibat demokrasi kriminal yang bertumpu pada kekuatan uang seperti sekarang ini,” tandas Rizal Ramli.

Sikap konsisten dan berani Rizal Ramli agar Presidential Treshold diubah menjadi nol persen bukan saja menuai banyak pujian dari banyak kalangan, tetapi juga faktanya telah menimbulkan banyak dukungan dari berbagai pihak yang menginginkan perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik.

Di antaranya datang dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, para aktivis yang tergabung dalam Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia, kader Partai Gerindra, beberapa partai politik baru, para analis politik, kelompok-kelompok akademisi, kalangan profesi, serikat buruh, mahasiswa, hingga masyarakat biasa, dan elemen-elemen lainnya.

Mindset politik rezim boneka Beijing yang rakus, yang tetap ingin mempertahankan Presidential Treshold 20 persen sudah sangat berlawanan dengan arus besar kehendak mayoritas rakyat, yang menginginkan demokrasi yang berkeadilan dan berkorelasi kepada kesejahteraan.

Adapun bukti-bukti dukungan agar Presidential Treshold diubah menjadi nol persen yang selama ini disuarakan oleh tokoh nasional Dr Rizal Ramli dapat dilihat jejak digitalnya di media-media online dan media sosial.

Audaces Fortuna Iuvat, kata pepatah Latin. Nasib baik menolong mereka yang berani. Tetapi perubahan tentu tidak datang dengan sendirinya.***

Netizen Kaget, Lihat Kondisi Mobil Laura yang Ringsek saat Kecelakaan 2 Tahun Lalu

0

Bogordaily.net – Selebgram Edelenyi Laura Anna mencuri perhatian netizen, lantaran kisruhnya dengan sang mantan kekasih, Gaga Muhammad yang berujung ke ranah hukum. Baru-baru ini, Laura dalam akun Instagram-nya, memperlihatkan kondisi mobil yang ditumpanginya dengan Gaga ringsek saat insiden kecelakaan di 8 Desember 2019. Akibat insiden kecelakaan itu, Laura kini mengalami lumpuh.

Tampak dalam sejumlah foto yang diunggah Laura di Instagram, kondisi mobil warna hitam itu ringsek. Bagian depan mobil bahkan sudah tak berbentuk lagi.

Bagian pintu depan sebelah kiri hancur, begitu juga dengan bagian atap mobil yang ringsek.

Foto itu sengaja diunggah Laura tepat di momen 2 tahun kecelakaan nahas itu, 8 Desember 2019 – 8 Desember 2021.

“Happy 8 Desember loraa. Tahu ini tidak akan mudah, tapi jangan pernah menyerah,” tulis Laura.

Banyak publik figur dan netizen yang kontan memberikan semangat pada Laura.

“Mangat Laura kamu hebat bngt,” ujar Jessica Jane.

“Sending love lora,” kata Shandy Purnamasari.

“Cemangat loraaa sygggg keren bgt bisa berjuang dan bertahan sampe saat ini!!!! ” ungkap @nadiavrncstg.

Selain itu, banyak pula netizen yang menyoroti kondisi mobil yang ditumpangi Laura dan Gaga, yang tampak ringsek.

“Nyesek bgt liat mobilnya seancur itu,” papar @putraa_fadillah.

“Ya allah ternyata parah bgt,” lanjut @amadhea.ar.

“Ringsek gthu ya allah,” pungkas @assyfa_salsabilla.

“Mobil nya sampe ancur gini . Ga bisa bayangin saat kejadiaan itu kaya gimana,” tambah @rennyandriyani.***

 

Mantap, Pasar Gunung Batu Kini Bersertifikat SNI

0

Bogordaily.net – Pasar Gunung Batu yang berlokasi di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor kini telah tersertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia.

Penyerahan sertifikat dilakukan langsung di Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat, Rabu 8 Desember 2021.

Sertifikat SNI untuk Kota Bogor diterima Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim yang diserahkan Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Jerry Sambuaga.

Usai menerima sertifikat SNI, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menjelaskan, bahwa Pasar Gunung Batu merupakan satu dari dua pasar di tingkat Provinsi Jawa Barat yang sudah memperoleh sertifikat SNI dari Kemendag.

“Dan pada hari ini, Pasar Gunung Batu dan 6 pasar lainnya dari ribuan pasar se-Indonesia mendapat sertifikat SNI. Hingga saat ini pula di Indonesia baru sekitar 60-an pasar yang telah bersertifikasi SNI. Hari ini Bogor dan 6 Kota/Kabupaten lain yang memenuhi syarat SNI,” kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

Bukan mudah mendapat sertifikasi SNI tersebut. Melainkan, banyak hal yang harus diperhatikan. Kata Dedie, pasar yang berhak mendapat sertifikat SNI harus memiliki ketentuan yang sesuai dengan standar.

“Ketentuannya antara lain, memiliki fasilitas zona komoditi, penunjang lain seperti ruang laktasi, pengelolaan kebersihan dan keamanan serta manajemen pengelolaan yang sesuai standar,” sambungnya.

Pasar gunung batu

Ke depan, Dedie juga berharap semua pasar di Kota Bogor memiliki standar yang sama. Sehingga kualitas dan kenyamanan masyarakat bisa bertambah saat berkunjung ke pasar rakyat yang ada di Kota Bogor.

Untuk diketahui, bahwa sehubungan dengan telah dilaksanakan pendampingan penerapan SNI 8152:2021 Pasar Rakyat, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga menyelenggarakan kegiatan Penganugerahan SNI Pasar Rakyat kepada tujuh pasar rakyat.

Yaitu Pasar Padang Panjang, Pasar Bauntung, Pasar Gantung, Pasar Paddy’s Market, Pasar Gentan, Pasar Cisalak, dan Pasar Gunung Batu yang dikelola langsung Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya, Muzakkir menambahkan, Pasar Gunung Batu merupakan satu dari dua pasar rakyat yang ada di Jawa Barat yang mendapat sertifikat SNI. Sertifikasi itu, kata Muzakkir, melewati serangkaian proses panjang dan tak mudah.

“Kita akan tetap mengupayakan agar semua pasar di Kota Bogor bisa memiliki SNI. Memang standar untuk mendapatkan SNI itu agak berat, tapi itu tantangan kita. Namun dengan pengalaman, kita jadi tahu apa yang harus kita siapkan,” katanya.

Sertifikasi itu menjadi pemicu semangat untuk pembenahan pasar rakyat di Kota Bogor. Termasuk upaya revitalisasi-revitalisasi yang akan dilakukan secara merata. Pasalnya, revitalisasi menjadi bagian dalam syarat sertifikasi SNI untuk pasar rakyat.

“Karena revitalisasi itu mengikuti aturan SNI. Seperti harus adanya ruang menyusui atau laktasi, dan akses pasar yang ramah untuk disabilitas. Juga SOP untuk keamanan dan kebersihan lainnya,” tandasnya.***

Menteri Teten Minta Kadin Perkuat Kemitraan UMKM dan Usaha Besar Dalam Rantai Pasok Industri

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk memperkuat kemitraan, sinergi, dan kolaborasi antara usaha kecil (UMKM) dengan usaha besar dalam rantai pasok industri.

“Usaha kecil dan besar harus terintegrasi, bukan bersaing,” tegas Teten, pada acara Rapimprov II-2021 Kadin Jawa Barat bertema Sinergi Merajut Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19 – Pulih, Bangkit, dan Juara, yang diselenggarakan International Chamber of Commerce (ICC) Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat, di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu 8 Desember 2021

Di acara yang dihadiri Presiden International Chamber of Commerce (ICC) Indonesia Ilham A Habibie, MenKopUKM merujuk hal itu tercipta di Jepang, Korsel, dan China, dimana UMKM disana menjadi bagian terintegrasi dalam rantai pasok industri.

Kemitraan

“Kita harus belajar dengan Jepang, Korea Selatan, dan China. UMKM-nya menjadi bagian rantai pasok industri, mulai dari hulunya. Bahkan, di Jepang, UMKM menyediakan komponen otomotifnya,” ungkap Teten.

Oleh karena itu, Teten berharap, UMKM ke depan juga harus terhubung ke dalam rantai nilai industri dalam negeri dan global.

“Kita sudah menyiapkan UMKM agar masuk ke rantai nilai industri dengan melakukan piloting bersama 9 BUMN,” imbuh Teten.

BUMN tersebut adalah Pertamina, Krakatau Steel, PLN, Perhutani, Kimia Farma, RNI, BRI, dan Telkomsel. Ada juga kemitraan dengan sejumlah perusahaan swasta, seperti Teras Indonesia IKEA, Uniqlo Neighborhood Collaboration Corner, MNC Group, Accor Group, dan sebagainya.

“Dalam UU Cipta Kerja, ada insentif bagi usaha besar yang melakukan kemitraan produktif dengan UMKM,” tukas MenKopUKM.

Selain itu, Teten juga menyebutkan bahwa pihaknya terus menggulirkan aneka program dalam pengembangan UMKM, agar memiliki daya saing, tak sekadar untuk bertahan hidup.

“Kita harus mengurangi jumlah usaha mikro dengan cara scalling-up ke sektor formal. Dalam hal ini, Pemda harus besarkan usaha mikro dengan pengembangan produk unggulan dan khas daerah masing-masing,” kata MenKopUKM.

Teten mengakui, gap antara usaha kecil dan besar terlalu besar. Pelaku usaha mikro dan kecil kalah dalam hal akses pembiayaan, SDM, hingga proses produksi yang belum moderen. Sehingga, lapangan kerja yang tercipta pun kurang berkualitas dan tidak berdaya saing.

Dimana sekitar 97% penyerapan tenaga kerja Indonesia ada di sektor informal.

“Oleh karena itu, kita akan terus bangun UMKM agar lebih produktif,” tandas Teten.

Teten pun mengungkapkan, baru-baru ini Bank Dunia memberikan rekomendasi agar Indonesia menyiapkan Pekerjaan Kelas Menengah.

“Ada tiga strategi terintegrasi untuk mewujudkan itu,” ucap Teten.

Pertama, peningkatan pertumbuhan produktivitas secara menyeluruh. Kedua, mengalihkan aktivitas ekonomi dan pekerja ke sektor, perusahaan, dan pekerjaan yang lebih produktif, serta menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi.

“Ketiga, membangun angkatan kerja yang memiliki keterampilan yang diperlukan untuk mendapatkan pekerjaan kelas menengah, termasuk keterampilan kognitif, interpersonal, dan digital,” jelas MenKopUKM.

Bagi MenkopUKM, inilah tantangan besar ke depan agar bisa menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.

“Transformasi dan kolaborasi menjadi kunci agar UMKM tidak hanya pulih, namun dapat menjadi juara,” tukas Teten.

Ekonomi Membaik

Sementara Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengajak para pelaku usaha di Indonesia untuk tetap optimis bahwa perekonomian nasional akan membaik dan normal kembali.

“Pertumbuhan ekonomi nasional pada Kuartal III tumbuh 3,5% year on year. Ada optimisme dan selalu berpikir positif bahwa pertumbuhan ekonomi tahun depan bisa 5-6%,” kata Arsjad.

Meski begitu, Arsjad tetap mewanti-wanti agar tetap menjaga Protokol Kesehatan, mengingat pandemi Covid-19 masih ada.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Jabar Cucu Sutara berharap Kadin bisa lebih bersinergi dan kolaborasi agar UMKM bisa bangkit dan juara.

“Kadin harus bisa menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif bagi UMKM,” kata Cucu.

Kemitraan

Hanya saja, Cucu meminta terciptanya sinergi dan kolaborasi yang implementatif.

“Selama ini, banyak sinergi tapi miskin implementasi. Ini yang harus kita ubah. Tujuannya, agar UMKM Jabar bisa pulih, bangkit, dan juara,” pungkas Cucu.***

Meludahi Seseorang, Pria Ini Dipenjara dan Didenda Rp63 juta

0

Bogordaily.net – Seorang pria di Singapura dihukum penjara 5 minggu 10 hari dan denda SGD6.000 atau sekitar Rp63 juta karena mengejek dan meludahi beberapa orang.

Pria tersebut dilaporkan tidak memakai masker dengan benar di angkutan umum. Saat diamankan, dia justru menyerang sopir dan penumpang, dilansir Straits Times, Rabu 8 Desember 2021.

Pria bernama William Aw Chin Chai (50) itu meludahi sopir pada 28 Juni tahun lalu dan melontarkan kata-kata kasar kepada sopir lain 2 bulan kemudian.

Dia juga diketahui meludahi seorang wanita dan menghinanya pada Maret tahun lalu.

Aw juga meneriakkan kata-kata tak pantas kepada seorang pria yang duduk di dekatnya pada bulan Juni tahun ini.

Fakta persidangan juga mengungkap jika pria lansia ini buang air besar dalam sebuah kantong plastik di tempat laundry, April tahun lalu.

Pria ini akhirnya mengaku bersalah atas 9 tuduhan pelanggaran. Salah satu korban Aw di bus adalah seorang wanita tua asal Indonesia dan suaminya yang berkewarganegaraan Singapura.

Aw berdiri dari tempat duduknya dan meludahi wajahnya dua kali.

“Kau virus, pergilah,” teriaknya.

Perbuatan Aw ini pun dilaporkan ke polisi yang kini menyebabkan dia harus mendekam di penjara.***